p-Index From 2021 - 2026
18.426
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Media Komunikasi FPIPS Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Jurnal Kultur Demokrasi AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Civicus JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Pendidikan Kewarganegaraan Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Manajemen Pendidikan International Journal Pedagogy of Social Studies Jurnal Moral Kemasyarakatan Indonesian Journal of Science and Mathematics Education PEDAGOGIA Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Visipena Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Lectura : Jurnal Pendidikan Jurnal Basicedu International Journal of Community Service Learning Journal of Moral and Civic Education Journal on Education Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Vokasional AL-ADABIYA: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan Jurnal Civic Hukum EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Community Empowerment CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran International Journal of Social Learning (IJSL) Jurnal Pendidikan PKn IJORER : International Journal of Recent Educational Research Indonesian Journal of Tourism and Leisure Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan Journal of Social Science Education International Journal of Educational Studies in Social Sciences International Journal of Learning and Instruction (IJLI) Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara JGK (Jurnal Guru Kita) Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling PPSDP International Journal of Education Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran Pedagogi : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran International Journal of Educational and Life Sciences (IJELS) De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan International Journal of Educational and Psychological Sciences (IJEPS) Sosial Simbiosis: Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik Kurnia Mengabdi (jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Mubtadi : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Konstruksi Sosial: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Jurnal Medika: Medika EDUCENTER JURNAL PENDIDIKAN JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Pedagogi: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Sinergi Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Edueksos: Journal Pendidikan Sosial dan Ekonomi Genta Mulia
Claim Missing Document
Check
Articles

#Gejayan memanggil Sebagai Komunikasi Sosial Gerakan Mahasiswa Yayuk Hidayah; Meiwatizal Trihastuti; Oom Yomi Romlah; Muhammad Mona Adha; Risti Aulia Ulfah
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 3 No 1 (2021): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses #Gejayan as asocial communication of the student movement in Yogyakarta, Indonesia. #Gejayanmemanggil became a trending topic that contributed to the call of the GejayanMemanggilactionIn the context of this discussion, there are two things to emphasize: the theme that appears in the #Gejayanmemanggil tweet and the extent of its contribution to the organization of the demonstration. The results of the study found that the narrative theme in the #Gejayanmemanggil tweet was on in accordance with the actual conditions at that time, including the response to the Draft Criminal Code (RKUHP), changes to the Corruption Eradication Commission (KPK) Law, and various environmental issues. The contribution of #Gejayanmemanggil to the demonstration in question is defined by how it assisted in the success of the overall event.
Lampung Krakatau Festival: Tourism Development and Active Citizens Participation to Strengthen Community Civic Virtue Muhammad Mona Adha; Budimansyah Dasim; Arief Nugroho; Mitchell Mollison
Indonesian Journal of Tourism and Leisure Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Lasigo Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36256/ijtl.v2i2.130

Abstract

The tourism sector must be able to involve the community through space in order to gather, interact and communicate. Krakatau Festival as a medium that involves the participation of individuals and the community can support the development of tourism in Lampung Province. The community engagement in the festival is responsible as citizens of the community including the government, stakeholders, people, communities to take part actively and create strong social interrelation and cohesion. Tourism development through the community as part of sapta pesona is the main focus supported by a variety of cultural activities, destinations, and ultimately creates social cohesion as part of the civilization of citizenship. Qualitative research with ethnographic methods is implemented to get data and information comprehensively from various sources. The results of the study found that the context of the Krakatau Festival activities in real terms has the potential to increase tourism with historical values of Krakatau and can unite the community in a positive social interaction relationship and strengthen the active participation of local community virtue.
KEARIFAN LOKAL DALAM TRADISI MANJAU MAJU MASYARAKAT LAMPUNG SAIBATIN PEKON KEDALOMAN KABUPATEN TANGGAMUS Satrio Alpen Pradanna; Muhammad Mona Adha; Edi Siswanto
Journal of Social Science Education Vol 2, No 2 (2021): Vol 2, No 2 (2021) Journal of Social Education
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.169 KB)

