p-Index From 2021 - 2026
10.616
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Proceedings of Annual International Conference Syiah Kuala University - Life Sciences & Engineering Chapter Majalah Kedokteran Bandung Dinamika Hukum Jurnal Teknik Sipil KEADILAN PROGRESIF IJOG : Indonesian Journal on Geoscience Prosiding Semnastek Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan JURNAL MANAJEMEN TRANSPORTASI & LOGISTIK Jurnal Teknik Sipil Dentino: Jurnal Kedokteran Gigi Berkala Kedokteran Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Universa Medicina Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin InComTech: Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Jurnal Rekayasa Material, Manufaktur & Energi JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Journal of Educational Research and Evaluation YARSI Medical Journal Jurnal Riset Rekayasa Sipil INAQUE: Journal of Industrial & Quality Engineering Dentin Jurnal Sistem Teknik Industri JURNAL TEKNIK Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Zonasi: Jurnal Sistem Informasi Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Journal of Applied Science, Engineering, Technology, and Education Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Journal of Industrial and Engineering System Journal Sport Science, Healt and Tourism of Mandalika (Jontak) Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil (MoDuluS) Acitya Bhakti JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan JITSI : Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Matriks Teknik Sipil Education and Counseling Journal Jurnal Teknik Industri Majalah Ilmiah Inspiratif Malcom: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Journal of Social Empowerment Homeostasis: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Dokter Jurnal Maritim Malahayati Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Jurnal Indonesia Sosial Sains International Journal of Management, Entrepreneurship, Social Science and Humanities (IJMESH) Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Matriks Aceh International Journal of Science and Technology Sewagati IWJ : Inland Waterways Journal Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Metris: Jurnal Sains dan Teknologi IWTJ : International Water Transport Journal JURNAL RETENTUM AT TARIIZ : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Jurnal Sains Student Research Jurnal Media Akademik (JMA) Journal of The Civil Engineering Student Jurnal Padamu Negeri Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Bisnis (EKMABIS) Jurnal Abdita Naturafarm Acta Geoscience, Energy, and Mining Mustard Journal De Ecobusin
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENAMBAHAN KOLOM TANAH SEMEN TERHADAP PERPINDAHAN VERTIKAL TANAH DASAR EKSPANSIF SAAT KONDISI MENGEMBANG. Sigiet Arief Wijanarko; Bambang Setiawan; Noegroho Djarwanti
Matriks Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.235 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v6i1.36593

Abstract

Tanah ekspansif merupakan tanah yang akan mengalami kembang susut bila terjadi perubahan kadar air. Tanah akan mengembang pada musim penghujan dan menyusut saat kering pada musim kemarau. Volume tanah yang mengembang saat kondisi basah dan menyusut dalam kondisi kering akan mengakibatkan bangunan cepat rusak, baik oleh pergeseran, pendorongan maupun penaikan konstruksi bangunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan kolom tanah semen terhadap perpindahan vertikal tanah dasar ekspansif saat kondisi mengembang, sehingga dapat mengetahui besarnya reduksi yang terjadi. Metode penelitian yang digunakan yaitu model fisik skala kecil di laboratorium. Sampel tanah dibedakan menjadi 2 macam variasi yaitu: tanah ekspansif tanpa perkuatan dan dengan perkuatan kolom tanah semen. Pengujian dilakukan dengan mengaliri sampel dengan air selama 28 hari pembasahan setiap pagi dan sore hari. Dial gauge sebanyak 5 buah diletakkan di atas pelat untuk membaca besarnya perpindahan vertikal yang terjadi saat uji pengembangan. Proving ring juga diletakkan diatas plat untuk mengetahui besarnya gaya pengembangan yang menyebabkan plat terdorong keatas. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan perkuatan kolom tanah semen, mampu mereduksi perpindahan vertikal yang terjadi sebesar 30,44 % hingga 75,47 % serta mampu mereduksi gaya pengembangan sebesar 20,00 % hingga 84,01 %.
PENGARUH KOLOM KARBIT SEBAGAI PERBAIKAN TANAH DASAR EKSPANSIF DENGAN PENGALIRAN DARI TANAH KE KOLOM Alpiyan Mayhutomo; Bambang Setiawan; Noegroho Djarwanti
Matriks Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.871 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v6i1.36609

