p-Index From 2021 - 2026
9.941
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Kinesik JURNAL DESTINASI PARIWISATA Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jurnal Kawistara : Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Jurnal Penelitian Komunikasi Edulib Jurnal Kajian Komunikasi Nomosleca ProTVF Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI JRK (Jurnal Riset Komunikasi) International Journal of Artificial Intelligence Research Komunikasi : Jurnal Komunikasi PRofesi Humas Jurnal EMT KITA Nyimak: Journal of Communication Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Belantara Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Persepsi : Communication Journal PROSIDING KOMUNIKASI Prosiding Magister Ilmu Komunikasi LUGAS Jurnal Komunikasi Journal on Education JIKE : Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Jurnal Common Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Riset Komunikasi Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Perspektif Komunikasi; Jurnal Ilmu Komunikasi dan Komunikasi Bisnis Jurnal Manajemen Komunikasi Communication Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Journal of Media and Communication Science (JcommSci) JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI Altasia : Jurnal Pariwisata Indonesia Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Jurnal Informasi dan Teknologi Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi Widya Komunika: Jurnal Komunikasi Pendidikan Widya Duta: Jurnal Ilmiah Ilmu Agama dan Ilmu Sosial Budaya Jurnal Patriot Acta Diurna: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (JASMIEN) COMMICAST Jurnal Pewarta Indonesia Jurnal Cahaya Mandalika Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi LIBRIA: Library of UIN Ar-Raniry Gunahumas Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Acitya Bhakti Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia KomunikA JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) CITIZEN: Jurnal Ilmiah Mulitidisiplin Indonesia Journal Of Human And Education (JAHE) International Journal of Media and Communication Research Jurnal Signal Gandiwa Jurnal Komunikasi Petanda : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora SWARNA Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Jurnal Komunikasi Global Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Mediator: Jurnal Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Socius: Social Sciences Research Journal Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMIC LITERATURE INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIETY REVIEWS (INJOSER) GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Oshada SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kawistara Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat Komunikatif : Jurnal Ilmiah Komunikasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Marketing Public Relations Checo Café Resto Sri Ananda Rahmawati; Yanti Setianti; Syauqy Lukman
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v8i1.1981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang strategi marketing public relations yang dilakukan oleh Checo Café Resto pasca rebranding. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif, mendeskripsikan tentang strategi push, pull dan pass. Teknik pengumpulan data mengunakan wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latar belakang dilakukannya strategi marketing public relations oleh Checo Café Resto pasca rebranding adalah karena terjadinya perubahan citra Checo Café Resto menjadi ‘Café Mahal’ dan penurunan penjualan yang drastis. Checo Cafe Resto menggunakan sales force dalam melaksanakan strategi push yaitu employee training dan sales program. Pada strategi pull, Checo Cafe Resto menggunakan komunikasi inovasi produk baru, aktivasi media sosial, promo, special event, dan media coverage. Sedangkan strategi pass yang dilakukan yaitu sponsorship, community, goverment relationship dan corporate social responsibility. Dilakukan evaluasi pada setiap strategi yang dilakukan, namun tidak ada survei khusus sehingga tidak diketahui persepsi dan tanggapan publik mengenai Checo Cafe Resto. Meskipun begitu, dari semua strategi push, pull dan pass yang dilakukan, tidak semua tools yang ada didalam konsep Thomas L. Harris digunakan oleh Checo Café Resto.
Red and White Never Looked So Good: Social Media Monitoring of Erspo via Brand24 Shaffira, Nadya; Setianti, Yanti; Warta, Waska
Jurnal Komunikasi Global Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkg.v14i1.42630

