p-Index From 2021 - 2026
15.086
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kybernan Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Voteteknika (Vocational Teknik Elektronika dan Informatika) Journals Mining Engineering : Bina Tambang JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional NUTRIRE DIAITA SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Lisanuna: Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Pembelajarannya Jurnal Pendidikan Usia Dini International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Sinkron : Jurnal dan Penelitian Teknik Informatika Jurnal Ilmiah Peuradeun QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Inovasi Bisnis (Inovbiz) TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan JURNAL ILMIAH CAHAYA PAUD Journal of Education Technology Jurnal Kreativitas PKM JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH EDUPEDIA Psychological Research and Intervention Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Jurnal Ilmiah Aquinas JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Pelita Eksakta MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Serambi Tarbawi Journal of Computer Science, Information Technology and Telecommunication Engineering (JCoSITTE) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences JURNAL BIOSHELL Jurnal Vokasi Informatika (JAVIT) Movere Journal SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA An-Nuha : Jurnal Pendidikan Islam Indo-MathEdu Intellectuals Journal MOVE: Journal of Community Service and Engagement Al-Muamalat : Jurnal Ekonomi Syariah Jurnal Al-Fikrah Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Jurnal Ekonomika Dan Bisnis Devotion: Journal Corner of Community Service Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Eduvest - Journal of Universal Studies Experimental Student Experiences eProceedings of Management Innovative: Journal Of Social Science Research Chemedu: Jurnal Ilmiah Pendidikan Kimia Jurnal Teknik Komputer dan Informatika (JTeKI) Jurnal Pengabdian Sosial Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Edu Journal Innovation in Learning and Education Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga JURNAL BUANA Jurnal Busana dan Budaya Journal of Academic Biology and Biology Education Jurnal Kopendik Jurnal Pendidikan MIPA Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin IRSYADUNA: Jurnal Kemahasiswaan
Claim Missing Document
Check
Articles

Proses Pembuatan Busana Wanita pada Butik Sararizqa.id Rahmah, Afifah; Fitriana, Fitriana; Fadhilah, Fadhilah; Dewi, Rosmala; Nurbaiti, Nurbaiti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i4.33066

Abstract

Busana wanita adalah sesuatu yang dipakai oleh wanita mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki yang di lengkapi aksesoris dan milineris. Seiring berkembangnya dunia fashion yang sangat pesat serta banyaknya pesaing dalam usaha busana seperti rumah mode dan butik juga di harapkan memenuhi tuntutan kerapian dan kesesuaian serta kenyamanan pemakainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan busana menyangkut mengambil ukuran busana wanita, teknik pembuatan pola busana wanita dan teknik menjahit busana wanita pada Butik Sararizqa.id. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 1 pemilik butik dan 2 karyawan Butik Sararizqa.id. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi serta eksperimen terapan. Data yang didapatkan diolah berdasarkan proses pembuatan busana wanita. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, terdapat beberapa proses pembuatan busana wanita pada Butik Sararizqa.id, pembuatan pola menggunakan pola Soen dengan modifikasi, proses menggunting kain berdasarkan pola pada kertas ubi, dan proses menjahit busana wanita dengan teknik kampuh balik. Dapat disimpulkan bahwa proses pembuatan busana wanita pada Butik Sararizqa.id melalui penggunaan pola Soen yang dimodifikasi dan proses menjahit dengan teknik kampuh balik.Kata kunci: Pembuatan busana wanita, Sararizqa.id
IMPLEMENTASI FASHION FILM DOKUMENTER SEBAGAI MEDIA PROMOSI PADA DESIGNER LOCAL BRAND LUXEMOM DI BANDA ACEH Zia, Adinda Iklima; Fadhilah, Fadhilah; Rahmi, Rahmi; Nurbaiti, Nurbaiti; Prayudha, Agung Rorhi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i4.31492

