Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kesiapan Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Kuin Utara 6 Aisyah, Della; Hayati, Hikmah; Raihan, Muhammad; Fathonah, Sharida Ratri; Maulida, Rahmi; Marini, Fika; Hidayatullah, Muhammad; Aslamiah, Aslamiah; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.346

Abstract

Dalam penelitian ini akan dianalisis persiapan guru dalam mengimplementasikan kurikulum yang diterapkan sekolah SDN Kuin Utara 6. Kurikulum otonom masih membutuhkan banyak pelatihan dan pengetahuan tambahan, terutama persiapan untuk adaptasi teknologi, yang membutuhkan pemahaman literasi digital baik dari instruktur maupun siswa. Metodologi penelitian ini menggabungkan pendekatan kualitatif dengan kerangka deskriptif. Studi ini dilakukan di lokasi SD Negeri Kuin Utara 6 Banjarmasin, sedangkan informan pada penelitian ini adalah dua orang pendidik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tindakan yang diambil di penerapan merdeka belajar pertama-tama melakukan assessment awal guna untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa. Dalam kegiatan belajar proses yang harus diperhatikan yaitu perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Kemudian hal yang perlu dipersiapkan guru dalam penerapan kurikulum merdeka di sekolah ini di antaranya materi ajar, pembelajaran berdiferensiasi, bahan ajar yang berupa buku dan modul, dan lain sebagainya. Hasil penelitian bahwa menyatakan kesiapan sekolah SDN Kuin Utara 6 sebesar 75% untuk mengimplementasikan kurikulum merdeka pada tahun ajaran mendatang 2024-2025. Kesiapan tersebut mencakup kesiapan sekolah beserta seluruh perangkat di dalamnya.
Hambatan Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Alalak Tengah 4 Rahmadani, Amira Puput; Ramadhanie, Annisa; Pratama, Candra Eka; Maulida, Rahmi; Nur, Siti Hasny; Aslamiah, Aslamiah; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.347

Abstract

Perubahan kurikulum dari yang kurikulum 2013 menjadi kurikulum merdeka membuat tantangan bagi beberapa sekolah dasar, dengan adanya perubahan kurikulum ini menjadi hambatan bagi SDN Alalak Tengah 4 dalam proses belajar mengajar. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji lebih dalam tentang hambatan yang dihadapi oleh SDN Alalak Tengah 4 dalam penerapan kurikulum merdeka. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode kualitatif dengan teknik wawancara dengan beberapa warga sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan dari implementasi kurikulum merdeka di SDN Alalak Tengah 4 adalah dari segi pemahaman, keterampilan, dan kesiapan guru. Sarana prasarana dan sumber daya manusia yang kurang dalam teknologi juga menjadi hambatan yang terjadi pada saat penerapan kurikulum merdeka. Hal tersebut dapat diatasi dengan seorang guru yang selalu belajar mengenai penerapan kurikulum merdeka dan sesama guru yang saling membantu ketika ada guru yang tidak bisa menggunakan teknologi.
Transformasi Pendidikan Melalui Kurikulum Merdeka di SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin Akrimna; Aslamiah, Aslamiah; Pratiwi, Diani Ayu; Rivada, Feby Suci Firly Amanda; Anshari, Muhammad Hafiz; Ramadhayanti, Novia; Damayanti, Salsabilla Putri; Nazmiatun, Siti Purida
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.349

Abstract

Kurikulum adalah sebuah kerangka yang terdiri dari berbagai aspek yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran di sekolah, yang mencakup susunan mata pelajaran, sistem pelaksanaan asesmen, dan teknik penilaian yang dapat dipahami oleh siswa dan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kurikulum yang digunakan dan untuk mengetahui penerapan kurikulum di SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, wawancara dan studi pustaka. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun ajaran 2023/2024 ini di SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin menerapkan kurikulum merdeka hanya pada kelas 1 dan kelas 4. Meski demikian, penerapan kurikulum merdeka tetap dapat berjalan dengan baik karena berkat adanya kerja sama dari berbagai elemen sekolah.
Dinamika Implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri Karang Mekar 9 Safitri, Deta; Dewi, Ruspita; Jati, Danang Kuncoro; Rahmah, Siti; Dewi, Ratri Nur Kusuma; Putri, Dinda Azahra; Budianti, Selvany Ayu; Pratiwi, Diani Ayu; Aslamiah, Aslamiah
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.351

