Claim Missing Document
Check
Articles

Kelebihan dan Kekurangan Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka di SDN SN Sungai Miai 5 Apriliani, Alya; Utami, Cici Syifa; Mailani, Eka Maulida; Basri, Muhammad Hasan; Ayuningtias, Nanda Aulia; Ramdhani, Susanty; Muti, Syafrial; Suriansyah, Ahmad; Pratiwi, Diani Ayu
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Maret 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i3.847

Abstract

Kurikulum Merdeka diperkenalkan sebagai inovasi dalam pendidikan dasar di Indonesia untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Di SDN SN Sungai Miai 5, implementasi Kurikulum Merdeka melibatkan proses transisi dari Kurikulum 2013 (K13), yang menuntut para guru untuk menyesuaikan metode pembelajaran mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada studi kasus di SDN SN Sungai Miai 5. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan guru-guru kelas 1 dan 4 yang terlibat dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis konten untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan pembelajaran yang terkait dengan Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para guru di SDN SN Sungai Miai 5 memiliki komitmen yang kuat dalam menghadapi tantangan transisi ke Kurikulum Merdeka. Kelebihan yang ditemukan meliputi peningkatan keterlibatan siswa dan fleksibilitas dalam pengembangan materi pembelajaran. Namun, kekurangan terutama terkait dengan keterbatasan waktu untuk memahami dan mengimplementasikan aplikasi penilaian baru yang dibutuhkan oleh Kurikulum Merdeka.
Dampak Kurangnya Pelatihan Terhadap Efektivitas Penerapan Kurikulum Merdeka Di SDN Belitung Selatan 7 Yulianti, Ani; Mudah, Mudah; Sevilla, Riska As; Kazimah, Zulfa Huriah Dina; Aslamiah, Aslamiah; Pratiwi, Diani Ayu
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v4i2.2775

Abstract

This study aims to evaluate the effect of lack of training on the success of the implementation of the Independent Curriculum at SDN Belitung Selatan 7. The Independent Curriculum is an educational policy that provides flexibility in the learning process, allowing teachers to adjust the material to the needs of students. The Independent Curriculum emphasizes flexibility in learning, but its implementation requires a deep understanding from educators. Lack of training for teachers can hinder the optimal implementation of this curriculum, which has an impact on the lack of innovation in teaching methods, difficulty in adjusting the material to the needs of students, and the low effectiveness of the teaching and learning process. This study used a qualitative approach involving teacher interviews and observations. The results showed that teachers who lack adequate training tend to have difficulty in compiling teaching modules or teachers are less prepared in teaching the current independent curriculum that is appropriate and applies a student-centered learning approach. Therefore, continuous training is very important to improve teachers' ability to implement the Independent Curriculum properly and achieve optimal educational outcomes at SDN Belitung Selatan 7.
Optimalisasi Penerapan Kurikulum Merdeka (Tantangan dan Strategi Penyesuaian di SDN Handil Bakti) Fitri, Amalia; Tajidin, Muhammad; Azkiyah, Nur; Sardela, Putri; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.884

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka memberikan ruang fleksibilitas bagi guru dan sekolah untuk menyusun pembelajaran yang adaptif terhadap karakter dan kebutuhan siswa. Namun, di SDN Handil Bakti, implementasi kurikulum ini menghadapi sejumlah tantangan seperti rendahnya pemahaman guru terhadap Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Capaian Pembelajaran (CP), keterbatasan materi ajar, serta kesulitan siswa dalam mengikuti pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan tersebut serta merumuskan strategi optimalisasi penerapan kurikulum. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-struktur dan dokumentasi terhadap guru yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka. Hasil menunjukkan bahwa kurangnya pelatihan aplikatif dan keterbatasan fasilitas menjadi hambatan utama. Strategi yang diterapkan sekolah mencakup pembentukan komunitas belajar guru, peningkatan komunikasi dengan orang tua, serta perlunya pendampingan berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada kesiapan guru, dukungan kebijakan, serta sinergi antara sekolah dan orang tua. Hasil penelitian diharapkan menjadi rujukan dalam merancang kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan sekolah dasar dalam mengimplementasikan kurikulum ini secara efektif.
Strategi Peningkatan Kapasitas Guru dan Sarana-Prasarana Sekolah dalam Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Sungai Lumbah 2 Sa’diah, Halimatus; Sembiring, Ibrena Nalsal Angelika; Prishananda, Nindia Zahwa; Haliza, Nur; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.885