Abstract

Fashion film dokumenter adalah metode promosi jenis dokumenter berbentuk video yang bertujuan untuk mempromosikan produk atau jasa yang berisi tentang keunggulan dari produk atau jasa tersebut. Metode promosi ini berperan penting terhadap dunia fashion khususnya bagi fashion designer serta pelaku usaha fashion lainnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap local brand. Dalam memenuhi keinginan konsumen untuk gaya hidup dari pengaruh belanja online salah satunya yaitu fashion film sangat diperlukan pengetahuan lebih lanjut untuk melihat manfaat dari implementasi fashion film sebagai media promosi yang digunakan oleh fashion designer local brand, khususnya local brand di Banda Aceh. Melalui metode promosi tersebut konsumen dapat melihat secara langsung dari produk melalui online serta review detail produk. Salah satu designer local brand di Banda Aceh yang menggunakan metode fashion film ini adalah designer Luxemom. Metode pengumpulan data dalam penelitian kualitatif ini menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah pelaku usaha atau designer yang bergerak di bidang fashion local brand Luxemom. Analisis datang yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan mereduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fashion film sebagai media promosi pada designer Luxemom melalui Instagram dianggap tidak efektif karena kurangnya konsistensi dalam kegiatan promosi dan manajemen waktu yang tidak teratur, sehingga potensi dari fashion film sebagai media promosi tidak dapat dimaksimalkan sepenuhnya. Strategi designer Luxemom dalam membangun brand image yaitu dengan melakukan berbagai inovasi konten atau fashion film yang mencerminkan kualitas brand. Designer Luxemom mengungkap bahwa fashion film dan brand image memiliki kaitan yang cukup besar, keduanya saling berhubungan dalam pengembangan brand.
KREASI BANTAL KARAKTER YANG BERNILAI FUNGSIONAL DARI BAHAN KATUN Mujiburrahmi, Mujiburrahmi; Novita, Novita; Fitriana, Fitriana; Fadhilah, Fadhilah; Dewi, Rosmala
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i4.31209

Abstract

Bantal karakter adalah bantal yang memiliki bentuk, warna atau motif yang menyerupai karakter tertentu seperti tokoh kartun, bintang, buah-buahan atau benda-benda yang lucu. Bahan kain yang berbulu bagi sebagian pengguna yang memiliki kulit sensitif dan alergi terhadap debu menjadi suatu masalah tersendiri karena bahan tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan, hal ini disebabkan karena bahan tersebut mudah menempel debu. Oleh karena itu penulis berinisiatif untuk membuat bantal karakter menggunakan bahan katun. Penelitian ini ingin mengkreasikan bantal karakter dengan bahan katun. Tujuan penelitian untuk mendesain bentuk bantal karakter tema laut, membuat kreasi bantal karakter yang bernilai fungsional dari bahan katun teknik aplikasi dengan tema laut dan mengetahui tanggapan ibu rumah tangga terhadap bantal karakter menggunakan teknik aplikasi dengan tema laut. Teknik pengumpulan data melalui eksperimen terapan, dokumentasi, studi pustaka dan wawancara. Pengolahan data dari hasil eksperimen dilakukan secara deskriptif, sedangkan pengolahan hasil data dijelaskan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan Bantal karakter dengan teknik tema laut sangat disukai oleh masyarakat karena karakter tersebut jarang dijumpai di pasaran dan juga memiliki nilai edukasi untuk anak-anak. Perpaduan katun polos dan bahan katun motif merupakan hal yang mempunyai daya tarik tersendiri untuk digunakan orang banyak. Pengembangan desain dengan tema laut memberi daya tarik tersendiri bagi penggunanya. Bantal karakter yang sudah berkembang saat ini memiki nilai fungsional dari fungsi memberi rasa nyaman juga meningkatkan daya tarik dan keindahan ruangan/kamar. Tanggapan terhadap kreasi bantal karakter tema laut yang berbahan katun sangat bagus, terbukti hasil wawancara yang mengatakan bahwa desain tersebut sangan bagus dan layak untuk diproduksikan dilihat dari segi warna dan bentuk yang sesuai dengan selera pasar.Kata Kunci: Bantal Karakter, Nilai Fungsional, Bahan Katun.
PERSEPSI MAHASISWA PRODI PKK FKIP USK TERHADAP PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA IR, Ikrama; Fadhilah, Fadhilah; Akmal, Rifqi; Nurbaiti, Nurbaiti; Dewi, Rosmala
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i3.31816

