p-Index From 2021 - 2026
14.987
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DE JURE Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan EDUKASI: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Studi Agama dan Masyarakat Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Al-Ibrah : Jurnal Pendidikan dan Keilmuan Islam Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Hasanuddin Economics and Business Review Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Abdimas Talenta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat NALAR: Jurnal Peradaban dan Pemikiran Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Anterior Jurnal Batoboh : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Edu Riligia: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Ensiklopedia of Journal Al-Falah: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Madinah: Jurnal Studi Islam Menara Ilmu Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Borneo Nursing Journal (BNJ) SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Media Pendidikan Matematika Jurnal Al-Dustur Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars JISA (Jurnal Informatika dan Sains) Tamumatra : Jurnal Seni Pertunjukan AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat EDU RILIGIA: Journal of Islamic and Religious Education Jurnal Tinta: Jurnal Ilmu Keguruan dan Pendidikan Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) MAQASHID : Jurnal Hukum Islam Jurnal Aksi Afirmasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cokroaminoto Journal of Primary Education Agrimansion: Agribusiness Management & Extension Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education At-Tasyri Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Syariah Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Penamas: Journal of Community Service Syams: Jurnal Kajian Keislaman Journal of Islamic History Addabana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Sciences Akademika : Jurnal Pemikiran Islam HUMANISMA : Journal of Gender Studies International Journal of Islamic Thought and Humanities Paradigma: Jurnal Kajian Budaya Jurnal Pelangi Ezra Science Bulletin Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Konseling Pendidikan Islam Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam Belalek Interdiciplinary Journal of Education Irajagaddhita : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat An-Nafis: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Pendidikan Indonesian Culture and Religion Issues Jurnal ARSI : Administrasi Rumah Sakit Indonesia Journal of Shariah Economic Law Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Bisnis (EKMABIS) JIS: Journal ISLAMIC STUDIES Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat JURNAL PUSAKA: Media Kajian dan Pemikiran Islam An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies Dimas Canthing Al-Munawwarah: Journal of Islamic Education Media Pendidikan Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

