p-Index From 2021 - 2026
19.885
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Mimbar PGSD Undiksha Kolaboratif Jurnal Demokrasi Bioeducation Journal Jurnal Pendidikan Jurnal Ketahanan Nasional BioCONCETTA Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Al Ishlah Jurnal Pendidikan Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Proceedings of the 1st UR International Conference on Educational Sciences Jurnal PIPSI: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education International Journal of Research in Counseling and Education JURNAL EKSAKTA PENDIDIKAN (JEP) JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Basicedu VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Aulad : Journal on Early Childhood Journal on Education International Journal of Educational Dynamics (IJEDS) MUHARRIK: JURNAL DAKWAH DAN SOSIAL Global Conference Index JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Journal of Civic Education EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN SOSHUM : Jurnal Sosial dan Humaniora [Journal of Social Sciences and Humanities] Menara Ilmu Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika International Journal for Educational and Vocational Studies JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Jurnal Pendidikan dan Konseling SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Journal of Vocational Education Studies (JOVES) Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) At-Tarbawi : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan UTAMAX : Journal of Ultimate Research and Trends in Education Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Indonesian Journal of Instructional Media and Model Journal of Social, Humanity, and Education JURNAL CERDAS PROKLAMATOR International Journal of Humanities Education and Social Sciences Jurnal Basicedu Journal of Education, Cultural, and Politics ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah JPOL: Journal of Pedagogy and Online Learning CONSEN: Indonesian Journal of Community Services and Engagement Langgam International Journal of Social Science Education, Art and Culture Journal of Vocational Education and Information Technology (JVEIT) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Al-DYAS : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Indonesian Research Journal on Education Lemma: Letters of Mathematics Education Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Ideologi dan Konstitusi Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

ANALISIS PENDAHULUAN PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN GEOMETRI BERBASIS ETNOMATEMATIKA RUMAH GADANG DI SMP KELAS VII Herdi Setiawan; Ahmad Fauzan; Azwar Ananda; Mukhaiyar Mukhaiyar
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.808 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i2.4574

Abstract

Berdasarkan observasi dan wawancara yang dilakukan di beberapa sekolah menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik masih berada pada kategori rendah, selain itu, perangkat pembelajaran yang digunakan selama ini belum dikaitkan dengan budaya sekitar peserta didik, pendidikan tidak bisa dilepaskan dari peran serta budaya dan masyarakat karena proses perkembangan individu peserta didik sangat memerlukan lingkungan belajar yang baik. Untuk mengatasi permasalahan ini dibutuhkan perangkat pembelajaran yang mampu mengintegrasikan pembelajaran di sekolah dengan lingkungan sekitar peserta didik yaitu perangkat pembelajaran geometri berbasis etnomatematika rumah gadang berupa RPP dan LKPD yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang dilaksanakan dengan model pengembangan Plomp. Model pengembangan Plomp terdiri atas tiga tahap, yaitu tahap analisis pendahuluan, tahap pengembangan prototipe, dan tahap penilaian. Peneliti melakukan Analisis pendahuluan berupa Analisis kebutuhan, Analisis peserta didik, Analisis Kurikulum dan Analisis Konsep untuk mengetahui perangkat seperti apa yang dibutuhkan oleh Guru dan Peserta didik. Berdasarkan analisis ditemukan bahwa peserta didik membutuhkan suatu perangkat pembelajaran matematika yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan sesuai dengan budaya sekitar. Untuk mencapai perangkat pembelajaran yang seperti itu maka diperlukan perangkat pembelajaran Geometri berbasis etnomatematika Rumah Gadang.
OBSERVASI AWAL DALAM PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS PESERTA DIDIK SMAN 12 PADANG Rurisman Rurisman; Azwar Ananda; Mukhaiyar Mukhaiyar; Arnellis Arnellis
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.965 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i2.4600

Abstract

Good learning tools will make students have good mathematical reasoning abilities. This type of research is a qualitative descriptive research. Preliminary observations aimed to find, review and explain (1) the mathematical reasoning abilities of students at SMAN (2) the conditions and forms of learning tools used and developed by teachers (3) as a basic consideration in continuing research on the development of learning tools based on contextual approaches in improve students' mathematical reasoning abilities. The results of observations made at SMAN 12 Padang, it was found that the learning tools used were not maximally related to contextual matters, so that the learning that students went through was less meaningful. The learning tools used are still somewhat general and less able to improve students' mathematical reasoning abilities. An approach that can accommodate learning tools so that related learning is more meaningful is the contextual approach. Based on this, follow-up is needed in the form of research on the development of contextual-based learning tools to improve the mathematical reasoning abilities of high school students.
HUBUNGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME TERHADAP KECEMASAN BELAJAR MAHASISWA DINTINJAU DARI SELF- REGULATED LEARNING Yulia Rizki Ramadhani; Azwar Ananda; Mukhaiyar Mukhaiyar
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.348 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i2.4617

