p-Index From 2021 - 2026
19.477
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pendidikan Geografi PELANGI Jurnal Pelangi JURNAL SPASIAL Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu International Journal of Elementary Education Journal on Education International Journal of Educational Dynamics (IJEDS) JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Reforma: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Berajah Journal Dharmas Education Journal (DE_Journal) JURNAL PENDIDIKAN IPS Indo-MathEdu Intellectuals Journal Jurnal Pedagogik Pendidikan Dasar Jurnal Cakrawala Pendas Journal of Digital Learning and Distance Education Journal of Educational Sciences Jurnal Basicedu Journal of Learning Improvement and Lesson Study JURNAL TUNAS PENDIDIKAN e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Innovative: Journal Of Social Science Research JPLED Radinka Journal of Science and Systematic Literature Review e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Literatur : Tinjauan Filsafat Perspektif Islam Terhadap Kurikulum Merdeka Feri Novriadi; Desyandri Desyandri; Yeni Erita
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11202

Abstract

Filsafat tidak dieksplorasi dengan melakukan eksperimen-eksperimen maupun percobaan-percobaan, tetapi dengan menguraikan masalah secara rinci untuk mencari sebuah solusi dengan berdialektika yang selanjutnya disajikan dalam argumentasi atau alasan yang tepat untuk solusi tertentu. Filsafat perspektif islam selalu menjadikan alqur”an dan Hadist sebagai rujukan utamanya dalam menggapai proses pembelajaran yang berorientasikan kepada kurikulum merdeka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menganalisa informasi hasil publikasi baik itu dari buku ataupun melalui penelusuran jurnal yang relevan dan mendukung terhadap topik penelitian serta sumber tertulis lainnya. Kurikulum merdeka belajar didasarkan pada beberapa teori yang pada umumnya memandang bahwa belajar yang bermakna untuk membangun proses kompetensi membutuhkan upaya improvisasi untuk membentuk pengetahuan. Bila kurikulum tidak melihat kepada kebudayaan yang berkembang dalam masyarakat, maka pendidikan tidak akan bisa mendewasakan peserta didik sesuai dengan tantangan yang dihadapi. Kurikulum merdeka belajar didasarkan pada beberapa teori yang pada umumnya memandang bahwa belajar yang bermakna untuk membangun proses kompetensi membutuhkan upaya improvisasi untuk membentuk pengetahuan. Pendidikan tinggi di era industri 4.0 mencakup dan terhubung dengan banyak hal antara lain era big data, digitalisasi pembelajaran, virtual reality, personalisasi pembelajaran, pengalaman belajar, kapabilitas, dan berbasis nilai.
Penerapan Nilai-nilai Pengetahuan Filasafat dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Pendidikan Keagamaan di Sekolah Dasar Eli Sasmita; Desyandri Desyandri; Yeni Erita
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11205

Abstract

Filsafat merupakan ilmu pengetahuan yang menyelidiki hakikat segala sesuatu tentang hakikat kebenaran. Salah satu bidang yang memerlukan filsafat adalah Pendidikan. Dalam realisasinya di sekolah- sekolah tidak terlepas dengan kajian filsafat, terutama sekolah dasar, dengan ilmu filsafat berusaha mencari jalan keluar dari berbagai persoalan mengenai ilmu pengetahuan, landasan dan hubungan dari segala segi ruang lingkup pendidikan. Tidak hanya yang berkaitan dengan yang fakta saja tapi juga dalam pembentukan kesadaran siswa dalam melaksanakan kegiatan ibadah sehari-hari, disini dengan ilmu filsafat dapat mengarahkan siswa agar nantinya siswa dapat menyakini bahwa adanya Allah, dan segala yang ada di bumi ini adalah ciptaanNya, maka dengan keyakinannya itu siswa mau patuh dan taat untuk melaksanakan segala yang di perintahkan dan meninggalkan segala larangan. Selain itu siswa mampu untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah dalam kesehariannya. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dimana data yang di kumpukan dari hasil observasi dan wawancara maka terlihat masih minimnya kesadaran siswa dalam beribadah, maka disini lah peran pengetahuan tentang filsafat keislaman dalam rangka meningkatkan ketaqwaan siswa.
Tujuan Pendidikan Merdeka Belajar Terhadap Pandangan Filsafat Humanisme Rahma Taher; Desyandri Desyandri; Yeni Erita
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11206

