p-Index From 2021 - 2026
14.279
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Diponegoro Law Journal Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Gamatika Lentera Hukum Nadwa : Jurnal Pendidikan Islam Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Nurani: Jurnal Kajian Syariah dan Masyarakat Techno LPPM Jurnal Counsellia ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Teras Jurnal Jurnal EMT KITA AL-MAIYYAH Jurnal SOLMA Civil Engineering Journal EKONOMIS : Journal of Economics and Business PROMINE JOURNAL OF APPLIED INFORMATICS AND COMPUTING KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Shirkah: Journal of Economics and Business Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT) Jurnal Sistem Informasi Kaputama (JSIK) Edum Journal TEKNOKOM : Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sistem Komputer Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Journal Cerita: Creative Education of Research in Information Technology and Artificial Informatics Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Al-Manhaj: Journal of Indonesian Islamic Family Law Walisongo Law Review (Walrev) Al-MAIYYAH : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of System and Computer Engineering Jurnal Ekonomi Trend : Pemasaran, Produksi, Keuangan, SDM, Akuntansi dan Sistem Informasi Manajemen Jurnal Budaya Etnika Journal of Earth and Marine Technology (JEMT) International Journal of Engineering, Science and Information Technology Journal of Community Development Abdi Masya Poros Onim Kabanti : Jurnal Kerabat Antropologi Bima Journal : Business, Management and Accounting Journal Jurnal Teknik Mesin JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Jurnal Penelitian Budaya Az Zarqa': Jurnal Hukum Bisnis Islam East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta TECHSI - Jurnal Teknik Informatika SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) El Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu (JITPU) Malcom: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Jurnal Ekonomi Syariah dan Hukum Islam IRSYADUNA: Jurnal Kemahasiswaan Jurnal Riset Hukum, Ekonomi Islam, ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Politeknosain Indonesian Research Journal on Education Jurnal Keperawatan JURNAL BIOLOGI PAPUA Al Maqashidi : Jurnal Hukum Islam Nusantara Jurnal Rekayasa elektrika Borneo Islamic Finance and Economics Journal (BIFEJ) Mining Science and Technology Journal Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Journal of Contemporary Rituals and Traditions JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah ITIJ Sabangka Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka International Applied Science JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Journal of Principles Management and Bussines Callus: Journal of Agrotechnology Science PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Jurnal Riset Ilmiah Journal of Community Empowerment Journal of Rural and Urban Community Studies An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah English Language and Literature in Education Journal (ELLINE Journal) Majalah Pengabdian Indonesia Tradition and Modernity of Humanity Alhaqiqa: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Pembelajaran dan Riset Pendidikan At-Tawazun, Jurnal Ekonomi Syariah Al-Mizan : Jurnal Ekonomi Syariah Al-Usariyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science) Jurnal Pengabdian Indonesia Jurnal Green House Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia Catalyx : Journal of Process Chemistry and Technology Jurnal Penelitian IPTEKS Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Pengelolaan Limbah Air Cucian Beras Untuk Pertanian Berkelanjutan di desa Suci Pramukyana, Lutfi; Ardani, Moh.; Hariyanto, Dwika Nano; Jalil, Abdul; P, Dinar Ayu; A, Fitri Nur
Jurnal Pengabdian Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Desa Suci masih minim pengetahuan tentang pengelolaan limbah rumah tangga. Terdapat beberapa limbah rumah tangga yang banyak dihasilkan salah satunya adalah air cuciaan beras. Limbah tersebut dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik ramah lingkungan dan hemat biaya sebagai pengganti pupuk kimia. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Suci dalam pengeloaan limbah air cucian beras menjadi pupuk organik cair ramah lingkungan. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini dimulai dengan survei, wawancara, sosialisasi dan demonstrasi pembuatan pupuk organik cair. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian adalah meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masysarakat Desa Suci tentang pengelolaan limbah organik serta berkembangnya keterampilan untuk mengelola limbah organik menjadi pupuk organik cair (POC) ramah lingkungan.
