Articles
IMPLEMENTASI VIDEO ANIMASI BERBASIS BUDAYA MELAYU MATERI GEOMETRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI SISWA SDN 161 PEKANBARU
Rosa, Yulia;
Alim, Jesi Alexander;
Erlisnawati, Erlisnawati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.2701
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan numerasi siswa serta untuk mengetahui apakah dengan penggunaan video animasi berbasis budaya melayu berbasis budaya melayu materi geometri dapat meningkatkan kemampuan numerasi siswa SDN 161 Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Desain penelitian ini adalah Nonequivalent Control Group Design, yaitu penelitian yang menggunakan dua kelas, yakni kelas kontrol dan kelas eksperimen. Kelas eksperimen akan diberikan perlakuan menggunakan video animasi berbasis budaya melayu dan kelas kontrol mendapatkan perlakuan pembelajaran tanpa menggunakan video animasi berbasis budaya melayu. Penelitian ini memberikan pretest sebelum mendapatkan perlakuan dan memberikan posttest sesudah mendapatkan perlakuan. Berdasarkan hasil analisis data uji hipotesis yang telah peneliti lakukan, diperoleh hasil signifikansi (2-tailed) uji t-test nilai posttest dari kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 0,026. Berdasarkan hasil tersebut didapatkan nilai signifikansi 0,026 < 0,05 sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan hasil uji N-Gain diperoleh hasil 0,45 dengan kategori sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan numerasi siswa dengan menggunakan video animasi berbasis budaya melayu.
ANALISIS PENINGKATAN LITERASI MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR BERBANTUAN AUDIBLE BOOKS
Astuti, Dewi;
Alim, Jesi Alexander;
Aisyah, Siti
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol. 18 No. 1 (2025): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jtp.v18i1.65233
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan literasi matematis siswa sekolah dasar berbantuan Audible books dalam proses pembelajaran. Literasi matematis merupakan kemampuan siswa dalam memahami, menginterpretasi, dan menerapkan konsep matematika dalam berbagai konteks kehidupan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dan desain pretest-posttest control group design yang dilakukan di SD Negeri 14 Bathin Solapan, pada siswa kelas II dengan melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan Audible books dan kelas kontrol pada pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes literasi matematis yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis data setelah perlakuan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata hasil pre-test dan post-test sebesar 26,21 serta perbedaan yang signifikan antara hasil posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05. Dengan demikian, Hₐ diterima dan H₀ ditolak, yang berarti penggunaan Audible books dalam pembelajaran matematika memberikan peningkatan yang signifikan terhadap literasi matematis siswa sekolah dasar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN YOUTUBE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IX
Marlinda, Herika;
Alim, Jesi Alexander;
Ikhsan
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol. 18 No. 1 (2025): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jtp.v18i1.65237
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan YouTube terhadap kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar matematika siswa kelas IX di SMP Negeri 2 Pasir Penyu. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain quasi-experimental. Instrumen penelitian berupa tes berpikir kritis dan angket motivasi belajar yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar matematika siswa menggunakan model PBL berbantuan YouTube dibandingkan dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Kemampuan berpikir kritis siswa kelas kontrol sebesar 40,43% dan 44,57% pada kelas eksperimen dan motivasi hasil belajar siswa pada kelas eksperimen pretest sebesar 42,65% dan kelas eksperimen posttest sebesar 48,10%. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig.) pada kedua variabel lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning berbantuan YouTube dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Youtube Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas IX
Marlinda, Herika;
Alim, Jesi Alexander;
Ikhsan
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Kiprah Pendidikan | April 2025
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/kpd.v4i2.273
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan YouTube terhadap kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar matematika siswa kelas IX di SMP Negeri 2 Pasir Penyu. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain quasi-experimental. Instrumen penelitian berupa tes berpikir kritis dan angket motivasi belajar yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar matematika siswa menggunakan model PBL berbantuan YouTube dibandingkan dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Kemampuan berpikir kritis siswa kelas kontrol sebesar 40,43% dan 44,57% pada kelas eksperimen dan motivasi hasil belajar siswa pada kelas eksperimen pretest sebesar 42,65% dan kelas eksperimen posttest sebesar 48,10%. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig.) pada kedua variabel lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning berbantuan YouTube dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika.
Analisis Peningkatan Literasi Matematis Siswa Sekolah Dasar Berbantuan Audible Books
Astuti, Dewi;
Alim, Jesi Alexander;
Aisyah, Siti
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Kiprah Pendidikan | April 2025
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/kpd.v4i2.275
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan literasi matematis siswa sekolah dasar berbantuan Audible books dalam proses pembelajaran. Literasi matematis merupakan kemampuan siswa dalam memahami, menginterpretasi, dan menerapkan konsep matematika dalam berbagai konteks kehidupan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dan desain pretest-posttest control group design yang dilakukan di SD Negeri 14 Bathin Solapan, pada siswa kelas II dengan melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan Audible books dan kelas kontrol pada pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes literasi matematis yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis data setelah perlakuan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata hasil pre-test dan post-test sebesar 26,21 serta perbedaan yang signifikan antara hasil posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05. Dengan demikian, Hₐ diterima dan H₀ ditolak, yang berarti penggunaan Audible books dalam pembelajaran matematika memberikan peningkatan yang signifikan terhadap literasi matematis siswa sekolah dasar.