Abstract

Merdeka Belajar Kampus Merdeka merupakan salah satu kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yang memberikan kebijakan Perguruan Tinggi untuk memberikan hak belajar di luar program studi. penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis persepsi mahasiswa PRODI PKK FKIP USK terhadap program MBKM yang terdiri dari Kampus Mengajar, Pertukaran Mahasiswa Merdeka dan MBKM USK Unggul. Mengidentifikasi pengaruh keberhasilan dan tantangan yang dihadapi dalam implementasi program. Menganalisis keberhasilan Implementasi MBKM terhadap kompetensi Mahasiswa PRODI PKK FKIP. Penelitian dilaksanakan di Program Studi Pendikaan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Responden pada penelitian ini terdiri dari 38 orang mahasiswa PKK FKIP USK yang sudah mengikuti Program MBKM. Terdiri dari program MKBM- Kampus Mengajar (MBKM-KM), MBKM-Pertukaran Mahasiswa Merdeka (MBKM-PMM) dan MBKM-USK Unggul. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi, Kepustakaan Wawancara dan angket. Analisis data dari hasil wawancara dan angket diolah mengunakan analisis secara reduksi dan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden sangat setuju dengan adanya program MBKM terlihat dari ketertarikan mahasiswa PKK FKIP USK terhadap program MBKM, setelah mengikuti program MBKM mahasiswa mereka bisa berfikir kritis dalam mengambil suatu keputusan, MBKM meberikan jaringan komunikasi lebih luas. mahasiswa PKK FKIP USK merasa berutung mengikuti program MBKM.Kata kunci : MBKM, MBKM-KM, MBKM-PMM, dan MBKM USK Unggul
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA UMKM BIDANG FASHION KECAMATAN MUARA BATU KABUPATEN ACEH UTARA Amanina, Cut Aida; Fadhilah, Fadhilah; Nurbaiti, Nurbaiti; Novita, Novita; Prayudha, Agung Rorhi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i3.31996

Abstract

ABSTRAKUMKM merupakan salah satu solusi dari permasalahan ekonomi di Indonesia yang tidak stabil. UMKM menciptakan lapangan kerja bagi pelaku usaha dan juga bagi masyarakat sekitar sebagai pekerja disebuah usaha UMKM khususnya di daerah Aceh. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pengembangan usaha UMKM di Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh utara dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan bagaimana pengelolaan UMKM bidang fashion di Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara khususnya produk-produk kerajinan Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 3 (tiga) orang pelaku usaha yang merupakan pemilik usaha UMKM bidang fashion di Kecamatan Muara Batu Kaupaten Aceh Utara. Hasil penelitian menunjukkan produk yang dihasilkan oleh UMKM Kecamatan Muara Batu diantaranya tas, dompet, sarung dan baju. Strategi pengelolaan usaha yang dilakukan yaitu memilih sumber daya manusia yang berbakat, memilih bahan yang berkualitas, mendesain Produk, menjahit produk dan melakukan pemasaran. Proses pengembangan usaha dilakukan dengan (1) Menciptakan produk-produk yang inovatif mengikuti permintaan konsumen atau pelanggan dan mengikuti trand pada waktunya. (2) berkolaborasi atau berkerja sama dengan pihak tertentu yang membantu dari pembuatan produk hingga pemasaran. (3) mengikuti ajang pameran sehingga produk UMKM di Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara tidak dikenal disatu daerah saja, tetapi juga dikenal sampai luar daerah. (4) memanfaatkan media sosial dalam melakukan promosi produk-produknya.Kata kunci : Strategi, UMKM, Fashion
PENERAPAN SULAMAN BENANG BERNUANSA MOTIF ACEH PADA HIJAB SYARI Emawati, Emawati; Dewi, Rosmala; Fadhilah, Fadhilah; Rahmi, Rahmi; Novita, Novita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i3.31941