Abstract

Kurikulum merdeka diusung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengatasi learning loss yang dialami siswa pasca pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri Karang Mekar 9. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data berupa observasi dan wawancara secara mendalam. Penelitian ini memfokuskan pada pengalaman dan persepsi guru dan kepala sekolah mengenai penerapan kurikulum baru tersebut khususnya pada kelas 1 dan 4 yang sudah menggunakan kurikulum merdeka, sementara kelas lainnya masih menerapkan kurikulum 2013. Hasil wawancara menunjukkan bahwa penerapan kurikulum merdeka membawa perubahan yang signifikan dalam metode pengajaran, dengan penekanan pada pembentukan karakter dan kreativitas siswa. Guru dan sekolah menghadapi tantangan dalam adaptasi terhadap kurikulum baru ini, termasuk kebutuhan untuk memahami dan mempelajari tujuan serta cara kerja kurikulum merdeka. Melalui kelompok kerja guru, forum, diskusi, dan komunitas pembelajaran, guru diharapkan dapat berbagi praktik terbaik dan materi pembelajaran untuk mendukung implementasi kurikulum baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum merdeka di SD Negeri Karang Mekar 9 telah memberikan beberapa pencapaian, seperti aktivitas kelas yang lebih fleksibel dan pendekatan pengajaran yang berfokus pada pengembangan karakter, kompetensi, dan kreativitas siswa.
Menyongsong Kurikulum Merdeka: Pengimplementasian Profil Pelajar Pancasila dengan Pembelajaran Berdiferensiasi di SDN Kuin Utara 1 Fitriani, Agnesia; Surianyah, Ahmad; Aisyah, Aisyah; Pratiwi, Diani Ayu; Yuliana, Eka; Rifky, Muhammad; Darmawan, Muhammad Rifky; Zubaidah, Syifa Layli
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.352

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi profil pelajar Pancasila dengan adanya pembelajaran yang dilakukan melalui diferensiasi khusus di SDN Kuin Utara 1. Profil pelajar Pancasila saat ini menjadi titik fokus di kurikulum merdeka karena penguatan karakter generasi yang memahami akan nilai-nilai dari Pancasila. Sedangkan pada proses pembelajaran melalui diferensiasi yaitu pendidik dapat lebih memahami akan karakteristik yang berbeda-beda dari setiap peserta didiknya. Pada penelitian di SDN Kuin Utara 1 ini, menerapkan suatu kreativitas yang mendorong peserta didik terutama dengan pengerjaan proyek membuat hasta karya dari barang bekas. Penguatan profil pelajar Pancasila ini, dapat dikolaborasikan dengan pembelajaran diferensiasi untuk memaksimalkan proses pembelajaran yang terjadi di kelas. Tujuan kebijakan dari kurikulum merdeka adalah memberikan kemudahan terhadap pendidik di dalam menerapkan suatu proses pembelajaran yang lebih mendalam dan menyesuaikan dari setiap hal yang dibutuhkan oleh peserta didik berfokus pada profil pelajar Pancasila. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data, berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian kesiapan pendidik dalam pengimplementasian kurikulum merdeka lebih fleksibel untuk pembelajaran yang dilakukan di kelas karena dapat menyesuaikan kebutuhan dari peserta didik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pengajaran berdiferensiasi di dalam pengimplementasian kurikulum merdeka dapat dikatakan efektif.
Implementasi Kurikulum Merdeka Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa di SDN Alalak Tengah 2 Majidah, Nurul; Maulana, Akhmad; Nooraida, Dea; Yanti, Rahma; Mulyani, Sri; Rusda, Arini; Yuniar, Tya; Pratiwi, Diani Ayu; Aslamiah, Aslamiah
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.353