Abstract

Penelitian ini berfokus kepada nilai kearifan lokal dalam tradisi manjau maju Pekon Kedaloman Kabupaten Tanggamus. Tradisi manjau maju merupakan salah satu tradisi dalam perkawinan masyarakat adat Lampung yang hingga kini masih dipegang teguh oleh masyarakat Pekon Kedaloman sehingga penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran dari pelaksanaan kearifan lokal dalam tradisi manjau maju serta menjelaskan nilai kearifan lokal yang terdapat dalam tradisi manjau maju masyarakat Lampung Saibatin Pekon Kedaloman Kabupaten Tanggamus, dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dalam mengumpulkan data yang ada di lapangan penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, data yang dikumpulkan kemudian di analisis dengan menggunakan teknik analisis data oleh Miles and Huberman. Hasil penelitian ditemukan bahwa dalam kearifan lokal tradisi manjau maju dalam perkawinan masyarakat Lampung Saibatin Pekon Kedaloman kabupaten tanggamus, tradisi manjau maju adalah rangkaian acara adat Lampung merupakan bagian dari tradisi pernikahan adat Lampung Saibatin, dimana tradisi manjau maju dapat  diartikan sebagai kegiatan memperkenalkan pengantin baik pengantin wanita maupun pengantin laki-laki kepada masyarakat dan  lingkungan tempat tinggal dengan tujuan untuk berdaptasi dengan lingkungan sosial, sehingga mempermudah mereka dalam bersosialisasi, seperti halnya tradisi lain, tradisi manjau maju juga memiliki tahapan-tahapan didalam pelaksanaannya yang dimana didalam setiap rangkaian tahapannya terdapat nilai kearifan lokal yang masih dipegang teguh masyarakat Pekon Kedaloman.Kata Kunci : Kearifan Lokal, Tradisi dan Masyarakat Lampung
Peningkatan Keterampilan Mengemukakan Pendapat Peserta Didik Melalui Model Problem Terbuka (Open Ended) Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Muhammad Mona Adha; Dayu Rika Perdana; Nur Ardiansyah; Roy Kembar Habibi
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/a

Abstract

Schools not only teach students in knowledge but teach them how to have skills in opinion because this is very important for students. Many steps can be taken by educators to be able to improve the opinion skills of the students themselves. Thus, the learning process in the world of education today is faced with various choices of learning models. The existence of a learning model, demands the role of an educator to always innovate in the classroom. Educators must be able to choose a learning model because the model chosen will have a direct impact on students. This article aims to analyze how the open problem learning model can improve students' speaking skills. The method used in this paper is to use the approach to writing this article is a qualitative conceptual analysis. The results of this article discuss the concept of open problems in elementary schools and skills in expressing students' opinions through open problem models in low-grade PPKn subjects. Meanwhile, the recommendations of this article can target educators because educators have a central role in selecting and applying open problem learning models to students.
KONTRIBUSI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MENGGUNAKAN MODEL ROLE PLAYINGUNTUK PENGEMBANGAN KETERAMPILAN INTELEKTUAL SISWA Apriyanda Kusuma Wijaya; Urip Giyono; Muhammad Mona Adha
Jurnal Pendidikan PKN (Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 1, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppkn.v1i2.41253

