p-Index From 2021 - 2026
32.442
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Irfani An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan JIEM (Journal of Islamic Education Management) Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan JURNAL IQRA´ Jurnal Manajemen Pendidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Palapa: Jurnal Study Keislaman dan Ilmu Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar IQRO: Journal of Islamic Education Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Alignment: Journal of Administration and Educational Management Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA) Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI PARAMUROBI Jurnal Studia Insania Ta`Limuna : Jurnal Pendidikan Islam Journal on Education Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Media Manajemen Pendidikan Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Matan: Journal of Islam and Muslim Society Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang International Journal of Social Science and Religion (IJSSR) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran Mozaic : Islam Nusantara CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Ekonomi Syariah Pelita Bangsa LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Jawda: Journal of Islamic Education Management Transformasi Manageria: Journal of Islamic Education Management Thawalib: Jurnal Kependidikan Islam Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Juwara : Jurnal Wawasan dan Aksara Jurnal Penelitian Inovatif Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Ilmiah Predestinasi Indo-MathEdu Intellectuals Journal Merdeka Indonesia Jurnal International NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Journal of Education Research JURNAL PAI: Jurnal Kajian Pendidikan Agama Islam Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Jurnal Konsepsi INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Jurnal Penelitian Agama Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Jurnal Kependidikan Maghza: Jurnal Ilmu al-Qur'an and Tafsir HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Sejarah Islam Innovative: Journal Of Social Science Research Kartika: Jurnal Studi Keislaman Asian Journal of Applied Education Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling Jurnal Sosial, Politik dan Budaya (SOSPOLBUD) JPNM : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Research Student Jurnal Sains Student Research Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam Journal Of Psychology, Counseling And Education Al-lubab : Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Keagamaan Islam QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Chatra: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran JIEMAN: Journal of Islamic Educational Management VISA: Journal of Vision and Ideas IJAR : Indonesian Journal of Action Research RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting Jurnal Dirosah Islamiyah EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Journal of Innovative and Creativity Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Indonesian Journal of Interdisciplinary Islamic Studies (IJIIS) Jurnal Terobosan Peduli Masyarakat (TIRAKAT) Jurnal Ilmiah Nusantara Technopreneurship and Educational Development Review (TENDER) Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Journal of Educational Research and Practice Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam Quranic Edu Al-Lubab: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Keagamaan Islam Journal of Educational Technology Studies and Applied Research Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies Transformasi Manageria: Journal of Islamic Education Management Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam LEADERIA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Mesada: Journal of Innovative Research Values: Jurnal Kajian Islam Multidisiplin Journal of Religion and Social Community EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran QOUBA : Jurnal Pendidikan Journal of Cultural Relativism (JCR) Relevancia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Islamic Education Research Ngaji Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Jurnal Cahaya Edukasi El-Hikmah Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Hidayah : Cendekia Pendidikan Islam dan Hukum Syariah Aslama Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Aslim: Journal of Education and Islamic Studies Kawakib: Journal of Multidisciplinary Research ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research Service Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya At-Tadris: Journal of Islamic Education Ilmina: Journal of Education and Counseling An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal DIKDAS Amaliyatu Tadris (AMYTA) PAEDAGOGIE Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah Al-Khazin: Jurnal Pendidikan Agama Islam Educational Journal Al Kindi Jurnal Pendidikan Islam Multidisipliner MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Jurnal Citra Multidisiplin QAYID: Jurnal Pendidikan Islam IQRAR: Jurnal Akuntansi, Manajemen & Ekonomi Syariah QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Al-Irsyad : Jurnal Pendidikan Agama Islam IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Bhakti: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Jurnal Iqra : Pendidikan Islam Anak Usia Dini Examinations: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Journal of Islamic Religious Education (JoIRE) Comprehensive: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Advances In Education Journal Sapientia Diversalis: Journal of Human Interaction and Social Studies Muaddib: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Sosiologi Kelelahan Religius Siswa di Madrasah Aliyah Ar-Ridlo Pekuncen: Studi Tentang Tuntutan Akademik dan Kegiatan Keagamaan Muh. Hanif; Lina Khoerunnisa
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7570

