Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI MODEL PEMIMPIN BERBANTUAN MEDIA VR BOX DAN APLIKASI KAHOOT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IV Sugiarto, Ajeng Rahma; Pratiwi, Diani Ayu
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 10 (2023): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas siswa dan motivasi belajar siswa yang menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa dalam muatan PPKn. Hal ini dikarenakan tidak banyak kegiatan atau minim aktivitas selama proses pembelajaran yang membosankan dan tidak menyenangkan. Memanfaatkan media VR box dan aplikasi Kahoot, model pembelajaran PEMIMPIN menjadi salah satu upaya yang dilakukan. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, meningkatkan aktivitas siswa, meningkatkan motivasi siswa, dan meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan jenis PTK. Selama tahun pelajaran 2022/23, 15 siswa kelas IVB di SDN Gambut 2 Kabupaten Banjar dijadikan sebagai subjek penelitian. Data kualitatif merupakan jenis data yang digunakan dalam penelitian ini. Mengamati aktivitas guru, siswa, dan motivasi belajar mereka menghasilkan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan guru pada kelompok I sampai IV mendapat kaidah “sangat baik”. Aktivitas siswa pada pertemuan I sampai IV berkembang dari aturan “sangat aktif” menjadi “sangat aktif”. Pada pertemuan I sampai IV, kemampuan berpikir kritis meningkat dari "kurang terampil" menjadi "sangat terampil". Pada pertemuan I sampai IV, keterampilan komunikasi meningkat dari "kurang terampil" menjadi "sangat terampil". Terdapat peningkatan yang klasik dalam hal ini sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar afektif, kognitif, dan psikomotorik siswa pada pertemuan I sampai dengan IV. Dapat disimpulkan bahwa model PEMIMPIN dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa dan motivasi belajar siswa serta hasil belajar siswa.
MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL SOPRAN MUATAN IPA Maulidah, Maulidah; Pratiwi, Diani Ayu
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 10 (2023): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah kemampuan kemandirian belajar yang masih kurang dan dan hasil belajar yang masih belum meningkat. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menerapkan model pebelajaran SOPRAN (Project Based Learning, Kooperatif Tipe Think Pair Share, Team Games Tournament) dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi kemandirian dan instrumen hasil belajar siswa. Sedangkan analisis data menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Temuan ini menunjukkan kemandirian belajar siswa memperoleh kriteria sangat mandiri. Hasil belajar siswa memperoleh peningkatan secara klasikal. Disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model SOPRAN (Project Based Learning, Kooperatif Tipe Think Pair Share, Team Games Tournament) dapat meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa.
IMPLEMENTASI MODEL PRO GINTAMA MUATAN PPKN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KELAS IV SD Nabil, Muhammad; Pratiwi, Diani Ayu
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 11 (2023): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan aktivitas siswa dan hasil belajar. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan 3 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 2 CEMPAKA Banjarbaru, berjumlah 22 siswa terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan, semester II tahun ajaran 2022/2023. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas siswa pada pertemuan 1 memperoleh persentase 60%, pertemuan 2 memperoleh persentase 86% dan pertemuan 3 memperoleh persentase 93% dengar kriteria sangat aktif dan ketuntasan klasikal hasil belajar siswa pada pertemuan 1 memperoleh persentase 75%, pertemuan 2 memperoleh persentase 85% dan pertemuan 3 memperoleh persentase 90% telah mencapai ketutasan klasikal. Pembelajaran muatan PPKn Tema 7 Keragaman Negeriku menggunakan model PRO GINTAMA disarankan penggunaan model tersebut sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, motivasi dan hasil belajar.
Analisis Penerapan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di SDN-SN Pengambangan 5 Nurhaliza, Resty; Pratidina, Nadiya Anisa; Hafizhah, Hafizhah; Azzahra, Putri Natasya; Widyatmoko, Suryo; Aslamiah, Aslamiah; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i2.334

