Articles
Game Tradisional Tarik Tambang Berbasis Web
Syukur, Abdul;
Suprayogi, Dian
IT JOURNAL RESEARCH AND DEVELOPMENT Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : UIR PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/itjrd.2016.vol1(1).673
Permainan tradisional memberikan alternatif yang kaya dengan nilai budaya, tetapi pada saat sekarang ini permainan tradisional sudah hampir punah jika tidak dipelihara dan dikembangkan, karena pada saat sekarang anak-anak lebih suka bermain video game dan juga lahan untuk bermain sudah jarang. Salah satu cara untuk memperkenalkan permainan tradisional adalah dengan membuatnya dalam bentuk aplikasi game berbasis web, sehingga diharapkan permainan tradisional tetap dapat dimainkan oleh siapa saja dan dimana saja dengan teknologi internet. Saat ini internet sudah berkembang menjadi salah satu media yang paling populer di dunia. Jumlah pengguna internet yang besar dan semakin berkembang telah mewujudkan budaya internet. Mulai dari sekedar browsing hingga bermain game online. Dengan meningkatnya jumlah pengguna internet, pengembang semakin berlomba-lomba menampilkan sesuatu yang berkualitas. Salah satunya pengembangan platform menggunakan HTML5. HTML5 dimanfaatkan para pengembang untuk menciptakan game yang dimainkan melalui browser terkini. Tidak perlu memasang aplikasi, pengguna hanya butuh terkoneksi internet dan sudah memiliki browser. Pada penelitian ini penulis memilih tema permainan tarik tambang yang merupakan salah satu permainan tradisional Indonesia. Perancangan game tarik tambang berbasis web ini menggunakan HTML5 dan diolah dengan menggunakan Javascript dan PHP.
Simulasi Implementasi Intrusion Prevention System (IPS) Pada Router Mikrotik
Arta, Yudhi;
Syukur, Abdul;
Kharisma, Roni
IT JOURNAL RESEARCH AND DEVELOPMENT Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : UIR PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/itjrd.2018.vol3(1).1346
Keamanan jaringan komputer merupakan bagian dari sebuah sistem yang sangat penting untuk menjaga validitas dan integritas data serta menjamin ketersediaan layanan bagi penggunanya. Sistem deteksi penyusup jaringan yang ada saat ini umumnya mampu mendeteksi berbagai serangan tetapi tidak mampu mengambil tindakan lebih lanjut. Namun disatu sisi manusia sudah sangat tergantung dengan sistem informasi. Hal itu yang menyebabkan statistik insiden keamanan jaringan terus meningkat tajam dari tahun ke tahun. Ini disebabkan karena kepedulian masyarakat yang sangat kurang terhadap sistem keamanan jaringan. Maka dari itu dibutuhkan sebuah sistem yang dapat membantu network administrator untuk digunakan sebagai monitor trafik jaringan dengan Intrusion Prevention System (IPS) yang merupakan kombinasi antara fasilitas blocking capabilities dari Firewall.
Analisis Management Bandwidth Menggunakan Metode Per Connection Queue (PCQ) dengan Authentikasi RADIUS
Syukur, Abdul
IT JOURNAL RESEARCH AND DEVELOPMENT Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : UIR PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/itjrd.2018.vol2(2).1260
Penggunaan internet secara massal mengakibatkan menurunya performansi jaringan seiring dengan bertambahnya pengguna jaringan. Cara yang dapat ditempuh untuk mengurangi penurunan performansi jaringan yaitu dengan melakukan manajemen bandwidth. Manajemen bandwidth sangat penting dalam pengaturan alokasi bandwidth yang akan diberikan kepada user untuk menghindari perebutan alokasi bandwidth yang ada d jaringan. MikroTik RouterOS merupakan OS turunan dari distro linux Debian yang khusus digunakan sebagai router dan gateway. MikroTik memiliki QoS yang digunakan untuk mengatur penggunaan bandwidth secara rasional. Penelitian ini memberikan pembagian bandwidth dengan metode Per Connection Queue (PCQ).
