Articles
E-Modul Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Siswa SMP N 1 Takengon
Mahara, Ichwan;
Degeng, Nyoman Sudana;
Kuswandi, Dedi
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (335.277 KB)
|
DOI: 10.17977/um031v2i22016p308
Abstrak: Pengembangan ini bertujuan untuk: 1) menghasilkan produk berupa e-modul pembelajaran reading yang diharapkan dapat membantu siswa dalam mempelajari Bahasa Inggris khususnya pada teks descriptive dan procedure SMP kelas VII. 2) dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian adalah pengembangan (R&D) dengan model desain pembelajaran ASSURE. Subjek penelitian adalah siswa kelasVII SMP Negeri 1 Takengon semester genap tahun ajaran 2014/2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan produk media e-modul pembelajaran ini termasuk dalam kategori sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Abstract: This development aims to: 1) produce products in the form of e-learning reading modules which are expected to help students learn English especially in descriptive texts and class VII SMP procedures. 2) can improve student learning outcomes. This type of research is development (R & D) with ASSURE learning design models. The research subjects were second grade students of SMP Negeri 1 Takengon in the 2014/2015 academic year. The results of the study indicate that overall the media products of e-learning modules are included in the category of very suitable use in the learning process and can improve student learning outcomes.
Pengaruh Strategi Pembelajaran (Peta Konsep dan Rangkuman) dan Motivasi Berprestasi Terhadap Hasil Belajar Pembelajaran Sejarah
Mukhlason, Muahamad;
Degeng, Nyoman Sudana;
Sihkabuden, Sihkabuden
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (258.581 KB)
|
DOI: 10.17977/um031v2i12015p280
Abstrak: penelitian ini bertolak dari fakta bahwa strategi pembelajaran yang digunakan dalam menyampaikan mata pelajaran Sejarah di MAN Kraton Pasuruan masih menggunakan strategi konvensional dan interaksi dalam proses belajar mengajar di sekolah kerapkali bersifat monolog. Penelitian ini bertujuan untuk menguji: (1) ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa antara kelas yang menggunakan strategi peta konsep dengan kelas yang menggunakan strategi rangkuman, (2) ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa pada siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi dengan siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah, (3) ada tidaknya interaksi antara penggunaan strategi (peta konsep dan rangkuman) dan tingkat motivasi berprestasi terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen kuasi, dengan desain faktorial 2 x 2, dengan subyek penelitian siswa kelas X MAN Kraton Kabupaten Pasuruan tahun ajaran 2014/2015 pada mata pelajaran Sejarah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes hasil belajar dan tes motivasi berprestasi. Teknik analisis datanya menggunakan ANOVA dua jalur dengan bantuan analisis statistik SPSS release 16.00 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada perbedaan hasil belajar antara kelas yang menggunakan strategi peta konsep dengan kelas yang menggunakan strategi rangkuman, (2) ada perbedaan hasil belajar siswa pada siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi dengan siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah. (3) tidak ada interaksi antara penggunaan strategi pembelajaran (peta konsep dan rangkuman) dengan tingkat motivasi berprestasi terhadap hasil belajar Sejarah. Bagi penelitian lanjutan disarankan untuk menguji keefektivan strategi peta konsep terhadap hasil belajar mata pelajaran Sejarah dengan menggunakan variabel moderator gaya kognitif.Abstract: This study departs from the fact that the learning strategies used in delivering History subjects at the Kraton Pasuruan MAN still use conventional strategies and interactions in the teaching and learning process in schools are often monologues. This study aims to examine: (1) whether there are differences in student learning outcomes between classes using concept map strategies with classes using summary strategies, (2) whether there are differences in student learning outcomes in students who have high achievement motivation with motivated students low achievement, (3) the presence or absence of interaction between the use of strategy (concept map and summary) and the level of achievement motivation on student learning outcomes. This study uses a quasi-experimental design, with a 2 x 2 factorial design, with the research subjects of class X MAN Kraton Pasuruan Regency 2014/2015 academic year on History subjects. The instruments used in this study were learning outcomes tests and achievement motivation tests. The data analysis technique uses two-way ANOVA with the help of SPSS release 16.00 statistical analysis for Windows. The results showed that: (1) there were differences in learning outcomes between classes using concept map strategies with classes using summary strategies, (2) there were differences in student learning outcomes for students who had high achievement motivation with students who had low achievement motivation. (3) there is no interaction between the use of learning strategies (concept maps and summaries) with the level of achievement motivation towards learning outcomes of history. For further research, it is recommended to test the effectiveness of the concept map strategy on the learning outcomes of History subjects by using cognitive style moderator variables.
