p-Index From 2021 - 2026
8.537
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar JURNAL KONFIKS Journal of ICSAR Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Journal of Teaching and Learning in Elementary Education MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah International Journal of Educational Dynamics (IJEDS) Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Paedagogy Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Cakrawala Linguista Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Repetisi) These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan EduLine: Journal of Education and Learning Innovation Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Journal Evaluation in Education (JEE) Journal of Education Research INVENTION: Journal Research and Education Studies Jurnal Pustaka Mitra : Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Language and Literature Studies ANTHOR: Education and Learning Journal Indonesian Research Journal on Education TOFEDU: The Future of Education Journal Ta'dib Interling : International Journal of English Language Teaching, Literature and Linguistics Metathesis: Journal of English Language, Literature, and Teaching Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Jurnal Edumatika: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Matematika Jurnal Riset Pendidikan dan Karakter ANTHOR: Education and Learning Journal Prosiding Seminar Nasional Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya: Semnas Kabastra
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Wacana Kritis Buku Kakawin Negarakertagama Karya Mpu Prapanca Pradita, Linda Eka; Jendriadi, Jendriadi
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.546

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan, mendeskripsikan dan memaknai bentuk keragaman budaya yang tercerminkan pada buku Kakawin Negarakertagama. Penelitian ini menggunakan analisis wacana kritis menurut Fairclough untuk menemukan dimensi teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Alur penelitian berupa survey literatur, identitas permasalahan, tinjauan pustaka, pengumpulan data, dan analisis data. Data penelitian berupa kosakata, frasa, kalimat. Sumber data penelitian berupa buku Kakawin Negarakertagama karya Mpu Prapanca. Teknik pengumpulan data berupa teknik baca, simak, catat, mencatat kata, kalimat atau data penting yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian berupa temuan analisis wacana kritis tidak hanya terfokus pada struktur wacana dalam istilah linguistik, tetapi juga menghubungkan dengan konteks, dan melihat secara historis dengan menambahkan aspek kognisi sosial dan ideologi. Pada aspek kognisi sosial raja Majapahit tidak melakukan deskriminasi dalam mengambil keputusan untuk kepentingan masyarakat dan memberikan persamaan hak karena raja mempertimbangkan dengan melibatkan hati nuraninya sesuai dengan perintah agamanya.
Metafora Bahasa Lokal Magelang dalam Perspektif Ekolinguistik Pradita, Linda Eka; Jendriadi, Jendriadi
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.593

Abstract

Masyarakat suatu daerah kaya dengan keanekaragaman bahasa. Keanekaragaman bahasa dapat terancam punah karena perkembangan zaman modern. Padahal keanekaragaman bahasa dijadikan sebagai identitas bagi masyarakat suatu daerah. Menjaga kebertahanan bahasa yang disebabkan oleh adanya minat masyarakat untuk melestarikan ungkapan-ungkapan verbal yang berfungsi sebagai pemeliharaan keharmonisan hubungan manusia dengan alam semesta. Ungkapan verbal penting untuk dijaga keberadaannya di masyarakat karena memiliki bentuk, makna dan fungsi yang secara kognitif dan konseptual cukup potensial dalam kaitannya dengan pelestarian lingkungan alam dan lingkungan sosial. Hal tersebut menjadi urgensi pentingnya penggunaan perspektif ekolinguistik dalam penelitian ini. Penelitian ini merupakan bentuk penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan perspektif ekolinguistik dalam menganalisis bahasa lokal masyakarakat Magelang. Alur penelitian yang digunakan berupa praobservasi, survey literatur, identifikasi permasalahan, melakukan tinjauan pustaka, pengumpulan data dan analisis. Metode penelitian yang digunakan berupa etnografi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan wawancara. Teknik wawancara mendalam kepada informan terpilih dimaksudkan untuk mendapatkan data bentuk ragam bahasa lokal dan konsep pemaknaan serta strategi keberlanjutannya. Hasil penelitian menunjukkan fenomena bahasa lokal Magelang dikategorikan ekologi secara metaphor ditransfer oleh bahasa dalam lingkungan dimana bahasa tersebut dituturkan dan ekologi dipahami sebagai lingkungan biologis dimana bahasa memiliki peran penting secara sosial dalam lingkungan tersebut.
Nilai Feminimisme dan Konflik Sosial Dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy Asf dan Novel Terusir Karya Hamka: Penelitian Intertekstual Oktavia, Mila; Morelent, Yetty; Gusnetti, Gusnetti; Jendriadi, Jendriadi
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 2 No 3 (2023): Anthor 2023
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v2i3.165