Abstract

Sulaman benang merupakan keterampilan kerajinan menyulam yang sudah ada sejak lama yang di aplikasikan pada pakaian, jilbab, tas, dan lenan rumah tangga. Sulaman benang dengan motif Aceh sangat jarang dijumpai dimasyarakat terutama dikalangan remaja karena kerajinan sulaman tangan berdampak kepada nilai jual yang menyebabkan tidak banyak dijumpai sulaman benang dipasaran kecuali dipesan, sehingga kerajinan sulaman benang dengan motif Aceh perlu dilestarikan. Adapun tujuannya untuk mendesain motif pada hijab syari dengan penerapan sulaman benang bernuansa motif Aceh. Mengaplikasikan teknik sulaman benang pada hijab syari. Mengetahui daya tarik dikalangan remaja terhadap penerapan sulaman benang bernuansa motif Aceh pada hijab syari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen terapan dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini merupakan remaja yang berusia 18-23 tahun dengan kriteria mengerti sulaman, mengenal motif Aceh dan yang sering memakai hijab syari. Hasil dari penelitian ini telah mendesain produk hijab syari dengan penerapan sulaman benang bernuansa motif Aceh serta mengkontruksikannya dalam hijab syari kurung motif Aceh dan hijab persegi oval motif Aceh dengan teknik sulaman benang. Pada eksperimen pertama yaitu hijab syari kurung motif Aceh menggunakan bahan sifon yang memakai paduan warna pink soft dan warna hijau dengan penerapan motif bungong seulanga, awan sioen dan oen reudeup. Penepatan motif Aceh diterapkan pada bagian depan hijab, sedangkan eksperimen kedua model hijab persegi oval motif Aceh menggunakan bahan sifon berwarna hitam dengan penerapan motif bungong mata uroe, oen paku dan oen reudeup pada bagian belakang hijab. Tanggapan dari subjek terhadap daya tarik remaja menunjukkan ketertarikan terhadap penerapan sulaman benang menggunakan motif Aceh pada hijab syari, karena motif yang digunakan tidak sering dijumpai. Dengan mengangkat motif Aceh yang tidak sering dijumpai dan telah dimodifikasikan tanpa merubah bentuk dari bentuk aslinya, maka dengan adanya penerapan sulaman benang bernuansa motif Aceh pada hijab syari ini dapat menambah wawasan para remaja serta dapat melestarikan kebudayaan Aceh.Kata Kunci: Sulaman Benang, Motif Aceh, Hijab Syari
DESAIN MOTIF KERAWANG GAYO PADA SERAGAM SEKOLAH Ilmi, Nurul; Fadhilah, Fadhilah; Nurbaiti, Nurbaiti; Maryam, Siti; Fitriana, Fitriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i3.31805

Abstract

Peraturan penggunaan seragam khas sekolah dan seragam pakaian adat ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang bertujuan menumbuhkan nasionalisme dan saling menghargai diantara peserta didik. Oleh karena itu peneliti membuat pengembangan desain pada seragam sekolah yang dipadukan dengan motif kerawang Gayo yang merupakan motif khas suku Gayo yang perlu dilestarikan. Tujuan dari dari penelitian ini adalah mendesain motif kerawang pada seragam sekolah SMU/sederajat, menganalisis model, bahan dan kenyamanan seragam sekolah serta mengetahui ketertarikan guru dan siswa/i SMU terhadap desain seragam sekolah. Penelitian ini menggunakan motode eksperimen terapan, pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 4 orang siswa/i serta 3 guru MAN 3 Banda Aceh. Pengumpulan data diambil melalui studi kepustakaan, wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa 1) Perpaduan desain motif kerawang pada setiap desain sudah sesuai; 2) Desain model I sudah sesuai warna dan motifnya, namun untuk modelnya tidak sesuai untuk sekolah yang berada didaerah dengan cuaca panas. Desain model II untuk model, warna, bahan dan kenyamanannya sudah sangat sesuai. Desain model III dan IV sederhana namun model dan bahannya cocok dan nyaman digunakan oleh peserta didik dengan aktivitas yang sangat padat; 3) Desain model yang paling menarik bagi responden adalah desain model II karena perpaduan model vest dan kemeja sangat cocok digunakan untuk kegiatan formal, perpaduan warna navy dan baby blue memberikan kesan yang elegan, detail motif yang digunakan juga dianggap sangat pas karena tidak berlebihan ditambah menggunakan bahan katun dan polyster sehingga siswa/i yang akan menggunakan model seragam seperti ini tidak akan merasa gerah serta tidak menghambat aktivitasnya sebagai pelajar yang aktif.Kata Kunci : Desain, Motif Kerawang Gayo, Seragam Sekolah
INOVASI PRODUK KERAJINAN GERABAH DI DESA ATEUK JAWO KECAMATAN BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH Raihan, Husnun; Dewi, Rosmala; Faudiah, Nurul; Nurbaiti, Nurbaiti; Fadhilah, Fadhilah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i2.31216