Abstract

Kurikulum merdeka, yang diperkenalkan oleh Mendikbud Nadiem Makarim pada tahun 2022, menandai langkah maju dalam transformasi pendidikan Indonesia. Dengan pendekatan kualitatif dan penelitian kepustakaan, penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh kurikulum ini terhadap pembelajaran dan kemampuan siswa. Kurikulum merdeka, sebagai konsep yang menekankan kebebasan berpikir dan inovasi, bertujuan untuk menciptakan siswa yang mampu memecahkan masalah dengan cepat, ringkas, dan tepat. Kurikulum ini menuntut guru untuk menjadi fasilitator pembelajaran yang mampu mengoptimalkan kreativitas siswa. Studi kasus dilakukan di SDN Alalak Tengah 2, menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka telah membawa perubahan dalam pendekatan pembelajaran, seperti penggunaan media visual dan audio serta penekanan pada pembelajaran mandiri. Namun, tantangan terjadi dalam penyesuaian siswa dengan kurikulum baru dan dalam penerapan metode pembelajaran yang berbeda. Guru memiliki peran kunci dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kreativitas siswa melalui tugas-tugas yang menantang dan umpan balik yang konstruktif kurikulum merdeka merupakan langkah awal dalam mewujudkan pendidikan yang lebih adaptif dan inovatif.
Langkah Menuju Merdeka: Pencapaian dan Penerapan Kurikulum Merdeka di SDN Sungai Miai 11 Kurniawati, Dewi; Aslamiah, Aslamiah; Indriyati; Akbar, Muhammad Rizki; Pratiwi, Diani Ayu; Nurkhalida, Nurkhalida; Syawaluna, Dea Annisa; Putri, Tiara Adelya; ‘Azizah, Nisma Aulia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.355

Abstract

Kurikulum pendidikan di Indonesia telah mengalami banyak perubahan, dengan tujuan memperbaiki sistem sebelumnya. Kurikulum merdeka, diluncurkan oleh Mendikbud Nadiem Makarim pada 2022, bertujuan untuk memberikan kebebasan kepada sekolah dan guru dalam mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan konteks lokal. Kurikulum ini menekankan pembelajaran aktif, berbasis proyek, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memberikan gambaran rinci tentang pencapaian dan penerapan kurikulum merdeka. Melibatkan kepala sekolah dan guru yang memiliki pengalaman terkait, penelitian ini mengeksplorasi implementasi, tantangan, kelebihan, kekurangan, dan strategi kurikulum merdeka melalui wawancara mendalam dan analisis tematik. Meskipun penerapan kurikulum merdeka belum sepenuhnya optimal, banyak kendala yang dihadapi, terutama dalam hal penyesuaian guru dan siswa terhadap struktur baru kurikulum serta dalam penyederhanaan mata pelajaran dan asesmen. Guru berusaha memberikan pemahaman kepada siswa dan orang tua bahwa sumber belajar tidak hanya terbatas pada buku teks, tetapi bisa berasal dari berbagai pengalaman sehari-hari penerapan kurikulum merdeka di SDN Sungai Miai 11 telah dilaksanakan selama sekitar 3 tahun sejak tahun ajaran 2021, dan secara bertahap melibatkan seluruh kelas mulai dari kelas I hingga VI. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala dalam implementasinya, terutama terkait dengan pemahaman guru terhadap konsep dan struktur kurikulum merdeka.
Analisis Kurikulum di SDN Alalak Utara 3 Banjarmasin: Observasi dan Implikasi untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran Kamil, Muhammad Fadhil; Safitri, Diana; Herdayanti, Siti; Agustin, Ila; Aryanti, Maulida; Maharani, Sofie Dhiya; Zahroh, Fatimah Az; Aslamiah, Aslamiah; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.356

