p-Index From 2021 - 2026
10.42
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Conciencia Jurnal Al-Ijtimaiyyah KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Jurnal SOLMA Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah JURNAL ILMIAH CAHAYA PAUD JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal of Tropical Horticulture Jurnal Basicedu Jurnal Komposisi ALKIMIA : Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan EDUTEC : Journal of Education And Technology Jurnal Asy-Syukriyyah Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Dirosah Islamiyah JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Darma Agung JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI Muaddib: Islamic Education Journal Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Juwara : Jurnal Wawasan dan Aksara Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Journal of Educational Sciences Jurnal Basicedu Limas Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Histeria: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Bharasumba Jurnal Multidispliner Jurnal Multidisipliner Kapalamada JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Multidisiplin Indonesia Jurnal Dieksis ID Jurnal Asy-Syukriyyah HYPOTHESIS : MULTIDISCIPLINARY JOURNAL OF SOCIAL SCIENCES SIGNIFICANT : JOURNAL OF RESEARCH AND MULTIDISCIPLINARY FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam LANCAH Jurnal Inovasi dan Tren Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini
Claim Missing Document
Check
Articles

KAMPUNG ARAB AL-MUNAWAR SEBAGAI SALAH SATU DESTINASI SEJARAH MELAYU DI PALEMBANG Maryamah, Maryamah; Nurhusna, Nurhusna; Ramaputri Tilotama, Azzahrah; Putri Utami, Melisa
KALPATARU : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 10 No 1 (2024): KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalp.v10i1.16160

