p-Index From 2021 - 2026
13.238
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Zahra : Journal for Islamic and Arabic Studies KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Lembaran Ilmu Kependidikan Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Jurnal Komunikasi Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) ORBITA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan JCES (Journal of Character Education Society) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Scientific Journal of Reflection : Economic, Accounting, Management and Business Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer) Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika) Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) Journal of Education and Instruction (JOEAI) BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Jurnal Pendidikan Matematika (JUDIKA EDUCATION) LUGAS Jurnal Komunikasi WIDYA LAKSANA Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran FONDATIA Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika PERSPEKTIF Jurnal Informatika dan Rekayasa Perangkat Lunak JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Abdi Masyarakat Journal of Elementary School (JOES) Jurnal PORKES AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Jurnal Pengabdian Masyarakat Formosa (JPMF) Prosiding Seminar Nasional Sisfotek (Sistem Informasi dan Teknologi Informasi) Cessie : Jurnal Ilmiah Hukum VOKAL: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Indonesia Sosial Sains Journal of Software Engineering and Information System (SEIS) Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Abdimas Mandalika Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Bima Journal of Elementary Education Al-Urwatul Wutsqo: Jurnal Ilmu Keislaman Dan Pendidikan Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Nusantara Mengabdi kepada Negeri EduBase: Journal of Basic Education Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Jurnal Publikasi Teknik Informatika
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN ARITMATIKA SOSIAL SEKOLAH DASAR MELALUI PENDEKATAN ETNOMATEMATIKA DENGAN PEMANFAATAN GIM EDUKASI BERBASIS VIRTUAL REALITY Khaerul Anam; Gunawan Wiradharma; Mario Aditya Prasetyo; Ronny Basista
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.12204

Abstract

ABSTRACT The low level of student engagement in learning social arithmetic and the limited integration of local culture into mathematics instruction highlight the need for more interactive and meaningful learning media. This study aimed to develop and evaluate the feasibility of SIVIRA (Social Arithmetic Virtual Reality), a Virtual Reality (VR)-based educational game that integrates an ethnomathematics approach into elementary school social arithmetic learning. The media was designed by incorporating local culture from the Riau Islands, particularly the context of Luti Gendang, to provide an immersive, contextual, and enjoyable learning experience. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, consisting of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The participants included 30 fifth-grade elementary school students and three mathematics teachers. Data were collected through questionnaires and analyzed using descriptive quantitative techniques. The results indicated that the aspects of usability, material quality, user satisfaction, and learning benefits were rated in the very good category by students. Teachers also assessed the content feasibility, pedagogical effectiveness, and integration of ethnomathematical content as very good. These findings demonstrate that SIVIRA is a feasible learning medium for teaching social arithmetic and has the potential to enhance conceptual understanding, student engagement, and appreciation of local culture through the innovative use of VR technology ABSTRAK Rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran aritmatika sosial serta kurang optimalnya pemanfaatan budaya lokal sebagai konteks pembelajaran mendorong perlunya pengembangan media yang lebih interaktif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran SIVIRA (Social Arithmetic Virtual Reality), yaitu gim edukasi berbasis Virtual Reality (VR) yang mengintegrasikan pendekatan etnomatematika dalam pembelajaran aritmatika sosial di sekolah dasar. Media ini dikembangkan dengan memanfaatkan budaya lokal Kepulauan Riau, khususnya konteks Luti Gendang, untuk menghadirkan pengalaman belajar yang imersif, kontekstual, dan menyenangkan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas V sekolah dasar dan tiga guru matematika. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kemudahan penggunaan, kualitas materi, kepuasan pengguna, dan kebermanfaatan pembelajaran memperoleh kategori sangat baik berdasarkan penilaian siswa. Penilaian guru terhadap kelayakan isi, efektivitas pedagogis, serta integrasi konten etnomatematika juga menunjukkan kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa SIVIRA layak digunakan sebagai media pembelajaran aritmatika sosial serta berpotensi meningkatkan pemahaman konsep, keterlibatan belajar, dan apresiasi siswa terhadap budaya lokal melalui pemanfaatan teknologi VR yang inovatif.
INCLUSIVE DISASTER LEARNING: DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN MITIGASI BENCANA BERBASIS INKLUSIVITAS PADA PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR Fadloli Fadloli; Cicilia Clara Devi Anggraini; Gunawan Wiradharma; Mario Aditya Prasetyo; Khaerul Anam
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.12474

