p-Index From 2021 - 2026
11.031
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konstitusi JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Journal on Education EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Jurnal Mantik International Journal of Demos As-Syar'i : Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Hukum Lex Generalis Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan INTERNATIONAL JOURNAL OF EDUCATION, INFORMATION TECHNOLOGY, AND OTHERS Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Jurnal Hukum Sehasen Jurnal Dunia Pendidikan QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Innovative: Journal Of Social Science Research Doktrin: Jurnal Dunia Ilmu Hukum dan Politik Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Journal of Innovative and Creativity Journal of Citizenship Public Service And Governance Journal Mimbar Administrasi Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Journal of Accounting Law Communication and Technology Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation PESHUM Edumaspul: Jurnal Pendidikan Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik
Claim Missing Document
Check
Articles

Putusan Hakim Terhadap Tindak Pidana Ringan Pencurian Getah Latex (Studi Kasus Putusan Nomor 46/Pid.C/2025/PN Lbp) Shelly Elprida Gajahmanik; Parlaungan Gabriel Siahaan; Dewi Pika Lumban Batu; Devi Putri Thesia; Lora Ernanta Tarigan; Taslima Amelia Taufik
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 2 (2026): JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i2.%p

Abstract

donesia sebagai negara hukum (rechtsstaat) menjadikan hukum sebagai dasar utama dalam mengatur kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Hukum memiliki fungsi penting sebagai pedoman hidup dalam masyarakat, serta bertujuan untuk menciptakan keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana alur persidangan dan apakah tujuan hukum tersebut dapat terimplementasi dengan baik dalam kasus delik pencurian getah latex. Adapun metode peneltiian yang digunakan adalah hukum normatif. Hasil penelitian ini menunjukkan dalam kasus ini terdakwa tergolong dalam tindak pidana pencurian ringan. Sehingga membuat terdakwa hanya dijatuhi pidana penjara kepada terdakwa selama 1 bulan dan juga menyatakan pidana tersebut tidak perlu dijalankan kecuali apabila dikemudian hari ada perintah lain dalam putusan Hakim.
Analisis Proses Persidangan Perkara Percobaan Pencurian dengan Kekerasan dan Kepemilikan Senjata Api Ilegal di Pengadilan Negeri Sei Rampah Nabila Amanda Rahman; Eshaulin Br Sembiring; Elsa Prida Br Tarigan; Alya Rachma; Parlaungan Gabriel Siahaan; Dewi Pika Lumban Batu
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 2 (2026): JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i2.%p

Abstract

Kasus ini menggambarkan proses pidana yang berjalan dengan prinsip keadilan menyeluruh dan profesionalisme tinggi. Pembuktian yang kuat melalui kesaksian korban, anak korban, serta bukti medis dan barang bukti senjata api ilegal menjadi dasar utama dalam menetapkan fakta hukum. Berperan aktif majelis hakim dan jaksa penuntut dalam menggali kebenaran umum dan menyusun argumentasi hukum yang sistematis menunjukkan komitmen terhadap penegakan hukum yang adil dan transparan. Pertimbangan hukuman yang matang dengan menimbang faktor pemberat dan mencerahkan mencerminkan keseimbangan antara memberikan efek jera kepada pelaku dan perlindungan hak-hak pelacur sebagai manusia. Kasus ini juga menegaskan bahwa penerapan keadilan restoratif tidak selalu memungkinkan, terutama dalam tindak pidana kekerasan berat yang melibatkan senjata api ilegal. Putusan penjara selama sepuluh tahun dan penyerahan barang bukti menjadi langkah tepat untuk menjaga keamanan dan mengamankan sosial. Secara keseluruhan, kasus ini menjadi contoh efektifnya sistem peradilan dalam melindungi masyarakat sekaligus menegakkan supremasi hukum secara adil dan manusiawi. 
ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT DAN PENGURUS TERHADAP EFEKTIVITAS KOPERASI MERAH PUTIH DALAM PEMBERDAYAAN UMKM DI BANDAR KHALIPAH Ika Khairi Dzaky Nasution; Parlaungan Gabriel Siahaan; Laura Natalia Naibaho; Sakila Putri; Yulan Hutabarat; Zaskia Maghfirah Ramadhani Siregar
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 7 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i7.2026.1609-1618

