p-Index From 2021 - 2026
25.131
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Irfani An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan JIEM (Journal of Islamic Education Management) Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan JURNAL IQRA´ Al Ishlah Jurnal Pendidikan Palapa: Jurnal Study Keislaman dan Ilmu Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar IQRO: Journal of Islamic Education Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Alignment: Journal of Administration and Educational Management Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA) Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI PARAMUROBI Jurnal Studia Insania Ta`Limuna : Jurnal Pendidikan Islam Journal on Education Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Media Manajemen Pendidikan Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Matan: Journal of Islam and Muslim Society Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang International Journal of Social Science and Religion (IJSSR) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran Mozaic : Islam Nusantara CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Ekonomi Syariah Pelita Bangsa LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Jawda: Journal of Islamic Education Management Transformasi Manageria: Journal of Islamic Education Management Thawalib: Jurnal Kependidikan Islam Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Juwara : Jurnal Wawasan dan Aksara Jurnal Penelitian Inovatif Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Ilmiah Indo-MathEdu Intellectuals Journal Merdeka Indonesia Jurnal International NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Journal of Education Research Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Jurnal Konsepsi INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Jurnal Penelitian Agama Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Jurnal Kependidikan Maghza: Jurnal Ilmu al-Qur'an and Tafsir HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Sejarah Islam Innovative: Journal Of Social Science Research Kartika: Jurnal Studi Keislaman Asian Journal of Applied Education Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling Jurnal Sosial, Politik dan Budaya (SOSPOLBUD) JPNM : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Al-lubab : Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Keagamaan Islam QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora JIEMAN: Journal of Islamic Educational Management VISA: Journal of Vision and Ideas RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting Jurnal Dirosah Islamiyah EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Journal of Innovative and Creativity Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Indonesian Journal of Interdisciplinary Islamic Studies (IJIIS) Jurnal Terobosan Peduli Masyarakat (TIRAKAT) Jurnal Ilmiah Nusantara Technopreneurship and Educational Development Review (TENDER) Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam Quranic Edu Al-Lubab: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Keagamaan Islam Journal of Educational Technology Studies and Applied Research Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies Transformasi Manageria: Journal of Islamic Education Management LEADERIA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Journal of Cultural Relativism (JCR) Relevancia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Islamic Education Research Ngaji Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Jurnal Cahaya Edukasi El-Hikmah Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Aslama ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research Service Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya At-Tadris: Journal of Islamic Education An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies Jurnal DIKDAS PAEDAGOGIE Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah Al-Khazin: Jurnal Pendidikan Agama Islam Educational Journal Al Kindi Jurnal Pendidikan Islam Multidisipliner Jurnal Citra Multidisiplin QAYID: Jurnal Pendidikan Islam Al-Irsyad : Jurnal Pendidikan Agama Islam IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Bhakti: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Journal of Islamic Religious Education (JoIRE) Advances In Education Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

The Integration of Digital Technology in Islamic Religious Education Learning and Administration at SMP Negeri 2 Baturraden Faoji Mansur; Muh Hanif
Journal of Educational Technology Studies and Applied Research Vol 2 No 3 (2026): [6] - 2026 April (In Press)
Publisher : Teknologi Pendidikan ID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70125/mvts6e57

Abstract

This study aims to examine the utilization of digital technology in Islamic Religious Education (IRE) learning and administration at SMP Negeri 2 Baturraden. The study employed a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving Islamic Religious Education teachers as the research informants. The findings reveal that SMP Negeri 2 Baturraden has integrated digital technology into both learning activities and school administration. In the learning process, teachers utilize various digital media, such as YouTube, PowerPoint, Canva, Kahoot, and Quizizz, to enhance student engagement and learning motivation. The use of digital media enables students to become more actively involved and facilitates a better understanding of the learning materials. In terms of administration, the school employs digital technologies, including cloud-based storage services for document management, mobile and facial recognition-based attendance systems, as well as computer laboratories and internet access facilities. The implementation of digital technology has a positive impact on the effectiveness of teaching and administrative management, although several challenges remain, such as monitoring students' device usage and validating the authenticity of digitally based learning outcomes. Overall, the use of digital technology supports a more innovative, efficient, and interactive learning environment.
