p-Index From 2021 - 2026
17.517
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Cakrawala Pendidikan Mimbar PGSD Undiksha Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Melintas An International Journal of Philosophy and Religion Jurnal Sekolah Dasar Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan MAGISTRA: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran International Journal of Community Service Learning International Journal of Language and Literature WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research International Journal of Natural Science and Engineering International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Journal on Education Musamus Journal of Primary Education MAGISTRA: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Musamus Journal of Language and Literature Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pendidikan Guru (JPG) PrimEarly : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini (Journal of Primary and Early Childhood Education Studies ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Journal for Lesson and Learning Studies Indonesian Gender and Society Journal CITIZEN: Jurnal Ilmiah Mulitidisiplin Indonesia Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Mimbar Pendidikan Indonesia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Instruction Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JUKIM) Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia Sharing: Journal Of Islamic Economics, Management And Business LOKAKARYA Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Indo Green Journal Aktual : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Penggerak JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Contemporary Journal of Applied Sciences (CJAS) Jurnal Pendidikan IPA Indonesia International Journal of Education, Vocational and Social Science Indo Green Journal Jurnal Pendidikan Progresif Journal of Innovation and Learning Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Educational Journal Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin dalam Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Diantari, Ni Made Putri; Rati, Ni Wayan; Werang, Basilius Redan
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang diterapkan kepala sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter dan budaya sekolah dasar di Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli. Pendidikan karakter dan budaya sekolah berakar pada nilai-nilai moral, sosial, dan budaya dalam masyarakat serta menjadi pedoman perilaku seluruh warga sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus untuk menggali strategi kepala sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter dan budaya sekolah. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara kepada sepuluh kepala sekolah dasar dan data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya berbagai permasalahan perilaku peserta didik yang menunjukkan lemahnya penerapan nilai-nilai karakter dan budaya sekolah, sehingga diperlukan strategi kepala sekolah sebagai pemimpin dalam mengelola dan mengarahkan seluruh warga sekolah. Hasil penelian ini menampilkan dua tema terkait strategi penguatan karakter siswa, yaitu: kepala sekolah sebagai role model, dan integrasi nilai karakter dalam kurikulum, dan tiga tema terkait strategi penguatan budaya sekolah, yaitu: pembiasaan sikap positif, penguatan ritual religius, dan kerja sama dengan masyarakat dan desa adat. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar kepala sekolah selalu mengoptimalkan perannya sebagai pemimpin dan teladan dalam penguatan pendidikan karakter dan budaya sekolah melalui keteladanan, pembiasaan positif, integrasi nilai karakter dalam pembelajaran, serta pengembangan program berbasis kearifan lokal.
Evaluasi Efektivitas E-Rapor Dengan Pendekatan Model CIPP di SMA Negeri Kabupaten Sumba Timur Pay, Melinda Safira Remi; Sulindawati, Ni Luh Gede Erni; Werang, Basilius Redan
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1418

Abstract

Menganalisis secara terpisah maupun bersama komponen context, input, process, product dan kendala-kendala yang terjadi dalam pelaksanaan sistem informasi manajemen e-rapor di SMA Negeri Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini menggunakan model CIPP. Populasi yang diteliti berjumlah 110 orang, yang terdiri dari keseluruhan guru di tiga SMA Negeri Kabupaten Sumba Timur yaitu SMA Negeri Lewa Tidahu, SMA Negeri 1 Nggoa, dan SMA Negeri 1 Lewa. Sampel penelitian terdiri dari 107 guru. Data pada setiap variabel dalam penelitian ini diperoleh melalui kuisioner yang mengacu pada skala likert 1-4. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Efektivitas sistem informasi manajemen e-rapor diukur dengan mengubah skor mentah menjadi Z-skor, kemudian ditransformasikan menjadi T-skor serta diverifikasi ke dalam Kuadran Glickman. Kendala-kendala yang terjadi dalam penerapan sistem informasi manajemen e-rapor telah dicarikan alternatif solusinya, yang mencakup pengelola program yang masih berstatus honorer, struktur organisasi yang perlu diperbaiki, keterbatasan kemapuan pendidik, dana yang masih terbatas, jaringan internet yang kurang memadai, serta kurangnya sosialisasi mengenai pedoman program e-rapor.
PROBLEMATIKA PENDIDIKAN INKLUSI DAN TINJAUAN ETIS BERDASARKAN NILAI-NILAI KRISTEN Ester, Eden Eidelyn; Suciningsih , Ni Made; Witari, Ni Made Raka; Werang, Basilius Redan
Jurnal Penggerak Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v7i2.133