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi peningkatan kapasitas guru dan optimalisasi sarana-prasarana dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Sungai Lumbah 2. Kurikulum Merdeka hadir sebagai upaya pembaruan pendidikan yang berorientasi pada pengembangan karakter dan penguatan kompetensi peserta didik, namun implementasinya menghadapi berbagai tantangan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru, serta studi dokumentasi terhadap kebijakan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan guru secara praktis dan berbasis konteks sekolah, pendampingan berkelanjutan, optimalisasi platform Merdeka Mengajar, dan penguatan komunitas belajar guru menjadi strategi utama dalam peningkatan kapasitas pendidik. Sementara itu, strategi optimalisasi sarana-prasarana meliputi inventarisasi berbasis data, revitalisasi fasilitas dasar, pengadaan TIK, kemitraan dengan pihak eksternal, dan penyediaan ruang belajar alternatif. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan pemahaman kurikulum, minimnya fasilitas teknologi, dan kesenjangan akses digital di kalangan peserta didik.
Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Patih Selera: Kajian tentang Pemahaman Guru dan Kesiapan Sarana-Prasarana Afiyanti, Irma Noor; Sabila, Luqie; Abdi, Muhammad Surya; Ilami, Nur; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.888

Abstract

Penelitian ini membahas tantangan dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Patih Selera, dengan fokus pada pemahaman guru dan kesiapan sarana prasarana. Kurikulum Merdeka bertujuan memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran, tapi keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan guru dan dukungan infrastruktur. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan studi kasus dengan wawancara dan observasi terhadap guru serta analisis kondisi sarana-prasarana sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap konsep Kurikulum Merdeka masih bervariasi, dengan sebagian besar guru mengalami kesulitan dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen formatif. Faktor utama yang memengaruhi adalah minimnya pelatihan dan keterbatasan sumber belajar. Selain itu, kesiapan sarana prasarana di sekolah masih belum optimal, terutama dalam ketersediaan perangkat teknologi dan ruang kelas yang mendukung pembelajaran berbasis proyek. Kendala ini berdampak pada efektivitas implementasi kurikulum dan pencapaian tujuan pembelajaran yang lebih fleksibel serta berbasis kompetensi. Oleh sebab itu, diperlukan peningkatan pelatihan bagi guru dan penguatan fasilitas sekolah guna mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara optimal.
Analisis Dampak Keterbatasan Sumber Daya dan Partisipasi Orang Tua Terhadap Pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SDN Belitung Utara 3 Raudah, Raudah; Nazira, Nazwa; Ramadhani, Muhammad Fahrizal; Septiawati, Ririn; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.889