Pembentukan Kedisiplinan Ibadah Siswa Melalui Pembiasaan dan Kontrol Sosial di MI Ma’arif NU 1 Cilongok Alivia Elsa Ani Afifah; Muh. Hanif
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 3 No 1 (2026): New Tren in Islamic Religious Educatoin
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter religius menjadi aspek penting dalam pembentukan kedisiplinan ibadah peserta didik, khususnya di lingkungan madrasah ibtidaiyah yang memiliki kekhasan dalam penguatan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembentukan kedisiplinan ibadah siswa melalui program pembiasaan keagamaan dan kontrol sosial di MI Ma'arif NU 1 Cilongok. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan keabsahan data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan ibadah dilaksanakan melalui kegiatan 5S, salat Duha berjamaah, Tahfidz Al-Qur’an, pembacaan Asmaul Husna, serta salat Zuhur berjamaah yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan. Strategi kedisiplinan dilakukan melalui pendekatan personal, motivasi, pembinaan, dan reward, sedangkan kontrol sosial dilakukan melalui pengawasan guru dan komunikasi dengan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, serta motivasi ibadah siswa. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori pendidikan karakter religius berbasis pembiasaan dan kolaborasi sekolah–keluarga dalam konteks madrasah ibtidaiyah. Religious character education is an important aspect in shaping students’ worship discipline in Islamic elementary schools. This study aims to describe the formation of students’ worship discipline through habituation programs and social control. The findings indicate that structured habituation and school–family collaboration strengthen students’ religious discipline and character development.
HABITUASI INTITUSIONAL DAN PENGARUH LINGKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PRAKTIK KEAGAMAAN SISWA MAN PURBALINGGA Nindy Sofie Rahmawati A; Muh.Hanif
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan menganalisis dinamika perilaku keagamaan siswa di MAN Purbalingga dengan menyoroti aspek pembiasaan institusional, pengaruh lingkungan teman sebaya, dan kesadaran spiritual. Data dihimpun melalui wawancara mendalam bersama wakil kepala madrasah bidang humas, pendidik Akidah Akhlak, pengurus ROHIS, serta perwakilan siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas religius siswa dibentuk melalui sistem habituasi yang terorganisasi, meliputi pelaksanaan salat Zuhur berjamaah metode sif, tadarus Al-Qur'an sebelum pembelajaran, doa bersama, dan program Baca Tulis Al-Qur'an (BTA). Pembiasaan ini berkontribusi besar dalam membangun rutinitas ibadah harian siswa, meskipun pada fase awal masih digerakkan oleh aturan formal lembaga dan pengawasan ketat dari dewan guru. Di samping itu, dinamika sosial dalam kelompok teman sebaya turut memengaruhi kepatuhan siswa sebagai penguat dorongan moral kelompok. Penelitian memaparkan bahwa pemahaman religius siswa bertransformasi secara bertahap, berawal dari keterpaksaan regulasi menuju kesadaran spiritual mandiri melalui habituasi konsisten. Kesimpulannya, praktik keagamaan siswa merupakan perpaduan dari pembiasaan lembaga, lingkungan pergaulan, dan internalisasi nilai keagamaan.