Abstract

Pendidikan inklusi bertujuan memberikan hak belajar yang sama kepada semua siswa, termasuk anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus. namun dalam penerapannya di Indonesia masih ada beberapa hambatan, seperti kurangnya komptenesi guru, fasilitas, stigma di masyarakat, dan kebijakan yang belum cukup baik. Hal-hal ini menunjukkan bahwa sistem pendidikan inklusi belum berjalan dengan adil dan berkeadilan. Penelitian ini mencoba memahami masalah dalam pendidikan inklusi di Indonesia dari perspektif etika Kristen. Hasilnya menunjukkan bahwa kelemahan dalam menerapkan pendidikan inklusi mencerminkan ketidakmampuan sistem pendidikan untuk menghargai harga diri manusia sebagai gambar Allah, kurangnya sumber daya pendidikan yang memadai, serta rendahnya sikap hospitalitas di lingkungan belajar. Oleh karena itu, pendidikan inklusi perlu dilihat melalui pendekatan etika Kristen yang memperhatikan harga diri manusia, keadilan, dan sikap hospitalitas sebagai dasar dalam membuat kebijakan dan praktek pendidikan.
Pemerataan Pendidikan dengan Program Sarjana Mendidik Daerah Terluar, Tertinggal, dan Terdepan (SM3T): Equalizing Education with the Undergraduate Program Educating Outermost, Disadvantaged, and Frontier Regions (SM3T) Sumardi, Santi Widya; Wati, Ni Putu Angara; Werang, Basilius Redan
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i3.4913

Abstract

Pemerintah Republik Indonesia dalam membangun pendidikan di Indonesia berpegang pada salah satu tujuan bangsa Indonesia yang tertera dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 Alinea keempat yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Pentingnya peran pendidikan mendorong pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat. Kualitas pendidikan bervariasi dengan daerah perkotaan sering kali memiliki fasilitas dan guru yang lebih baik dibandingkan dengan daerah terpencil. Tidak adanya kesetaraan dalam pendidikan menghambat pembangunan infrastruktur dan kesetaraan tenaga pendidik. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, dimana peneliti mengumpulkan, menganalisis, dan menafsirkan berbagai sumber data yang relevan dari literatur yang sudah ada. Pemerataan akses pendidikan khususnya di daerah 3T merupakan hal mutlak yang harus dilakukan. Program SM3T menekankan pentingnya nilai-nilai kebangsaan dan semangat patriotisme. Para peserta didorong untuk melihat pendidikan sebagai sarana mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana diamanatkan oleh para pendiri negara Indonesia. Mereka diharapkan memiliki kesadaran yang kuat bahwa mengajar di daerah 3T bukan sekedar pekerjaan, tetapi sebuah panggilan untuk berkontribusi pada pembangunan bangsa. Dengan demikian, program ini tidak hanya menghasilkan pendidik yang berkualitas, tetapi juga pendidik yang memiliki komitmen tinggi untuk memajukan pendidikan di seluruh pelosok negeri demi tercapainya cita-cita bangsa. Proses pemerataan pendidikan ini tentunya tidak hanya dilakukan oleh pemerintah atau negara. Proses pemerataan akses pendidikan ini harus dilakukan secara komprehensif oleh semua pihak yang ada di dalam bangsa Indonesia. Pemerataan akses pendidikan tidak akan berhasil tanpa adanya kerja sama yang baik antara berbagai pihak termasuk juga kesadaran yang dimiliki oleh masyarakat daerah 3T itu sendiri. Sehingga apabila pemerataan akses pendidikan ini dapat tercapai akan menjadi kekuatan modal pembangunan bangsa Indonesia ke depan.
Upaya Dalam Pemerataan Pendidikan di Daerah Terpencil: Efforts To Equalize Education In Remote Areas Indrayani, Ketut Aries; Musdarwinsyah; Werang, Basilius Redan
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i3.4914