Abstract

Bangsa Arab tiba ke Indonesia untuk berdagang dan menyebarkan Islam di Indonesia. Mereka datang melalui laut atau jalur air. Kemudian mereka bermukim dan berkeluarga dengan masyarakat sekitar di suatu daerah. Zona tersebut harus berupa pemukiman di dalam sistem kota yang sudah dikenal sebagai kota Timur Tengah. Salah satu kota Timur Tengah yang populer adalah Kota Timur Tengah Al-Munawar di Kota Palembang. Al-Munawar Kota Timur Tengah merupakan kota paling tua di Kota Palembang. Kota ini masih mempertahankan warisan dan budaya kota. Salah satu peninggalan yang masih ada hingga saat ini adalah delapan bangunan yang ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya. Kedelapan bangunan ini memiliki bangunan asli tertentu yang berbeda dan berusia ratusan tahun. Tiga dari delapan bangunan dianggap sebagai protes penyelidikan. Bangunan itu bisa menjadi rumah tiba. Rumah ini menyesuaikan gaya bangunan Palembang, tepatnya rumah limas. Dengan keunikan bangunan tersebut maka Kampung Arab Al-Munawar menjadi salah satu destinasi sejarah Melayu Palembang.
a PERPADUAN BUDAYA MELAYU, CHINA DAN EROPA PADA ARSITEKTUR MASJID AGUNG PALEMBANG Maryamah, Maryamah; Firdianti, Annisa; Fitri, Annidaul; Dela Safitri, Annisa
KALPATARU : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 10 No 1 (2024): KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkap informasi mengenai perpaduan budaya Melayu, China dan Eropa pada arsitektur Masjid Agung Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif serta menggunakan metode deskriptif dan historis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Masjid Agung Palembang mulai dibangun pada masa pemerintaan Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo (1724-1758) yang peletakan batu pertamanya dilaksanakan pada 1 Jumadil Akhir 1151 H (1738 M) dan selesai pada 28 Jumadil Awal 1161 H (26 Mei 1748 M). Bagunan masjid ini merupakan salah satu karya sultan untuk memenuhi kebutuhan warganya untuk melaksanakan ibadah. Sultan Mahmud Badaruddin I memastikan wujud arsitektur Masjid Agung Palembang tersebut terdiri dari tradisional, China, dan Eropa. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan unsur tradisional di masjid ini ialah atap berundak dengan limas di puncaknya (mustaka) dan wujud mustaka yang terjurai serta melengkung ke atas pada keempat ujungnya berarsitektur China. Kemudian untuk unsur Eropa dapat dilihat dari gerbang serambi, yang mana satu buah sebagai pintu masuk utama dengan tiang yang menonjol gaya Eropa.
Pembentukan Perilaku Keagamaan Peserta Didik Melalui Metode Mengajar Guru dalam Kegiatan Pembelajaran Setiawan, Ananda; Karoma, Karoma; Maryamah, Maryamah
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 5 No 2 (2022): Muaddib : Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v5i2.15178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku keagamaan peserta didik yang muncul dalam kegiatan pembelajaran serta metode yang digunakan guru dalam membentuk perilaku keagamaan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah 3 guru yaitu guru fiqih, Al-Qur’an hadits, dan akidah akhlak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi. Proses dalam menganalisis data dimulai dengan menelaah terlebih dahulu seluruh data yang telah didapatkan dari berbagai sumber, melakukan reduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) Perilaku keagamaan peserta didik yang didapatkan melalui proses pembelajaran yaitu disiplin mengerjakan sholat, rajin membaca Al-Qur’an, mengucapkan salam ketika masuk kelas, memulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan berdoa, serta mempunyai adab saat bertemu guru. 2) Guru dalam pembentukan perilaku keagamaan pada peserta didik menggunakan 4 metode yakni metode pembiasaan, metode keteladanan, metode nasihat, dan metode punishment.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Maryamah, Maryamah; Karolina, Asri; Apriansyah, Andika
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 6 No 1 (2023): Muaddib: Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v6i1.22153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum merdeka dan kontribusinya dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 57 Palembang. Pendekatan ini memungkinkan pemahaman mendalam tentang konteks, proses, dan pengalaman peserta didik serta guru. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui reduksi, display, dan kesimpulan. Triangulasi dilakukan untuk memastikan keabsahan temuan. Hasil menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka Belajar memberikan dampak positif. Pembelajaran berpusat pada peserta didik dengan pendekatan beragam dan inovatif, seperti pembelajaran berbasis proyek dan pemanfaatan teknologi Canva, mampu memperkuat keterampilan berpikir kritis siswa. Selain itu, kurikulum ini juga mendukung pengembangan karakter peserta didik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Guru Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui metode pembelajaran yang beragam. Hal ini terbukti dari peningkatan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa setelah penerapan Kurikulum Merdeka Belajar yang dilakukan guru yakni dari 84 menjadi 88. Kontribusi Kurikulum Merdeka Belajar sangat signifikan, meskipun awalnya sebagian siswa belum menunjukkan kemampuan berpikir kritis. Kurikulum ini memberikan kebebasan belajar bagi siswa, dengan menyediakan rencana pembelajaran yang sesuai dan memperluas ruang diskusi. Selain itu, guru juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan keterampilan mengajar mereka.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Religius Melalui Kegiatan Keagamaan Syahrudin, Syahrudin; Suryana, Ermis; Maryamah, Maryamah
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 7 No 1 (2024): Muaddib: Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v7i1.24477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi yang diterapkan oleh Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Negeri 144 Kota Palembang dalam membentuk karakter religius siswa melalui program keagamaan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan naturalistik. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 144 Kota Palembang dan melibatkan kepala sekolah, guru PAI, siswa, wali kelas V dan VI, serta orang tua siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan strategi komprehensif yang mencakup kegiatan ekstrakurikuler keislaman, perayaan Hari Besar Islam, pembiasaan rutinitas keagamaan, dan kolaborasi dengan orang tua serta lembaga keagamaan lokal. Strategi ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan praktik agama siswa serta penanaman nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari mereka. Siswa menunjukkan perkembangan positif dalam pelaksanaan ibadah, pemahaman Al-Qur’an, dan keterlibatan dalam kegiatan keagamaan. Perubahan ini juga tercermin dalam perilaku sosial siswa yang lebih baik, konsisten dengan nilai-nilai agama, dan peningkatan keterlibatan siswa dalam aktivitas keagamaan baik di sekolah maupun di luar sekolah.
Analisis perkembangan pemikiran islam di era globalisasi terhadap aktivitas dan pola pikir generasi milenial Anggraini, Tiara Widya; Maryamah, Maryamah; Rosyada, Amrina; Anggraini, Talita; Fetriasih, Riska
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/ht.v3i1.3779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan pemikiran  Islam di era globalisasi terhadap aktivitas dan pola pikir generasi milenial.Subjek penelitian ini adalah siswa/i SMA dan Mahasiswa/i yang berjumlah 13 responden dengan rincian sebagai berikut : Siswa/i SMA berjumlah 7 orang dan Mahasiswa/i berjumlah 6 orang. Penelitian ini berdasarkan cara dan jenisnya menggunakan metode pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, di mana penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan tentang perkembangan pemikiran Islam di era globalisasi terhadap aktivitas dan pola pikir generasi milenial. Teknik  pengumpulan  data  dengan menggunakan metode kuesioner berupa google form. Pada penelitian, hasil termasuk kedalam kategori positif, hal ini dibuktikan dengan pemikiran islam di era globalisasi terdapat banyak tantangan, tetapi perkembangan pemikiran islam di era globalisasi tetap berkembang dikarnakan banyaknya generasi milenial yang masih menerapkan khazanah pemikiran islam dalam aktivitas dan pola pikirnya sehari-hari.
Sejarah Berdirinya Masjid Cheng Ho di Kawasan Sriwijaya Pratiwi, Astrid Putri; Maryamah, Maryamah; Jauhara, Jauhara; Mukjizat, Lailatul; Ayu, Salsyabina Puspita
Jurnal Dirosah Islamiyah Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Dirosah Islamiyah
Publisher : Sekolah Pascasarjana Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/jdi.v6i1.5365