Abstract

ABSTRACT Indonesia is a disaster-prone country, making disaster mitigation education essential from the elementary school level to improve students’ preparedness and resilience. This study aims to analyze the need for developing a disaster mitigation learning media based on the Universal Design for Learning (UDL) principles as a foundation for designing effective, adaptive, and inclusive educational media. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, focusing on the analysis phase. Data were collected through questionnaires and needs assessment instruments involving 30 elementary school students, 10 teachers, and 5 education and disaster management experts. The findings indicate that although most students possess basic knowledge of natural disasters, they experience difficulties in visualizing disaster situations and require more interactive learning media. Students demonstrated strong interest in game-based and simulation-based learning activities for disaster mitigation. From the teachers’ perspective, interactive digital media can enhance students’ understanding and preparedness, although its implementation in classroom practice remains limited. Experts emphasized the importance of developing contextual, multimodal, interactive, child-friendly, and accessible media that accommodates diverse learning needs. The study concludes that the development of UDL-based disaster mitigation learning media is highly necessary to transform disaster-related knowledge into practical preparedness skills through engaging, accessible, and inclusive learning experiences for all elementary school students ABSTRAK Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerentanan bencana tinggi sehingga pendidikan mitigasi bencana perlu diperkenalkan sejak sekolah dasar untuk meningkatkan kesiapsiagaan peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran mitigasi bencana alam berbasis prinsip Universal Design for Learning (UDL) sebagai landasan perancangan media yang efektif, adaptif, dan inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang difokuskan pada tahap analisis kebutuhan. Data dikumpulkan melalui angket dan lembar analisis yang melibatkan 30 siswa sekolah dasar, 10 guru, dan 5 ahli pendidikan serta kebencanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar siswa telah memiliki pemahaman dasar tentang bencana alam, mereka masih mengalami kesulitan dalam membayangkan situasi bencana secara nyata dan membutuhkan media pembelajaran yang lebih interaktif. Siswa menunjukkan minat tinggi terhadap penggunaan permainan dan simulasi sebagai sarana belajar mitigasi bencana. Dari perspektif guru, media digital interaktif dinilai mampu meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan siswa, meskipun pemanfaatannya dalam pembelajaran masih terbatas. Sementara itu, para ahli merekomendasikan pengembangan media yang kontekstual, multimodal, interaktif, ramah anak, dan dapat diakses oleh peserta didik dengan karakteristik belajar yang beragam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran mitigasi bencana berbasis UDL sangat diperlukan untuk mendukung transformasi pengetahuan kebencanaan menjadi keterampilan kesiapsiagaan yang konkret, menarik, dan inklusif bagi seluruh siswa sekolah dasar.
MOOCs dalam Pendidikan Bisnis: Peningkatan Keterampilan Negosiasi dan Pemasaran Digital di Lombok Windi Baskoro Prihandoyo; Nining Suryani; Khaerul Anam
CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/civicus.v13i2.34732