Pelatihan Dan Implementasi Mini Minaponik Untuk Meningkatkan Kemandirian Pangan Dan Pendapatan Yayasan Al-Muhlishin Suroso, Bejo; Jalil, Abdul; Munawaroh, Faridatul; Priyandana, Dhiaz Ari
Jurnal Pengabdian Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemandirian pangan telah menjadi salah satu isu krusial di Indonesia, terutama dalam rangka menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan. Yayasan Al-Muhlishin Pakem, Bondowoso, merupakan lembaga sosial yang bergerak dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial. Sebagai yayasan yang berorientasi pada kemandirian masyarakat, mereka menghadapi beberapa tantangan utama, terutama dalam hal ketahanan pangan dan peningkatan pendapatan masyarakat setempat. Program Pelatihan dan Implementasi Mini Minaponik untuk Meningkat- kan Kemandirian Pangan dan Pendapatan Yayasan Al-Muhlishin bertujuan untuk memperkenalkan teknologi pertanian modern yang ramah ling- kungan dan efisien, khususnya dalam hal mengoptimalkan penggunaan lahan terbatas. Program ini dilaksanakan melalui pelatihan dan imple- mentasi sistem mini minaponik yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman dalam satu sistem siklus air tertutup. Pelatihan yang diadakan pada 28 Februari 2025 dan implementasi pada 16 Maret 2025 diikuti oleh delapan pengurus yayasan yang diberdayakan untuk memproduksi pangan secara mandiri. Selain itu, program ini juga memberikan bantuan tambahan berupa PC baru dengan spesifikasi Core i7 untuk mendukung administrasi yayasan yang sebelumnya terganggu oleh perangkat lama. Hasil dari program ini meliputi peningkatan keterampilan teknis peserta dalam mengelola mini minaponik, pemanfaatan pekarangan rumah untuk produksi pangan, serta peningkatan kapasitas yayasan dalam mengelola administrasi. Pro- gram ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap ketahanan pangan lokal, peningkatan pendapatan keluarga, dan memperluas keberlanjutan program melalui replikasi di tingkat komunitas lainnya.
Membentuk Wirausahawan Muda Melalui Produksi Cocopeat Untuk Media Tanam Tripama, Bagus; Jalil, Abdul; Aprisco, Handa; Munawaroh, Faridatul; Romadhane, Firdauzy Rizqy
Jurnal Pengabdian Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan mitra usaha Triococo melalui peningkatan kapasitas produksi cocopeat, penguatan manajemen usaha, dan pengembangan pemasaran. Mitra sebelumnya menghadapi kendala dalam memproduksi cocopeat secara efisien akibat keterbatasan alat dan pengetahuan teknis. Melalui program ini, tim pengabdian Universitas Muhammadiyah (UNMUH) Jember memberikan bantuan pengadaan mesin pembuat cocopeat dengan mesin penggerak merek Tesla, yang dipilih karena keandalannya dan efisiensinya. Selain itu, mitra juga diberikan pelatihan teknis produksi cocopeat, manajemen usaha, dan strategi pemasaran. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa mitra berhasil memproduksi cocopeat berkualitas dengan kemasan 5 kg yang dilengkapi label "Binaan UNMUH Jember". Label ini berfungsi sebagai media promosi dan pengakuan atas peran UNMUH Jember dalam memberdayakan mitra. Mitra juga telah mampu mengoperasikan mesin secara mandiri dan memahami seluruh proses produksi, mulai dari pengolahan sabut kelapa hingga pengemasan. Dampak positif yang dirasakan mitra antara lain peningkatan produktivitas, pendapatan, serta perluasan pasar. Program ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga memiliki potensi keberlanjutan melalui rencana diversifikasi produk dan pengembangan pasar. Keberhasilan program ini menunjukkan peran aktif UNMUH Jember dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi.