MEMAHAMI KONSEP PEMIKIRAN MIND MAP TONY BUZAN (1970) DALAM REALITAS KEHIDUPAN BELAJAR ANAK Husni, Muhammad
AL - IBRAH Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mind Map yang merupakan alat berfikir dan teknik pencatatan efektif yang sesuai dengan sistem kerja otak, dilihat dari segi metode dalam pembelajaran dalam usaha mengoptimalkan penggunaan potensi-potensi yang dimiliki peserta didik.Tony Buzan, bahwa otak manusia terdiri dari 2 belahan, kiri (left hemisphere) dan kanan (right hemisphere) yang disambung oleh segumpal serabut yang disebut corpuss callosum. Mind Map digunakan untuk menvisualisasikan, mengklasifikasikan ide dan menjadi alat bantu untuk belajar, mengorganisasikan informasi, memecahkan masalah, membuat keputusan dan juga membuat catatan yang baik. Mind Map merupakan sebuah cara berfikir dengan menggunakan keseluruhan bagian otak kanan dan juga otak kiri yang melihat segala sesuatu dari berbagai sudut pandang, sehingga memunculkan kreativitas baruMind Map sebagai bagian dari metode Inkonvensional dikatakan demikian karena Mind Map merupakan formula yang baru dan masih belum lazim digunakan dalam pembelajaran
PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MELALUI PENGHAYATAN TERHADAP AL-ASMA ' AL-HUSNA Husni, Muhammad
AL - IBRAH Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Classroom action research, commonly called PTK, is a study conducted by teachers to improvethe process and results of classroom learning. This research has four stages, namely the planningstage, the action stage, the observation stage, and the reflection stage. The purpose of the study isto analyze and describe the learning process and results of each subject. The research methodsused by the method using qualitative and quantitative approaches. The qualitative approach isused to find out the learning process, while the quantitative approach is used to find out thelearning outcomes. The results of the study that the learning process of the subjects of Al-AsmaAl-Husna aqidah-akhlak using contextual methods increased, as did the Al-Asma 'AlHusna learning results showed an increase from each cycle.
STUDI AL-QUR’AN: TEORI AL MAKKIYAH DAN AL MADANIYAH Husni, Muhammad
AL - IBRAH Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur’an merupakan kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw melalui perantaraan malaikat Jibril, Al-Qur’an berisi petunjuk bagi umat manusia agar memperoleh kebahagian hidup di dunia dan akhirat. Isi kandungan Al-Qur’an meliputi tauhid, ibadah, janji dan ancaman, jalan menuju kebahagian, sejarah orang-orang masa lalu. Al-Qur’an, secara geografis di turunkan di dua tempat yaitu Mekkah atau sekitarnya dan Madinah atau sekitarnya. Ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Mekkah dan sekitarnya dinamakan dengan ayat-ayat Makkiyah. Sedangkan ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Madinah dan sekitarnya dinamakan dengan ayat-ayat Madaniyah. Pengklasfikasian ayat-ayat Al-Qur’an ini tidak dilakukan oleh Rasulullah saw, akan tetapi pengklasfikasian ini merupakan hasil ijtihad para ulama. Ayat-ayat Makkiyah merupakan ayat-ayat yang turun kepada Rasulullah saw sebelum beliah hijrah ke Madinah. Sedangkan ayat-ayat Madaniyah turun setelah Beliau hijrah ke Madinah. Pengklasifikasian ini penting sekali untuk memahami ayat-ayat Al-Qur’an secara lebih mendalam dalam kontek apa dan dalam situasi bagaimana ayat tersebut diturunkan. Disamping itu pengklasifikasian ayat-ayat Al-Qur’an berdasarkan geografis ini berkaitan dengan obyek Al-Qur’an diturunkan, di mana ayat-ayat Makkiyah ditujukan kepada orang-orang kafir Mekkah dan isi kandungannya berupa ketauhidan, janji dan ancaman dan akhlak. Sedangkan ayat-ayat Madaniyah ditujukan kepada orang-orang Madinah baik golongan Anshor maupun Muhajirin yang sudah beriman dan isinya lebih banyak bersifat sosial
MEMAHAMI PEMIKIRAN KARYA PAULO FREIRE “PENDIDIKAN KAUM TERTINDAS” : KEBEBASAN DALAM BERPIKIR Husni, Muhammad
AL - IBRAH Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengetahui pendidikan yang membebaskan menurut paulo freire yaitu lebih mengarah kehumanisasi sosial. Sedangkan dalam prinsip utama pendidikan islam tidak hanya menyangkut masalah humanisasi sosial belaka tetapi juga mengarah kepengembangan berfikir bebas dan mandiri secara demokratis dengan memeperhatikan kecenderungan peserta didik secara individual yang menyangkut aspek kecerdasan akal dan bakat yang dititik beratkan pada pengembangan akhlak. konsep pemikiran Paulo Freire tentang pendidikan lebih mengarah kepada konsep pendidikan pembebasan (humanisasi). Dan islam sendiri juga melarang semua bentuk penindasan, secara historis islam juga telah menerapkan pendidikan pembebasan sebagaimana yang telah diterapkan oleh nabi Muhammad saw, yaitu gerakan pembebasan dari eksploitasi, penindasan, dominasi dan ketidak adilan dalam segala aspeknya. Freire juga mengakui bahwa pendidikan juga merupakan momen kesadaran kritis manusia terhadap berbagai problem sosial yang ada dalam masyarakat. Pendidikan islam dan paulo freire sama-sama memiliki pandangan bahwa manusia terlahir dengan fitrah-fitrah tertentu yang dapat dikembangkan melalui pendidikan yang humanis.
Eksistensi Tarekat Junaidi Al-Baghdadi Terhadap Pembinaan Masyarakat Islam di Majelis Darul Ikhlas Kota Palangka Raya Febrianti, Nadiya; Abubakar, Abubakar; Husni, Muhammad
Jurnal Studi Agama dan Masyarakat Vol 15 No 2 (2019): JURNAL STUDI AGAMA DAN MASYARAKAT
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jsam.v15i2.1622

Abstract

This study discusses the existence of the Junaidi Al-Baghdadi Tarekat in Palangka Raya. Its existence indicates the teaching of Islam named Darul Ikhlas. There are three main issues raised in this study: first, to find out the ins and outs of the Junaidi Al-Baghdadi tariqah. Second, how is the model of teaching, and third, how the existence of the Junaidi Al-Baghdadi tarekat so that it can survive. The purposes of this research are to find out the system of teaching and the existence of its development in Palangka Raya Town. The research method used is a historical approach in the form of qualitative field research studies with literature review techniques and data collection is done through observation, documentation, and interviews. The results showed that the development of the Junaidi Al-Baghdadi tariqa, in terms of quantity, one of which was the establishment of the Majlis Taklim Darul Ikhlas, which showed the development achieved with a simple guidance system. The contribution made by the Junaidi Al-Baghdadi Tarekat can be seen in terms of worship and social affairs. Thus, this Tarekat is facing progress and
The Influence of Inclusive Education on Students’ Social Skills and Self-Esteem at SDN 1 Gereneng in the Academic Year 2025/2026 Indriani, Ria; Sulastri, Andi; Husni, Muhammad; Hadi, Yul Alfian
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i3.2970

