Articles
STRATEGI MANAJEMEN KEUANGAN UNTUK OPTIMALISASI PENGELOLAAN INCOME PADA KARYAWAN MEDIS DAN NON MEDIS RS. MEDIKA BSD DI ERA MILLENIAL
Mardiana, Sri;
Supriyatna, Wawan;
Zakaria, Zakaria
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2020): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/al-jpkm.v1i2.4984
Family financial management (financial planning and control) is another shape of financial management application. Knowledge of financial management is not only required for the enterprises, but also important to apply for others forms such as family, household or individual (as employee). Not only companies that absolutely must manage their finances well, each individual must also be adept at managing his finances so that income and expenses can run in a balanced manner. Lack of knowledge about financial planning is a serious problem for Indonesian at this time, even most people do not manage their finance properly. So that why mostly the families do not have an emergency fund for emergency purposes. An established family is the dream of the whole family, but to achieve financial stability is not easy, because not all families have a large income. For this reason, it is necessary to have a strategy to manage finances well by making financial planning so the income can be used optimally.
Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Aqidah Akhlak Melalui Pemanfaatan Buku Cetak pada Siswa Kelas II Madrasah Ibtidaiyah Darud Da’wah Wal Irsyad Mareto Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru
Zakaria, Zakaria;
Irwan, Irwan;
B, Burhanuddin;
Alam, Nur
AIJER: Algazali International Journal Of Educational Research Vol. 8 No. 1 (2025): OKTOBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to improve the quality of faith and Morals learning through the use of learning resources for second-grade students at Madrasah Ibtidaiyah DDI Mareto, Tanete Rilau District, Barru Regency. This research is a qualitative study. Data collection was conducted using observation, interviews, and documentation methods. The data was then analyzed using descriptive analytical techniques. Data validity was examined using data triangulation, which involved comparing the observation data with the interview data and documentation results. The results are as follows: (1) How is the learning process of students through the use of printed books on faith and morals among second- grade students at Madrasah Ibtidaiyah DDI Mareto in Tanete Rilau District, Barru Regency? (2) The development of improvements in the quality of Aqidah Akhlak learning through the use of printed books among second-grade students at Madrasah Ibtidaiyah DDI Mareto, Tanete Rilau District, Barru Regency.
Metafisika sebagai Kebenaran Ilmiah dalam Tafsir Al-Tustari
Zakaria, Zakaria
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 2: Januari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jim.v4i2.6950
Makalah ini membahas konsep metafisika dalam tafsir Al-Tustari, khususnya terkait konsep Peran Metafisika dalam Tafsir Al-Tustari yang sangat penting dalam menggali dimensi spiritual al-Quran.. Al-Tustari menawarkan perspektif unik tentang hubungan antara Tuhan dan manusia, serta hakikat keadilan Ilahi. Analisis ini menggunakan metode library reseacrh untuk memahami konsep-konsep metafisika dalam tafsir Al-Tustari.
Metode Tarjih Ibnu Jarir Ath Thabari Dalam Tafsir
Zakaria, Zakaria
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 2: Januari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jim.v4i2.7317
Salah satu cendikiawan muslim yang dikenal luas melalui karyanya yang monumental dibidang tafsir adalah Ibnu Jarir Ath-Thobari. Lahir pada abad 9 Masehi di Amol. Thobari menempuh pendidikan di berbagai pusat keilmuan dunia Islam saat itu. Kecerdasan dan keilmuan Ibnu Jarir menjadikannya salah satu mufassir terkemuka dalam sejarah Islam. Karya terbesarnya yaitu “Tafsir Ath-Thobari.” Yang menjadi rujukan penting para ulama dan orang-orang setelahnya dalam memahami Al-Qur’an secara mendalam. Ath-Thobari melandasi tafsirnya dengan konsep tarjih, yaitu memilih pendapat yang paling kuat atau yang lebih berbobot dan mendekati kebenaran berdasarkan argument yang ada. Argumen-argumen tersebut merujuk kepada berbagai sumber yang kredibel yaitu Al-Quran, hadits shahih, atsar dan pendapat para sahabat Nabi dan tabi’in . Sehingga metode tarjih Ath-Thobari dalam menafsirkan Al-Qur’an yaitu: 1. Metode tafsir ayat dengan ayat, 2. Menafsirkan Al-Qu’an dengan hadits-hadits yang shahih, 3. Menafsirkan Al-Qur’an dengan atsar sahabat dan tabi’in yang shahih. Ibnu Jarir juga menggunakan Pendekatan linguistik dan gramatikal, Ibnu Jarir sangat memperhatikan struktur bahasa Arab dan kaidah-kaidah gramatikal untuk memastikan bahwa interpretasinya sesuai dengan makna asli teks. Ibnu Jarir juga menggunakan pendekatan analisis kontekstual dalam penafsiran, untuk menerapkan pemahaman mendalam terhadap konteks sejarah, sosial, dan budaya saat ayat diturunkan.