Abstract

Koperasi merupakan lembaga ekonomi rakyat yang memiliki peran penting dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat dan pengurus terhadap efektivitas Koperasi Merah Putih dalam pemberdayaan UMKM di Desa Bandar Khalipah, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada masyarakat dan anggota koperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki pandangan yang cenderung positif terhadap keberadaan Koperasi Merah Putih karena koperasi dianggap mampu membantu masyarakat dalam memperoleh modal usaha dan meningkatkan perekonomian masyarakat kecil. Namun, persepsi positif tersebut masih bersifat umum dan belum didasarkan pada pemahaman yang mendalam mengenai sistem serta mekanisme pelaksanaan koperasi. Masyarakat pada umumnya hanya mengetahui koperasi sebagai lembaga yang identik dengan bantuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, pelaksanaan koperasi belum berjalan secara maksimal karena masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pendanaan, kurangnya sosialisasi, rendahnya partisipasi masyarakat, dan belum optimalnya pengelolaan organisasi. Dalam perspektif Pendidikan Kewarganegaraan, koperasi mencerminkan implementasi nilai demokrasi ekonomi, partisipasi warga negara, dan semangat gotong royong dalam pembangunan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas Koperasi Merah Putih masih berada pada tahap pengembangan sehingga diperlukan peningkatan transparansi, sosialisasi, dan penguatan manajemen koperasi agar mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat serta pemberdayaan UMKM secara optimal.
Analisis Pelaksanaan Persidangan Perkara Pencurian dengan Pemberatan di Pengadilan Negeri Binjai Nur Arba Asari; Dwi Valentina Sihite; Risky Sakti Lumban Gaol; Ameliya Harahap; Ruth Geraldine Manurung; Parlaungan Gabriel Siahaan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4932

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelaksanaan persidangan perkara pencurian dengan pemberatan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Binjai pada tanggal 23 September 2025. Observasi dilakukan terhadap jalannya sidang dengan fokus pada proses pembacaan dakwaan, pemeriksaan saksi dan terdakwa, serta putusan hakim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses persidangan berjalan sesuai prinsip peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan dengan pertimbangan hukum dan aspek kemanusiaan. Hukuman yang dijatuhkan seimbang antara keadilan dan pembinaan moral bagi terdakwa. Penelitian ini memberikan gambaran pentingnya penegakan hukum yang efektif serta implikasi sosial dari tindak pidana pencurian.
Gotong Royong Sebagai Strategi Pengetasan Kemiskinan: Analisis Kolaborasi Pemkot Medan Dengan Komunitas Lokal (Sila Ke-3) Dien Solia Sipayung; Togu Samuel Riady Manurung; Tresa R K Pasaribu; Aprilla Revalina Br Purba; Ripka Br Perangin-angin; Parlaungan Gabriel Siahaan
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i1.8149

Abstract

Kemiskinan di wilayah perkotaan masih menjadi salah satu permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat, termasuk di Kota Medan. Permasalahan ini tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan ekonomi, tetapi juga terbatasnya akses masyarakat terhadap layanan sosial dan pemberdayaan. Nilai gotong royong sebagai budaya masyarakat Indonesia dapat menjadi salah satu strategi dalam membantu mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran gotong royong melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Medan dan komunitas masyarakat dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap program sosial seperti bank sampah, posyandu, dan komunitas pemuda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kolaboratif tersebut mampu meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat hubungan sosial, serta memberikan manfaat dalam bidang ekonomi, kesehatan, dan lingkungan. Dengan demikian, gotong royong yang didukung oleh kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dapat menjadi strategi yang efektif dalam membantu mengurangi kemiskinan serta memperkuat solidaritas sosial di masyarakat.
Analisis Implementasi Pelindungan Hukum Jurnalis Lokal di Media Digital: Studi Kasus Kabanjahe Samuel Pratama Depari; Parlaungan Gabriel Siahaan
Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/nomos.v5i3.3353

