p-Index From 2021 - 2026
12.024
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Basicedu AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) eL.Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Journal of K6 Education and Management Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal On Teacher Education (Jote) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Elementar : Jurnal Pendidikan Dasar Journal of Education Research Jurnal Cakrawala Ilmiah Jurnal Basicedu ALSYS : Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi Borobudur Educational Review Indonesian Journal of Community Services Cel ITQAN: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan JGK (Jurnal Guru Kita) Innovative: Journal Of Social Science Research Journal of Education Method and Learning Strategy Science and Education Journal Social Science Academic Walada: Journal of Primary Education MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin Jurnal Pendidikan Rafflesia Jurnal Ilmiah Multidisiplin Joyful Learning Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Kelebihan dan Kekurangan Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka di SDN SN Sungai Miai 5 Apriliani, Alya; Utami, Cici Syifa; Mailani, Eka Maulida; Basri, Muhammad Hasan; Ayuningtias, Nanda Aulia; Ramdhani, Susanty; Muti, Syafrial; Suriansyah, Ahmad; Pratiwi, Diani Ayu
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Maret 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i3.847

Abstract

Kurikulum Merdeka diperkenalkan sebagai inovasi dalam pendidikan dasar di Indonesia untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Di SDN SN Sungai Miai 5, implementasi Kurikulum Merdeka melibatkan proses transisi dari Kurikulum 2013 (K13), yang menuntut para guru untuk menyesuaikan metode pembelajaran mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada studi kasus di SDN SN Sungai Miai 5. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan guru-guru kelas 1 dan 4 yang terlibat dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis konten untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan pembelajaran yang terkait dengan Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para guru di SDN SN Sungai Miai 5 memiliki komitmen yang kuat dalam menghadapi tantangan transisi ke Kurikulum Merdeka. Kelebihan yang ditemukan meliputi peningkatan keterlibatan siswa dan fleksibilitas dalam pengembangan materi pembelajaran. Namun, kekurangan terutama terkait dengan keterbatasan waktu untuk memahami dan mengimplementasikan aplikasi penilaian baru yang dibutuhkan oleh Kurikulum Merdeka.
Optimalisasi Penerapan Kurikulum Merdeka (Tantangan dan Strategi Penyesuaian di SDN Handil Bakti) Fitri, Amalia; Tajidin, Muhammad; Azkiyah, Nur; Sardela, Putri; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.884

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka memberikan ruang fleksibilitas bagi guru dan sekolah untuk menyusun pembelajaran yang adaptif terhadap karakter dan kebutuhan siswa. Namun, di SDN Handil Bakti, implementasi kurikulum ini menghadapi sejumlah tantangan seperti rendahnya pemahaman guru terhadap Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Capaian Pembelajaran (CP), keterbatasan materi ajar, serta kesulitan siswa dalam mengikuti pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan tersebut serta merumuskan strategi optimalisasi penerapan kurikulum. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-struktur dan dokumentasi terhadap guru yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka. Hasil menunjukkan bahwa kurangnya pelatihan aplikatif dan keterbatasan fasilitas menjadi hambatan utama. Strategi yang diterapkan sekolah mencakup pembentukan komunitas belajar guru, peningkatan komunikasi dengan orang tua, serta perlunya pendampingan berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada kesiapan guru, dukungan kebijakan, serta sinergi antara sekolah dan orang tua. Hasil penelitian diharapkan menjadi rujukan dalam merancang kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan sekolah dasar dalam mengimplementasikan kurikulum ini secara efektif.
Strategi Peningkatan Kapasitas Guru dan Sarana-Prasarana Sekolah dalam Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Sungai Lumbah 2 Sa’diah, Halimatus; Sembiring, Ibrena Nalsal Angelika; Prishananda, Nindia Zahwa; Haliza, Nur; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.885

