p-Index From 2021 - 2026
25.131
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Irfani An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan JIEM (Journal of Islamic Education Management) Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan JURNAL IQRA´ Al Ishlah Jurnal Pendidikan Palapa: Jurnal Study Keislaman dan Ilmu Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar IQRO: Journal of Islamic Education Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Alignment: Journal of Administration and Educational Management Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA) Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI PARAMUROBI Jurnal Studia Insania Ta`Limuna : Jurnal Pendidikan Islam Journal on Education Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Media Manajemen Pendidikan Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Matan: Journal of Islam and Muslim Society Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang International Journal of Social Science and Religion (IJSSR) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran Mozaic : Islam Nusantara CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Ekonomi Syariah Pelita Bangsa LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Jawda: Journal of Islamic Education Management Transformasi Manageria: Journal of Islamic Education Management Thawalib: Jurnal Kependidikan Islam Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Juwara : Jurnal Wawasan dan Aksara Jurnal Penelitian Inovatif Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Ilmiah Indo-MathEdu Intellectuals Journal Merdeka Indonesia Jurnal International NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Journal of Education Research Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Jurnal Konsepsi INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Jurnal Penelitian Agama Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Jurnal Kependidikan Maghza: Jurnal Ilmu al-Qur'an and Tafsir HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Sejarah Islam Innovative: Journal Of Social Science Research Kartika: Jurnal Studi Keislaman Asian Journal of Applied Education Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling Jurnal Sosial, Politik dan Budaya (SOSPOLBUD) JPNM : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Al-lubab : Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Keagamaan Islam QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora JIEMAN: Journal of Islamic Educational Management VISA: Journal of Vision and Ideas RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting Jurnal Dirosah Islamiyah EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Journal of Innovative and Creativity Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Indonesian Journal of Interdisciplinary Islamic Studies (IJIIS) Jurnal Terobosan Peduli Masyarakat (TIRAKAT) Jurnal Ilmiah Nusantara Technopreneurship and Educational Development Review (TENDER) Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam Quranic Edu Al-Lubab: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Keagamaan Islam Journal of Educational Technology Studies and Applied Research Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies Transformasi Manageria: Journal of Islamic Education Management LEADERIA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Journal of Cultural Relativism (JCR) Relevancia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Islamic Education Research Ngaji Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Jurnal Cahaya Edukasi El-Hikmah Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Aslama ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research Service Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya At-Tadris: Journal of Islamic Education An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies Jurnal DIKDAS PAEDAGOGIE Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah Al-Khazin: Jurnal Pendidikan Agama Islam Educational Journal Al Kindi Jurnal Pendidikan Islam Multidisipliner Jurnal Citra Multidisiplin QAYID: Jurnal Pendidikan Islam Al-Irsyad : Jurnal Pendidikan Agama Islam IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Bhakti: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Journal of Islamic Religious Education (JoIRE) Advances In Education Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Internalisasi Nilai Islam Melalui Budaya Sekolah di Madrasah Ibtidaiyah: Kajian atas Simbol, Bahasa, dan Interaksi Sosial Siswa Anes Wildaaa; Muh. Hanif
Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2026): Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : STAI Al Badar Cipulus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter religius siswa sejak dini, namun internalisasi nilai-nilai Islam melalui budaya sekolah masih jarang dikaji secara integratif, khususnya di jenjang pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan mengkaji proses internalisasi nilai-nilai Islam melalui budaya sekolah di MI Cokroaminoto Sawah, dengan fokus pada simbol keagamaan, bahasa, dan interaksi sosial siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru dan siswa serta dokumentasi aktivitas dan lingkungan sekolah. Temuan menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam terinternalisasi secara efektif melalui simbol keagamaan seperti kaligrafi Al-Qur'an dan poster motivasi Islami, penggunaan bahasa Islami dalam komunikasi sehari-hari, serta pola interaksi sosial siswa yang mencerminkan nilai akhlak, ukhuwah, dan kedisiplinan. Guru berperan aktif sebagai agen internalisasi melalui pembiasaan dan keteladanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya sekolah berbasis simbol keagamaan berperan signifikan sebagai medium internalisasi nilai Islam yang berkelanjutan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan integratif yang mengkaji tiga dimensi budaya sekolah secara bersamaan sebagai satu kesatuan sistem internalisasi nilai Islam di tingkat Madrasah Ibtidaiyah.