Abstract

Pendidikan adalah salah satu hal yag memegang peranan penting dalam siklus kehidupan manusia. Salah satu faktor utama yang menjadi ketimpangan yaitu belum meratanya akses pendidikan di Indonesia. Banyak daerah di Indonesia, khususnya di daerah terpencil dan tertinggal yang belum menikmati pendidikan yang serata dengan daerah-daerah lain. Studi ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia terhadap ketimpangan pemerataan pendidikan di daerah terpencil di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini yaitu menggunakan metode studi literatur mengenai peningkatan kesetaraan akses pendidikan di daerah terpencil. Zed dalam penelitian mengatakan bahwa sebuah metode studi literatur merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan metode pengumpulan data dalam pustaka, membaca dan mencatat, serta mengelola bahan penelitian. Hasil penelitian menjelaskan bahwa ketidakmerataan akses pendidikan di Indonesia, terutama di wilayah terpencil, telah berdampak luas pada keterbelakangan ekonomi dan ketimpangan sosial masyarakat. Upaya yang harus dilakukan untuk mengatasi faktor-faktor penyebab pendidikan tidak merata di Indonesia meliputi meningkatkan kualitas dan kuantitas guru, membangun sekolah-sekolah di beberapa daerah terpencil, memberikan pendasaran untuk menjamin, memberikan dan melindungi hak-hak warga negara khususnya dalam dunia pendidikan sesuai dengan pasal 31 UUD NRI 1945 dan UU No 39 tahun 1999. Pemerintah bersama beberapa organisasi swasta telah berupaya mengurangi kesenjangan di daerah terpencil melalui berbagai program kebijakan, SM-3T (Sarjana Mendidik di Daerah Terluar, Tertinggal, Terpencil), peningkatkan produktivitas ekonomi dan kesejahteraan sosial dan Indonesia Mengajar. Dengan sinergi antara berbagai pihak, diharapkan ketimpangan pendidikan di Indonesia dapat berkurang, dan akses terhadap pendidikan yang berkualitas dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat, termasuk di daerah terpencil.
Literacy Problems of Reading, Writing and Numeracy through a Student Approach at SLB Negeri 2 Buleleng Setiawati, Ni Kadek; Kadek Prima Dwijayanti AK; Pertiwi, Komang Diah Ari; Werang, Basilius Redan
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i3.5009

Abstract

This study aims to analyze the challenges of reading, writing, and numeracy literacy among students at Special Needs Schools (SLB) with mild intellectual disabilities (mental retardation) as an effort to improve life skills and educational inclusion. This research used qualitative methods with a descriptive approach, conducted at SLB Negeri 2 Buleleng. The focus of the research included students' reading, writing, numeracy, obstacles experienced by students with special needs, and teachers' approaches to learning. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, which were then analyzed descriptively through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results revealed two categories of significant barriers. First, intrinsic cognitive barriers include difficulty understanding abstract concepts such as ratios and number patterns, below-average IQ, and information processing limitations that impact learning speed and memory. Second, learning and environmental challenges include low practice, inappropriate teaching methods, limited infrastructure, a lack of trained teachers, low reading interest, and social inequality.  This research identifies the benefits of literacy, writing, and numeracy in improving academic skills, communication, daily independence, self-confidence, social interaction, logical thinking, vocational skills, and motor and visual perception. Mastery of literacy, writing, and numeracy has proven crucial for students with intellectual disabilities to live more independently and less dependent on others for assistance. Recommended improvement strategies include the development of adaptive learning media, structured literacy programs, teacher and parent training, multi-stakeholder collaboration, and the use of varied learning methods. Recommendations include prioritizing the provision of qualified teachers, technology and internet access, collaboration between the government, tourism sector, and the community, and transparent oversight of educational programs. This holistic approach is expected to create a learning environment that supports the development of numeracy literacy for sustainable educational inclusion.
The Relationship Between Asta Brata Leadership, School Culture, and The Character of Elementary School Students in Pupuan Tabanan Rahmadani, Komang Yolanda; Werang, Basilius Redan; Riastini, Putu Nanci
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1010