Abstract

Tahap pembangunan perlu memperhatikan banyak hal mengenai jenis tanah di lapangan. Tanah dasar yang bersifat ekspansif memiliki banyak permasalahan, antara lain:.memiliki daya dukung yang sangat rendah, kekakuannya menurun drastis pada kondisi basah, retak-retak pada kondisi kering dan akan mengembang pada kondisi basah. Gagasan menggunakan kolom karbit sebagai material dan metode alternatif perbaikan tanah ekspansif untuk mengatasi permasalahan pencampuran di lapangan. Penelitian ditujukan untuk mengetahui perilaku penambahan kolom karbit pada tanah ekspansif terhadap nilai swelling, kuat tekan bebas, konsistensi tanah, dan persebaran tanah melalui uji XRF. Penelitian dilakukan selama 20 hari. Kolom karbit yang digunakan berjumlah 7 kolom dengan diameter (D) 5 cm, tinggi tanah (H) 30 cm, kedalaman kolom 2/3 x H, dan jarak antar kolom 1,75 x D. Pemodelan tanpa kolom karbit juga digunakan sebagai acuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kolom karbit mampu mereduksi nilai swelling sebesar 2,49 % pada area terdekat dari pengaliran (area 1) dan 2,81 % pada area terjauh dari pengaliran (area 4). Nilai kuat tekan bebas mengalami peningkatan sebesar 33,07 % pada area terjauh dari pengaliran (area 3) dan 19,93 % pada area terdekat dari pengaliran (area 1). Nilai konsistensi tanah melalui uji Atterberg limit mengalami reduksi nilai batas cair dan indeks plastisitas masing-masing sebesar 5,79 % dan 11,08 %, namun mengalami peningkatan nilai batas cair sebesar 5,29 %. Nilai mineral montmorilonitte tanah mengalami penurunan sebesar 37,6 % dan nilai mineral karbit (CaO) mengalami peningkatan sebesar 44,24 %. Penambahan kolom karbit mampu memperbaiki sifat ekspasifitas tanah.
ANALISIS PENURUNAN DAN DAYA DUKUNG FONDASI KONSTRUKSI SARANG LABA-LABA PADA TANAH LUNAK Mustofa Agung Santoso; Niken Silmi Surjandari; Bambang Setiawan
Matriks Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.042 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v5i1.36947

Abstract

Bangunan yang ada di atas tanah lunak tidak dapat didukung oleh fondasi, sehingga diperlukan perkuatan berupa tiang pancang. Ada beberapa jenis fondasi dangkal salah satunya Konstruksi Sarang Laba-Laba (KSLL), saat ini juga sudah banyak fondasi yang diberi perkuatan berupa tiang pancang. Salah satu gedung perkantoran menggunakan fondasi KSLL yang berada di wilayah perkotaan yang rawan penurunan. Tujuan dari skripsi ini untuk menghitung daya dukung dan penurunan fondasi suatu bangunan yang menggunakan fondasi dengan maupun tanpa perkuatan tiang pancang pada tanah lempung. Penelitian ini digunakan untuk memberi pilihan dalam menangani daya dukung dan penurunan fondasi. Metode untuk menghitung daya dukung fondasi sebelum perkuatan menggunakan metode Terzaghi (1943) sedangkan daya dukung fondasi setelah perkuatan menggunakan metode U.S Army Corps. Metode yang digunakan untuk menghitung penurunan segera sebelum perkuatan maupun setelah perkuatan adalah Janbu et al. (1956) sedangkan metode yang digunakan untuk menghitung penurunan konsolidasi primer dihitung pada kondisi lempung terkonsolidasi normal (normally consolidated). Tambahan tegangan tanah dihitung menggunakan persamaan Boussinesq. Hasil analisis daya dukung ultimit fondasi KSLL sebelum perkuatan menggunakan metode empiris sebesar 581,045 kN/m2 dan setelah perkuatan sebesar 7298,633 kN/m2. Penurunan fondasi sebelum perkuatan menggunakan metode empiris sebesar 45,233 cm dan setelah perkuatan sebesar 4,965 cm. Gedung tersebut lebih aman menggunakan fondasi yang diperkuat dengan tiang pancang.
STABILISASI TANAH EKSPANSIF DENGAN KOLOM KAPUR, DITINJAU TERHADAP POTENSI MENGEMBANG DAN NILAI INDEKS PLASTISITAS Muhammad Adianto Sulistyo Hidayat; Bambang Setiawan; Noegroho Djarwanti
Matriks Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v6i1.36601