Abstract

The variety of cultures and religions of the population in Indonesia is because Indonesia has various ethnicities and races too. In Palembang, there are not only ethnic Malays, there are also people of Javanese, Indian, Acehnese and Chinese/Chinese descent. The ethnic Chinese in Palembang are thought to have come from Kuang Tung and Chyang Chou in mainland South China. This place is mostly Muslim, like the Yunnan region where Admiral Cheng Ho came from. In Palembang, there is also cultural acculturation where Palembang people marry ethnic Chinese. Ethnic Chinese are included in PITI. The founders of the Islamic Tauhid Faith Builders (PITI) are Halim (Yu), Ting and Sadiqin. The aim of PITI is to unite with Muslims, to become a gathering place for learning about the Islamic religion. This is why a mosque was founded. This mosque was built with ethnic Chinese patterns and was named the Al-Islam Muhammad Cheng Ho Mosque. The Muhammad Cheng Ho Mosque in the city of Palembang was founded by PITI or the Indonesian Chinese Islamic Association. This PITI institution regulates and maintains the Al Islam Muhammad Cheng Ho Mosque. This mosque has routine Islamic activities in the mosque, for example recitation, etc. The Cheng Ho Mosque is an interesting study because it takes the concept of cultural acculturation in the Palembang area. So what is the history and factors related to the Al-Islam Muhammad Cheng Ho Mosque in Palembang.
PERAN ORANG ARAB DALAM SEJARAH PERKEMBANGAN AGAMA ISLAM DI INDONESIA Anisah, Nia; Maryamah, Maryamah; Purnama, Lidia; Liza, Levi Lauren; Khoirunnisa, Nabila
Jurnal Multidisipliner Bharasumba Vol 2 No 04 (2023): Jurnal Multidisipliner Bharasumba
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/bharasumba.v2i04.794

Abstract

Factors in this process was the role of the Arabs. Arabs played a significant role in bringing and developing Islam in the Indonesian archipelago. This article using the literature study method will discuss the role of Arabs in the history of the development of Islam in Indonesia. Arabs first came to Indonesia through maritime trade routes that connected the Middle East with Southeast Asia. Arabs who settled in Indonesia helped expand the trade network and became the center of the spread of Islam to the indigenous people. education also played an important role in the spread of Islam in Indonesia by Arabs. They opened madrassas or religious schools in various regions, where locals could learn about the teachings of Islam. In conclusion, the role of Arabs in the spread of Islam in Indonesia was very important. Through trade and education, they brought the teachings of Islam to the Indonesian islands and contributed to the formation of a strong Muslim society in this region.  
INTEGRASI PEMIKIRAN ISLAM DAN PERADABAN MELAYU Maryamah, Maryamah; Nabilla Zakiyah, Andi; Dwi Oktalena, Dela; Putri, Suciani; Mayang Sari, Tri Adha
Jurnal Multidisipliner Bharasumba Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Multidisipliner Bharasumba
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/bharasumba.v3i01.796