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk melihat konsep merdeka Belajar dari sudut pandang filosofi humanism. Merdeka Belajar adalah ide yang memberikan kebebasan guru dan siswa untuk memilih sistem pembelajaran yang diinginkan. Tujuannya adalah untuk menciptakan suasana belajar dan sistem pendidikan yang lebih bermakna serta mengutamakan kompetensi dan pengalaman belajar. konsep belajar mandiri menawarkan lebih banyak fleksibilitas dan kebebasan bagi penyelenggara pendidikan dalam merencanakan dan mengelola pembelajaran. Para pelaku dalam bidang pendidikan ini beragam mulai dari lembaga pendidikan, mulai dari guru hingga siswa. Agar konsep self-directed learning dapat dilaksanakan dengan baik dan benar, penerapannya idealnya harus dilihat dari perspektif filsafat pendidikan. Salah satunya menggunakan pandangan filsafat humanisme.
HAKIKAT MANUSIA SEBAGAI PENERIMA DAN PENGEMBANG ILMU PENGETAHUAN Fadhilah; Yeni Erita; Desyandri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.563

Abstract

Manusia sejak dilahirkan ke dunia ini, mereka harus mengembangkan pengetahuan mereka. Pengetahuan ini dapat dikembangkan dengan menggunakan bahasa dan keterampilan berpikir yang dapat mentransfer pengetahuan. Manusia memiliki banyak karakteristik, seperti kemampuan menyerap dan mengembangkan informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat manusia sebagai penerima dan pengembang informasi. Manusia adalah makhluk Tuhan yang diberi kesempatan untuk berusaha dan berkarya di dunia agar kelak kembali kepada Tuhan. Manusia terdiri dari dua unsur, fisik dan psikis. Kedua unsur tersebut memiliki potensi masing-masing yang saling melengkapi untuk memperkuat fitrah manusia sebagai hamba dan khalifah Tuhan di muka bumi. Menurut Al-Qur'an, fitrah manusia adalah bahwa manusia terdiri dari unsur fisik, intelektual dan spiritual. Sedangkan Sifat manusia adalah hamba dan khalifah Allah di muka bumi, yang terdiri dari tiga unsur yaitu:unsur jasmani, unsur intelektual dan unsur rohani. Orang memikirkan hal-hal baru karena mereka tidak hanya hidup untuk bertahan hidup, mereka hidup untuk lebih baik. Artinya manusia memiliki tujuan hidup yang lebih tinggi, sehingga manusia terus mengembangkan ilmu yang diterimanya, untuk menjadi makhluk lain yang berbeda. Ilmu Pengetahuan berasal dari berbagai sumber yaitu pengalaman, akal, lembaga pendidikan, wahyu dari Tuhan melalui para nabi. Untuk itu, manusia harus mencari ilmu.
A KORELASI HAKEKAT MANUSIA SEBAGAI PENERIMA DAN PENGEMBANG ILMU TERHADAP KONSEP MERDEKA BELAJAR Ricky Avandra; Desyandri; Yeni Erita
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.566

Abstract

Penelitian ini berisikan tentang hakikat manusia sebagai penerima dan pengembang ilmu terhadap konsep “Merdeka Belajar”. Manusia hakikatnya adalah sebagai makhluk yang mampu berpikir, memiliki akal budi, mampu berbahasa, dan membuat perangkat peralatan untuk memenuhi kebutuhan dan mempertahankan kehidupannya. Program merdeka Belajar yang sedang diterapkan dalam kurikulum saat ini relevan dengan hakikat manusia. Sebagaimana filosofis Ki Hadjar Dewantara dalam penerapan konsep merdeka belajar peran pendidik adalah fasilitator yang mengarahkan seluruh fitrah yang ada pada diri anak agar dapat mencapai tingkat keamanan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Pendidik hanya menuntun pertumbuhan atau kehidupan daya kodrat pada anak agar dapat memperbaiki tingkah lakunya (bukan dasar) bagi pertumbuhan kehidupan dan daya kodrat anak . Penelitian ini menggunakan penelitian jenis kualitatif dengan metode studi literatur. Subjek dalam penelitian ini adalah informan kunci atau bisa dikatakan orang yang memiliki informasi terkait topik penelitian, objek penelitian ini adalah artikel yang membahas tentang hakikat manusia sebagai penerima dan pengembang ilmu terhadap konsep Merdeka Belajar. Pengumpulan data yaitu dengan cara mencari sumber-sumber dari berbagai literature maupun jurnal yang relevan dengan judul penelitian. Analisa data yang digunakan adalah teori dari Miles dan Huberman yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan
PENERAPAN FILSAFAT ILMU BIDANG PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR Yelfianita; Yenierita; Desyandri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.569