Abstract

Penelitian ini menganalisis urgensi dan efektivitas pelindungan hukum bagi jurnalis lokal di era digital, khususnya pada media daring di Kabanjahe. Isu kekerasan, intimidasi, dan ancaman terhadap jurnalis, terutama dari media lokal, semakin krusial, mengancam kebebasan pers. Tujuannya adalah mengkaji bentuk ancaman dan mengevaluasi efektivitas regulasi hukum. Menggunakan pendekatan yuridis-sosiologis kualitatif-deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan sembilan informan kunci, termasuk jurnalis lokal media daring, organisasi profesi (Dewan Pers, Persatuan Wartawan Indonesia [PWI] Karo), lembaga bantuan hukum (LBH Medan), dan aparat penegak hukum (Polres Tanah Karo). Hasilnya menunjukkan jurnalis lokal di Kabanjahe menghadapi beragam ancaman fisik, psikologis (penyadapan, penyebaran konten merusak reputasi), dan struktural, termasuk dugaan kriminalisasi via penyalahgunaan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Pelindungan hukum masih belum efektif akibat lemahnya komitmen aparat, prosedur tak jelas, serta diskriminasi, mengikis prinsip Rule of Law. Disimpulkan, implementasi hukum belum optimal. Direkomendasikan penguatan implementasi hukum melalui pelatihan aparat, harmonisasi regulasi, peningkatan profesionalisme jurnalis, serta mekanisme bantuan hukum berbasis komunitas, penting untuk menjamin kebebasan pers di era digital.
Analisis Keadilan Distribusi Beasiswa KIP Kuliah oleh Pemerintah Daerah Berdasarkan Prinsip Keadilan Sosial Pancasila pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Muhammad Ibnu Khoir Pasaribu; Parlaungan Gabriel Siahaan; Aidil Henry Akbar; Gloria Tampubolon; Zhafirah Ramadhani; Bertaliana Br Ginting; Priscilia Priscilia; Sisca Simanullang
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8176

Abstract

Keadilan dalam pembagian program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) menjadi hal yang sangat penting karena program ini dibuat sebagai alat oleh negara untuk memastikan hak konstitusional atas pendidikan tinggi yang setara dan adil, sesuai dengan Pasal 31 UUD 1945 dan sila kelima Pancasila. Namun, dalam praktiknya, masih ada banyak masalah seperti penentuan sasaran yang kurang tepat, penggelapan data, praktik nepotisme, keterlambatan dalam pencairan dana, serta kurangnya transparansi dan akuntabilitas yang menyebabkan beasiswa belum sepenuhnya sampai kepada mahasiswa yang benar-benar memerlukannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap lima mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan sebagai obyek penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis proses penentuan penerima Beasiswa KIP Kuliah oleh pemerintah daerah dari perspektif prinsip keadilan sosial Pancasila, meninjau kesesuaian kriteria penerima dengan prinsip pemerataan untuk mendapatkan pendidikan tinggi, serta untuk mengevaluasi kemungkinan adanya ketimpangan dan diskriminasi dalam proses seleksi dan distribusi beasiswa. Hasil penilitan mengungkapkan bahwa walaupun program KIP Kuliah telah memberikan keuntungan signifikan bagi mahasiswa yang berpenghasilan rendah, masih ada kekurangan dalam hal transparansi dalam proses seleksi, keakuratan dalam memverifikasi data, dan ketepatan dalam menentukan penerima. Ini menunjukkan bahwa asas keadilan sosial Pancasila belum sepenuhnya terwujud dalam pelaksanaan program KIP Kuliah di tingkat lokal. 
Implementasi Nilai Persatuan Dalam Penetapan Prioritas Penerima Bansos bagi Kelompok Rentan di Kelurahan Kenangan Baru Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Usman Jalal Siregar; Parlaungan Gabriel Siahaan; Rista Novita Sari Perangin-Angin; Dwi Afnelia Rivana Okta Br Sitepu; Mardianti Manday; Desy Cristin Damanik; Eva Nurul Huda
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8177