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data bersumber dari teks novel Layangan Putus karya Mommy ASF dan novel Terusir karya  Hamka. Penelitian ini merupakan penelitian merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data bersumber dari teks novel Layangan Putus karya Mommy ASF dan novel Terusir karya  Hamka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat nilai feminisme dan konflik sosial dalam kedua novel. Novel Layangan Putus karya Mommy ASF ditemukan 42 data  yang menggambarkan nilai feminisme dan 35 data yang menggambarkan konflik sosial. Sedangkan novel Terusir karya  Hamka ditemukan 14 data gambaran nilai feminisme dan 28 data yang menggambarkan konflik sosial. Hubungan intertekstual dari kedua novel yang dilihat dari segi unsur intrinsik yaitu, tokoh, alur, latar dan tema. Persamaan dari kedua novel adalah Kinan dan Mariah sama-sama seorang istri yang mendapatkan ketidak adilan dari suami mereka. Suami Kinan dan juga Mariah telah berkhianat, melukai perasaan dan melupakan janjinya sebelum menikah. Perbuatan masing-masing suami membuat hidup kedua tokoh utama penuh dilema, perjuangan berat serta cobaan yang berliku dalam kehidupannya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara nilai feminisme dan konflik sosial diantara kedua tokoh utama. Pada novel Layangan Putus Kinan wanita yang hidup di zaman moderen lebih berani mengungkapkan perasaannya terhadap hal-hal yang membuatnya tidak nyaman terhadap lingkungan dan orang-orang disekitarnya. Sedangkan dalam novel Terusir Mariah wanita yang hidup di zaman belanda cendrung penurut dan polos cenderung sulit untuk mengungkapkan dan membantah keadaan yang membahayakannya.
Keefektifan Teknik Tes Menggunakan Media Literasi Digital dalam Kuliah Bahasa Indonesia terhadap Mahasiswa Baru Alfalah, Adib; Firnadia, Evia; Jendriadi
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 5 (2022): September 2022
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v1i5.194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil kuliah Bahasa Indonesia menggunakan teknik tes manual bermedia konvesional, mendeskripsikan hasil kuliah Bahasa Indonesia menggunakan teknik tes kahoot bermedia literasi digital, dan mendeskripsikan efektivitas teknik tes kahoot bermedia literasi digital dalam kuliah bahasa Indonesia bagi mahasiswa baru. Penelitian dilaksanakan di Program Studi PGPAUD-A sebagai kelompok kontrol dan Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Riau sebagai kelompok perlakuan. Instrumen penelitian mencakup tes kahoot berjumlah 25 item. Teknik tes secara manual dan media konvensional digunakan di kelompok kontrol sedangkan teknik tes aplikasi kahoot dan media literasi digital digunakan di kelompok perlakuan. Pemilihan Jurusan Ilmu Hubungan Internasional ditetapkan sebagai kelompok perlakuan karena kelompok memiliki tingkat intake yang relatif rumit dibandingkan dengan Prodi PGPAUD-A. Uji t satu sampel dipakai untuk menganalisis masalah yang berkaitan dengan tujuan pertama dan tujuan kedua. Uji t sampel independen dipakai untuk menganalisis data penelitian untuk menemukan solusi yang berkaitan dengan tujuan ketiga. Semua pengujian statistik inferensial parametrik ini menggunakanaplikasi SPSS. Ho diterima untuk uji t satu sampel untuk kelompok kontrol dengan nilai pembanding relatif kecil. Ho juga diterima untuk uji t satu sampel pada kelompok perlakuan tetapi dengan nilai pembanding relatif besar. Teknik tes kahoot dan penggunaan media literasi digital efektif dipakai dalamperkuliahan Bahasa Indonesiawalau untuk kelas relatif besar.
Citra Perempuan dalam Novel Perempuan-Perempuan Langit Karya Dean Joe Kalalo Femas Akhmad Favian; Jendriadi, Jendriadi; Linda Eka Pradita
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur citra perempuan dalam novel Perempuan-Perempuan Langit karya Dean Joe Kalalo. Kritik sastra feminis perspektif Ruthven menjadi landasan penelitian ini. Metode penelitian kualitatif diterapkan secara deskriptif dalam penelitian ini. Data bersumber dari karya sastra berbentuk novel dengan judul Perempuan-Perempuan Langit karya Dean Joe Kalalo. Metode pengumpulan data berupa membaca seluruh isi novel dan teknik pengumpulan data berupa mencatat kutipan kalimat maupun paragraf dalam novel yang terindikasi citra perempuan. Terdapat tiga objek penelitian yang berkaitan dengan citra perempuan, yaitu citra fisik perempuan, citra psikis perempuan, dan citra sosial perempuan. Data dianalisis menggunakan analisis isi berupa mengumpulkan, mengkategorikan, mendeskripsikan, dan menyimpulkan hasil pendeskripsian data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh perempuan sangat mendominasi melebihi eksistensi laki-laki. Hal ini dibuktikan dengan salah satu tokoh perempuan, bernama Langit yang memiliki pemikiran layaknya orang dewasa di tubuh anak kecil. Selain itu, tokoh perempuan lain dalam novel merefleksikan fisik perempuan pada umumnya, seperti berambut panjang, menggunakan hijab, mengandung, dan melahirkan. Citra psikis ditunjukkan melalui tokoh Langit dengan sikap sopan santun yang tidak dimiliki oleh tokoh laki-laki dalam novel. Kepedulian dan rela menolong orang yang sedang kesulitan juga menjadi kepribadian Langit sebagai makhluk sosial.
THE FORM AND MEANING OF IDIOMS IN ONLINE NEWS OPINION COLUMNS OF NARASI TV Devia; Herpindo; Jendriadi
JURNAL KONFIKS Vol 13 No 1 (2026): KONFIKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/csq57x72

