p-Index From 2021 - 2026
12.361
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Saintika Medika: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Keluarga. Jurnal Keperawatan Jurnal Teknik Industri JDM TEKNIK MODUL Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Jurnal Ilmu keperawatan AGROTEKBIS IMAJI EurekaMatika (Jurnal Online Matematika S1) JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Tesa Arsitektur Planta Tropika Nature: National Academic Journal of Architecture JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Arsitektur KOMPOSISI WIDYAKALA JOURNAL Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Agrosains: Jurnal Penelitian Agronomi Jurnal SOLMA Jurnal Arsitektur ARCADE JEMA: Jurnal Ilmiah Bidang Akuntansi dan Manajemen Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA JURNAL AKUNIDA YUME : Journal of Management GEMA EKONOMI Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) Menara Perkebunan Asian Journal of Agriculture Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social Sciences Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan Desa-Kota : Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Pemukiman SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal Keperawatan (JKEP) Agro Bali: Agricultural Journal Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Journal of Education and Learning Mathematics Research (JELMaR) Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Science Midwifery Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Indonesian Journal of Global Health research Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Jurnal Litbang Kota Pekalongan International Journal of Business, Law, and Education Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains Jejaring Administrasi Publik (JAP) KESANS : International Journal of Health and Science Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Jurnal Eurekamatika TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Jurnal Talenta Sipil Journal of Economics Research and Policy Studies Penamas: Journal of Community Service JURNAL SABHANGA Tropical Plantation Journal Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Technologica Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur Journal of Educational and Cultural Studies Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Pengabdian Masyarakat STIE Surakarta (DIMASETA) International Journal of Application on Economics and Business JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Journal of Agrosociology and Sustainability Jurnal Bakti Masyarakat Manajemen Jurnal Hukum dan Keadilan Al'Adalah Jendela Akademika: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Science, Technology, and Communication Journal Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Aspiration of Health Journal PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Riau Jurnal Teknik Informatika SINEKTIKA: Jurnal Arsitektur Holistik Jurnal Kesehatan Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Jurnal Arsitektur ARCADE Educational Psychology Journal Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan dharma wiyata
Claim Missing Document
Check
Articles

EKSISTENSI KORIDOR JALAN PROF. SOEDARTO SEBAGAI GERBANG UNDIP TEMBALANG Kinanthi, Delaya; Purwanto, Edi
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Arsitektur ARCADE, Maret 2026
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/arcade.v10i1.4504

Abstract

Abstract: The Prof. Soedarto Road corridor serves as the main access and gateway to the Undip Tembalang Campus area. This study aims to identify and analyze the corridor as a circulation space and the visual aspects that shape the corridor, as well as to identify the potential and issues affecting the area's existence. The approach used is descriptive qualitative with data collected through direct observation on the Prof. Soedarto Road Corridor. The research findings revealed that this corridor has strong axial potential towards landmarks such as the UNDIP Gate and Muladi Dome, but is hindered by scale conflicts, a lack of pedestrian space, and facade irregularities. Recommendations are directed towards the reorganization of visual elements such as setbacks, facade rhythm, and strengthening the visual axis as strategies to enhance the area's identity.Keywords: Road Corridor, Circulation, Visual Abstrak: Koridor Jalan Prof. Soedarto berperan sebagai akses utama dan pintu gerbang menuju kawasan Kampus Undip Tembalang. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis koridor sebagai ruang bersirkulasi dan aspek visual yang membentuk koridor, serta mengidentifikasi potensi dan permasalahan yang memengaruhi eksistensi kawasan. Pendekatan yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan dengan data yang dikumpulkan melalui observasi langsung pada Koridor Jalan Prof. Soedarto. Hasil penelitian ditemukan bahwa koridor ini memiliki potensi aksial kuat menuju landmark seperti Gerbang UNDIP dan Muladi Dome, namun terganggu oleh konflik skala, kurangnya ruang pejalan kaki, serta ketidakteraturan fasad. Rekomendasi diarahkan pada penataan ulang elemen visual seperti fasad dan penguatan sumbu visual sebagai strategi memperkuat identitas kawasan. Kata Kunci: Koridor Jalan, Sirkulasi, Visual
PENERAPAN POLA 1-3-1 PADA PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL), DI KANAL BANJIR TIMUR (KBT) JAKARTA TIMUR Kurniawan, Dody; Purwanto, Edi; Pandelaki, Edward E.; Anggraini, Nova Puspita
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Arsitektur ARCADE, Maret 2026
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/arcade.v10i1.4530

