p-Index From 2021 - 2026
10.963
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies Al Ishlah Jurnal Pendidikan Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam International Journal of Research in Counseling and Education JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam Journal on Education Al-Ta'lim Jurnal PAI Raden Fatah Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Math Educa Journal Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam PAKAR Pendidikan Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Darul Ilmi: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman Khalifa: Journal of Islamic Education An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Journal of Education Research INTERNATIONAL JOURNAL OF EDUCATION, INFORMATION TECHNOLOGY, AND OTHERS Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Journal Cerdas Mahasiswa Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora Pustaka: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Guruku: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Al-Fadlan: Journal of Islamic Education and Teaching Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Journal Innovation In Education Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Media Akademik (JMA) Journal of Innovative and Creativity Journal of International Multidisciplinary Research Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan Holistik Analisis Nexus Hakamain: Journal of Sharia and Law Studies Perwakilan: Journal of Good Governance, Diplomacy, Customary Institutionalization and Social Networks Journal Education Innovation Blaze: Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Ri'ayatu Al-Qur'an: Jurnal Pendidikan Islam Nida Al-Qur'an: Jurnal Pengkajian Islam Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Al-Ashri: Ilmu-Ilmu Keislaman Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia (jupenkei) Jurnal Profesi Keguruan Khalaqa: Journal of Education and Learnig Variable Research Journal Muaddib: Journal of Islamic Teaching and Learning Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat
Claim Missing Document
Check
Articles

P Pembelajaran PAI pada Kurikulum Merdeka di SMPN 1 Nan Sabaris Padang Pariaman Azmiyah, Azmiyah; Amanah , Teguh Reski; Putra, Elfi; Nelwati, Sasmi; Misra , Misra
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.794

Abstract

Pembelajaran PAI yang dimaksud dalam artikel ini adalah pelaksanaan pembelajaran PAI yang mengacu pada kurilukum merdeka di SMPN satu Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman. Perubahan kurikulum dari kurikulum tiga belas ke kurikulum merdeka berdampak terhadap perubahan silabus dan materi yang harus diajarkan pada setiap jenjang pendidikan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kurikulum merdeka pada pembelajaran PAI di SMPN satu Nan Sabaris dari aspek materi dan metode yang digunakan. Metode penelitian ini berupa penelitian lapangan atau field research melalui observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian yang penulis lakukan di SMPN satu Nan Sabaris dapat diketahui bahwa pelaksanaan kurikulum merdeka belum terlaksana secara maksimal dan perlu dilakukan revisi silabus dalam urutan materi yang akan diajarkan. Namun dalam penyajian materi guru PAI menggunakan lebih dari satu metode dan media sesuai dengan kemampuan dan gaya belajar siswa yang beragam disertai melakukan pendekatan emosional diawal pembelajaran
Pengembangan Materi Akidah Akhlak Berbasis Pendidikan Karakter Peduli Sosial Yafi, Salman; Aziz, Ahmad; Putra, Ilham Jaya; Nelwati, Sasmi; Misra, Misra
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.798

Abstract

Pengembangan materi akidah akhlak haruslah berkonsep kekinian. Penurunan kepedulian sosial pada remaja menjadi permasalahan di masyarakat saat ini. Ini ditunjukkan oleh kurangnya perhatian terhadap kegiatan sosial di sekitar rumah, kurangnya menghargai kehadiran orang lain, dan kurangnya kepekaan terhadap lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengembangan materi Akidah Akhlak berbasis pendidikan karakter peduli sosial di MTsN lima Kota Padang. Penelitian ini adalah penelitian lapangan, artinya dilakukan di tempat yang dimaksud. Pendekatannya adalah kualitatif yang mana memungkinkan pemahaman fenomena sosial atau perilaku manusia melalui analisis deskriptif, interpretatif, dan mendalam. Pengembangan materi akidah akhlak berbasis kepedulian sosial dilakukan dengan beberapa tahap. Mulai dari analisis kebutuhan, penyusunan kurikulum, pengembangan materi, implementasi, hingga evaluasi.Guru mata pelajaran akidah akhlak dapat menggunakan materi akidah akhlak yang terintegrasi dengan pendidikan karakter ini dengan harapan adanya perbaikan akhlak pada peserta didiknya.
Problematika Guru Akidah Akhlak dalam Pelaksanaan Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka Belajar Dinda Dwi Azizah; Nana Sepriyanti; Martin Kustati; Nelwati, Sasmi; Khadijah
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i3.1122