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi nilai Persatuan Indonesia dalam penetapan prioritas penerima bantuan sosial (bansos) bagi kelompok rentan di Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Bantuan sosial merupakan salah satu kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti masyarakat miskin, lansia, dan penyandang disabilitas. Namun, dalam pelaksanaannya sering ditemukan permasalahan seperti ketidaktepatan sasaran, kurangnya transparansi, serta dugaan diskriminasi yang dapat menimbulkan kecemburuan sosial dan konflik antar warga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian diharapkan dapat menggambarkan bagaimana pemerintah daerah menjaga prinsip non-diskriminatif dalam menentukan penerima bansos, menilai dampak distribusi bansos terhadap potensi konflik sosial, serta menganalisis peran nilai sila ke-3 Pancasila dalam menciptakan harmoni sosial. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah agar kebijakan bansos dapat dilaksanakan secara lebih adil, transparan, tepat sasaran, serta mampu memperkuat persatuan dan solidaritas masyarakat.
Evaluasi Transparansi Data Penerima Bansos di Kelurahan Sidorejo Kecamatan Medan Tembung Kota Medan Sumatera Utara Ditinjau dari Nilai Kejujuran dan Keadilan Pancasila Agnes Olivia Sitompul; Ririn Marlina Manullang; Putri Sinaga; Kristin Manalu; Parlaungan Gabriel Siahaan
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8179

Abstract

Bantuan sosial (Bansos) merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu agar kesejahteraan sosial dapat terjaga secara merata. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan permasalahan seperti ketidakakuratan data penerima, keterbatasan keterbukaan informasi, serta dugaan ketidaktepatan sasaran yang dapat menimbulkan kecemburuan sosial dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap masyarakat di Kelurahan Sidorejo. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi transparansi data penerima bansos serta menilai sejauh mana transparansi tersebut mencerminkan nilai kejujuran dan keadilan dalam Pancasila, sekaligus memberikan rekomendasi perbaikan agar penyaluran bansos lebih akuntabel, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kepercayaan publik melalui partisipasi masyarakat, verifikasi data berkala, keterbukaan informasi, serta penguatan pengawasan.
Peran Musyawarah Kelurahan Dalam Menentukan Penerima Bansos: Studi Perspektif Nilai Sila Ke-4 Pancasila di Kelurahan Sidorejo Kecamatan Medan Tembung Sumatera Utara Jhonni Erikson Sianturi; Parlaungan Gabriel Siahaan; Claudia Novelita Br Manurung; Yohana Impian Tamba; Devina Joy Septina Pakpahan; Lia Desseloy Purba
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8180