Abstract

Abstract: The Flood Canal plays a crucial role as a drainage system to address flooding. Its function is to channel water from upstream rivers through a collector channel that begins in the southern part of the city, specifically in the Manggarai area, and flows along the western edge of the city until it reaches the sea at Muara Angke.. Subsequently, the East Flood Canal (BKT) was constructed as part of the central government's efforts at that time to control flooding across Jakarta. This situation contrasts with the current state of the KBT, where other community activities contribute positively to the city's landscape. Sports activities, motorized and non-motorized vehicle circulation, annual parades, and street vendors (PKL) are daily activities that are highly engaging. The presence of street vendors (PKL) in the KBT segment at Pondok Bambu is particularly further study using the 1-3-1 pattern. This research uses a qualitative approach. Data collection was conducted through direct field observation and interviews with key figures and local residents. Data analysis was then conducted using a qualitative descriptive approach.The aim of this research is to provide recommendations for the organization of street vendors (PKL) to make the area more organized and attractive Keywords: Kanal Banjir Timur (KBT); 1-3-1 pattern, Street Vendors (PKL) Abstrak: Kanal Banjir memiliki peran penting sebagai sistem drainase untuk mengatasi masalah banjir. Fungsinya adalah mengalirkan air dari sungai di hulu melalui saluran kolektor yang dimulai dari bagian selatan kota, tepatnya di Kawasan Manggarai, dan mengalir sepanjang tepi barat kota hingga mencapai laut di Muara Angke. Upaya selanjutnya, dibangun Kanal Banjir Timur (BKT) sebagai salah satu upaya Pemerintah Pusat saat itu untuk mengendalikan banjir di seluruh Jakarta. Pemerintah Pusat saat ini sudah menerbitkan berbagai peraturan tentang pengelolaan fungsi sungai. Kondisi ini bertolak belakang dengan keberadaan KBT saat ini dimana terdapat fungsi-fungsi aktifitas warga lainnya yang dapat memberikan kontribusi positif bagi wajah kota. Aktifitas olah raga, sirkulasi kendaraan bermotor dan non-motor, pawai kegiatan tahunan dan Pedagang Kaki Lima (PKL) menjadi aktifitas keseharian dan sangat menarik. Khusus keberadaan PKL di lokasi KBT segmen Pondok Bambu menarik untuk diteliti lebih mendalam dengan penerapan pola 1-3-1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lapangan dan wawancara dengan tokoh kunci serta masyarakat di sekitar lokasi penelitian. Setelah itu, analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi alternatif penataan PKL untuk menjadikan kawasan lebih tertib dan menarik. Kata kunci: Kanal Banjir Timur; Pola 1-3-1, Pedagang Kaki Lima (PKL)
RESPON PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN FLAVONOID BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) BIRU, PUTIH, UNGU, DAN BIRU MUDA TERHADAP CEKAMAN SALINITAS Tyas, Berliyana Wahyu Ning; Purwanto, Edi; Sari, Siti Lusi Arum
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i4.9409

Abstract

Bunga telang merupakan salah satu tanaman yang menjadi alternatif pewarna alami dan mengandung flavonoid tinggi yang berpotensi sebagai antioksidan yang baik bagi kesehatan. Bunga telang yang dibudidayakan di Indonesia memiliki warna mahkota bunga biru, putih, ungu, dan biru muda. Namun belum ada penelitian yang  menjelaskan bahwa bunga telang dengan warna bunga yang berbeda memiliki respon berbeda terhadap lingkungan. Berdasarkan hal tersebut, tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana respon bunga telang biru, putih, ungu, dan biru muda terhadap cekaman salinitas, pada parameter pertumbuhan dan kandungan flavonoid. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri atas dua faktor yaitu variasi warna bunga telang (biru; putih; ungu; biru muda) dan konsentrasi larutan garam NaCl (0; 2500; 5000 ppm). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan NaCl pada variasi warna bunga telang berpengaruh signifikan terhadap (panjang akar, jumlah daun, jumlah bunga, tinggi tanaman). Bunga telang biru (2500 ppm) menghasilkan kandungan flavonoid tertinggi. Serta perlakuan NaCl 2500 ppm merupakan perlakuan optimum untuk meningkatkan parameter kandungan flavonoid seluruh variasi warna bunga telang. Sedangkan bunga telang putih (5000 ppm) menghasilkan kandungan flavonoid terendah dan perlakuan NaCl 5000 ppm merupakan perlakuan yang menurunkan kandungan flavonoid pada seluruh variasi warna bunga telang.
Studi Perbandingan Struktur Spasial Kota-Kota Terbelah Sungai: Kota Tenggarong, Kota Samarinda, Kota Tanjung Redeb, dan Kota Tanjung Selor Fitrianto, Agus; Purwanto, Edi; Harsritantogun, Bangun Indrakusumo Radityo
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v7i2.80952.90-101