Web-based teaching media innovation to improve understanding of science learning
Yulianto, Muhamad Fahmi;
Degeng, I Nyoman Sudana;
Degeng, Made Duananda Kartika
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um031v11i12024p033
Abstrak: Penelitian ini berfokus pada rendahnya minat siswa di salah satu sekolah menengah pertama di Kota Malang dalam mempelajari sains, terutama kesulitan dalam memahami istilah-istilah ilmiah dalam materi sains yang diberikan. Keterbatasan sumber belajar dan kurangnya perubahan dalam strategi pengajaran diidentifikasi sebagai penyebab rendahnya minat tersebut. Minimnya penggunaan media pembelajaran oleh guru yang hanya monoton menggunakan ppt dan buku teks membuat pembelajaran menjadi kurang variatif dan membuat siswa kurang tertarik untuk mengikuti pembelajaran. Penelitian ini mengevaluasi dampak penggunaan media pembelajaran berbasis web pada materi perkembangan hewan dan tumbuhan terhadap hasil belajar siswa kelas IX. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan uji ANOVA, media web yang menyajikan konten melalui video, teks, dan gambar dibandingkan dengan PPT dan buku pelajaran konvensional di dua kelas. Hasil analisis data menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (F hitung = 7,691, signifikansi = 0,008). Respons positif siswa terhadap media web menegaskan keefektifannya dalam meningkatkan minat dan pemahaman sainsAbstract: This research focuses on the low interest of students in one of the junior high schools in Malang City in learning science, especially the difficulty in understanding scientific terms in the given science material. Limited learning resources and lack of change in teaching strategies were identified as the causes of low interest. The lack of use of teaching media by teachers, who only monotonously use PPTs and textbooks, makes learning less varied and makes students less interested in participating in learning. This study evaluates the impact of web-based learning media on animal and plant development material on the learning outcomes of Grade IX students. Using quantitative methods and the ANOVA test, web media presenting content through video, text, and images were compared with PPT and conventional textbooks in two classes. The results of the data analysis showed a significant difference between the two groups (F count = 7.691, significance = 0.008). The students' positive response to the web media confirmed its effectiveness in increasing interest and understanding of science.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw II dan Motivasi Berprestasi Terhadap Hasil Belajar Kognitif IPA Siswa SMP
Ariyanto, Dedy;
Degeng, Nyoman Sudana;
Toenlioe, Anselmus JE
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (335.277 KB)
|
DOI: 10.17977/um031v2i12015p240
Abstrak: Mata pelajaran IPA mempunyai pengaruh yang penting bagi kehidupan manusia. Penelitian dirancang menggunakan pendekatan eksperimen kuasi dengan desain factorial sederhana 2 x 2. Subjek penelitian ini adalah siswa SMPN 1 Jabung Malang dengan jumlah siswa 210 siswa. Siswa yang dipilih dalam penelitian ini berjumlah 55 siswa. Hasil penelitian ini adalah : 1) nilai ratarata hasil belajar IPA siswa yang diajar menggunakan model kooperatif jigsaw II lebih tinggi (sebesar 4,500) dari pada hasil belajar IPA siswa yang diajar menggunakan model konvensional (sebesar 1,241); 2) nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi sebesar 3,250 sedangkan yang memiliki motivasi berprestasi rendah sebesar 2,296; 3) siswa kelompok eksperimen dengan motivasi berprestasi tinggi memiliki hasil belajar IPA paling baik sebesar 4,692 sedangkan siswa kelompok kontrol dengan motivasi berprestasi rendah memiliki hasil belajar IPA paling jelek sebesar 0,429. Berdasarkan hasil penelitian, maka disimpulkan : 1) model pembelajaran kooperatif Jigsaw II berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar, dimana hasil belajar matapelajaran IPA pada siswa kelompok eksperimen (diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif Jigsaw II) lebih tinggi dari pada hasil belajar matapelajaran IPA pada siswa kelompok kontrol (diajar menggunakan model konvensional); 2) motivasi berprestasi berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar. Hasil belajar matapelajaran IPA pada siswa yang motivasi berprestasi tinggi lebih baik daripada hasil belajar matapelajaran IPA pada siswa yang motivasi berprestasi rendah; 3) tidak ada interaksi signifikan antara pembedaan model pembelajaran dan pembedaan motivasi berprestasi dalam memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa matapelajaran