Abstract

Tanah Ekspansif disebut tanah labil disebabkan perilakunya terhadap perubahan kadar air. Kadar air dalam kandungan tanah tersebut banyak, maka tanah akan mengalami pengembangan (swelling),sebaliknya jika kadar air dalam tanah tersebut sedikit, maka tanah tersebut akan mengalami susut. Kolom kapur berjumlah 7 buah ditanam pada drum uji yang berisi tanah ekspansif dan dibandingkan dengan drum yang hanya berisi tanah ekspansif. Pemberian air dilakukan selama 20 hari melalui pusat kolom sebanyak 1 liter tiap kolom perhari. Pengamatan dilakukan selama 20 hari hingga tanah jenuh. Pengamatan untuk penelitian ini dibagi menjadi 3 area, yaitu area 1, area 2, dan area 3. Pengujian Atterberg limit, Unconfined Compression Test (UCS), dan X-Ray Fluorescence (XRF) dilakukan setelah pengamatan selesai. Hasil penelitian ini adalah penambahan kolom kapur pada tanah ekspansif mampu mengurangi nilai perpindahan vertikal (swelling). Reduksi yang paling besar terjadi pada area 1 sebesar 7,13% dan reduksi yang paling kecil terjadi pada area 3 sebesar 1,83%. Nilai Indeks Plastisitas (PI) menurun dari 71,82% menjadi 20,44%. Nilai kohesi undrained (Cu) mengalami kenaikan dari 3,47 kN/m2 menjadi 9,62 kN/m2.Kandungan CaO pada tanah ekspansif setelah penambahan kolom mengalami kenaikan dari 10,57% menjadi 23,25%.
PENGARUH VARIASI DIAMETER SOIL CEMENT COLUMN SKALA LABORATORIUM UNTUK STABILISASI TANAH LEMPUNG PLASTISITAS TINGGI PADA INDEKS LIKUIDITAS 1 DAN 1.25 Duta Cahaya Marga Utama; Niken Silmi Surjandari; Bambang Setiawan
Matriks Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v5i2.36849

Abstract

Stabilisasi tanah merupakan salah satu upaya untuk memperbaiki karakteristik pada tanah bermasalah. Tanah lempung plastisitas tinggi termasuk dalam tanah bermasalah karena mempunyai daya dukung rendah. Salah satu metode untuk meningkatkan daya dukung adalah stabilisasi tanah lempung menggunakan semen. Penelitian ini menggunakan tanah lempung plastisitas tinggi dari daerah Grogol, Sukoharjo yang dikondisikan kadar airnya pada indeks likuiditas (LI) 1 dan 1.25. Stabilisasi tanah ini berfokus pada pengurangan penurunan dengan variasi kolom ( 8 cm, 11 cm, dan 13 cm) pada perbandingan semen : tanah 25% dan faktor air semen 35%. Uji beban pelat dilakukan setelah masa perawatan 7 hari. Hasil uji beban pelat pada tanah dengan indeks likuiditas 1 dan 1.25, penurunan terendah terdapat pada kolom diameter 8 cm yaitu 6 cm dan 6.5 cm sedangkan penurunan tertinggi pada kolom 13 cm yaitu 7.1 cm dan 7.8 cm.
PENGGUNAAN MATERIAL BATU KAPUR SEBAGAI LAPISAN SUBBASE COURSE PERKERASAN JALAN PADA SUBGRADE TANAH GRANULER Lukman Fahreza N.; Bambang Setiawan; Raden Harya Dananjaya
Matriks Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v5i2.36881

