p-Index From 2021 - 2026
19.592
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Cakrawala Pendidikan Mimbar PGSD Undiksha Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Melintas An International Journal of Philosophy and Religion Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan MAGISTRA: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Educatio Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Community Service Learning International Journal of Language and Literature WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research International Journal of Natural Science and Engineering International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Journal on Education Musamus Journal of Primary Education MAGISTRA: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Musamus Journal of Language and Literature Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Jurnal Pendidikan Guru (JPG) PrimEarly : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini (Journal of Primary and Early Childhood Education Studies ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Indonesian Gender and Society Journal CITIZEN: Jurnal Ilmiah Mulitidisiplin Indonesia Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Mimbar Pendidikan Indonesia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Instruction Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JUKIM) Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia Sharing: Journal Of Islamic Economics, Management And Business LOKAKARYA Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Indo Green Journal Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Aktual : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Penggerak JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Contemporary Journal of Applied Sciences (CJAS) Journal of Authentic Research Jurnal Pendidikan Dasar Islam Jurnal Pendidikan IPA Indonesia International Journal of Education, Vocational and Social Science Indo Green Journal Jurnal Pendidikan Progresif Journal of Innovation and Learning Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Educational Journal Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Kasus: Problematika Tekanan Beban Administrasi dan Dampaknya Terhadap Kesejahteraan Psikologis Guru Windasari, Ni Wayan; Antari, Ni Komang Yuni; Damayanti, I Dewa Ayu Diah Ika; Werang, Basilius Redan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3761

Abstract

Beban kerja guru yang tinggi sering kali menjadi pemicu stres dan kelelahan emosional, yang berimplikasi pada penurunan motivasi dan efektivitas kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji problematika beban mengajar terhadap kesejahteraan psikologis guru sekolah menengah kejuruan di Kecamatan Tegallalang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi terhadap enam puluh guru SMK Negeri 1 Tegallalang di Kecamatan Tegallalang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban mengajar yang melebihi standar ideal (lebih dari 24 jam tatap muka per minggu) berdampak pada menurunnya kesejahteraan psikologis guru, ditandai dengan munculnya gejala kelelahan, stres kerja, dan berkurangnya kepuasan hidup. Faktor utama penyebabnya adalah tuntutan administratif, kurangnya dukungan sosial, dan keterbatasan waktu untuk refleksi diri. Dengan demikian, penelitian ini menekankan pentingnya kebijakan manajemen beban kerja guru yang lebih proporsional dan pendekatan kesejahteraan berbasis psikologis di lingkungan sekolah.
Strategi Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin dalam Memperkuat Budaya Sekolah Dasar Vina Riani, Putu Endy; Werang, Basilius Redan; Wibawa, I Made Citra
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2495

Abstract

Budaya sekolah adalah salah satu pandangan yang diakui oleh seluruh warga sekolah yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya perkembangan akademik, sosial, emosional, dan karakter siswa. Budaya sekolah harus mampu mendorong dan meningkatkan mutu sekolah, agar tercipta budaya sekolah yang baik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya berbagai permasalahan perilaku peserta didik yang menunjukkan lemahnya penerapan budaya sekolah, sehingga diperlukan strategi kepala sekolah sebagai pemimpin dalam mengelola dan mengarahkan seluruh warga sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi apa saja yang digunakan oleh kepala sekolah dalam memperkuat budaya sekolah dasar di Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng. Kepala sekolah memiliki posisi yang sangat penting dalam membentuk kualitas pendidikan yang baik di sekolah, karena kepala sekolah memiliki peran penting dalam membimbing arah sekolah. Tujuan penelitian ini dicapai melalui penggunaan motode pendekatan penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus. Data penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara kepada 10 kepala sekolah dasar di Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian ini menampilkan dua tema terkait strategi penguatan budaya sekolah: Mengintregasikan nilai-nilai Tri Hita Karana dalam kegiatan sekolah yang dikategorikan menjadi tiga yaitu: (1) Parahyangan, (2) Pawongan, dan (3) Palemahan, tema kedua adalah bekerjasama dengan desa adat setempat.
Strategi Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin dalam Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Diantari, Ni Made Putri; Rati, Ni Wayan; Werang, Basilius Redan
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang diterapkan kepala sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter dan budaya sekolah dasar di Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli. Pendidikan karakter dan budaya sekolah berakar pada nilai-nilai moral, sosial, dan budaya dalam masyarakat serta menjadi pedoman perilaku seluruh warga sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus untuk menggali strategi kepala sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter dan budaya sekolah. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara kepada sepuluh kepala sekolah dasar dan data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya berbagai permasalahan perilaku peserta didik yang menunjukkan lemahnya penerapan nilai-nilai karakter dan budaya sekolah, sehingga diperlukan strategi kepala sekolah sebagai pemimpin dalam mengelola dan mengarahkan seluruh warga sekolah. Hasil penelian ini menampilkan dua tema terkait strategi penguatan karakter siswa, yaitu: kepala sekolah sebagai role model, dan integrasi nilai karakter dalam kurikulum, dan tiga tema terkait strategi penguatan budaya sekolah, yaitu: pembiasaan sikap positif, penguatan ritual religius, dan kerja sama dengan masyarakat dan desa adat. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar kepala sekolah selalu mengoptimalkan perannya sebagai pemimpin dan teladan dalam penguatan pendidikan karakter dan budaya sekolah melalui keteladanan, pembiasaan positif, integrasi nilai karakter dalam pembelajaran, serta pengembangan program berbasis kearifan lokal.
Pemerataan Pendidikan dengan Program Sarjana Mendidik Daerah Terluar, Tertinggal, dan Terdepan (SM3T): Equalizing Education with the Undergraduate Program Educating Outermost, Disadvantaged, and Frontier Regions (SM3T) Sumardi, Santi Widya; Wati, Ni Putu Angara; Werang, Basilius Redan
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i3.4913