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi peningkatan kapasitas guru dan optimalisasi sarana-prasarana dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Sungai Lumbah 2. Kurikulum Merdeka hadir sebagai upaya pembaruan pendidikan yang berorientasi pada pengembangan karakter dan penguatan kompetensi peserta didik, namun implementasinya menghadapi berbagai tantangan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru, serta studi dokumentasi terhadap kebijakan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan guru secara praktis dan berbasis konteks sekolah, pendampingan berkelanjutan, optimalisasi platform Merdeka Mengajar, dan penguatan komunitas belajar guru menjadi strategi utama dalam peningkatan kapasitas pendidik. Sementara itu, strategi optimalisasi sarana-prasarana meliputi inventarisasi berbasis data, revitalisasi fasilitas dasar, pengadaan TIK, kemitraan dengan pihak eksternal, dan penyediaan ruang belajar alternatif. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan pemahaman kurikulum, minimnya fasilitas teknologi, dan kesenjangan akses digital di kalangan peserta didik.
Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Patih Selera: Kajian tentang Pemahaman Guru dan Kesiapan Sarana-Prasarana Afiyanti, Irma Noor; Sabila, Luqie; Abdi, Muhammad Surya; Ilami, Nur; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.888

Abstract

Penelitian ini membahas tantangan dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Patih Selera, dengan fokus pada pemahaman guru dan kesiapan sarana prasarana. Kurikulum Merdeka bertujuan memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran, tapi keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan guru dan dukungan infrastruktur. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan studi kasus dengan wawancara dan observasi terhadap guru serta analisis kondisi sarana-prasarana sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap konsep Kurikulum Merdeka masih bervariasi, dengan sebagian besar guru mengalami kesulitan dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen formatif. Faktor utama yang memengaruhi adalah minimnya pelatihan dan keterbatasan sumber belajar. Selain itu, kesiapan sarana prasarana di sekolah masih belum optimal, terutama dalam ketersediaan perangkat teknologi dan ruang kelas yang mendukung pembelajaran berbasis proyek. Kendala ini berdampak pada efektivitas implementasi kurikulum dan pencapaian tujuan pembelajaran yang lebih fleksibel serta berbasis kompetensi. Oleh sebab itu, diperlukan peningkatan pelatihan bagi guru dan penguatan fasilitas sekolah guna mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara optimal.
Analisis Dampak Keterbatasan Sumber Daya dan Partisipasi Orang Tua Terhadap Pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SDN Belitung Utara 3 Raudah, Raudah; Nazira, Nazwa; Ramadhani, Muhammad Fahrizal; Septiawati, Ririn; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.889

Abstract

Sumber daya manusia yang berkualitas sangat bergantung pada mutu pendidikan. Kurikulum Merdeka hadir sebagai upaya pembaruan sistem pendidikan Indonesia melalui penguatan karakter siswa melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Pengamatan ini bertujuan untuk menganalisis implementasi P5 di SDN Belitung Utara 3 serta mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaannya, khususnya terkait keterbatasan sumber daya dan partisipasi orang tua. Pengamatan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi nonpartisipan, wawancara kepala sekolah, dan studi dokumentasi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa meskipun sekolah telah berupaya menerapkan P5 sesuai pedoman, masih terdapat kendala utama yaitu keterbatasan sarana pendukung, kurangnya pelatihan guru, dan alokasi waktu yang terbatas. Selain itu, partisipasi orang tua masih rendah, baik dari segi dukungan finansial maupun keterlibatan dalam kegiatan. Faktor ekonomi dan kurangnya pemahaman terhadap pentingnya pendidikan karakter menjadi hambatan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya strategi peningkatan pemahaman seluruh pemangku kepentingan dan penyediaan sumber daya yang memadai agar P5 dapat berjalan optimal. Pengamatan ini diharapkan memberikan kontribusi bagi peningkatan efektivitas implementasi P5 dalam membentuk karakter siswa yang relevan dengan tuntutan abad ke-21.
Tantangan Adaptasi Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Semangat Dalam 2 Anita, Anita; Fadhila, Hanum Istiqomah Azhar; Muhsin, Muhsin; Febrianti, Nadia; Jamilah, Siti; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di SDN Semangat Dalam 2 serta merumuskan strategi yang relevan dalam menjawab permasalahan tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan wawancara mendalam terhadap kepala sekolah dan guru sebagai subjek utama. Hasil temuan menunjukkan adanya keragaman tingkat kesiapan dan pemahaman guru terhadap konsep dan pelaksanaan Kurikulum Merdeka yang berdampak pada ketidakkonsistenan di ruang kelas. Selain itu, keterbatasan sarana dan prasarana, rendahnya kompetensi teknologi di kalangan pendidik, kesulitan dalam penyusunan bahan ajar yang kontekstual, serta ketidaksesuaian kebijakan pendidikan menjadi hambatan signifikan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan yang berorientasi pada pemanfaatan teknologi, peningkatan infrastruktur pendidikan, serta dukungan kebijakan dan keterlibatan masyarakat guna memperkuat efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka.
Analisis Kendala Penerapan Cooperative Learning pada Peserta Didik dalam Konteks Kurikulum Merdeka di SDN Semangat Dalam 1 Mawardah, Novia Alifah; Damayanti, Sri Kurnia; Ramadhini, Nurlayalia; Suriansyah, Wildiana Rifqa; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala penerapan cooperative learning pada peserta didik di SDN Semangat Dalam 1 dalam konteks Kurikulum Merdeka, serta mengidentifikasi solusi untuk meningkatkan efektivitas implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tinjauan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama meliputi perbedaan kemampuan peserta didik, keterbatasan waktu, dan kesulitan dalam membimbing kolaborasi. Solusi yang diidentifikasi meliputi pembentukan kelompok heterogen, pemberian peran spesifik, dan penerapan metode pembelajaran yang variatif seperti Jigsaw, STAD and TGT. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penerapan cooperative learning dapat meningkatkan hasil belajar dan keterampilan sosial peserta didik, namun memerlukan strategi implementasi yang efektif untuk mengatasi kendala yang ada.
Analisis Hambatan Implementasi Kurikulum Merdeka pada Aspek Pemahaman Guru dan Orientasi Siswa Terhadap Hasil Belajar di SDN Berangas Barat 2 Rahmadani, Nurul Syafa; Lestari, Evi Maulidia; Syafira, Nida; Inayah, Nur; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.895

