p-Index From 2021 - 2026
14.485
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains) DIKSI Jurnal Pengajaran MIPA EDUSAINS Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JBP) JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN FISIKA AL BIRUNI Jurnal Inovasi Pendidikan IPA PENA SAINS Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vidya Karya Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Pedagogi Hayati Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Unnes Science Education Journal Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) PAEDAGOGIA Jurnal Bioedukatika Biology Teaching and Learning Journal of Natural Science and Integration Natural: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education Journal of English Education Studies MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis JPF : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Jurnal Basicedu Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) Kasuari: Physics Education Journal (KPEJ) Perspektif Pendidikan dan Keguruan JURNAL PENDIDIKAN MIPA JPM (Jurnal Pendidikan Modern) Bio-Inoved : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Asatiza: Jurnal Pendidikan Jurnal Paedagogy Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Abdidas Jurnal Wahana Pendidikan Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Jurnal Jeumpa Oryza : Jurnal Pendidikan Biologi Proceeding Biology Education Conference INSECTA: Integrative Science Education and Teaching Activity Journal El-Jughrafiyah : Jurnal Geografi dan Terapannya JSEP (Journal of Science Education and Practice) Al Jahiz: Journal of Biology Education Research Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) Proceeding Seminar Nasional IPA Ta'dib JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Journal of Environment and Sustainability Education Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Journal of Innovative Science Education Jurnal Pendidikan MIPA Paidagogia JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Jurnal Edulanguage: Jurnal Pendidikan Bahasa Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Pengajaran MIPA

LESSON STUDY SEBAGAI ALTERNATIF MODEL PEMBINAAN (SUPERVISI) GURU DI SEKOLAH DALAM USAHA MEWUJUDKAN GURU PROFESIONAL Riandi, Riandi
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 8, No 2 (2006): JPMIPA: Volume 8, Issue 2, 2006
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v8i2.35373

Abstract

Hambatan pelaksanaan pembinaan (supervise) terhadap para guru di sekolah kerap kali ditemui pimpinan sekolah. Kesediaan para guru untuk disupervisi seringkali menjadi kendala utama, demikian pula untuk menentukan kapan saat yang tepat untuk pelaksanaanya. Kegiatan lesson study merupakan salah satu alternative yang dapat digunakan untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Tahap-tahap lesson study yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan refleksi merupakan saat yang tepat untuk para pimpinan sekolah dalam melaksanakan tugasnya sebagai supervisor. Melalui lesson study semua komponen sekolah dengan semangat kesejawatan (collegiality) melakukan peerevaluation dan peersupervision untuk meningkatkan keprofesionalannya dalam melaksanakan pembelajaran. Lesson study memiliki peluang yang cukup baik dalam usaha peningkatan kualitas pembelajaran yang akan sejalan dengan meningkatnya keprofesionalan guru. Satu hal yang harus diperhatikan adalah kesinambungannya agar efektivitas lesson study dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dapat dibuktikan.
PROFIL PERUBAHAN KONSEPTUAL SISWA PADA MATERI KEPENDUDUKAN DAN PENCEMARAN LINGKUNGAN Muchyar, Lusiana Dwi Hastuti; Widodo, Ari; Riandi, Riandi
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 20, No 1 (2015): JPMIPA: Volume 20, Issue 1, 2015
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v20i1.36201