Abstract

Sumber daya manusia yang berkualitas sangat bergantung pada mutu pendidikan. Kurikulum Merdeka hadir sebagai upaya pembaruan sistem pendidikan Indonesia melalui penguatan karakter siswa melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Pengamatan ini bertujuan untuk menganalisis implementasi P5 di SDN Belitung Utara 3 serta mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaannya, khususnya terkait keterbatasan sumber daya dan partisipasi orang tua. Pengamatan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi nonpartisipan, wawancara kepala sekolah, dan studi dokumentasi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa meskipun sekolah telah berupaya menerapkan P5 sesuai pedoman, masih terdapat kendala utama yaitu keterbatasan sarana pendukung, kurangnya pelatihan guru, dan alokasi waktu yang terbatas. Selain itu, partisipasi orang tua masih rendah, baik dari segi dukungan finansial maupun keterlibatan dalam kegiatan. Faktor ekonomi dan kurangnya pemahaman terhadap pentingnya pendidikan karakter menjadi hambatan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya strategi peningkatan pemahaman seluruh pemangku kepentingan dan penyediaan sumber daya yang memadai agar P5 dapat berjalan optimal. Pengamatan ini diharapkan memberikan kontribusi bagi peningkatan efektivitas implementasi P5 dalam membentuk karakter siswa yang relevan dengan tuntutan abad ke-21.
Tantangan Adaptasi Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Semangat Dalam 2 Anita, Anita; Fadhila, Hanum Istiqomah Azhar; Muhsin, Muhsin; Febrianti, Nadia; Jamilah, Siti; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di SDN Semangat Dalam 2 serta merumuskan strategi yang relevan dalam menjawab permasalahan tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan wawancara mendalam terhadap kepala sekolah dan guru sebagai subjek utama. Hasil temuan menunjukkan adanya keragaman tingkat kesiapan dan pemahaman guru terhadap konsep dan pelaksanaan Kurikulum Merdeka yang berdampak pada ketidakkonsistenan di ruang kelas. Selain itu, keterbatasan sarana dan prasarana, rendahnya kompetensi teknologi di kalangan pendidik, kesulitan dalam penyusunan bahan ajar yang kontekstual, serta ketidaksesuaian kebijakan pendidikan menjadi hambatan signifikan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan yang berorientasi pada pemanfaatan teknologi, peningkatan infrastruktur pendidikan, serta dukungan kebijakan dan keterlibatan masyarakat guna memperkuat efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka.
Analisis Kendala Penerapan Cooperative Learning pada Peserta Didik dalam Konteks Kurikulum Merdeka di SDN Semangat Dalam 1 Mawardah, Novia Alifah; Damayanti, Sri Kurnia; Ramadhini, Nurlayalia; Suriansyah, Wildiana Rifqa; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala penerapan cooperative learning pada peserta didik di SDN Semangat Dalam 1 dalam konteks Kurikulum Merdeka, serta mengidentifikasi solusi untuk meningkatkan efektivitas implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tinjauan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama meliputi perbedaan kemampuan peserta didik, keterbatasan waktu, dan kesulitan dalam membimbing kolaborasi. Solusi yang diidentifikasi meliputi pembentukan kelompok heterogen, pemberian peran spesifik, dan penerapan metode pembelajaran yang variatif seperti Jigsaw, STAD and TGT. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penerapan cooperative learning dapat meningkatkan hasil belajar dan keterampilan sosial peserta didik, namun memerlukan strategi implementasi yang efektif untuk mengatasi kendala yang ada.
Analisis Hambatan Implementasi Kurikulum Merdeka pada Aspek Pemahaman Guru dan Orientasi Siswa Terhadap Hasil Belajar di SDN Berangas Barat 2 Rahmadani, Nurul Syafa; Lestari, Evi Maulidia; Syafira, Nida; Inayah, Nur; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.895

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Berangas Barat 2, khususnya dalam aspek pemahaman guru dan orientasi siswa terhadap hasil belajar. Adanya pergeseran paradigma pendidikan dari pembelajaran berorientasi nilai ke arah pengembangan keterampilan dan kompetensi siswa secara menyeluruh. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara mendalam kepada kepala sekolah sebagai subjek utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru masih mengalami kesulitan memahami konsep dasar Kurikulum Merdeka dan cenderung mempertahankan pendekatan pembelajaran tradisional. Sementara itu, siswa masih berfokus pada pencapaian nilai numerik dan belum mampu beradaptasi dengan asesmen berbasis proyek. Hambatan ini berdampak pada ketidaksesuaian implementasi kurikulum dengan tujuan utamanya. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan intensif bagi guru serta perubahan paradigma penilaian di lingkungan sekolah sebagai langkah solutif dalam mengoptimalkan Kurikulum Merdeka.
Analisis Tantangan Motivasi Guru dan Pendanaan dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka di SDN Mahe Seberang Angela; Akyela, Nadya Pramesti; Khalisa, Najmi Nazarni; Asyifa, Tiara Nur; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.896