SOSIOLOGI LEMBAGA PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN ISLAM: ANALISIS TENTANG RELEVANSI KURIKULUM KEJURUAN DENGAN KEBUTUHAN INDUSTRI (STUDI TENTANG KESENJANGAN KOMPETENSI DAN KETERAMPILAN SOSIAL LULUSAN) DI SMK MAARIF NU 01 KEMBARAN Ghefira Salma Desianti; Muh. Hanif
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi kurikulum kejuruan di SMK Ma’arif NU 01 Kembaran terhadap kebutuhan dunia industri, terutama berkaitan dengan kesenjangan kompetensi dan keterampilan sosial lulusan. Dalam kajian sosiologi lembaga pendidikan, SMK Islam memiliki fungsi penting dalam mempersiapkan peserta didik agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan sosial serta tuntutan dunia kerja. Akan tetapi, realitas di lapangan menunjukkan masih adanya ketidaksesuaian antara kemampuan lulusan dengan kebutuhan industri, baik dalam aspek keterampilan teknis maupun keterampilan sosial (soft skills). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pihak sekolah, peserta didik, alumni, serta pihak industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum kejuruan di SMK Ma’arif NU 01 Kembaran belum sepenuhnya selaras dengan kebutuhan industri. Kesenjangan kompetensi tampak pada kurang optimalnya penguasaan teknologi terkini serta keterampilan praktik yang dibutuhkan di dunia kerja. Selain itu, kemampuan sosial lulusan seperti komunikasi, kerja sama, disiplin, dan etika kerja juga masih menjadi perhatian pihak industri. Oleh sebab itu, diperlukan penguatan hubungan link and match antara sekolah dan industri melalui pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas praktik kerja lapangan, dan pembinaan keterampilan sosial peserta didik agar lulusan SMK Islam memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi tuntutan industri dan dinamika sosial masyarakat.
SOSIOLOGI BUDAYA PRESTASI DI PESANTREN: STUDI KONSTRUKSI PRESTASI DAN POLA APRESIASI SANTRI DI PONDOK PESANTREN NUURURROHMAN SIRAU KEMRANJEN BANYUMAS Rausyan Fikri Rabbani; Muh. Hanif
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 4: Juli 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prestasi di lingkungan pesantren tidak sekadar dipahami sebagai keberhasilan memenangkan perlombaan, melainkan juga berkaitan dengan pembentukan citra lembaga, pengakuan sosial, serta posisi pesantren di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengkaji pola budaya prestasi yang berkembang di Pondok Pesantren Nuururrohman Sirau Kemranjen Banyumas, bentuk penghargaan terhadap santri berprestasi, dan tekanan moral yang muncul dalam proses mempertahankan reputasi pondok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan memanfaatkan triangulasi sumber dan teknik untuk menjaga validitas penelitian. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa budaya prestasi di Pondok Pesantren Nuururrohman dibangun melalui keterlibatan santri dalam kegiatan religius maupun sosial seperti Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK), lomba hadroh, serta karnaval Hari Santri. Prestasi dipandang sebagai media penguatan identitas pesantren sekaligus sarana memperoleh kepercayaan masyarakat. Selain itu, santri mengalami dorongan moral kolektif untuk menjaga nama baik pondok melalui capaian yang diperoleh. Bentuk apresiasi yang diberikan pondok berupa pengakuan simbolik, pujian dari pengurus, hingga pemberian uang saku kepada santri yang memperoleh prestasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa budaya prestasi pesantren dibentuk melalui relasi antara kapital simbolik, legitimasi sosial, dan kultur kolektif yang berkembang dalam kehidupan pesantren.