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan mengembangkan Massive Open Online Courses (MOOCs) yang berfokus pada peningkatan keterampulan negosiasi dan pemasaran digital bagi pelaku UMKM di Lombok. Latar belakang penelitian ini adalah keterbatasan akses pelatihan formal yang menyebabkan pelaku usaha lokal kesulitan bersaing di era transformasi digital. Penelitian menggunakan pendekatan research and development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Untuk menggali kesenjangan kompetensi dilakukan kegiatan analisis kebutuhan yang dilakukan melalui wawancara dengan praktisi, dosen, dan pelaku UMKM di Lombok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ketidaksesuaian yang signifikan antara kebutuhan keterampilan negosiasi dan pemasaran digital dengan pelatihan yang tersedia. Pembelajaran pada MOOCs ini dikembangkan dengan model model self-paced learning berbasis Learning Management System (LMS) dengan delapan materi, video animasi interaktif, serta materi diskusi dan soal evaluasi formatif. Untuk memastikan kelayakan dilakukan pengujian oleh ahli media, bahasa, dan materi yang menunjukkan kualitas baik hingga sangat baik (rata-rata >80%), sehingga dinyatakan layak untuk digunakan.The purpose of this study was to design and develop Massive Open Online Courses (MOOCs) focused on improving negotiation and digital marketing skills for MSMEs in Lombok. The background of this research is limited access to formal training, which makes it difficult for local businesses to compete in the era of digital transformation. The study employed a research and development (R&D) approach, utilizing the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. To explore competency gaps, a needs analysis was conducted through interviews with practitioners, lecturers, and MSMEs in Lombok. The results revealed a significant disparity between the demand for negotiation and digital marketing skills and the available training. The learning in this MOOC was developed using a self-paced learning model based on a Learning Management System (LMS) with eight materials, interactive animated videos, discussion materials, and formative evaluation questions. To ensure feasibility, testing was conducted by media, language, and material experts, which demonstrated good to excellent quality (average >80%), thus being declared suitable for use.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SISWATERBAIK DI SMP 101 JAKARTA BARAT MENGGUNAKAN METODE SAW Niken Harsanti; Asep Sumantri; Khaerul Anam
Jurnal Publikasi Teknik Informatika Vol. 5 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Publikasi Teknik Informatika
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupti.v5i1.6574

Abstract

Sebagai hasil evaluasi belajar siswa selama 1 tahun perlu dilakukan pemilihan siswa terbaik saat menjelang kenaikan kelas. Kegiatan ini dilakukan untuk dapat menghargai prestasi yang diperoleh oleh siswa/i di sekolah, yang akan berdampak pada semangat siswa/i untuk peningkatan nama baik sekolah dan meningkatkan prestasi diluar sekolah. Terdapat beberapa masalah yang dihadapi SMP 101 Jakarta Barat dalam pemilihan siswa terbaik yang biasanya dilakukan pada menjelang kenaikan kelas. Kendala bagi pihak sekolah dalam mengambil keputusan, dimana dalam membuat keputusan siswa terbaik masih menggunakan klasifikasi manual, dikarenakan banyak kriteria yang perlu dipakai dalam pemilihan. Pemilihan kriteria yang tidak tepat dapat memberikan penilaian yang kurang objektif bagi calon siswa terbaik yang akan dipilih, maka diperlukan suatu Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu dalam pengambil keputusan. Tujuan penelitian ini adalah sebagai alternatif sekolah untuk menentukan siswa terbaik tidak hanya berdasarkan nilai akademik saja, agar pemilihan menjadi lebih objektif berdasarkan kriteria penilaian baru yang relevan dan perhitungan bobot yang diberikan dalam sistem. Metode yang akan digunakan adalah Metode Simple Additive Weighting (SAW), dengan menyediakan kriteria- kriteria tertentu, maka yang memiliki rata-rata bobot nilai akhir terbesar akan menjadi keputusan akhir untuk kelayakan dalam pemilih siswa/i terbaik. Dari hasil perhitungan dengan metode SAW didapatkan oleh siswa Bernama Alycka Aprilya Kurniawan dengan nilai preferensi 97,0.
Desain Sistem Aplikasi Pelaporan Pelanggaran di Destinasi Pariwisata Prioritas Indonesia Berbasis Prinsip Keberlanjutan Zulham Adamy; Gunawan Wiradharma; Mario Aditya Prasetyo; Miftahunnisa’ Igiriza; Khaerul Anam
PERSPEKTIF Vol. 15 No. 1 (2026): PERSPEKTIF January
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v15i1.15757