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Berangas Barat 2, khususnya dalam aspek pemahaman guru dan orientasi siswa terhadap hasil belajar. Adanya pergeseran paradigma pendidikan dari pembelajaran berorientasi nilai ke arah pengembangan keterampilan dan kompetensi siswa secara menyeluruh. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara mendalam kepada kepala sekolah sebagai subjek utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru masih mengalami kesulitan memahami konsep dasar Kurikulum Merdeka dan cenderung mempertahankan pendekatan pembelajaran tradisional. Sementara itu, siswa masih berfokus pada pencapaian nilai numerik dan belum mampu beradaptasi dengan asesmen berbasis proyek. Hambatan ini berdampak pada ketidaksesuaian implementasi kurikulum dengan tujuan utamanya. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan intensif bagi guru serta perubahan paradigma penilaian di lingkungan sekolah sebagai langkah solutif dalam mengoptimalkan Kurikulum Merdeka.
Analisis Tantangan Motivasi Guru dan Pendanaan dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka di SDN Mahe Seberang Angela; Akyela, Nadya Pramesti; Khalisa, Najmi Nazarni; Asyifa, Tiara Nur; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.896

Abstract

Kurikulum Merdeka adalah pengembangan dari kurikulum sementara yang diterapkan selama pandemi COVID-19 sebagai respons terhadap penurunan kemampuan literasi dan numerasi di sekolah dasar. Kurikulum ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas bagi guru dan siswa dengan menekankan pembelajaran berbasis proyek serta pendekatan diferensiasi guna meningkatkan efektivitas pembelajaran. Namun, dalam implementasinya, berbagai hambatan timbul, seperti rendahnya motivasi guru dalam mempelajari dan melaksanakan Kurikulum Merdeka. Juga adanya hambatan dari segi infrastruktur yang tidak memadai. Dilakukannya penelitian ini guna mengetahui kesulitan penerapan Kurikulum Merdeka di SDN Mahe Seberang, khususnya terkait dengan kesiapan tenaga pendidik dan aspek pendanaan. Digunakan cara kualitatif dalam kegiatan penelitian melalui observasi serta wawancara. Lalu, ditemukan bahwa pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SDN Mahe Seberang masih menghadapi kendala dari segi pemahaman dan kesiapan guru, yang sebagian masih menganggap kurikulum ini sebagai proyek pemerintah semata. Selain itu, keterbatasan fasilitas turut menghambat optimalisasi pembelajaran. Oleh karena itu, dukungan dalam bentuk pelatihan, pendanaan, serta penyediaan infrastruktur menjadi faktor kunci yang mampu memaksimalkan penerapan Kurikulum Merdeka.
Dampak Pergeseran Materi Pembelajaran terhadap Kompetensi Guru dan Koordinasi Antar Jenjang dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SDN Pemurus Dalam 5 Alfisyah; Helna, Hijjatul; Musdalifah, Musdalifah; Putri, Rahma Aulia; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.897