Produksi Kepercayaan Sosial antara Guru, Orang Tua, dan Komite Sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Nur Asshidiq Ardevita Jauza Cindy Maluyu; Muh. Hanif
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 4: Juli 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini di rancang untuk mengkaji Produksi Kepercayaan Sosial antara Guru, Orang Tua, dan Komte Sekolah dalam penguatan mutu Madrasah Ibtidaiyah melalui perspetif sosiologi lembaga pendidikan. Fokus utama artikel di arahkan pada klaim bahwa kepercayaan social antara Guru, Orang Tua, dan Komte Sekolahmenjadi pondasi penting dalam penguatan mutu Madrasah Ibtidaiyah karena mutu pendidikan tidak hanya di tentukan oleh kurikulum, tetapi juga relasi social yang stabil dan partisipatif. Penelitian lapangan perlu di tempatkan pada sekolah, madrasah, pesantren yang secara empiris memperihatkan praktik social terkait isu tersebut. Data utama dapat di gali melalui observasi terhadap keterlibatan orang tua dalam rapat, kegiatan keagamaan, dan program sekolah, wawancara dengan aktor pendidikan yang terlibat, serta dokumentasi mengenai kebijakan, program,dan praktik kelembagaan. Tiga dimensi bukti yang perlu di uji adalah keterlibatan orng tua dalam rapat, kegiatan keagamaan, dan program. sekolah, komunikasi rutin guru dengan orang tua tentang perkembanagan akademik dan perilaku siswa, dan peran komite sekolah sebagai mediator kebutuhan madrasah dan aspirasi masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, artikel ini di harapkan mampu menunjukan bagaimana relasi sosial, norma kelembagaan, otoritas pendidikan, serta pengalaman siswa/guru/orang tua membentuk praktik pendidikan sehari-hari. Kontribusi artikel tidak berhenti pada deskripsi kasus, tetapi juga di arahkan untuk membangun argumentasi teoritik tentang bagaimana lembaga pendidikan bekeja sebagai arena sosial yang memproduksi kepercayaan, identitas, disiplin, solidaritas atau perubahan sosial. Temuan yang di peroleh di harapkan memperkaya diskusi sosiologi pendidikan islam di Indonesia dan menawarkan rekomendasi penguatan tata kelola lembaga pendidikan berbasis data lapangan
Penerapan Metode Socratic Questioning dalam Pembelajaran SKI untuk Membentuk Nalar Kritis Siswa di MAN 2 Banyumas: Analisis Interaksi Kelas dan Otoritas Pengetahuan Zahrotul Hidayah; Muh. Hanif
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.823

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan metode socratic questioning dalam pembelajaran SKI di MAN 2 Banyumas, serta dampak terhadap pembentukan nalar kritis siswa, dengan fokus pada analisis interaksi kelas dan transformasi otoritas pengetahuan. Studi kualitatif lapangan dilakukan di MAN 2 Banyumas dengan melibatkan guru SKI, siswa kelas X, wakil kepala sekolah bidang kurikuum, dan anggota rohis(rohani islam) sebagai informan. Pengumpulan data menggunakan observasi partisipatif terhadap proses pembelajaran SKI, wawancara semi terstruktur dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen modul ajar, dan hasil diskusi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Socratic Questioning—melalui enam kategori pertanyaan (kalrifikasi, asumsi, bukti, prespektif, implikasi, dan meta-refleksi)—mendorong siswa mengembangkan kemampuan analitis, evaluatif, dan argumentatif faham merespon isu-isu sosial dan keagamaan. Temuan kunci penelitian ini adalah bahwa efektivitas Socratic Questioning tidak hanya terletak pada pertanyaannya, melainkan pada kemampuan untuk mentransformasikan otoritas pengetahuan guru—dari otoritas hierarkis berdasarkan posisi menjadi otoritas dialogis berdasarkan kualitas argumentasi. Transformasi otoritas ini menciptakan ruang kelas yang lebih demokratis, yaitu ditandai dengan inisiatif siswa untuk mengajukan pertanyaan, keberanian mengkritisi argumen teman serta luasnya referensi yang dapat diambil oleh siswa dalam mencari sumber belajar lain.
Sosiologi Hukuman Edukatif di Pondok Pesantren Nurrus Sa’adah Banyumas: Studi tentang Ta’zir, Disiplin Moral, dan Legitimasi Pengasuhan Santri Tiyas Endah Sulistiyanah; Muh. Hanif
Al-Khazin: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Al-Khazin: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic boarding schools (pesantren) utilize ta'zir as an educational punishment instrument to develop the moral discipline of students (santri). This practice is grounded in the strong legitimacy of traditional caregiving within pesantren, yet its implementation often faces challenges regarding the boundary between disciplinary enforcement and perceptions of violence. This study aims to explain the empirical practices of implementing ta'zir, the dynamics of social relations formed within it, and its implications for religious education in pesantren. This research employs a pesantren caregiving study approach. Data were collected through direct observation, in-depth interviews with administrators and students, and documentation analysis related to the internal regulations of the boarding school. The results of the field data analysis indicate that ta'zir is imposed for various concrete violations, such as tardiness, absence from mandatory activities, violations of etiquette, and possession of prohibited items. In practice, administrators communicate these punishments using the language of guidance, emphasizing responsibility and self-improvement. Meanwhile, students’ perceptions of ta'zir vary. Some students accept and internalize it as part of the educational process, while others feel psychologically and physically burdened by it. Theoretically, this article contributes to the sociology of Islamic education by demonstrating that ta'zir in pesantren functions as an effective mechanism of moral discipline legitimized by caregiving traditions. Its effectiveness depends on the consistent understanding and implementation of ta'zir as an educational instrument rather than an act of violence.