Abstract

Erspo, the newly appointed official apparel supplier for the Indonesian National Football Team, has gained widespread attention. The role of social media influencers, particularly on platforms like TikTok and X has significantly amplified the brands visibility. By using Agenda Setting Theory, this study aims to analyze Erspos brand image amid public opinion through media monitoring and sentiment analysis using Brand24. This quantitative study collected data from social media and online media during the period 15 October to 15 November 2024, focusing on how frequently and widely the brand is discussed, and how public sentiment is distributed. The results show that 55% of the sentiment was positive, dominated by appreciation for the jersey design and Erspos role as the official apparel of the Indonesian National Team. Meanwhile, 45% of the sentiment was negative, triggered by complaints about product quality and a controversial statement from the national team coach. TikTok recorded the highest reach (2.78 million users), while X generated the most mentions (375 mentions). Public discussion was driven by three major issues, including product quality, team performance, and sports governance. This study concludes that brand reputation is highly influenced by issue salience and content frequency across platforms.Erspo, yang baru saja ditunjuk sebagai pemasok resmi apparel Tim Nasional Sepak Bola Indonesia, telah menarik perhatian luas. Peran influencer media sosial, terutama di platform seperti TikTok dan X, secara signifikan meningkatkan visibilitas merek ini. Dengan menggunakan Teori Agenda Setting, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis citra merek Erspo di tengah opini publik melalui pemantauan media dan analisis sentimen menggunakan Brand24. Penelitian kuantitatif ini mengumpulkan data dari media sosial dan media daring selama periode 16 Oktober hingga 15 November 2024, dengan fokus pada seberapa sering dan luas merek tersebut dibahas, dan bagaimana sentimen publik didistribusikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 55% sentimen bersifat positif, didominasi oleh apresiasi terhadap desain jersey dan peran Erspo sebagai apparel resmi Timnas Indonesia. Sementara itu, 45% sentimen bersifat negatif, dipicu oleh keluhan tentang kualitas produk dan pernyataan kontroversial dari pelatih timnas. TikTok mencatat jangkauan tertinggi (2,78 juta pengguna), sementara X menghasilkan mention terbanyak (375 mention). Diskusi publik didorong oleh tiga isu utama, yaitu kualitas produk, kinerja tim, dan tata kelola olahraga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reputasi merek sangat dipengaruhi oleh saliensi isu dan frekuensi konten di seluruh platform.
Peran Manajemen Public Relations Internal dalam Meningkatkan Kapabilitas Para Komunikator Perubahan Maida, Serepina Tiur; Pranawukir, Iswahyu; Ningsih, Titiek Surya; Mayasari, Silvina; Setianti, Yanti
Petanda: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 7, No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/petanda.v7i2.5299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran manajemen Public Relations (PR) internal dalam meningkatkan kapabilitas para komunikator perubahan, dengan studi kasus pada Lembaga Komunikasi dan Informasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya Jakarta. Dalam konteks perubahan politik yang dinamis, peran komunikator perubahan menjadi sangat penting untuk memengaruhi persepsi publik, membangun citra partai, serta menyampaikan pesan strategis kepada khalayak yang beragam. Penelitian ini berfokus pada bagaimana manajemen PR internal di lembaga partai politik dapat berkontribusi dalam pengembangan kapabilitas komunikator, khususnya dalam pengelolaan pesan politik, penanganan isu, dan penerapan strategi komunikasi yang adaptif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan, pengembangan kapasitas, serta pemberian ruang untuk kreativitas dan inovasi memainkan peran signifikan dalam meningkatkan efektivitas komunikator perubahan. Hal ini tercermin dari keberhasilan mereka dalam mengelola strategi media, menghadapi krisis dan membangun hubungan dengan pemangku kepentingan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen PR internal yang berfokus pada penguatan kapabilitas komunikasi mampu menciptakan komunikator-komunikator yang kompeten, yang mendukung keberhasilan partai dalam menghadapi tantangan politik era digital, termasuk dominasi generasi Z, disrupsi teknologi dan kebutuhan change leadership.
Strategi Promosi Kesehatan Digital melalui Instagram @rsmhpromkes di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang Lisnarini, Naurah; Setianti, Yanti
Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Varians Statistik Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63953/vjkm.v3i1.29