Abstract

Bantuan sosial (bansos) merupakan salah satu program pemerintah yang dirancang untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan sosial di Indonesia. Dalam proses penentuan penerima bansos, musyawarah kelurahan berperan sebagai forum utama yang melibatkan lurah, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, dan warga secara langsung. Namun dalam praktiknya, proses ini masih menghadapi berbagai persoalan seperti ketidaktepatan sasaran, kurangnya transparansi, rendahnya partisipasi masyarakat, hingga munculnya konflik sosial akibat ketidakpuasan terhadap hasil keputusan. Kondisi ini menunjukkan bahwa nilai sila ke-4 Pancasila yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan belum sepenuhnya diterapkan dalam proses tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme musyawarah kelurahan dalam menentukan penerima bansos, mengevaluasi penerapan nilai sila ke-4 Pancasila dalam proses musyawarah, serta menilai sejauh mana musyawarah mampu menghasilkan keputusan yang adil, partisipatif, dan transparan. Penelitian dilakukan di Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Sumatera Utara menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musyawarah kelurahan telah dilaksanakan sebagai mekanisme formal pengambilan keputusan dengan melibatkan aparat kelurahan, kepala lingkungan, dan tokoh masyarakat. Namun, partisipasi masyarakat umum masih terbatas, transparansi informasi belum optimal, dan akurasi data penerima bansos perlu ditingkatkan karena data DTKS tidak selalu diperbarui secara berkala.
Co-Authors Adamsyach Prana Walidin Ade Fitri Sihombing Adelina Aritonang Adelina M Aritonang Adelina Sitanggang Adeline Pastika Muham Adinda Salwa Azzahra Sani Adrian Daulay Adriana Kolo Agata Putri Handayani Simbolon Agave David Girsang Agnes Olivia Sitompul Aidil Azhary Lubis Aidil Henry Akbar Ainur Nadzirah Aisyah Novianti Albert Tunggul Ardiansyah Aldiwongki Bartolomeus Turnip Alex Prayoga Sidabutar Ali Asdon Tanjung Alissa P Simbolon Almaidah Siregar Alya Rachma Amalia Azzahra Amelia Situmorang Ameliya Harahap Anastasya Fricilla Sinaga Andiopenta Purba Anis Safrita Anisa Indriyati Anisah Mufidah Anjelina Pasaribu Anjuwita Putri Adela Nababan Anna Maudina Manurung Annisa Zulaura Aprilla Revalina Br Purba Ariel Pimbro Hasugian Arinda Risna Cherylia Siregar Arsiska Sari Asher Ebenneazer Ginting Aulia Hakim Dalimunthe Azizah Nur Nasution Bartolomeus Marulitua Simanjorang Bastian Armada Hutajulu Bayu Adrian Bella Ayu Anzalia Bella Natasiya Benni Sitanggang Bertaliana Br Ginting Bila May Boy Dippu Tua Simbolon Carles Syahputra Hulu Chaterine Isabel Hasian Lumbantoruan Christina Kenika Br. Keliat Chyka Olyvia Saragih Cici Stevani Siahaan Cindy Ayu Lestari Clara Pratama Claudia Novelita Br Manurung Daffa Aulia Baihaqi Dandi Abram Situmorang Dandi Putra Bintang Daniel R. Sihite Dea Anis Lathifah Debora Merlani Purba Debora Simamora Delila Lumban Raja Della Pebriani Simamora Delva Fitria Denni Iwan Permata Saragih Deo Agung Haganta Barus Desriani Ronay Fiona Purba Desvita Dwi Herawati Desy Cristin Damanik Devi Permata Br Bangun Devi Putri Thesia Devi Putri Thesia Devina Joy