Abstract

Amid growing demands for transparency and public participation in tourism governance, public reporting technology is still rarely positioned as a strategic instrument for citizen participation in sustainable tourism destinations. This study aims to analyze the needs and design a complaint reporting system for violations in Indonesia's priority tourism destinations by integrating sustainability principles and RAD approach. Using in-depth interviews with tourism experts and application developers, questionnaires, and field observations in super-priority destinations. The results show that the limitations of manual complaint systems not only hamper the effectiveness of follow-up violations but also weaken the participation of tourists as actors in destination governance. The main findings indicate that a responsive, secure, and transparent digital reporting system has the potential to strengthen the practice of co-production of public services and increase the accountability of tourism destination management. The scientific contribution of this research lies in the expansion of the RAD model's application in the context of participatory technology in the tourism sector, while enriching the e-governance discourse by positioning complaint applications as a medium for tourists and destination managers. This research emphasizes that public reporting technology is strategic instrument in building participatory, ethical, and sustainable tourism destination governance.
Determinants of Student Research Quality in Madrasah Aliyah: Student Characteristics, School Environment, and Learning Process Iqbal, Muhammad; Irfan, Ahmad Zainul; Muzakkir, Muzakkir; Anam, Khaerul
Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Vol. 10 No. 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/e-saintika.v10i1.4224

Abstract

Student research programs in Madrasah Aliyah (MA) have been developed to strengthen scientific literacy and higher-order thinking skills, yet the quality of student research outputs remains uneven. This study examined the effects of student characteristics, school environment, and learning process on perceived student research quality, while also testing the mediating role of learning process. A quantitative associative-predictive design was employed involving 67 students from MAN IC Lombok Timur who had conducted research. Data were collected through a five-point Likert questionnaire and analyzed using PLS-SEM. The results showed that student characteristics had the strongest positive effect on perceived research quality (β = 0.611; p < 0.001), followed by school environment (β = 0.310; p = 0.018). School environment also significantly predicted learning process (β = 0.673; p < 0.001), whereas learning process did not significantly affect perceived research quality (β = −0.001; p = 0.994) and did not mediate the effects of the two predictors. These findings indicate that students’ academic self-efficacy, intrinsic motivation, self-regulation, and supportive school climate are associated with higher perceived research quality. At the same time, the non-significant role of learning process suggests that general classroom practices may not adequately capture the research-specific mentoring needed to support student research. The findings should be interpreted in light of the study’s self-reported and cross-sectional design.
Thematic Network Analysis Instrumen Penilaian Visitasi Akreditasi PAUD Muhammad Iqbal; Ahmad Zainul Irfan; Jessica Festy Maharani; Khaerul Anam
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur tematik dan keterkaitan indikator dalam Instrumen Penilaian Visitasi (IPV) Akreditasi PAUD, sebagai dasar dalam pemetaan potensi reusabilitas bukti kinerja antar indikator. Penelitian dapat dikeleompokkan ke dalam penelitian kepustakan dengan pendekatan analisis dokumen. Sumber data penelitian adalah dokumen Instrumen Penilaian Visitasi (IPV) Akreditasi PAUD. Seluruh komponen, butir, dan indikator yang terdapta dalam IPV Akreditasi PAUD dianalisis dan diekstrak menggunakan metode Thematic Network Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 99 indikator  tersebut memiliki substansi yang saling terkait dan dapat diekstrak ke dalam struktur tematik yang lebih sederhana dan sistematis. Terdapat 9 tema dasar yang berhasil diekstrak, lalu dipadatkan lagi menjadi 4 tema pengorganisasi, dan akhirnya disintesis lagi ke dalam tiga tema umum berdasarkan kinerja unsur utama, yaitu pendidik, satuan PAUD, dan orang tua. Ekstraksi menjadi 3 tema umum ini memberikan penekanan akan pentingnya kontribusi dan akuntabilitas masing-masing aktor, terutama pendidik, dalam menentukan mutu layanan PAUD. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat praktis bagi satuan PAUD dalam penyusunan portofolio kinerja, dan bagi asesor, dapat menjadi panduan awal dalam mengidentifikasi bukti kinerja untuk suatu indikator yang dapat digunakan juga untuk indikator lain.
OPTIMALISASI PEMASARAN DIGITAL UMKM MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN WEBSITE PRODUK DI DESA LULUT, KABUPATEN BOGOR Gunawan Wiradharma; Meirani Harsasi; Mario Aditya Prasetyo; Karina Pramita Ningrum; Khaerul Anam
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.14043