Abstract

Pemerintah Republik Indonesia dalam membangun pendidikan di Indonesia berpegang pada salah satu tujuan bangsa Indonesia yang tertera dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 Alinea keempat yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Pentingnya peran pendidikan mendorong pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat. Kualitas pendidikan bervariasi dengan daerah perkotaan sering kali memiliki fasilitas dan guru yang lebih baik dibandingkan dengan daerah terpencil. Tidak adanya kesetaraan dalam pendidikan menghambat pembangunan infrastruktur dan kesetaraan tenaga pendidik. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, dimana peneliti mengumpulkan, menganalisis, dan menafsirkan berbagai sumber data yang relevan dari literatur yang sudah ada. Pemerataan akses pendidikan khususnya di daerah 3T merupakan hal mutlak yang harus dilakukan. Program SM3T menekankan pentingnya nilai-nilai kebangsaan dan semangat patriotisme. Para peserta didorong untuk melihat pendidikan sebagai sarana mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana diamanatkan oleh para pendiri negara Indonesia. Mereka diharapkan memiliki kesadaran yang kuat bahwa mengajar di daerah 3T bukan sekedar pekerjaan, tetapi sebuah panggilan untuk berkontribusi pada pembangunan bangsa. Dengan demikian, program ini tidak hanya menghasilkan pendidik yang berkualitas, tetapi juga pendidik yang memiliki komitmen tinggi untuk memajukan pendidikan di seluruh pelosok negeri demi tercapainya cita-cita bangsa. Proses pemerataan pendidikan ini tentunya tidak hanya dilakukan oleh pemerintah atau negara. Proses pemerataan akses pendidikan ini harus dilakukan secara komprehensif oleh semua pihak yang ada di dalam bangsa Indonesia. Pemerataan akses pendidikan tidak akan berhasil tanpa adanya kerja sama yang baik antara berbagai pihak termasuk juga kesadaran yang dimiliki oleh masyarakat daerah 3T itu sendiri. Sehingga apabila pemerataan akses pendidikan ini dapat tercapai akan menjadi kekuatan modal pembangunan bangsa Indonesia ke depan.
Upaya Dalam Pemerataan Pendidikan di Daerah Terpencil: Efforts To Equalize Education In Remote Areas Indrayani, Ketut Aries; Musdarwinsyah; Werang, Basilius Redan
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i3.4914