Sosiologi Lembaga Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan Islam: Studi tentang Pendidikan untuk Keadilan Sosial (Sosial Justice Education) dalam Membentuk Sikap Inklusif pada Siswa di SMK Kesatrian Purwokerto Muhammad Miftah Gunawan; Muh Hanif
An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies Vol. 1 No. 4 (2026): September 2026
Publisher : An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine inclusivity policies in Islamic vocational schools, analyze teachers' understanding of social justice, and examine the accountability system for inclusivity achievements. The method used was a qualitative single-case study approach at SMK Kesatrian Purwokerto. Data collection was conducted through in-depth interviews, limited participant observation, and document review. Informants were selected purposively, consisting of the vice principal for curriculum as key informants, educators, parents of children with special needs (ABK), and regular students as supporting informants. The results of the study revealed three main findings. First, inclusive policies are reactive and ceremonial because there is no written policy on anti-discrimination, so incidents are handled incidentally without structured prevention. Second, teachers' understanding of social justice is still low and uneven, characterized by handling of ABK that relies on informal information among teachers without systematic training on inclusive pedagogy. Third, there are no accountability standards to measure inclusivity achievements, considering that the education office does not require inclusivity success indicators in accreditation. This study concludes that the low effectiveness of social justice education in Islamic vocational schools is more due to systemic internal institutional weaknesses than to student resistance to diversity.   Keywords: School Policy, Teacher Competency, Assessment Standards
Implementasi Nilai Tasamuh dan Ukhuwah Islamiyah dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Kelas VII di MTs Negeri 1 Banyumas pada Masyarakat Multietnis: Analisis Interseksionalitas Salma An Naafi; Muh Hanif
An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies Vol. 1 No. 4 (2026): September 2026
Publisher : An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the implementation of tasamuh (tolerance) and ukhuwah Islamiyah (Islamic brotherhood) values in the teaching of Akidah Akhlak for seventh-grade students at MTs Negeri 1 Banyumas, a madrasah characterized by ethnic diversity. Using an intersectionality perspective, the research examines how religious, cultural, and social factors intersect and shape educational experiences. The chosen method is descriptive qualitative, with data collected through field observation, in-depth interviews with teachers, the head of the madrasah, and students, and document analysis. Data analysis followed stages of data reduction, presentation of findings, and conclusion. The results indicate that tasamuh and ukhuwah Islamiyah values are consistently integrated across the full cycle of teaching and learning, from lesson planning and classroom implementation to evaluation. Teachers cultivate tolerance by linking material to students’ social realities, using polite language, providing equal learning opportunities, and fostering respect for ethnic and social differences. Interactions among students occur harmoniously without signs of discrimination during the learning process. Beyond classroom practices, school culture initiatives such as the three-S program (smile, greet, and say hello) help strengthen an inclusive climate that centers human values in education. From an intersectionality standpoint, Akidah Akhlak instruction not only shapes students’ religious dimensions but also reinforces social relations within this multiethnic school environment.   Keywords: Aqidah Akhlak, Intersectionality, Multiethnic Society, Tasamuh, Ukhuwah Islamiyah
Sosiologi Pondok Pesantren Modern : Negosiasi AI dan Otoritas Keilmuan Kiai dalam Pembelajaran Kitab Kuning Hanifah Fitriani; Muh Hanif
An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies Vol. 1 No. 4 (2026): September 2026