Abstract

Character education constitutes a fundamental component of the educational system, as it plays a vital role in fostering students’ moral, ethical, and human values. The persistence of behavioral issues among elementary school students, including low levels of discipline, dishonesty, and bullying, indicates that efforts to strengthen character education continue to face challenges. The development of students’ character is shaped by multiple factors, particularly school culture and principals’ leadership practices. Asta Brata leadership, rooted in Balinese local wisdom, embodies noble values that are considered relevant for cultivating a positive school culture and promoting students’ character development. This study seeks to investigate the relationships among Asta Brata leadership, school culture, and the character of elementary school students in Pupuan, Tabanan. A quantitative approach was adopted, employing an ex post facto research design with a survey method. Data were gathered through questionnaires and analyzed using correlation analysis. The findings reveal significant relationships between Asta Brata leadership and school culture, Asta Brata leadership and students’ character, as well as school culture and students’ character, with correlation levels ranging from strong to very strong. These results demonstrate that stronger implementation of Asta Brata leadership values, accompanied by a more positive school culture, contributes to improved character development among elementary school students. The findings of this study are expected to provide valuable insights for school principals and educational policymakers in enhancing character education at the elementary school level.
Pengembangan Media Komik Digital Pada Topik Energi Terbarukan Tenaga Surya Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Delima, Kadek; Werang, Basilius Redan; Agustiana, I Gusti Ayu Tri
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1061

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas V sekolah dasar serta belum optimalnya pemanfaatan media pembelajaran digital yang sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas, kepraktisan, dan keefektivitas media pembelajaran komik digital pada topik energi terbarukan tenaga surya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Desain penelitian menggunakan one group pretest–posttest. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan tes, sedangkan analisis data menggunakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas media komik digital berada pada kategori sangat valid dengan skor rata-rata 4,83 dari ahli materi dan 4,83 dari ahli media. Kepraktisan media ditunjukkan melalui hasil uji coba perorangan sebesar 91,11%, uji kelompok kecil sebesar 93,33%, respon guru sebesar 98,22%, dan respon siswa sebesar 92,72%, sehingga media dinyatakan sangat praktis. Efektivitas media dibuktikan melalui uji t berpasangan (paired sample t-test) dengan nilai signifikansi 0,001 (< 0,05) yang menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Selain itu, hasil uji N-Gain Score sebesar 65% termasuk dalam kategori cukup efektif. Dengan demikian, media komik digital efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V sekolah dasar.
Hubungan Media Sosial dengan Budaya Sekolah dan Karakter Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan Amandani, Ni Made Yuke; Werang, Basilius Redan; Riastini, Putu Nanci
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1060

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan karakter siswa, seperti kurangnya sopan santun, maraknya perundungan, dan rendahnya interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan media sosial dengan budaya sekolah, penggunaan media sosial dengan karakter siswa, serta budaya sekolah dengan karakter siswa sekolah dasar di Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa sekolah dasar di Kecamatan Tabanan dengan sampel yang ditentukan melalui teknik sampling tertentu. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan karakter siswa maupun budaya sekolah, dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,100 dan 0,820 serta koefisien korelasi yang tergolong sangat lemah. Sebaliknya, budaya sekolah memiliki hubungan yang signifikan dan kuat dengan karakter siswa, ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,000 dan koefisien korelasi sebesar 0,689. Temuan ini menegaskan pentingnya peran sekolah, guru, dan orang tua dalam mengelola penggunaan media sosial secara bijak serta memperkuat budaya sekolah yang positif guna mendukung pembentukan karakter siswa di era digital.
HUBUNGAN PRAKTIK KEPEMIMPINAN ASTA BRATA DAN MEDIA SOSIAL DENGAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN BULELENG KABUPATEN BULELENG Ni Putu Ayu Laksmi Devi Manik; Basilius Redan Werang; Ketut Herya Darma Utami
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11781