IPA Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif Jigsaw II, Motivasi Berprestasi, Hasil Belajar KognitifAbstract: Science subjects have an important influence on human life. The study was designed using a quasi-experimental approach with a simple 2 x 2 factorial design. The subjects of this study were students of SMPN 1 Jabung Malang with a total of 210 students. The students selected in this study amounted to 55 students. The results of this study are: 1) the average value of science learning outcomes of students taught using the cooperative jigsaw II model is higher (at 4,500) than the science learning outcomes of students taught using conventional models (amounting to 1,241); 2) the average value of science learning outcomes of students who have high achievement motivation of 3.250 while those who have low achievement motivation are 2,296; 3) the experimental group students with high achievement motivation had the best science learning outcomes of 4.692 while the control group students with low achievement motivation had the worst IPA learning outcomes of 0.429. Based on the results of the study, it was concluded: 1) the Jigsaw II cooperative learning model had a significant effect on learning outcomes, where the learning outcomes of science subjects in the experimental group students (taught using the Jigsaw II cooperative learning model) were higher than the learning outcomes of science subjects in group students control (taught using conventional models); 2) achievement motivation significantly influences learning outcomes. The learning outcomes of science learning in students whose high achievement motivation is better than the learning outcomes of science learning in students who have low achievement motivation; 3) there is no significant interaction between the differentiation of learning models and the differentiation of achievement-motivation in influencing student learning outcomes in science subjects.
Pengembangan Video Pembelajaran Karakter Mengampuni Berbasis Animasi untuk Anak Sekolah Minggu
Luhulima, Denissa Alfiany;
Degeng, Nyoman Sudana;
Ulfa, Saida
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (582.875 KB)
|
DOI: 10.17977/um031v3i22017p110
Abstrak: Sekolah Minggu merupakan pendidikan non formal untuk anak usia 1-15 tahun yang beragama Kristen.Gereja Protestan Maluku (GPM) merupakan salah satu gereja yang menyelenggarakan Sekolah Minggu. Tujuan sekolah minggu GPM adalah pembentukan karakter anak-anak GPM yang sesuai dengan karakter Yesus Kristus Tuhan yang tertulis di dalam Alkitab. Namun dalam memahami alkitab untuk anak – anak terkadang masih sulit, karena ada beberapa gaya bahasa, pemikiran – pemikiran yang cukup sulit untuk dimengerti oleh anak – anak, sehingga untuk mengajak anak anak memahami alkitab salah satu cara yaitu mengadakan kegiataan yang menarik dengan bantuan media yang menarik juga. Pengembangan video pembelajaran dilakukan dengan tujuan dapat membantu anak – anak sekolah minggu dalam memahami firman Tuhan dan dapat membantu para pengajar sekolah minggu dalam menyampaikan materi sekolah minggu sehingga tujuan sekolah minggu GPM bisa tercapai. Pengembangan video pembelajaran khusus kepada jenjang anak kecil 3 (usia 9 tahun ), sehingga pengembangan video pembelajaran ini berbasis animasi, agar menambah daya tarik. Animasi merupakan sekumpulan gambar yang disusun secara berurutan untuk menghasilkan sebuah pergerakan yang telah ditentukan. Hasil uji validasi dari ahli materi, ahli media, ahli desain diperoleh hasil yaitu video pembelajaran ini sangat baik dan sangat layak digunakan untu proses pembelajaran di sekolah minggu. Berdasarkan hasil uji lapangan juga terhadap video pembelajaran ini, bahwa video pembelajaran ini sangat membantu anak – anak sekolah minggu dalam memahami materi yang diajarkan khususnya, materi karakter mengampuni.Abstract: Sunday School is a non-formal education for children aged 1-15 years who are Christians. The Maluku Protestant Church (GPM) is one of the churches that hold Sunday Schools. The aim of the GPM Sunday School is to shape the character of GPM children in accordance with the character of Jesus Christ God written in the Bible. But in understanding the Bible for children sometimes it is still difficult because there are several styles of language, thoughts - thoughts that are quite difficult for children to understand, so to invite children to understand the Bible one way is to hold interesting activities with the help of media interesting too. The development of learning videos was carried out with the aim of helping Sunday school