Publisher : An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This abstract examines the negotiation between the use of artificial intelligence (AI) and the preservation of the scholarly authority of Islamic boarding schools (pesantren). Using a qualitative approach to the case study of the Darussalam Modern Islamic Boarding School in Purwokerto, this study reveals that AI integration is not adopted raw, but rather negotiated through strict institutional and methodological constraints. The research findings indicate three main things: (1) At the classroom infrastructure level, the use of AI is deliberately hampered by the pesantren's domestic regulations which strictly prohibit students from bringing smartphones to maintain learning focus; (2) Epistemologically, AI has been criticized for only providing instant (cognitive) translation results and failing to teach the “procedural thinking process” in the tradition of interpreting books in a pegon (nahwu-sharaf syntax) manner. (3) Negotiations occur at the educational actor level, where teachers position AI outside the classroom purely as a khadim (technical servant) for initial reference guides that must be re-verified against authoritative books. This article contributes to the sociology of Islamic education by enriching the discussion on the cultural defense strategies of traditional religious institutions in stemming the flow of modern technological instantiation.   Keywords: Artificial Intelligence, Kiai Authority, Modern Islamic Boarding Schools, Yellow Books, Techno-Spiritual Negotiation
Gaya Kepemimpinan Demokratis dalam Pengembangan Pendidikan Islam di MTs Al Ikhsan: Analisis Relasi Kuasa Partisipatif Sintya Amalia Sholikhah; Muh. Hanif
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 3 (2026): JUNI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/875xf457

Abstract

Penelitian ini mengkaji gaya kepemimpinan demokratis dalam pengembangan lembaga pendidikan Islam di MTs Al Ikhsan Beji Kedungbanteng dengan menggunakan kerangka analisis relasi kuasa partisipatif dari perspektif Michel Foucault dan Pierre Bourdieu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan demokratis diwujudkan melalui rapat terbuka, pembagian wewenang, musyawarah kebijakan, penghargaan prestasi, dan pengambilan keputusan kolektif. Namun, di balik praktik demokrasi tersebut terdapat paradoks partisipasi, di mana guru dan staf tetap merasakan tekanan profesional meskipun dipahami sebagai bagian dari proses pendewasaan. Relasi kuasa partisipatif di MTs Al Ikhsan Beji Kedungbanteng juga memiliki dualitas: di satu sisi terjadi demokratisasi tata kelola dan peningkatan otonomi guru, tetapi di sisi lain tetap terdapat proses normalisasi dan pengawasan halus yang mempertahankan dominasi kepala madrasah melalui modal simbolik dan legitimasi sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pengembangan lembaga pendidikan melalui pendekatan demokratis sangat bergantung pada kemampuan kepala madrasah membangun jaringan kolaborasi horizontal dan vertikal berbasis kepercayaan agar tidak terjebak dalam formalisme prosedural.
Analisis Penerapan Metode Pembelajaran Kreatif dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa di Sekolah Dasar Negeri 2 Selabaya Iren Putri Salsabila; Muh. Hanif
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 4 No. 1 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores how creative classrooms at SD Negeri 2 Selabaya can spark enthusiasm and participation among elementary school students. Through a qualitative case-study method, data were obtained from classroom observations, interview sessions, and supporting documentation. The findings show that activities like educational games, imaginative art projects, and lively group discussions help create an inspiring learning atmosphere where students feel encouraged to express themselves actively. Still, the success of these creative classes depends greatly on creative resources, including learning tools and environmental encouragement. Differences in facilities leave some students quiet and less involved, while those with stronger support tend to stand out. Ultimately, the creative classroom becomes both a stage for self-expression and a reflection of educational inequality, highlighting the need for schools to provide simple yet fair facilities for all learners.