Abstract

Kerusakan perkerasan jalan tidak hanya disebabkan oleh kualitas permukaan perkerasannya, tetapi juga dapat disebabkan oleh kualitas struktur lapis pondasi atas (base course), lapis pondasi bawah (subbase course) dan tanah dasar (subgrade). Penelitian ditujukan untuk menganalisis pengaruh ketebalan lapisan subbase course pada subgrade tanah granuler terhadap nilai CBR dan kv. Penelitian dilakukan dengan mensimulasikan struktur lapisan perkerasan jalan di dalam laboratorium. Pengujian CBR dilakukan terhadap lapisan subgrade, sedangkan pengujian plate load test dilakukan pada lapisan subbase course dan base course. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ketebalan subbase course setiap 5 cm mampu meningkatkan nilai CBR pada subbase course berturut-urut sebesar 15,93%; 38,73% dan 3,35%. Penambahan ketebalan subbase course setiap 5 cm mampu meningkatkan nilai CBR pada base course berturut-urut sebesar 4,63%; 34,09%; 21,99% dan 2,68%. Penambahan ketebalan subbase course setiap 5 cm mampu meningkatkan nilai kv pada subbase course berturut-urut sebesar 6,79; 58,82 dan 3,03%. Penambahan ketebalan subbase course setiap 5 cm juga mampu meningkatkan nilai kv pada base course berturut-urut sebesar 12,20; 30,85; 9,30 dan 3,61%. Lapisan subbase course terbukti memiliki performa yang lebih baik dibandingkan lapisan base course. Hal ini ditunjukkan dengan nilai CBR subbase course yang 33,33% lebih besar daripada nilai CBR base course, pada ketebalan total struktur perkerasan jalan 40 cm. Hal ini juga ditunjukkan dengan nilai kv subbase course yang 26,83% lebih besar daripada nilai kv base course, pada ketebalan total struktur perkerasan jalan 40 cm.
PENGARUH DRAINASE VERTIKAL SATU ARAH MENGGUNAKAN KOLOM PASIR TERHADAP KECEPATAN PENURUNAN TANAH LUNAK Muhammad Rizqi Ardiansyah; Bambang Setiawan; Noegroho Djarwanti
Matriks Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.652 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v6i1.36596

Abstract

Lapisan tanah lunak sering menimbulkan berbagai permasalahan, misalnya pada proses pelaksanaan konstruksi timbunan yang berada diatas lapisan tanah lunak. Waktu penurunan yang relatife lama menjadi salah satu masalah dalam pekerjaan timbunan. Metode yang sering digunakan sebelum pelaksanaan konstruksi dimulai yaitu dengan penggunaan drainase vertikal dengan tujuan untuk mempercepat proses konsolidasi. Prinsip kerja dari sistem ini adalah dengan terbentuknya saluran drainase kearah vertikal (terjadi proses konsolidasi satu dimensi) sehingga diperoleh lintasan pengaliran di dalam tanah. Penelitian ditujukan untuk melihat perilaku penambahan kolom pasir sebagai drainase vertikal pada tanah lunak yang dilihat dari besar penurunan per hari dan penurunan secara akumulatif selama 3 minggu atau 21 hari dengan kolom tunggal, kolom kelompok, dan tanpa drainase vertikal. Pengujian diantaranya penurunan, kadar air, hambatan, dan konsolidasi. Penurunan drainase vertikal satu arah kolom kelompok memiliki besar penurunan 335,244 % lebih tinggi dari pada penurunan akumulatifnya. Kolom Tunggal memiliki besar penurunan 465,097 % lebih tinggi dari pada penurunan akumulatifnya. Uji konsolidasi dilaksanakan sebelum dan sesudah pengujian. Sebelum pengujian didapatkan hasil Cc dan Cv sebesar 0,4 dan 0,78 cm2/detik. Hasil terbesar terjadi pada drainase vertikal kolom kelompok dengan nilai Cc dan Cv sebesar 0,427 dan 0,138 cm2/detik. Penambahan drainase vertikal pada tanah lunak dapat mempercepat proses penurunan tanah lunak, dan menggunakan variasi drainase vertikal kolom kelompok meningkatkan kecepatan penurunan.
PENAMBAHAN KOLOM SEMEN TANAH SEBAGAI PERKUATAN TANAH DASAR EKSPANSIF SAAT KONDISI JENUH Yudha Selviawan; Bambang Setiawan; Noegroho Djarwanti
Matriks Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v6i1.36615