CLUSTERING TRAFO DISTRIBUSI MENGGUNAKAN ALGORITMA SELF-ORGANIZING MAP
Khotimah, Tutik;
Syukur, Abdul;
Soeleman, M. Arief
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 8, No 1 (2017): JURNAL SIMETRIS VOLUME 8 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (219.586 KB)
|
DOI: 10.24176/simet.v8i1.808
Salah satu cara untuk mengetahui beban sebuah trafo distribusi PLN masih memenuhi batas normal atau overload adalah dengan melakukan pengukuran beban trafo tersebut. Pada PLN Area Pelayanan Jaringan Kudus, pengukuran beban dilakukan baik pada siang hari mau pun pada malam hari. Hasil pengukuran tersebut memiliki kemungkinan berbeda. Hal ini disebabkan pada siang hari penggunaan beban cenderung kecil, sedangkan pada malam hari pemakaian beban lebih besar. Hal ini menyebabkan sulitnya menentukan beban trafo tersebut masih normal atau overload. Untuk memetakan beban trafo distribusi secara cepat dan akurat, diperlukan teknik data mining yaitu clustering. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan algoritma Self Organizing Map (SOM). Dengan SOM dihasilkan nilai akurasi sebesar 93% terhadap hasil pengukuran beban trafo distribusi pada siang hari dan sebesar 84% terhadap hasil pengukuran beban trafo distribusi pada malam hari. Sedangkan error yang dihasilkan dari pemetaan dengan SOM sebesar 7% terhadap hasil pengukuran beban trafo distribusi pada siang hari dan sebesar 16% terhadap hasil pengukuran beban trafo distribusi pada malam hari.
The Development of Covey Trust Concepts Inside University
Gamayanto, indra;
Sukamto, Titien;
Nugraha, Rizka;
Rohmani, Asih;
WM, Ibnu Utomo;
Syukur, Abdul
EDUTECH Vol 17, No 1 (2018): INTERDISIPLINER PEMBELAJARAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/e.v1i1.8552
Universities and education are important factors that need to be taken very seriously as the pro-cess will produce useful human resources to create useful progress for the community. The 8th Habits Method is one of the most proven methods to apply at the University level, especially to lecturers and students. Applying The 8th Habits Method is a big challenge that deserves to be accepted because it will result in the discovery of the purpose of life or the sound (meaning) of self as we know that there are many students (millennial generation) who do not have it and this may also happen to the lecturer. Dr Maggie Gilewicz in her book entitles Why Young Adults Don’t Know What to Do With Their Lives And What Can Be Done About It? argues that students and young adults do not know how they spend their life time because nothing can encourage them and no support from the environment (Gilewicz, 2017). On the other hand, parents focus on build-ing the millennial children’ self-esteem and always protect them from disappointments (Vance and Stephens, 2010). This paper offers some hypothesis and its application to the lecturers and students because both cannot be separated and should work in synergy to achieve The 8th Habits. Internal and external influences are also things that need to be examined and responded positively as these are two factors that can be one of the inhibiting factors in applying The 8th Habits-Covey trust systems. Finally, it is important that lecturers and students keep learning to be able to think and be positive, creative and flexible to be able to apply The 8th Habits-covey trust systems. Universitas dan pendidikan adalah faktor penting yang harus disikapi dengan sangat serius meng-ingat kedua factor ini akan menghasilkan sumber daya manusia yang berguna untuk menciptakan kemajuan dalam masyarakat. The 8th Habits Method merupakan salah satu metode yang paling terbukti dapat diterapkan di tingkat perguruan tinggi, khususnya pada dosen dan mahasiswa. Pen-erapan The 8th Habits Method adalah suatu tantangan besar yang harus dihadapi karena akan berujung pada penemuan tujuan hidup atau makna diri karena sebagaimana yang kita ketahui ban-yak mahasiswa (generasi