Abstract

Pendidikan adalah salah satu hal yag memegang peranan penting dalam siklus kehidupan manusia. Salah satu faktor utama yang menjadi ketimpangan yaitu belum meratanya akses pendidikan di Indonesia. Banyak daerah di Indonesia, khususnya di daerah terpencil dan tertinggal yang belum menikmati pendidikan yang serata dengan daerah-daerah lain. Studi ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia terhadap ketimpangan pemerataan pendidikan di daerah terpencil di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini yaitu menggunakan metode studi literatur mengenai peningkatan kesetaraan akses pendidikan di daerah terpencil. Zed dalam penelitian mengatakan bahwa sebuah metode studi literatur merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan metode pengumpulan data dalam pustaka, membaca dan mencatat, serta mengelola bahan penelitian. Hasil penelitian menjelaskan bahwa ketidakmerataan akses pendidikan di Indonesia, terutama di wilayah terpencil, telah berdampak luas pada keterbelakangan ekonomi dan ketimpangan sosial masyarakat. Upaya yang harus dilakukan untuk mengatasi faktor-faktor penyebab pendidikan tidak merata di Indonesia meliputi meningkatkan kualitas dan kuantitas guru, membangun sekolah-sekolah di beberapa daerah terpencil, memberikan pendasaran untuk menjamin, memberikan dan melindungi hak-hak warga negara khususnya dalam dunia pendidikan sesuai dengan pasal 31 UUD NRI 1945 dan UU No 39 tahun 1999. Pemerintah bersama beberapa organisasi swasta telah berupaya mengurangi kesenjangan di daerah terpencil melalui berbagai program kebijakan, SM-3T (Sarjana Mendidik di Daerah Terluar, Tertinggal, Terpencil), peningkatkan produktivitas ekonomi dan kesejahteraan sosial dan Indonesia Mengajar. Dengan sinergi antara berbagai pihak, diharapkan ketimpangan pendidikan di Indonesia dapat berkurang, dan akses terhadap pendidikan yang berkualitas dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat, termasuk di daerah terpencil.
Literacy Problems of Reading, Writing and Numeracy through a Student Approach at SLB Negeri 2 Buleleng Setiawati, Ni Kadek; Kadek Prima Dwijayanti AK; Pertiwi, Komang Diah Ari; Werang, Basilius Redan
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i3.5009

Abstract

This study aims to analyze the challenges of reading, writing, and numeracy literacy among students at Special Needs Schools (SLB) with mild intellectual disabilities (mental retardation) as an effort to improve life skills and educational inclusion. This research used qualitative methods with a descriptive approach, conducted at SLB Negeri 2 Buleleng. The focus of the research included students' reading, writing, numeracy, obstacles experienced by students with special needs, and teachers' approaches to learning. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, which were then analyzed descriptively through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results revealed two categories of significant barriers. First, intrinsic cognitive barriers include difficulty understanding abstract concepts such as ratios and number patterns, below-average IQ, and information processing limitations that impact learning speed and memory. Second, learning and environmental challenges include low practice, inappropriate teaching methods, limited infrastructure, a lack of trained teachers, low reading interest, and social inequality.  This research identifies the benefits of literacy, writing, and numeracy in improving academic skills, communication, daily independence, self-confidence, social interaction, logical thinking, vocational skills, and motor and visual perception. Mastery of literacy, writing, and numeracy has proven crucial for students with intellectual disabilities to live more independently and less dependent on others for assistance. Recommended improvement strategies include the development of adaptive learning media, structured literacy programs, teacher and parent training, multi-stakeholder collaboration, and the use of varied learning methods. Recommendations include prioritizing the provision of qualified teachers, technology and internet access, collaboration between the government, tourism sector, and the community, and transparent oversight of educational programs. This holistic approach is expected to create a learning environment that supports the development of numeracy literacy for sustainable educational inclusion.
HUBUNGAN PRAKTIK KEPEMIMPINAN ASTA BRATA DAN MEDIA SOSIAL DENGAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN BULELENG KABUPATEN BULELENG Ni Putu Ayu Laksmi Devi Manik; Basilius Redan Werang; Ketut Herya Darma Utami
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11781