Abstract

Banyak dijumpai struktur bangunan atau jalan yang belum waktunya diperbaiki sudah harus diperbaiki. Kerusakan-kerusakan pada jalan dan gedung, misalnya terangkat atau turunnya suatu pondasi, retak-retak dinding bangunan, dan bergelombangnya permukaan jalan, disebabkan oleh permasalahan pada tanah yang ada di bawah struktur suatu bangunan yang tidak hanya terbatas pada penurunannya (settlement) saja. Hal ini disebabkan, karena kurang memperhatikan kondisi tanah dasar (subgrade) yang kadang memiliki sifat ekspansif yaitu tanah yang mempunyai potensi pengembangan (swelling) yang tinggi. Menanggulangi hal tersebut serta mencegah terjadinya kerusakan yang berkelanjutan maka perlu dipilih metode penanggulangan yang paling tepat, yaitu salah satunya dengan metode kolom semen tanah. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui berapa besar perpindahan vertikal yang terjadi. Pengujian dilakukan dengan melakukan pembasahan pada tanah tanpa perkuatan, dan tanah dengan kolom semen tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kolom semen tanah mampu mereduksi perpindahan vertikal subgrade sebesar 37,23 % hingga 74,68 % dan gaya pengembangan tereduksi sebesar 25,00 % hingga 50,00 %.
ANALISIS PENURUNAN DAN DAYA DUKUNG FONDASI KONSTRUKSI SARANG LABA-LABA PADA TANAH LUNAK Tita Maya Bella; Niken Silmi Surjandari; Bambang Setiawan
Matriks Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.925 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v5i1.36959

Abstract

Penurunan tanah merupakan fenomena yang sering terjadi di Indonesia akhir-akhir ini, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan lain-lain. Salah satu gedung yang berada di kota Semarang akan menjadi topik dalam penelitian ini. Tanah dasar dari lokasi bangunan berupa lapisan tanah lempung lunak dan fungsi bangunan sebagai gedung perkantoran. Gedung tersebut menggunakan fondasi konstruksi sarang laba-laba (KSLL). Tujuan dari skripsi ini untuk menghitung daya dukung fondasi dan penurunan menggunakan metode empiris. Metode empiris untuk menghitung daya dukung menggunakan persamaan Meyerhof (1963), penurunan segera dihitung menggunakan persamaan Janbu et al. (1956) dan penurunan konsolidasi primer dihitung pada kondisi lempung terkonsolidasi normal. Tambahan tegangan tanah dihitung menggunakan persamaan Boussinesq. Hasil analisis daya dukung ultimit menggunakan metode empiris sebesar 422,173 kN/m2 dan penurunan sebesar 44,846 cm. Fondasi KSLL saja kurang cocok diterapkan pada tanah lunak karena penurunan masih jauh dari batas penurunan maksimum sebesar 65-100 mm.
PENGARUH PERKUATAN SHEAR KEY TERHADAP ANGKA KEAMANAN DAN PENURUNAN MAKSIMUM PADA TIMBUNAN DI ATAS TANAH LUNAK M. Indra Aji Kurniawan; Bambang Setiawan; Noegroho Djarwanti
Matriks Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2020): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.989 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v8i1.41523