Abstract

Kota-kota di Kalimantan yang berkembang di sepanjang sungai sering menunjukkan karakter morfologi yang terbelah, ditandai dengan ketimpangan spasial antara dua sisi sungai. Ketidakseimbangan ini berdampak pada keterhubungan aktivitas, distribusi layanan publik, dan struktur ruang kota secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis komparatif terhadap struktur spasial empat kota sungai di Kalimantan, yaitu Kota Samarinda, Kota Tenggarong, Kota Tanjung Redeb, dan Kota Tanjung Selor. Analisis dilakukan dengan menggunakan enam indikator, yakni asal pertumbuhan, kepadatan penduduk, pola spasial, tata guna lahan, jaringan jalan, dan hierarki kota. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif dengan teknik analisis spasial berbasis citra satelit, interpretasi dokumen RTRW, serta observasi lapangan untuk validasi kondisi eksisting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat kota memiliki kesamaan dalam orientasi awal pertumbuhan dari garis air tetapi mengalami perbedaan signifikan dalam pola ekspansi dan konfigurasi spasial. Kota Samarinda menunjukkan morfologi kota yang lebih kompak dan terkoneksi secara hierarkis, sedangkan Kota Tanjung Selor dan Kota Tenggarong menunjukkan dominasi aktivitas pada satu sisi sungai dengan konektivitas terbatas. Perbedaan ini berkaitan erat dengan faktor historis, peran sungai sebagai batas atau penghubung, dan kehadiran infrastruktur pengikat seperti jembatan atau simpul transportasi. Penelitian ini menjawab kekosongan studi spasial komparatif pada kota-kota sungai menengah di Indonesia dan menawarkan pendekatan pembacaan morfologi yang mengintegrasikan aspek sejarah, ekologi, dan konektivitas spasial. Temuan ini penting sebagai masukan bagi perencanaan kota sungai yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan.
Co-Authors . Hadiwiyono A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Rauf Abdul Roup, Abdul Ade Budi Setiawan Ade Syoufa Adi Kurniawan Adillah, Meylia Afandi, Irvan Afriyanti, Siti Nur Laily Agung Budi Sardjono Agus Fitrianto, Agus Agus Pujianto Agustinus Purna Irawan Ahmad Basuki Akbar Sujiwa Al-batul, Fitrotunnisa Alfandito, Muhammad Zidane Amalia Tetrani Sakya, Amalia Tetrani Amalia, Liliyani Nur Ambarwati, Retnoning Amdayani, Susilawati Amrozi Khamidi Andriani, Lutfi Tri Anggraeni, Ni Ketut Putri Anggraini, Nova Puspita Anggrayni, Vidiyana Anis Ika Nur Rohmah anna wahidati Anugrah, Adhika Ibnu apriyan hendriyanto Aprodita Emma Yetti Ardianzyah, Muhamad Viki Nur ARI SUSILOWATI Arief Rahman Arisanti, Dian Asyhari Asyhari, Asyhari Atiek Suprapti atik suprapti Atmiasri AYUNINGTYAS, ROSYIDA Azainil Azainil Bambang Setioko Brilianti, Dani Fitria Budiharjo, Anton Bulan, Marcellina Cahyadi, Tio Natalia Sari Chaerul Anwar Chairul Huda Al Husna Charolina, Chika Helen Lola Cinta, Griselda Zahira Curtinawati, Rizki Fillya Dawan, Anil Deasy Olivia, Deasy Dewi , Cynthia Sari Dhiyaulhaq, Faradhifa Shafahana Dinartika, Amelia Dini Hariyanti Djumilah Hadiwidjojo DODY KURNIAWAN Eddy Tri Haryanto, Eddy Tri Edward E. Pandelaki, Edward E. Edward Endrianto Pandelaki Edward Endriyanto Pandelaki, Edward Endriyanto edward pandelaki Erni Irawati Euis Mufahamah Fahril, Imam Fairuz, Tariza Faqih Ruhyanudin Fauziah, Nita Fatma Febrianti, Elok Firdaus, Aina Aulia Fironika Kusumadewi, Rida Fitra Handika Hutama Gumilang, Lingga Arta Gunadi Gunadi Gunadi Gunawan Hadi, Suprapto