Abstract

ABSTRACT The character building of elementary school students faces challenges in the form of low discipline and disrespectful behavior due to a lack of leadership role models and uncontrolled exposure to social media. This study analyzes the influence of Asta Brata leadership practices and social media on student character. This ex-post facto quantitative study with a survey design involved 115 teachers from a population of 161 teachers in 17 elementary schools as the main subjects. Data were collected using a 4-point Likert questionnaire with 59 items that had been validated by two experts and were highly reliable with Cronbach's Alpha between 0.802 and 0.983. Data analysis used Spearman's non-parametric statistics through IBM SPSS Statistics 25 after testing for normality and linearity prerequisites. The results showed that the practice of Asta Brata leadership significantly shaped student character with a moderate positive relationship, while social media had no significant effect. Hindu Balinese local wisdom-based leadership proved to be effective as a dominant moral example at an early age compared to digital influences. The study recommends mandatory Asta Brata training for elementary school principals as a strategy to strengthen national character based on local culture. Keywords: Asta Brata Leadership, Social Media, Student Character, Local Wisdom ABSTRAK Pembentukan karakter siswa sekolah dasar menghadapi tantangan rendahnya disiplin dan perilaku tidak hormat akibat minimnya teladan kepemimpinan serta paparan media sosial yang tidak terkendali. Penelitian ini menganalisis pengaruh praktik kepemimpinan Asta Brata dan media sosial terhadap karakter siswa. Penelitian kuantitatif ex-post facto dengan desain survei ini melibatkan 115 guru dari populasi 161 guru di 17 sekolah dasar sebagai subjek utama. Data dikumpulkan melalui kuesioner Likert 4 poin dengan 59 item yang telah divalidasi isi oleh dua pakar dan reliabel tinggi dengan Cronbach Alpha antara 0,802 hingga 0,983. Analisis data menggunakan statistik non-parametrik Spearman melalui IBM SPSS Statistics 25 setelah uji prasyarat normalitas dan linearitas. Hasil menunjukkan praktik kepemimpinan Asta Brata secara signifikan membentuk karakter siswa dengan hubungan positif sedang, sedangkan media sosial tidak berpengaruh signifikan. Kepemimpinan berbasis kearifan lokal Hindu Bali terbukti efektif sebagai teladan moral dominan pada usia dini dibandingkan pengaruh digital. Penelitian merekomendasikan pelatihan Asta Brata wajib bagi kepala sekolah SD sebagai strategi penguatan karakter nasional berbasis budaya lokal. Kata Kunci: Kepemimpinan Asta Brata, Media Sosial, Karakter Siswa, Kearifan Lokal