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kurikulum yang diterapkan di SDN Alalak Utara 3 Banjarmasin dengan tujuan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam pelaksanaannya serta implikasi untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi langsung, wawancara dengan guru kelas dan kepala sekolah, serta analisis dokumen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum yang dilaksanakan oleh sekolah saat ini sudah sesuai dengan standar pendidikan nasional, namun masih terdapat beberapa kendala dalam penerapannya, seperti keterbatasan sumber daya, sebagian guru belum siap dalam menerapkan kurikulum baru dikarenakan kurangnya pemahaman esensi dari kurikulum tersebut, dan kurangnya partisipasi aktif siswa dalam proses belajar mengajar. Sekolah melakukan beberapa strategi untuk peningkatan kualitas pembelajaran, termasuk peningkatan pelatihan guru, penyediaan sumber daya yang memadai, dan penerapan metode pembelajaran yang lebih partisipatif dan kontekstual untuk meningkatkan kualitas Pendidikan disekolah. Kesimpulannya, peningkatan kualitas pembelajaran di SDN Alalak Utara 3 dapat dicapai melalui penyesuaian kurikulum yang lebih responsif terhadap kebutuhan siswa dan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan.
Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Pasar Lama 1 Ramadhani, Octavia; Sartika, Yana; Aulia, Syifa; Mawaly, Nanda Khairul; Marsanda, Annisa; Damayanti, Putri Dwiyana; Suriansyah, Ahmad; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.357

Abstract

Pandemi Covid-19 telah memicu perubahan besar di berbagai sektor, termasuk pendidikan. Keadaan darurat pandemi ini menimbulkan gangguan signifikan pada sistem pendidikan global, termasuk di Indonesia. UNESCO (2020) melaporkan bahwa saat puncak pandemi, sekitar 1,6 miliar pelajar di lebih dari 190 negara, atau sekitar 94 persen dari populasi siswa global, terdampak oleh penutupan lembaga pendidikan. Karena situasi yang mendadak ini, para guru dan administrator tidak siap dan harus segera membangun sistem pembelajaran jarak jauh darurat. Hal ini mengakibatkan peningkatan ketertinggalan pembelajaran (learning loss), terutama di kelas 1, setara dengan enam bulan untuk literasi dan lima bulan untuk numerasi. Sebagai respons, pemerintah Indonesia menerapkan kurikulum darurat dan kemudian kurikulum merdeka untuk mengatasi ketertinggalan tersebut. Kurikulum merdeka bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan karakteristik peserta didik, serta memberikan kebebasan bagi sekolah dan guru untuk merancang kurikulum yang sesuai. SDN Pasar Lama 1 Banjarmasin, sebagai salah satu sekolah penggerak, telah menerapkan kurikulum merdeka di kelas 1 dan 4. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka di SDN Pasar Lama 1. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka di SDN Pasar Lama 1 telah berjalan dengan baik, dengan dukungan pelatihan dan bimbingan dari pemerintah. Namun, terdapat tantangan dalam penyesuaian antara kurikulum lama dan baru, meski perubahan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak terkait.
Implementasi Kesiapan Pendidik dalam Penerapan Kurikulum Merdeka di SDN Sungai Miai 4 Nisa, Hafidzatun; Ulya, Mery Arrizqa; Setiadi, Metta Caroline; Tahir, Muhammad; Amaliah, Nahdiatun; Norhayati, Norhayati; Aminah, Siti; Suriansyah, Ahmad; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.358