Abstract

ABSTRACT The character building of elementary school students faces challenges in the form of low discipline and disrespectful behavior due to a lack of leadership role models and uncontrolled exposure to social media. This study analyzes the influence of Asta Brata leadership practices and social media on student character. This ex-post facto quantitative study with a survey design involved 115 teachers from a population of 161 teachers in 17 elementary schools as the main subjects. Data were collected using a 4-point Likert questionnaire with 59 items that had been validated by two experts and were highly reliable with Cronbach's Alpha between 0.802 and 0.983. Data analysis used Spearman's non-parametric statistics through IBM SPSS Statistics 25 after testing for normality and linearity prerequisites. The results showed that the practice of Asta Brata leadership significantly shaped student character with a moderate positive relationship, while social media had no significant effect. Hindu Balinese local wisdom-based leadership proved to be effective as a dominant moral example at an early age compared to digital influences. The study recommends mandatory Asta Brata training for elementary school principals as a strategy to strengthen national character based on local culture. Keywords: Asta Brata Leadership, Social Media, Student Character, Local Wisdom ABSTRAK Pembentukan karakter siswa sekolah dasar menghadapi tantangan rendahnya disiplin dan perilaku tidak hormat akibat minimnya teladan kepemimpinan serta paparan media sosial yang tidak terkendali. Penelitian ini menganalisis pengaruh praktik kepemimpinan Asta Brata dan media sosial terhadap karakter siswa. Penelitian kuantitatif ex-post facto dengan desain survei ini melibatkan 115 guru dari populasi 161 guru di 17 sekolah dasar sebagai subjek utama. Data dikumpulkan melalui kuesioner Likert 4 poin dengan 59 item yang telah divalidasi isi oleh dua pakar dan reliabel tinggi dengan Cronbach Alpha antara 0,802 hingga 0,983. Analisis data menggunakan statistik non-parametrik Spearman melalui IBM SPSS Statistics 25 setelah uji prasyarat normalitas dan linearitas. Hasil menunjukkan praktik kepemimpinan Asta Brata secara signifikan membentuk karakter siswa dengan hubungan positif sedang, sedangkan media sosial tidak berpengaruh signifikan. Kepemimpinan berbasis kearifan lokal Hindu Bali terbukti efektif sebagai teladan moral dominan pada usia dini dibandingkan pengaruh digital. Penelitian merekomendasikan pelatihan Asta Brata wajib bagi kepala sekolah SD sebagai strategi penguatan karakter nasional berbasis budaya lokal. Kata Kunci: Kepemimpinan Asta Brata, Media Sosial, Karakter Siswa, Kearifan Lokal
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DAN BUDAYA SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR Ni Putu Stiti Eka Putri; Basilius Redan Werang; Komang Ailit Wahyuni
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12178

Abstract

ABSTRACT This study aims to describe the strategies used by principals in strengthening character education and school culture in elementary schools. This study uses a qualitative approach with a phenomenological research design to explore the strategies used by principals in strengthening character education and school culture. The research subjects consisted of 10 principals in Karangasem District, Karangasem Regency. Data collection techniques were carried out through interviews. Data analysis used interactive data analysis methods, which included data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the principal's strategies in strengthening character education and school culture were carried out through: (1) continuous reinforcement and reminders as a strategy to foster students' character awareness, (2) assigning responsibilities through guard duty activities as a strategy to foster cooperation, (3) collaboration with external parties in strengthening character education, (4) instilling the 5S (smile, greet, say hello, be polite, and be courteous) as part of the school culture, (5) strengthening school culture through extracurricular activities based on Balinese local wisdom, (6) regular prayer as a religious cultural practice at school, (7) strengthening school culture through coaching students in competitions based on Balinese local wisdom, and (8) the exemplary behavior of the principal and teachers as role models. These strategies have proven to be effective. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan oleh kepala sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter dan budaya sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian fenomenologi untuk menggali strategi kepala sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter dan budaya sekolah. Subjek penelitian terdiri dari 10 kepala sekolah yang berada di Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara. Analisis data menggunakan metode analisis data interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter dan budaya sekolah dilakukan melalui: (1) penguatan dan pengingat berkelanjutan sebagai strategi menumbuhkan kesadasaran karakter peserta didik, (2) pemberian tanggung jawab melalui kegiatan piket sebagai strategi menumbuhkan kerja sama, (3) kolaborasi dengan pihak eksternal dalam penguatan pendidikan karakter, (4) penanaman budaya 5s (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun) sebagai bagian dari budaya sekolah, (5) penguatan budaya sekolah melalui kegiatan ekstrakurikuler berkearifan lokal bali, (6) persembahyangan rutin sebagai praktik budaya religius di sekolah, (7) penguatan budaya sekolah melalui pembinaan peserta didik pada lomba berkearifan lokal Bali, dan (8) keteladanan kepala sekolah dan guru sebagai role model. Strategi tersebut terbukti dapat membentuk lingkungan sekolah yang kondusif dan mendukung penanaman nilai-nilai karakter pada peserta didik. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kepemimpinan kepala sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter dan budaya sekolah di sekolah dasar.
UNREVALING THE JOINT IMPACT OF PARENTAL SUPPORT, SCHOOL ENVIRONMENT, AND TEACHER MORALE ON STUDENT LEARNING ACHIEVEMENT Werang, Basilius Redan; Susiani, Ketut; Yudiana, Kadek; Widiastuti, Ni Putu Kusuma; Pio, Riane Johnly; Asaloei, Sandra Ingried; Jim, Edmond Leonard
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 10 No. 2 (2026): Volume 10, Nomor 2, April 2026
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiituj.v10i2.54063