Abstract

Pandemi covid membatasi kegiatan tatap muka secara langsung termasuk pelaksanaan promosi kesehatan di rumah sakit. Maka dari itu, Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang memanfaatkan media sosial Instagram @rsmhpromkes agar tetap menjangkau masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana strategi promosi kesehatan RSMH melalui Instagram sehingga dapat menyampaikan informasi kepada pasien, keluarga pasien hingga masyarakat luas. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan Instalasi Promosi Kesehatan RSMH dan followers @rsmhpromkes dilengkapi dengan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram digunakan untuk menyampaikan informasi layanan kesehatan, perubahan jadwal dokter, seminar daring serta edukasi kesehatan yang menjangkau pasien di luar kota. RSMH rutin mengunggah informasi tentang layanan rumah sakit yang terhubung ke website resmi dan menyelenggarakan penyuluhan kesehatan secara hybrid dan online. Selain itu, aktivitas media sosial juga melibatkan pembuatan konten video informatif, konten dance yang berisi informasi layanan serta kolaborasi dengan media TV dan radio. Namun, peneliti menemukan bahwa konten edukasi seperti infografik, poster dan video kesehatan masih jarang diunggah. Sehingga konten tersebut perlu diperbanyak lagi agar informasi kesehatan dapat diakses di media sosial tanpa bergantung pada acara tertentu. Selain itu, minimnya sumber daya manusia menjadi tantangan utama dalam pengelolaan konten secara konsisten. Peneliti merekomendasikan optimalisasi konten edukatif di Instagram dan penguatan kapasitas tim promosi kesehatan. Riset selanjutnya dapat membandingkan efektivitas promosi kesehatan antara rumah sakit pemerintah dan swasta di Palembang dan mengevaluasi media sosial mana yang paling efektif digunakan dalam promosi kesehatan.  
STRATEGI PERSONAL BRANDING “LEDIA HANIFA”: KUNCI SUKSES TERPILIH EMPAT PERIODE SEBAGAI POLITISI WANITA DI DPR-RI Dirgantara, Khantia Ridwan; Sjoraida, Diah Fatma; Sjafirah, Nuryah Asri; Setianti, Yanti
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/mkm.2024.v8i2.13082

Abstract

Personal branding has become a key element in winning political contests, particularly for female politicians who face challenges related to stereotypes and intense competition. This study analyzes the personal branding strategies of Ledia Hanifa, a female politician who has been elected four consecutive times as a member of the Indonesian House of Representatives (DPR-RI) since 2009. Employing a case study method with a qualitative approach, this research utilizes in-depth interviews and literature studies to explore the dimensions of personal branding based on the Brand Identity Prism theory popularized by Jean-Noel Kapferer. The findings reveal that Ledia Hanifa's personal branding encompasses a physical appearance that reflects religiosity, a friendly and humorous personality, Islamic cultural values, collaborative relationships, and a self-image that is perceived as trustworthy and caring. The personal branding strategies implemented leverage both online and offline media to build relationships with the public and reinforce positive perceptions. This study underscores the importance of consistency and technological adaptation in establishing personal branding for female politicians to enhance public attention.
Health Literacy Model to Improve Adolescent Reproductive Health Nuraeni, Tating; Okvitasari, Yenny; Judijanto, Loso; Setianti, Yanti; Ulfah, Bardiati; Aisa, Sitti
Oshada Vol. 2 No. 3 (2025): Oshada Journal - June
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/3hpd8t83

Abstract

Adolescent reproductive health is an important aspect of public health development in Indonesia, where many adolescents face challenges in accessing accurate information and health services. Lack of reproductive health education, cultural stigma, and limited access to health services exacerbate this problem, so comprehensive sexual education (CSE) and improvements in service delivery are needed. The development of a health literacy model that utilizes digital tools and educational resources is essential to empower adolescents to make informed decisions and reduce risks related to early sexual activity and other reproductive health problems.This study employs a mixed-methods approach, combining qualitative and quantitative techniques. The first stage uses Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS) to test the impact of various factors on adolescent reproductive health literacy, while the second stage applies qualitative analysis using the Miles and Huberman Model to gain deeper insights into the collected data. The results of the study stated that the Adolescent Reproductive Health Literacy model through a factor-based approach that affects reproductive health literacy has the potential to increase adolescents' understanding of sexual and reproductive health. With a focus on key components such as the Kesprorem Team, Media Literacy Program, Reproductive Health Media Production, Adolescent Reproductive Health Campaign, and Reproductive Health Research, the program is expected to have a positive impact on adolescents at the village and school levels. Interrelated factors, such as knowledge, attitudes, media access, social support, policies, and technological innovations, work together to create an ecosystem that supports adolescent reproductive health literacy.
Komunikasi Pemerintah dalam Manajemen Anggaran Daerah: Studi Transparansi dan Partisipasi Publik Sjoraida, Diah Fatma; Setianti, Yanti; Priyatna, Centurion C.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.737

