p-Index From 2021 - 2026
15.074
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Prosiding Seminar Nasional MIPA Bioeducation Journal Jurnal Pengajaran MIPA EDUSAINS Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Pendidikan IPA Indonesia International Journal of Education Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Formica Education Online Jurnal Prima Edukasia Quagga Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Mimbar Sekolah Dasar Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Jurnal Bioedukasi Jurnal Pendidikan Biologi Journal of Biology Education Jurnal Manajemen Pendidikan Unnes Science Education Journal Metodik Didaktik JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika) EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Seminar Nasional Pendidikan IPA Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) PAEDAGOGIA Jurnal Bioedukatika Momentum: Physics Education Journal Indonesian Journal of Science and Mathematics Education Journal of Science Learning ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Visipena Edukasi : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Jurnal PGSD: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar PENDIPA Journal of Science Education Indonesian Journal of Primary Education Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Applied Information System and Management Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education International Journal of Elementary Education Jurnal Pendidikan Matematika dan Integrasinya Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Pedagonal : Jurnal Ilmiah Pendidikan Journal of Innovative Science Education Aquacultura Indonesiana BIOSFER : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) PrimaryEdu - Journal of Primary Education Jurnal Pendidikan Jurnal Komunikasi Pendidikan Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro JPPIPA (Jurnal Penelitian Pendidikan IPA) Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat Journal of Tropical Chemistry Research and Education These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan IJORER : International Journal of Recent Educational Research Oryza : Jurnal Pendidikan Biologi Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Indonesian Journal of Educational Development (IJED) JSEP (Journal of Science Education and Practice) Indonesian Journal Of Educational Research and Review Jurnal Cakrawala Pendas Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Al Jahiz: Journal of Biology Education Research Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) Journal of Innovation and Research in Primary Education Journal of Pedagogy and Education Science Research in Physics Education Jurnal Penelitian Archipelago: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Iain Ternate Proceeding Seminar Nasional IPA JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Journal of Environment and Sustainability Education Jurnal Pengabdian Isola Journal of Communication and Public Relations (JCPR) Jurnal Elementaria Edukasia Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi SENMEA Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesian Journal of Primary Education Jurnal Pendidikan MIPA Jurnal Pendidikan Progresif Jurnal Ekonomi Mahasiswa IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education Journal Of Biology Education Research (JBER) EDUKASI : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Pedagogia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Jurnal Abmas
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Tingkat Disposisi Kreatif dan Posisi Disposisi Kreatif Siswa SMP dalam Pendidikan IPA Anggit Permanasari; Ari Widodo; Ida Kaniawati
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 1 (2022): November - February
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.1.308-314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat disposisi kreatif dan posisi disposisi kreatif siswa SMP dalam pendidikan IPA. Metode penelitian yang dilakukan adalah deskriptif dengan jenis survei. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 73 orang siswa SMP dari beberapa sekolah di muara enim, Sumatera Selatan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner tertutup untuk tanggapan atas laporan diri setiap siswa terkait beberapa pernyataan disposisi kreatif dan posisi disposisi kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disposisi kreatif dan posisi disposisi kreatif siswa berada pada presentase rata-rata skor 75% dengan kategori sedang. Sedangkan rata-rata skor tertinggi dari indikator disposisi kreatif terdapat pada indikator kolaboratif 78% dan pada indikator keingintahuan 78% dari aspek posisi disposisi kreatif siswa dibandingkan dengan teman sebaya. Baik siswa laki-laki maupun perempuan memiliki rata-rata yang sama dan seimbang, akan tetapi pada siswa laki-laki lebih dominan pada aspek kegigihan dan kolaboratif sedangkan untuk siswa perempuan memiliki skor yang lebih dominan pada aspek kolaborasi saja. Disposisi kreatif dapat mempengaruhi posisi disposisi kreatif siswa, begitupun sebaliknya. Disposisi kreatif dan posisi disposisi kreatif merupakan dua aspek yang juga harus didukung dan dikembangkan dalam konteks kreativitas siswa dalam pendidikan IPA.
PENGEMBANGAN TUTORIAL ONLINE YANG MENGINTEGRASIKAN PANDUAN BELAJAR MANDIRI UNTUK MELATIH SELF-REGULATED LEARNING Ucu Rahayu; Ari Widodo
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v2i2.676