A Validation Study of Cultural Awareness Related Mathematics for Primary School Using Rasch Model
Iranti, Agna Dewi;
Putra, Zetra Hainul;
Alim, Jesi Alexander
JOURNAL OF TEACHING AND LEARNING IN ELEMENTARY EDUCATION (JTLEE) Vol. 7 No. 2 (2024): August 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/
This study aims to develop and test the feasibility of students' culturalawareness items. The method used in this study is quantitative. A total of 24 items were developed to measure cultural awareness, and the research subjects consisted of 23 students. Data analysis was carried out using the Rasch model. The results showed that of the 24 items developed, 20 items were declared feasible to use, with each person and item reliability showing relatively high values. However, some items still need to be improved to improve their ability to measure more diverse students' cultural awareness.
Correlation between Elementary School Students’ Mathematics Self-Efficacy and Motivation
Mulyani, Eva Astuti;
S, Annisa Kasdiyanti;
Ain, Siti Quratul;
Alim, Jesi Alexander
JOURNAL OF TEACHING AND LEARNING IN ELEMENTARY EDUCATION (JTLEE) Vol. 3 No. 1 (2020): February 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/
This research aims to determine the positive and significant correlation between mathematics self- efficacy and motivation of elementary school students. This type of research is quantitative using the correlation method. The population of this research was all fifth grade students of Elementary School in Cluster I of Marpoyan Damai District in Pekanbaru, which totaled 705 students. The research sample consisted of 183 students who were selected using cluster techniques. Data collection was carried out using a mathematics self-efficacy questionnaire and a motivation questionnaire and documentation, and the hypothesis was tested using the product moment correlation test and t test. The results showed that there was a positive correlation between mathematics self-efficacy and motivation of fifth grade elementary school students, indicated by a correlation coefficient of 0.353 with a fairly strong relationship category, and there was a significant correlation between mathematics self-efficacy and motivation of fifth grade elementary school students, as seen from the tcount = 5.078, greater than ttable = 1.653, at a significance of 5%. The contribution made mathematics self-efficacy to motivation is equal to 12.5%.
Development of an RME-Based Hypothetical Learning Trajectory of Least Common Multiple for Elementary School Students
Napitupulu, Rika Cintya;
Alim, Jesi Alexander;
Hermita, Neni;
Ibrahim, Bedriati
JOURNAL OF TEACHING AND LEARNING IN ELEMENTARY EDUCATION (JTLEE) Vol. 4 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/
This study aims to develop an RME-based hypothetical learning trajectory of least common multiple for elementary school students. This study used research & development based on the Plomp development model. The subjects of this study were 9fourth grade elementary school students in Pekanbaru, Riau. The data of this study was collected by distributing questionaires and conducting interviews. The data collected was analysed by using descriptive and quantitative analysis. The results indicated that the hypothetical learning trajectory developed was very valid with an average score of 84.37% and was very practical with an average score of 89.38% from the students and 88.89% from the teachers. Therefore, the RME-based hypothetical learning trajectory of least common multiple can be further used by elementary school students and teachers.
Analysis of the Among System-Based Discovery and Inquiry Learning Models
Hermita, Neni;
Putra, Zetra Hainul;
Alim, Jesi Alexander;
Fitriani, Mike;
Nasien, Dewi;
Mahbubah, Khoiro
JOURNAL OF TEACHING AND LEARNING IN ELEMENTARY EDUCATION (JTLEE) Vol. 5 No. 2 (2022): August 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/
This study compares the syntax of the discovery learning and inquiry learning models based on the Among system. This research was a descriptive type of research and used a comparative design. The method of data collection in this research was a literature study. The literature study used is research that is in accordance with the research of researchers and the latest research. The results found that the learning model of discovery learning and inquiry learning based from the Among system was very well implemented in elementary schools. The use of these various models can be adapted to the needs of the educator. Along with the literature study, these two models can support students' abilities and create meaningful learning for students.
Learning statistics using realistic mathematics education: A case of fifth-grade students of elementary school
Widyanthi, Astri;
Fatmawilda, Fatmawilda;
Putra, Zetra Hainul;
Alim, Jesi Alexander
JOURNAL OF TEACHING AND LEARNING IN ELEMENTARY EDUCATION (JTLEE) Vol. 6 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/
This study aims to describe realistic mathematics education (RME) in helping students' understanding of concepts in statistical material about data collection. This research uses descriptive qualitative research methods with a design research approach. The subjects of the study were 29 fifth-grade students of a public school in Pekanbaru, Riau, Indonesia. The results of this study show that RME is applied in learning with the following steps, namely first, providing and explaining contextual problems to be solved by students; second, students solve contextual problems for mathematical models in their own way; third, discuss and compare each problem solving given by students; Fourth, students conclude and summarize the learning concept. From these activities, students can develop knowledge and skills in collecting and presenting data.