SOSIOLOGI LEMBAGA PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN DI FATHUL MUBAROK : STUDI TENTANG PENDIDIKAN KARAKTER SANTRI ANTARA MEMPERTAHANKAN TRADISI DAN MENGADOPSI NILAI-NILAI MODERNITAS Syifa Ulfiyana Ramadhanti; Muh Hanif
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v6i2.11726

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the role of Fathul Mubarok Islamic Boarding School in shaping students’ character through the integration of pesantren traditions and modernity. The research employed a qualitative approach using a case study method. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and were analyzed descriptively through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that character development is fostered through religious habituation, discipline, the exemplary conduct of religious leaders (kiai), and the collective culture of the pesantren. In addition to preserving Islamic traditions such as classical Islamic text studies and moral development, the pesantren also accommodates modernity through formal education, the use of technology, and the development of skills relevant to contemporary societal needs. The study reveals that the integration of tradition and modernity strengthens the institution’s identity while producing students who are religious, disciplined, responsible, and adaptable to social change. Therefore, Fathul Mubarok Islamic Boarding School serves as an Islamic educational institution capable of maintaining traditional values while responding to contemporary challenges in the process of character formation. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Pondok Pesantren Fathul Mubarok dalam membentuk karakter santri melalui integrasi tradisi pesantren dan modernitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter santri dilakukan melalui pembiasaan ibadah, penerapan disiplin, keteladanan kiai, dan budaya kolektif pesantren. Selain mempertahankan tradisi keislaman seperti kajian kitab klasik dan pembinaan moral religius, pesantren juga mengakomodasi modernitas melalui pendidikan formal, pemanfaatan teknologi, dan pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi tradisi dan modernitas mampu memperkuat identitas pesantren sekaligus membentuk santri yang religius, disiplin, bertanggung jawab, dan adaptif terhadap perubahan sosial. Dengan demikian, Pondok Pesantren Fathul Mubarok berperan sebagai lembaga pendidikan Islam yang mampu menjaga nilai-nilai tradisional sekaligus merespons tuntutan zaman dalam proses pembentukan karakter santri.