Abstract

Global educational practitioners and policymakers consider student learning outcomes as a pressing concern. In this regard, the joint activities of the school, the parents, and the educators are highly important to the student’s academic success. This research aims to investigates the simultaneous effects of parental involvement, school climate, and teacher morale on student learning achievement. For this purpose, a quantitative method was applied through a survey research design. Out of 10 suburban elementary schools in Buleleng District, a sample of 219 fifth graders were estahlished. The instruments related to parental support, school environment, and teacher’s morale were used in three different questionnaires, whereas the information about student learning achievement was acquired through their academic transcripts. The detailed obtained data were analyzed using inferential statistical methods with the SPSS version 21 software program. The result has shown that parental support, school environment, and teacher morale simultaneously affect the student’s learning achievement. This finding underscores that a child’s performance depends on integrating different factors. Creating and maintaining collaborative networks is essential for driving change in educational settings. This collaboration plays a vital role in supporting all aspects of a child’s development—cognitive, emotional, and social. At the outset, parents provide valuable insights into their child’s strengths, challenges, and learning preferences. This information enables teachers to adapt their teaching strategies to better suit each child’s unique needs, resulting in a more effective and personalized learning experience.
Peran Kepala Sekolah dalam Optimalisasi Manajemen Kurikulum di Sekolah Dasar (Studi Kasus: SD Negeri 3 Temukus) Mas, I Made Bagus Mertadana; Laksmi, Sang Ayu Kompyang Widya; Rikayanti, Ni Kadek Sonia; Saputra, I Wayan Dedy Perdana Arya; Werang, Basilius Redan; Kusumawardani, Dewa Ayu Novi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam optimalisasi manajemen kurikulum di sekolah dasar, khususnya di SD Negeri 3 Temukus. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pemimpin pembelajaran yang mampu mengelola kurikulum secara komprehensif melalui perencanaan partisipatif berbasis kebutuhan peserta didik, koordinasi yang komunikatif dengan guru, serta supervisi akademik yang berkelanjutan dan bersifat pembinaan. Selain itu, kepala sekolah juga berperan dalam pengembangan kompetensi guru melalui berbagai program pelatihan dan penguatan budaya kolaboratif di lingkungan sekolah. Meskipun terdapat berbagai tantangan seperti kesenjangan kompetensi guru, keterbatasan waktu, dan pemanfaatan teknologi yang belum merata, kepala sekolah mampu mengatasinya melalui strategi mentoring, lesson study, dan penguatan iklim sekolah yang positif. Dengan demikian, kepemimpinan kepala sekolah yang efektif, adaptif, dan kolaboratif terbukti menjadi faktor kunci dalam meningkatkan mutu pembelajaran melalui optimalisasi manajemen kurikulum di sekolah dasar.