Abstract

An action or activity that we carry out in a planned and earnest manner in achieving a certain goal is an application. It is an act that puts into practice a theory that has been prepared previously. Related to philosophy and science are two related words, substantially and historically, in which science cannot be separated from the role of philosophy. But on the contrary the development of science can strengthen the existence of philosophy. The birth of philosophy in Greece shows the pattern of thought of the Greeks in which mythological views eventually disappeared and rational statements were dominant. Where according to philosophy, the application is where the mindset that often depends on gods turns into a mindset that depends on ratios. Natural events, such as eclipses are no longer considered as activities of sleeping gods, but are natural occurrences caused by the sun, moon and earth being in parallel lines, so that the moon's shadow falls on part of the earth's surface. Keywords:
PANDANGAN FILSAFAT TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER SECARA ONTOLOGI, EPISTIMOLGI, DAN AKSIOLOGI (STUDI LITERATUR) Ricky Gustiawan; Yeni Erita; Desyandri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.570

Abstract

Character education is a conscious and planned human effort aimed at educating and empowering every potential student. Apart from that, character education is also useful for building the character of each individual so that they can become individuals who can have benefits for these individuals and also the surrounding environment. This study examines and describes how the theoretical basis for character education is conceptualized and how the theoretical basis for character education is implemented. The theoretical basis of character education includes the basis of ontology, the basis of epistemology and the basis of axiology. In this case the researcher can explain how to conceptualize and implement the ontology, epistemology and axiology of character education.
Konsep Merdeka belajar menurut Pandangan Filsafat Progretivisme John Dewey Sri Wahyuni; Desriyandri Desriyandri; Yeni Erita
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11459

Abstract

Artikel ini bertujuan menelaah konsep merdeka belajar dari sudut pandangan filsafat pendidikan progresivisme menurut John Dewey. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan pendekatan hermeneutik guna menjelaskan realitas yang terjadi dengan unsur-unsur interpretasi dan deskripsi. Aliran progresivisme menekankan pentingnya dasar-dasar kemerdekaan dan kebebasan kepada peserta didik. konsep “merdeka belajar” memiliki arah dan tujuan yang sama dengan konsep aliran filsafat pendidikan progresivisme John Dewey. Keduanya sama-sama menawarkan kemerdekaan dan keleluasaan kepada lembaga pendidikan untuk mengekplorasi potensi peserta didiknya secara maksimal dengan menyesuaikan minat, bakat serta kecendrungan masing-masing peserta didik. Teknik pengumpulan datanya menggunakan berbagai sumber yang bisa didapatkan seperti buku, jurnal, majalah, surat-surat kabar dan lain-lain yang berkaitan dengan filsafat pendidikan progresivisme dengan konsep merdeka belajar. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan analisis konten dan analisis deskriptif, dengan maksud bahan kepustakaan yang diperoleh dari berbagai referensi dianalisis secara kritis dan mendalam agar dapat mendukung proposisi dan gagasan peneliti.
IMPLEMENTASI PROBLEM SOLVING BERORIENTASI HOTS PADA PEMBELAJARAN IPS SD Maiyona Ovartadara; Yeni Erita; Ummul Khaira
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.577