Abstract

The aim of this study is to analyze the development of an online tutorial program that integrates independence learning guides to train students’ independence learning in distance biology education. The method of the research is research and development. Sample of the study is Biology Education students of a distance education institution in Indonesia who take online learning tutorial of Anatomy and Human Physiology, Animal Development, Biology Learning Strategy, and Evaluation of Biology Learning in first semester of academic year of 2016. Data collected by questionnaire of learning independence, open questionnaires, tests, and interviews. The results show there is an increase in student self-regulated in the low category and improvement of learning outcomes in the medium category. In addition, students assessed positively to self-regulated learning exercises that were integrated into the online tutorial. Therefore, the implementation of online tutorial that integrates the study guide can improve students’ learning independence and student learning outcomes. Abstrak: Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan program tutorial online yang mengintegrasikan panduan belajar mandiri untuk melatihkan kemandirian belajar mahasiswa Pendidikan Biologi Pendidikan Tinggi Jarak jauh. Metode penelitian yang digunakan penelitian dan pengembangan. Sampel penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Biologi salah satu institusi pendidikan jarak jauh di Indonesia yang mengikuti tutorial online mata kuliah Anatomi dan Fisiologi Manusia, Perkembangan Hewan, Strategi Pembelajaran Biologi, dan Evaluasi Pembelajaran Biologi pada tahun akademik 2016 semester satu. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, angket kemandirian belajar, angket terbuka, tes, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan tutorial online terdapat peningkatan kemandirian belajar mahasiswa pada kategori rendah dan peningkatan hasil belajar pada kategori sedang. Selain itu, mahasiswa menilai positif terhadap latihan kemandirian belajar yang diintegrasikan ke dalam tutorial online tersebut. Dengan demikian, penerapan tutorial online yang mengintegrasikan panduan belajar dapat meningkatkan kemandirian belajar dan hasil belajar mahasiswa.
Belajar melalui Video untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Guru IPA Indrie Prihastuti; Ari Widodo; Liliasari .; Riandi .
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 1 (2021): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v6i1.4210

Abstract

Berpikir kritis dalam memecahkan masalah merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran. Agar dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa yang diperlukan guru yang memiliki keterampilan berpikir kritis pula. Keterampilan berpikir kritis ini dapat belajar melalui kegiatan pelatihan guru. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan kritis guru setelah mengikuti pelatihan berbasis video. Video digunakan sebagai sumber belajar utama dalam pelatihan ini. Subjek penelitian ini adalah 44 orang guru IPA SMP. Pelatihan ini dilakukan dengan menggunakan platform google classroom. Peserta mempelajari 8 segmen video secara bertahap tentang delapan keterampilan berpikir kritis. Setelah mempelajari setiap segmen video, peserta diberikan pertanyaan untuk mengukur keterampilan berpikir kritis mereka. Seorang pelatih ditugaskan untuk mengatur jalannya pelatihan dan memberikan umpan balik terhadap hasil kerja peserta. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor keterampilan berpikir kritis adalah 54.19 (SD=14). Meskipun hasil yang didapatkan peserta belum optimal, pemanfaatan video patut untuk dipertimbangkan sebagai alternatif kegiatan pelatihan guru.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NATURE OF SCIENCE TERHADAP PEMBELAJARAN SAINS Devita Cahyani Nugraheny; Ari Widodo
Jurnal Visipena Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v12i1.1332

Abstract

This research aims to discover about how the use of nature of science model effects science learning. The research method used was an experimental method with one group pretest posttest design. The data obtained were analyzed using SPSS 20 software with t-dependent sample t-test. Based on the results of the analysis, obtained a significance value of 0.00, this value is smaller than the value of α = 0.05. This means that there are differences, applying the learning model of nature of science, science learning is also better and can increase the understanding of the nature of science indirectly. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Nature of Science terhadap pembelajaran sains. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain one group pretest posttest. Data yang telah diperoleh, dianalisis dengan mengunakan software SPSS 20 dengan uji t- dependent sampel t-test. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,00, nilai ini lebih kecil dari nilai α = 0,05. Hal ini berarti terdapat perbedaaan, dengan menerapkan model pembelajaran nature of science maka berpengaruh secara signifikan terhadap pembelajaran sains. Kata Kunci: Model Pembelajaran Nature Of Science, NOS
Penerapan Immersive Virtual Learning terhadap Pemahaman Konsep Perubahan Iklim dan Keterampilan Proses Berpikir Asita Al Mufida; Ari Widodo; Rini Solihat
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2022): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v8i3.1673