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat ada atau tidaknya hubungan pendekatan konstruktivisme terhadap kecemasan mahasiswa yang ditinjau dari kemampuan self- regulated learning. Metode penelitian ini merupakan pendekatan penelitian kuantitatif. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner pada variable self- regulated learning dan kecemasan mahasiswa yang disebar melalui google form. Sebelum melakukan penyebaran instrument, maka dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Selanjutnya melakukan uji normalitas dan uji linearitas serta uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh terdapat adamya hubungan antara self-regulated learning dan kecemasan akademik. Mahasiswa yang mampu menerapkan self-regulated learning dengan baik akan mengalami kecemasan akademis yang lebih rendah.
PEMIKIRAN KONSTRUKTIVISME DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN Siska Nerita; Azwar Ananda; Mukhaiyar Mukhaiyar
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.538 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i2.4634

Abstract

Aliran filsafat dapat digunakan dalam pendidikan, sebagai pendidik tentu harus dapat memilih suatu aliran yang cocok digunakan dalam pendidikan terutama dalam proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan menjelaskan konsep konstruktivisme dan implementasinya dalam pembelajaran. Metode yang digunakan studi literatur dengan cara pengumpulan Informasi yang didapatkan dari berbagai buku, jurnal dan literatur lainnya. Dari informasi yang didapatkan bahwa konstruktivisme didasarkan pada perspektif psikologis dan filosofis bahwa individu membentuk atau mengkonstruksi banyak hal yang dipelajari dan dipahami. Dasar pemikiran konstruktivisme adalah pengetahuan merupakan hasil konstruksi manusia satu prinsip psikologi pendidikan menyatakan guru tidak memberikan pengetahuan kepada siswa. proses belajar tidak dapat dipisahkan dari aksi (aktivitas) dan interaksi, karena persepsi dan aktivitas berjalan seiring secara dialogis. Belajar merupakan proses penciptaan makna sebagai hasil dari pemikiran individu melalui interaksi dalam suatu konteks sosial dan teori konstruktivisme ini sangat cocok diterapkan pada kurikulum merdeka khusus pada projek penguatan profil pancasila.
PERBANDINGAN SISTEM PENDIDIKAN NEGARA JEPANG DAN INDONESIA Adek Nilasari Harahap; Azwar Ananda; Nurhizrah Gistituati; Rusdinal Rusdinal; Tinur Rahmawati
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i1.5272

Abstract

Indonesia and Japan have different education systems. The Japanese and Indonesian education systems each have unique advantages and disadvantages. Indonesia is currently ranked 72 out of 77 countries, Indonesia's education system needs greater attention. There are many education experts born in Indonesia who can improve the education system in Indonesia. Indonesia's education system is moving on the right track. Comparing Indonesia with countries that have strong education systems, such as Japan, is one strategy to move the Indonesian education system in the right direction. with countries that have strong educational institutions, such as Japan. Children in Japan are taught moral principles, politeness, and discipline starting from the age of 0 to 4. Children in Japan who have reached the fourth grade of elementary school have to take exams that are not too tough for other students. Exams that are not too burdensome for students. The Japanese education system has a lot to offer Indonesia.
KOREA DAN JEPANG : ANALISIS PERBANDINGAN SISTEM PENDIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI MASA DEPAN Rahmi Putri; Rusdina Rusdina; Azwar Ananda; Nurhizrah Gistituati
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i1.5297