SOSIOLOGI LEMBAGA PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU: PERAN MODAL SOSIAL KELUARGA DALAM MENDUKUNG CAPAIAN AKADEMIK DAN NON-AKADEMIK SISWA DI SD AL IRSYAD AL ISLAMIYAH 01 PURWOKERTO Qurrotu Aini; Muh. Hanif
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i5.6918

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran modal sosial keluarga dalam mendukung capaian akademik dan non-akademik siswa di SD Al Irsyad Al Islamiyah 01 Purwokerto, sebuah Sekolah Dasar Islam Terpadu yang dikenal memiliki perhatian kuat terhadap prestasi dan pembentukan karakter siswa. Latar belakang penelitian ini berangkat dari masih terbatasnya kajian yang membahas modal sosial keluarga secara komprehensif dalam konteks Sekolah Dasar Islam Terpadu. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk-bentuk modal sosial keluarga, menganalisis keterkaitan antara keterlibatan orang tua dan capaian siswa, serta menelaah peran modal sosial dalam mengompensasi keterbatasan fasilitas sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi langsung, dan analisis dokumentasi terhadap wali kelas, orang tua, dan siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling hingga mencapai saturasi data. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, jaringan informasi antar orang tua yang difasilitasi program sekolah berfungsi sebagai modal strategis dalam memperluas akses pengetahuan pendidikan. Kedua, keterlibatan orang tua berkaitan erat dengan capaian siswa, terutama pada dimensi non-akademik seperti pembentukan karakter, motivasi, dan kepercayaan diri. Ketiga, modal sosial keluarga mampu mengompensasi keterbatasan fasilitas sekolah melalui inisiatif kolektif komunitas orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pendidikan di Sekolah Dasar Islam Terpadu tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan fasilitas, tetapi juga oleh kekuatan ekosistem sosial yang dibangun bersama oleh sekolah, keluarga, dan komunitas. Kata Kunci: Capaian Akademik, Capaian Non Akademik, Keterlibatan Orang Tua, Modal Sosial, Sekolah Dasar Islam Terpadu
Co-Authors Abdul Aziz, Fikri Abdul Qodir Abu Dharin Abzuna Sanysha Hada Addina, Najwah Adib, Shohibul Adiska Nur Anggraeni Ahmad Junaidi Ahmad Muzajjad Faqihudin Alam, M. Sandi Nur Aldi, Muhamad Alfin Febriansah Ali Abdurroziq Ali Masngud Alivia Aniatun Amiroh Alivia Elsa Ani Afifah Allya Farisha Azzahrani Almaududi Ausat, Abu Muna Alya Mahirotun Numa Amanatul Maula Anes Wildaaa Annabil, Fatih Shidqi Anwar Fauzi Ardevita Jauza Cindy Maluyu ARIANI , ATUN Ariani, Yola Dwi Arief Efendi Arief Efendi Arifin, Helmi Yusuf Arifin, Joko Arina Tazkiatan Nufus Arlini, Rizka Riza ARROMAL, M FARIS Arzik Fikrian Asdlori Asngad, To'in Astuti, Astuti Astuti, Devi Idiah Atikoh Khasanah Ausat, Abu Muna Almaududi Az Zaakiyyah, Hizbul Khootimah Azka Tahyati Azkia Faiqotun Ni’mah Azlina Nur Asma Lili Azmi Hidayatun Nissa Barokah, Nur Isnaeni Budi Permana Cahyo Wibowo, Rochmat Cholish, Cholish Nur Fauzi CHRISTANTI, ANDI DWINAMURTI Daffa Nurdiansyah, Muhammad Hafidza Destin Dwi Pangesti Devi Idiah Astuti Dewi Astuti Dewi Astuti Dian Kurniati Diasworo, Oeky dzikri adzkia Eni Kusrini Eni Kusrini, Eni Ermit Three Evaliya Isni Alhidayah Fahri Hidayat Faoji Mansur Fatikhatussyangadah Fatikhatussyangadah Fatmaya