Co-Authors Abdullah Abid Rahman Adiyanti Klementina Kidahane Adnyana, I Putu Subagia Adriani, Ni Luh Dina Affandi, Gita Fajrina Afrianti, Heny Agus Dita Saputra Agus Rama Joni Arta Ahmad Junaidi Aldi Nurrasyid Alexander Hamonangan Simamora Amarawati, Diah Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Anak Agung Putri Sri Andreas Au Hurit Andriana, Kiki Rizki Fista Anggita, Desak Ayu Made Dian Angla Florensy Sauhenda Antari, Ni Komang Yuni Antari, Ni Wayan Astri Apriana, I Nyoman Arya Apricillia, Ni Nengah Diah Elsa Apriliani, Ni Luh Gede Witri Apriliawan, Kadek Erik Aprilyawati, Ni Putu Apriyanti, Ni Made Leny Apsari, Ni Made Maya Apsari, Putu Linda Ardana, I Nyoman Wahyu Adi Ardani, Ni Luh Putu Elly Ardita, I Made Aresta, Gede Oditya Aridani, Ni Putu Intan Arini, Ketut Arisandi, Ni Made Alit Arruan, Ezri Gusti Artadiningsih, Ni Nyoman Indah Artini, Ni Nengah Nopi Aryani, Kadek Ayu Asaloei, Sandra Ingried Astari, Dewa Ayu Prilya Astari, Ni Komang Astari, Ni Luh Putu Dian Astuti, Putu Yulia Ayu Intan Purnama Dewi Pt Ayuni, Ketut Ninda Putri Baiq Lilik Yulia Astuti Berlinda Setyo Yunarti Bukian, I Gusti Ayu Made Winda Pradnyasari Cahyanti, Putu Juwita Cahye, Cahye Citariani, I Gusti Ayu Oka Crisna Wijaya Suksma Damayanti, I Dewa Ayu Diah Ika Darma, Ketut Ari Sukra Darmawangsa, Lalu Teguh Darmika, I Made Punia Depi Nopia Desak Putu Parmiti Desak Putu Parmiti Devi, Putu Ayu Sri Yogi Dewa Ayu Juli Damayanti Dewa Ayu Novi Kusumawardani Dewa Ayu Novi Kusumawardani Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Ayu Widya Mahesswary Dewi Ratu Wahyuni Dewi, Dewa Ayu Padma Dewi, Komang Yesi Cantika Dewi, Ni Ketut Trianti Dewi, Ni Luh Yunia Trisna Dewi, Ni Made Candra Kurnia Dewi, Ni Made Tiara Santika Dewi, Ni Putu Anik Kania Dewi, Ni Putu Eva Indra Dewi, Putu Astrita Diantari, Ni Made Putri Dina Mariana Br Tarigan Donita Filiyanti N. Dwiadiningsih, Ni Kadek Putri Ayu Eden Eidelyn Ester Egnes Theodora Lawolo Evi Zuyyina Ezri Gusti Arruan Faizah Habibatul Husna Fajrianti, Wiwik Gayatri, Ni Komang Sri Gede Raharja Dangin Gede Wira Bayu Gelong, Marsel Aguansi Gst. Ayu Erina Juniari Gusti Ayu Nyoman Ratih Arik Pratiwi Gutama, Putu Surya Halimatus Sa'diyah Hamzah, M. Amiril Handayani, Baiq Indrawati Henie Poerwandar Asmaningrum Henie Poerwandar Asmaningrum Henie Poerwandar Asmaningrum, Henie Poerwandar Hildawati Wulandari Hiswandi I Gede Agus Julio Pramana I Gede Astawan I Gede Dena Ary Putra I Gede Kusuma Wahyudi I Gede Margunayasa I Gede Reka Widiyantara I Gede Saputrawan I Gede Yoga Adi Putra I Gusti Agung Mas Widnya Dewi I Gusti Ayu Oka Citariani I Gusti Ayu Purnamawati I Gusti Ayu Restiti Serasi I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Komang Agus Angga Putra Widiarta I Gusti Ngurah Agung Suryaputra I Gusti Ngurah Agung Susila Sukajaya I Kadek Adi Pranata I Kadek Aris Prayoga I Kadek Swastika I Ketut Rai Suastika I Ketut Satria Ardana I Komang Agus Budi Ardana I Komang Agus Sukadana I Komang Andi Suryawan I Made Citra Wibawa I Made Hendra Sukmayasa I Made Hendra Sukmayasa I Made Hendra Sukmayasa I Made Joko Suryawan I Made Sandiana Putra I Made Suarjana I Made Suartana I Made Yudana I Nyoman Jampel I Nyoman Sudiarta I Nyoman Sugita Rupiana I Putu Arya Dimas Sugiarta Dhani I Putu Krishna Aditya I Putu Wisna Ariawan I Wayan Darmika Yana I Wayan Elsiyana I Wayan Suwendra I Wayan Widiana Ida Bagus Gede Indra Baskara Ina Triarsitadewi, Ida Ayu Ina, Komang Ina Sekarini Indiria Nanda Nata Br Sembiring Indrayani, Ketut Aries Isnawati , Irya Ja’ranah Jian-Bang Deng Jim, Edmond Leonard Juliani, Luh Dinda Kadek Delima Kadek Dwi