Abstract

problem of climate change is currently a problem that worries people around the world. Education is considered one way to solve this problem. However, the material on climate change is challenging to understand because the concepts contained in it are complex and require good thinking skills. Therefore, learning is needed that can facilitate this. Immersive Virtual Learning (IVL) analyzes the results of its application to students' understanding and thinking process abilities. The use of a pre-post control group design involving 59 junior high school students showed student learning outcomes in the class were significantly different from the control class. The understanding of the concept of treatment students is better than the control class students. The same results are also shown in the results of data analysis related to thinking skills in the two classes. It is hoped that there will be further research related to IVL to get better learning outcomes
Analysis of the Nature of Science in the “Merdeka” Curriculum and Elementary Science Books and Their Comparison Between Countries Ika Rosmiati; Nurul Saadah Agustina; Yusup Maulana; Ari Widodo
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2022): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v8i3.1701

Abstract

The nature of science is essential to be conveyed in the curriculum and student books because it becomes a reference in the learning process to adequately achieve learning objectives. This study aims to describe aspects of the nature of science in the "merdeka" curriculum and its comparison between countries and an analysis of the nature of science in elementary science books. The quantitative descriptive method is carried out by studying literature and analyzing documents on aspects of the nature of science in the "merdeka" curriculum documents and elementary science books. Curricula documents from other countries are analyzed to find out the comparison. Based on the analysis and comparison results, it is shown that the nature of science in the elementary school curriculum and its embodiment in student books is not explained explicitly, both in the curriculum and in student books. The percentage of science essence values ​​in the student curriculum is > 80.00%, namely product, subjective, and creative aspects, and in student books, only product aspects have a percentage value of > 80.00%. It is known that the percentage of the emergence of the nature of science is different in each country.
The Benefits of Teacher Professional Development (TPD) Program Based on Partnership, Technology, and Ethnoscience Approach to Improving the TPACK of Science Teachers Yohanes Freadyanus Kasi; Ari Widodo; Achmad Samsudin; Riandi Riandi
Pedagonal : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 6, No 2 (2022): Pedagonal : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/pedagonal.v6i2.5756

Abstract

This study aims to determine the benefits of the Teacher Professional Development (TPD) program based on the partnership, technology, and ethnoscience approach to improving the TPACK of science teachers. It was conducted for 3 months from September to November 2021. The subjects consisted of 28 science teachers in Nagekeo Regency spread over 6 districts. This study was conducted using 2 methods, online and offline. In the online method, teachers met via Zoom to analyze the concept of science in Nagekeo cultural activities, adjust the concept to basic competencies, and evaluate the results of learning implementation in the classroom. In the offline method, teachers met directly to, in group, design a culture-based science lesson plan, and 4 teachers mutually agreed to carry out direct learning in class using the designed lesson plan. The results of the pretest and posttest of science teacher knowledge on indicators in the TPACK components were analyzed. The results demonstrated a significant difference between the pretest and posttest results of the TPACK components. The pretest results showed an average value of 39.89 in the low category while the posttest results showed an average value of 88.24 in the high category. These results indicate that the TPD program based on the partnership, technology, and ethnoscience approach is useful in improving the TPACK of science teachers.
Analisis kedalaman dan keterkaitan antar konsep pada pembelajaran IPA di masa pandemi Asita Al Mufida; Ari Widodo
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 7, No 2: Oktober 2021
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipi.v7i2.40887