Understanding multiplication concept: Exploring PMRI-enhanced thematic learning using traditional games for primary teachers
Zakaria, Zakaria;
Dewantara, Andi Harpeni
Jurnal Elemen Vol 10 No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29408/jel.v10i1.19838
Involving concrete situations and utilizing contexts that are closely related to students' daily lives is highly promising in creating enjoyable and meaningful mathematics learning experiences. One approach that incorporates these ideas is Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI), which is oriented towards the mathematization of everyday experiences. This research aims to investigate how the traditional game 'maggalaceng' could support students’ understanding of multiplication in thematic learning using the PMRI approach. The method employed in this study was design research in the form of workshops involving eight teachers at a public primary school in Bone, South Sulawesi. Data were collected through classroom observations, interviews, and documentation. The results show that the teachers responded positively to integrating PMRI in thematic learning, making learning more enjoyable and meaningful. Specifically, in mathematics, the designed learning trajectory fully assists teachers in exploring alternative perspectives for teaching the concept of multiplication, progressing from the informal to the formal level as a form of repeated addition.
Penyuluhan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (Nib) untuk Mengembangkan Usaha pada Enterpreneur di Desa Cicalengka Pagedangan Tangerang
Munarsih, Munarsih;
Sudaryana, Yayan;
Zakaria, Zakaria
AMANAH MENGABDI Vol. 1 No. 1 (2024): AMANAH MENGABDI
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MULIA BUANA (YPMB)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70451/pkm.v1i1.40
Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi enterpreneur sangat baik dilakukan agar memiliki pemahaman bahwa pekerjaan sebagai wirausaha itu adalah sebuah prospek yang bagus. Sehingga, terbangunlah mental mental pengusaha bukan karyawan. Dengan tumbuhnya jiwa enterpreneurship, para pelaku usaha akan mulai mencoba menjalankan wirausaha khususnya meneruskan usaha yang telah digeluti oleh masyarakat di Desa Cicalengka Pagedangan Tangerang .Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi enterpreneur menjadi target utama yang diharapkan dimiliki oleh para pelaku usaha. Sehingga, efektifitas dalam berwirausaha menjadi meningkat. Dengan adanya penyuluhan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi enterpreneur dalam menjalankan usaha diharapkan dapat mengembangkan usaha serta dapat meningkatkan omset penjualan. Tujuan kegiatan PKM adalah untuk memberikan penyuluhan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi enterpreneur dalam mengembangkan usaha di Desa Cicalengka Pagedangan Tangerang. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah berubahnya pola pikir dan wawasan dari peserta yang mengikuti penyuluhan sebagaimana dibuktikan dengan adanya games dan challenge untuk menguji kemampuan dan wawasan peserta PKM. Diharapkan kegiatan ini dapat bermanfaat untuk kemajuan enterpreneur khususnya di wilayah Pagedangan-Tangerang yang akan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat.
Digital Marketing Training For Entrepreneur In Cicalengka Pagedangan Village, Tangerang Banten
Munarsih, Munarsih;
Rachmawan, Ade;
Zakaria, Zakaria
AMANAH MENGABDI Vol. 1 No. 2 (2024): AMANAH MENGABDI
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MULIA BUANA (YPMB)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70451/pkm.v1i2.380
Memupuk Jiwa Wirausaha sejak dini sangat baik dilakukan agar masyarakat memiliki pemahaman bahwa pekerjaan sebagai wirausaha itu adalah sebuah prospek yang bagus. Sehingga terbangunlah mental mental pengusaha bukan karyawan. Dengan tumbuhnya Jiwa wirausaha sejak dini, masyarakat akan mulai mencoba menjalankan wirausaha khususnya meneruskan usaha yang telah digeluti untuk menjalankan roda kehidupan Enterpreneur di Desa Cicalengka Pagedangan Tangerang Banten. Penguasaan keterampilan berwirausaha melalui digital marketing menjadi target utama yang diharapkan dimiliki oleh masyarakat sehingga efektifitas dalam berwirausaha menjadi meningkat. Dengan penguasaan digital marketing dalam menjalankan usaha diharapkan dapat meningkatkan omset penjualan. Tujuan kegiatan PKM adalah untuk mengetahui seberapa besar penggunaan Digital marketing dalam menjalankan usaha yang digeluti oleh Enterpreneur di Desa Cicalengka Pagedangan Tangerang Banten. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa (1) adanya peningkatan wawasan tentang digital marketing pada enterpreneur; (2) adanya peningkatan omset penjualan.