Abstract

Pendidikan di Indonesia mengalami perubahan kurikulum secara berkala, dengan tujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompeten. Dua kurikulum yang baru-baru ini diterapkan di Indonesia adalah kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka. Artikel ini ditulis bertujuan untuk menelaah penerapan kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka. Kajian ini dilakukan dengan menganalisis berbagai literatur, data statistik, dan hasil penelitian terkait dengan implementasi kedua kurikulum tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Subjek penelitian adalah sekolah yang menerapkan kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka dan disini kami melakukan studi kasus ke SDN-SN Pengambangan 5. Penelitian ini menemukan bahwa kedua kurikulum memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kurikulum 2013 terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dalam beberapa mata pelajaran, namun pelaksanaannya masih terkendala oleh beberapa faktor, seperti beban belajar yang tinggi dan kurangnya kesiapan guru. Kurikulum merdeka memiliki kekurangan kebanyakan hanya pada personal gurunya saja yang kurang paham, namun dalam keseluruhan di Kurikulum merdeka guru dan sekolah memiliki kebebasan tersendiri baik untuk sekolah dan guru menentukan metode pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan dan minat peserta didik. Sehingga peserta didik dapat belajar sesuai bidang mereka. Tentu kurikulum baru hadir untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
Dampak Peralihan Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka Belajar Terhadap Minat Belajar Siswa di SDN Antasan Kecil Timur 3 Banjarmasin Amalia, Rosida; Febrianasari, Dewi; Pratiwi, Diani Ayu; Aslamiah, Aslamiah; Maulana, Muhammad Rasyid; Maidah, Titania Qhaifa; Syifa, Novanda Fara
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i2.337

Abstract

Kurikulum merdeka belajar, yang diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, bertujuan untuk memenuhi tuntutan zaman dan situasi terkini dengan memberikan kebebasan lebih kepada siswa dan guru dalam menentukan metode dan materi pembelajaran yang paling sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevalusasi dampak implementasi kurikulum merdeka belajar terhadap minat belajar siswa di SDN Antasan Kecil Timur 3. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Setting penelitian adalah SDN Antasan Kecil Timur 3. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh siswa, guru, dan orang tua siswa di SDN Antasan Kecil Timur 3. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling, di mana kelas I dan IV yang sudah menerapkan kurikulum merdeka dijadikan fokus utama. Hasil penelitian menunjukkan peralihan dari kurikulum 2013 ke kurikulum merdeka belajar di SDN Antasan Kecil Timur 3 telah memberikan dampak positif terhadap minat belajar siswa, meskipun dihadapkan dengan berbagai tantangan adaptasi. Peningkatan minat dan motivasi siswa terlihat dari metode pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan, seperti ice breaking dan proyek kreatif yang relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari. Siswa lebih antusias dan terlibat dalam proses belajar, menunjukkan peningkatan dalam keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif. Namun, tantangan seperti kesulitan adaptasi guru terhadap kurikulum baru dan kurangnya dukungan dari orang tua masih perlu diatasi.
Peran Sekolah dan Guru Penggerak dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Sungai Andai 3 Maulidina, Dwi Meilana; Pratiwi, Diani Ayu; Aslamiah, Aslamiah; Salma, Salma; Latifatunnisa, Latifatunnisa; Nugroho, Irmawati Eko Pratiwi; Apriliani, Eka Diah Nur; Syarifudin, Ahmad
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i2.339

Abstract

Kurikulum merdeka memberikan otonomi lebih luas kepada sekolah dan guru dalam merancang pembelajaran yang berpusat pada murid. Untuk itu, diperlukan peran strategis sekolah dan guru penggerak dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Sekolah dan Guru Penggerak SDN Sungai Andai 3 dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Penggerak SDN Sungai Andai 3 memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung implementasi kurikulum merdeka. Peran tersebut diwujudkan melalui pengembangan visi, misi, dan tujuan sekolah yang berorientasi pada murid, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung pembelajaran, pemberian pelatihan dan pengembangan kompetensi guru, pemberian pendampingan dan supervisi kepada guru dalam melaksanakan pembelajaran. Guru penggerak di SDN Sungai Andai 3 juga menunjukkan peran aktif dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka. Peran tersebut diwujudkan melalui rancangan pembelajaran yang berpusat pada murid, melaksanakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif, menilai pembelajaran secara autentik serta berkolaborasi dengan rekan guru dan orang tua murid.
Kesiapan Guru dalam Peralihan Dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka di SDN Teluk Tiram 1 Nupita, Rika; Pratiwi, Diani Ayu; Aslamiah, Aslamiah; Putri, Dela Nesia; Al-Qibthia, Vidianata; Suryani, Susantika; Wihandarti, Aura Permata
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i2.341