Abstract

This study is motivated by the use of idioms in TV Narrative opinions, which causes its own problems because not all readers have the same understanding of the idioms used. The author uses idioms in opinions as a form of expression to convey his opinion. Idioms are also used to shorten the text so that it is more concise and straightforward. This study aims to define two forms of idioms, namely idioms based on their level of connection and their constituent elements, as well as to explain their meanings so that they can be understood by readers. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection using the observation and note-taking methods. Then, the analysis technique applies the method from Miles and Huberman. The data sources used for this study are based on 16 online opinion articles from Narasi TV. The results show that out of 16 opinion articles, 14 articles contain idiomatic expressions with a total of 22 expressions. Of the 22 idioms found, based on their level of attachment, there were 6 full idioms and 16 partial idioms. Meanwhile, based on their constituent elements, there were 6 body name idioms, 1 color idiom, 2 animal name idioms, and 13 word class idioms. The findings show that idioms and word class idioms are widely used in Narasi TV opinion articles. This indicates that Narasi TV opinion writers want to convey criticism and messages using language that is interesting but still understandable to readers. This research can contribute to the study of idiom semantics in the realm of online news opinion media, which is currently still limited.
Improving Elementary Students’ Speaking Skills through Happy Holiday Activities Integrated with Islamic Values in Magelang City Jendriadi, Jendriadi; Sariasih, Yanti; Susiyarni, Lina Sri
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 4 (2025): October
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i4.2062

Abstract

Purpose of the study: This study examines the effectiveness of the Happy Holiday program in enhancing elementary students’ speaking skills through engaging, value-based learning activities grounded in Islamic teachings. Speaking ability is a fundamental component of children’s communicative competence, yet many students in Magelang City continue to experience difficulties in expressing ideas confidently in public settings. Methodology: Using a qualitative descriptive design, the research involved 193 students from grades III–V across several schools, with data collected through participant observation, semi-structured interviews with students and parents, and documentation of learning activities. Thematic analysis revealed that the program successfully created an enjoyable, interactive, and low-pressure environment that improved students’ fluency, vocabulary mastery, clarity of expression, and willingness to speak. Main Findings: Activities such as storytelling about the Prophet’s companions, collaborative discussions, and Islamic-themed educational games not only enhanced students’ linguistic performance but also strengthened moral values such as honesty, responsibility, respect, and self-confidence. Integrating ethical character formation into speaking practice proved effective in fostering polite and meaningful communication. Novelty/Originality of this study: The novelty of this study lies in its development of a culturally rooted pedagogical model that merges non-formal learning, Islamic character education, and oral language development an approach rarely explored in Indonesian elementary education research. By demonstrating that holiday-based programs can reduce gadget dependency while enriching both communication skills and moral awareness, this study offers an innovative framework for alternative language learning initiatives that are contextually relevant, enjoyable, and character-oriented.
THE EXISTENCE OF THE CHARACTER ANG SAN MEI IN PRAMOEDYA ANANTA TOER’S NOVEL JEJAK LANGKAH: A STUDY OF EXISTENTIAL FEMINISM Wildhan Pratama; Jendriadi; Yanti Sariasih; Evi Desmariani
JURNAL KONFIKS Vol 13 No 2 (2026): KONFIKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/zts8xp27