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena kelelahan religius (religious fatigue) pada siswa Madrasah Aliyah (MA) Ar-Ridlo Pekuncen, sebuah institusi pendidikan Islam terpadu yang menggabungkan kurikulum nasional dengan intensitas kegiatan keagamaan berbasis pesantren. Beban ganda antara tuntutan akademik formal dan rutinitas spiritual yang padat meliputi hafalan Al-Qur'an, kajian kitab, shalat berjamaah, dan pembinaan karakter dapat memunculkan kondisi kelelahan emosional, fisik, dan spiritual pada siswa. Penelitian ini bertujuan memetakan praktik empiris kelelahan religius, menjelaskan relasi sosial yang bekerja di balik tuntutan tersebut, serta menilai implikasi sosiologisnya bagi pendidikan keagamaan di Indonesia. Pengamatan partisipan pasif, wawancara mendalam dengan siswa dan konselor bimbingan, serta pencatatan jadwal kegiatan, catatan kehadiran, dan catatan konseling semuanya digunakan untuk mengumpulkan data menggunakan teknik kualitatif deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa kelelahan religius merupakan hasil dari konflik struktural antara tuntutan akademis dan agama serta kurangnya mekanisme pemulihan psikologis, bukan hanya fenomena teologis. Untuk mengatasi kendala institusional tanpa mengorbankan validitas sosialnya, siswa menggunakan berbagai metode penanggulangan (coping strategies) adaptif dan performatif. Menurut temuan penelitian, keseimbangan ekosistem sosial-emosional anak sama pentingnya dengan ketaatan ritual terhadap efektivitas pendidikan agama.
Sosiologi Lembaga Pendidikan: Praktik Tasamuh dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MTs Ma’arif NU 1 Patikraja Niha Zahrotul; Muh Hanif
Chatra: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): Chatra: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/chatra.v4i2.431

Abstract

Praktik keberagamaan yang inklusif menjadi salah satu tantangan penting dalam pendidikan Islam di tengah meningkatnya kompleksitas masyarakat multikultural. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi nilai tasamuh dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah berbasis Ma’arif serta kontribusinya terhadap pembentukan sikap keberagamaan peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif sosiologi pendidikan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik berdasarkan konsep tasamuh, karakteristik pendidikan Ma’arif, dan keberagamaan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tasamuh diinternalisasikan melalui materi pembelajaran yang membahas perbedaan mazhab, tradisi keagamaan, dan etika sosial, serta melalui strategi pembelajaran dialogis yang mendorong keterbukaan terhadap perbedaan. Praktik tersebut berkontribusi pada terbentuknya sikap moderat, penghargaan terhadap keragaman, dan kemampuan siswa dalam membangun interaksi sosial yang harmonis. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran PAI tidak hanya berfungsi sebagai sarana transmisi pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan budaya toleransi. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan pendidikan Islam yang moderat, dialogis, dan responsif terhadap dinamika masyarakat multikultural.  The development of inclusive religious attitudes has become a significant challenge for Islamic education within increasingly multicultural societies. This study aims to examine the implementation of tasamuh (religious tolerance) in Islamic Religious Education (PAI) learning in Ma’arif-based schools and its contribution to students’ religious attitudes. Employing a qualitative approach within the sociology of education perspective, data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis. The study was analyzed using the concepts of tasamuh, Ma’arif educational characteristics, and inclusive religiosity as analytical frameworks. The findings reveal that tasamuh values are internalized through learning materials addressing differences in Islamic schools of thought, religious traditions, and social ethics, as well as through dialogical teaching strategies that encourage openness toward diverse perspectives. These practices contribute to the development of moderate attitudes, respect for diversity, and students’ capacity to establish harmonious social relationships. The findings indicate that Islamic Religious Education serves not only as a medium for transmitting religious knowledge but also as a space for cultivating a culture of tolerance. This study provides practical implications for strengthening moderate, dialogical, and socially responsive Islamic education in multicultural contexts.
Madrasah Riset as a Practice of Institutional Innovation: A Sociological Study of the Transformation of MAN 1 Banyumas Lian Hidayatun; Muh Hanif
International Journal of Social Science and Religion (IJSSR) 2026: Volume 7 Issue 2
Publisher : Indonesian Academy of Social and Religious Research (IASRR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53639/ijssr.v7i2.405