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak pergeseran materi pembelajaran terhadap kompetensi guru dan koordinasi antarjenjang dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SDN Pemurus Dalam 5; perubahan struktural di mana beberapa bahan ajar yang sebelumnya diajarkan di kelas 5 dipindahkan ke kelas 4 dan sebaliknya menimbulkan kebingungan bagi guru dan siswa serta menuntut reorientasi pedagogis. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan wawancara mendalam pada 8 Maret 2025 bersama Ibu Shofa Mawaddah, S.Pd., studi ini mengidentifikasi bahwa guru menghadapi minimnya pemahaman komprehensif tentang Kurikulum Merdeka, beban adaptasi tinggi akibat pergeseran materi antarjenjang, serta keterbatasan dukungan pelatihan, infrastruktur, dan kebijakan terintegrasi. Sebagai respons, guru memanfaatkan platform digital seperti YouTube dan TikTok untuk pembelajaran mandiri serta melakukan kolaborasi lintas kelas dalam merancang modul ajar berbasis kompetensi, meski upaya tersebut masih terhambat oleh kurangnya pelatihan berkelanjutan dan dukungan sistemik. Temuan ini menegaskan bahwa agar transformasi Kurikulum Merdeka berjalan efektif dan berkelanjutan, diperlukan pelatihan guru yang rutin dan mendalam, integrasi teknologi dalam proses belajar, serta sinergi kuat antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat.
Co-Authors A, Nurlaili Fitriyah AA Sudharmawan, AA Abdi, Muhammad Surya Ade Rahma Al Khafi Afiyanti, Irma Noor Agusta, Akhmad Riandy Agusta, Akhmad Riyandi Agustin, Ila Agustina, Fajariah AHMAD AHMAD Ahmad Busyairi Muslim Ahmad Ridho Ahmad Sauqi Ahmad Suriansyah Aina Aina Ainun Nafisah Ainun Nafisah, Ainun Aisa Kamila Putri Aisyah Aisyah Aisyah, Della Akhmad Riandy Agusta Akrimna Akyela, Nadya Pramesti Al-Qibthia, Vidianata Alfisyah Alfitri Neisya Almadani, Muhammad Seman Alpadhila, Gina Amalia Fitri Amalia, Fadhila Amalia, Rosida Amaliah, Nahdiatun Amalinda, Sry Amanda, Larasati Anadhita Setia Pradiska Anastasia Anastasia Andini, Mina Angela Ani Yulianti Anita Anita Aniyah, Naila Anshari, Muhammad Hafiz Apriliani Apriliani Apriliani, Alya Apriliani, Eka Diah Nur Ardella Juliawati Arifin Arifin Nur Budiono Arifina, Lutfi Azzah Arizky Zahra Arta Mulya Budi Harsono Aryanti, Maulida Aslamiah Aslamiah Aslamiah Aslamiah Asyifa, Tiara Nur Aufa Salsabila Mufit Aulia, Syifa Ayuningtias, Nan Ayuningtias, Nanda Aulia Aziza, Naila Azkiyah, Nur Azzahra, Dina Rizky Azzahra, Putri Natasya Bagus Aulia Iskandar Budi Harsono, Arta Mulya Budianti, Selvany Ayu Bulkis, Putri Damayanti, Putri Dwiyana Damayanti, Salsabilla Putri Damayanti, Sri Kurnia Darmawan, Muhammad Rifky Dessy Fendiyani Putri Desy Aulia Utami Dewi Kurniawati Dewi, Ratri Nur Kusuma Dewi, Ruspita Dhea