Abstract

The integration of Islamic thought and Malay civilization resulted in acculturation and assimilation between the two, giving birth to a new style of Malay Islamic civilization which had its own characteristics that were different from Islamic civilization elsewhere. The dynamics of Islamic thought in the Malay region from time to time have shaped the Islamic character of Malay civilization. Islam has become a unifying factor for various Malay tribes and 'supra-identity' across geographical boundaries, ethnic sentiment, tribal identity, local Malay customs and traditions. Malay civilization in the past became one of the foundation stones of Southeast Asian civilization. It cannot be denied that the civilizations currently developing in Indonesia, Malaysia and Brunei, Singapore, Southern Thailand, Southern Philippines, Cambodia, Sri Lanka, as far as Madagascar and South Africa, are civilizations that have grown on the basis of cultural elements, some of which or almost entirely derived from living traditions originating from Malay culture.
BERITA HOAKS DALAM MEDIA SOSIAL FACEBOOK (PENDEKATAN 5W+1H) Maryamah, Maryamah; Amalia, Laili
Jurnal Komposisi Vol 7, No 2 (2022): JURNAL KOMPOSISI
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/jk.v7i2.1872

Abstract

Hoax news is fake news that is made up or twisted from the real reality. There are many cases or events that did not actually occur but have been made into news and packaged as well as possible so that the public is interested in reading them. Hoax news is now very widespread in various media. Whether it's print media or online media, for example, most people don't care about this. The public can easily believe hoax news and do not hesitate to disseminate it to the public, especially social media Facebook. The type of research used in this study is qualitative research, because the data used in this study are in the form of words and sentences. The description of words and sentences refers to the contents and content of hoax news that spreads on Facebook social media. The data collection techniques in this study included the identification and classification of data, the description of the data, and the interpretation of the data. From the results of the study, it can be concluded that hoax news on Facebook social media, namely creating unrest in the community, destroying social relations, propaganda of religious fanaticism and others. This makes hoax news on Facebook social media even more widespread because of the habit of a person without reading and immediately sharing it without knowing the risks that will occur.
Co-Authors Abdul Nasir Abdurrahmansyah Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah Adi Fernando, Derri Adiansa, Nadila Adriyansyah, Adriyansyah Afgani, Win Afriza, Era Agra Dwi Saputra Agustina, Keyla Agustina, ria Ahmad Khoiri Aisyah, Neng Akbar Hilmi, Muhammad Al Wasim, Arif Alfansyur, Andarusni Alfarizi, Muhammad Raihan Alfatonah, Indah Nur Aziza Alimron, Alimron Alpia, Nurul Amalia, Laili Aminuyati Amir Hamzah Amrina Rosyada ANANDA SETIAWAN Anggraini, Fina Yulia Anggraini, Talita Anggraini, Tiara Widya Anindya, Salsa Anisah, Nia Anta Riska, Fatia Antalika, Mirta Apriana, Ayu Apriansyah, Andika Ardila, Ayu Arib, M. Farhan Ariesta, Adinda Dwi As Sajidah, Azka Asri Karolina, Asri Astuti, Noni Juli Atika, Nyimas Aufagholi, Gea Ayu Fitriani Ayu, Salsyabina Puspita Aziza, Nur Azzahra, Anisah