children to understand the word of God and to be able to assist Sunday school teachers in delivering Sunday school material so that the GPM Sunday school goals could be achieved. Development of special learning videos to the level of small children 3 (age 9 years), so that the development of this learning video is based on animation, in order to increase attractiveness. The animation is a set of images arranged in sequence to produce a predetermined movement. The results of the validation test from material experts, media experts, design experts obtained results, namely this learning video is very good and very feasible to use for the learning process in Sunday school. Based on the results of the field test also on this learning video, that this learning video is very helpful for Sunday school children in understanding the material taught in particular, the material of forgiving characters.
Pengaruh Strategi Pembelajaran (Pembelajaran Berbasis Proyek VS Pembelajaran Langsung) dan Motivasi Belajar
Hakim, Abdul;
Setyosari, Punaji;
Degeng, Nyoman Sudana;
Kuswandi, Dedi
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (400.246 KB)
|
DOI: 10.17977/um031v3i12016p001
Abstrak:Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menguji: 1) perbedaan hasil belajar pemahaman konsep antara mahasiswa yang diajar dengan strategi pembelajaran berbasis proyek dan strategi pembelajaran langsung, 2) perbedaan hasil belajar pemahaman konsep mahasiswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah, 3) interaksi antara strategi pembelajaran dan motivasi belajar terhadap hasil belajar pemahaman konsep, 4) perbedaan hasil belajar keterampilan motorik antara mahasiswa yang diajar dengan strategi pembelajaran berbasis proyek dan strategi pembelajaran langsung, 5) perbedaan hasil belajar keterampilan motorik mahasiswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah, 6) interaksi antara strategi pembelajaran dan motivasi belajar terhadap hasil belajar keterampilan motorik. Temuan penelitian menunjukkan: 1) ada perbedaan signifikan hasil belajar pemahaman konsep antara mahasiswa yang diajar dengan strategi pembelajaran berbasis proyek dengan strategi pembelajaran langsung, 2) ada perbedaan signifikan hasil belajar pemahaman konsep mahasiswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah, 3) tidak terdapat interaksi antara strategi pembelajaran berbasis proyek dan motivasi belajar terhadap hasil belajar pemahaman konsep, 4) ada perbedaan hasil belajar keterampilan motorik antara mahasiswa yang diajar dengan strategi pembelajaran berbasis proyek dan strategi pembelajaran langsung, 5) ada perbedaan hasil belajar keterampilan motorik mahasiswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah, 6) tidak terdapat interaksi antara strategi pembelajaran berbasis proyek dan motivasi belajar terhadap hasil belajar keterampilan motorik. Abstract: This study was to investigate the effects of two strategies of instructions namely: project-based learning and direct instruction on concept understanding and motor skills achievement. The Main Purpose of the study examined: (1) the difference on understanding concept achievement among students taught with project-based learning and direct instruction; (2) the difference on understanding concept achievement among students with high and low learning motivation; (3) the interaction between project-based learning and learning achievement on concept understanding achievement; (4) the difference on motor skills achievement among students taught with project-based learning and direct instruction; (5) the difference on motor skills achievement among students with high and low learning motivation; (6) the interaction between project-based learning and learning motivation on motor skills achievement. The findings of the study were us follows: (1) there was significant difference in understanding concept achievement among students taught with project-based learning and direct instruction; (2) there was significant difference in understanding concept achievement among students with high and low learning motivation; (3) there was no interaction between project-based learning and learning achievement on concept understanding achievement; (4) there was significant difference in motor skills achievement among students taught with project-based learning and direct instruction; (5) there was significant difference in motor skills achievement among students with high and low learning motivation; (6) there is no interaction between project-based learning and learning motivation on motor skills achievement.