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana kesamaan sistem pendidikan Jepang dan Korea Selatan muncul sepanjang abad ke-20 dan menyelidiki alasan di balik perbedaan mereka di tahun 1990-an dengan munculnya kebijakan TIK dalam pendidikan. Menggunakan analisis naratif dan perbandingan berorientasi kasus, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana elemen politik dan ekonomi Jepang dan Korea Selatan memengaruhi cara mereka mengembangkan sistem pendidikan yang serupa dan bagaimana perubahan elemen tersebut kemudian mengalihkan arah dari masing-masing sistem. Sistem pendidikan Jepang dan Korea Selatan memiliki kesamaan karena kombinasi modernisasi, kolonisasi, dan konservatisme. Namun, perubahan lanskap politik dan ekonomi Korea Selatan menghasilkan sistem yang siap untuk reformasi dramatis, sementara Jepang mempertahankan kelanjutan pihak pembuat keputusan sebelumnya, yang mengakibatkan perubahan yang kurang aktif. Hasil ini berkontribusi pada perbedaan sistem pendidikan dengan munculnya kebijakan TIK. Pembuat kebijakan dapat melihat bagaimana sistem pendidikan yang serupa dapat berubah dengan munculnya teknologi baru dan faktor apa yang dapat mempengaruhi adopsi teknologi pendidikan. Studi ini memperluas studi yang membandingkan Jepang dan Korea Selatan ke dalam bidang pendidikan. Studi ini mengilustrasikan alasan komprehensif di balik persamaan dan perbedaan yang terlihat antara sistem pendidikan Jepang dan Korea Selatan
STUDI KOMPARATIF KURIKULUM MATEMATIKA SEKOLAH DASAR INDONESIA DAN AUSTRALIA Rilla Gina Gunawan; Eri Rozika; Rusdinal Rusdinal; Nurhizrah Gistituati; Azwar Ananda
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i1.5304

Abstract

Education policies certainly vary from country to country. To achieve the main goal of education, the Indonesian and Australian governments should work to improve the quality of education in their respective countries by conducting possible curriculum comparisons with other countries. The main objective of this study is to compare the primary school mathematics curriculum in Indonesia and Australia. What are the parallels and differences between the paradigms embedded in the Australian and Indonesian curricula? The research also aimed to find information that would allow a more thorough comparison of the two countries' education systems and mathematics curricula. Mathematics curricula and textbooks from both countries were analyzed for this study, making document analysis the main methodological choice. The research method used was a comparative analysis using qualitative techniques conducted to highlight the similarities and differences between the two. Results show that the Australian mathematics curriculum follows the guidelines set by the National Mathematics Standards Teacher Council of the United States, New Zealand, Finland and the United Kingdom. The topics covered outline the curriculum to be presented to students i.e. Comprehension, fluency, problem solving and reasoning are all addressed as part of the skillset. It is different with Indonesia which is currently using the 2013 curriculum. The 2013 curriculum which is often called Kurtila is a competency-based curriculum. Competency-based curriculum is a curriculum designed to help students learn and practice the skills and knowledge covered in the SKL.
STUDI KOMPARATIF SISTEM PENDIDIKAN INDONESIA DAN JEPANG Rurisman Rurisman; Azwar Ananda; Nurhizarah Gistituati; Rusdinal Rusdinal; Yerizon Yerizon
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i1.5306

Abstract

Sistem pendidikan merupakan aspek penting dalam pembangunan suatu negara dan memiliki dampak yang signifikan terhadap perkembangan masyarakat dan ekonomi. Artikel ini bertujuan untuk melakukan studi komparatif antara sistem pendidikan Indonesia dan Jepang dengan tujuan untuk mengidentifikasi perbedaan dan kesamaan antara kedua sistem tersebut. Studi ini menggunakan pendekatan komparatif untuk menganalisis kebijakan, struktur, kurikulum, metode pengajaran, serta hasil dan prestasi pendidikan dalam kedua negara. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari berbagai literatur, laporan, dan studi sebelumnya yang telah dilakukan oleh para peneliti pendidikan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendidikan Indonesia dan Jepang memiliki perbedaan signifikan dalam beberapa aspek. Secara umum, pendidikan di Jepang dikenal dengan pendekatan yang sangat terstruktur, fokus pada disiplin, serta memiliki kurikulum yang ketat dan terstandarisasi. Di sisi lain, sistem pendidikan Indonesia memiliki keberagaman yang lebih besar dalam hal kurikulum, metode pengajaran, dan keterlibatan komunitas lokal dalam pendidikan.Meskipun demikian, kedua sistem pendidikan ini juga memiliki kesamaan dalam beberapa aspek. Keduanya memiliki penekanan yang kuat pada pengembangan karakter dan nilai-nilai moral, serta pentingnya kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan anak-anak.Studi ini memberikan wawasan yang penting dalam memahami perbedaan dan kesamaan antara sistem pendidikan Indonesia dan Jepang. Dalam konteks globalisasi dan tantangan yang dihadapi dalam dunia pendidikan saat ini, pengetahuan tentang sistem pendidikan negara lain dapat menjadi sumber inspirasi dan pembelajaran untuk pengembangan sistem pendidikan yang lebih baik di masa depan
Kemampuan Membaca Kritis dalam Kurikulum Pendidikan di Turki dan Indonesia: Sebuah Analisis Perbandingan Yulia Rizki Ramadhani; Azwar Ananda; Nurhizrah Gistituati; Rusdinal Rusdinal; Yuswin Harputra
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i1.5311