Co-Authors Adiyanti Klementina Kidahane Adnyana, I Putu Subagia Adriani, Ni Luh Dina Affandi, Gita Fajrina Agus Dita Saputra Agus Rama Joni Arta Agustina, Putu Meli Alexander Hamonangan Simamora Amandani, Ni Made Yuke Amarawati, Diah Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Anak Agung Putri Sri Andreas Au Hurit Andriana, Kiki Rizki Fista Anggita, Desak Ayu Made Dian Angla Florensy Sauhenda Antari, Ni Komang Yuni Antari, Ni Wayan Astri Apriana, I Nyoman Arya Apricillia, Ni Nengah Diah Elsa Apriliani, Ni Luh Gede Witri Apriliawan, Kadek Erik Aprilyawati, Ni Putu Apriyanti, Ni Made Leny Apsari, Ni Made Maya Apsari, Putu Linda Ardana, I Nyoman Wahyu Adi Ardani, Ni Luh Putu Elly Ardita, I Made Aresta, Gede Oditya Aridani, Ni Putu Intan Arini, Ketut Arisandi, Ni Made Alit Arruan, Ezri Gusti Artadiningsih, Ni Nyoman Indah Artini, Ni Nengah Nopi Aryani, Kadek Ayu Asaloei, Sandra Ingried Astari, Dewa Ayu Prilya Astari, Ni Komang Astari, Ni Luh Putu Dian Astuti, Putu Yulia Ayu Intan Purnama Dewi Pt Ayuni, Ketut Ninda Putri Berlinda Setyo Yunarti Bukian, I Gusti Ayu Made Winda Pradnyasari Cahyanti, Putu Juwita Citariani, I Gusti Ayu Oka Crisna Wijaya Suksma Damayanti, I Dewa Ayu Diah Ika Darma, Ketut Ari Sukra Darmika, I Made Punia Delima, Kadek Desak Putu Parmiti Devi, Putu Ayu Sri Yogi Dewa Ayu Juli Damayanti Dewa Ayu Novi Kusumawardani Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Ayu Widya Mahesswary Dewi, Dewa Ayu Padma Dewi, Komang Yesi Cantika Dewi, Ni Ketut Trianti Dewi, Ni Luh Yunia Trisna Dewi, Ni Made Candra Kurnia Dewi, Ni Made Tiara Santika Dewi, Ni Putu Anik Kania Dewi, Ni Putu Eva Indra Dewi, Putu Astrita Diantari, Ni Made Putri Dina Mariana Br Tarigan Dwiadiningsih, Ni Kadek Putri Ayu Elsiyana, I Wayan Ester, Eden Eidelyn Ezri Gusti Arruan Fajrianti, Wiwik Gayatri, Ni Komang Sri Gede Raharja Dangin Gede Wira Bayu Gelong, Marsel Aguansi Gst. Ayu Erina Juniari Gusti Ayu Nyoman Ratih Arik Pratiwi Gutama, Putu Surya Henie Poerwandar Asmaningrum Henie Poerwandar Asmaningrum Henie Poerwandar Asmaningrum, Henie Poerwandar Hildawati Wulandari I Gede Agus Julio Pramana I Gede Astawan I Gede Dena Ary Putra I Gede Kusuma Wahyudi I Gede Margunayasa I Gede Reka Widiyantara I Gede Saputrawan I Gede Yoga Adi Putra I Gusti Agung Mas Widnya Dewi I Gusti Ayu Oka Citariani I Gusti Ayu Purnamawati I Gusti Ayu Restiti Serasi I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Komang Agus Angga Putra Widiarta I Gusti Ngurah Agung Suryaputra I Gusti Ngurah Agung Susila Sukajaya I Kadek Adi Pranata I Kadek Aris Prayoga I Kadek Swastika I Ketut Rai Suastika I Ketut Satria Ardana I Komang Agus Budi Ardana I Komang Agus Sukadana I Komang Andi Suryawan I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Hendra Sukmayasa I Made Hendra Sukmayasa I Made Sandiana Putra I Made Suarjana I Made Suartana I Made Yudana I Nyoman Jampel I Nyoman Sudiarta I Putu Arya Dimas Sugiarta Dhani I Putu Krishna Aditya I Putu Wisna Ariawan I Wayan Darmika Yana I Wayan Suwendra I Wayan Widiana Ida Bagus Gede Indra Baskara Ina Triarsitadewi, Ida Ayu Ina, Komang Ina Sekarini Indiria Nanda Nata Br Sembiring Indrayani, Ketut Aries Jayanti, Luh Sri Wisma Jian-Bang Deng Jim, Edmond Leonard Juliani, Luh