Abstract

This article examines Madrasah Riset at MAN 1 Banyumas as a practice of institutional innovation in contemporary Islamic education. Rather than treating the research-madrasah program merely as a formal label or institutional branding, this study analyzes how research-oriented education is organized, routinized, and reproduced within everyday school practices. Using a qualitative fieldwork design, data were collected through interviews, non-participant observation, and documentation involving the principal, vice principal for curriculum, research teachers, and students. The data were reduced, coded, displayed, and interpreted through a sociological lens to understand the organizational transformation of the madrasah. The findings show that MAN 1 Banyumas has developed a research-based innovation ecosystem through the systematic reorganization of planning, student mapping, teacher allocation, mentoring, assessment, competition preparation, and publication of student achievements. These practices demonstrate that Madrasah Riset operates not only as a programmatic initiative but also as an institutional mechanism that shapes academic culture, teacher-student interaction, and students’ scientific habitus. The study contributes to Islamic education management, madrasah quality assurance, and research-based student development by showing how institutional innovation emerges through the alignment of policy, classroom routines, organizational communication, and mentoring practices.
Sociology of Religious Moderation Literacy in MTs Student Organizations: A Study of Leadership, Conflict, and Value Negotiation Felicia Najwa; Muh. Hanif
Kawakib: Journal of Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 3 (2026)
Publisher : Konsultan Jurnal Ilmiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63738/kawakib.v2i3.44

Abstract

This research aims to explore the understanding of religious moderation within student organizations at MTs through a sociological lens, emphasizing aspects of leadership, dispute resolution, and value discussions. Student organizations play a crucial role in shaping character, promoting tolerance, and enhancing students' appreciation of diversity in the schooling context. The study uses a qualitative framework with a case study technique. Information was gathered via observations, interviews, and documentation involving both leaders and participants of student organizations at MTs. Findings indicate that leadership behaviors reflecting religious moderation literacy emphasize discussion, respect for others, and collaboration among members. Disputes in the organization typically stem from varying viewpoints, backgrounds, and levels of religious comprehension, yet they can be addressed through conversation and open discussions about values. Additionally, the negotiation of values is vital for fostering an inclusive, tolerant, and cohesive organizational culture. This research demonstrates that MTs student organizations play a significant role in promoting the principles of religious moderation and enhancing social bonds among students.
SOSIOLOGI LEMBAGA PENDIDIKAN: PENGORGANISASIAN LINGKUNGAN BELAJAR RESPONSIF TERHADAP KERAGAMAN SOSIAL DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 SIKAPAT Suyati Suyati; Muh. Hanif
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i3.2538

Abstract

This study aims to analyze the organization of a learning environment responsive to social diversity at State Elementary School 1 Sikapat from the perspective of the sociology of educational institutions. Using a qualitative case study approach, data were collected through observations, interviews, and documentation involving the principal, teachers, students, and parents. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The findings reveal that the school organized an inclusive learning environment through policies promoting discipline, tolerance, cooperation, and mutual respect. Teachers supported inclusivity through heterogeneous group learning, dialogic interaction, and adaptive classroom management, while parental involvement strengthened school–family collaboration. These practices enhanced students’ social interaction, tolerance, cooperation, and participation in learning activities. The study highlights that the integration of inclusive school culture, adaptive classroom management, and school–parent partnerships serves as an effective strategy for organizing learning environments responsive to social diversity in elementary schools.  
SOSIOLOGI LEMBAGA PENDIDIKAN: REPRODUKSI NILAI SOSIAL DAN HABITUS RELIGIUS MELALUI MANAJEMEN KELAS Yuliono Yuliono; Muh Hanif
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i3.2813