Abstract

Timbunan yang terletak di atas tanah lunak dapat menimbulkan permasalahan yaitu nilai penurunan yang terjadi sangat besar sehingga berdampak pada rendahnya nilai angka keamanan timbunan. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan menggunakan perkuatan shear key. Penelitian ini membagi kedalam 2 tipe pemasangan, yaitu arah luar dan dalam timbunan dengan kemiringan lereng timbunan 1:2.  Variasi model yang digunakan dengan dimensi kedalaman (H) 2m, 3m, 4m, 5m dan lebar bawah (L) 1m, 2m dan 3m. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan shear key yang ditinjau dari angka keamanan dan penurunan maksimum dengan bantuan metode elemen hinga (MEH). Hasil pemograman didapatkan bahwa nilai angka keamanan maksimum yang terjadi pada arah luar sebesar 1,419  dimana mengalami kenaikkan 11,88% sedangkan penurunan maksimum yang terjadi mencapai 0,353 m. Angka keamanan maksimum pada pemasangan arah dalam sebesar 1,313 dengan prosentase kenaikkan 3,54%, dimana penurunan maksimum yang terjadi sebesar 0,409 m. Pemasangan arah luar timbunan menjadi pemasangan perkuatan paling efektif dengan dimensi optimum terdapat pada variasi (H) 4m dan (L) 3m. Perkuatan shear key dapat menjadi salah satu alternatif cara untuk meningkatkan stabilitas timbunan di atas tanah lunak.
Co-Authors - Edyson - Haudhiya - Mashuri - Mashuri, - Abd. Rasyid Syamsuri Abdullah, Nora Abdurrahman Zuhri Achmad Buchori Achmad, Ashfa Ade Sjafruddin Adenan Adenan, Adenan Adetiya Prananda Putra Adhityatama, Rifqi Afiyah Armina Ramadhan Agung Chandra Agung Handayanto Agung Satria Wardhana Agus Sugiharto Agus Yuwono Agustini, Elfita Ahmad, Jeannova Shabilla Ahmadintya Anggit Hanggraito Ainul Yaqin Airalngga, Dimas Ikhsan Airlangga, Dimas Ikhsan Aji, Estu Waskita Akbar, Izzat Aulia Al Huda, Nafisah Al-Huda*, Nafisah Al-Huda, Nafisah Alfiansyah Yulianur Alfiansyah Yulianur BC Alif Muzakki Aljayanti, Malisa Alpiyan Mayhutomo Amy Nindia Carabelly Andani Rias Sandi S Andi Rosano Anggraeni, Fitria Anjani*, Nadia Annisa Rahmani Dewi Anwar Ilmar Ramadhan Apol Pribadi Apriani, Dahlia Dwi Aprianto, Tri Aranda, Viren Lolita Ardiansyah, Muhammad Rizqi Arif Nuryono, Arif Ary Setyawan Ateh Zakiah Sopiah Athalya Khanza Permana Atikno, Welly Aulia Akbar , Izzat Azzahra, Istiana Baggus Prastyo Baihaqi, Fajar Andi Bakti Sutopo Bayu, Airlangga Bekti Cahyo Hidayanto Bella, Tita Maya Berliani Jannati Firadusi Chrismaningwang, Galuh Dadang Abdul Aziz Dafif, Muhammad Welly Dananjaya Hesti I, Raden Harya Deni Eko Laksono Devi Sundary Dewi Nurdiana Dewi Rusmini DEWI SARTIKA Dharmawan, Yogantara Setya diastarina, winda Didik Sanyoto Dina Aulia Insani Dini, Wa Djarwanti, Noegroho Djarwanti, Noegroho