Abstract

This research aims to determine the effect of Civics Education using role playing models on students' intellectual skills. This research uses a quasi-experimental method with a quantitative approach. Overall Telkom Bandung Vocational School students become the study population then for the sample that is students of class X Multimedia-2 as an experimental class and class X Multimedia-3 as a control class. This research uses observation, tests, and questionnaires as research instruments. Processing and data analysis using test statistics T-parametric inferentialT-Test with the help of SPSS version 20 application software. The results of this research indicate that Civics Education using role playing models influences the development of students' intellectual skills. Students in classes using models role playing (experimental classes) have better intellectual skills than students in conventional learning classes lectures (control classes). Intellectual skills in this study include the ability to identify problems, describe problems, and take attitude towards problems. This is evidenced by the mean in the experimental class that is greater than the mean in the control class.Keywords : Intellectual Skills, Role Playing Model.
IMPLEMENTASI BLENDED LEARNING UNTUK PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Dayu Rika Perdana; Muhammad Mona Adha
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/citizenship.v8i2.6168

Abstract

Pendidikan sebagai upaya menyiapkan generasi penerus bangsa di masa yang akan datang, mempunyai peran yang sangat strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan upaya mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia. Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam mengembangkan ranah afektif, khususnya bagi generasi penerus bangsa. Muatan dalam, pendidikan karakter beraneka ragam berdasarkan materi dan standar isi kurikulum. Pendidikan karakter dapat diperkuat melalui proses pembelajaran, yang dalam hal ini melalui blended learning pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Kemandirian dan kedisiplinan mahasiswa di dalam blended learning berhubungan erat bagaimana mahasiswa membiasakan diri untuk terlibat aktif dan menjadi bagian dari penguatan karakter. Intensitas mahasiswa di dalam mengikuti aktivitas blended learning turut dipengaruhi oleh faktor kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, dan komunikasi yang saling menghormati satu sama lain di dalam proses tatap muka secara daring.
WARGA NEGARA MUDA ERA MODERN PADA KONTEKS GLOBAL-NATIONAL: PERBANDINGAN DUA NEGARA JEPANG DAN INGGRIS Muhammad Mona Adha
Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 1 No 1 (2019): April
Publisher : Program Studi PPKn Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Undiksha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpppkn.v1i1.12

Abstract

Perkembangan dan peran serta warga negara muda di Jepang dan Inggris di dalam masyarakat telah mengalami perubahan secara signifikan dalam 30 tahun terakhir. Perkembangan yang lebih mengarah kepada perbaikan-perbaikan di berbagai bidang yang salah satunya adalah bagaimana meningkatkan peran serta para warga negara muda di kedua negara. Warga negara muda di Jepang dan Inggris melihat globalisasi dalam konteks perubahan sikap dan tanggung jawab individu secara signifikan untuk masa depan lebih baik. Kelompok warga negara muda merupakan potensi yang sangat penting untuk dikembangkan dan diarahkan, aspek pendidikan perlu menjadi perhatian khusus untuk membentuk warga negara muda menjadi warga muda yang berpotensi dan bermanfaat bagi negara. Disinilah pondasi yang sesungguhnya dibangun pada saat mereka berada dalam komunitas dan kehidupan masyarakat, karena disini kaum muda belajar secara spontan dan lebih natural. Warga negara muda muda harus mampu mengembangkan diri dan memiliki daya saing untuk mengikuti perkembangan globalisasi saat ini. Relasi-relasi sosial yang yang terbentuk dan menjadi bagian di aktivitas setiap individu telah mendorong warga muda di kedua negara yaitu Jepang dan Inggris memiliki rasa tanggung jawab sebagai warga negara.
Moral Entrepreneur Islami Melalui Pendidikan Pancasila Sebagai Konsep Pembentukan Generasi Perbankan Syariah Di Era Global Meiwatizal Trihastuti; Yayuk Hidayah; Anis Suryaningsih; Muhammad Mona Adha; Syifa Siti Aulia
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 5 No 1 (2020): Volume 5, Nomor 1 - Juni 2020
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.854 KB) | DOI: 10.21067/jmk.v5i1.4306