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan memahami peran literasi digital dalam meningkatkan minat berwirausaha Generasi Z.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode SLR (Systematic Literature Review). Metode ini dilakukan dengan cara mengindentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi semua penelitian yang ada. Paradigma pendidikan khusus menekankan keberagaman sesuai dengan karakteristik anak. Manfaat yang timbul dari penggunaan teknologi dalam pendidikan memungkinkan untuk dapat mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang sesuai dan menjadi ahli yang baik di bidang yang dipilih. Teknologi pendidikan memungkinkan siswa memperoleh keterampilan tersebut dan memperluas pengetahuan mereka melalui berbagai program yang tersedia secara online. Milenial dan Gen Z akan menjadi generasi yang paling menggerakkan perekonomian. Seiring dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat, literasi digital menjadi salah satu keterampilan yang sangat dibutuhkan hampir di segala bidang, termasuk upaya membangun dan mengembangkan kewirausahaan di dunia digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana problematika guru akidah akhlak dalam pelaksanaan pembelajaran pada kurikulum merdeka. Kurikulum merdeka merupakan kurikulum terbaru dalam pendidikan di Indonesia dengan sistem pembelajaran mandiri yang dapat dipahami sebagai kebebasan untuk berpikir dan bekerja, serta menghargai atau menanggapi perubahan yang terjadi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tiga madrasah yang berkategori unggul di Kota Padang Sumatera Barat yang terdiri dari tiga orang informan, informan tersebut merupakan guru akidah akhlak yang mengajar di Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah. Setelah memilih informan, teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dengan mengumpulkan data, setelah data terkumpul kemudian dilakukan analisis, selanjutnya mereduksi data dan menyimpulkan penelitian dalam bentuk naratif. Hasil penelitian yang diperoleh terdapat 2 tema problematik aguru akidah akhlak dalam pelaksanaan pembelajaran pada kurikulum merdeka, tema tersubut yaitu: 1) kurangnya media penunjang dalam pembelajaran; 2) kurangnya kesiapan dalam diferensiasi konten.
The Influence Of The Profile Strengthening Of Pancasila Students (P5) Project On Student Character At SMPN 5 Payakumbuh Akhyar, Muaddyl; Sasmi Nelwati; Khadijah, Khadijah
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v6i1.807

Abstract

The purpose of this research is to determine the relationship between SMPN 5 Payakumbuh's Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) and students' overall character. The correlation quantitative method was used in this study. The information is gathered through the use of questionnaires with a Likert scale. Students from eighth grade at SMPN 5 Payakumbuh made up the 66-person sample size for this study. Spearman's correlation analysis was used to study the data. Using SPSS 22, we determined that the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) had no influence on students' personalities at SMPN 5 Payakumbuh. After calculating through SPSS 22, the results show that these two variables have no relationship by looking at Sig. between the two variables which is 0.960 (not correlated) because it is greater than alpha 0.05. The value of the Correlation Coefficient between the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) and Student Character is +0.009. When the Correlation Coefficient is preceded by a positive sign, it means that the relationship between the two variables is a positive one. Because the correlation between X and Y is so low and has a positive shape, we can conclude that there is no relationship between them. As a result, a higher Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) score indicates a higher quality of character among students.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAL MATERI AKHLAK PERGAULAN REMAJA Ummu Fitrah Widia Rahman; Nahdatul Khairunnisa; Ahmad Sabri; Sasmi Nelwati
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v4i1.148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) validitas model pembelajaran examples non examples pada mata pelajaran Akidah Akhlak materi Akhlak Pergaulan Remaja kelas XI MAN 3 Pasaman Barat. 2) praktikalitas model pembelajaran examples non examples pada mata pelajaran Akidah Akhlak materi Akhlak Pergaulan Remaja kelas XI MAN 3 Pasaman Barat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah research and development dengan model 4D, yaitu 1) define (pendefenisian) pada tahap ini dilakukan observasi awal, analisis kebutuhan dan pengumpulan informasi model pembelajaran yang digunakan di MAN 3 Pasaman Barat, 2) design (Perancangan) dilakukan perencanaan dan penyususunan draf model yang akan dikembangkan, 3) development (Pengembangan) dilakukan validitas dan praktilitas terhadap model yang dikembangan, 4) disseminate (Penyebaran) atau penerapan model pembelajaran examples non examples di kelas XI IPK MAN 3 Pasaman Barat. Hasil validasi menunjukkan bahwa model yang dikembangkan layak untuk diujicobakan lapangan berdasarkan dari validasi Guru I 84,63%, Guru II 88,54% dan Guru III 84% dengan rata-rata keseluruhan 85,72% kategori sangat valid. Hasil uji coba lapangan didapati presentase 87,22% dengan kategori sangat praktis dan 86,95% peserta didik mengalami kenaikan nilai.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INTERAKSI SOSIAL DALAM MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DAN BUDI PEKERTI KELAS X FASE E DI SMA MUHAMMADIYAH 1 PADANG Ahmad Faiz; Ruri Albersa; Ahmad Sabri; Sasmi Nelwati
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v4i1.149