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana keterbukaan informasi, pesan anggaran dan media komunikasi yang efektif mengenai akuntabilitas anggaran daerah memengaruhi partisipasi publik dalam mengontrol pengelolaan anggaran daerah melalui transparansi anggaran. Subjek dari penelitian ini adalah masyarakat desa yang ada di Kabupaten Sumedang pada Tahun 2024. Variabel yang ada pada penelitian ini adalah variabel eksogen, yaitu variabel keterbukaan informasi, pesan anggaran dan media komunikasi yang efektif, variabel endogen, yaitu variabel partisipasi publik serta variabel moderator adalah variabel transparansi anggaran Pemerintahan Desa. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif, analisis data menggunakan metode SEM. Dari hasil penelitian maka simpulan yang ada, bahwa secara parsial variabel keterbukaan informasi, pesan anggaran dan media komunikasi yang efektif berpengaruh terhadap peningkatan partisipasi publik masyarakat di beberapa desa pada Kabupaten Sumedang Jawa Barat, serta berpengaruh terhadap variabel transparansi anggaran Pemerintah Desa yang ada di Kabupaten Sumedang Jawa Barat, variabel transparansi anggaran berpengaruh terhadap peningkatan partisipasi publik di beberapa desa pada Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Hasil simultan variabel keterbukaan informasi, pesan anggaran dan media komunikasi yang efektif berpengaruh terhadap peningkatan partisipasi publik masyarakat di beberapa desa pada Kabupaten Sumedang Jawa Barat melalui variabel transparansi anggaran sebagai variabel moderator
Personal Branding Krisna Pratiwi sebagai Llifestyle Influencer di Instagram Artati, Dyah Gendis; Yustikasari, Yustikasari; Setianti, Yanti
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 14 No 2 (2025): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v14i2.9697

Abstract

Krisna Pratiwi memilih instagram untuk menjadi media utama dalam mata pencahariannya. Sebagai influencer yang menggunakan dirinya sebagai pusat dari pekerjaannya, sangat diperlukan untuk melakukan personal branding terhadap dirinya. Krisna membranding dirinya sebagai lifestyle influencer yang ditunjukkan melalui akun instagramnya. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk memahami identitas diri, ekspresi, dan konsistensi Krisna Pratiwi dalam proses personal branding sebagai lifestyle influencer di Instagram. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, studi pustaka dan observasi. Konsep yang digunakan adalah konsep Personal Branding oleh William Arruda. Hasil penelitian menunjukkan Krisna Pratiwi memahami identitas dirinya sebagai lifestyle influencer yang menginspirasi, percaya diri dan cinta diri melalui konten yang autentik dan informatif di Instagram. Ia mengekspresikan personal brandingnya dengan interaksi langsung dan konten yang konsisten, menekankan keaslian dan relevansi bagi audiensnya. Dalam menjaga konsistensi, Krisna tampil menarik dan sederhana, berkolaborasi dengan brand yang sesuai dengan nilai-nilai yang dipegangnya, dan selalu berusaha memberikan pengaruh positif kepada pengikutnya. Kesimpulan dari Penelitian ini adalah Krisna Pratiwi telah melakukan tiga tahap personal branding yaitu extract, express, dan exude.
KOMUNIKASI DAKWAH GUS IQDAM BERBASIS NILAI-NILAI ISLAM DAN BUDAYA JAWA PADA PLATFORM DIGITAL YOUTUBE Iswahyu Pranawukir; Tia Nurapriyanti; Zulham, Zulham; Rety Palupi; Yanti Setianti
Busyro: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 5 No. 2 (2024): Mei : Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/kpi.v5i1.970