Septina Pakpahan Dewi Amanda Nasution Dewi Fika Lumban Batu Dewi Pika Lb Batu Dewi Pika Lbn Batu Dewi Pika Lumban Batu Dewi Pika Lumban Batu Dewi Sartika Dhiva Dalna Yuzar Dian Uli Anatasia L Tobing Diego Martahan Rumahorbo Dien Solia Sipayung Dina Pratiwi Tambun Dwi Afnelia Rivana Okta Br Sitepu Dwi Aulia Anggraini Dwi Heri Efrilia Dwi Valentina Sihite Ega Pratama Eirene Dahlia Sidabutar Eka Mei Riska Br Sitepu Eka Putriani Sihombing Elchie Setia Kasih Elisabet Juniawati Pardede Ella Debora Sri Karina Br Tarigan Elsa Monica Br, Sirait Elsa Prida Br Tarigan Elvredro Banjarnahon Endhita Putri Erbina Br Sembiring Erbina Sembiring Erik Prasetya Sutrianto Ernes Tifani Anastasia br Saragih Erniati Silalah Eshaulin Br Sembiring Esra Natasya Sitepu Eva Nurul Huda Fadillah Melani Putri Fadillah Tisali Fahreza Rizki Tabrani Faiz Muhammad Zacky Fany May Sarah Sitohang Fariz Aditya Fauzan Azima Febiola Br Sembiring Feby Oktavia br Tarigan Fitria Rosy Fitriyani Surbakti Friska Lorentina Purba Gloria Tampubolon Grace Emmanuella Malau Grace Mutiara Lovian Sinambela Hanna Izzati Ar Raudhah Hanna Tresia Sidabutar Herlide Purba Herti Noita Simbolon Hilda Umayyah Anak Ampun Ibda Maghni Tarigan Ida Nurjana Tamba Ika Khairi Dzaky Nasution Ikhsanul Fadly Butar-butar Ilham Syaipullah Imanuddin Husayn Sormin Imanuel Deyas Asta Gulo Imel Simbolon Indah Puja Claudia Damanik Intan Indah Megasari Ira Yenita Malau Irenita Perangin Angin Isnaniah Isnaniah Iwain O. Nababan Jekson Saragih Jelita Mawar Doloksaribu Jepfri Lumban Gaol Jessica Evi Margaretha Jhonni Erikson Sianturi Jihan Aisyah Rahmadania Jonatan Marbun Joselin Panjaitan Joy Prana Bangun Juli Ramayani Juliandi Juliandi Junaidi Junaidi Juwita Helena Sitompul Kahirunnisyah Nasution Kesya Oktariana Br Surbakti Kevin Rahmat Immanuel Khairul Fahmi Sagala Khairunisa Khairunisa Kirana Pranata S. Brahmana Krisdayanti Manik Kristin Manalu Kristina Pujasari Sitompul Lalu Sumardi Lammarito Lumban Gaol Lammarito Lumbangaol Laney Sartika Laras Sati Sintania Laura Natalia Naibaho Lemuel Hezekia Gavriel Lensi sigalingging Lia Desseloy Purba Loficha Metesa Br Ginting Lora Ernanta Tarigan M Ridho Sahputra M. Alfarabi Pratama M. Hadi Pratama Malona L Siregar Maniar Nainggolan Mantasia Hasibuan Marcel Zefanta Tarigan Marchello Benedictus Pinem Marco Vito Naibaho Mardianti Manday Maria Clara Elfrisma Manalu Maria Gabriel Oktriana Tangkas Marina Gabriella Mario Fany Manurung Marlina Elisa Marpaung Martina Br Sihotang Martua Felix Jonathan Mei Ampudan Lumbangaol Mela Yanna Silitonga Melva Simangunsong Meya Amelia Mhd Ilham Hidayat Rastami Mhd Rizki Alhasbi Tjg Mhiranda T Sitorus Mira Cahya Mitha Alvia Rosha Monica Tiur Simamora Muhammad Aqsa Sitompul Muhammad Fariz Zaky Muhammad Ghattan Riza Harahap Muhammad Habib Husin Muhammad Ibnu Khoir Pasaribu Muhammad Rajali Muhammad Rifky Muhammad Rizky Fadillah Nabila Amanda Rahman Najwa Latifah Hasibuan5 Najwatul Khoiriah Nasywa Yasmin Purba Natanael Naibaho Natasya Agatha Putri Jawak Natasya Windi Aqilla Natasyah Yolanda Nazazwa Sasqila Nazla Ritonga Neri Aisyah Nike Margaretha Br Sembiring Nobel Arta Zalukhu Noni Aulia Pratiwi Nova Lestari