Abstract

Paper ini bertujuan untuk menunjukkan hasil analisis kedalaman dan keterkaitan antar konsep pada materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan dan materi pencemaran lingkungan yang disampaikan oleh guru kepada siswa SMP dalam pembelajaran jarak jauh. Guru yang menjadi subjek penelitian berjumlah tiga orang yang menggunakan media yang berbeda dalam menyampaikan materi. Guru pertama menggunakan kombinasi WhatsApp dan Google Classroom, Guru kedua menggunakan kombinasi WhatsApp dan Zoom, dan Guru ketiga menggunakan kombinasi WhatsApp dan E-learning sekolah. Penelitian dilakukan dengan menganalisis pembelajaran yang dilakukan oleh ketiga guru dan materi yang disampaikan, serta didukung dengan hasil wawancara dengan guru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, baik Guru pertama, kedua, maupun ketiga masih terbatas dalam menyampaikan konsep, baik dalam segi durasi penyampaian konsep maupun banyaknya sub konsep yang disampaikan. Guru hanya sebatas menjelaskan pengertiannya saja disertai contoh tanpa membahas lebih lanjut konsep tersebut, serta keterkaitannya dengan konsep-konsep yang lain. Sangat jarang sekali guru mengaitkan antar konsep, sehingga konsep-konsep yang disampaikan terkesan berdiri sendiri dan tidak memiliki keterkaitan dengan konsep yang lain. Konsep yang disampaikan ketiga guru didominasi oleh konsep-konsep yang seharusnya sudah diajarkan di jenjang SD, namun diajarkan kembali di jenjang SMP.Kata Kunci: kedalaman konsep, keterkaitan antar konsep Depth analysis and relationships between concepts in natural science learning during the pandemic  Abstract: This paper is aimed to show the results of the analysis of the depth and interrelationships between concepts in the topic on interaction of living things with the environment and environmental pollution material that was delivered by the teacher to junior high school students in distance learning. There were three teachers who became the research subjects, all of which used different media in delivering the material. The first teacher uses a combination of WhatsApp and Google Classroom, the second teacher uses a combination of WhatsApp and Zoom, and the third teacher uses a combination of WhatsApp and school E-learning. The research was conducted by analyzing the learning carried out by the three teachers and the material presented, and supported by the results of interviews with teachers. The results of this study indicate that both the first, second, and third teachers are still limited in conveying concepts, both in terms of the duration of concept delivery and the number of sub-concepts delivered. The teacher is only limited to explaining the meaning accompanied by examples without further discussing the concept, as well as its relation to other concepts. It is very rare for teachers to link between concepts, so that the concepts conveyed seem to stand alone and have no connection with other concepts. The concepts presented by the three teachers were dominated by concepts that should have been taught at the elementary level, but were taught again at the junior high school level.
Ketepatan pemilihan pendekatan, metode, dan media terhadap karakteristik materi IPA Rusyda Mutanaffisah; Resmi Ningrum; Ari Widodo
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 7, No 1: April 2021
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipi.v7i1.32622

Abstract

Abstrak: Paper ini memaparkan hasil analisis video kegiatan pembelajaran untuk membandingkan ketepatan pemilihan strategi pengajaran (pendekatan, metode, dan media) oleh tiga subjek penelitian yang memiliki jenjang karier berbeda. Ketiga subjek tersebut adalah mahasiswa jurusan pendidikan yang sedang melakukan simulasi di kelasnya, mahasiswa tingkat akhir yang sedang melakukan Program Pengalaman Lapangan (PPL), dan guru berpengalaman. Hasil analisis menunjukkan bahwa guru berpengalaman menggunakan pendekatan, metode, dan media yang tepat dan lebih variatif dibandingkan mahasiswa. Selain itu, guru berpengalaman cenderung lebih menguasai materi pembelajaran dan mampu mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Hal ini juga teramati pada mahasiswa PPL yang menggunakan fenomena sehari-hari sebagai bahan diskusi. Meski demikian, ketiga subjek memperlihatkan pola distribusi waktu penyajian konsep yang relatif sama, yaitu lebih dari 90% pada kegiatan inti dan kurang dari 5% untuk kegiatan pendahuluan dan penutup. Paper ini diharapkan dapat menyajikan gambaran mengenai realita yang terjadi di lapangan sebagai bahan evaluasi dalam pembelajaran IPA, baik untuk mahasiswa, guru, ataupun semua pihak yang terkait di dunia pendidikan. The accuracy of the selection of approaches, methods, and media for the characteristics of combined science materials Abstract: This paper presents the results of a video analysis of learning activities to compare the accuracy of the selection of teaching strategies (approaches, methods, and media) by three subjects with different career paths. The three subjects are college students majoring in education conducting simulations in the classroom, final-year college students conducting a Field Experience Program (PPL), and experienced teachers. The results of the analysis show that experienced teachers use the right approach, method, and media that are more varied than both students. Besides, experienced teachers tend to be better at learning material and are able to link learning to everyday life. This was also observed in PPL students who used everyday phenomena as the discussion material. However, the three subjects showed a relatively similar time distribution pattern of the concept presentation, which is more than 90% in core activities and less than 5% for preliminary and closing activities. This paper is expected to present a picture of the reality that occurs in the field as an evaluation material in learning science, both for students, teachers, or all parties involved in the world of education.
Pemahaman hakikat sains (NOS) oleh siswa dan guru sekolah dasar Ari Widodo; Jumanto Jumanto; Yogi Kuncoro Adi; Muh Erwinto Imran
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 5, No 2: October 2019
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipi.v5i2.27294