Abstract

Kurikulum adalah serangkaian rencana pembelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik melalui sekumpulan mata pelajaran untuk mencapai tujuan tertentu. Pengembangan kurikulum pendidikan di Indonesia sudah sampai hingga pada pengembangan kurikulum merdeka. Kurikulum ini merupakan pengembangan dan penerapan kurikulum darurat yang digagas sebagai respon terhadap dampak pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi kurikulum merdeka serta bagaimana persiapan yang dilakukan di SDN Sungai Miai 4. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan melalui tiga cara yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan implementasi kesiapan pendidik dalam penerapan Kurikulum Merdeka di SDN Sungai Miai 4. Dari hasil Penelitian kami di SDN Sungai Miai 4, kurikulum merdeka Mulai diterapkan pada kelas 1 dan kelas 4, implementasi yang dilakukan adalah dengan cara berbagi dan bekerja sama dengan pendidik-pendidik yang ada, namun tentunya masih terdapat kekurangan dalam penerapannya.
Co-Authors ., Rahmadati A, Nurlaili Fitriyah AA Sudharmawan, AA Abdi, Muhammad Surya Adelya, Chintya Afiyanti, Irma Noor Agusta, Akhmad Riandy Agusta, Akhmad Riyandi Agustin, Ila Agustina, Fajariah Ahmad Ridho Ahmad Sauqi Ahmad Suriansyah Aina Aina Ainun Nafisah Aisyah Aisyah Aisyah, Della Akhmad Riandy Agusta Akrimna Akyela, Nadya Pramesti Al-Qibthia, Vidianata Alfisyah Almadani, Muhammad Seman Alpadhila, Gina Amalia Fitri Amalia, Fadhila Amalia, Rosida Amaliah, Nahdiatun Amalinda, Sry Amanda, Larasati Anastasia Anastasia Andini, Mina Angela Anita Anita Aniyah, Naila Anshari, Muhammad Hafiz Apriliani, Alya Apriliani, Eka Diah Nur Arifin Nur Budiono Arifina, Lutfi Azzah Aryanti, Maulida Aslamiah Aslamiah Aslamiah ., Aslamiah Aslamiah Aslamiah Asyifa, Tiara Nur Aulia, Syifa Ayuningtias, Nan Ayuningtias, Nanda Aulia Aziza, Naila Azizah, Naila Azkiyah, Nur Azzahra, Dina Rizky Azzahra, Putri Natasya Badali, Muhammad Hafi Bagus Aulia Iskandar Budi Harsono, Arta Mulya Budianti, Selvany Ayu Bulkis, Putri Damayanti, Putri Dwiyana Damayanti, Salsabilla Putri Damayanti, Sri Kurnia Darmawan, Muhammad Rifky Dewi Kurniawati Dewi, Ratri Nur Kusuma Dewi, Ruspita Diana Safitri Dina Fauziah Eisy, Majdina Rakha El Eka Yuliana Elida, Syaidati Fadhila, Hanum Istiqomah Azhar Fadhillah, Muhammad Hafiz Fathonah, Sharida Ratri Fathul Jannah, Fathul Faznur, Rakhmadaniati Febrianasari, Dewi Febrianti, Nadia Ferda, Selma Firlana, Hanif Firnanda, Eliza Dea Firza, Muhammad Fitriani, Agnesia Habibah, Noor Hafizah, Noor Hafizah, Rini Hafizhah, Hafizhah Hairina, Rasyida Fauzia Halisa, Siti Noor Haliza, Nur Hartati Hartati Hasanah, Siti Rabbiatul Hayati, Hikmah Hayati, Miswar Hayati, Rusyifa Aina Helna, Hijjatul Helnisa, Nida Helwa Ayuni Herdayanti, Siti Herliani Hidayah, Nor Hidayati, Ernita Rizka Hidayatullah, Muhammad Humaira, Nazwa Nanda Husniyah, Husniyah Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ifan Anom Bintoro Aji Ilami, Nur Ilmi, Muhammad Zainal Indriyati Jariah, Siti Ainun Jati, Danang Kuncoro Johar Putriani Jum’ah, Jum’ah Kamil, Muhammad Fadhil Karmilla Ramadhanty Kazimah, Zulfa Huriah Dina Khairina, Najma Khairiyati, Nurlaila Dwe Khalisa, Najmi Nazarni Khalizah, Nur Kholillah, Siti Khomaeroh, Dewi Hosnul Khotimah Khusnul Hatimah Latifatunnisa, Latifatunnisa Lestari, Evi Maulidia M. Ziyan