Enhancing Early Childhood Financial Literacy Through FinSOLEkid Indonesia: A Comparative Study of Digital Platforms
Fitriah, Nurlaeli;
Degeng, Made Duananda Kartika;
Degeng, I Nyoman Sudana;
Praherdhiono, Henry
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 8 No. 3 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14421/jga.2023.83-06
This study investigates the impact of FinSOLEkid Indonesia, a game-based educational application, on financial literacy among early childhood learners aged 5-6 years. Utilizing a quasi-experimental design with two experimental groups, one using a PC version and the other an Android version, the study aims to determine the effectiveness of digital platforms in enhancing financial understanding. Subjects were chosen through purposive sampling based on their interaction with money, comprehension of in-game instructions, and ability to use digital devices. Data collection involved multiple-choice tests tailored with game elements and visual aids to suit the developmental stage of the participants. The analysis, conducted using the Kruskal-Wallis test and N-Gain scores, revealed that the PC version of FinSOLEkid Indonesia was more effective in augmenting financial knowledge than its Android counterpart and conventional methods. However, the suitability of the application for children under the age of 5-6 remains questionable due to the presence of written instructions. The study highlights the importance of selecting appropriate educational media and content for early childhood. It suggests that such technology-enhanced learning tools, while effective, need to be tailored to the developmental needs of the learners. These findings offer insights into the potential of digital learning platforms in early childhood education, emphasizing the need for age-appropriate design and content in educational technology.
Pengembangan E-Book Bahasa Inggris Kelas XI SMA Di SMA Negeri 1 Kampak Kabupaten Trenggalek
Etikasari, Riris;
Degeng, I Nyoman Sudana;
Rusmawati, Retno Danu
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/ej.v7i2.1313
Tujuan dari pengembangan ini adalah Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan suatu media pembelajaran Buku Elektronik (E-Book) dan memfasilitasi siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris dalam bentuk Buku Elektronik sebagai sumber informasi yang menarik sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas XI di SMAN 1 Kampak Kab. Trenggalek dalam kegiatan belajar mengajar pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Tahapan penelitian pengembangan pada model Borg & Gall. Guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan siswa Kelas XI di SMAN 1 Kampak Kabupaten Trenggalek sebagai pengguna E-Book Bahasa Inggris ini juga memberikan tanggapan dan masukannya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diperoleh kesimpulan bahwa dengan menggunakan E-Book Bahasa Inggris dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa Kelas XI di SMAN 1 Kampak Kabupaten Trenggalek. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa E-Book Bahasa Inggris dapat dijadikan salah satu cara untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar. (1) E-Book Bahasa Inggris Kelas XI di SMAN 1 Kampak Kab. Trenggalek mampu meningkatkan motivasi siswa pada pelajaran Bahasa Inggris yang pada awalnya di anggap membosankan menjadi menyenangkan, dan (2) Respon dan tanggapan siswa terhadap E-Book Bahasa Inggris Kelas XI di SMAN 1 Kampak Kab. Trenggalek ini sangat baik sehingga materi lebih cepat di pahami Dan setelah di lakukan validasi dari ahli materi, ahli desain maupun ahli media maka di harapkan E-Book Bahasa Inggris Kelas XI di SMAN 1 Kampak Kab. Trenggalek ini menjadi lebih baik meskipun pengembang menyadari adanya kelemahan dan kelebihan dari E-Book Bahasa Inggris Kelas XI di SMAN 1 Kampak Kab. Trenggalek.