Abstract

This consider looks at the dakwah (Islamic lecturing) communication procedures utilized by Gus Iqdam on the advanced stage YouTube, centering on the integration of Islamic values and Javanese culture. As a minister, Gus Iqdam utilizes YouTube to provide devout messages with a interesting approach, combining Islamic lessons with Javanese nearby shrewdness. The objective of this think about is to get it how Gus Iqdam bundles and passes on his dakwah to stay pertinent and locks in to a different group of onlookers. The investigate strategy utilized is substance examination of Gus Iqdam's dakwah recordings on YouTube, in conjunction with interviews with a few of his devotees. The comes about demonstrate that Gus Iqdam effectively creates an successful dakwah communication demonstrate through the utilize of effectively reasonable dialect, neighborhood stories, and solid Javanese social images. This approach not as it were improves gathering of people understanding and engagement but too improves the dakwah with important and important nearby social legacy. These discoveries recommend that the integration of neighborhood social values in computerized dakwah can be an successful methodology in passing on devout messages that are more relevant and effectively acknowledged by the broader community.
PENGELOLAAN KESAN KYAI GUS BAHA SEBAGAI MAKNA PANGGUNG DEPAN DAN PANGGUNG BELAKANG DALAM PENYIARAN DAKWAH ISLAM Firdaus Yuni Dharta; Iswahyu Pranawukir; Mohamad Sudi; Gracia Rachmi Adiarsi; Yanti Setianti
Busyro: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 5 No. 2 (2024): Mei : Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/kpi.v5i1.979