Takhqiqi Arsyad Madina, Raudhatul Maharani, Jihan Milanda Maharani, Sofie Dhiya Mahmudah, Nur Annisa Maidah, Titania Qhaifa Mailani, Eka Maulida Majidah, Nurul Malanita, Evatriana Marini, Fika Marliah Marsanda, Annisa Maulana, Akhmad Maulana, Muhammad Rasyid Maulida Irmayanti Maulida, Nadia Maulida, Rahmi Maulida, Ridhna Maulidah, Maulidah Maulidina, Dwi Meilana Mawaddah, Arina Mawaly, Nanda Khairul Mawardah, Novia Alifah Miliyawati, Dina Mubarokati, Sari Mudah, Mudah Muhammad Fadhil Kamil Muhammad Firdaus Muhammad Ihsan Muhammad Nabil Muhammad Rizki Akbar, Muhammad Rizki Muhsin Muhsin Munir, Muhammad Misbahul Musdalifah Musdalifah Muti, Syafrial Mutia Mutia, Mutia Nabila, Ahya Nabila, Alya Nadia, Ira Nashir, Muhammad Ajmul Nazira, Nazwa Nazmiatun, Siti Purida Nazwa Aprina Nisa, Hafidzatun Ni’mah, Wahidatun Noor, Maulida Kamaratih Nooraida, Dea Noorhapizah Noorkhalisah, Noorkhalisah Noraisyah, Noraisyah Norhayati Norhayati, Norhayati Novaliana, Salsabilla Novianti, Witha Nugroho, Irmawati Eko Pratiwi Nupita, Rika Nur Hanifa, Elisa Nur Inayah Nur, Siti Hasny Nurhaliza, Resty Nurhanifah, Ilma Nurkhalida, Nurkhalida Nurliani, Putri NURUL HIDAYAH Octavia , Veniy Oktavia, Reza Nur Oktaviana, Nurhaliza Perdana, Muhammad Satria Yuda Pratama, Candra Eka Pratidina, Nadiya Anisa Prishananda, Nindia Zahwa Putera Kamarul Hidayat Putra, M. Aminullah Sriyono Putri, Dela Nesia Putri, Dinda Azahra Putri, Julianor Vatika Putri, Nayna Putri, Rahma Aulia Putri, Tiara Adelya Putri, Wini Amelia Putria, Nazwani Dwi R, Irayanti Rachmayantie, Alfia Nanda Raden Mohamad Herdian Bhakti Radhaina, Jannatul Rahmadani, Amira Puput Rahmadani, Nurul Syafa Rahmadaniyah, Nur Rahmah, Santia Rahmah, Yunita Rahmanita Ginting Raihan, Muhammad Ramadhani, Aulia Azizah Ramadhani, Muhammad Fahrizal Ramadhani, Nazwa Azkia Ramadhani, Octavia Ramadhanie, Annisa Ramadhayanti, Novia Ramadhini, Nurlayalia Ramdhani, Susanty Raudah Raudah Ridhati, Noor Hidayah Rifky, Muhammad Rivada, Feby Suci Firly Amanda Rizki, Muhammad Zaidan Ruhama, Algina Rusda, Arini Sabila, Luqie Safira, Hikmah Safitri, Deta Salma Salma Saputra, M. Diki Sardela, Putri Sari, Ni Putu Devi Puspita Sari, Raihanah Sari, Ruli Merliana Sartika, Yana Saskia, Yola Sa’adah, Miftahus Sa’diah, Halimatus Sella Maulida Seman, Ahmad Sembiring, Ibrena Nalsal Angelika Sepriyani, Ika Septiawati, Ririn Setiadi, Metta Caroline Sevilla, Riska As Shafitri, Pirda Rizki Sin, Ishak Sinulingga, Am Sinulingga, Amelia Theresia Siregar, Rima Nur Azizah Siti Aminah Siti Fatimah Siti Jamilah Siti Mutmainah Siti Zahra Sitti Rachmawati Yahya Siyono Siyono Sri Mulyani Suci Afrida Sugiarto, Ajeng Rahma Suriansyah, Wildiana Rifqa Surianyah, Ahmad Suryani, Susantika Syafira, Nida Syaifuddin, Agus Rifani Syaifudin, Agus Rifani Syarifudin, Ahmad Syawaluna, Dea Annisa Syifa, Novanda Fara syifa, Nur Tajidin, Muhammad Taufik Arrahman Tri Ayu Saptaning Putri Tri Ayu Saptaning Putri Ulya, Mery Arrizqa Ummi, Laila Nur Utami, Cici Syifa Utami, Rizki Tria vchananda, Syalsyabila alisyia Wati, Hersa Aulia Widiawati, Olivia Widodari, Rose Widyatmoko, Suryo Wihandarti, Aura Permata Yanti, Rahma Yogi Prihandoko Yulandra, Rianty Yulianita, Riska Yulianti, Ani Yuniar, Tya Zahran, Zahran Zahratuljannah, Adisty Zahroh, Fatimah Az Zain Ahmad Fauzi Zubaidah, Syifa Layli Zulkipli Zulkipli ‘Azizah, Nisma Aulia