Abstract

Seeing the many problems experienced by students in solving HOTS-based problems, this research was conducted to see the extent to which students' thinking skills at the elementary school level were in solving problems. Student learning activities are not focused on finding a concept but rather on memorizing it, and book-based learning does not foster critical thinking skills. Therefore we need a Problem Solving learning model as a learning model that can help. students develop their Higher-Order Thinking Skills. The purpose of this research is to ascertain how social studies teaching in elementary schools incorporates HOTS-oriented problem solving. The research method used is qualitative library research without going into the field, library research is an activity to collect research data that is appropriate or relevant to a topic or problem as a research object. This research can be used as a reference for elementary school teachers to implement learning in their classes. As a result, teachers can use it to overcome learning challenges.
ANALISIS SOAL KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PADA SOAL EVALUASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Rina Marlina; Yeni Erita
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.572

Abstract

This study aims to describe questions about higher-order thinking skills in the evaluation of Civics lessons used by elementary school teachers. The subjects and objects in this study were class IV teachers and the learning evaluation used by class IV teachers. The research method used is qualitative research. The research instrument used was interviews and documentation. The results of this study indicate that the summative assessment in learning the scope of material one to four as well as the end of semester summative assessment contains questions that focus on low-level thinking skills. With the midterm assessment, there are 28% high-order thinking skills and 72% low-order thinking skills. It can be concluded that only a small part of the learning evaluation used by the teacher contains higher-order thinking skills
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adfha Putri Tony Adnan, Fachri Adrias Afdal Agus Ruswandi Ahmad Fauzan Ahmad Fauzan Aisyah Anggraeni Al-alang, Alwa Mhd Tanzi Aladzanna, Edyva Alifta, Viona Ananda, Resi Andini, Selfi Rahmi Anggraeni, Aisyah Anggun Radika Putri Anisah Anisah Arbi Tagazi Arespi Junindra Ari Novrizal Ari Suriani Arief, Darnies Arif Arisman Arwin Arwin Arwin Aslan Sari Thesiwati Astari, Sovia Azzahra, Gebiana Bakaruddin Bakaruddin Betridamela Nasti Comala Maivi Daharnis Daharnis Daharnis Daniel Happy Putra Darmansyah Darmansyah Darnelis Darnies Arief Darnis Arief Darnis Arief Dasrizal Dasrizal Dasrizal Dasrizal Defriwanti, Wita Delfi Eliza Deni Okta Nadia DENI OKTA NADIA Deni Okta Nadia Desi Wahyuni Desriyandri Desriyandri Desyandri Desyandri Diana Gusti Alfiyanti Diana Gusti Alfiyanti Didi SYAHRIL Didi Syahrir Didi Syahrir Dina Mulyani Edi Suarto Elfi Indriani Elfi Indriani Elfia Sukma Elfia Sukma, Elfia Eli Sasmita Eliyasni, Rifda Ellya Novera Elva susanti Elvi Zuriyani Erna M.Si Juita S.Pd Esa, Aprilian Kurnia Fadhilah Fahdila Rahmi Fajriah, Fadillah Nuroini Fatimah Fatimah Fatma Yeni Fatmariza Fatmariza Febria, Bunga Feby Kurniawan Feri Novriadi Firman Fitra Ramadani Fitri Handayani Fitri Handayani Fitri, Hasanatul Fitria, Yanti Fitria, Yanti Fitriya Apriyana Foni