Abstract

Kesiapan guru khususnya dalam proses pembelajaran yang efektif yakni mengajar yang jelas, menggunakan variasi strategi dan metode pembelajaran, menggunakan variasi media pembelajaran, memberdayakan peserta didik, antusiasme dalam pembelajaran dan lain sebagainya. Di SDN Teluk Tiram 1 salah satu tantangan yang difokuskan adalah kesiapan guru dalam memahami dan mengimplementasikan kurikulum baru. Banyak guru yang belum paham dengan peralihan dari kurikulum 2013 ke kurikulum merdeka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesiapan guru dalam peralihan kurikulum 2013 menuju kurikulum merdeka dengan menggunakan metode studi kasus, karena memungkinkan pemahaman mendalam tentang masalah yang dihadapi individu atau kelompok dalam konteks spesifik. Metode ini bertujuan untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai kesiapan guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka. Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa para guru sudah cukup baik dalam melakukan kesiapan proses pembelajaran yaitu sesuai dengan struktur kurikulum merdeka terkait dengan kesiapan proses pembelajaran untuk meningkatkan kesiapan guru dalam proses pembelajaran dilakukan dengan mengembangkan personal diri gurunya sendiri dan melakukan evaluasi pada gurunya. Kesiapan guru dalam penerapan kurikulum merdeka dilihat dari hasil wawancara sesuai dengan 8 indikator penerapan kurikulum merdeka yang menunjukkan bahwa pada secara keseluruhan guru masih belum siap dalam menerapkan kurikulum merdeka tetapi para guru terus berusaha mengembangkan personal diri sendiri dan mengevaluasi kemampuannya.
Potret Kurikulum Merdeka sebagai Paradigma Baru di SDN Alalak Selatan 1 Banjarmasin Amanda, Larasati; Nadia, Ira; Sauqi, Ahmad; Ilmi, Muhammad Zainal; Nurliani, Putri; Safira, Hikmah; Utami, Rizki Tria; Pratiwi, Diani Ayu; Aslamiah, Aslamiah
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i2.342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan, kelebihan dan kekurangan, kesiapan guru, dan kendala dalam penerapan kurikulum merdeka sebagai paradigma baru di SDN Alalak Selatan 1 Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan kepala sekolah dan guru, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum baru yaitu kurikulum merdeka di SDN Alalak Selatan 1 Banjarmasin difokuskan pada kelas 1 dan kelas 4 sesuai dengan kebijakan pemerintah. Dalam penerapan kurikulum merdeka sebagai paradigma baru dapat dikatakan sudah mulai terealisasi dengan baik terlihat pada kesiapan guru dalam penyelenggaraan kurikulum merdeka. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang penerapan Kurikulum Merdeka di tingkat Sekolah Dasar. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya kurikulum untuk memenuhi kebutuhan siswa, serta peran penting guru dalam menerapkan perubahan kurikulum. Kesimpulannya, kurikulum merdeka memiliki potensi besar sebagai paradigma baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat dasar.
Penerapan Kurikulum Merdeka di Kelas IV SDN Alalak Utara 1 Malanita, Evatriana; Ummi, Laila Nur; Aslamiah, Aslamiah; Pratiwi, Diani Ayu; Oktaviana, Nurhaliza; Ihsan, Muhammad; Rachmayantie, Alfia Nanda
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i2.344