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran interaksi sosial dalam model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti kelas X Fase E di SMA Muhammadiyah 1 Padang. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran interaksi sosial dalam model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti kelas X Fase E di SMA Muhammadiyah dapat meningkatkan hasil belajar yang signifikan.
UPAYA GURU FIQIH MENGINTEGRASIKAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL MINANGKABAU BERBASIS ISLAM DI MAN 2 PADANG Irmayanti, Azizah Putri; Nelwati, Sasmi; Khadijah, Khadijah; Syamsi, Syamsi; Maulana, Febrian
AT-TAJDID Vol 8, No 1 (2024): JANUARI-JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v8i1.3323

Abstract

Krisis Identitas Nasional Pada Generasi Muda di Era Globalisasi Rahmi Rahmi; Saniyyah Salwa Nabiilah; Sasmi Nelwati
Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa Vol. 2 No. 3 (2024): Bhinneka
Publisher : Universitas Palan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/bhinneka.v2i3.905

Abstract

Generation tends to be more interested in foreign cultures than their own national culture, especially among students. Many foreign cultures have entered and flourished among the community, particularly the younger generation. This situation threatens and endangers national identity if left unchecked. A national identity crisis can occur, especially among the younger generation, particularly students, who are highly susceptible to the influences of globalization. Therefore, there is a need for awareness to preserve cultural values as national identity is increasingly fading. Additionally, there is a necessity for methods or actions to enhance the awareness of the younger generation, especially students, towards national identity while also considering the advancements in science, technology (IPTEK) in today's era.
Krisis Identitas Nasional sebagai Tantangan Generasi Muda di Era Globalisasi Sakdiyah Sakdiyah; Widna Widna; Sasmi Nelwati
Perspektif : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Vol. 2 No. 2 (2024): Juni : Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/perspektif.v2i2.1358

Abstract

National Identity Crisis as a Challenge for the Young Generation in the Era of Globalization. A national identity is a marker of an identity belonging to and attached to a nation or a country that can be distinguished from another. National identity must be able to preserve the existence and survival of a nation because it contains cultural values that have similar characteristics, physical characteristics, ideals and goals. National identity, therefore, is vital for implanting and applying to daily life as to the future of nations. In today's times of globalization, most aspects of life have changed. That certainly brings with it both the good and the bad effects that society has to face. Many foreign cultures are moving in and developing within communities. It can, of course, threaten the national identity of the nation. National identity crises can occur especially in the younger generation, which can very easily be affected by the current globalization. Awareness of the importance of keeping cultural values as national identity began to fade. To that end, efforts must be made to foster a renewed awareness of national identity, which is appropriate to the development of nowaday's science and technology.
Konstitusi dan Implikasi UUD 1945 dalam Era Modern Aqbil Daffa Siahaan; Sasmi Nelwati
Mandub : Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): September : Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/mandub.v2i3.1363