Abstract

ABSTRAKProduk kerajinan gerabah telah banyak diganti oleh produk-produk lain berbahan plastik atau aluminium yang lebih kuat dan tidak mudah pecah. Inovasi pada produk kerajinan gerabah sangat mempengaruhi peningkatan penjualan, semakin maju teknologi maka produk juga harus diupgrade untuk menyesuaikan zaman dan selera calon pembeli. Penelitian itu bertujuan untuk mengetahui bentuk atau bagian-bagian yang menjadi pengembangan produk kerajinan gerabah dan mengetahui inovasi pada teknik pembuatan produk kerajinan gerabah di Desa Ateuk Jawo, Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek pada penelitian ini berjumlah 4 (empat ) orang yang terdiri dari ketua kelompok dan 3 (tiga) orang anggota kelompok pengrajin kerajinan gerabah. Penentuan subjek dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan produk kerajinan gerabah berinovasi pada desain produknya mengikuti perkembangan pasar, dan untuk ukuran juga lebih beragam. Dahulu produk kerajinan gerabah terbatas untuk keperluan rumah tangga saja, namun seiring perkembangan zaman produk kerajinan gerabah semakin bervariasi. Produk kerajinan gerabah yang diinovasi adalah beulangong (belanga), sudu (tembikar), pot bungong (pot bunga), yang dibuat dengan beberapa variasi dengan model yang menarik. Peunee berinovasi pada ukurannya yang dibuat lebih beragam. Peunee yang berukuran kecil dijadikan sebagai souvenir pernikahan. Dan untuk produk yang diminati setahun terakhir ini adalah variasi dari beulangong. Teknik pembuatan gerabah masih bertahan secara tradisional yang telah diturunkan secara turun-menurun kepada pengrajin gerabah di Desa Ateuk Jawo Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh. Proses pembuatan gerabah terdiri dari 5 (lima) tahap yaitu pengambilan jenis tanah, pengadukan tanah liat dengan pasir, pembentukan gerabah, pengeringan, dan pembakaran.Kata kunci : Inovasi Produk, Kerajinan Gerabah, Kota Banda AcehABSTRACT Pottery handicraft products have been replaced by other products made of plastic or aluminum which are stronger and not easily broken. Innovations in pottery products greatly affect the increase in sales, the more advanced the technology, the product must also be upgraded to suit the times and tastes of prospective buyers. The aim of this study was to find out the shape or parts that became the development of pottery handicraft products and to find out innovations in the technique of making pottery handicrafts in Ateuk Jawo Village, Baiturrahman District, Banda Aceh City. This study uses a descriptive qualitative approach. Subjects in this study amounted to 4 (four) people consisting of the group leader and 3 (three) members of the pottery craftsman group. Determination of subjects in this study using purposive sampling technique. The results of this study indicate that the development of pottery handicraft products innovates in product design following market developments, and for sizes that are also more diverse. In the past, pottery handicraft products were limited to household needs, but as time went on, pottery handicraft products became increasingly varied. The innovated pottery products are beulangong (pot), spoon (pottery), pot bungong (flower pot), which are made in several variations with interesting models. Peunee innovates in sizes that are made more diverse. The small peunee is used as a wedding souvenir. And for products that have been in demand in the past year, this is a variation of beulangong. The technique of making pottery still survives traditionally which has been handed down from generation to generation to pottery craftsmen in Ateuk Jawo Village, Baiturrahman District, Banda Aceh City. The process of making pottery consists of 5 (five) stages, namely taking the type of soil, mixing the clay with sand, forming the pottery, drying, and burning.Keywords: Product Innovation, Pottery Crafts, Banda Aceh
PENERAPAN MOTIF MUSEUM TSUNAMI ACEH PADA BUSANA DENGAN TEKNIK HAPAZOME Mulyani, Nanda; Dewi, Rosmala; Novita, Novita; Fadhilah, Fadhilah; Fitriana, Fitriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i2.31215