millennial) yang tidak memilikinya dan hal sama dapat pula terjadi pada dosen. Dr Maggie Gilewicz dalam bukunya yang berjudul Why Young Adults Don’t Know What to Do With Their Lives And What Can Be Done About It? berpendapat bahwa maha-siswa dan remaja dewasa tidak mengetahui bagaimana mereka akan menghabiskan masa hidup mereka karena tidak ada yang mendukung mereka termasuk dukungan dari lingkungan (Gilewicz, 2017). Di sisi lain, orangtua terpaku pada bagaimana agar anak-anak mereka dapat menghargai diri mereka dan selalu melindung mereka dari hal-hal yang dapat mengecewakan mereka (Vance and Stephens, 2010). Artikel ini menawarkan hipotesis dan aplikasinya pada dosen dan mahasiswa kerena keduanya tidak terpisahkan dan harus bersinergi untuk mencapai The 8th Habit. Pengaruh internal dan eksternal penting pula untuk diketahui dan direspon secara positif karena dua faktor ini dapat menjadi penghalang penerapan The 8th Habit-Covey trust systems. Oleh karena itu, penting bagi dosen dan mahasiswa untuk terus belajar agar dapat berpikir dan menjadi positif, kreatif, dan fleksibel sehingga dapat menerapkan The 8th Habit-Covey trust systems.
PENGARUH KEPEMIMPINAN, KOMUNIKASI ORGANISASI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN TEGAL
Syukur, Abdul
Magisma: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 7 No 2 (2019): MAGISMA
Publisher : Magister Manajemen STIE Bank BPD Jateng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35829/magisma.v7i2.54
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasi atau korelasional yaitu dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan dan karyawati Sekretariat DPRD Kabupaten Tegal sebanyak 50 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpian (X1) dan budaya organisasi (X3) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) Sekretariat DPRD Kabupaten Tegal. Sedangkan komunikasi organisasi (X2) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) Sekretariat DPRD Kabupaten Tegal. Dengan hasil uji F sebesar 11.194 signifikansi F 0,000 dan diperoleh nilai hitung uji t untuk variabel kepemimpinan (X1) 2,858, variabel komunikasi organisasi (X2) -2,325 dan budaya organisasi (X3) 2,843. Dengan tingkat signifikansi kepemimpinan (X1) sebesar 0,006, komunikasi organisasi (X2) sebesar 0, 025 dan budaya organisasi (X3) sebesar 0,007.
INTEGRASI SEJARAH LOKAL MUNA SEBAGAI ALTERNATIF PEMBELAJARAN SEJARAH NASIONAL INDONESIA
wijaya, ardi;
Syukur, Abdul;
Umasih, Umasih
Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jipp.v4i2.25966
Situs sejarah lokal yang memiliki keterkaitan materi dengan sejarah nasional Indonesia harus dapat dimaksimalkan oleh semua komponen pendidikan sebagai alternatif dalam pembelajaran sejarah yang selama ini hanya terkesan menghafal peristiwa sejarah yang ada dalam buku teks. Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan mengenai pembelajaran sejarah Indonesia yang berbasis pada potensi peninggalan budaya dan situs sejarah yang terdapat di Kabupaten Muna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan melakukan kunjungan langsung ke lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa situs sejarah Gua Liangkabori dan Masjid Kuba Loghiya yang ada di Kabupaten Muna dapat digunakan sebagai sumber belajar mengenai materi sejarah Indonesia masa pra sejarah dan proses masuk dan berkembangnnya islam di Indonesia. Kehadiran sejarah lokal dalam proses pembelajaran bukan untuk mendikatomi dengan sejarah Indonesia, tetapi bahwa kehadiran sejarah lokal memiliki tujuan mencairkan kebekuan dalam ruang pembelajaran serta untuk memperkaya objek sejarah yang akan digunakan dalam praktek pembelajaran. Sejarah lokal sangat diperlukan dalam proses transfer nilai-nilai kebudayaan sebagai bagian dari rencana menumbuhkan karakter peserta didik. Membuka cakrawala berfikir bahwa apa yang dialami saat ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses sejarah masa lampau yang ada di sekitar lingkungan peserta didik.