Abstract

ABSTRACT This Community Service Program (Pengabdian kepada Masyarakat/PkM) was conducted as a follow-up to the evaluation of the previous community service program, which revealed that Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Lulut Village, Bogor Regency, had limited utilization of websites as digital marketing media. Most MSME owners still relied on conventional marketing and simple social media promotion, resulting in product information that was not presented comprehensively or professionally. This program aimed to improve the knowledge and skills of MSME owners in developing and managing product catalog websites as digital promotional media. The program employed a training and mentoring approach consisting of website marketing instruction, hands-on website development practice, mentoring, and evaluation through pretests and post-training questionnaires. A total of 30 MSME owners participated in the program. The pretest results indicated that 86.7% of participants did not yet have a product website, although 93.3% recognized the importance of websites as a source of product information for potential customers. The evaluation results showed that all participants (100%) considered the training beneficial for their businesses, 93.3% reported increased knowledge after the training, 100% understood the functions of product websites, 90.0% understood the importance of attractive website design, 83.3% understood how to manage product websites, and 96.7% expressed the need to develop a website or digital product catalog for their businesses. These findings indicate that the community service program contributed to strengthening the digital capacity of MSME owners through the utilization of websites as effective digital marketing media to enhance business competitiveness. ABSTRAK Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas hasil evaluasi program PkM tahun sebelumnya yang menunjukkan bahwa pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Lulut, Kabupaten Bogor, masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan website sebagai media pemasaran digital. Sebagian besar pelaku UMKM masih mengandalkan pemasaran konvensional dan media sosial sederhana sehingga informasi produk belum tersaji secara lengkap dan profesional. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam membuat serta mengelola website katalog produk sebagai media promosi digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan yang meliputi pemberian materi mengenai website marketing, praktik pembuatan website produk, pendampingan, serta evaluasi melalui pretest dan kuesioner setelah pelatihan. Kegiatan diikuti oleh 30 pelaku UMKM. Hasil pretest menunjukkan bahwa sebagian besar peserta belum memiliki website produk, meskipun mereka telah menyadari pentingnya website sebagai media informasi bagi konsumen. Hasil evaluasi pelatihan menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat bagi peserta, meningkatkan pengetahuan mereka mengenai pemanfaatan website sebagai media pemasaran, serta memperkuat pemahaman tentang fungsi, pentingnya tampilan website yang menarik, dan cara pengelolaannya. Selain itu, peserta juga menunjukkan kesadaran akan pentingnya mengembangkan website atau katalog produk sebagai upaya mendukung pengembangan usahanya. Dengan demikian, kegiatan PkM ini memberikan kontribusi dalam memperkuat kapasitas digital pelaku UMKM melalui pemanfaatan website sebagai media pemasaran yang lebih efektif serta mendukung peningkatan daya saing usaha.
INTEGRASI LEAP MOTION DAN PENDEKATAN ETNOMATEMATIKA DALAM MEDIA PEMBELAJARAN MATERI PECAHAN UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Khaerul Anam; Azizah Mujahidah Annisa; Ronny Basista; Gunawan Wiradharma; Mario Aditya Prasetyo
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i4.14764