Abstract

Constitution comes from the English Contitution, or the Dutch Contitute, which means basic law. The meaning of constitution in constitutional practice can generally mean that first it is broader than basic law because the meaning of basic law only includes written constitutions in cases still there is an unwritten constitution that is not included in the constitution. Both have the same meaning as the constitution because they only contain written rules. The role of the constitution and the 1945 Constitution in the context of the modern era. The constitution is a document that regulates the structure of government, individual rights, and the relationship between the government and the people. The 1945 Constitution as the Indonesian constitution has a long history and has undergone various changes in adapting to current developments. This article will also discuss the implications of the 1945 Constitution in facing modern challenges such as technology, human rights and globalization. Constitutional research methodology involves a multidisciplinary approach that combines legal, historical, and sociopolitical perspectives. This approach allows for a comprehensive understanding of constitutional principles and their implications in modern times. The study of constitutional law often involves analysis of legal texts, historical context, legal interpretation, and social impact to gain a holistic view of constitutional provisions and their application.
Co-Authors Abdul Basit Abdul Basit Abdul Rahman Abdul Rahman Bintang Afdal Surya Hamid AfdalIlham Dani Afifah ‘ ‘Ulya Afifah ‘Ulya Afrilia, Bella Aghisna Rahmatika W Ahmad Faiz Ahmad Nurhuda Ahmad Sabri Ahmad Sabri Ahmad Sabri Ahmad Sabri Ajat Hidayat Akhyar, Muaddyl Akma Khairun Nisa Albizar, Albizar Amanah , Teguh Reski Ana Saritilawa Anggraini, Mery Anna Rahmadia Annisa Fadnia Aprizal Ahmad Aqbil Daffa Siahaan Arasy, Ashila Arya Bisma Nugraha Ashila Arasy Aulya Putri, jihan Azil Hanifa Azzahra Aziz, Ahmad Azizah Putri Irmayanti Azlifri Ananda Putra Azmiyah, Azmiyah Bella Afrilia Cisia Padila Debi Febianto Dedek Saputra Dessani, Yulia Dewi Sarina Dinda Dwi Azizah Elfa Maijuana Elfa Marijuana Elfi Putra Elida Jasman Elviana Elviana Faiz, Muhammad Fathur Rahman Suryadi Fatimah Zahrah Febrian Maulana Febrianto, Debi Gusmaneli Gusnita Gusnita Habib Khalilur Rahman Habib Khalilur Rahman Hafizd Triananda Putra Hasibuan, Amnah Sari Hasna, Karimatul Hazizah Delpina Hoktaviandri Irmayanti, Azizah Putri Islahuddin, Islahuddin Jannatul Aini jihan Aulya Putri Junaidi Marbun Kaema, Muhammad Tolal Khadijah Khadijah Khadijah Khadijah Khadijah Khalib Gadafi Lona Mardiati M. Habib Makruf Makruf Marsidin Marsidin Martin Kustati Maulana, Febrian Melati Mandasari Miftahul Husnah Milya Sari Misra Mita Sari Mohamad Tabri Muhamad Yahya Muhammad Abdul Luthfi Muhammad Al Fathoni Muhammad Fadhel Muhammad Faiz Muhammad Habib Pasaribu Muhammad Kosim MUHAMMAD KOSIM, MUHAMMAD Muhammad Zalnur Muhammad Zidan Firmansyah Mukhaiyar, Mukhaiyar Munazotul Alwa, Ilya Muri Juliani Fitri Musthofa Musthofa Musthofa Musthofa Nabilah Jihana Nadia Sandi Rahmah Nadiatul Khairo Nahdatul Khairunnisa Najmi Nawry Nana Sepriyanti Nana Sepriyanti Nana Sepriyanti Nasikhin Nasikhin Nasikhin, Nasikhin Nisa Ulaini Nizwardi Jalinus Nola Ariesta Elvan Nst , Nur Aulya Nurhapipah, Nurhapipah Nurhasanah, Khaisyah Nurkhasanah, Ani Fitria Nurul Hafizah Nurul Husna Olivia Olivia Olivia Padila, Cisia Pela Safni Pohan, Abdul Hakim Puspita, Mia Putra, Elfi Putra, Ilham Jaya Putri, Ira Kurnia Putri, Sri Wati Radhiatul Hasnah Rahma Asyifa Rahmad Agung Rahman, Habib Khalilur Rahman, Ikhwan Rahmanda, Rega Rahmat Fajri As Syauqi Rahmi Rahmi Raihani Aththahirah Ramadhanul Ikhsan Ratna Kasni Yuniendel Rayhan Surya Ramadhan Rehani rehani Rehani Rehani Rehani Rehani REMISWAL REMISWAL Restu permohonan Hasibuan Rezki Amelia Rilci Kurnia Illahi Ririn Restu Wirdani Rizky, Widya Alfa Ruri Albersa Sabrina, Rifdah Safni, Pela Safri Mardison Sakdiyah Sakdiyah Salman Yafi Salman Yafi Saniyyah Salwa Nabiilah Septia Zeliana Septria Sa'duh Shahilla Nur Fadhila Siska Lailan Munira Syafrul Nalus Syahdiandra Syahril Syahril Syamsi Syamsi Syamsi Syamsi Syauqi, Rahmat Fajri As Tri Widya Ananda Tsaqila, Diena Qaulan Ulya Amelia Ummu Fitrah Widia Rahman Wandi Wandi Weti Susanti Widna Widna Yafi, Salman Yeni, Yelpa Yulia Dessani Yunus Rahawarin Yusrial Yusrial Zahara, Fatimah Nurul Zahra Nauli Zahrah, Fatimah Zam Zarinah Zulhiza Romi Zulvia Trinova