Pengaruh Komposisi Cocopeat Baru dan Bekas pada Pertumbuhan dan Produksi Tembakau Na-Oogst dalam Sistem Hidroponik Tetes Suherman, Suherman; Ibadah, Irzatul; Hariyanto, Dwika Nano; Ardani, Moh; Jalil, Abdul; Syahputra, Wahyu Nurkholis Hadi
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 14 No. 1: Januari 2026 (In Press)
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v14i1.281

Abstract

Tembakau Na-Oogst merupakan tanaman bernilai ekonomi tinggi yang memerlukan media tanam dengan retensi air dan aerasi optimal untuk pertumbuhan vegetatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh berbagai proporsi cocopeat baru dan bekas terhadap pertumbuhan tanaman pada sistem hidroponik tetes. Penelitian dilaksanakan di Bondowoso, Jawa Timur (±250–300 m dpl) menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktor tunggal dengan enam perlakuan: M0 (100% cocopeat baru), M1 (80% baru + 20% bekas), M2 (50% baru + 50% bekas), M3 (20% baru + 80% bekas), M4 (100% cocopeat bekas halus), dan M5 (100% cocopeat bekas serat), dengan lima ulangan. Parameter pengamatan meliputi tinggi tanaman, diameter batang, lebar daun, dan kadar air media. Hasil menunjukkan bahwa media M3 dan M4 mendukung pertumbuhan terbaik (tinggi batang 119,4–119,8 cm; diameter 1,83 cm; lebar daun 27,9–28,5 cm). Cocopeat bekas mampu mempertahankan kadar air stabil (78,0–80,0%) untuk mendukung perkembangan akar dan ekspansi jaringan. Temuan ini menegaskan bahwa cocopeat bekas, baik campuran maupun digunakan penuh dengan tekstur halus, efektif digunakan kembali sebagai media tanam hidroponik.
PERSEPSI PENONTON TERHADAP COSPLAYER PADA EVENT COSPLAY DI KOTA KENDARI Amalia, Rizky Nur; Suyuti, Nasruddin; Jalil, Abdul
Jurnal Budaya Etnika Vol. 9 No. 2 (2025): POTRET BUDAYA TRADISI DAN MATERI LOKAL DAN GLOBAL PADA MASA KONTEMPORER DI INDO
Publisher : Institute of Indonesia Arts and Culture (ISBI) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/jbe.v9i2.4315

Abstract

Abstrak: Di era globalisasi dan kemajuan teknologi, budaya populer Jepang seperti anime, manga, dan cosplay dengan cepat menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Hal ini memicu tumbuhnya komunitas penggemar di Kota Kendari yang aktif menggelar event cosplay sejak 2012. Cosplay menjadi media ekspresi diri, kreativitas, dan identitas sosial, namun memunculkan beragam persepsi di masyarakat, dari yang menganggapnya seni hingga yang melihatnya aneh. Setelah pandemi, aktivitas cosplay kembali marak dan menarik perhatian publik. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji persepsi penonton terhadap cosplayer serta faktor yang memengaruhinya, mengingat hal ini dapat memengaruhi penerimaan subkultur tersebut di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan persepsi penonton terhadap cosplayer pada event cosplay di Kota Kendari serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif etnografi dengan teknik observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap delapan informan yang terdiri dari anggota komunitas cosplay, penonton, dan panitia event. Data dianalisis dengan menggunakan teori Interaksionisme Simbolik oleh George Herbert Mead (1934) melalui tahap kategorisasi fenomena, pelabelan kategori, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran persepsi masyarakat dari yang awalnya menganggap cosplay aneh menjadi lebih positif seiring meningkatnya intensitas event cosplay dan interaksi langsung antara cosplayer dan penonton. Kini cosplay dipandang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai seni, kreativitas, dan ekspresi identitas yang diterima dalam masyarakat Kota Kendari. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa cosplay di Kota Kendari kini semakin diterima sebagai bagian dari seni, kreativitas, dan ekspresi identitas, seiring meningkatnya pemahaman dan interaksi masyarakat dengan para cosplayer. Oleh karena itu, disarankan agar event cosplay terus difasilitasi dan melibatkan berbagai elemen masyarakat guna memperkuat penerimaan sosial, sekaligus mengedukasi publik tentang nilai positif di balik budaya populer ini. Kata kunci: cosplay, persepsi penonton, budaya popular, anime, manga Abstract: In the era of globalization and technological advancement, Japanese popular culture such as anime, manga, and cosplay has quickly spread to various countries, including Indonesia. This has sparked the growth of a fan community in Kendari City, which has been actively holding