Adella Diana Safitri Dina Fauziah Dwi Indah Lestari Eisy, Majdina Rakha El Eka Yuliana Eliza Dea Firnanda Elsa Elsa Fadhila, Hanum Istiqomah Azhar Fadhillah, Muhammad Hafiz Fahmiyah Ilma Nafiah Fathonah, Sharida Ratri Fathul Jannah, Fathul Faznur, Rakhmadaniati Febrianasari, Dewi Febrianti, Nadia Ferda, Selma Fika Fitria Firda Salsabilla Firlana, Hanif Firnanda, Eliza Dea Firza, Muhammad Fitriah Fitriah Fitriani, Agnesia Habibah, Noor Hafizah, Noor Hafizah, Rini Hafizhah, Hafizhah Hairina, Rasyida Fauzia Halisa, Siti Noor Haliza, Nur Hana Aisyah Khumairo Hartati Hartati Hayati, Hikmah Hayati, Miswar Hayati, Rusyifa Aina Helna, Hijjatul Helnisa, Nida Helvina Helvina Helwa Ayuni Herdayanti, Siti Herliani Hidayati, Ernita Rizka Hidayatul Afifah Hidayatullah, Muhammad Humaira, Nazwa Nanda Husniyah, Husniyah Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ifan Anom Bintoro Aji Iin Seri Handayani Ilami, Nur Ilmi, Muhammad Zainal Indriyati Irjus Indrawan Jariah, Siti Ainun Jati, Danang Kuncoro Johar Putriani Julian Dwi Maulaya Gumay Jum’ah, Jum’ah Kamil, Muhammad Fadhil Karmilla Ramadhanty Khairina, Najma Khairiyati, Nurlaila Dwe Khalisa, Najmi Nazarni Khalizah, Nur Kholillah, Siti Khomaeroh, Dewi Hosnul Khotimah Khusnul Hatimah Laila Nur Ummi Laila Salatiah Latif Firdaus Latifatunnisa, Latifatunnisa Lestari, Evi Maulidia M. Ziyan Takhqiqi Arsyad Madina, Raudhatul Maharani, Jihan Milanda Maharani, Sofie Dhiya Mahmudah, Nur Annisa Maidah, Titania Qhaifa Mailani, Eka Maulida Majidah, Nurul Malanita, Evatriana Marini, Fika Marliah Marsanda, Annisa Maulana, Akhmad Maulana, Muhammad Rasyid Maulida Irmayanti Maulida, Nadia Maulida, Rahmi Maulida, Ridhna Maulidah, Maulidah Maulidina, Dwi Meilana Mawaly, Nanda Khairul Mawardah, Novia Alifah Meldy Nursyalima Meylia Tiara Putri Miftahul Fitriah Miliyawati, Dina Mubarokati, Sari Mudah Mudah Muhammad Ahyat Rahliannor Muhammad Baqi Muhammad Fadhil Kamil Muhammad Firdaus Muhammad Idris Bakti Genprasetya Muhammad Iqbal Muhammad Maulana Faqih Muhammad Nabil Muhammad Rafli Randhika Reifan Muhammad Rifa Adhitya Muhammad Rizki Akbar, Muhammad Rizki Muhammad Tata Andriawan Muhsin Muhsin Mukhyar Mukhyar Mulpina Mulpina Munir, Muhammad Misbahul Musdalifah Musdalifah Muti, Syafrial Mutia Mutia, Mutia Nabila, Alya Nadia, Ira Naila Ramadhania Najwa Nur Aulia Nameira Melati Puteri Nashir, Muhammad Ajmul Nazira, Nazwa Nazmiatun, Siti Purida Nazwa Aprina Nazwa Khalisa Neza Amalia Ni Kadek Sabna Monika Niken Nur Aisyah Nisa, Hafidzatun Ni’mah, Wahidatun Noor Hidayah Safitri Noor Widad Aulia Rizky Noor, Maulida Kamaratih Nooraida, Dea Noorhapizah Noorkhalisah, Noorkhalisah Nor Elma Noraisyah, Noraisyah Norhayat Norhayat Norhayati Norhayati, Norhayati Nova Fitria