Abstract

Kurikulum merdeka merupakan penyempurnaan dari kurikulum 2013, yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memberikan kebebasan lebih kepada guru dalam menentukan metode dan materi ajar yang sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan kurikulum merdeka di kelas IV SDN Alalak Utara 1.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk menggambarkan penerapan kurikulum merdeka, termasuk kesiapan guru dalam penerapan, tantangan yang dihadapi, serta kelebihan dan kekurangan kurikulum tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan dalam implementasi, kurikulum merdeka berhasil memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan relevan bagi siswa. Kesiapan guru juga menjadi faktor penting dalam kesuksesan kurikulum ini, dengan berbagai bentuk asesmen yang dilakukan untuk mendukung proses pembelajaran. Studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan kurikulum di masa depan serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah dasar.
Tranformasi Kurikulum 2013 Menuju Kurikulum Merdeka Di SDN Pasar Lama 6 Banjarmasin Marliah; Ridhati, Noor Hidayah; Rahmah, Siti; Fauziah, Dina; Munir, Muhammad Misbahul; Aslamiah, Aslamiah; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati implementasi kurikulum di SDN Pasar Lama 6 Banjarmasin. Tujuan utama observasi ini adalah untuk mengetahui kurikulum yang digunakan, memahami bagaimana kurikulum diterapkan, dan mengevaluasi persiapan guru dalam menyusun penilaian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi langsung dan wawancara dengan pihak sekolah. Hasil observasi menunjukkan bahwa SDN Pasar Lama 6 Banjarmasin telah menerapkan kurikulum merdeka untuk beradaptasi dengan perubahan kebijakan pendidikan nasional. Implementasi kurikulum ini telah dilakukan dengan cukup baik, namun guru masih menemui beberapa kendala dalam proses implementasi dan evaluasi. Penelitian ini memberikan informasi penting bagi pengembangan kurikulum di sekolah dasar dan dapat menjadi landasan untuk lebih meningkatkan pelaksanaan kurikulum Merdeka. Artikel ini mengkaji transformasi kurikulum di SDN Pasar Lama 6 dengan judul "Transformasi Kurikulum 2013 Menuju Kurikulum Merdeka di SDN Pasar Lama 6 Banjarmasin" dengan tujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar dan mengembangkan potensi peserta didik secara secara komprehensif.
Co-Authors ., Rahmadati A, Nurlaili Fitriyah AA Sudharmawan, AA Abdi, Muhammad Surya Adelya, Chintya Afiyanti, Irma Noor Agusta, Akhmad Riandy Agusta, Akhmad Riyandi Agustin, Ila Agustina, Fajariah Ahmad Ridho Ahmad Sauqi Ahmad Suriansyah Aina Aina Aisyah Aisyah Aisyah, Della Akhmad Riandy Agusta Akrimna Akyela, Nadya Pramesti Al-Qibthia, Vidianata Alfisyah Almadani, Muhammad Seman Alpadhila, Gina Amalia Fitri Amalia, Fadhila Amalia, Rosida Amaliah, Nahdiatun Amalinda, Sry Amanda, Larasati Anastasia Anastasia Andini, Mina Angela Anita Anita Aniyah, Naila Anshari, Muhammad Hafiz Apriliani, Alya Apriliani, Eka Diah Nur Arifin Nur Budiono Arifina, Lutfi Azzah Aryanti, Maulida Aslamiah Aslamiah ., Aslamiah Aslamiah Aslamiah Asyifa, Tiara Nur Aulia, Syifa Ayuningtias, Nan Ayuningtias, Nanda Aulia Aziza, Naila Azizah, Naila Azkiyah, Nur Azzahra, Dina Rizky Azzahra, Putri Natasya Badali, Muhammad Hafi Budi Harsono, Arta Mulya Budianti, Selvany Ayu Bulkis, Putri Damayanti, Putri Dwiyana Damayanti, Salsabilla Putri Damayanti, Sri Kurnia Darmawan, Muhammad Rifky Dewi Kurniawati Dewi, Ratri Nur Kusuma Dewi, Ruspita Diana Safitri Dina Fauziah Eisy, Majdina Rakha El Eka Yuliana Elida, Syaidati Fadhila, Hanum Istiqomah Azhar Fadhillah, Muhammad Hafiz Fathonah, Sharida Ratri Fathul Jannah, Fathul Faznur, Rakhmadaniati Febrianasari, Dewi Febrianti, Nadia Firlana, Hanif Firnanda, Eliza Dea Firza, Muhammad Fitriani, Agnesia Habibah, Noor Hafizah, Rini Hafizhah, Hafizhah Hairina, Rasyida Fauzia Halisa, Siti