cosplay events since 2012. Cosplay has become a medium for self-expression, creativity, and social identity, but it has also given rise to various perceptions in society, from those who consider it art to those who see it as strange. Following the pandemic, cosplay activities have resurfaced and gained public attention. Therefore, it is important to examine audience perceptions of cosplayers and the factors influencing them, as this can impact the acceptance of this subculture in society. This study aims to identify and describe audience perceptions of cosplayers at cosplay events in Kendari City, as well as the factors influencing these perceptions. This study employs a qualitative ethnographic method using participatory observation and in-depth interviews with eight informants consisting of cosplay community members, spectators, and event organizers. Data were analyzed using George Herbert Mead's (1934) Symbolic Interactionism theory through the stages of phenomenon categorization, category labeling, and conclusion drawing. The results of the study indicate a shift in public perception from initially viewing cosplay as strange to a more positive outlook as the intensity of cosplay events increases and direct interaction between cosplayers and spectators grows. Today, cosplay is not only seen as entertainment but also as art, creativity, and a form of identity expression accepted within the community of Kendari City. Based on this, it can be concluded that cosplay in Kendari City is increasingly accepted as part of art, creativity, and identity expression, alongside growing public understanding and interaction with cosplayers. Therefore, it is recommended that cosplay events continue to be facilitated and involve various community elements to strengthen social acceptance while educating the public about the positive values behind this popular culture. Keywords: cosplay, audience perception, popular culture, anime, manga
Negotiating Ritual Authority and Non-Binary Leadership: The Bissu of Bugis Society in Contemporary Religious and Cultural Landscapes Mahyuddin, Mahyuddin; Aminah, Sitti; Nurkidam, A.; Jalil, Abdul
Journal of Contemporary Rituals and Traditions Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jcrt.1474

Abstract

Purpose: This study aims to examine how the Bissu, as non-binary ritual leaders in Bugis society, sustain their identity and ritual authority amid shifting religious, cultural, and political landscapes. Method: The research adopts a qualitative approach using a phenomenological orientation. Data were collected through in-depth interviews with Bissu practitioners, community members, and government representatives, complemented by participant observation of rituals and cultural performances in Segeri, Pangkajene and Kepulauan (Pangkep), South Sulawesi. Data analysis was conducted through thematic and narrative techniques to identify recurring patterns related to lived experiences, adaptation strategies, and transformations of ritual authority. Findings: The findings reveal three main patterns. First, the Bissu experience a weakening of social recognition accompanied by stigma and economic vulnerability, despite their continued visibility in cultural events. Second, they actively employ religious and cultural adaptation strategies, integrating Islamic practices such as prayer, Barzanji recitation, and pilgrimage alongside traditional rituals. Third, Bissu ritual authority is being redefined from sacred, community-based leadership toward more symbolic and institutionally mediated roles, particularly through government-sponsored cultural and heritage programmes. Implications These findings contribute to debates on non-binary indigenous leadership by demonstrating that ritual authority is shaped not only by cosmology but also by institutional and political arenas where recognition is negotiated. Practically, the study suggests that cultural and local government policies should move beyond event-based recognition toward more sustainable support that enables the Bissu to maintain ritual roles within their communities. Originality: This study offers an original, voice-driven account grounded in Bissu narratives and direct observation, moving beyond symbolic or historical analyses. It introduces a two-level model of adaptation and conceptualises ritual authority as a dynamic process of contemporary negotiation rather than a fixed traditional status.