Abstract

This study aims to describe the character of Ang San Mei in Pramoedya Ananta Toer’s novel Jejak Langkah through the lens of Simone de Beauvoir’s existentialist feminism. Ang San Mei is a Chinese female character who experiences multiple layers of subordination as a woman, a member of an ethnic minority, and a colonial subject; however, she has not yet been specifically studied using existentialist feminist theory that takes into account the ethnicity and colonialism she experiences. The character of Ang San Mei was chosen for analysis because, although she has been depicted as fighting for her existence, studies on her remain very limited. This study employs a qualitative descriptive method with content analysis techniques. The data sources consist of the narratives, dialogues, and actions of the character Mei in the novel Jejak Langkah. The analytical framework is based on Beauvoir’s four strategies of transcendence: women can work, women can be intellectuals, women can work to achieve social transformation, and women refuse to internalize their subjugation. The results of the study indicate that Mei embodies all four forms of transcendence: asserting economic independence through her work as a teacher and cook; demonstrating intellectualism through geopolitical analysis and organizational awareness; contributing to social transformation through her involvement in Angkatan Muda and propaganda activities; refused to internalize her otherness by defining herself through her own will and idealism. This study concludes that despite experiencing layered subordination, Mei succeeded in transcending her social limitations and asserting herself as an autonomous subject through transcendence.
Developing Community Culture-Based Storybooks Integrating QR Codes for Children’s Writing Narrative Skills and Digital Well-Being Jendriadi Jendriadi; Linda Eka Pradita; Musria Ekawati; Farikah Farikah; Asmendri Asmendri
Ta'dib Vol 29 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v29i1.16742

Abstract

Children are one of the market segments that use gadgets for. They choose the gadgets caused of their attractive features and various conveniences they provide. Parents' current concerns are because gadgets have many effects. starting from decreased social interaction and emotional instability in children. Actually, gadgets have a positive side as long as they are used for positive matters. This study focuses on designing learning media in the form of story books with barcodes by linking local traditions of the Magelang community to reduce the negative impact of these gadgets. In addition, it is hoped that children have good narrative writing skills by connecting local Magelang wisdom. Local culture will find a place in the hearts of children through storytelling activities. In addition, they are also able to retell what is in their minds through writing. This research is a Research and Development (R&D) by Thiagarajan, through four stages including: Defining, Designing, Developing, and Disseminating. Results show that the QR code-based storybook successfully captured children’s interest, encouraged more meaningful use of gadgets in learning, and improved participation in narrative writing. Moreover, the integration of cultural elements with interactive features helped guide children toward balanced digital experiences that support both literacy development and digital well-being.
Eksistensi Tokoh Perempuan dalam Novel Pelarian Dua Arah Karya Olen Saddha: Feminisme Eksistensialis Simone de Beauvoir Muchammad Kholiq Ivansyah; Jendriadi Jendriadi; Yanti Sariasih
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Dua (2) Negara: Indonesia dan Turki
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/8wm2jd86