Sosiologi Lembaga Pendidikan: Pendidikan Agama Inklusif dan Pembentukan Solidaritas Lintas Identitas di Madrasah Diniyah Ar-Rahman Nila Kholishotul Ma'rufah; Muh Hanif
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/yn990286

Abstract

Artikel ini dirancang untuk mengkaji pendidikan agama inklusif dan pembentukan solidaritas lintas identitas di Madrasah dalam perspektif sosiologi lembaga pendidikan. Fokus kajian diarahkan pada argumen bahwa pendidikan agama inklusif dapat memperkuat solidaritas lintas identitas dengan menempatkan agama sebagai sumber etika sosial, bukan alat eksklusi kelompok. Masalah ini penting karena lembaga pendidikan tidak hanya menjadi tempat transmisi pengetahuan, tetapi juga arena pembentukan relasi sosial, nilai, kepatuhan, identitas, dan peluang hidup peserta didik. Penelitian dirancang dengan pendekatan kualitatif lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data utama diarahkan untuk membaca tiga bukti empiris: praktik pembelajaran agama yang menekankan kemanusiaan, keadilan, dan penghargaan perbedaan.; kegiatan sosial bersama lintas kelas, organisasi, agama, atau latar budaya.; serta wawancara siswa tentang perubahan pandangan terhadap kelompok berbeda. Secara konseptual, artikel ini bertumpu pada pendidikan agama inklusif, solidaritas lintas identitas, dan etika sosial keagamaan sebagai pisau baca. Kontribusi artikel terletak pada penyusunan penjelasan empiris yang menghubungkan praktik keseharian lembaga pendidikan dengan struktur sosial yang lebih luas. Dengan demikian, tulisan ini diharapkan membantu mahasiswa menyusun artikel yang tidak sekadar deskriptif, tetapi analitis, argumentatif, dan relevan bagi pengembangan mutu pendidikan Islam.  
Kelas Bilingual dan Reproduksi Identitas Kelas Menengah: Studi Pada SMP Berkurikulum Nasional Naura Rifa Salsabila; Muh. Hanif
Journal of Cultural Relativism (JCR) Vol. 3 No. 01 (2026): Journal of Cultural Relativism (JCR)
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines the implementation of bilingual classes in junior high schools (SMP) adopting the national curriculum (Kurikulum Merdeka) as a strategy for reproducing middle-class identity within local communities. Using a qualitative approach with an interpretive case study design at SMP SAMBAS in the Purbalingga region, this study investigates how educational institutions convert economic capital into cultural capital through bilingual education. The findings reveal three main mechanisms of social reproduction. First, the bilingual program functions as a means of accumulating cultural capital through different levels of bilingual learning intensity among student groups. Second, English operates as a form of symbolic capital that contributes to the construction of social hierarchies within the classroom. Third, alumni networks and institutional support provide an infrastructure that reinforces the reproduction of middle-class identity. The study concludes that bilingual programs within the framework of the national curriculum can reproduce class advantages and strengthen middle-class aspirations while maintaining the relevance of national education in the context of globalization. These findings contribute to the sociology of education by demonstrating how schools reproduce social differentiation through language-based educational programs.
SOSIOLOGI EKOTEOLOGI PAI DALAM PROGRAM ADIWIYATA DI SMP N 3 SOKARAJA Nazua Purnamasari; Muh. Hanif
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 5 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i5.592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai ekoteologi melalui program adiwiyata di SMP Negeri 3 Sokaraja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sekolah telah menerapkan banyak program seperti pemilahan sampah, pembuatan kompos padat dan cair, jalur sanitasi, pembibitan, penanaman dan perawatan pohon, dan kebersihan. Nilai-nilai lingkungan juga diintergrasikan dalam pembelajaran, bahkan Pendidikan Agama Islam (PAI) yang menghubungkannya dengan ajaran khalifah dan amanah. Proses pembiasan yang dilaksanakan secara konsisten, dibantu oleh peran aktif guru, pembina adiwiyata, serta budaya sekolah yang mendukung, terbukti berhasil menumbuhkan kepedulian lingkungan pada diri peserta didik. Penelitian ini juga menemukan tantangan yang perlu diatasi yaitu kesadaran siswa untuk mengurangi sampah plastik dan penggunaan tempat bekal untuk pengganti plastik. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa program adiwiyata mmeberikan kontribusi nyata dalam membentuk karakter peduli lingkungan melalui kolaborasi antara integrasi nilai religius, pendidikan lingkungan, dan pengembangan budaya sekolah secara berkesinambungan.