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil konsepsi awal dan profil konsepsi akhir siswa serta untuk melihat proses dan pola perubahan konseptual siswa. Penelitian ini dilakukan karena banyak siswa yang memiliki konsepsi yang tidak sesuai dengan konsepsi ilmiah mengenai masalah lingkungan seperti pemanasan global, deplesi lapisan ozon, hujan asam dan polusi radioaktif yang diakibatkan oleh pencemaran lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII yang diajar oleh guru berpengalaman dan guru praktikan di salah satu SMP di Kota Bandung. Instrumen yang digunakan untuk melihat profil konsepsi awal, profil konsepsi akhir, serta pola perubahan konseptual siswa adalah tes tertulis berupa soal pilihan ganda disertai dengan penjelasan yang diberikan pada awal pembelajaran serta akhir pembelajaran. Jawaban dari tes tersebut kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi perubahan konseptual pada siswa, baik yang diajar oleh guru berpengalaman, maupun yang diajar oleh guru praktikan. Proses perubahan konseptual ini terjadi pada beberapa konsep seperti konsep efek rumah kaca, daya dukung lingkungan, gas CFC, serta pemanasan global. Selain itu, hasil analisis juga menunjukkan adanya pola perubahan konseptual pada siswa yaitu berubah positif, berubah negatif, bertahan positif, dan bertahan negatif.ABSTRACTThe purpose of this study was to understand students’ initial and final concept profile, in order to investigate the process and the patterns of students’ conceptual change. This study was conducted because many students have a conception which is not in accordance with the scientific conception for environmental problems such as global warming, ozone layer depletion, acid rain and radioactive pollution caused by environmental pollution. Research method was descriptive method and subjects used in this study were seventh grade students taught by experienced teachers and pre-service teacher in one of junior high schools in Bandung. The instrument used to view the initial conception profile, final conception profile, and the patterns of students' conceptual change was a written test in the form of multiple choice questions along with the explanations that is given at the beginning and the end of the lesson. Tests answers were then qualitatively analyzed. Analysis showed that conceptual change happen in students in both students groups. Conceptual change process happened on greenhouse effect, environment’s carrying capacity, CFC gases, and global warming concept. Furthermore, analysis also showed students’s conceptual change patterns, i.e. changing to be positive, changing to be negative, still positive, and still negative.
PETA KOMPETENSI GURU BIOLOGI DI SMA KOTA BANDUNG BERDASARKAN ANALISIS KESESUAIAN PROSES PEMBELAJARAN DI KELAS DENGAN TUNTUTAN KOMPETENSI DASAR Rahmat, Adi; Riandi, Riandi; Solihat, Rini; WB, Wasis Wuyung; Zaputra, Riki; Ferazona, Sepita
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 19, No 2 (2014): JPMIPA: Volume 19, Issue 2, 2014
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v19i2.36178

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan peta kompetensi Guru Biologi SMA berdasarkan analisis kesesuaian pembelajaran di kelas dengan tuntutan Kompetensi Dasar (KD). Penelitian dilaksanakan di tujuh SMA Negeri di Kota Bandung yang termasuk cluster 1 sampai 3, masing-masing diwakili oleh 2-3 SMA yang ditentukan secara random. Setiap SMA melibatkan 1-2 guru biologi. Observasi proses pembelajaran di kelas dilakukan dengan menggunakan teknik video. Observasi pembelajaran difokuskan pada dua materi ajar, yaitu Plantae dan Sistem Ekskresi. Data dikumpulkan melalui instrumen yang dikembangkan berdasarkan judgment pakar terhadap hasil analisis KD yang meliputi tiga aspek, yaitu materi ajar, strategi pembelajaran (metode dan media pembelajaran), dan strategi evaluasi. Data diolah dengan menghitung persentase (%) kesesuaian, kemudian merata-ratakannya untuk setiap aspek pembelajaran yang diamati. Angka rata-rata yang diperoleh dianalogikan sebagai besaran kompetensi (kemampuan) guru pada setiap aspek pengamatan. Hasil pemetaan kompetensi menunjukkan bahwa guru telah mampu mengembangkan materi ajar hingga 68-83% kesesuaian, merancang dan melaksanakan strategi pembelajaran di kelas hingga 50-57% kesesuaian, dan mengembangkan instrumen evaluasi hingga 33-73% kesesuaian. Kemampuan terendah berada pada pengembangan instrumen evaluasi sesuai jenjang kognitif yang dituntut KD, yaitu sebesar 33% kesesuaian. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa keberfungsian perencanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dalam pelaksananaan pembelajaran masih rendah, yaitu di bawah 49% kesesuaian.ABSTRACTThe study aimed to develop biology teachers’ competency map based on appropriateness analysis of classroom teaching processes with the demand of the basic competency. This study was conducted in seven public senior high schools belong to 1–3 school clusters in Bandung district. Each school cluster was randomly represented by 2 or 3 schools and each school involved 1 or 2 teachers. Classroom teaching processes were observed thoroughly via video technique. Observation was focused on two subjects, Plantae and Excretion System. Data was gathered using instruments developed based on expert judgment on the output analysis of basic competency (KD) for three aspects: teaching subject, teaching strategy (method and media), and evaluation strategy. Data was then analyzed through percentile calculation on each teaching aspect, in which it was subsequently converted to a percentage of appropriateness average. The average of those percentages was analogized as a value of teacher competency. Results suggested that the teachers were able to develop teaching subject until 68-83% of appropriateness, able to design and to implement teaching strategy until 50-57% of appropriateness, and able to develop evaluation instruments until 33-73% of appropriateness. The lowest ability of the teacher was to develop evaluation instrument which in line with cognitive level demanded by KD. The study also showed that the functional value of the teaching planning in the implementation of teaching in the classroom was lower than 49% of appropriateness.
PENGEMBANGAN PERKULIAHAN BERBASIS TIK GeneTIK UNTUK MENINGKATKAN KEBERMAKNAAN BELAJAR MAHASISWA BIOLOGI Riandi, Riandi; Rustaman, Nuryani; Santoso, Oerip S.; Liliasari, Liliasari
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 14, No 2 (2009): JPMIPA: Volume 14, Issue 2, 2009
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v14i2.35789