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman siswa dan guru SD tentang Nature of Science (NOS). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode survei. Purposive sampling digunakan sebagai teknik pengambilan sampel. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa dan guru SD dari Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Purwakarta di Jawa Barat, serta dari Kabupaten Kendal dan Kota Surakarta di Jawa Tengah. Kuesioner yang berisi 30 item pernyataan yang dikembangkan oleh peneliti dalam konsultasi dengan dosen, guru, dan kepala sekolah yang didasarkan pada literatur yang relevan digunakan sebagai instrumen dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memahami tingkat NOS pada kriteria Cukup dengan skor 65 sedangkan guru pada kriteria Baik dengan skor 72. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman NOS siswa memiliki kriteria yang berbeda dengan NOS guru. Akhirnya, penelitian ini merekomendasikan bahwa guru harus memahami NOS dan pembelajaran reflektif eksplisit, serta bagaimana mengajarkan NOS dengan pembelajaran reflektif eksplisit. Understanding the Nature of Science (NOS) by elementary school students and teachers AbstractThe purpose of this study was to identify the understanding level of elementary students and teachers of the nature of science (NOS). This type of research was a descriptive study with a survey method. Purposive sampling was used as a sampling technique. Sample in this study were students and teachers from Kuningan Regency and Purwakarta Regency in West Java, and from Kendal Regency and Surakarta City in Central Java. A questionnaire containing 30 items of statements developed by researchers in consultation with lecturers, teachers, and principals which based on the relevant literature was used as an instrument in this research. The results showed that the students understanding levels of NOS at the Immediate criteria with a score of 65 while the teacher on the Good criteria with a score of 72. Findings from this study indicate that the student's understanding of NOS has different criteria than the teacher's NOS. Finally, this study recommends that teachers have to understand with NOS and explicit-reflective learning, and how to teach NOS with explicit-reflective learning.
Co-Authors A. Suhandi Achmad Samsudin Ade Yulianto Adi, Yogi Kuncoro Adi, Yogi Kuncoro Adrianus Aleksander Dominggus Peny AFIFI MUTIARANI Afridha Laily Alindra Aisyah Zumira Al Fatih, Zaky Alfyn Abdan Nurahman Alindra, Afridha Laily Amalia, Nur Fildzah Andriian Rustaman Anggit Permanasari Anggraeni, Poppy Anggun Zuhaida, Anggun Annisa Latifah Nur'aeni Any Fitriani Ari Syahidul Shidiq Arifin Ahmad Aris, Tomi Ariska, Meli Ashirotun Ni'ma, Rosida Asita Al Mufida Atep Sujana Aynin Mashfufah Az Zahra, Lutfiah Aziz, Adika Muhammad Azizah, Cici Nur Azzahra, Waliyyatu Babang Robandi Badarudin Badarudin Bambang Supriatno Bayong Tjasyono HK Bayong Tjasyono HK Cahya Prima, Eka cahyana Caraka Putra Bhakti Cucun Sutinah Cut Intan Evtia Nurina Cut Intan Evtia Nurina Cut Intan Evtia Nurina Cut Intan Evtia Nurina Dandan Luhur Saraswati Deri Fadly Pratama Diah Kartika Sari Diana Ayu Rostikawati Diana Rochintaniawati Donna Karolina Br Surbakti Dr. Riandi Dwi Kartini, Dwi Dwie Saptarani Eka Cahya Prima Eka Murdani Eliyawati Eliyawati Eliyawati Eliyawati*, Eliyawati Encep Supriatna Enok Maryani