Noor Haliza, Nur Hartati Hartati Hasanah, Siti Rabbiatul Hayati, Hikmah Hayati, Miswar Hayati, Rusyifa Aina Helna, Hijjatul Helnisa, Nida Helwa Ayuni Herdayanti, Siti Hidayah, Nor Hidayati, Ernita Rizka Hidayatullah, Muhammad Humaira, Nazwa Nanda Husniyah, Husniyah Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ilami, Nur Ilmi, Muhammad Zainal Indriyati Jariah, Siti Ainun Jati, Danang Kuncoro Johar Putriani Jum’ah, Jum’ah Kamil, Muhammad Fadhil Karmilla Ramadhanty Kazimah, Zulfa Huriah Dina Khairina, Najma Khairiyati, Nurlaila Dwe Khalisa, Najmi Nazarni Khalizah, Nur Kholillah, Siti Khomaeroh, Dewi Hosnul Khotimah Latifatunnisa, Latifatunnisa Lestari, Evi Maulidia Madina, Raudhatul Maharani, Jihan Milanda Maharani, Sofie Dhiya Mahmudah, Nur Annisa Maidah, Titania Qhaifa Mailani, Eka Maulida Majidah, Nurul Malanita, Evatriana Marini, Fika Marliah Marsanda, Annisa Maulana, Akhmad Maulana, Muhammad Rasyid Maulida, Nadia Maulida, Rahmi Maulida, Ridhna Maulidah, Maulidah Maulidina, Dwi Meilana Mawaddah, Arina Mawaly, Nanda Khairul Mawardah, Novia Alifah Miliyawati, Dina Mubarokati, Sari Mudah, Mudah Muhammad Firdaus Muhammad Ihsan Muhammad Nabil Muhammad Rizki Akbar, Muhammad Rizki Muhsin Muhsin Munir, Muhammad Misbahul Musdalifah Musdalifah Muti, Syafrial Mutia Mutia, Mutia Nabila, Ahya Nabila, Alya Nadia, Ira Nashir, Muhammad Ajmul Nazira, Nazwa Nazmiatun, Siti Purida Nisa, Hafidzatun Ni’mah, Wahidatun Noor, Maulida Kamaratih Nooraida, Dea Noorhapizah Noorkhalisah, Noorkhalisah Noraisyah, Noraisyah Norhayati Norhayati, Norhayati Novaliana, Salsabilla Novianti, Witha Nugroho, Irmawati Eko Pratiwi Nupita, Rika Nur Hanifa, Elisa Nur Inayah Nur, Siti Hasny Nurhaliza, Resty Nurhanifah, Ilma Nurkhalida, Nurkhalida Nurliani, Putri NURUL HIDAYAH Octavia , Veniy Oktavia, Reza Nur Oktaviana, Nurhaliza Perdana, Muhammad Satria Yuda Pratama, Candra Eka Pratidina, Nadiya Anisa Prishananda, Nindia Zahwa Putra, M. Aminullah Sriyono Putri, Dela Nesia Putri, Dinda Azahra Putri, Julianor Vatika Putri, Nayna Putri, Rahma Aulia Putri, Tiara Adelya Putri, Wini Amelia Putria, Nazwani Dwi R, Irayanti Rachmayantie, Alfia Nanda Raden Mohamad Herdian Bhakti Radhaina, Jannatul Rahmadani, Amira Puput Rahmadani, Nurul Syafa Rahmadaniyah, Nur Rahmah, Yunita Rahmanita Ginting Raihan, Muhammad Ramadhani, Aulia Azizah Ramadhani, Muhammad Fahrizal Ramadhani, Nazwa Azkia Ramadhani, Octavia Ramadhanie, Annisa Ramadhayanti, Novia Ramadhini, Nurlayalia Ramdhani, Susanty Raudah Raudah Ridhati, Noor Hidayah Rifky, Muhammad Rivada, Feby Suci Firly Amanda Rizki, Muhammad Zaidan Ruhama, Algina Rusda, Arini Sabila, Luqie Safira, Hikmah Safitri, Deta Salma Salma Saputra, M. Diki Sardela, Putri Sari, Ni Putu Devi Puspita Sari, Raihanah Sari, Ruli Merliana Sartika, Yana Saskia, Yola Sa’adah, Miftahus Sa’diah, Halimatus Seman, Ahmad Sembiring, Ibrena Nalsal Angelika Sepriyani, Ika Septiawati, Ririn Setiadi, Metta Caroline Sevilla, Riska As Shafitri, Pirda Rizki Sin, Ishak Sinulingga, Am Sinulingga, Amelia Theresia Siregar, Rima Nur Azizah Siti Aminah Siti Fatimah Siti Jamilah Siti Mutmainah Siti Zahra Sitti Rachmawati Yahya Siyono Siyono Sri Mulyani Suci Afrida Sugiarto, Ajeng Rahma Suriansyah, Wildiana Rifqa Surianyah, Ahmad Suryani, Susantika Syafira, Nida Syaifuddin, Agus Rifani Syaifudin, Agus Rifani Syarifudin, Ahmad Syawaluna, Dea Annisa Syifa, Novanda Fara syifa, Nur Tajidin, Muhammad Taufik Arrahman Tri Ayu Saptaning Putri Tri Ayu Saptaning Putri Ulya, Mery Arrizqa Ummi, Laila Nur Utami, Cici Syifa Utami, Rizki Tria vchananda, Syalsyabila alisyia Wati, Hersa Aulia Widiawati, Olivia Widodari, Rose Widyatmoko, Suryo Wihandarti, Aura Permata Yanti, Rahma Yogi Prihandoko Yulandra, Rianty Yulianita, Riska Yulianti, Ani Yuniar, Tya Zahran, Zahran Zahratuljannah, Adisty Zahroh, Fatimah Az Zubaidah, Syifa Layli Zulkipli Zulkipli ‘Azizah, Nisma Aulia