Siswa sekolah dasar merupakan kategori penduduk yang beresiko mengalami masalah nutrisi. Status gizi yang baik akan mempengaruhi kemampuan tumbuh kembang dan sistem kekebalan tubuh anak dalam melawan penyakitnya, khususnya Post Covid 19. Tetapi sayangnya status gizi anak sekolah dasar belum seprioritas gizi pada anak usia sekolah. Oleh karena itu tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan kader dalam mengkaji status gizi pada anak sekolah dasar dan memberikan intervensi yang tepat dalam mengoptimalkan gizi anak. Sasaran kegiatan adalah Ibu-Ibu kader kesehatan, desa Seberang Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah yang mempunyai anak usia sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ada beberapa tahap yaitu pelatihan kader, focus group discussion terkait masalah yang dihadapi di lapangan, pelatihan pengkajian status gizi. Hasil program menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam mengkaji status gizi anak, ditemukannya solusi yang ringkas dan tepat untuk mengatasi permasalahan kader dalam mengoptimalkan gizi anak serta terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan sederhana kader dalam mengatasi masalah gizi. Berdasarkan hal ini terbukti bahwa pelatihan kader ini dapat meningkatkan pengetahuan kader dalam mengkaji dan melakukan intervensi sederhana terkait masalah gizi anak sekolah. Oleh karena itu, pelatihan kader gizi ini bisa dijadikan sebagai salah satu program Puskesmas dalam rangka mengoptimalkan gizi anak sekolah dan sebaiknya dilakukan secara berkala.