Anisa Rahmania Fauzi, Muhamad Fikri Halwan Fauziyah, Naily Florian Pohl Ghefira Salma Desianti Hani Prasetianingtiyas Hanifah Fitriani Hanifatun Nafisah Heni Widiastuti Hidayah, Sarofatul Hidayati, Isnaini Nurul HIKMAH, IQLIMA AVIATUL Himatun Aliyah Humam, Muhamad Syafiqul Ifah Farkhatun Ikrimatul Aola Intan Nur Rohmah Iren Putri Salsabila Ischak Suryo Nugroho Ishmatunisa Syarif Ismawati Isnaefatul Aulita Isnaini Nurul Hidayati Ivana Maulia Rahmah Izadi, Ifanda Zulfan Izzah, Farah Nuril Jaelani, Jaelani Kamaludin Karimah, Fatimah Azzahra Karmiati, Karmiati Khafifatul Fian Khamid, Anwar Khasanah, Riana Khomsatun Khilwa Fitria Khafidhotul Khasanah Khusnul Khotimah Kraugusteeliana Kraugusteeliana Kubro, Syaikhul Kurweni Ukar Kus Risti Yustika Laila Nadzifatus Syarifah Leli Nur Faizah Lian Hidayatun Lidyaningsih, Windy Lies Ning Ujiyanti Lies Ning Ujiyanti Lili Rahmawati Lina Khoerunnisa Lutfi Aulia Rahmadhani M Slamet Yahya, M Slamet Maela, Siti Nur Maela, Siti Nur Maela Mahfud Mahfud Mahfud Mahfud Mahmudah, Annisa Maria Fitri Astuti Marjuki Mar’atul Qudsiyyah Masdub Maulidina, Muliya Meli Astutianingsih Meti Muji Pangestika Moh. Roqib Mohamad Khoerul Anam Mr, Yazid Abdul Qadir Jawaz Mualifah, Mualifah Mufidah, Diroyatul Muflih Nurriza Pahlawi Muhamad Syafiqul Humam Muhammad Alifian Ferdi Ikhsan Muhammad Labib Mashum Muhammad Labib Ma’shum Muhammad Miftah Gunawan Muhammad Nurhalim Munjin Muruatul luthfiyah Muslikhudin Muttaqin, Khaerul Umam Nailis Syafi’ah Najwa Zakiyatiz Zulfa Naningsih, Septi Naufal, Tama Naura Dina Syamila Hanifah Naura Rifa Salsabila Nazua Purnamasari Ndow, Muhammed Nila Kholishotul Ma'rufah Nindy Sofie Rahmawati A Ningamah, Binti Rofingatun Nisaul Mukaromah Nisrina Syifaamaly Nizar Nabila Nizar Nabilla Novi Mulyani Nugroho, Sapto Sri Nur Isnaeny Barkah NUR, ALFIAN FIKRI Nurhayati, Ani Nursanto Sukmawardana, Kukuh NURUL HIDAYAH Nurul Hidayani Oktania Nur Salwa Oktiawati, Oktiawati Permana, Budi Purnama, Yulian Purwi Istiyarini Putra, Ulinnuha Yuana Qonita, Queen Qurrotu Aini Rahajeng Hapsari Wulan Rahayuningsih, Esti Rahma Kemala Dewi Rahmadhani, Lutfi Aulia Rahmadini Mulya Aisah Rahmania, Fatmaya Anisa Ramadan, Dena Rausyan Fikri Rabbani ridhwan Rio Triyono riswanto riswanto Rizma, Rahma Sivatur Rizqi Aulia Amania Saputri Rofiqoh, Nadilatur Rosadi, Tahrir Saifullah, Ammar Salim Akhmadiyanto Salma An Naafi Salma Rutbati Aliyyah Salsabillah, Novala Arum Sari, Prisillia Mustika Sarjono Setiadi, Yanuar Abdillah SETIANINGSIH, EMY Setyaningrum, Ari Eka Siminto Sintya Amalia Sholikhah Siswadi Siti Musarofah Sofa Mei Ika Sari Soleman Suhartini Suharto, Abdul Wachid Bambang Suherlan Suherlan Suherlan, Suherlan Suherman, Muhammad Sulis Mutmainah Sulung Aji Pangestu Suparyo, Suparyo Suratno Suratno Susatyo Adhi Pramono, Susatyo Adhi Sutrimo Purnomo Syamsu Rijal Syamsu Rijal Syifa Ulfiyana Ramadhanti Taufik Dirin Pathin Tia Mugi Winasih Tiyas Endah Sulistiyanah Tri Wiharti, Ratna Tuti Alawiyah Azzahra Ukar, Kurweni Umi Khomsiyatun Wahyuning, Pangesti Warsito Wilda Fazmi Luvita Windhariyati Dyah Kusumawanti Windy yogiana Wulan, Rahajeng Hapsari Yazid Abdul Qadir Jawaz Mr Yenny Kusumaningrum Yuli hana puji utami utami Yuslam Yusuf, Affandy Yusup, Rohandi Zahrotul Hidayah Zahwa Aprilita Zidni Choiron Nafi Zulfa Mustofa