Ernawulan Syaodih Esti Harpeni Evi Roviati Fadjrina Hapsari Woro Ayuningbudi Faizah, Zahra Fajriani, Nisrina Dwi Fanny Rahmatina Rahim Firdaus, Anugrah Ramadhan Firdaus, Hilman M. Firdha Sarah Kartini Firiyanti, Ilma Fitri Alfarisa Fitriani Nurzeha Fujii, Hiroki Galuh Yuliani Ghafur, Abdul Lathifudin Ghina Rohmatulloh Gusti, Utari Akhir Ha, Minsu Haksan Darwangsa Hamidah, Alisa Hana Lestari Hanifah Ratmini Utami, Hanifah Ratmini Hapsari, Niken Dwi Hendra Yulisman I Nyoman Pugeg Aryantha Ida Kaniawati Ida Yayu Nurul Hizqiyah Ika Rosmiati Ilah Nurlaelah Imas Srinana Wardani, Imas Srinana Imran, Muh Erwinto Indrie Prihastuti Intan Khairani Intan Safiah Intania Zainul Nurul Huda Ita Rustiati Ridwan Jajang Bayu Kelana Jumanto Jumanto Jumanto Jumanto, Jumanto Juwita, Juju Kartika, Diah Kasi, Yohanes Freadyanus Koerniadi, Diki LAILATUL MAGHFIROH Latifah, Suci Siti Lestari, Nimas Ayu Lia Astuti Liliasari . Lilit Rusyati Limin Santoso Lina Herlina Lungguh Puri Pramswari, Lungguh Puri Lusiana Dwi Hastuti Muchyar, Lusiana Dwi Hastuti Luthfiyani, Siti Halimatusya’diyyah Mardiyah, Fitri Husni Melly Ariska Meta Pusparini, Rakai Milka, Ikbal Adrian Minsu Ha Minsu Ha Mr Amprasto Mr. Saefudin, Mr. Mrs Sariwulan Diana Mufida, Asita Al Muhammad Hanif Munir Muslim Muslim Muslim Muslim Muslim Muslim Najihah Fakhirah Siregar Nanang Winarno Nasution, Putri Jayanti Nelson Cyril Ng Khar Thoe Nova Vivi Clara Saputri Novi Yusliani Novia Novia Noviartati, Kurnia Nugraheny, Devita Cahyani Nurhasanah, Zakia Nurhayati, Pipih Nurul Saadah Agustina Nuryani Rustaman Nuwangi, Pohaci Puspa Octaria Prajayanti, Atiek Peny, Adrianus Aleksander Dominggus Permana, Sutisna Pohaci Puspa Nuwangi Praditha, Anastasia Pramita Sylvia Dewi Puji Ayurachmawati, Puji Puspita, Gita Nurul Putri Siti Alhajjah Putri, Weni Anissa R. Riandi, R. Rahayu, Ai Hayati Rahmadayanti, Annesha Rahmannisa, Amanda Ras, Abdul Rivai Ratih Mar'atus Sholihah Resik Ajeng Maria, Resik Ajeng Resmi Ningrum Retty Isnendes Riandi Riandi Riandi Riandi Ridwan, Ridwan Riksa Yustiana, Yusi Rini Solihat Rohwan Maulana Luthfi Rosnita Rosnita Rosnita Rosnita Rusyda Mutanaffisah S, Yuli Chomsatu Saefudin Saefudin Safira Permata Dewi Salastri Rohiat, Salastri Samsudin, Asep Sardin Sardin Setiawan, Riswanda Ardan Sigit Saptono Simanullang, Ribka Siswahyudianto Siti Helmyati Siti Nurkamilah Siti Sriyati Soko, Imelda Paulina Solly Aryza SONY SUHANDONO Sri Redjeki Sri Redjeki Sri Wuryastuti Subuh Anggoro Suci Fitriani, Suci Suci Siti Lathifah Sukmana, Rika Widya Supono Supono Suratmi Suratmi Surtikanti Hertien Koosbandiah, Surtikanti Suryani, Rani Susanti Wulandari Susanti, Nevi Sutinah, Cucun Syamsudin, Achmad TATI KRISTIANTI Taufik Rahman Taufik Rahman Taufik Rahman Rahman Taufik, Leo Muhammad Tina Rizqiyati Rohimah Topik Hidayat Tursinawati Tursinawati Tursinawati Tursinawati, Tursinawati Tuszie Widhiyanti Ucu Rahayu Udin Syaefudin Saud, Udin Syaefudin Udin Syaefudin Sa’ud Utari Akhir Gusti Veithzal Rivai Zainal W, Endang Masitoh Wa Ode Lidya Arisanti Wahyu Sapto Aji Wahyu Sopandi Waliyyatu Azzahra Wardani, Duhita Savira Wardiyanto Wardiyanto, Wardiyanto Wati Sukmawati Weni Anissa Putri Widi Purwianingsih Widia Wulan Rahmafinia Wulandari, Resti Yenny Anwar Yeti Nurhayati Yogi Kuncoro Adi Yohanes Freadyanus Kasi Yolanda, Laksmita Yosi Gumala Yulianto, Ade Yusup Maulana Yusup, Hendrik Widya Zakia Nurhasanah