Yulia Putri Foni Yulia Putri Gumala Dewi, Sri Putri Gustiawan, Ricky Gustina, Misra Hadiyanto Hadiyanto Hadiyanto Haidir, Haidir Hamimah Hamimah, Hamimah Handika, Refiona Hasanatul Fitri Heni Pujiastuti Henita, Nofia Hervia, Silvia Hilda Eka Putri Hilda Ramadhani Holyness Nurdin Singadimedja Idra Susanti Indah Putri Rahmah Zul Iraqi, Hana Shilfia Irfan Septian Ismail, Kamarul Bin Istiqomah As Sayfullooh Iswandi Iswandi Iswandi U Jaswir Efendi Juliani Julius Ngaire Sakeletuk Junindra, Arespi Kamila Kamila Kurniawan, Feby Ladiva, Hasmai Bungsu Laeli Ru’yatul Chasanah Lara Syafira Leni Zahara Lina Marcelina Lina Marcelina Lindia Dwi Putri Lubis, Mhd Yusril Aswandi Luther, Nober M. Habibi Mahdiyah, Atikah Maiyona Ovartadara Maiyona Ovartadara Yona Mansurdin Marleni Zahara Marta, Pungki Elvi Masniladevi, Masniladevi Mayrisa Undari Mayrisa Undari MAYRISA UNDARI Mega Mustika Meila Yufriana Devi Meilani, Nency Melati Sukma, Rifa Meti Anggraini MIFTAHUL JANNAH Miftahul Jannah Miftahul Jannah Miranda Miranda Miranda MITA RAHMAWATI MP Drs. Dasrizal MP Drs. Dasrizal Ms DRS. Bakaruddin Ms DRS. Bakaruddin Muhammadi Muhammadi Mutia Verlina Nadia Jeni Rosalina Nadia, Deni Okta Nafsi Latifah Nami Yulandari Nasti, Betridamela Nefilinda Nefilinda Nevi Novelita NIA HURMAYENI Niki Yulianti Niki Yulianti Ningsih, Yarisda nive tiken20 Nivetiken NIVETIKEN NIVETIKEN Nivetiken, Nivetiken Nofia Henita Nofia Henita Nora Sofika Yulia Nora, Desri Nora. AN, Desri NOVA MIA NOVITA Nova Yulianti Novalina INDRIYANI Novalina Indriyani Novalina Indriyani Novalina INDRIYANIc Novela, Dina Novera, Ellya Novia Rita Nur FADILLAH Nurhidayati Nuria, Sarda Ovartadara, Maiyona Ovi Haryani Padrius Pera Masnah Pransiska Prima Sari Anisa Pungki Elvi Marta Purnama, Santia Indah Putri, Anggun Radika Putri, Fanechia Putri, Hafifa Putri, Rati Syafiana Putri, Vianes Muliza Qodri, Laura Lailatul Rahma Taher Rahmi Yulia RAHMI YULIA Rahmi, Ulfia Raidha Elsa Aprilianti Ramalis Hakim Ranianisa Rahmi Ranianisa Rahmi Rati Syafiana Putri Ratna Dewita Raudhotul Jannah Rayendra, Rayendra Reinita Reinita Reinita Rena Elia Rena Elia Rice Refni Enwati Ricky Avandra RICKY GUSTIAWAN Ridwan Ahmad Rina Marlina Rina Marlina RINEL MA FITLAYENI S.Sos RINI ANDIKA SARI Rini Elvinas Riqqah Annisa Maharani Ririn Sellia Risa Oktarina Risda Amini Riska Nanda Putri Ristawani Ristawani Rozana M.Si Eka Putri SALMIYANTI Salmiyanti Salmiyanti Salmiyanti, Salmiyanti Salwa Annisa Hasri Sandra Defi Sanjaya, Wiwit Sari, Lavenia Permata Selfi Rahmi Andini Septi Misliza Setriani, Loli Sherly Ramadani Sholihah Pasaribu, Wildatun Silvi Hevria Silvi Hevria Sindy Putri Endjelina Slamet Rianto Sonya Helena Sosramaiton Sri Wahyuni Sri Wahyuni Suhendra, Irwan Syadida, Qoulan Syafri Ahmad, Syafri Syahril Syahril Syamsiar, Syamsiar Syofianti Engreini Ulfatmi Fiantika Ulfia Rahmi Ummul Khaira Ummul Khaira Ummul Khaira, Ummul Vachry Dhani Vachry Dhani Vani Qhairum Nisa Utami Vany Qhairum Nisa Utami Vianes Muliza Putri Wahyuni, Yulia Septi Waldi, Atri Wanti, Chindy Yuginta Weni Anggraini Widya Prari Keslan Widya Prari Keslan Widya Prarikeslan Windy Wulan Septina Wirda Wirda Wirda Wisda, Juni Faivantisa Wiwit SANJAYA Wiwit Sanjaya Yalvema Miaz Yanti Fitria Yanti Fitria Yaspina D. Putri Yelfianita Yeni Karneli Yesi Anita Yesi Anita Zuardi Yolanda Meiliza Yuherman Yuherman yulia sari Yulia, Rahmi Yulianti, Niki Yusrani Fitri Yusrani Fitri Zahwa Salsabilla Zen, Zelhendri Zuardi Zusmelia Zusmelia