Abstract

Objective: This study aims to analyze how classroom management functions as a social mechanism in reproducing social values and shaping students' religious habitus. Using Pierre Bourdieu's theory of habitus, capital, and social reproduction, the study examines how classroom routines, rules, spatial arrangements, and teacher interactions contribute to the internalization of religious values among students. Methods: This research employed a qualitative approach with a critical ethnography design. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, document analysis, and reflective field notes involving teachers, students, and school leaders at SD Negeri 1 Bojong, Wangon District. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, while validity was ensured through triangulation and member checking. Results: The findings reveal that classroom management serves not only as a pedagogical tool but also as a mechanism for social and religious value reproduction. Daily routines such as collective prayers, Qur'anic recitation, dhuha prayer, rotating religious speeches, gratitude journals, inclusive classroom regulations, mentoring programs, and teacher role-modeling contribute significantly to the formation of students' religious habitus. These practices also foster social values including discipline, responsibility, tolerance, empathy, cooperation, and anti-bullying attitudes. Novelty: This study demonstrates that social reproduction within classroom management does not necessarily reinforce inequality, as suggested by classical reproduction theory. Instead, it can produce an inclusive religious habitus that integrates spiritual commitment with social-humanistic values through equitable and inclusive classroom practices.
Sosiologi Partisipasi Orang Tua dalam Pendidikan PAI : Studi Kasus Keterlibatan Orang Tua Siswa di SMP 1 Muhamadiyah Purwokerto Lia Sofyana; Muh Hanif
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.900

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk partisipasi orang tua dalam PAI, menganalisis partisipasi tersebut dari perspektif sosiologi pendidikan, mengkaji kaitannya dengan pembentukan karakter religius siswa, serta mengidentifikasi hambatan pelaksanaannya di SMP 1 Muhammadiyah Purwokerto. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru PAI, wali kelas, orang tua siswa, dan peserta didik. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa partisipasi orang tua terealisasi melalui penyediaan dukungan proses pembelajaran, pengawasan praktik ibadah, keterjalinnya komunikasi antara orang tua dan sekolah, serta keterlibatan dalam kegiatan keagamaan seperti POMG, peringatan PHBI, seminar parenting, dan program tahsin Al-Qur'an. Di lingkungan keluarga, orang tua secara aktif membiasakan salat, mengaji, dan menanamkan disiplin religius. Meski demikian, tingkat keterlibatan orang tua di sekolah masih relatif rendah, yang disebabkan oleh keterbatasan waktu dan komunikasi. Kendala tambahan meliputi keterbatasan sumber daya manusia, fasilitas yang tidak memadai, dan keterbatasan anggaran untuk kegiatan keagamaan. Sebagai kesimpulan, peningkatan partisipasi orang tua dalam PAI memerlukan penguatan kemitraan antara sekolah dan keluarga melalui program keagamaan yang berkelanjutan serta pengembangan sistem komunikasi yang efektif.
Sosiologi Maskulinitas Santri Remaja Dalam Program Smp Berbasis Pondok Pesantren: Studi Tentang Disiplin, Emosi, Dan Keteladanan Di Ponpes Nuururrohman Sirau, Kemrajen, Banyumas Ibrahim Anwar Jawawi; Muh.Hanif
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.928