Abstract

ABSTRACT Fraction learning in elementary schools remains challenging because the topic is often taught procedurally and is inherently abstract, causing students to experience difficulties in understanding fractions as parts of a whole, comparing fraction values, and connecting fractions to real-life situations. This study aims to develop an initial prototype of SAFIR (Surabi Fraction Adventure), a Leap Motion-based learning media that integrates ethnomathematics and Realistic Mathematics Education (RME) approaches for teaching fractions to elementary school students. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model and focused on the design and development stages. The design stage involved developing the learning sequence, storyboard, game flow, interface, learning materials, and Leap Motion-based gestural interactions. The development stage included prototype development, creation of visual assets featuring traditional surabi cakes, integration of the gesture system, and validation by media, language, and subject-matter experts. The data were analyzed using descriptive quantitative analysis based on the feasibility assessment results. The validation results showed that SAFIR achieved feasibility scores of 85.3% from the media expert, 82.4% from the language expert, and 87.1% from the subject-matter expert, resulting in an overall feasibility score of 84.9%, categorized as highly feasible. Therefore, SAFIR is considered a highly feasible initial prototype for fraction learning media that is interactive, contextual, and grounded in local culture. Further research is needed to examine the practicality and effectiveness of the media in actual classroom learning. ABSTRAK Pembelajaran pecahan di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala karena materi cenderung diajarkan secara prosedural dan bersifat abstrak, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami pecahan sebagai bagian dari keseluruhan, membandingkan nilai pecahan, serta mengaitkannya dengan situasi kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengembangkan prototipe awal media pembelajaran SAFIR (Surabi Fraction Adventure) berbasis teknologi Leap Motion dengan mengintegrasikan pendekatan etnomatematika dan Realistic Mathematics Education (RME) pada materi pecahan untuk siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE dan difokuskan pada tahap design dan development. Tahap design meliputi perancangan alur pembelajaran, storyboard, game flow, antarmuka, materi, serta interaksi gestural berbasis Leap Motion. Tahap development meliputi pengembangan prototipe, pembuatan aset visual kue serabi, integrasi sistem gesture, dan validasi oleh ahli media, bahasa, dan materi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif berdasarkan hasil penilaian kelayakan. Hasil validasi menunjukkan bahwa media SAFIR memperoleh persentase kelayakan sebesar 85,3% dari ahli media, 82,4% dari ahli bahasa, dan 87,1% dari ahli materi, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 84,9% yang termasuk kategori sangat layak. Dengan demikian, SAFIR dinilai sangat layak sebagai prototipe awal media pembelajaran pecahan yang interaktif, kontekstual, dan berbasis budaya lokal. Pengujian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui kepraktisan dan efektivitas media dalam pembelajaran di kelas.
MODEL KOMUNIKASI INOVASI SIKLIKAL PADA PERGURUAN TINGGI TERBUKA DAN JARAK JAUH DI ERA TRANSFORMASI DIGITAL Mochamad Priono; Gunawan Wiradharma; Hasanuddin; Mario Aditya Prasetyo; Khaerul Anam
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i4.13128