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis moral entrepreneur Islami melalui Pendidikan Pancasila sebagai konsep pembentukan generasi perbankan syariah di era global. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam rangka perwujudan entrepreneur islami di era global upaya yang dapat dilakukan adalah 1) Penguatan karakter Integritas agar dapat menjadi pribadi yang dapat dipercaya. 2) Internalisasi nilai-nilai Pancasila melalui Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi untuk memupuk entrepreneur islami. 3) upaya persiapan generasi perbankan Syariah di era global dapat dimulai dengan pembudayaan peningkatan kualitas sumber daya yang professional di bidang perbankan Syariah.
PERAN ORANG TUA DAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER ANAK/PESERTA DIDIK DI ERA MODERN Muhammad Mona Adha; Eska Prawisudawati Ulpa
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.497 KB) | DOI: 10.33061/jgz.v10i2.5325

Abstract

Pendidikan merupakan suatu hal yang paling penting untuk membentuk kepribadian seseorang. Penanaman dan penguatan karakter peserta didik era modern saat ini memiliki tantangan tersendiri khususnya bagi para guru di Indonesia. Tantangan juga dihadapi oleh diri siswa itu sendiri ditengah perkembangan teknologi dan informasi yang super cepat dan dapat dijangkau dengan mudah. Guru harus menyesuaikan keadaan perubahan situasi modern saat ini dengan perkembangan diri siswa, agar nilai positif menjadi transformasi diri untuk memiliki karakter yang baik selaras dengan budaya atau adat istiadat yang melekat kuat di Indonesia. Sebagai bangsa yang kuat di era modern ini haruslah mempunyai prinsip-prinsip dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Implementasi pendidikan karakter di sekolah diperlukan kompetensi guru yang mampu turut berkompetisi di era modernisasi ini. Di era modern saat ini penanaman dan pengembangan nilai-nilai karakter menemui hambatan yang cukup signifikan dibandingkan dengan berpuluh-puluh tahun yang lalu, hal tersebut turut dipengaruhi oleh perkembangan yang terjadi di sekitar siswa maka dari itu kreativitas dan inovasi antara orang tua dan pendidik harus terus dikembangkan. Intensitas komunikasi antara siswa, orang tua, dan guru dilakukan dua arah dan memposisikan diri sebagai pendengar yang baik bagi siswa saat berada di rumah dan di sekolah.
OPTIMALISASI KLASIFIKASI KOLEKSI MUSEUM KEKHATUAN SEMAKA SEBAGAI SUMBER BELAJAR Risma Margaretha Sinaga; Sudjarwo; Muhammad Mona Adha
Jurnal Visipena Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v12i2.1653