Abstract

This research employs Erving Goffman's dramaturgical theory, which divides social life into front stage and backstage, to analyze the management of Kyai Gus Baha's broadcasts in Islamic preaching. Utilizing a qualitative approach and literature review method, the study examines 50 sermons by Kyai Gus Baha, audience comments, and interviews with individuals close to him. The findings reveal that Kyai Gus Baha uses friendly and easily understandable language in 90% of cases, controlled humor in 60%, references to the Quran and Hadith in 100%, and messages of peace and tolerance in 80% of instances. Additionally, he discusses everyday life in a friendly manner in 70% of cases. Audience reactions indicate appreciation for intelligence and depth of knowledge (40%), kindness and gentleness (30%), humor and emotional connection (20%), and relevance to daily life (10%). Interviews disclose that Kyai Gus Baha's personal life is simple, honest, and aligned with his teachings, acknowledged by respondents (80-100%). In conclusion, Kyai Gus Baha effectively and consistently manages presentations between the front and backstage, thereby enhancing the credibility and effectiveness of his sermons. This study underscores the importance of alignment between teaching and actions in building credibility in Islamic preaching.
Co-Authors A. Hamid AA Sudharmawan, AA Aat R. Nugraha, Aat R. Aat Ruchiat Aat Ruchiat Nugraha Abdul Rosid Abdul, Elfis Mus Achiruddin Siregar Achmad Abdul Basith Ade Kadarisman Afni, Fauza Agus Rahmat agus rahmat Agus Rahmat Agus Santoso Ahmad Taufiq Maulana Ramdan Akil, Rafiuddin Akil, Salsabila Andi Alamsyah Ali Ridho Alijoyo, Franciskus Antonius Alimin, Erina Ana Fitriyatul Bilgies, Ana Fitriyatul Andri Saleh Andri Saleh Annisa Aulia Yusuf Annisa Nursalsabillah Anwar Sani Ariandani, Raysha Nanda Arif Syaifudin, Arif Arifin, Moh. Syamsul Artati, Dyah Gendis Arvin Hardian Atwar Bajari Aulia, Syahidatia Chairunissa Ayu Indra Wardhani Bakri Bambang Sugiharto Barick Ahmad Setiawan, Barick Ahmad Budi Sulistiarini, Emma Cahyono, Nikotiyanto Dwi Centurion Chandratama Priyatna Dance Tangkesalu Darmawan Darmawan, Zakaria Satrio Dede Abdul Hasyir Dedek Helida Pitra Deni Herdiansah Diah Fatma Sjoraida Diah Fatma Sjoraida Dian Wardiana Dian Wardiana Sjuchro Dian Wardiana Sjuhro Diandra, Mikha Puan Dinda, Susanne Dinda, Susanne Dirgantara, Khantia Ridwan Diwyarthi , Ni Desak Made Santi Donny Dharmawan Dwi Ridho Aulianto dwi wahyono Egie Jatnika Kosasih Eigis Yani Plamularso Eka Sartika Ekky Ulfah Fauziah Eko Purnomo Elizabeth Evi Novianti Fachry Abda El Rahman Fajar Syuderajat Fajri, Muhammad Iqbal Fatmawati Fatmawati Febri Erlianti Safitri, Wafiq Feliza Zubair Fidya Zahra Afifah Firdaus Yuni Dharta Firna Grania Firunika Intan Cahyani FX. Ari Agung Prastowo Gian Prima Yogi Gobel, Sry Ade Muhtya Gracia Rachmi Adiarsi Gumgum Gumilar Gunawan, Putra Hafizh Achmed Handriyani Cahyaningtyas Hanny Hafiar Hanny Hafiar Hanny Hafiar Hari Susanto Hartutik Hartutik Harun Rasyid Hayati, Neni Nur Henny Sri Mulyani Rohayati Heri Aji Setiawan Heru Ryanto Budiana HERY PURNOMO Hindun Mila Hudzaifah Ignatius Septo Pramesworo Ikram Yakin Ipit Zulfan Irdewanti, Erni Iriana Bakti Iswahyu Pranawukir Jeferson Siahaan Jenny Ratna Suminar Jenny Ratna Suminar Judijanto, Loso Khairul Saleh Khairunnisa Khaliaphnie, Anisah Kholidil Amin Kokom Komariah Kosasih, Egie Jatnika Kurniasih, Erni Kusuma, Ema Kusumawardhani, Trisnawati LAUNTU, ANSIR Lilis Puspitasari Luh Komang Candra Dewi Lukiati Komala Lyra Vellaniza Ferbita M. Arie Desman M. Fatah Wiyatna M. Fauzi Ramadhan Malinda Puteri Kusaeni Mamun Murod Maulida, Assyifa Maulvi, Herzi Rahmatia Maya May Syarah, Maya May Megandhi Gusti Wardhana Mhd Rival Mohamad Sudi Mr. I Gede Eko Putra Sri Sentanu Muh. Syaiful Saehu Muhamad Fatah Wiyatna Muhammad Fatah Wiyatna Muhammad Mulyadi Pane Muhammad Nur Muhiban, Ayi Murod, Ma'mun Musran Munizu Nadhira, Ziyan Naifah Kurnia Naurah Lisnarini Neni Nur Hayati Ni Desak Made Santi Diwyarthi Ningsih, Titiek Surya Ninis Agustini Damayani Ninis Damayani Novilla, Arina Nur, Tanti Nuraeni, Tating Nursalsabillah, Annisa Nurul Asiah Nurwijayanti Nuryah Asri Sjafirah Nuryah Asri Sjafirah, Nuryah Asri Oklitha Arifah Pawit M Yusup Plamularso, Eigis Yani Priyatna, Centurion C. Priyo Subekti Priyo Subekti Priyo Subekti Priyo Subekti Priyo Subekti Purwadisastra, Dikdik Purwanti Hadisiwi Rahma Helal Al_ Jbour Rahula Hananuraga Ramadhanty, Ghina Rangga Saptya Mohamad Permana Rangkuti, Ismaliyah Yusuf Ratna Suminar, Jenny Rauza Sukma Rita Renata Anisa Retasari Dewi, Retasari Rety Palupi RR. Ella Evrita Hestiandari Ruchiat Nugraha, Aat Rumyeni, Rumyeni Saehu, Muh. Syaiful Safi, Abdul Qayoum Salam Saleh, Andri Sapi, Abdulmanan Saputra, Dandi Sari, Mike Nurmalia Septiana, Ayu Shaffira, Nadya Sholihat, Aulia Silvina Mayasari Simamora, Benget Siregar, Achiruddin Siregar, Repli Siti Aisyah Siti Syamsiah Sitti Aisa, Sitti Sri Ananda Rahmawati Sri Meike Jusup Sudi, Mohamad Sugianto, Efendi Sulistyo Budi Utomo Sumiyati, Iin Suroso Susanne Dida Susie Perbawasari Suwandi Sumartias Syamsiar, Syamsiar Syamsul Arifin Syauqy Lukman Tampubolon, Septrina Teguh Setiawan Wibowo Tia Nurapriyanti Tia Nurapriyanti Tiurmaida, Serepina Trie Damayanti Ulfah, Bardiati Uud Wahyudin Uud Wahyudin Warta, Waska Wawan Setiawan Wawan Wawan Setiawan Wibowo, Teguh Setiawan Willia Yusup Hardy Wina Erwina Yasmin Yasmin Yenny Okvitasari, Yenny Yessica Tiurma Lestari Yogaswara, Yogaswara Yusda, Desi Derina Yustikasari Yustikasari Yustikasari, Yustikasari Zinda Adinta Sari Zinda Adinta Sari Zulham Zulham, Zulham