Djunaedi , Thomas Duta Cahaya Marga Utama Edyson, - Eko Suhartono Elisa Ma’rifah Emmi Erliyanti Erna Sulistiani Erwan Erwan, Erwan Estu Waskita Aji Fadjrin Wira Perdana Fahreza N., Lukman Fajar Andi Baihaqi Fajar Tri Wibowo Faradila Arrahma Fasya, Kemal Fathkul Ali Imron Faturrahman, Muhammad Rizki Faturrahman, Muhammad Syauqi Febriliyan Samopa Ferdiyanto, Fajar Ferry Chandra Satriawan Firdaus, I Wayan Arya Krishnawan Firmansyah Abdullah Firzatullah, Raden Muhamad Fujiati ., Fujiati Fujiati Fujiati Gading, Chondro Aisyah Galuh Crismaningwang H.M.S. Chandra Kusuma, H.M.S. Chandra Habibah, Adelia Umi Hakim, Naufal Halida Yunita Hanantyo, Burhanuddin Handoyo, Puji Dwi Hanif, Fawwaz Hardi, Amirullah Setya Harisma, Rizqa Aulia Harun Al Rasyid Sorah Lubis, Harun Al Rasyid Sorah Hasan, Muttaqin Hasbulah Hasbullah Hasbullah Haudhiya, - Hendriyono, Franciscus Xaverius Hendry Gunawan, Hendry Herizki Trisatria Herman, Adea Octavia Hidayah, Natasya Erliana Hidayat, Gunawan Hillary, Janne Hilyanto, Rizal Raissa Himamul, Himamul HMS Chandra Kusuma Humiras Hardi Purba I Wayan Arya Krishnawan Firdaus Ibnu Rusydy Ichsan Prasetyo Ilvi Nur Aulia Heryadi Indra Setiawan Indra Setiawan Insani, Dina Aulia Insani, Nur Hanifah Insanul Kamilah Irma Fitriyani Irwan Irwan Istanto, Fabianus Danang Iwan Aflanie Iwan Krisnadi Iwan Rudiarto Izaak Zoelkarnain Akbar, Izaak Zoelkarnain Jayawarsa, A.A. Ketut Jemi Cahya Adi Wijaya Jihan Indria Sawitri Joned C. Saksana Juellyan Juellyan Juellyan*, Juellyan Juellyan, Juellyan Juhairina, Juhairina Juniarti, Maya Juraida Juraida, Juraida Kamilah, Insanul Karina Solikha Nurmalita Karina Solikha Nurmalita Kelana, Sri Kurniawan, Elang Fajar Kurniawan, Elang Fajar Kurniawan, M. Indra Aji Laksono, Deni Eko Latuheru, Paulina M. Lestari Lestari Limantara, Sherly Lukman Fahreza N. Lukman Hakim M. Aris Widodo M. Indra Aji Kurniawan Malik, Dary Manurung, Wim Benhard Marga Utama, Duta Cahaya Maria Yosephine Himawan Marliana Sihombing Masbie, Fadhelia Trinanda Mashuri Mashuri Mashuri Mashuri Maulana, Putri Maulida*, Syifa Maya Juniarti Mayhutomo, Alpiyan Meikiansyah, Bachruddin Melayu, Donny Afrizal Melissa Budipramana Moch. Gufron Latif Mona, Nasyiratun Muamar Rifai Mufida*, Nur Syafiqa Muhammad Adianto Sulistyo Hidayat Muhammad Farid Muhammad Hafly Fariz Asyraq Muhammad Nurdin Muhammad Rizki Faturrahman Muhammad Rizqi Ardiansyah Muhammad Rusdi Muhammad Saleh Nasution Muhammad Taufiqurrahman, Muhammad Muhammad Yusuf Faraby MUNIRA SUNGKAR, MUNIRA Munnik Haryati Mustofa Agung Santoso Mutia, Acep Sandi Muttaqin*, Muttaqin Muzakki, Alif Muzhaffar, Imam Nabila Rahman Nafisah Al-Huda Namira Fathya Salsabila Nasution, Muhammad Saleh Nasyiratun Mona