Abstract

Pelarian Dua Arah karya Olen Saddha menjelaskan rangkaian cerita dan pengorbanan yang dilakukan oleh tokoh Bia dalam melawan praktik patriarki dan eksistensinya untuk keluar dari praktik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jenis ketidakadilan gender dan diskriminasi terhadap perempuan di era modern yang ditemukan dalam novel Pelarian Dua Arah karya Olen Saddha serta bentuk eksitensinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yang berarti mendeskripsikan atau menggambarkan hasil penelitian sebagaimana adanya. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat yang melibatkan analisis teks dan identifikasi pola yang menunjukkan kebutuhan bagi perempuan untuk bekerja, menjadi intelektual, transformatif secara sosial, dan menantang dominasi dalam novel. Hasil analisis menunjukan bahwa adanya bentuk ketidakadilan gender seperti stereotip perempuan, subordinasi terhadap perempuan, objektifikasi perempuan dan menemukan bentuk-bentuk eksistensi tokoh perempuan dalam memperjuangkan haknya yang dilakukan dengan cara bekerja, perempuan memperoleh intelektual, transformasi sosial dan penolakan terhadap dominasi. Novel ini akan memberikan banyak gambaran dalam memahami pentingnya eksistensi perempuan dalam ranah modern.
Co-Authors Adib Alfalah Adriantoni, Adriantoni Afrianto, Weski Agita, Sherindea Putri Ahman Ahman Alfino, Joni Alfiyandri, Alfiyandri Alhafidz, Zidan Rizka Amalia, Resna Amelia, Nia Ananta, Avel Aditya Andi, Andri Andriantoni Andriantoni Angraini, Dina ` Annisa Istiqomah Anwar, Rahmi Aosiliana, Putri Apfani, Sry Arum Barkah Pertiwi Asmelawati, Asmelawati Asmendri Asmendri Bakhtawar, Puri Basri, Asan Cahyani, Cindy Cahyani, Luthfiyana Eka Noor Dedi Febriyanto Delfian Widiyanto Delfiyan Widiyanto Desmariani, Evi Devia Dewi, Tismega Didiek Wahyudi Dini Maielfi Dwi Winarsih Efendi, Amrizal Eka Putra, Erianto Ena Suma Indrawati Erinawati, Erinawati Evi Desmariani Evi Desmariani Evi Desmariani Evi Desmariani Farikah Fasa, Eksa Muhamad Fatimah, Mutiara Fauzi Ahmad Muda Femas Akhmad Favian Fera, Afni Fernanda, David Firnadia, Evia Fitri, Rahma Fitriani, Maulida Eka Gusnetti Gusnetti Hendra Wahyudi Herdiyanti, Anisa Herpindo Herpindo Herpindo Hidayatullah, Raihan Nur Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ilham Adi Putra Ipung Hananto Irdawati Irdawati Ismira Ismira Ismira Ismira Ismira Ismira, Ismira Istiqomah As Sayfullooh Ito Gunawan Janah, Sofi Hidayatul Jelita, Stati Jeryawan, Ilham Khairul Ikhwan Kharisma Endah Khasanah, Rizqotul Kurniawan, Deky Aziz Lina Sri Susiyarni Linda Eka Pradita Linda Eka Pradita Linda Eka Pradita, Linda Eka Lisa Yuniarti Lisa Yuniarti Lisa Yuniarti Lolita, Vevy Lovita, Nuria Mamat Supriatna Maramis, Renafkha Al Farizi Marfilinda, Riri Marlina Marlina Marlina, Meri Mazid, Sukron Mekarni, Sri Melsi Indah E.F Meza Melinda MIFTAHUL JANNAH Mila Oktavia Milyani, Chinta Mimi Mulyani Misrayeti Misrayeti Misrayeti, Misrayeti Miswati, Miswati Muchammad Kholiq Ivansyah Muhamad Wahyudi, Muhamad Muhammad Taufik MUHAMMAD TAUFIK Muhammad Yahya muliani, desy eka Mursia Ekawati Musria Ekawati Muzayyanah Muzayyanah Nazikha, Savira Nu’uril Nengsih, Yenni Nilasari, Ayunda Putri Ningsih, Fitria Dian Niprisoni, Niprisoni Nofriyanti, Yelva Nurpatri, Yeni Oktavia Rahmawati Oktavia, Mila Oktaviani, Defa Pebrina, Tri Peramita, Risna Prakoso, Achmad Yanuar Bagas PRASETYO, RIYAN Putra, Rode Putri, Rini Irmata Putri, Solah Amelia Rahma Fitri Rahman, Icuk Rahmawati, Oktavia Rahmi Anwar Rahmi Anwar Ramadani, Novia Dita Ratnawati Ratnawati Rawati, Rawati Rifki Hamdani Rima Rahayu Melati Riri Marfilinda Riri Marfilinda Rona Rossa Rossa, Rona Sakhriadi, Sakhriadi Salmawati Salmawati, Salmawati Santika Rahayu Ningsih Sari, Anggun Purnama Setiasih, Yuyun Setrianti, Nemi Shoriah, Kamilah An Silfi Melindawati Sofi, Hayatus Sri Wulandari Sri Wulandari Sriati Sriati, Sriati Suginem, Suginem Sukandar, Warlan Susiyarni, Lina Sri Tatag Unggul Sadewa Titin, Elyu Danti Triantono Triantono Trisma, Aneka Triyoga, Muhammad Arif Umi Rachmawati Vivi Puspita Wahyuni, Nita Tri Widdya Rahmalina Widya Widya Wildhan Pratama Winda Noprina Wulan Ramadhani Yanti Sariasih Yanti Sariasih, Yanti Yanti, Elva Yetty Morelent Yuniarti, Lisa Zaturrahmi, Zaturrahmi Zuknilarinta, Dara Zulfahman Siregar