Abstract

The purpose of this study is to provide a brief policy for the historical learning method on the theme of historical sources that provides a more meaningful learning experience for students. This research is based on field observations by looking at the reality that there are still problems in learning history in schools. Problems in learning history at school include the strong stigma attached to subjects that are full of rote, dry, and even boring. Plus other problems that exist in the learning process is still teacher-centered. The lack of innovation in learning history makes students finally lose their passion in learning history. The use of the museum as a learning resource in history learning and as an introduction effort related to the conservation of historical collection objects at the Semaka Kekhatuan Museum, is a form of effort in maintaining and conserving the collections at the Semaka Kekhatuan Museum so that it remains sustainable, and its existence is maintained other than as a tourism but as a source of learning that can be used for various purposes. The use of museums as a learning resource is actually able to provide a positive stimulus in history learning. This research uses qualitative method with descriptive research type. The components that are the focus of this research are: 1) Classification of the Kekhatuan Semaka Museum Collection which can be used as a learning resource, 2) Teachers' efforts in utilizing museum collections as a source of history learning, and 3) How are conservation efforts towards museum collections. Data collection techniques using observation techniques, interviews, and document data analysis. Based on the results and discussion, it can be concluded that the Kekhatuan Semaka Museum can be categorized as a source of history learning for students. Classification of collections into 9 types including geology, biology, ethnography, archeology, numismatics, philology, ceramics, fine arts and technology becomes an important learning point that can be associated with conservation efforts of historical heritage. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah memberikan brief policy (kebijakan singkat) bagi metode pembelajaran sejarah pada tema sumber sejarah yang memberikan pengalaman belajar peserta didik agar lebih bermakna. Penelitian ini didasarkan atas pengamatan dilapangan dengan melihat realita bahwa pembelajaran sejarah di sekolah masih ditemukan masalah. Permasalahan dalam pembelajaran sejarah di sekolah diantaranya masih tertanam kuatnya stigma tentang mata pelajaran yang penuh hafalan, kering, bahkan membosankan. Ditambah permasalahan lain yang ada dalam prosesnya pembelajaran masih berpusat pada guru. Minimnya inovasi dalam pembelajaran sejarah membuat siswa akhirnya kehilangan gairah dalam belajar sejarah. Pemanfaatan museum sebagai sumber belajar dalam pembelajaran sejarah dan sebagai upaya introduksi terkait upaya koservasi benda-benda koleksi sejarah di Museum Kekhatuan Semaka, adalah bentuk dari upaya dalam menjaga dan mengkonservasi benda-benda koleksi di Museum Kekhatuan Semaka agar tetap lestari, dan terawat eksistensinya selain sebagai pariwisata melainkan sebagai sumber belajar yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai keperluan. Pemanfaatan museum sebagai sumber belajar sebetulnya mampu memberikan stimulus positif dalam pembelajaran sejarah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Komponen-komponen yang menjadi fokus penelitian ini, yaitu: 1) Klasifikasi Koleksi Museum Kekhatuan Semaka yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar, 2) Upaya guru dalam memanfaatkan koleksi museum sebagai sumber belajar sejarah, dan 3) Bagaimana upaya konservasi terhadap benda-benda koleksi museum. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan analisis data dokumen. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Museum Kekhatuan Semaka dapat dikategorikan sebagai sumber belajar sejarah bagi siswa. Pengklasifikasian koleksi menjadi 9 jenis diantaranya geologika, biologika, etnografika, arkeologika, numismatika, filologika, keramologika, senirupa dan teknologika menjadi poin penting pembelajaran yang dapat dikaitkan dengan upaya konservasi peninggalan-peninggalan sejarah.
Co-Authors A Halim A. Siti Nurkholifah Abdul Halim Abdul Halim Abdul Haris Abung, Miranda Ade aransyah Ade Aransyah Ade Aransyah Adelina Hasyim Aditama Aditama Afis Hafifah Hasanah Agus Tristiana Agustina, Anggun Agustinus Tampubolon Ahmad Fatkhul Amin Ahmad Nubli Gadeng Ahman Tosy Hartino Ahman Tosy Hartino Ajeng Angelia Damastitik Ajeng Sebti Meillita Lestari Albet Maydiantoro Alfian Deni Iskandar Alhuda Firman Paringja Alwan Naufal Akmaluddin amallia noviani Amanda Kurnia Pangestu Ana Putri Sholihah Anggie Intan Lestari Anis Suryaningsih Anisatul Mustafidah Annisa Ika Lestari Annisa Mutiara Kaldi Annisa Tri Wulandari Apri Wahyudi Apri Wahyudi Apri Wahyudi, Apri Apriyanda Kusuma Wijaya aransyah, Ade Arfian Nur Halim Ari Rahayu Ariatama, Soni Arief Nugroho Aris Riswandi Sanusi Aris Riswandi Sanusi Armilah, Ilah Aryandi, Andi Astri Zahrotul Umami Aulia, Syifa Siti Ayu Hanita Faradila Ayu Sepsita azkiya maisari Azzahra, Mia Berchah Pitoewas Budi Cahyanto Cook, Billy L. Dada Suhaida Daniel Dwi Saputra Dasim Budimansyah Dasim Budimansyah, Prayoga Bestari, Redi Yamanto, Dasim Budimansyah, Dayu Rika Perdana Dayu Rika Perdana Debi Cintia Salma Dedy Miswar Dedy Miswar Deli Malisda Desak Mayanti Desyandri Desyandri Devi Sutrisno Putri Devi, Sandriana Devia Triska Sari Deviana Ariska Dewantara, Jagad Aditya Dewantara, Muhammad Bagus Dewi Mulyasari Ahtobara Dewi, Yulianti Puspita Dhea Ovita Diah Ayu Lestari Diah Nur Indah Saputri Diah Utaminingsih Diki Rahmawati Dina Maulina Diyan Triyanto Drs Holilulloh Dwi Hardiyani Dwi Wahyu Saputro Dwi Yulianti DWI YULIANTI Dwi Yuliati Edi Saputra Edi Siswanto Edi Siswanto Edi Siswanto Een Yayah Haenilah Een Yayah Haenilah Eka Fihayati Eko Budi Santoso Elga, Zenia Elivia Pasma Putri Erni Yanti Erwin Susanto Erwin Susanto Erwin Susanto Eska Prawisudawati Ulpa Farida Ariyani Fatkhur Rohman Febra Anjar Kusuma, Febra Anjar Fenny Thresia Feri Aprian Feristina Yuliani Fhatoni, Ahmad Figta Nuril Huda Fitra Endi Fernanda Fitra Endi Fernanda, Fitra Endi Fitriadi Fitriadi Frenty Lia Guspita Lando Halimatussadiah Maulidya Ulfa Handriyanto Hario Parikesit Hartino, Ahman Tosy Hendra, Putra You Heni Mei Darwati Herbiyansa Putra Pratama Hermawan, Jody Setya Hermi Yanzi Herpratiwi Herpratiw Hidayat, Ally Nafal Hikmatul Aini Hilda Asriani Holillulloh Holillulloh Holillulloh Holilulloh Holilulloh Holilullah Holilulloh Holilullah Holilulloh Holilulloh Iga Fiolita Sari Ilah Armilah Ilah Armilah - Indrawati, Cici Ira Kurniawan Irawan Suntoro Irawan Suntoro Irawan Suntoro Irawan Suntoro Irma Lusi Nugraheni Irma Lusi Nugraheni Irma Lusi Nugraheni Irma Lusi Nugraheni, Irma Lusi Nugraheni Isabella Isabella Iskandar Isnawati Isnawati Istiawati, Novia Fitri Istiawati, Novia Fitria Jaya, M. Thoha B. Sampurna Jaya, M. Thoha Sampurna Jayanti, Estri