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengembangan sistem perkuliahan berbasis TIK untuk meningkatkan kebermaknaan belajar mahasaiswa biologi. Penelitian dilakukan secara eksperimental terhadap 80 orang mahasiswa calon guru biologi peserta kuliah genetika yang dicuplik secara acak dari total mahasiswa 156 orang. Untuk keperluan tersebut sampel penelitian dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan jumlah mahasiswa untuk masing-masing kelompok 40 orang. Kelompok eksperimen mengikuti perkuliahan genetika melalui sistem perkuliahan berbais TIK (GeneTIK) sedangkan kelompok kontrol mengikuti perkuliahan tatap muka reguler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para mahasiswa yang mengikuti perkuliahan melalui GeneTIK belajarnya lebih baik dibandingkan dengan yang mengikuti perkuliahan secara regular. GeneTIK juga dapat meningkatkan kebermaknaan belajar mahasiswa berdasarkan perhitungan rata-rata N-gain 0,3218 (±0,21) untuk kelompok eksperimen dan 0,2385 (±0,16) untuk kelompok kontrol.
PROFIL PROGRAM CONTINUOUS PROFESSIONAL DEVELOPMENT (CPD) GURU BIOLOGI DI WILAYAH JAWA BARAT DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PROFESI Rahmat, Adi; Amprasto, Amprasto; Riandi, Riandi; Saefudin, Saefudin; Sutarno, Nono
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 16, No 1 (2011): JPMIPA: Volume 16, Issue 1, 2011
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v16i1.36006