Abstract

This study investigates the influence of inclusive education on students’ social skills and self-esteem at SDN 1 Gereneng in the 2025/2026 academic year. Using simple linear regression analysis, the findings demonstrate that inclusive education significantly predicts both variables, with 89.1% of the variance in social skills (F = 69.729; p < 0.05; R² = 0.891) and 92% of the variance in self-esteem (F = 97.562; p < 0.05; R² = 0.920) explained by its implementation. The results indicate that inclusive educational practices not only enhance students’ collaboration, empathy, responsibility, and self-regulation in social interactions but also strengthen their confidence and sense of self-worth. Theoretically, this research contributes to educational psychology by affirming the role of inclusive environments in fostering both social competence and self-esteem. Practically, it highlights the importance of designing learning strategies, extracurricular activities, and school climates that balance cognitive, affective, and social dimensions. These findings suggest that inclusive education provides a critical foundation for developing equitable, supportive, and diversity-affirming learning environments that nurture students’ holistic growth.
The Internalization Mechanisms of Religious Moderation Values in Islamic Boarding School Subairi, Subairi; Husni, Muhammad; Zaironi, Muhammad
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 3 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i3.7937

Abstract

This research examines the scope and extent of internalization of the values of religious moderation, wasathiyah, tasamuh, i'tidal, and inclusivity, as well as their internalization and the subsequent behavioral outcomes at Pondok Pesantren Baitul Mubarok, Indonesia. This study is a qualitative case study that examines mechanisms of internalization of religious moderation values in Baitul Mubarok Islamic Boarding School, Kubu Raya. Data for the study include transcripts of in-depth interviews, field notes, curriculum documents, and policies of Islamic boarding schools. Data are from 10 key informants, consisting of the Islamic boarding school headmaster, teachers, and students, as well as documentation. Data were collected through participant observation, semi-structured interviews, and document review. Data analysis used the thematic analysis process of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings suggest that the internalization of the values is the result of the functioning of an internalized complete system, which utilizes five primary mechanisms: key transformative leadership role modeling, daily routines’ institutionalized habituation, critical dialogues within the halaqah system, curriculum integration, and a curated 24/7 social environment. Such mechanisms bring about fundamental changes in the students’ behavior, as seen in their active interfaith exchanges, counteraction to radical normative discourses, and social peace-building activities. The findings of the research emphasize that Islamic institutions such as the pesantren have the potential to bring about social change in society, as long as these institutions are approached with a holistic system and value-oriented character education for the students. This research articulates the development of a model approach to education for sustaining peace and preventing extremism, which is congruent with global frameworks and has practical relevance to the polity and institutions of Islamic education.
PERANCANGAN SISTEM MONITORING VOLUME DAN BIAYA PENGGUNAAN AIR BERSIH DI RUMAH KOS BERBASIS INTERNET OF THINGS Maulidda, Renny; Husni, Muhammad; Abdurrahman, Abdurrahman
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3.4835

Abstract

Rumah kos merupakan penyedia jasa tempat tinggal sementara yang dibayar dalam kurun waktu tertentu. Biasanya pemilik rumah kos akan membebankan penggunaan listrik dan air kepada penghuni kamar kos. Untuk penggunaan listrik dapat diisi ulang dengan token. Namun, berbeda dengan penggunaan air bersih, pemilik kos hanya menyediakan beberapa toren dan dialirkan ke kamar-kamar kos tanpa tahu volume dan biaya per kamar kos, sedangkan kebutuhan air bersih berbeda tiap individu.  Maka pada penelitian ini, dirancang sebuah perangkat yang dapat memonitoring volume dan biaya pengunaan air bersih secara real time. Terdapat 2 buah mikrokontroler NodeMCU ESP8266 yang terhubung ke internet dan dan sensor water flow. Sistem kerja alat terbagi menjadi dua bagian yaitu transmitter dan receiver. NodeMCU pertama sebagai receiver dan NodeMCU kedua sebagai transmitter. Pada bagian transmitter, sensor water flow akan mendeteksi adanya aliran air, kemudian informasi akan diproses dan akan dikirimkan receiver. Bagian receiver akan menerima informasi dan akan menampilkan data pada LCD dan aplikasi Blynk. Setelah dilakukan pengujian, diperoleh bahwa perangkat dapat berfungsi sesuai rancangan dengan rata-rata akurasi pembacaan sensor sebesar 94.25%.
Pengembangan dan Tantangan Kehidupan Sosial Pesantren Garasi di Jawa Timur Husni, Muhammad; Wahab, Fathulk
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 3 No 1 (2019): AnCoMS 2019
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.594 KB) | DOI: 10.36835/ancoms.v3i1.292