Abstract

ABSTRAKPewarnaan tekstil dengan teknik hapazome menghasilkan produk yang tidak pasaran dan termasuk mudah dalam proses pembuatannya. Motif dihasilkan dari teknik hapazome kebiasaannya hanya dari bentuk daun, penelitian ini melakukan kreativitas lain yaitu pengaplikasian teknik hapazome menggunakan motif yang terinpirasi dari ornamen museum tsunami yang memiliki keunikan dikarenakan representasi dari tari saman, kemudian menghasilkan dua produk busana casual. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi motif dinding bagian luar bangunan yang ada pada museum tsunami Aceh, menghasilkan desain produk busana casual motif Museum Tsunami Aceh dengan teknik hapazome, mengapalikasikan motif Museum Tsunami Aceh pada busana casual dengan teknik hapazome, mengetahui daya tarik remaja terhadap busana casual motif museum tsunami Aceh dengan pengaplikasian teknik hapazome. Penelitian menggunakan metode ekperimen terapan dengan pendekatan kuantitatif, Sampel dalam penelitian ini merupakan remaja wanita dengan rentang usia 15-25 tahun berjumlah 85 orang, teknik pengumpulan data pada penelitian melalui dokumentasi, angket, studi kepustakaaan dan eksperimen terapan. Pada hasil penelitian telah mendesain 2 produk busana casual (model produk I street wear pencetakan motif museum dengan daun jati, model produk II ready to wear pencetakan motif museum dengan daun lanang) dan telah merealisasikan busana casual dengan motif museum tsunami Aceh menggunakan teknik hapazome. Hasil uji tanggapan responden lebih dari setengah responden sangat suka produk model I dengan persentase 55% sedangkan 42% sangat suka dengan produk model II. Ketajaman warna motif produk model I lebih pekat dari pada produk model II serta hasil produk model I, satu setelan sehingga lebih menarik dilihat secara keseluruhan, hal ini membuat ketertarikan responden lebih besar dari pada produk model II. Pengaplikasian motif museum tsunami dengan teknik hapazome menghasilkan visual motif museum tsunami Aceh, selain motif terciplak dengan baik, visual motif pada kain menghasilkan garis-garis tulang daun yang semakin menambah keindahan pada busana tersebut.Kata Kunci: Teknik Hapazome, Museum Tsunami Aceh, Pewarna Alami, Produk FashionABSTRACTTextile dyeing using the hapazome technique produces unmarketable products that are relatively easy to manufacture. The motifs produced from hapazome are unique and varied according to the plants used in the hapazome manufacturing process, but the application according to the shape of the leaves only produces leaf prints. has uniqueness due to the representation of the saman dance, then produces casual clothing products that have high aesthetic value, are unique, innovative and environmentally friendly. The purpose of this study was to explore the outer wall motifs of the buildings in the Aceh tsunami museum, produce casual clothing product designs with the Aceh Tsunami Museum motif using the hapazome technique, why link the Aceh Tsunami Museum motif to casual clothing with the hapazome technique, find out the appeal of casual clothing with museum motifs Aceh tsunami with the application of the hapazome technique. This study uses applied experimental research methods with a quantitative approach, data collection techniques in this study are documentation, questionnaires, literature studies and applied experiments. The research results have designed 2 casual clothing products and have designed casual clothing with the Aceh tsunami museum motif using the hapazome technique. The results of the respondent response test showed that more than half of the respondents really liked the product model I with a proportion of 55%, while 42% really liked the product model II. The sharpness of the color of the model I product is denser than that of the model II product and the design of the model I product is one setting so that it is more attractive to look at as a whole causing the interest of the respondents to be higher than that of the model II product. The application of the tsunami museum motif using the hapazome technique produces unique visual motifs, in addition to the well-printed motifs according to the leaves used, the visual motifs on the fabric produce stripes of leaf bones which further add to the beauty of the clothing. It is hoped that readers can see the potential of using the hapazome technique by using regional motifs to be applied in the learning process and the business world.Keywords: Hapazome Technique, Aceh Tsunami Museum, Natural Dyes, Fashion Products
ANALISIS MINAT ALUMNI FKIP USK MENJADI GURU MELALUI PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) Rizki, Siti Rahmadani; Fadhilah, Fadhilah; Nurbaiti, Nurbaiti; Dewi, Rosmala; Fitriana, Fitriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i2.30989