Historical Empathy Mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Jakarta
Husna, Lobelia Asmaul;
Syukur, Abdul;
Umasih, Umasih
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 4, No 1 (2021): Monumen Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (50.756 KB)
|
DOI: 10.17509/historia.v4i1.28297
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan historical empathy mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Jakarta. Historical empathy dianggap penting karena pada kemampuan ini mahasiswa dapat memahami dan berempati pada peristiwa dimasa lalu. Sehingga ketika menjadi seorang guru, ia mampu melaksanakan pembelajaran yang melahirkan empati pada peristiwa sejarah dan semangat untuk mengembalikan kejayaan Indonesia dimasa yang akan datang. Penelitian dilaksanakan pada semester 114 di kelas C angkatan 2017 mata kuliah Sejarah Indonesia Masa Orde baru dan di kelas A angkatan 2018 pada mata kuliah Sejarah Indonesia Masa Kolonial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Sejarah UNJ memiliki kemampuan kognitif empati atau the truncated empathy. Kemampuan ini berarti mahasiswa memiliki kemampuan dalam mengerti dan memahami cara berpikir tokoh dimasa lalu. Ia juga mengerti secara emosional mengenai situasi dan kondisi ketika peristiwa sejarah terjadi. Kognitif empati melahirkan empati pada mahasiswa namun tetap menekankan unsur objektifitas pada sejarah dalam memahami peristiwa. Hal ini diperlukan karena sejarah mengutamakan objektifitas dalam pembahasannya.
Kritik Rekonstruksi Masa Pra Aksara Indonesia
Syukur, Abdul
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 4, No 1 (2021): Monumen Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (167.927 KB)
|
DOI: 10.17509/historia.v4i1.24661
Rekonstruksi masa pra aksara Indonesia terdiri dari: (1) Masa Berburu dan Mengumpulkan Makanan Tingkat Sederhana, (2) Masa Berburu dan Mengumpulkan Makanan Tingkat Lanjut, (3) Masa Bercocok Tanam, dan (4) Masa Perundagian. Rekonstruksi ini dikritik oleh Harry Truman Simanjuntak, seorang ahli arkeologi prasejarah. Kritikannya dipublikasikan dan disampaikan dalam pertemuan ilmiah sehingga menimbulkan diskursus. Artikel ini menganalisis diskursus rekonstruksi pra aksara Indonesia dengan menggunakan metode sejarah pemikiran dan ditujukan sebagai bahan penganyaan dalam pembelajaran sejarah di sekolah, khususnya materi pembelajaran masa pra aksara Indonesia.
Implementation of Human Rights Values in Historical Learning in Educations
Ruslan, Ahmad;
Syukur, Abdul;
Kurniawati, Kurniawati
Journal of Education Research and Evaluation Vol 4, No 4 (2020)
Publisher : LPPM Undiksha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (211.497 KB)
|
DOI: 10.23887/jere.v4i4.28527
Human rights abuses are the center of every country in the world, as they are the result of their dominance over the weak, or other things like ignorance, lack of law enforcement, etc. And so it is in the world of education, which ought to be a center of understanding and awareness of human rights, through history study. But rather often, human rights abuses come from academic environments such as schools and colleges. The study aims to analyze the implementation of human rights values in history study. The study uses a qualitative method with a library research approach, whereas the data-collecting technique is a document or documentary study instrument. These findings suggest that the study of history has affected the behavior of students that reflect the virtues of human consciousness. Human rights values such as equality and the ban of discrimination (nondiscrimination) are reflected in students after the historical learning process is done, it can be seen both inside and outside the equation. Thus history study alone has significant effects on students, such as mutual respect of opinion, upholding the values of tolerance, cooperation and so forth. The conclusion of the article is that the effectiveness of learning needs to be optimized so that the human rights reflected in every historical event are capable of being thoroughly analyzed and understood by learners, which are then a provision for students to live national and national.