Co-Authors A, Fitri Nur Abd. Wahed Abdul Aziz Abdul Haq Syawqi Abdul Latief Arda Achmad Fauzi Affandi, Rheinald Aflah, Kuntarno Noor Agung Prasetyo Agustia, Inayati Ahmad Muchlis Ainun Rizkyani Fadillah Aji, Angga Asteriasti Akbar Iskandar Akhmad Marhadi Alias Amandasari, Srimelni Amiruddin Amiruddin Amperajaya, Derajat Amsyah, Antomy Ananda, Pio T. Ananda, Pio Tifar Anda Juanda Andi Syam Aswandi ANDRI WAHYUDI, ANDRI Anggara, Rhoby Anggereani, Iga Anggraeni Mahgfiro, Qori Afifah Anisa Aprisco, Handa Arapa, Alman Ardani, Moh Ardani, Moh. Ardiansyah, M. Virzy Arfiandi, Joni Aries Saifudin Arrofi'u, Ahlun Arum, Laras Sekar Ashmarita, - ASNIMAR ASNIMAR, ASNIMAR Athoillah, Muhammad Hikam Azis, St. Aminah Azzaini, Alvan Maulana azzarqa, azzarqa Azzayni, Alvan Maulana Bahdad, Bahdad Bainudin, Bainudin Bangun, Cicilia Buana , Gita Arum Budi, Hasiun Chandra Wisnu Nugroho Cut Linda Marheni Damayanti, Agustina Danial - Darwis, Mardis Defi, Sry Dewi Lestari Dewi Rembulan diana, Rahma Didik Warasto, Didik Dwiansyah, Ipung Eddy Winarno, Eddy Efendi, Bagus Eka Suaib, Eka El Amin, Faris Erens Elvianus Koodoh, Erens Elvianus Erna Erna, Erna Erniyawati Mustaqomah, Erniyawati Fahla, Adam Farlisa, Veronenci Yuliarbi Fatana, Ahmad Fathur Rachim, La Ode Muhamad Fauzy, Ahmad Feliks Eldad Larobu Firdaus, Muh Fitrah, Moh. Chairil Fitriyah, Siti Magfirotul Furqoni, Aminullah Gamsir, Laode Abdul Graha Nur Pradoni, Lingga Gunawan, Risal Hakis, Andi Wahyunita Hariyanto, Dwika Nano Harun, Rusni Hasanah, Siti Nihayatul Hasbi, Hudaini Hasnah Faizah AR Hasniah Hasniah Hasria Hasria, Hasria Hastjarjo, Sri Hasudungan Simanjutak, Raja Agung HASYIM, ZOHRAH Heni Pujiastuti Herman Fithra Hidayah, Irna Hidayah, Noor Riefma Hidayat, Suhidra Hidayatillah, Fajrul Ibadah, Irzatul Ichsannudin, Ichsannudin Iftitah, Iftitah Ilmi, Ghulam Hadist Ulil Ingrid Nurtanio Irmawanti, Irmawanti Jaya, Sarlan Adi Jers, La Ode Topo Jufriza, Jufriza Jura, Suwatri JUSMAN, HERY ILHAMSYAH Kacung Hariyono Kamaruddin Kamaruddin Kasnelly, Sri Kherani, Riska Khonsa, Khonsa Kurniawan, M. Arif Kustiyono, Kustiyoni La Acok, La Acok La Ode Topo Jers Laili Nur Hidayati, Laili langaja, Amin Lathifah, Lathifah Laxmi, Laxmi Lestari, Bibit Lilik Luthfi, H. Ahmad Luthtiansyah, Luthtiansyah M. Haris Hidayatulloh M. Hazmi Mahardika, Hanief Ilma Mahyuddin Mahyuddin Maibara, Rais Maizuar Maizuar Majid, Baidhowi Makkajareng, Nizar Fauzan Malarangan, Hilal Mamlu'ah, Aya Mangatur Sinaga Mashur