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang mengajarkan ilmu-ilmu agama Islam memiliki keunikan dan kekhasan tersediri dibandingkan dengan lembaga pendidikan lainnya di mana pesantren tetap mempertahankan tradisi- lama baik materi maupun metode pembelajarannya. Pembelajaran dilaksanakan tanpa sekat atau kelas dimana santri membentuk kelompok-kelompok kecil dan setiap kelompok mengitari ustadnya sesuai dengan tingkatan dan materi yang diajarkannya. Meski sederhana tetapi lebih efektif dan komunikatif. Dalam penelitian ini bertujuan untuk memahami (1) Bagaimana eksistensi pesantren dalam mencetak generasi terbaik diera milinia (2) Bagaimana konstruksi dan mempertahankan pesantren garasi di Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan femenologi. Dengan pendekatan ini berusaha untuk memahami fenomena sebagai mana apa adanya sehingga obyektif dan validit. Lokasi penelitian ini adalah Jawa Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokument. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, validitas data dan penarikan kesimpulan
Menguatkan Watak Otentik Ulama Nusantara dalam Berdialektika dengan Budaya Lokal dari Waktu Ke Waktu sampai Era Kekinian Husni, Muhammad
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 6 No 1 (2022): AnCoMS, APRIL 2022
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/ancoms.v6i1.356