POLITIK SIMBOLIK PRESTASI SEKOLAH DAN KONSTRUKSI CITRA UNGGUL PADA MADRASAH ALIYAH SWASTA Muh. Hanif; Khusnul Khotimah
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 5 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i5.593

Abstract

Artikel ini di rancang untuk mengkaji bagaimana prestasi sekolah di gunakan dalam politik simbolik untuk membangun citra unggul Madrasah Aliyah Swasta Al ittihad Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami peran prestasi siswa sebagai simbol sosial dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Data utama di peroleh melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta pengumpulan data dari media sosial, brosur, dan publikasi sekolah. Temuan dari penelitian ini menunjukan bahwa publikasi prestasi siswa melalui media sosial, brosur, dan forum komunitas sangat berkonstribusi dalam memperkuat citra madrasah. Prestasi juga di gunakan sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing dalam penerimaan siswa baru. Selain itu, para guru dan siswa juga di dorong untuk aktif berpartisipasi dalam kompetisi sebagai bagian dari strategi branding kelembagaan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa politik simbolik prestasi tidak hanya menciptakan citra positif bagi institusi, tetapi juga memberikan pengaruh nyata terhadap motivasi kepercayaan diri, serta pengembangan karakter siswa.
Co-Authors Abdul Aziz, Fikri Abdul Qodir Abu Dharin Abzuna Sanysha Hada Addina, Najwah Adib, Shohibul Adiska Nur Anggraeni Ahmad Junaidi Ahmad Muzajjad Faqihudin Alam, M. Sandi Nur Aldi, Muhamad Alfin Febriansah Ali Abdurroziq Ali Masngud Alivia Aniatun Amiroh Alivia Elsa Ani Afifah Allya Farisha Azzahrani Almaududi Ausat, Abu Muna Alya Mahirotun Numa Amanatul Maula Anes Wildaaa Annabil, Fatih Shidqi Anwar Fauzi Ardevita Jauza Cindy Maluyu ARIANI , ATUN Ariani, Yola Dwi Arief Efendi Arief Efendi Arifin, Helmi Yusuf Arifin, Joko Arina Tazkiatan Nufus Arlini, Rizka Riza ARROMAL, M FARIS Arzik Fikrian Asdlori Asngad, To'in Astuti, Astuti Astuti, Devi Idiah Atikoh Khasanah Ausat, Abu Muna Almaududi Az Zaakiyyah, Hizbul Khootimah Azka Tahyati Azkia Faiqotun Ni’mah Azlina Nur Asma Lili Azmi Hidayatun Nissa Barokah, Nur Isnaeni Budi Permana Cahyo Wibowo, Rochmat Cholish, Cholish Nur Fauzi CHRISTANTI, ANDI DWINAMURTI Daffa Nurdiansyah, Muhammad Hafidza Destin Dwi Pangesti Devi Idiah Astuti Dewi Astuti Dewi Astuti Dian Kurniati Diasworo, Oeky dzikri adzkia Eni Kusrini Eni Kusrini, Eni Ermit Three Evaliya Isni Alhidayah Fahri Hidayat Faoji Mansur Fatikhatussyangadah Fatikhatussyangadah Fatmaya Anisa Rahmania Fauzi, Muhamad Fikri Halwan Fauziyah, Naily Florian Pohl Ghefira Salma Desianti Hani Prasetianingtiyas Hanifah Fitriani Hanifatun Nafisah Heni Widiastuti Hidayah, Sarofatul Hidayati, Isnaini Nurul HIKMAH, IQLIMA AVIATUL Himatun Aliyah Humam, Muhamad Syafiqul Ifah Farkhatun Ikrimatul Aola Intan Nur Rohmah Iren Putri Salsabila Ischak