Prawira Utama Kadek Gantha Gangga Kusuma Kadek Prima Dwijayanti AK Kadek Rihendra Dantes Kadek Tasya Wiryantini Kadek Yudiana Kariyanti Kumala Dewi Keristina Adinda Br Sembiring Ketut Herya Darma Utami Ketut Herya Darma Utami Ketut Herya Darma Utami Ketut Susiani Komang Ailit Wahyuni Komang Bella Reswara Febriani Komang Budiad Komang Nitha Eliyani Komang Rosiana Dewi Komang Yolanda Rahmadani Kusumawardani, Dewa Ayu Novi Laksmi, Sang Ayu Kompyang Widya Lalu Andi Fathullah Lestari, Kadek Intan Dwi LL. Herry Anggara, Erick Luh Gede Eka Wahyuni Luh Gede Silvia Maha Dewi Luh Indah Vita Lestari Martin Luh Novi Suandani Luh Sinar Dewi Luh Sri Wisma Jayanti Made Shinta Wesiana Dewi Made Wahyundari Kartini Mahadipta, Putu Maharani , Dewa Ayu Nita Maharani, Dewa Ayu Nita Maharani, Ni Komang Ayu Wulan Maharani, Ni Luh Gede Putri Maharani, Putu Ananda Febry Mahardika, Ni Luh Putu Divya Jyoti Mandabayan, Hellen Crisanta Mandabayan, Reni MARDIANA Marheni, Kadek Rizka Maria Dolorosa Nem Maria Goreti Rini Kristiantari Maria Goreti Rini Kristiantari Marini, Ni Kadek Marisa Arni Martino Minok Kimbay Mas, I Made Bagus Mertadana Melinda Safira Remi Pay Mellyani, Putu Christin Mozes Markus Wullur Muhammad Sanusi Mujaranah Muliana, Baiq Kartini Mumpuni Mumpuni Mumpuni Mumpuni Musdarwinsyah N. Putri Sumaryani Nanditasari, Kadek Dwi Nandiwardhana, I Kadek Natalia, Ni Kadek Dwipiyani Ni Kadek Dwiyanti Ni Kadek Feby Priska Rismayani Ni Kadek Indah Permata Ni Kadek Marini Ni Kadek Sintyasulistiani Ni Kadek Sri Widyantari NI KETUT NOVITA SARI Ni Ketut Sudarmi Ni Komang Acarya Tri Weda Ni Komang Ayu Juliani Ni Komang Ayu Surya Laksmini Ni Komang Bintang Andini Ni Komang Diah Eka Parwati Ni Komang Intan Cahyani Trinita Ni Komang Lusiani Ni Komang Masayu Tri Wahyuningsih Ni Komang Mulyantini Ni Komang Sintya Dewi Ni Komang Sri Bintang Utami Ni Komang Sri Rahayu Ni Komang Sunia Tri Andani Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Juniartini Eka Putri Ni Luh Merta Juniasih Ni Luh Putu Adita Wiyoni Ni Luh Putu Indriyani Ni Luh Putu Indriyani Ni Luh Putu Risna Cahyani Ni Luh Putu Yulia Astuti Dewi Ni Luh Regita Sumasningtyas Ni Made Ayu Basita Indria Nigraha Ni Made Intan Milantari Ni Made Nindi Ambarwati Ni Made Raka Witari Ni Made Shinta Ariayu Putri Ni Made Suciningsih Ni Made Sunaryan Niriavidya, Devi Ni Made Viona Adelia Cahyani Ni Made Wirawati Ni Made Yuke Amandani Ni Nengah Mery Handayani Ni Nyoman Gita Suariantini Ni Nyoman Kurnia Wati Ni Putu Astri Dewi Ni Putu Ayu Laksmi Devi Manik Ni Putu Diah Prasetyaningsih Ni Putu Hikari Tresnayanti Ni Putu Indah Novitayani Ni Putu Lista Pebriani Ni Putu Mita Ardiyanti Ni Putu Nita Loka Ni Putu Ratna Sukma Marselinda Ni Putu Riasri Ni Putu Sintya Dewi Ni Putu Stiti Eka Putri Ni Putu Tiana Dewi Ni Wayan Rati Ni Wayan Sri Agustini Ni Wayan Yulastiningtiyas Ni Wayan Yuliani NI WAYAN YULIANI Nicanta, Flower Ningtyas, Saffana Tsalis Nita Silviana Norita, Baiq Mery Nova Lina Sari Habeahan Novayanti, Ni Kadek Diah Nurhariansyah Astari Nurhasanah Okto Irianto Okto Irianto Okto Irianto Oviantika, I Gede Krisna Pathurrahman Patni, Ni Nyoman Ayu Dhyana Radha Paulus Asriadi Pebriyanti, Putu Karisma Permata, Ni Kadek Indah Pertiwi, Komang Diah Ari Pradnyani, Ni Made Dwi Septia Pramana, I Gede Agus Julio Pramudana, I Nyoman Aldy Pramaarta Prascitadewi, Ni Kadek Prasista, Komang