Azzahra, Radhita Berlianna, Romsiah Cholidi Cholidi Cholifah, Miftahul Cindrya, Elsa Damaianti, Siska Dela Safitri, Annisa Desilawati, Della Dewi, Kurnia Dewi, Meyana Dianita Ekawati Diwangga, Bandu Putri Dwi Oktalena, Dela Ela Fitri Dwiriani Eliyati, Eliyati Ermis Suryana Ersyliasari, Aulia Fadhluzzakiyy, Kemas Ahmad Fadil, Achmad Fadillah, Trika Nur Fadli, Rahmat Fahmi Fahmi Fairi, Nabiilah Nurrahmah Fajriyah, Rania Zulfi Fani Rahmasari, Fani Fatiha, Keysha Alea Amanah Fatimatuzzahra Fatimatuzzahra Febrianti, Sindy Febrieanitha Putri, Yecha Ferdian, Ferdian Ferdino, Muhammad Farhan Fetriasih, Riska Firdianti, Annisa Fitri Oviyanti Fitri Oviyanti Fitri, Annidaul Fitri, Izza Fitriyanti Fitriyanti G. Gunawan Ghazali, Anelki Amri Gusniawati, Selfina Hafifah, Hafifah Hasmayanti Agustina, Rika Hawi, Akhmal Hidayanti, Nur Afni Hidayati, Suci Husni, Hafizul Ilhami, Muhammad Wahyu Indah Dwi Sartika Indarissyifa, Lisa Puspita Indrayani, Titik Ismadi Ismadi Jauhara, Jauhara Jauhara, Nadila Juabdin Sada, Heru Julianti, Ines Darma Julinda, Julinda Karoma, Karoma Kasmiatun, Kasmiatun Khadafiah, Harisa Khaf Shah Khaidir Khaidir Kharismawati, Siti Khoirunnisa, Nabila Khotima, Husnul Kisda, Yonada Viossa Koswara, Ari Kristina Imron Lestari, Septia Sri Letari, Diah Ayu Sri Liawan, Febry Endriyani Liza, Levi Lauren Liza, Trisna Lubis, Elfira Rossa Luthfia Ananda, Masykuria Maemonah, Maemonah Maharani, Nabila Mardiah Astuti Marsudin, Ahmad Rizaldi Mawarni, Deviona Mayang Sari, Tri Adha Meriyanti, Meriyanti Miliyarta Lestari, Utami Misdiyanti, Lenny Moh. Hafid Effendy, Moh. Hafid Mortalisa, Tara Putri Muhamad Fauzi Muhammad Rizky muhammad rizky, muhammad Muhtarom Mukjizat, Lailatul Mulyadi Eko Purnomo, Mulyadi Eko Muthmainnah, Ayu Nabilla Zakiyah, Andi Nadilah, Azzahra Nurul Nisa, Ike Hilatun Niswah, Rodiatun Nola, Nola Noor Hidayah Nopriani, Hilda Novriyanti, Nova Nugraha, Hafizh Maulana Nurhafisyah, Dwi Nurhasanah Nurhasanah Nurhusna Nurjana Nurmala, Ula Nyimas Atika oktamarina, lidia Oviyanti , Fitri Oviyanti, Fitri Oviyanti Paramitha, Mouza Dwi Regina Pebriani, Erin Pratiwi, Astrid Putri Purnama, Lidia Putra Pratama, Muhammad Aldri Putri Utami, Melisa Putri, Shabira Panca Putri, Suciani Putri, Wulan Hafisa Rafli, Muhammad Rahayu, Meiliza Suci Rahmania, Elvina Ramadhan, Alfin Ramaputri Tilotama, Azzahrah Ravika, Anzela Rini Apriyani Riyani, Roja Riyanti, Estika Robiaty, Yuniar Romadona, Putri Rosadahe, Lia Laili Safitri, Nadia Saipul Annur Sakinah, Anastasia Putri Salma, Dwi Anjeli Salsabilah, Novalina Sania, Fitri Sanjaya, Cencen Rexsy Sapitri, Wira Saprianingsih, Sri Whenti Sari, Ayu Sekar Sari, Elya Kumala Sari, Juwita Puspita Sari, Rani Puspita Sarmila, Sarmila Sartika, Anggun Satria, Indrian Satria, Rama Selviana, Lista Septarina, Aisyah Septia Ningsih, Lisa Setio, Juli Sibron, A. Sinta Sri Wulandari Sofiana, Ayun Soraya, Nyayu Suhasri, Anugerah Helen Suprati, Rahayu Supriyadi Supriyadi Syafina, Klarisa Anastasya Syafitri, Adesta Syahrudin Syahrudin, Syahrudin Talia, Jeny Tanjung, Akbar Tauhid, Imam Trisnawati, Nadia Umam, Bagus Hidayatul Umi Kalsum Uswatun Hasanah Vannisa, Saprina Putri Vicky Dwi Wicaksono Virgianti, Nanda Enita Wahyudi, Arie Wahyuni, Yulia Weriana, Weriana Winda Agustin Wulandari, Cherysa Ariesty Yadi, M. Riandry Yecha Febrieanitha Putri Yolanda Yolanda, Yolanda Yudistira Nugraha, Muhamad Yulia Yulia Yuningsi, Putri Zuhdiyah Zuhdiyah, Zuhdiyah Zulhijra, Zulhijra