Dakwah Rasulullah di Madinah : Piagam Madinah dan Perubahan Sosial
Syarif, Muhammad;
Zakaria, Zakaria;
Arisnaini, Arisnaini;
Rezeki, Wahyu
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 2 (2023): July-December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i2.7585
Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang dakwah Rasulullah di kota Madinah dengan berbagai strategi yang dilaksanakan untuk pengembangan dakwah Islam dan pelaksanaan piagam madinah dalam mendorong perubahan sosial. Madinah sebagai kota yang heterogen dan multikultural memiliki keunikan dibanding kota Mekkah yang menjadi awal pelaksanaan dakwah Rasulullah Saw. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis historis melalui sumber-sumber kepustakaan. Penulis mengumpulkan data memalui sumber dokuemtasi yang relevan dengan kajian ini. Adapun hasil penelitian ini menjelaskan bahwa dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah di Madinah menjadi titik awal peningkatan perkembangan dakwah Islam saat itu. Kesuksesan dakwah ini, tidak terlepas dari upaya rasulullah dalam membangun komunitas muslim yang kuat dan bersinergi melalui pembangunan masjid sebagai pusat komunitas, mempersaudarakan kamum Muhajirin dengan Asnhor, membangun komunikasi dengan berbagai unsur masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda, dan pembuatan kesepakatan bersama dalam bentuk piagam Madinah. Dan juga, piagam Madinah ini berkontribusi besar pada perubahan sosial masyarakat Madinah, sehingga mampu bersinergi dan berkontribusi untuk kesejateraan dan kemajuan.     This article aims to explain the Prophet's preaching in the city of Medina with various strategies implemented for the development of Islamic preaching and the implementation of the Medina Charter in encouraging social change. Medina as a heterogeneous and multicultural city is unique compared to the city of Mecca which was the beginning of the Prophet's da'wah. This research is a descriptive qualitative research with a historical analysis approach through literature sources. The author collects data through documentation sources that are relevant to this study. The results of this study explain that the preaching carried out by the Prophet in Medina became the starting point for the increased development of Islamic preaching at that time. The success of this da'wah is inseparable from the efforts of the apostle of Allah in building a strong and synergized Muslim community through the construction of a mosque as a community center, brotherhood between the Muhajirin and Asnhor, building communication with various elements of society that have different backgrounds, and making a mutual agreement in the form of the Medina charter. Also, the Medina charter contributed greatly to the social change of Medina society, so that it was able to synergize and contribute to prosperity and progress.
PENDIDIKAN KECERDASAN SPIRITUAL PERSPEKTIF AL-GHAZALI DAN RELEVANSINYA DENGAN EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT (ESQ)
Safitri, Diana;
Zakaria, Zakaria;
Kahfi, Ashabul
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 6 No 1 (2023): Tarbawi
Publisher : STAI BINAMADANI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51476/tarbawi.v6i1.467
Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan pandangan al-Ghazali terkait pendidikan kecerdasan spiritual. Selanjutnya penulis akan merelevansikannya dengan emosional spiritual quotient (ESQ). Memberikan pendidikan kecerdasan spiritual mesti dilakukan oleh para pendidik, di samping menuntaskan pendidikan pada ranah kognitif dan afektif peserta didik. Apabila tidak dilakukan maka pendidikan tidak akan mampu menghasilkan manusia yang sempurna. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Peneliti menelusuri tulisan Al-Ghazali serta sumber-sumber lain yang membangun gagasan-gagasan tentang pendidikan cerdas spiritual. Selanjutnya, penulis akan menganalisis data tersebut dengan pendekatan content analysis. Tulisan ini menyimpulkan bahwa konsep pendidikan kecerdasan spiritual perspektif al-Ghazali lebih mengarah kepada cerdas dalam beragama dan menekankan bagaimana mendidik hati ke dalam budi pekerti yang baik dan moral yang beradab. Relevansi pendidikan kecerdasan spiritual al-Ghazali dengan ESQ kontemporer terdapat pada sisi emotional, spriritual dan quontient. Di dalam konsep Emotional Spiritual Quotient (ESQ), semua manusia punya intelektual dan emosional, tapi kedua hal tersebut tidak sempurna kalau tidak disatukan dengan kecerdasan spriritual. Untuk mencapai atau memperoleh kecerdasan spriritual manusia memerlukan kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional untuk menerapkan prinsip-prinsip tauhid secara tepat dan sempurna.
Strategies and Challenges in the Distribution of Public Health Centre Doctors in Indonesia
Tambun, Sondang Whita Kristina;
Bashabih, Masyitoh;
Zakaria, Zakaria
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 4 (2024): February
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33860/jik.v17i4.3653
Adequacy of doctors through the deployment of public health center doctors to achieve equity in health services for the community. The deployment of public health center doctors has been implemented through various policies but there are still public health centers that do not have a doctor. This article aims to determine the strategies, challenges, and successes in the distribution of public health center doctors. Document analysis of legal documents was approached using the READ method to determine the distribution strategy of doctors. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted using the PRISMA protocol from two online database search engines, where 25 articles were found that met the research objectives, inclusion, and exclusion criteria. The challenges of the distribution of public health center doctors are due to deployment for remote and very remote areas. Factors that challenge the distribution of doctors are individual factors, work factors, living environment factors, and health system factors. Recruitment and deployment of public health center doctors in remote areas need to be done comprehensively with crossector.