Dina Pratama, Yoga Redyta Eka Pratiwi, Gusti Ayu Nyoman Ratih Arik Pratiwi, Ni Kadek Era Pratiwi, Ni Komang Desi Pratiwi, Ni Luh Puspa Pratiwi, Ni Made Teja Prayoga, I Wayan Eka Agus Priastini, Ni Luh Wayan Desi Pujiasih Pujiasih Purnamasari, Ni Luh Pritha Purnami, Putu Okta Purnawati, Ni Luh Putu Purniasih, Komang Sri Puspita Sari, Ni Kadek Gina Putra, Anak Agung Pinta Dwi Putra, I Putu Agus Andika Putra, I Wayan Riski Ananda Putri, Kadek Sinta Septia Putri, Ni Nyoman Adelia Putri, Nyoman Prasilia Ariandi Putri, Putu Mutiara Vista Diliya Putri, Richa Patrisia Arista Putu Arya Widiastawan Putu Arya Widiastawan Putu Christin Mellyani Putu Esha Angelika Putu Gede Subhaktiyasa Putu Meli Agustina Putu Nanci Riastini Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Nanda Prastika Priandana Putu Nelli Udiantari Putu Rahayu Ujianti Putu Vira Dahayu Lavenia Putu Yurika Pradnya Sasmitha Rendra, Gede Chandra Sekha Rendy Setyowahyudi Riane Pio Rikayanti, Ni Kadek Sonia Riza Dwi Lestari Roihatul Ilmi Rosiani, Ni Nengah Pramita S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. Saepul Ashari Saharani, Komang Putri Sahrin Sandi, Panu Sandra Ingried Asaloei Santhi, Putu Prema Jaya Santiani, Ni Putu Ertha Santosa, Gede Adi Santy Monika Saputra, I Wayan Dedy Perdana Arya Sarang, Rikardus Kristian Saras Dewi, Ni Kadek Viosy Sari, Ni Putu Ayu Eka Sartika, Kadek Helin Dwi Sasmitha, Putu Yurika Pradnya Saspanya, Kadek Darma Seli Marlina Radja Leba Seli Marlina Radja Leba Seli Marlina Radja Leba Septarini, Ni Luh Putu Diah Seputra, I Gede Dika Setiawati, Ni Kadek Setiawati, Ni Komang Martiwi Setiawidiantari, Ketut Dian Setyarini, Ni Dewa Ayu Putu Rahmi Lira Shinta, Ni Kadek Ananda Kumara Sintari, Silvia Ni Nyoman Sitepu, Cica Marsela Br Sri Komala Sari Suarini, Ni Ketut Yunita Sudewi, Ni Ketut Yuni Sri Sudiantara, I Gede Agus Sudjana, I Wayan Sukajay, I Gusti Ngurah Agung Susila Sukariasti, Ni Nyoman Sri Sukmawati, A.A. Komang Melia Sukmawati, Ni Made Dwi Sulastri, Ni Luh Resa Sumardi, Santi Widya Sumartini, Ni Kadek Supiyatun, Endang Suryajaya Swari, Luh Gede Mirah Indra Swarmahardika, Ida Komang Putra Triarsitadewi, Ida Ayu Ina Triastuti, Komang Suarningsih Trisnawati, Dewa Ayu Trisnayani, Ni Nyoman Ayu Trisnayanthi, Kadek Eny Triyanti, Ni Komang Soni Uswatun Hasanah Utama, Ketut Gde Sunu Utami, Ida Ayu Nyoman Trisna Sugita Utami, Ketut Herya Darma Uttami Wijayanti Veronika Km Diah kurniawati Vina Riani, Putu Endy Vionita, Agustina Putu Wahyuni, Kadek Ayu Wahyuni, Ni Komang Indira Wahyuni, Ni Putu Wahyuniar Wahyuniar Wardani, Ni Komang Novi Warni, Supiati Wati, Ni Putu Angara Wati, Ni Putu Wina Pradnya Widayanti, Gusti Ayu Neta Putri Widiantari , A.A.Ayu Mirah Widiastuti, Ni Putu Kusuma Widiatmika, I Komang Adi Widnyani, Ni Nengah Ari Wijaya, I Gede Dimas Rangga Wijayanti, Uttami Windasari, Ni Wayan Wirabrata, Dewa Gede Firstia Wiswandewi, Ni Ketut Wiwik Fajrianti Wolomasi, Agustinus Kia Wulandari, Hildawati Wulandari, Kadek Aprilia Sri Wulandari, Katarina Ni Made Sonia Putri Wulandari, Putu Sintya Yadnya, I Ketut Wahyudi Yani, Ni Made Indhi Yasa, I Made Bayu Putra Yasa, I Nyoman Shindu Yoga, I Dewa Gede Agus Kusuma Yoga, Kadek Sangging Semara Yulastiningtiyas, Ni Wayan Yuliani, Ni Putu Yuni Artini, Ni Wayan Yuniari , Desak Putu Zahwa Annisa Putri Bachtiar Zem Santo Zulkarnain Zulkarnain