Novaliana, Salsabilla Novi Damayanti Novianti, Witha Nugroho, Irmawati Eko Pratiwi Nupita, Rika Nur Hanifa, Elisa Nur Inayah Nur, Siti Hasny Nurhaliza, Resty Nurhanifah, Ilma Nurkhalida, Nurkhalida Nurliani, Putri NURUL HIDAYAH Octavia , Veniy Oktavia, Reza Nur Oktaviana, Nurhaliza Perdana, Muhammad Satria Yuda Pratama, Candra Eka Pratidina, Nadiya Anisa Prishananda, Nindia Zahwa Putera Kamarul Hidayat Putra, M. Aminullah Sriyono Putri, Dela Nesia Putri, Dinda Azahra Putri, Julianor Vatika Putri, Nayna Putri, Rahma Aulia Putri, Tiara Adelya Putri, Wini Amelia Putria, Nazwani Dwi Qithy Fathul Farchana R, Irayanti Rachmayantie, Alfia Nanda Raden Mohamad Herdian Bhakti Radhaina, Jannatul Radina Radina Rahmadani, Amira Puput Rahmadani, Nurul Syafa Rahmadaniyah, Nur Rahmah, Santia Rahmah, Yunita Rahmanita Ginting Raihan, Muhammad Ramadhani, Aulia Azizah Ramadhani, Muhammad Fahrizal Ramadhani, Nazwa Azkia Ramadhani, Octavia Ramadhanie, Annisa Ramadhayanti, Novia Ramadhini, Nurlayalia Ramdhani, Susanty Raudah Raudah Refika Refika Ridhati, Noor Hidayah Rifky, Muhammad Riska Afini Riska As Sevilla Riska Khadijah Rivada, Feby Suci Amanda Rivada, Feby Suci Firly Amanda Rizka Amelia Rizki, Muhammad Zaidan Rizky Zulfa Amelia Ruhama, Algina Rusda, Arini Rusmadi Rusmadi Rusmilawati Rusmilawati Sabila, Luqie Safira, Hikmah Safitri, Deta Saida Liani Salma Salma Saputra, M. Diki Sardela, Putri Sari, Ni Putu Devi Puspita Sari, Raihanah Sari, Ruli Merliana Sartika, Yana Saskia, Yola Sa’adah, Miftahus Sa’diah, Halimatus Sella Maulida Seman, Ahmad Sembiring, Ibrena Nalsal Angelika Sepriyani, Ika Septiawati, Ririn Setiadi, Metta Caroline Shafitri, Pirda Rizki Sin, Ishak Sinulingga, Am Sinulingga, Amelia Theresia Siregar, Rima Nur Azizah Siti Aminah Siti Fatimah Siti Jamilah Siti Mahdalena Zahra Siti Mutmainah Sitti Rachmawati Yahya Siyono Siyono Sri Mulyani Suci Afrida Sugiarto, Ajeng Rahma Suriansyah, Wildiana Rifqa Surianyah, Ahmad Suryani, Susantika Syafa Nafila Ramadhani Syafira, Nida Syahida Nabila Arrifa Syaifuddin, Agus Rifani Syaifudin, Agus Rifani Syaima Alya Aziza Syarifudin, Ahmad Syawaluna, Dea Annisa Syifa, Novanda Fara syifa, Nur Tajidin, Muhammad Taufik Arrahman Tri Ayu Saptaning Putri Tri Ayu Saptaning Putri Ulya, Mery Arrizqa Ummi, Laila Nur Utami, Cici Syifa Utami, Rizki Tria vchananda, Syalsyabila alisyia Vina Niswatul Jannah Widiawati, Olivia Widodari, Rose Widyatmoko, Suryo Wihandarti, Aura Permata Willson Gustiawan Yanti, Rahma Yogi Prihandoko Yulandra, Rianty Yulianita, Riska Yuliasari Yuliasari Yuniar, Tya Zahran, Zahran Zahratul Aulia Zahratuljannah, Adisty Zahroh, Fatimah Az Zain Ahmad Fauzi Ziska Auliya Azizah Zubaidah, Syifa Layli Zulfa Huriah Dina Kazimah Zulkipli Zulkipli ‘Azizah, Nisma Aulia