Rukmana Johnstone, Jack McGregor Johstone, Jack McGregor Julian Sari Karwono Karwono Karyadi Hidayat Khomairroh, Siti Kurnia Saputra, Adi Kurnia, Heri Kusrini, Nani Lanang Maulana Latifah Lilis Sholihah Lisa Hulen Handayani Lisa Kurniawati lucky aldyano Luhtitisari, Annisa Balinda Lusi Rahmanisa Lutfia Nurlita M Dian Antariksa M. Malik Purnama M. Rendy Praditama Ma'sumah, Ma'sumah Maftuchin Malisda, Deli Marlena, Yeni Maulana, Bayu Akbar Maulinda Putri Prasojo mei rindi Meino Rinaldi Meiwatizal Trihastuti Melisa Melvi Arsita Mentari, Ana Misgiharjo Alias Gigih Misgiharjo Alias Gigih Mita Ambar Wati Mitchell Mollison Mitha Fransiska Mona Safitri Muhammad Kaulan Karima Muhammad Kaulan Karima Muhammad Kaulan Karima Muhammad Rizky Al-Farizi Mujiyati Mukhroni Mukhroni Mulia Selvia Mutiara Lesmanawati Pergiwa Mutiasari, Aprilia Nabila Arina Nanang Saputro Nata Tiara Putri Natanael Sitinjak Nelrizawati Herpratiwi Nicolaus Bangun Prabowo Nida Sausan Nikki Tri Sakung Nisa Fatarina Nofi Yani Noviardi, Dicky novita barla Novita Suryani Novitri Hidayati Nugraha Gading Priandana Nugraha, Dadi Mulyadi Nur Ardiansyah Nur Habiba Rachmi Nur Vika Zahara Nurdina Saleem Nurhaliza, Alfina Nurhanurawati Nurhanurawati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati, Nurhayati Nurhayati Nurlaksana Eko Rusminto Nurwahiddin, Muhammad Nurwahidin, Muhammad Nuryamin Nuryamin, Nuryamin nyiayu chairunnisa Octi Pratiwi, Wulan Pargito Pargito Parikesit, Hario Perdana, Dayu Rika Permata Sari, Dian Pipit Taufani Pramudianti, Pramudianti Pramudiyanti Pramudiyanti Prasetyo, Sigit Bagus Pricilia Deyalita Utami Primawitha, Intan Puji Larasati Pujiati Pujiati Pujiati Pujiati Putri, Risna Estuning Putri, Tesa Lonika Dwi Putri, Yullia Putut Ary Sadewo Qonita Afriyani, Qonita Rahayu, Putri Rahayu, Salamah Tri Rahma Isnawati Rangga Firdaus Rangga Saputra ranti febriani Raras Agestia Putri Ratna Wulandari Redy Octama Rhaina Rifka Nefindia Rhosita Rhosita Ridwan Syukri Rina Pratiwi Rini Pangestuti Ririn Izzati Pangestuti Risma M Sinaga Risma M Sinaga, Risma M Risma M. Sinaga Risma Margareta Sinaga, Risma Margareta Risma Margaretha Sinaga Risma Margaretha Sinaga Risma Margaretha Sinaga Risti Aulia Ulfah Rizki Fajar Abidin Rizky Novaldi Rochmiyati Rochmiyati Rohman Rohman . Rohman Rohma Rohman Rohman Rohman Rohman Roy Kembar Habibi Roy Kembar Habibi Roy Kembar Habibi, Roy Kembar Rycka Rycka Ryzal Perdana Ryzal Perdana S Vianita Zulyan Saadatul Azizah Sabiliun Muttaqina, Martines Sabrini, Anadya Tri Safitri Safitri, Lauressya Mega Salma Tabina Saputra, Bima Saputra, Jufri Satrio Alpen Pradanna Sattya Dewi Larasati Saylendra, Nadya Putri Siswanto, Edi Soni Ariatama Sopha, Fatimahtuz Zahra Asy Sri Astuti SRI LESTARI SRI RAHAYU Stella Krisantia Stephanus Hendri Suci Rahayu Idayati Sudjarwo Sugeng Widodo Sugeng Widodo Sugeng Widodo Suhandi Wibowo Sulistiana Sulistiana Sulistyarini, Sulistyarini Supriatna, Aang Supriyono Supriyono Supriyono Supriyono Suryani, Novita Susilo Susilo Tamalia, Indria Indria Tiara Farashinta Tirtha Dirva Tosy Hartino, Ahman Tri Anggraeni Tusia Retno Wulandari Urip Giyono Utami, Rahma Kurnia Sri Vera Yunita Sari Veronika Windy Vini Retnowati Wagiyah Wagiyah Wardani, Retno Willya Apriyani Wiwin Winarningsih Yayuk Hidayah Yayuk Hidayah Yayuk Hidayah Yesi Angraini Yonanda Pratama Yonanda Pratama Yudi Firmansyah Yudi Firmansyah Yuliani Yuliani yuni martha nainggolan Yunida Nurlina Yuninda, Dewi Yunisca M.Pd S.Pd Nurmalisa Yunita Eka Putri Zahra, Amelia Zaitun Zaitun ⁠Abdul Halim