Harsanti, Aprilia Dwiki Harsritanto, Bangun Indrakusumo Radityo Harsritantogun, Bangun Indrakusumo Radityo Haryaka, Usfandi HASANAH, NUR AZIZAH USWATUN Helmi Helmi Hendy Tannady Henik Tri Rahayu Hermina, Isnaini Hidayat, Hanif Himawan, Rifqi Huda, Muhammadiyah Nujulul Huda, Rachmad Miftah Husin, Ahmad Husna, Layyinatul Imamah, Indah Nur Inayati, Nabilla Rahma Indah Dwi Pratiwi Indriani, Wiewiek Inggrida, Jedda Ayu Iratasya Rizky Ayundari, Iratasya Rizky Islamy, R Adharyan ISWAHYUDI ISWAHYUDI Jabbaar, Ghozi Abdul Jamilatus Syamsiah Anwar Joenso, Reivandy Christal Juwita, Desy Kania Kinasih Karlina, Nova Karwanto, Karwanto Kinanthi, Delaya krisno akbar Kudadiri, Parlindungan Kurniawan, Basuki Kusuma Ratnawati Kusumamahanani, Fatma Laksana, Alfian Hudan Lazuardi Lazuardi LESTA yananda amardan, LESTA yananda Lestari, Sri Isfantin Puji M. Rimawan Maman Suherman Maryam Masyriqi, Zufarudin Al Maulidina, Rossyana Amelia Mochamad Nursalim Mohammad Iqbal Mabruri, Mohammad Iqbal Muhtadin, Imam Muji Rahayu Mulyadi, Fadli Nadhirah, Aulia Nar Herrhyanto Ngaisah Ngaisah, Ngaisah Nindiana, Rina Ningrum, Winda Widya Ningtyas, Nurmala Agustin Nulhakim, Lukman Nur Fauziah, Qori Nuriyah, Fakihatun Nurul Huda Nuryanti, Feny Eka Oktarina, Devi Palimbunga, Febry Busri Pane, Eddisyah Putra Pangestika, Intan Widya Parjanto Poromarto, Susilo Hambeg Prabang Sety PRABARINI, HANIFAH FAIRUZA Pramesty, Dewi Indah Pranoto, Ethys Prasetya, Yanto Budi Pratama, Syndu Yoga Pratikto, Aryo Priyanto, Yuda Galang Puji Astuti, Risma Puji Harsono, Puji Pujianti, Amin Purnama, Septian Maulana Purwandari, Cornelia Ayu puspa ayu Putra, I Dewa Gede Tantara Tesa Putri, Fadillah Dwi Putri, Kharisma Disti Winsa R Siti Rukayah Raharjo, Suharto P Rahmawati Prihastuty, Rahmawati Rahmawati, Frizka Fauzia Rakhmanita, R Rakhmanita, Rakhmanita Ramadhani, Restu Ratna Juwita resza riskiyanto Rifai, Mukhamad Rinaldo, Rinaldo Rizka Novi Sesanti Rizwana, Zahra Ardya Robbi, Mohammad Jefri Ali Romadhani, Ahmad Rosalia, Tita Rukhayah, R. Siti Rusdianto, Moh. Sahri, Agus Salsabil , Syifa Hanifa Samanhudi Samanhudi Santi, Yanuarita Sari, Fevi Catur Wulan Sari, Liliana Chandra Sari Sari, Novita Yuliana Sari, Siti Lusi Arum Sattriedi Wahyu Binabar SETIYANINGSIH, ARY Setyaningrum, Dian Ftriana Setyaningrum, Dika Anjasmara Shelma , Ismy Alifia Shofiyah Nurmasari Siti Hasanah Sjarief, Rachman Soedarmanto, Soedarmanto Solehudin, Makmun Solikhun, Muhamad sonaesti, ceratomia Sudadi Sudadi Sudarmi Sudarmi Sukamdiani Sulandjari Sulandjari, Sulandjari Sulhendri, Sulhendri Sumarni DW, Sumarni Sunardi Sunardi Supriyono Supriyono Supyani Supyani Suranto Tjiptowibisono Suratman Suratman Suryani Suryani Susanto, Eko Budi Susilowati Susilowati Sutono Sutono Sya'roni, Wahab Tanjung, Juita Taqiya, Nurul Rifqi Tedianto Tedianto teguh budianto Tehtae, Sareef Tini, Tini Titik Agustiyaningsih Titin Sakinah, Titin Tiwuk Herawati Tri Lestari Handayani Triatmono, Agus Tyas, Berliyana Wahyu Ning Ubaidillah, Zaqqi Uktolseja, Goklas Hendra Ulfaturrohmah, Lu'luatul Khoiriyyah 'Ulimat Umi Kalsum Usman Made Utami, Rahayu Budi Vivi Kurnia Putri Wenni Syafitri, Wenni Widia Ningsih, Widia Widiantara, I Wayan Andhika Widjayanti, Widjayanti Wijayanti . Wijayanti Wijayanti Wijonarko, Rizqi Willianto, Henoch Wisnu Agung, Wisnu Wisnu Prajogo, Wisnu Yani, Iis Yohanes Setiawan Yohanes Totok Suyoto Yuanita, Amelia Ratna Yunus, Ahmad Yurizal, Shalsabila Azzahra Putri