Naufal Hakim Nazwa Prillia Marshanda Ni Luh Wita Astari Widhusadi Niken Silmi Surjandari Niken Silmi Suryandari Nila Nirmalasari, Nila Nisfu Asrul Sani Noegroho Djarwanti Noor Sulistiyono Nora Abdullah Noviani Nugraha, Wanda Nugroho, Bayu Hari Nugroho, Bayu Kusumo Nur Qomariah Nur Tsaniya, Gusti Erysa Nur Yulia Sari Nurdiana Nurdiana Nurfauziyah, Imtinan Nurrahman, Tri Perkasa, Dimas Agung Permana, Athalya Khanza Prasetyo Sutrisno, Slamet Prasetyo, Ichsan Prastyo, Baggus Prayitno, Rendi Teguh Priambodo, Danang Purba, Humiras H. Purboyo, Purboyo Pusriansya, Ferdinand Pusriansyah, Ferdinad Putra*, Hidayat Syah Putra, Hidayat Syah Putra, Rizky Aditya Putri, Oktaria Raden Harya Dananjaya Raden Harya Dananjaya Hesti I Raden Harya Dananjaya, Raden Harya Raden Harya Danjanjaya Hesti Indra Raden Noviyanti Rahmat Nurhayat, Zaidan Rahmatillah, Lia Fitria Randhi Nanang Darmawan Rasma Rasma Reksi Pradana Reza Pahlevi Rezi, Muhammad Teguh Rezky, Kartika Bunga Rifai, Muamar Rifqan, Rifqan Rifqi Adhityatama Rizal Raissa Hilyanto Rizka Maulida Rizki Bagaswara Putra Rizkyta, Velia Ayu Rizqi Syaroh Amaliyah Rochmadi, Andi rohman, khuswadi Ronny La Ode Aksah Rosa Maelani Rosadi, Muhammad Alghifari Rosyidin, Ali Rusmini, Dewi Rusydy*, Ibnu Saidi*, Taufiq Salsabila, Anisa Aulia Sandi S, Andani Rias Sanjaya, Raju SANTOSO SANTOSO Santoso, Mustofa Agung Sanyoto, Didik Dwi Sari*, Novita Sari, Nur Yulia Sawato Gea, Jermy Iwada Sawitri, Jihan Indria Selfina, Tjali, Ernest Selviawan, Yudha Septi Laila Nurpadilah Sholiq Sidartha, Driasko Budi Sigiet Arief Wijanarko Siti juliati Siti Nurlita Fitri Sri Kartini, Sri Suciati Suciati Sulistiyono, Noor Sumiyati Gunawan, Sumiyati Suprihatin . Surnata, Surnata Suryandari, Niken Silmi Susanto, Novi Tri Sutanto, Sulistyo Syachrumsyah, Muchlisch Syahidi, Shofa Syera, Subriyan King Syifa Kamila Taufiq Saidi Taufiq Saidi Thomas Djunaedi Tiara Kirani Rahayu Tiara, Anisa Tita Maya Bella Titik Ekowati Tri Putri, Deby Kania Triawanti Triawanti Triawanti Triawanti Trimariat, Fathoro Trisatria, Herizki Tsaniyah Fatimatuzzahro Tyas Ningrum Rahmadayanti Umar, Abdulloh Utami, Fisca Dian Utami, Juliyatin Putri Wahid, Muhammad Wakhid Slamet Ciptono Wartiningsih Wibisono, Yohan Wibowo, Fajar Tri Wicaksana, Wildan Priya Wicaksono, Anjar Wido Widjatmoko, Eko Nugroho Wijanarko, Sigiet Arief Wijaya, Novan Gunawan Wildan Priya Wicaksana Yafid Effendi Yafid Effendi Yeremias, Torontuan Keban Yeti Komalasari Yohan Wibisono Yudha Selviawan Yulianur*, Alfiansyah Yundari, Yundari Yuni Pratiwi, Kurniasih Yunita*, Halida Yusep Muslih Purwana Yusep Purwana Muslih Yusrinie Wasiaturrahmah Zairin Noor Zairin Noor Zakaria, T Ramli Zeta, Metria Zidan, Sultan Bintang