Dalimunthe Novrida Reanti Purba Novridah Reanti Purba Novridah Reanti Purba Novridah Reanti Purba Novry Purba Nur Anisa Simbolon Nur Arba Asari Nur Hidayah Hasibuan Nur Janna Nurul Azmy Pratiwi Ovi Oktavia K Sihombing Paiman Nadeak Pebriana Asina Panjaitan Pebryna Riosa Siburian Peggy Mahara Dingga Peter Patiangbanua Purba Philip Marchello Hasonangan Sinaga Pingky Monica Hasugian Piona Okta Piana Pirhot Maranata Siburian Poliman Padang Prawira Wibawa H Pretty Grace Banjarnahor Priscilia Priscilia Puan Adea Zahwa Putri Adinda Manurung Putri Jesika Putri Nasha Althoof Putri Permata Assiddiq Harahap Putri Sinaga Putri Widia Ningsih Rahma Yani Hasibuan Rahmi Siregar Raja Songkup Pratama Rama Rizky Septienda Saragih Ramona Febiola Simorangkir Ramsul Nababan Rani Sabeta Nainggolan Ratu Chintia Zahara Sihaloho Ray Dinho Simatupang Raysa Diva Zalianti Reggina Valentina Sipayung Reh Bungana Beru Perangin-angin Reh Bungana Br PA Reh Bungana Br. PA Reh Bungana Parangin angin Reh Bungana Perangin-angin Reni Berlian Silalahi Retno Rezky Fajriana Reva Parapat Rian T R Simanjuntak Ricci Oktaviani Pinem Rifky Hasyim Ananta Rimma Anisa Siagian Rina Oktaviana Sihotang Rindiani Lumban Gaol Rini Armianti Berutu Ripka Br Perangin-angin Ririn Marlina Manullang Risa Rozzaqi Rambe Riska Audina Risky Sakti Lumban Gaol Risky Sakti Lumban Gaol Rista Novita Sari Perangin-Angin Rizky Khairani Br Gintin Rohana Manalu Rohma Safitri Roma Nauli Stephany Br Bintang Rona Rindamelani Hutasoit Roselli Anjelina Lumbansiantar Rotua Florentina Natalia Simanjuntak Ruth Angel Avrillia Hutagalung Ruth Astrinata Sihite Ruth Geraldine Manurung Ruth Lidya Siboro Ruth Yesika Siahaan Sadnes Sinaga Sakila Putri Salman Lubis Salsabila Siregar Salwa Risda Pratiwi Samiullah Putra Limbong Samuel Pratama Depari Samuel Sihite Sania Dwi Aura Saparutdin Brutu Sarah Miranda Gultom Sarah Sabina Sari Sesilia Depari Satya Nofryanti Seevaira Chyta Simanullang Selpi Andryani Br Sibagariang Shelly Dwira Simorangkir Shelly Elprida Gajahmanik Shelly Elprida Gajahmanik Shofwan Sasri Azhari Sindari Br. Barus Sisca Simanullang Siti Ansari Tambunan Siti Fatimah Sari Ritonga Siti Yusriah Sri Hadiningrum Sri Malem Teta Tarigan Sri Yunita Stefy Margaretha Suci Izdihar Hulwa Suci Rohani Panjaitan Sulastri Krisdayanti Sinambela Syarifa Aini Tara Ashiilah Taslima Amelia Taufik Taslima Amelia Taufik Tasya Ananda Putri Harahap Tawarika M Pandiangan Tawarika M. Pandiangan Tawarika Maritoda Pandiangan Teddy Pascha S.Depari Tessa Lonika Simanullang Theresia Anggi Natama Tia Ramadani Togu Samuel Riady Manurung Tonggi Barutu Tresa R K Pasaribu Tri Mei Rosalya Purba Trima Uasito Tampubolon Triska Marsha Olivia Unedo Nainggolan Usman Jalal Siregar Usy Zahra Ramadhani Valtino Gabriel Gultom Vika Oktavia Situmorang Vinolya Lidevia Br Manik Viona Francesca Purba Wika Wiryanti Siregar Yeni Yolanda Simbolon Yenni Enjelina Simatupang Yohana Impian Tamba Yona Kristin Simbolon Yosefina Simanjuntak Yosua Gabe Maruli Sianggaran Yosua Gabe Maruli Sijabat Yulan Hutabarat Yuli Indriani Lubis Zaskia Maghfirah Ramadhani Siregar Zhafirah Ramadhani Zianna Mira Simatupang Zoan Gaharu Parangin-Angin