Abstract

ABSTRAKMinat alumni berlatar belakang pendidikan untuk menjadi guru profesional sangat penting, karena rendahnya minat terhadap profesi guru dapat berdampak negatif pada kemampuan alumni sebagai calon guru dan dapat mempengaruhi kompetensi guru yang tidak optimal. Kebijakan pemerintah terhadap profesi guru juga mempengaruhi minat untuk menjadi guru profesional karena persyaratan sertifikasi guru membutuhkan proses persiapan yang memadai dan memiliki keterampilan atau bakat untuk menjadi guru. Peneilitian iini bertujiuan untuik miengetahui miniat aliumni FKIP USK meinjadi guiru melalui Program Pendidikan Profesi Guru. Penelitian menggunakan jenis pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan penentuan sampel mengunakan teknik Random Sampling dengan jumlah sampel 288 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan kuesioner dengan menggunakan angket tertutup dengan analisis. Hasil analisis deskriptif dari minat untuk menjadi guru pada Alumni FKIP USK tergolong kategori tinggi (79%) dan pengetahuan responden dalam Program Pendidikan Profesi Guru tergolong kategori sangat tinggi (83%). Hasil pengukuran kedua variabel (X) dan variabel (Y) berada pada kategori sangat tinggi (81%) artinya terdapat minat pada Alumni FKIP USK menjadi guru melalui Program Pendidikan Profesi Guru. Berdasarkan uji validitas dan uji reliabilitas kedua instrument penelitian dapat dinyatakan valid dan reliable. Hasil uji regresi linier sederhana diperoleh bahwa variabel bebas (X) memiliki pengaruh terhadap variabel terikat (Y) dengan nilai korelasi (R) sebesar 0,684 dengan diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar 46,8%. Selanjutnya diperoleh nilai t hitung 10.096 dan 15.850 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 0,05. Berdasarkan hasil uji tersebut dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh minat Alumni FKIP USK menjadi guru terhadap program Pendidikan Profesi Guru.Kata Kunci: Minat, Alumni, Pendidikan Profesi Guru.
Co-Authors A., Riam Marlina Abdul Aziz Abdullah, MT, Dr. Rijal Adha, Nurul Annisa Afif Rahman Riyanda Afifah Rahmah, Afifah Agariadne Dwinggo Samala Akmal, Rifqi Al Fikri, M. Ihsan Aldiansyah, Muhammad Alek, A Ali Formen Amanda, Bella Amanina, Cut Aida Ambiyar, Ambiyar Ameliza, Kiki Aminuddin, Fattachul Huda Andini, Sri Opera Dwi Anori, Sartika Anwar, Badrul Arisnaini, Arisnaini Arjuna, Pit Arliansyah, Arliansyah Arsyad, Junaidah Askerlena, Hidayati Asmar Yulastri Asmendri Asmendri asnel muhammad Aulia Rahmi, Aulia Auliany, Diah Azilla, Cut Fidiyah Risya Azwir Azwir Azzahra, Asri Nur Baehaqi Basa, Ali Basyiran, Basyiran Batubara, Hendra Saputra Burhamidar, Aulia Hidayat Candra Surya Chairullah, Chairullah Damilaini, Putri Dedy Irfan Demina Demina Desy Kurniawati Dewi Purnamawati Dipo Hadi Rahmawijaya Edi Waluyo Edidas , Edidas Elfi Shabrina Emawati emawati Ermis Suryana Ernawati Ernawati Fadhilla, Dian cut Fadillah, Rahmat Fadlul Amdhi Yul, Fadlul Amdhi Fadrial, Yogi Ersan Fadriati Fadriati Fahmi Rizal Fajrina, Fara Fakhrudin, Muhamad Fakhrurrazi Fanny Nailufar Farah Putri Wenang Lusianingrum Farhan Dwi Almukharabi Fariz Aditya Fathiaturrahmah, Fathiaturrahmah Fatmawati, Rani Fatmita, Sherly Faudiah, Nurul