Abstract

Kehidupan remaja santri di SMP berbasis pesantren tidak hanya mengembangkan aspek akademis dan spiritual, tetapi juga mengukuhkan identitas sosial laki-laki melalui disiplin, pengendalian perasaan, dan perilaku teladan. Dalam pendidikan Islam, pembentukan maskulinitas religius sangat penting karena berkaitan dengan watak, tanggung jawab sosial, dan kualitas hidup santri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan disiplin, cara mengekspresikan emosi, dan sosok teladan laki-laki dalam pengembangan karakter maskulinitas religius santri remaja, dengan fokus pada pengalaman sosial sehari-hari di pesantren. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi sosial. Data dikumpulkan melalui pengamatan aktivitas harian, wawancara mendalam dengan santri dan pengasuh, serta dokumentasi program dan peraturan institusi. Analisis data dilakukan melalui pengkodean, penyajian data, dan verifikasi triangulatif. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa santri laki-laki dibentuk menjadi individu yang tangguh, mandiri, taat, dan bertanggung jawab melalui rutinitas asrama yang ketat. Pengasuh dan ustaz berperan penting sebagai figur teladan yang mencerminkan ketegasan, kesederhanaan, dan kedisiplinan. Selain itu, pengelolaan emosi santri distabilkan melalui regulasi lembaga, hukuman edukatif, ibadah, dan interaksi dengan senior guna membangun kontrol diri dan kematangan konflik. Kesimpulan: Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi studi maskulinitas religius, serta dapat menjadi dasar pengembangan karakter dan penguatan sistem pendidikan di lembaga pesantren.
Sosiologi Lembaga Pendidikan: Pramuka, Rohis, dan OSIS sebagai Ruang Produksi Modal Sosial Siswa Madrasah Aliyah Siti faradina; Muh. Hanif
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi pelajar dalam membentuk modal sosial siswa di Madrasah Aliyah Negeri 2 Banyumas. Fokus penelitian meliputi proses pembentukan jaringan sosial, kepercayaan, tanggung jawab, komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama melalui kegiatan organisasi pelajar seperti OSIS, Pramuka, dan Rohis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan pembina dan siswa organisasi, serta dokumentasi berupa struktur organisasi, laporan kegiatan, dan program kerja. Data dianalisis melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi pelajar berfungsi sebagai arena produksi modal sosial melalui interaksi lintas kelas yang berlangsung secara intensif dan berulang. Kegiatan kolektif dalam organisasi membentuk jaringan sosial, solidaritas, kepercayaan, dan tanggung jawab antarsiswa melalui kerja sama dan komunikasi yang dialogis. Selain itu, pengalaman organisasi juga memperkuat kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kerja tim siswa melalui proses learning by doing. Dukungan kelembagaan sekolah berupa fasilitas, kebijakan, dan pendampingan pembina turut memperkuat keberlangsungan proses tersebut. Dengan demikian, organisasi pelajar tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan kompetensi sosial siswa.
Pendidikan Inklusif dan Praktik Solidaritas Sosial Siswa Berkebutuhan Khusus di Madrasah Ibtidaiyah Nuha Adibah; Muh. Hanif