Suryo Nugroho Ishmatunisa Syarif Ismawati Isnaefatul Aulita Isnaini Nurul Hidayati Ivana Maulia Rahmah Izadi, Ifanda Zulfan Izzah, Farah Nuril Jaelani, Jaelani Kamaludin Karimah, Fatimah Azzahra Karmiati, Karmiati Khafifatul Fian Khamid, Anwar Khasanah, Riana Khomsatun Khilwa Fitria Khafidhotul Khasanah Khusnul Khotimah Kraugusteeliana Kraugusteeliana Kubro, Syaikhul Kurweni Ukar Kus Risti Yustika Laila Nadzifatus Syarifah Leli Nur Faizah Lian Hidayatun Lidyaningsih, Windy Lies Ning Ujiyanti Lies Ning Ujiyanti Lili Rahmawati Lina Khoerunnisa Lutfi Aulia Rahmadhani M Slamet Yahya, M Slamet Maela, Siti Nur Maela, Siti Nur Maela Mahfud Mahfud Mahfud Mahfud Mahmudah, Annisa Maria Fitri Astuti Marjuki Mar’atul Qudsiyyah Masdub Maulidina, Muliya Meli Astutianingsih Meti Muji Pangestika Moh. Roqib Mohamad Khoerul Anam Mr, Yazid Abdul Qadir Jawaz Mualifah, Mualifah Mufidah, Diroyatul Muflih Nurriza Pahlawi Muhamad Syafiqul Humam Muhammad Alifian Ferdi Ikhsan Muhammad Labib Mashum Muhammad Labib Ma’shum Muhammad Miftah Gunawan Muhammad Nurhalim Munjin Muruatul luthfiyah Muslikhudin Muttaqin, Khaerul Umam Nailis Syafi’ah Najwa Zakiyatiz Zulfa Naningsih, Septi Naufal, Tama Naura Dina Syamila Hanifah Naura Rifa Salsabila Nazua Purnamasari Ndow, Muhammed Nila Kholishotul Ma'rufah Nindy Sofie Rahmawati A Ningamah, Binti Rofingatun Nisaul Mukaromah Nisrina Syifaamaly Nizar Nabila Nizar Nabilla Novi Mulyani Nugroho, Sapto Sri Nur Isnaeny Barkah NUR, ALFIAN FIKRI Nurhayati, Ani Nursanto Sukmawardana, Kukuh NURUL HIDAYAH Nurul Hidayani Oktania Nur Salwa Oktiawati, Oktiawati Permana, Budi Purnama, Yulian Purwi Istiyarini Putra, Ulinnuha Yuana Qonita, Queen Qurrotu Aini Rahajeng Hapsari Wulan Rahayuningsih, Esti Rahma Kemala Dewi Rahmadhani, Lutfi Aulia Rahmadini Mulya Aisah Rahmania, Fatmaya Anisa Ramadan, Dena Rausyan Fikri Rabbani ridhwan Rio Triyono riswanto riswanto Rizma, Rahma Sivatur Rizqi Aulia Amania Saputri Rofiqoh, Nadilatur Rosadi, Tahrir Saifullah, Ammar Salim Akhmadiyanto Salma An Naafi Salma Rutbati Aliyyah Salsabillah, Novala Arum Sari, Prisillia Mustika Sarjono Setiadi, Yanuar Abdillah SETIANINGSIH, EMY Setyaningrum, Ari Eka Siminto Sintya Amalia Sholikhah Siswadi Siti Musarofah Sofa Mei Ika Sari Soleman Suhartini Suharto, Abdul Wachid Bambang Suherlan Suherlan Suherlan, Suherlan Suherman, Muhammad Sulis Mutmainah Sulung Aji Pangestu Suparyo, Suparyo Suratno Suratno Susatyo Adhi Pramono, Susatyo Adhi Sutrimo Purnomo Syamsu Rijal Syamsu Rijal Syifa Ulfiyana Ramadhanti Taufik Dirin Pathin Tia Mugi Winasih Tiyas Endah Sulistiyanah Tri Wiharti, Ratna Tuti Alawiyah Azzahra Ukar, Kurweni Umi Khomsiyatun Wahyuning, Pangesti Warsito Wilda Fazmi Luvita Windhariyati Dyah Kusumawanti Windy yogiana Wulan, Rahajeng Hapsari Yazid Abdul Qadir Jawaz Mr Yenny Kusumaningrum Yuli hana puji utami utami Yuslam Yusuf, Affandy Yusup, Rohandi Zahrotul Hidayah Zahwa Aprilita Zidni Choiron Nafi Zulfa Mustofa