Abstract

A study on the profile of the continuous professional development (CPD) program of biology teacher in West Java has been done descriptively since March until November 2010. The study was aimed to obtain several information about professional activities have been being followed by biology teachers in West Java. This information was then used to draw CPD profile conducted by biology teachers in an effort to enhance their competencies and their professional quality. Respondents of the study were biology teachers qualified to follow teacher certification and employing in senior high schools of 11 cities in West Java. Information about perceptions of the teacher on teacher improvement programs, the forms of the professional activities of the teacher and the sources supporting the teacher to follow those activities were collected using questionaire. The result shown that biology teachers in West Java had good perception on improving the quality of the teacher and there are eight forms of professional activity which were followed by biology teachers in West Java in an effort to enhance their own professional quality. The seven forms of professional activities were Education and Training (Diklat), Workshop, Seminar, writing teaching material, visiting scientific institutions, doing research, writing and publishing article and/or a textbook. Three out of those seven forms of professional activity had high teacher involvement scale, which indicated that they were preferred by biology teacher. The three forms professional activities were Education and Training, Seminar, and Workshop. However, the number of each professional activity followed by teacher in the last three years was very low (less than one activity each year) due to several reasons. The four main reasons were no permission from school principal interconnecting with teacher task in the school, distance to the place of professional activities, financial, and teacher family.
Co-Authors . Saminan A. Suhandi Abdul Rachman Tiro, Abdul Rachman Achmad Samsudin Adetia Yeyen Purnamasari Adi Rahmat Adiyanto, Deri Agus Setiawan Ahmad, Inne Maura Aini, Rahmi Qurota Al-Anshory, Moh. Aep Irfan Amalia, Indriyani Amalia, Nur Fildzah Amanda, Arnie Amanda, Vina Amani, Shafira Rizka Anakotta, Raisa Andayani, Nova Anderias Henukh Andhika Baruri Andriyatno, Indri Angjelina, Putri Anna Fitri Hindriana Anna Permanasari Annie Satriani Achwani Any Fitriani Apriliyanti, Regina Ari Fajria Novari Ari Widodo Ari Widodo Arif Hidayat arin, siti Asbanu, Dens E.S.I Asep Supriatna, Asep Ashidiq, Rizki Maulana Aziz, Adika Muhammad Baharuddin, Rahmat Bambang Supriatno Bariroh, Ghurrotul Batubara, Mustopa Marli Brata, Wasis Wuyung Wisnu budi manfaat, budi Budiman Budiman Chaw, Ei Phyu Citraningrum, Mivtha Dede Trie Kurniawan Dedeh Jubaedah Deliyanti, Dian Deri Adiyanto Dewi Puspita Diah Wahyuni Diana Rochintaniawati Diana Rochintaniawati, Diana Dipani, Dini Eka Cahya Prima Elawati, Elawati Erwinsyah, Renardi Evi Suryanti Fachry Abda El Rahman Fadilah, Solikhah Isti Fajri, Nurullina Fakhrah Fakhrah, Fakhrah Fathurrohman, Irfan Febriyanti, Ega Dwi Fransisca Sudargo Ghaida Sekarlita Fadha Supriadi Ghullam Hamdu Gudivada, Sudarsanam Habibaturrohmah, Zuana Hadistia, Nabilla Hamka, Defrizal Harry Firman Hasanati, Yuyun Hendratma Gunawan, Kadek Dwi Hermawan Hermawan HERNANI - Heru Setiawan Hifni Septina Carolina, Hifni Septina Ida Kaniawati Ikmanda Nugraha Ilhami, Aldeva Ince Raudhiah Zahra Ipin Aripin Irianti, Mustika Irvani, Asep Irvan Iskandar, Sutarmo Ismail Ismail Isnawati Isnawati Isti Fadilah, Solikhah Jannah, Novi Dewi Khadikatul Jasid, Adhara Judhistira Aria Utama Kartika Dewi Kasi, Yohanes Freadyanus Koerniadi, Diki Koosbandiah Surtikanti, Hertien Kurniawati, Mia Kuroda, Tomotaka Kusdianti Kusdianti Kusnadi Lala Septem Riza Layyinah, Syifa Qalbiyatul Lee, Tien Tien Lestari, Nimas Ayu Lestari, Wiwit Yuli Liliasari , Lilit Rusyati Lina Herlina Lusiana Dwi Hastuti Muchyar, Lusiana Dwi Hastuti Mardiyah Mardiyah Mardiyah, Dieni Asma Mastupah, Siti Meili Yanti Mellyzar, Mellyzar Mr Amprasto Mr Sjaeful Anwar Mr Sumar Hendayana Mrs Sariwulan Diana Mubiar Agustin Muhammad Khairul Muharam, Ghevira Syaharani Aulia Munawarah, Heli Siti Halimatul Nabilah, Shofa Nabuasa, Desi Nahadi Nahadi*, Nahadi Najira, Najira Nanang Winarno Nida Hayati, Nida Nono Sutarno Nugroho, Oktian Fajar Nukhbatul Bidayati Haka Nur Azmi Rohimajaya NUR KHOLIFAH Nurfaujiah, Siti Nurhidayah, Latifah Nuriah, Nuriah Nurjhani, Mimin Nurramadhani, Annisa Nurul Fajri Saminan, Nurul Fajri Nuryani Rustaman Nuwangi, Pohaci Puspa Oerip S. Santoso Oktariani, Oktariani Palupy, Rizka Trian Parlindungan Sinaga Purnama, Rafi Purnamaulida Pratiwi Purwianiangsih, Widi Putri Amelia Solihah Putri, Iffa Ichwani Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu, Yuyu Rahmadatillah, Fauziani Rahmadayanti, Annesha Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Dini Nurani Rahmayanti, Eneng Rakhmawati, Ismi Ramadhani Ramadhani Resti, Novita Ridwan, Ridwan Riki Zaputra Rini Solihat Rini Solihat Risa, Risa Rizdki Elang Gumelar Saefudin Saefudin Safira Permata Dewi Saleh, Farhan Muharam Salimatul, Salimatul sari, Hefni Dwika sari, yelfira Sarni Sarni Sepita Ferazona Septiyanto, Arifin Setiyaningsih, Lidya Betty Sholahudin, Nabila Putri Sholihat, Rini Siregar, Shopiah Dhuha Siti Sriyati Siti Sriyati Soetisna, Usep Solehudin, Aji Solihat, Rinin Sri Maryanti Sri Redjeki Sri Redjeki Suba, Joey M Sudirman, Ade Suganda, Handi Suhandi, A Suhendar Sumiati Sumiati Surdi, Surdi Surkanti, Hertien Koosbandiah Surtikanti Hertien Koosbandiah, Surtikanti Surtikanti*, Hertien Koosbandiah Susbiyanto, Susbiyanto Syafrizal Syafrizal Tamba, Rhodentia Sri Hastuti Tatu Munawaroh Taufik Rahman Tengku Idris, Tengku Topik Hidayat turasih turasih Umar, Mohammad Farhan Vikram, Muhammad Virijai, Febrian Wahidin, Naufal Rabah Wahyu Sopandi Wahyu Surakusumah Waris Wuyung WB Warliani , Resti Welliam Hamer, Welliam Widiyarti, Wiwi Widodo*, Ari widya eko nurazizah Wiji Wiji Yani, Mely Yanti, Aulia Fuji YAYAN SANJAYA Yuli Andriani Yuliani Yuliani Yulianto, Ade Yulistia, Belinda Yuyun Maryuningsih Zaldy, Ari Zhafira, Zhafira Zulkarnaen Zulkarnaen