Razak Masri Masri Moharom, M. Syahfril Muhammad Firman Muhammad Yusuf Muharom, Lutfi Ali Muliati Muliati, Muliati Munawaroh, Faridatul Munawirah, Munawirah Munif, Achmad Abdul Nasir, Hamida Nasution, Angelica Vanessa Audrey Natalis, Aga Nentalea, Nentalea Nugroho, Budi Sulistiyo Nur Ali Amri, Nur Ali Nur Fatimah Nurfitriani Nurfitriani, Nurfitriani Nurhasanah, Fatim Nurhidayah Rahman Nuriatullah Nuriatullah Nurkidam, A. Nurtikawati Oktarina Oktarina Okto, Ali P, Dinar Ayu Parawita Dewanti Pramukyana, Lutfi Pratiwi, Zahru Wilda Prima, Aldi Priyandana, Dhiaz Ari purwanti, rina Puspito, Agung Nugroho Putra Laksono, M Alief Ramadhan Putra, Fachrizal Cesar Putra, Muhammad Idris Putri Putri, Putri Putu Rika Permana, I Gusti Qadri, Khaerul Rachim, La Ode Muhamad Fathur Rachim, Muhamad Fathur Radhi, Fadlon - Rahmadhanisa, Novita Anggi Rahman, La Rahmat Hidayat Rahmawati, Ulva Badi’ Rambak, Ezra Pasereng Ramli Ratnawati Ratnawati Reni Rahmadewi, Reni Ridho, Alvin Ridho, Atok Ainur Rifani, Endang Ririn Fauziyah Rismawati Rismawati Rizki Amalia Rizky Nur Amalia Roesfiansjah Rasjidin Rohmawati, Ulva Badi' Romadhane, Firdauzy Rizqy Rosa, Firlana Rozi Saferi, Rozi Rusanti, Ega Safitri, Lian Sahibu, Supriadi Said Jalalul Akbar, Said Jalalul Saputra, Wahyu Nurkholis Hadi Sari, Novi Yulanda Septiana, Sara Septiani, Debi Serlina, Serlina Setiyono Setiyono Sholeh Avivi Siagian, Paulus Reinhard Silma Bilqista, Nabila Simanjuntak, Raja Agung Hasudungan Siswanto Siti Amaroh Sitti Aminah Slameto Slameto Sofiannur, Sofiannur Sofyan, Syaakir Sofyan, Syathir Sri Hartatik St. Aminah Suarning Sudirman Sudirman Suherman, Suherman Suklani Suparno Suparno Suparno, I Wayan Supriadi Surahman, Bambang Suroso , Bejo Suroso, Bejo Susilawati, Fera Tri Susilawati, Susilawati Suswadi Suteki, Suteki Suyuti, Nasruddin Syafaat, Muhammad Syahputra, Wahyu Nurkholis Hadi Syarafuddin, Muhsan Sya’roni, Sya’roni Taman Ginting, Taman TAMRIN, MUH. Tamsila, Ulfa Taufiq, Arfah Teti Desyani Theresia Marpaung, Theresia Trihadi, Wanda Tripama, Bagus Ubaidillah, Mohammad Udji, Affandi Umar Umi Supraptiningsih Umran, La Ode Muhammad Utari, Prahastiwi Wahid, Muhammdan Abdul Wahyudi, Ferdian A. Wahyudi, Ferdian Agung Wahyudi, M Iwan Wahyudi, Muhammad Iwan Wardi Wardi Wesli Wesli Widjaningsih, Dyah Wijaya, Insan Yahya, Achdiyar Roby Yogi La Ode Prianata Yuliadi Erdani, Yuliadi Yuliani, Isna Dewi Yulius Rief Alkhaly Zainal Zainal Zulkarnain Zulkarnain Zulkifli Zulkifli