Dinda Kadek Dwi Prawira Utama Kadek Gantha Gangga Kusuma Kadek Prima Dwijayanti AK Kadek Rihendra Dantes Kadek Tasya Wiryantini Kadek Yudiana Kariyanti Kumala Dewi Ketut Herya Darma Utami Ketut Herya Darma Utami Ketut Susiani Komang Ailit Wahyuni Komang Nitha Eliyani Komang Rosiana Dewi Kusumawardani, Dewa Ayu Novi Laksmi, Sang Ayu Kompyang Widya Lestari, Kadek Intan Dwi Luh Gede Eka Wahyuni Lusiani, Ni Komang Made Shinta Wesiana Dewi Made Wahyundari Kartini Mahadipta, Putu Maharani , Dewa Ayu Nita Maharani, Dewa Ayu Nita Maharani, Ni Komang Ayu Wulan Maharani, Ni Luh Gede Putri Maharani, Putu Ananda Febry Mahardika, Ni Luh Putu Divya Jyoti Mandabayan, Hellen Crisanta Mandabayan, Reni Marheni, Kadek Rizka Maria Dolorosa Nem Maria Goreti Rini Kristiantari Marini, Ni Kadek Martino Minok Kimbay Mas, I Made Bagus Mertadana Mellyani, Putu Christin Mozes Markus Wullur Mumpuni Mumpuni Mumpuni Mumpuni Musdarwinsyah N. Putri Sumaryani Nanditasari, Kadek Dwi Nandiwardhana, I Kadek Natalia, Ni Kadek Dwipiyani Ni Kadek Dwiyanti Ni Kadek Feby Priska Rismayani Ni Kadek Indah Permata Ni Kadek Marini Ni Kadek Sri Widyantari NI KETUT NOVITA SARI Ni Komang Acarya Tri Weda Ni Komang Ayu Juliani Ni Komang Ayu Surya Laksmini Ni Komang Bintang Andini Ni Komang Diah Eka Parwati Ni Komang Intan Cahyani Trinita Ni Komang Mulyantini Ni Komang Sintya Dewi Ni Komang Sri Bintang Utami Ni Komang Sri Rahayu Ni Komang Sunia Tri Andani Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Juniartini Eka Putri Ni Luh Merta Juniasih Ni Luh Putu Adita Wiyoni Ni Luh Putu Risna Cahyani Ni Luh Putu Yulia Astuti Dewi Ni Made Ayu Basita Indria Nigraha Ni Made Intan Milantari Ni Made Nindi Ambarwati Ni Made Shinta Ariayu Putri Ni Made Sunaryan Niriavidya, Devi Ni Made Viona Adelia Cahyani Ni Nengah Mery Handayani Ni Nyoman Gita Suariantini Ni Putu Ayu Laksmi Devi Manik Ni Putu Diah Prasetyaningsih Ni Putu Hikari Tresnayanti Ni Putu Lista Pebriani Ni Putu Mita Ardiyanti Ni Putu Nita Loka Ni Putu Ratna Sukma Marselinda Ni Putu Stiti Eka Putri Ni Putu Tiana Dewi Ni Wayan Rati Ni Wayan Sri Agustini Ni Wayan Yulastiningtiyas NI WAYAN YULIANI Ni Wayan Yuliani Nicanta, Flower Ningtyas, Saffana Tsalis Nita Silviana Nova Lina Sari Habeahan Novayanti, Ni Kadek Diah Okto Irianto Okto Irianto Okto Irianto Oviantika, I Gede Krisna Patni, Ni Nyoman Ayu Dhyana Radha Paulus Asriadi Pay, Melinda Safira Remi Pebriyanti, Putu Karisma Permata, Ni Kadek Indah Pertiwi, Komang Diah Ari Pradnyani, Ni Made Dwi Septia Pramana, I Gede Agus Julio Pramudana, I Nyoman Aldy Pramaarta Prascitadewi, Ni Kadek Prasista, Komang Dina Pratama, Yoga Redyta Eka Pratiwi, Gusti Ayu Nyoman Ratih Arik Pratiwi, Ni Kadek Era Pratiwi, Ni Komang Desi Pratiwi, Ni Luh Puspa Pratiwi, Ni Made Teja Prayoga, I Wayan Eka Agus Priastini, Ni Luh Wayan Desi Pujiasih Pujiasih Purnamasari, Ni Luh Pritha Purnami, Putu Okta Purnawati, Ni Luh Putu Purniasih, Komang Sri Puspita Sari, Ni Kadek Gina Putra, Anak Agung