Pengembangan Bahan Ajar Bimbingan Karier Berbasis Aplikasi Canva Untuk Peserta Didik Kelas X SMAN 1 Karangan
Pertiwi, Esti Indyah;
Degeng, I Nyoman Sudana;
Rusmawati, Retno Danu
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/ej.v7i2.1315
Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk menghasilkan suatu Bahan Ajar sebagai sumber informasi yang menarik dengan materi Bimbingan Karier sehingga dapat meningkatkan karier dan studi lanjut bagi peserta didik Kelas X SMAN 1 Karangan. Model pengembangan yang digunakan dalam pengembangan bahan ajar interaktif ini adalah model ADDIE. Pemilihan model ini didasari atas pertimbangan bahwa model ini mudah untuk dipahami, dikembangkan secara sistematis, dan berpijak pada landasan teoritis desain pembelajaran yang dikembangkan. Model ini disusun secara terprogram dengan kegiatan yang sistematis dalam upaya pemecahan masalah belajar yang berkaitan dengan media belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa Model ini terdiri dari lima fase atau tahap utama, yaitu (A)nalysis, (D)esign, (D)evelopment, (I)mplementation, dan (E)valuation. Proses pengembangan melibatkan ahli isi/materi, ahli desain pembelajaran dan ahli media pembelajaran untuk memberikan tanggapan dan masukan perbaikan. Selain itu juga guru Bimbingan Konseling dan peserta didik Kelas X SMAN 1 Karangan sebagai pengguna Bahan Ajar ini juga memberikan tanggapan dan masukannya. Hasil penelitian pengembangan ini adalah Produk Buku yang memiliki tingkat kelayakan materi, kelayakan desain pembelajaran, dan kelayakan media pembelajaran. Sedangkan tingkat uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan dengan kualifikasi sangat layak dan tidak perlu direvisi.
Pengembangan Modul Zat Dan Perubahannya Menggunakan Strategi Project Based Learning Di SMK Negeri 8 Surabaya
Indrawati, Siti;
Degeng, I Nyoman Sudana;
Rusmawati, Retno Danu
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/ej.v7i2.1318
Tujuan dari pengembangan ini adalah menghasilkan modul yang mampu meningkatkan ketrampilan berfikir kritis siswa, memudahkan siswa memahami konsep-konsep mata pelajaran IPAS, khusunya pada materi zat dan perubahannya, mengefektifkan waktu pembelajaran, meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan bahan ajar. Model pengembangan yang digunakan dalam pengembangan Modul pada Materi Zat dan Perubahannya Mata Pelajaran Projek IPAS Kelas X SMK Negeri 8 Surabaya adalah Model ADDIE. Langkah-langkah pengembangan model ADDIE terdiri (1) analysis, (2) Desain, (3) Development (Pengembangan), (4) Implementasi, (5) Evaluasi. Proses pengembangan melibatkan ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran dan ahli media pembelajaran untuk memberikan tanggapan dan masukan perbaikan. Selain itu guru mata pelajaran Projek IPAS dan siswa Kelas X SMKN 8 Surabaya sebagai pengguna Modul ini juga memberikan tanggapan dan masukannya. Penggunaan Pengembangan Modul Untuk Mata Pelajaran Projek IPAS ini efektif dapat meningkatkan kemudahan siswa untuk belajar. Hasil penelitian pengembangan ini adalah Produk Modul ini memiliki tingkat kelayakan materi, kelayakan desain pembelajaran, dan kelayakan media pembelajaran. Sedangkan tingkat uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan dengan kualifikasi sangat layak dan tidak perlu direvisi.