Abstract

Kurikulum Merdeka adalah pengembangan dari kurikulum sementara yang diterapkan selama pandemi COVID-19 sebagai respons terhadap penurunan kemampuan literasi dan numerasi di sekolah dasar. Kurikulum ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas bagi guru dan siswa dengan menekankan pembelajaran berbasis proyek serta pendekatan diferensiasi guna meningkatkan efektivitas pembelajaran. Namun, dalam implementasinya, berbagai hambatan timbul, seperti rendahnya motivasi guru dalam mempelajari dan melaksanakan Kurikulum Merdeka. Juga adanya hambatan dari segi infrastruktur yang tidak memadai. Dilakukannya penelitian ini guna mengetahui kesulitan penerapan Kurikulum Merdeka di SDN Mahe Seberang, khususnya terkait dengan kesiapan tenaga pendidik dan aspek pendanaan. Digunakan cara kualitatif dalam kegiatan penelitian melalui observasi serta wawancara. Lalu, ditemukan bahwa pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SDN Mahe Seberang masih menghadapi kendala dari segi pemahaman dan kesiapan guru, yang sebagian masih menganggap kurikulum ini sebagai proyek pemerintah semata. Selain itu, keterbatasan fasilitas turut menghambat optimalisasi pembelajaran. Oleh karena itu, dukungan dalam bentuk pelatihan, pendanaan, serta penyediaan infrastruktur menjadi faktor kunci yang mampu memaksimalkan penerapan Kurikulum Merdeka.
Co-Authors ., Rahmadati A, Nurlaili Fitriyah AA Sudharmawan, AA Abdi, Muhammad Surya Adelya, Chintya Afiyanti, Irma Noor Agusta, Akhmad Riandy Agusta, Akhmad Riyandi Agustin, Ila Agustina, Fajariah Ahmad Ridho Ahmad Sauqi Ahmad Suriansyah Aina Aina Ainun Nafisah Aisyah Aisyah Aisyah, Della Akhmad Riandy Agusta Akrimna Akyela, Nadya Pramesti Al-Qibthia, Vidianata Alfisyah Almadani, Muhammad Seman Alpadhila, Gina Amalia Fitri Amalia, Fadhila Amalia, Rosida Amaliah, Nahdiatun Amalinda, Sry Amanda, Larasati Anastasia Anastasia Andini, Mina Angela Anita Anita Aniyah, Naila Anshari, Muhammad Hafiz Apriliani, Alya Apriliani, Eka Diah Nur Arifin Nur Budiono Arifina, Lutfi Azzah Aryanti, Maulida Aslamiah Aslamiah Aslamiah ., Aslamiah Aslamiah Aslamiah Asyifa, Tiara Nur Aulia, Syifa Ayuningtias, Nan Ayuningtias, Nanda Aulia Aziza, Naila Azizah, Naila Azkiyah, Nur Azzahra, Dina Rizky Azzahra, Putri Natasya Badali, Muhammad Hafi Bagus Aulia Iskandar Budi Harsono, Arta Mulya Budianti, Selvany Ayu Bulkis, Putri Damayanti, Putri Dwiyana Damayanti, Salsabilla Putri Damayanti, Sri Kurnia Darmawan, Muhammad Rifky Dewi Kurniawati Dewi, Ratri Nur Kusuma Dewi, Ruspita Diana Safitri Dina Fauziah Eisy, Majdina Rakha El Eka Yuliana Elida, Syaidati Fadhila, Hanum Istiqomah Azhar Fadhillah, Muhammad Hafiz Fathonah, Sharida Ratri Fathul Jannah, Fathul Faznur, Rakhmadaniati Febrianasari, Dewi Febrianti, Nadia Ferda, Selma Firlana, Hanif Firnanda, Eliza Dea Firza, Muhammad Fitriani, Agnesia Habibah, Noor Hafizah, Noor Hafizah, Rini Hafizhah, Hafizhah Hairina, Rasyida Fauzia Halisa, Siti Noor Haliza, Nur Hartati Hartati Hasanah, Siti Rabbiatul Hayati, Hikmah Hayati, Miswar Hayati, Rusyifa Aina Helna, Hijjatul Helnisa, Nida Helwa Ayuni Herdayanti, Siti Herliani Hidayah, Nor Hidayati, Ernita Rizka Hidayatullah, Muhammad Humaira, Nazwa Nanda Husniyah, Husniyah Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ifan Anom Bintoro Aji Ilami, Nur Ilmi, Muhammad Zainal Indriyati Jariah, Siti Ainun Jati, Danang Kuncoro Johar Putriani Jum’ah, Jum’ah Kamil, Muhammad Fadhil Karmilla Ramadhanty Kazimah, Zulfa Huriah Dina Khairina, Najma Khairiyati, Nurlaila