Abstract

This study compares the Turkish and Indonesian education curricula regarding critical reading skills. Critical reading is important for understanding and evaluating texts critically, rationally, and reflectively. In this study, data was collected from both countries to compare their critical reading skills using the comparative descriptive method. The Turkish Language Curriculum (TLCC) has a teaching hierarchy that allows for gradually developing reading skills according to grade level. The focus is on higher-order thinking skills such as classifying, interpreting, critiquing, and evaluating texts. TLCC teaches reading strategies, identifying main ideas, and evaluating media texts. In Indonesia, the Merdeka Curriculum emphasizes critical and creative thinking in reading learning. The approach is student-centered and actively engages students in the learning process. It also focuses on developing creativity, scientific reasoning, reflection, and applying Pancasila values. In conclusion, TLCC provides a gradual teaching structure and focuses on higher-order thinking skills, while the Merdeka Curriculum in Indonesia encourages critical and creative thinking in broader learning. It is recommended to improve student feedback, use diverse reading materials, and integrate concrete steps in developing reading skills with critical and creative thinking.
STUDI KOMPARATIF PENDIDIKAN KARAKTER DI NEGARA INDONESIA, MALAYSIA, DAN JEPANG Nonong Amalita; Azwar Ananda; Nurhizrah Gistituati; Rusdinal Rusdinal
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i1.5314