Pinta Dwi Putra, I Putu Agus Andika Putra, I Wayan Riski Ananda Putri, Kadek Sinta Septia Putri, Ni Nyoman Adelia Putri, Nyoman Prasilia Ariandi Putri, Putu Mutiara Vista Diliya Putri, Richa Patrisia Arista Putu Arya Widiastawan Putu Arya Widiastawan Putu Christin Mellyani Putu Gede Subhaktiyasa Putu Nanci Riastini Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Nanda Prastika Priandana Putu Rahayu Ujianti Putu Vira Dahayu Lavenia Putu Yurika Pradnya Sasmitha Rahmadani, Komang Yolanda Rendra, Gede Chandra Sekha Rendy Setyowahyudi Riane Pio Riasri, Ni Putu Rikayanti, Ni Kadek Sonia Rosiani, Ni Nengah Pramita Rupiana, I Nyoman Sugita S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. Saharani, Komang Putri Sandra Ingried Asaloei Santhi, Putu Prema Jaya Santiani, Ni Putu Ertha Santosa, Gede Adi Santy Monika Saputra, I Wayan Dedy Perdana Arya Sarang, Rikardus Kristian Saras Dewi, Ni Kadek Viosy Sari, Ni Putu Ayu Eka Sariwedani, Ni Made Galuh Sartika, Kadek Helin Dwi Sasmitha, Putu Yurika Pradnya Saspanya, Kadek Darma Seli Marlina Radja Leba Seli Marlina Radja Leba Seli Marlina Radja Leba Septarini, Ni Luh Putu Diah Seputra, I Gede Dika Setiawati, Ni Kadek Setiawati, Ni Komang Martiwi Setiawidiantari, Ketut Dian Setyarini, Ni Dewa Ayu Putu Rahmi Lira Shinta, Ni Kadek Ananda Kumara Sintari, Silvia Ni Nyoman Sitepu, Cica Marsela Br Sri Komala Sari Suarini, Ni Ketut Yunita Suciningsih , Ni Made Sudewi, Ni Ketut Yuni Sri Sudiantara, I Gede Agus Sudjana, I Wayan Sukajay, I Gusti Ngurah Agung Susila Sukariasti, Ni Nyoman Sri Sukmawati, A.A. Komang Melia Sukmawati, Ni Made Dwi Sulastri, Ni Luh Resa Sumardi, Santi Widya Sumartini, Ni Kadek Swari, Luh Gede Mirah Indra Swarmahardika, Ida Komang Putra Triarsitadewi, Ida Ayu Ina Triastuti, Komang Suarningsih Trisnawati, Dewa Ayu Trisnayani, Ni Nyoman Ayu Trisnayanthi, Kadek Eny Triyanti, Ni Komang Soni Utama, Ketut Gde Sunu Utami, Ida Ayu Nyoman Trisna Sugita Utami, Ketut Herya Darma Uttami Wijayanti Veronika Km Diah kurniawati Vina Riani, Putu Endy Vionita, Agustina Putu Wahyuni, Kadek Ayu Wahyuni, Ni Komang Indira Wahyuni, Ni Putu Wahyuniar Wahyuniar Wardani, Ni Komang Novi wati, ni nyoman kurnia Wati, Ni Putu Angara Wati, Ni Putu Wina Pradnya Wida Wati, Ni Luh Sri Widayanti, Gusti Ayu Neta Putri Widiantari , A.A.Ayu Mirah Widiastuti, Ni Putu Kusuma Widiatmika, I Komang Adi Widnyani, Ni Nengah Ari Wijaya, I Gede Dimas Rangga Wijayanti, Uttami Windasari, Ni Wayan Wirabrata, Dewa Gede Firstia Wiswandewi, Ni Ketut Witari, Ni Made Raka Wiwik Fajrianti Wolomasi, Agustinus Kia Wulandari, Hildawati Wulandari, Kadek Aprilia Sri Wulandari, Katarina Ni Made Sonia Putri Wulandari, Putu Sintya Yadnya, I Ketut Wahyudi Yani, Ni Made Indhi Yanti, Putu Dita Karisma Yasa, I Made Bayu Putra Yasa, I Nyoman Shindu Yoga, I Dewa Gede Agus Kusuma Yoga, Kadek Sangging Semara Yulastiningtiyas, Ni Wayan Yuliani, Ni Putu Yuni Artini, Ni Wayan Yuniari , Desak Putu Zahwa Annisa Putri Bachtiar Zem Santo