Dwe Khalisa, Najmi Nazarni Khalizah, Nur Kholillah, Siti Khomaeroh, Dewi Hosnul Khotimah Khusnul Hatimah Latifatunnisa, Latifatunnisa Lestari, Evi Maulidia M. Ziyan Takhqiqi Arsyad Madina, Raudhatul Maharani, Jihan Milanda Maharani, Sofie Dhiya Mahmudah, Nur Annisa Maidah, Titania Qhaifa Mailani, Eka Maulida Majidah, Nurul Malanita, Evatriana Marini, Fika Marliah Marsanda, Annisa Maulana, Akhmad Maulana, Muhammad Rasyid Maulida Irmayanti Maulida, Nadia Maulida, Rahmi Maulida, Ridhna Maulidah, Maulidah Maulidina, Dwi Meilana Mawaddah, Arina Mawaly, Nanda Khairul Mawardah, Novia Alifah Miliyawati, Dina Mubarokati, Sari Mudah, Mudah Muhammad Fadhil Kamil Muhammad Firdaus Muhammad Ihsan Muhammad Nabil Muhammad Rizki Akbar, Muhammad Rizki Muhsin Muhsin Munir, Muhammad Misbahul Musdalifah Musdalifah Muti, Syafrial Mutia Mutia, Mutia Nabila, Ahya Nabila, Alya Nadia, Ira Nashir, Muhammad Ajmul Nazira, Nazwa Nazmiatun, Siti Purida Nazwa Aprina Nisa, Hafidzatun Ni’mah, Wahidatun Noor, Maulida Kamaratih Nooraida, Dea Noorhapizah Noorkhalisah, Noorkhalisah Noraisyah, Noraisyah Norhayati Norhayati, Norhayati Novaliana, Salsabilla Novianti, Witha Nugroho, Irmawati Eko Pratiwi Nupita, Rika Nur Hanifa, Elisa Nur Inayah Nur, Siti Hasny Nurhaliza, Resty Nurhanifah, Ilma Nurkhalida, Nurkhalida Nurliani, Putri NURUL HIDAYAH Octavia , Veniy Oktavia, Reza Nur Oktaviana, Nurhaliza Perdana, Muhammad Satria Yuda Pratama, Candra Eka Pratidina, Nadiya Anisa Prishananda, Nindia Zahwa Putera Kamarul Hidayat Putra, M. Aminullah Sriyono Putri, Dela Nesia Putri, Dinda Azahra Putri, Julianor Vatika Putri, Nayna Putri, Rahma Aulia Putri, Tiara Adelya Putri, Wini Amelia Putria, Nazwani Dwi R, Irayanti Rachmayantie, Alfia Nanda Raden Mohamad Herdian Bhakti Radhaina, Jannatul Rahmadani, Amira Puput Rahmadani, Nurul Syafa Rahmadaniyah, Nur Rahmah, Santia Rahmah, Yunita Rahmanita Ginting Raihan, Muhammad Ramadhani, Aulia Azizah Ramadhani, Muhammad Fahrizal Ramadhani, Nazwa Azkia Ramadhani, Octavia Ramadhanie, Annisa Ramadhayanti, Novia Ramadhini, Nurlayalia Ramdhani, Susanty Raudah Raudah Ridhati, Noor Hidayah Rifky, Muhammad Rivada, Feby Suci Firly Amanda Rizki, Muhammad Zaidan Ruhama, Algina Rusda, Arini Sabila, Luqie Safira, Hikmah Safitri, Deta Salma Salma Saputra, M. Diki Sardela, Putri Sari, Ni Putu Devi Puspita Sari, Raihanah Sari, Ruli Merliana Sartika, Yana Saskia, Yola Sa’adah, Miftahus Sa’diah, Halimatus Sella Maulida Seman, Ahmad Sembiring, Ibrena Nalsal Angelika Sepriyani, Ika Septiawati, Ririn Setiadi, Metta Caroline Sevilla, Riska As Shafitri, Pirda Rizki Sin, Ishak Sinulingga, Am Sinulingga, Amelia Theresia Siregar, Rima Nur Azizah Siti Aminah Siti Fatimah Siti Jamilah Siti Mutmainah Siti Zahra Sitti Rachmawati Yahya Siyono Siyono Sri Mulyani Suci Afrida Sugiarto, Ajeng Rahma Suriansyah, Wildiana Rifqa Surianyah, Ahmad Suryani, Susantika Syafira, Nida Syaifuddin, Agus Rifani Syaifudin, Agus Rifani Syarifudin, Ahmad Syawaluna, Dea Annisa Syifa, Novanda Fara syifa, Nur Tajidin, Muhammad Taufik Arrahman Tri Ayu Saptaning Putri Tri Ayu Saptaning Putri Ulya, Mery Arrizqa Ummi, Laila Nur Utami, Cici Syifa Utami, Rizki Tria vchananda, Syalsyabila alisyia Wati, Hersa Aulia Widiawati, Olivia Widodari, Rose Widyatmoko, Suryo Wihandarti, Aura Permata Yanti, Rahma Yogi Prihandoko Yulandra, Rianty Yulianita, Riska Yulianti, Ani Yuniar, Tya Zahran, Zahran Zahratuljannah, Adisty Zahroh, Fatimah Az Zain Ahmad Fauzi Zubaidah, Syifa Layli Zulkipli Zulkipli ‘Azizah, Nisma Aulia