Abstract

Character problems in school-age children who deviate from the norms and values ​​in society. This is a problem in society. For this reason, character education is needed, especially in schools. Several countries have implemented character education in the school curriculum, for example Indonesia, Malaysia and Japan. Furthermore, the governments of the three countries have made character education a topic of discussion and priority in human resource development. Through character education, quality human beings are produced in all dimensions of personality. The purpose of this research is to describe and compare character education in Indonesia, Malaysia and Japan. This type of research is qualitative research with a literature study approach. Next, character education will be described and compared in the three countries.
Co-Authors Abdul Razak Abdulah Ade irma suryani Ade Irma Suryani Adek Nilasari Harahap Afifah Asra Afnita, Nora Afriani Afriani Afriva Khaidir Agustin Wela Sasih Ahmad Fauzan Ainul Mardiyah, Ainul Ajeng Irani, Hesti Al Rafni Alchonity Harika Fitri Alvin Gumelar Hanevi Amelia, Denia Ameliana Agustia Ningsih Amin Akbar Amran, Asrizal Ali Anggreni Bako anwar, yenita Apaking Basuki Ardi Ardi Ardiana, Elsa Ardipal Ardipal Arina, Novra Ariyani, Reza Arnellis Arnellis Arsilawita, Arsilawita Ashifa, Nurul Asyhari, Hasan Atmazaki Atmazaki Aulia Afza, Aulia Aulia Rahuma Aysi, Rohadatul Ayu Mustika Sari Azizah, Cici Nur Berry Devanda BP, Silvia Anggreni Buchari Nurdin Burhanuddin Burhanuddin Cece Putriani Daharnis Daharnis Darmansyah Delvia Yurmanita Demina Demina Depi Elpina Devi Laura, Rifky Dewi Murni Dewi, Susi Fitria Dian Dwita Indah Sari Diana Besni Dika, Filla Dina Sukma Dinelti Fitria Eka Vidya Putra Ekasyafutra, Ekasyafutra Eldariani, Rahmi Eline Yanty Putri Nasution Elpalina, Srimutia Elpina, Depi Elvira Petriani Emizal Amri, Emizal Erda Fitriani Erda Fitriani Eri Rozika Erianjoni Erianjoni Etmi Hardi Fadil Rahman Rezhki Fahira, Salsabilla Luthfian Fahmi Kafillah Falma, Fris Okta Fatmariza Fatmariza Fatmariza febraningsih Febraningsih Ferdyan, Rhavy Fernando, Robi Festiyed Firdayani, Mei Bunga Firman Firman Fitri, Rahmadhani Fitrisia, Azmi Frea Purnama Ghani Syuhada Putra Giastituati, Nurhizrah Gunawan, Rilla Gina Gusril, Gusril Gustiati, Nurhizrah Gustiawan, Pandri Hafizah Hafizah Hafizah Hafizah Hafizhah Hamim Nasution Hani Aprida Harahap, Adek Nilasari Harahap, Tinur Rahmawati Harris Effendi Thahar Hasrul Hasrul Hasrul, Hasrul Hasrul Piliang Heldi Heldi, Heldi Helmi Hasan Hendra Hidayat Hendra Naldi hendriani, maifit Henni Muchtar Herdi Setiawan Hertiani, Rahmi Hervi, Fauziah Ideal Putra Idris Idris Ifa Khairun Nisa' Indah Merdisa, Feby Indrawadi, Junaidi Irdhan Epria Darma Putra Irvan Yasman, Muhammad Irwan Irwan Isnarmi Moeis Izaturahmah, Izaturahmah Jalius Jama Jasrial Joesa Yolandari Karmila, Roza Khairani Khairani Khairani Khairani Khurnia Eva Nilasari Kurniawan Kurniawan Lenggogeni, Putri Lesmana, Eka Lianda, Febi Dwi M Roni Marcelina, Lisa MARIA BINTANG Maria Montesori Maria Montesori Maria Montesori Maria Montessori Marzam Marzam Mayuni Pitri, Nazia Meria Ultra Gusteti Meylanie Rahma Fitri Monica Tiara Monica Tiara Montesori, Maria Muhammad Ramez Muhammad Refdinal Muji, Anggarda Paramita Mukhaiyar Mukhaiyar Mukhaiyar Mukhaiyar Mukhaiyar, Mukhaiyar Muktadil Arya Nugraha Mulyana, Fitri Nasution, Hafizhah Hamim Neancy Octavialis Nesti, Tirza Nidya Fitri Nonong Amalita Nora Afnita Noveliani, Dinda Novi Novi Novika Sari, Winda Novriunanda, Dhea Nur Aini Nurhayati Nurhidayati Nurhidayati Nurhizarah Gistituati Nurhizrah Gistituati Nurhizrah Gistituati Nurhizrah Gistituati Nurhizrah Nurhizrah Nurman S Nurman S Nurul Fitri Yani Nurwijayanti Putra, Berkah Adityo Szauli Qurba, Al-Qanit Rahima, Afifa Rahma Julita Rahmi Fauzia Rahmi Putri Rahmi, Rika Rahmi, Tysa Sufia Ramadani, Yori Ramadhan Sumarmin Ramadhani, Nadila Ramadhani, Yulia Rizki Ramadhanty, Suci Prischa Randa, Gia Gusti Ratna Rosima Wulandari Ratna Sari, Rina Reno Fernandes Rhavy Ferdyan Rhomiy Handican Rhona Sandra Ridwan, Ridwan Rifmasari, Yessi Rilla Gina Gunawan Riva Darwata, Siti Riza Desriandi Rizal, Putri Syahrani Rizky Ramadhani Romi Mesra Rona Taula Sari, Rona Taula Rosa Fitria Zonti Rozani, Devi Rurisman Rurisman Rusdina Rusdina Rusdinal Rusdinal Rusdinal Rusdinal Rusdinal Rusdinal Rusdinal Rusdinal Rusdinal Rusdinal Rusdinal Rusdinal Rusdinal Rusdinal Rusdinal Rusdinal, Rusdinal Sa'diyah, Halimatun Sabela, Zahra Salsa Billa Salsabila, Vania Sanjaya, Ibnuh Saputra, Andra Saputri, Rahmawati Sari, Vita Monika Sari, Widia Permata Septiani, Depi Siska Nerita Siti Fatimah Siti Fatimah SITI FATIMAH Solly Aryza Sri Mariya Suci Pratiwi Sulaiman Sulaiman Suryanef Suryanef Suryani, M.Pd, Ade Irma Syafri Anwar Syahriani, Fadilla Syamsul Amar B Tika Miranda Asra Tinur Rahmawati Tri Widiyanti, Sukma Tuti Rahmi Ulhasna, Nisa Ulya, Desi Valeri, Muhammad Afrinaldi Vevi Sunarti Vingki Elpani Putri Vini Wela Septiana Wahdina Yola Safitri Wahyudi Saputra Wandi, Joni Indra Widyaliza Fitri Islamy Wienda Gusta Wildawati Wildawati Wita, Gusmira Wiwik Maladerita Wiwik Maladerita Yana, Winda Arma Yeni, Fetri Yenita Anwar Yerizon Yerizon Yolandari, Joesa Yudiana, Yudiana Yufriadi, Ferdi Yuhasnil, Yuhasnil Yulanda, Yola Yulfia Nora Yuli Zarnita Yulia Almira Yulia Rizki Ramadhani Yuliani Fitri Yulianti, Dedek Yulinda Ningsih Yundari, Yundari Yurni Suasti Yurni Suasti Yusman, Ahmad Fauzan Yusna Wenti Yusnanik Bakhtiar yusra, alfajri Yuswin Harputra Z. Mawardi Effendi Zahratul Azizah Zakiy, Maulana Az Zikri, Ahmad Zulhendri Zuwirna Zuwirna Zuwirna