Feronika, Naomi Firdaus Firdaus Fitri Rosdiana Fitriana Fitriana Fuadiah, Nyiayu Fahriza Fusvika, Fitri Ganefri . Giatman, M Hadi Kurnia Saputra Hamdhana, Defry Hamdiah Hamdiah Hanapi Hasan Hansi Effendi Harizona Aulia Rahman Hasan Maksum Hasanta, Izzania Hasnawati Hasnawati Hidayat, Didin Nuruddin Hidayatullah, Muhammad Bagas Hilmi Hilmi Huljannah, Mifta Husnul Khotimah Ilham Akbar Ilyas, Sitti Nurhidayah Inayatillah Inayatillah Indang Dewata Indradewa, Rhian Indriani, Dwi Nova Inong Satriadi Intan Afriati IR, Ikrama Ismail Muhammad Istira, Nur Jannata, Nabila Fatin Jed Sarini Putri Joko Pramono Juandri, Desti Arnita Jusniar Jusniar Kasim, Mutiara kholisoh, kholisoh Kurniawaty, Indah Laili Suhairi, Laili Latifah, Ulfi Lestaria Ningsih, Yunika Lina Affifatusholihah M. Giatman Maharani, Nabila Dwi Maharni, Septi Mahyiddin, Zuraini Mahyuna, Mahyuna Mardizal, Jonni Marlini, Rahmida Marta, Rizkayeni Marzuki, Darlina Nuralisyarifah Melti, Ipna Miftahul Jannah Milya Sari Misrawati Misrawati MT, Mutia Salima Muhamdar, Natasya Muhammad Afif Muhammad Akmal MUHAMMAD ANWAR Muhammad Hisyam Muhyiatul Fadilah Mujiburrahmi, Mujiburrahmi Mukhirah, Mukhirah Mulia, Melindra Muliana, Muliana Mulyani, Nanda Munauarah, Syakila Munaya Fauziah Muskhir, Mukhlidi Mutiara, Indah Nababan, Merry Silvya Christine Nahrisyah, Putri Ratu Natasyarah, Fatia Bilqis Nazwa, Raudhatun Nitura, Nida Nizwardi Jalinus Novendra, Rizki Novi Hendri Adi Novita Novita Novita, Bella Disa Nur Aisyah Nurhannifah Rizky Tampubolon Nurlinda Nurlinda, Nurlinda Nurul Ilmi, Nurul Oktarina, Rahmi Paramida, Satri Pertiwi, Widya Nur Bhakti Prabowo, Dimas Bagus Pratama, Muhammad Daffa Prayudha, Agung Rorhi Purnama, Rezka Putra, Dino Adi Putra, Hendri Putri, Ingga Kurnialis Putri, Solehatin Ika Putri, Tansa Trisna Astono Qodri, Ambun Qonita Salsabila Rafid, Sulthan Rahmah, Annisa Rahman Pranovri Putra Rahman, Maulana Rahmi Rahmi Raihan, Husnun Rakhmawati, A Ramadhan, Andifa Maulana Syahru Rambe, Mirza Syadat Rani Oktapiani Ratih Hendayani Refdinal, Refdinal Remon Lapisa Reza Faizal Ganiari Ridha Wahyuni, Ridha Ridwan, Ridwan Rizki, Siti Rahmadani Ronal Watrianthos Rosmala Dewi Rosminah, Rosminah Rudy Anarta Rusham, Rusham Rusli HAR Ryan Fikri SAFITRI, SANI Safrizal Safrizal Salami Salami, Salami Saldy, Tri Gamela Salma Hayati Salman Al Farisi, Salman Salmon Salmon, Salmon Saputra, Galih Ginanjar Sarfilianty Anggiani, Sarfilianty Sari, Cut Putri Mellita Sari, Nova Julia Sari, Wahyu Firman Satyanegara, Diqbal Sherly Kasuma Warda Ningsih Siska Novra Elvina Siswadi, Renalda SITI MARYAM SRI WARDANI Subhan Ajrin Sudirman Sukmawati, Murni Sulaiman Sulaiman Sumarlan Sumarlan, Sumarlan Sutejo Sutejo Syafri Anwar Syahminan Syahminan Syahril Syahril Syahril Syahril Syamilah, Syarifah Syamsul Arifin Syarfira, Syarfira Syarifatul Maf’ulah Syarifuddin Syerlie Annisa Tahirah, Ilmi Tania, Ananda Tarigan, Isma Sinarta Tarmizi Ninoersy Tasrif Akib, Tasrif Thaha, Ahmad Razak Tri Wahyudi Tryudha Vansla Tyas Asih Surya Mentari Ucu, Ucu Usman Usman Utama, Dian Sandi Veronita, Silvi Wanda Fitri Wati, Vivi Widia Yogi Ersan Fadrial Yoprisya, Yoprisya Yubarda, M.Kom, Erliza Yuliana Yuliana Yusra, Muhammad Z. Mawardi Effendi Zahara, Intan Zia, Adinda Iklima