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pendidikan inklusif dan praktik solidaritas sosial siswa berkebutuhan khusus di Madrasah Ibtidaiyah NU Kincang melalui perspektif sosiologi pendidikan. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana integrasi siswa berkebutuhan khusus dalam interaksi harian kelas mampu membentuk solidaritas sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diperoleh dari siswa reguler, siswa berkebutuhan khusus, serta aktor pendidikan yang terlibat dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga dimensi utama dalam pembentukan solidaritas sosial, yaitu keterlibatan siswa reguler dalam membantu teman berkebutuhan khusus dalam aktivitas belajar dan bermain, strategi guru dalam menciptakan pembelajaran yang mencegah isolasi sosial, serta budaya madrasah yang menekankan nilai kasih sayang dan tolong-menolong. Ketiga aspek tersebut berperan dalam membangun penerimaan sosial dan interaksi yang positif di lingkungan sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan inklusif tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan hak pendidikan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan nilai sosial. Dengan demikian, lembaga pendidikan berperan sebagai ruang sosial yang membentuk solidaritas, identitas, dan sikap inklusif peserta didik.
Co-Authors Abdul Qodir Abu Dharin Abzuna Sanysha Hada Addina, Najwah Adib, Shohibul Afiffah rahma dwi suryani Afniatul Nofriah Ahmad Junaidi Ahmad Muzajjad Faqihudin Alam, M. Sandi Nur Aldi, Muhamad Alfi Ibnu Rusy Alfin Febriansah Ali Abdurroziq Ali Masngud Ali Muhdi Alivia Aniatun Amiroh Alivia Elsa Ani Afifah Allya Farisha Azzahrani Almaududi Ausat, Abu Muna Alya Mahirotun Numa Amanatul Maula Aminah Ayu Anang Kurnia Wahab Anang Kurnia Wahab Anes Wildaaa Anggraeni, Adiska Nur anisa helmi anisa helmi setiani Annabil, Fatih Shidqi Anwar Fauzi Anya Azzahra Arkania Mansyur Ardevita Jauza Cindy Maluyu Ari Agus Susanti ARIANI , ATUN Arief Efendi Arief Efendi Arifin, Helmi Yusuf Arina Tazkiatan Nufus Arlini, Rizka Riza ARROMAL, M FARIS Arundaya Nara Tisna Arzik Fikrian Asdlori Asdlori Asngad, To'in Assyifaul Aulia Astuti, Astuti Astuti, Devi Idiah Atikoh Khasanah Aulia Nadifah Ausat, Abu Muna Almaududi Ayu Mukti Sari Az Zaakiyyah, Hizbul Khootimah Azka Tahyati azki ulima nur sani azki Azkia Faiqotun Ni’mah Azlina Nur Asma Lili Azmi Hidayatun Nissa Barokah, Nur Isnaeni Bilqis Syauqina Aqila Haqi Binti Rofingatun Ningamah Budi Permana Cahyo Wibowo, Rochmat Cholish, Cholish Nur Fauzi CHRISTANTI, ANDI DWINAMURTI Destin Dwi Pangesti Devi Idiah Astuti Dewi Astuti Dewi Astuti Dian Kurniati Diasworo, Oeky Dwi Ananda Noviana Salsabila Dwi Nuraeni dzikri adzkia Eni Kusrini Eni Kusrini, Eni Ermit Three Eva Nur Hamidah Evaliya Isni Alhidayah Evi Agustina Fahri Hidayat Faoji Mansur Farah Nuril Izzah Fatiahna Puspa Pratista Fatikhatussyangadah Fatikhatussyangadah Fatimah Sri Handayani Fatmaya Anisa Rahmania Fauzi, Muhamad Fikri Halwan Felicia Najwa Fikri Abdul Aziz Fikria Az-Zahra Filda Inayah Fina Afnan Feyza Florian Pohl Gesang Mulya Uga Wicaksana Ghefira Salma Desianti Ghinaa Syifaa Ariibah Gunbay Haelah Kajalakee Hani Prasetianingtiyas Hanifah Fitriani Hanifatun Nafisah Heni Widiastuti Hidayah, Sarofatul HIKMAH, IQLIMA AVIATUL Himatun Aliyah Humam, Muhamad Syafiqul Ibrahim Anwar Jawawi Ifah Farkhatun Ikrimatul Aola Imam Nisfusofar Intan Nur Rohmah Iren Putri Salsabila Ischak Suryo Nugroho Ishmatunisa Syarif Ismah Lailanida Ismawati Isnaefatul Aulita Isnaini Nurul Hidayati Isnaini Nurul Hidayati Ivana Maulia Rahmah Izadi, Ifanda Zulfan Izmi Hauna Jaelani, Jaelani Jannatan Maulana Khasri Joko Arifin Kamaludin Karimah, Fatimah Azzahra