Abstract

Ulama adalah orang yang menguasai ilmu-ilmu agama. Keilmuan yang dimiliki oleh ulama ini bersambung secara runtut hingga kepada Rasulullah saw. ulama memiliki tanggung jawab besar dalam membina, membimbing dan mengarahkan umatnya agar tidak tersesat dari ajaran Islam. Ulama memiliki tanggung jawab dalam melestarikan ajaran-ajaran Islam dan budaya-budaya yang telah dikembangkan oleh para ulama sebelumnya, namun mereka tetap kritis terhadap ajaran dan budaya yang telah dikembangkan oleh para ulama sebelumnya. hal ini karena Para ulama memiliki peran dan tanggung jawab dalam menegakkan dakwa Islamiyah, mengkaji dan mengembangkan ajaran Islam diantaranya adalah mengembangkan sistem pendidikan baik secara formal seperti madrasah maupun non formal seperti pesantren bagi generasi umat Islam di masa akan datang. Diantara sekian banyak ulama yang sangat menjaga tradisi-tradisi yang dikembangkan oleh ulama-ulama terdahulu baik secara keilmuan maupun budaya-budaya lainnya adalah Gus Dur. Gus Dur sebagai mana diketahui memiliki tradisi keilmuan tidak hanya di pondok-pondok pesantren di Nusantara tetapi juga di Timur Tengah terutama di Al Azhar Kairo Mesir dan di Irak. Namun begitu Gus Dur tidak meninggalkan tradisi-tradisi dan budaya-budaya di Nusantara terutama tradisi pesantren yang berhaluan Ahlu As Sunnah Wa Al Jama’ah. Gus Dur sendiri memiliki kecenderungan kepada sufistik dan mistik dari kebudayaan tradisional.
Co-Authors Abda Abda Abdul Azis Abdul Aziz Abdul Latif Abdullah Pandang Abdullah, Abdullah Abdurahman Abdurrahman Abidin Abidin Abu Bakar Abubakar Abubakar Aeni, Yusro Afifuddin Dalimunthe, Afifuddin Agung Prasongko, Wahyu Ahmad Fadhil Imran Ahmad Yudi Saputra Aini, Rokyal Akhmat Yuliansyah Alawiyah, Astuti Aldri Frinaldi Alfaizah, Zakiyah alya f, nabila Andi Sulastri Andrean, Fanny Anggarini, Ida Fitri Anggraeni, Nur Najmi Anggraini, Yuliza Annisa Anwar, Agus Nuril Ar rasyid, Fauzan Cholis Ardani Ardani Arisih, Wesil Arrasyid, Zidhan Aryudha, Fikky Ashufah, Abdul Hayyaqdhan Asnuriyati, Wahyu Astuti, Sri Hartini Juni Aswasulasikin Aulia, Linda ayu e, ratna Azaim, Moh Bagus Setiawan Bahiyah, Khoridatul Baidah Baidah Baidah, Baidah Baiq Shofa Ilhami bidari, Kirana Bisri, Agung Muhamad Br Hutagaol, Sri Titin Artini Budi Utomo Dasril Aldo Dayanti Deny Susanti Dina Fadilah Dira Herawati Donna Boedi Maritasari Dwi Wulan Sari Ernawati Ernawati Erwan Efendi Fahim, Ali Masdar Fahrurrosi, Lingga Fakhridana, Farhan Muzakki Faras Zulina, Ayunani Farmanto fasifka, emi Febrianti, Nadiya Febrianto Fitriyanti, Anisa fizamawati, eka Fuad Mahbub Siraj Haidar, Musthafa Hairun nisa Haritsa, Mita Harja, Oktomi Hasan Sazali Hasani Z, Jufri Hastutiningsih, Ida Hasyim Muhammad Hatmiah, Hatmiah Hendri Saputra Herry Rachmat Widjaja Hilam, Husnul Hulbat, Rahmad Huri, Hidaman Husnan, Muhamad ibadiroh m, fitri Ibrahim, Doni Septu Marsa Ikhsan, Favi Aditya Ikram, Alimul Ilham, M. Indra Himayatul Asri Indradewa, Rhian Indrayadi Indrayadi Istiannah, Istiannah Jadidah, Amatul Janah, Indah Miftahul Jauhari, Safrudin Kalsum F, Fadhillah Kartini Kartini Khirjan Nahdi Kholidah, Nur Kholili Hasib, Kholili Kudsiyeh Laila Hayati, Laila Laisaan, Rasti Astuti Lalu Parhanuddin Latifa, Rohmi Leni Susanti Liadi, Fimeir Liadi, H. Fimeir Liuspiani, Andi M. Deni Siregar M. Irfan Mabrur, Ahmad Sirojul Maghfira, Deanita Mahdali, Fitriyah mantopani, rizal Maqfiroh, Fika Maskuro, Vina Lailatul Masyhuri Maulana Mauliya, Dina Mawarni, Tri meza p, Andiyani Mijahamuddin Alwi Miranti Miranti Muchamad Triyanto Mufarrohah, Lailatul Mufidah, Ani mufidah, dina Muh. Haris Zubaidillah Muh. Yazid Muhammad Agus Muhammad Arif Muhammad Hasyim, Muhammad Muhammad Helmi Muhammad Iqbal Muhammad Noor Muhammad Rifai Muhammad Sururuddin Muhammad Zaironi Mulianingsih, Sri Setyawati Mulyana, Andi Munadi, Moh. Robith Munawaroh, Saida Nabil, Umar Nahdhiyyah, Husnun Nindi Antika, Aisyah Ningsih, Nita Rahayu Ningsih, Siti Wahyu Nia nisa'ul fitri, Aulia Norlailah, Norlailah Nugroho, Arif Ganda Nuha, Siti Jamilatun Nurmala, Ida Nursyaid, Moh. Yudi Parniati, Wahidat Pattaray, Anas Prakoso, Thorik Agung Puadi, Hairul Pujiani, Sri Qomari, Nur QOMARIYAH, SITI LAILATUL Rahayu Ningsih Rahman, Riskz Abdul Rahmani, Ashila Ramadhani, Eza Ramdhani, Sandy Renny Maulidda, Renny Ria Indriani risqiani, alfi Rizkiyah, Putri Rodiyah, Hadiatul Rohanita, Lailatur Rohmah, Eva Siti Roihana Romdhoni, Alfi Rohmatur RR. Sri Setyawati Mulyaningsih Rubiyanti, Roisah Sahril Buchori, Sahril Sakilawati, Sakilawati Santi, Selvia Saprudin Jauhari Saputra, Reno Satiadji, Amirosa Ria Septianingtyas R, qonita Sholihah Sikumbang, Ahmad Tamrin Sita Acetylena, Sita Siti Nur Azizah, Siti Nur Sobirin, Moch. Sahril Suganda, Erwan SUHIRMAN SUHIRMAN Sulusin, Ahmad Sunhaji, Ahmad Surianty Sururruddin, Muhammad Suryadi Suryadi Syabandi, Erfan Syafitri, Zalina Syafiulloh, Ishmah Syahansyah, Zulfan Syatar, Abdul Syawaludin, Mohamad Taufiq, Muh. Titasari, Andini Putri Titin Sumarni Tohari, Mohammad Amin Ubaidillah Ubaidillah ulya k, indi Ulyana, Dyah Nurul Umami, Novita Umilati, Dhea Utami, Hana Putri Wahab, Fathulk Yuhansyah Yuhansyah Yul Alfian Hadi . Yuniar Lestarini Zalia Muspita Zulfadli Hamdi