Abstract

ABSTRACT Digital transformation has encouraged Open and Distance Higher Education (ODHE) institutions to develop innovation communication strategies capable of effectively engaging diverse stakeholders. However, a communication model that specifically reflects the characteristics of Indonesian ODHE institutions remains limited. This study aims to develop an innovation communication model that is adaptive to digital transformation, cross-unit collaboration, and the needs of distance learners. A qualitative approach with a case study design was employed at Universitas Terbuka, Indonesia's national open and distance higher education institution. Data were collected through in-depth interviews, document analysis, and institutional communication archives, and were analyzed using thematic analysis involving coding, categorization, and theme synthesis. The findings reveal that innovation communication in ODHE is a complex organizational process characterized by multilevel interactions, multichannel communication, collaboration, and continuous cyclical implementation. The study highlights the importance of cross-unit coordination, integrated digital communication channels, message adaptation for distance learners, implementation support, management of organizational and technological barriers, and the utilization of stakeholder feedback for continuous improvement. Based on these findings, the study proposes an innovation communication model consisting of seven key components: innovation actor mapping, cross-unit coordination, communication channel integration, message adaptation, implementation support, participation and feedback, and continuous evaluation. This model contributes to the advancement of innovation diffusion theory within the context of digital open and distance higher education while offering strategic recommendations for improving innovation implementation in open universities. ABSTRAK Transformasi digital telah mendorong Perguruan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTJJ) untuk mengembangkan komunikasi inovasi yang mampu menjangkau berbagai pemangku kepentingan secara efektif, namun belum tersedia model komunikasi inovasi yang secara khusus menggambarkan karakteristik PTJJ di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model komunikasi inovasi pada PTJJ yang adaptif terhadap dinamika digital, kolaborasi lintas unit, dan kebutuhan pembelajar jarak jauh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di Universitas Terbuka sebagai institusi PTJJ berskala nasional. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, serta penelusuran arsip dan kanal komunikasi resmi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik melalui proses pengodean, kategorisasi, dan sintesis tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi inovasi di PTJJ merupakan proses organisasi yang bersifat multilevel, multikanal, kolaboratif, dan berlangsung secara siklikal. Temuan utama menegaskan pentingnya koordinasi lintas unit, integrasi komunikasi digital, adaptasi pesan sesuai karakteristik pembelajar, pendampingan implementasi, pengelolaan hambatan organisasi dan teknologi, serta pemanfaatan umpan balik sebagai dasar penyempurnaan inovasi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menghasilkan model komunikasi inovasi PTJJ yang terdiri atas tujuh komponen utama, yaitu pemetaan aktor inovasi, koordinasi lintas unit, integrasi kanal komunikasi, adaptasi pesan, pendampingan implementasi, partisipasi dan umpan balik, serta evaluasi berkelanjutan. Model ini memperkaya pengembangan teori difusi inovasi dalam konteks PTJJ digital sekaligus memberikan rekomendasi strategis bagi perguruan tinggi terbuka dalam meningkatkan efektivitas implementasi inovasi.