Karmiati, Karmiati Khaerul Umam Muttaqin Khafifatul Fian Khamid, Anwar Khilwa Fitria Khafidhotul Khasanah Khusnul Khotimah Kraugusteeliana Kraugusteeliana Kubro, Syaikhul Kurweni Ukar Kus Risti Yustika Laeli Dina Mafazah Laila Nadzifatus Syarifah Leli Nur Faizah Lia Sofyana Lian Hidayatun Lian Hidayatun Lidyaningsih, Windy Lies Ning Ujiyanti Lies Ning Ujiyanti Lili Rahmawati Lina Khoerunnisa Lutfi Aulia Rahmadhani Lutfi Uhwati Lu’lu Abyadah M Slamet Yahya Maela, Siti Nur Maela, Siti Nur Maela Mahfud Mahfud Mahfud Mahfud Mahmudah, Annisa Maria Fitri Astuti Marjuki Mar’atul Qudsiyyah Masdub Maulidina, Muliya Meli Astutianingsih Meti Muji Pangestika Moh. Roqib Mohamad Khoerul Anam Mr, Yazid Abdul Qadir Jawaz Mualifah, Mualifah Mufidah, Diroyatul Muflih Nurriza Pahlawi Muhamad Aldi Muhamad Syafiqul Humam Muhammad Alifian Ferdi Ikhsan Muhammad Hafidza Daffa Nurdiansyah Muhammad Haikal Fikri Muhammad Labib Mashum Muhammad Miftah Gunawan Muhammad Nurhalim Muhammad Suherman Muhammed Ndow Munjin Muruatul luthfiyah Muslikhudin Muttaqin, Khaerul Umam Nabila, Nizar Naela Wirdianul Ulya Nailis Syafi’ah Naily Fauziyah Najwa Zakiyatiz Zulfa Naningsih, Septi Naufal Muhyiddin Naufal, Tama Naura Dina Syamila Hanifah Naura Rifa Salsabila Nazua Purnamasari Niha Zahrotul Nihayah Kholidatul Fauziyah Nila Kholishotul Ma'rufah Nindy Sofie Rahmawati A Nisaul Mukaromah Nisrina Syifaamaly Nizar Nabilla Novala Arum Salsabillah Novan Ardy Wiyani novelia, mutiara Novi Mulyani Nugroho, Sapto Sri Nuha Adibah Nur Isnaeny Barkah NUR, ALFIAN FIKRI Nurhayati, Ani Nursanto Sukmawardana, Kukuh NURUL HIDAYAH Nurul Hidayani Oktania Nur Salwa Oktiawati, Oktiawati Pangesti Wahyuning Permana, Budi Purwi Istiyarini Putra, Ulinnuha Yuana Putri Hamidah Putrie Rahayu Qonita, Queen Queen Qonita Qurrotu Aini Rahajeng Hapsari Wulan Rahayuningsih, Esti Rahma Kemala Dewi Rahmadhani, Lutfi Aulia Rahmadini Mulya Aisah Rahmania, Fatmaya Anisa Ramadan, Dena Ratna Tri Wiharti Rausyan Fikri Rabbani Restu Darma Riana Khomsatun Khasanah ridhwan Rio Triyono riswanto riswanto Rita Qurotun Nadhiroh Nadhiroh Rizma, Rahma Sivatur Rizqi Aulia Amania Saputri Robikhatul Hidayah Rochmat Cahyo Wibowo Rofiqoh, Nadilatur Rohandi Yusup Rosadi, Tahrir Sa'diyah Handayani Saif ‘Abdul Fatah Saifullah, Ammar Salim Akhmadiyanto Salma An Naafi Salma Rutbati Aliyyah Sari, Prisillia Mustika Sarjono Sa’diyah Handayani Setiadi, Yanuar Abdillah SETIANINGSIH, EMY Setyaningrum, Ari Eka Sifa Novitasari Silvia Ari Julianti Siminto Sintya Amalia Sholikhah Siswadi Siti faradina Siti Musarofah Sofa Mei Ika Sari Soleman Sri Winarsih Sri Winarsih Sudiro Sudiro Sudiro Suhartini Suharto, Abdul Wachid Bambang Suherlan Suherlan Suherlan, Suherlan Sulis Mutmainah Sulung Aji Pangestu Suparyo, Suparyo Suratno Suratno Susatyo Adhi Pramono, Susatyo Adhi suseno Sutrimo Purnomo Suyati Suyati Syamsu Rijal Syifa Ulfiyana Ramadhanti Taufik Dirin Pathin Tia Mugi Winasih Tifani Silmi Tin Susneti Tiyas Endah Sulistiyanah Tri Yanti Tuti Alawiyah Azzahra Ukar, Kurweni Umi Kharisoh Umi Khomsiyatun Umu Latifah Verlin Aryanti Vina Afiyati Wahyu Septiani Wahyu Septiani Wahyu Widodo Warsito Wilda Fazmi Luvita Windhariyati Dyah Kusumawanti Windy yogiana Wulan, Rahajeng Hapsari Yazid Abdul Qadir Jawaz Mr Yenny Kusumaningrum Yola Dwi Ariani Yuli Eka Firsanti Yuli hana puji utami utami Yulian Purnama Yuliono Yuliono Yuslam Yusuf, Affandy Zahrotul Hidayah Zahwa Aprilita Zidni Choiron Nafi Zulfa Mustofa