Co-Authors -, Ibrahim - Adamy, Zulham Adi Apriadi Adiansha Aditya Prasetyo, Mario Agung, Amin Hidayatullah Agus Herianto Agus Herianto Ahmad Faqih Ahmad Muzanni, Ahmad Ahmad Zainul Irfan Aini, Hizratun Ainun Jariah Al Munawar, Said Agil Husin Ali Mutafi Aliahardi Winata Alpin Herman Saputra Andayani Andayani Andayani ANDAYANI ANDAYANI Annisa, Azizah Mujahidah arina rubyasih, arina Arofah, Zianul Arpan Islami Bilal Arpan Islami Bilal Asep Sumantri Asmahul Husnah As’ad, Muhammad Aufa, Azhar Azhar Fikri, Lalu Muhammad Azizah Mujahidah Annisa Baehaqi Baiq Sarlita Kartiani, Baiq Sarlita Kartiani Baiq Yuliatin Ihsani Bani Nurhakim Cicilia Clara Devi Anggraini Cicilia Clara Devi Anggraini, Cicilia Clara Devi Dadang Sudrajat Dede Kurniyawan Denni Pratama Deviana Mayasari Dewi, Danar Kristiana Dikananda, Fatihanursari Dwi Desi Yayi Tarina Eka Fitriani Esti Kurniawati Mahardika Fadillah, Nafla Fadloli Fadloli Faizah Faizah Faizah, Fitriatul Fiani, Isma Dwi Firdaus, Zakiyah Fujiaturrahman, Sukron Gani, Ramlah AH Gani, Ramlah H. A. Gifthera Dwilestari Haeruni Haeruni Haifaturrahmah, Haifaturrahmah Hardi, Rahmat Sulhan Hardiyanti, Lesha Hasbi hasbi hasbi Hasim, Rahman Hery Susanto Hulaifi Hulaifi, Hulaifi I Nyoman Nugraha Ardana Putra Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Imansyah, Yadi Indra Wiguna Marthanu Irfan, Ahmad Zainul Irma Setiawan, Irma Isma Dwi Fiani Ismunandar Jariah, Dian Ainun Jessica Festy Maharani Karina Pramita Ningrum Kaslani Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah, Khosiah Koesanto, Stefani M. A. A. Kukuh Tri Admaja Kurniawati Mahardika, Esti Kurniyawan, Dede Lalu Mariawan Alfarizi Lalu Moh Yudha Isnaini Lalu Parhanuddin Larasati, Ratih Lilik Evitamala Linda Ayu Darmurtika Mahsup Mahsup Mahsup, Mahsup Mario Aditya Prasetyo Mario Aditya Prasetyo Mariyati, Yuni Mariyati, Yuni Marta, Puji Pramudya Martanto Maskanah, Siti Mas’ad, Mas’ad Mayasari, Deviana Ma’arif, Samsul Meirani Harsasi Melisa Arisanty Miftahunnisa' Igiriza Milandari, Baiq Desi Mochamad Priono Mohamad Hariyono Monika Handayani, Monika Mubarok, Imam Subhi Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Mujiburrahman Mujiburrahman Mukti Amini Muktia Pramitasari Mulyawan Mutiara Magta Muzakkir Muzakkir Nanang Diana Ni Made Santi Pratiwi Niken Harsanti Nining Suryani Nining Suryani Nur Farida Nurdiansyah, Aulia Nurdin Nurdin Nurdin Nurhidayat, Yustisiana Kusuma Hapsari Nurjannah Nurjannah Nurmanita, Tiara Sevi Nurul Hidayanti Nurwahidah Nurwahidah Pramitasari, Muktia Prasetyo, Mario Aditya Priono, Mochamad Puji Pramudya Marta Purnamasari, Adinda Raden Sudarwo Rahman, Nanang Ramadhania, Aini Rani Darojah Rhamadanti, Anisa Riady, Yasir Rifa'i, Ahmad Rini Astuti Rizal Rusyana Rizky Fitri Robiansyah, Anton Rohiani, Dewi Rohmah, Dewi Wardah Mazidatur Romadhona, Farid Ronny Basista Rudi Kurniawan Sabaryati, Johri Saeful Anwar SAPUTRA, ANGGUN ANGGITA Sari, Novitalia Ablinda Sevi Nurmanita, Tiara Shafwatul, Rif’at Sintayana Muhardini Siti Aisyah Siti Sanisah Sri Tatminingsih Stefani Made Ayu Suarna, Nana Subaegi, Angga Sudarwo Sudarwo Sudarwo, Raden Sudarwo, Raden Sudarwon, Raden Sukma, Siti Hatmara Suko, Imelda Paulina Suparti Suparti Suprapto Suprapto Suryo Prabowo, Suryo Susi Susanti Susilawati Susilawati Syam, Surya Darma Syarifuddin Syarifuddin Syinta, Irhamny Maya Sylvana Yaka Saputra Tiara Sevi Nurmanita Unggul Utan Sufandi Wahidah, Ananda Wahyuni, Ayu Nur Widiyanto Wiguna Marthanu, Indra Windi Baskoro Prihandoyo Windi Baskoro Prihandoyo Winengan Winengan Wiradharma, Gunawan Wiwik Handayani Yadi Imansyah Yasir Riady Yulia, Irla Zacky Muhammad Dinata Zul Fahmi Zulham Adamy