p-Index From 2021 - 2026
16.636
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kedokteran Brawijaya Medula Jurnal Keperawatan Sriwijaya Molecular and Cellular Biomedical Sciences (MCBS) AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Gizi Klinik Indonesia Jurnal Kesehatan Komunitas JURNAL CITRA KEPERAWATAN Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Amerta Nutrition Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Dunia Kesmas Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Medika Malahayati Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Majalah Farmasetika Human Care Journal Jurnal Analis Farmasi Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Malahayati International Journal of Nursing and Health Science PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Riset Akuntansi dan Manajemen Malahayati (JRAMM) Jurnal Kesehatan Tambusai MAHESA : Malahayati Health Student Journal Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat JAF (Jurnal Analis Farmasi) Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan OVUM : Journal Of Midwifery and Health Sciences Health Research Journal of Indonesia Media Informasi JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns JOURNAL OF Mental Health Concerns CHI JOURNAL OF Community Health Issues TMI JOURNAL OF Tropical Medicine Issues Midwifery Journal Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Progresive muscle relaxtion (PMR) untuk menurunkan gangguan pola tidur Sari, Devi Ratna; Wahyudi , Wahid Tri; Hermawan, Dessy
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 2 No. 2 (2023): October Edition 2023
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v2i2.378

Abstract

Background: Over a period of nearly 50 years (1971-2018), the percentage of Indonesia's elderly population has roughly doubled. In 2018, the percentage of elderly people reached 9.27 percent or around 24.49 million people (BPS, 2018). In 2019 there was an increase, namely the percentage of elderly people, namely to 9.6 percent (25 million), where there were around one percent more elderly women than elderly men (10.10 percent compared to 9.10 percent). Of all the elderly in Indonesia, the young elderly (60-69 years) far dominate with a magnitude of 63.82 percent, then followed by the middle elderly (70-79 years) and the old elderly (80+ years) with a magnitude of 27 each. 68 percent and 8.50 percent. Purpose: Providing gerontic nursing care with the main nursing problem of sleep pattern disturbances with Progressive Muscle Relaxtion (PMR) in Sukajaya Lempasing Village in 2023 Method: This type of research uses descriptive qualitative research, this research uses descriptive research methods in the form of case studies with the Nursing Care approach, which includes assessment, nursing diagnosis, planning, implementation, and evaluation. Results: From the results of studies conducted on Mrs. E and Mrs. R, sleep pattern disorders were obtained. The data obtained by the patient named Mrs. R is female aged 65 and 70 years. Conclusion: The implementation study for 3 days obtained partially resolved results, which were characterized by an increase in elderly sleep duration. The results of the evaluation conducted for three days showed that all problems could be resolved.  Keywords: Elderly; Nursing Care; Progressive Muscle Relaxtion (PMR); Sleep Pattern Disturbance. Pendahuluan: Selama kurun waktu hampir 50 tahun (1971-2018), persentase penduduk lansia Indonesia meningkat sekitar dua kali lipat. Pada tahun 2018, persentase lansia mencapai 9,27 persen atau sekitar 24,49 juta orang (BPS, 2018). Pada Tahun 2019 terjadi peningkatan yakni persentase lansia yakni menjadi 9,6 persen (25 juta-an) di mana lansia perempuan sekitar satu persen lebih banyak dibandingkan lansia laki-laki (10,10 persen banding 9,10 persen). Dari seluruh lansia yang ada di Indonesia, lansia muda (60-69 tahun) jauh mendominasi dengan besaran yang mencapai 63,82 persen, selanjutnya diikuti oleh lansia madya (70-79 tahun) dan lansia tua (80+ tahun) dengan besaran masingmasing 27,68 persen dan 8,50 persen. Tujuan: Memberikan asuhan keperawatan gerontik dengan masalah keperawatan utama gangguan pola tidur dengan Progresive Muscle Relaxtion (PMR) di Desa Sukajaya Lempasing Tahun 2023 Metode: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan Asuhan Keperawatan, yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil: Dari hasil pengkajian yang dilakukan pada Ny. E dan Ny. R didapatkan gangguan pola tidur. Data yang didapatkan pasien bernama Ny. R berjenis kelamin Perempuan berusia 65 dan 70 tahun. Simpulan: Kajian implementasi selama 3 hari didapat hasil sebagian masalah teratasi, yang ditandai dengan meningkatnya durasi tidur lansia. Hasil evaluasi yang dilakukan selama tiga hari menunjukkan semua masalah dapat teratasi.
Eksplorasi Persepsi Dan Faktor Yang Mempengaruhi Efikasi Diri Pada Mahasiswa Tingkat Awal Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Safitri, Bella; Lestari, Sri Maria Puji; Wulandari, Mardheni; Hermawan, Dessy
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i11.20550

Abstract

Mahasiswa kedokteran tingkat awal menghadapi tuntutan akademik yang kompleks dan lingkungan belajar yang intensif. Efikasi diri memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa kedokteran tahun pertama beradaptasi dengan tuntutan akademik. Mahasiswa dengan efikasi diri yang tinggi cenderung lebih mampu memanfaatkan kemampuan mereka secara efektif serta menunjukkan ketahanan yang lebih baik dalam menghadapi tekanan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa tingkat awal terhadap efikasi diri serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui dua sesi Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan 11 mahasiswa kedokteran tingkat awal yang dipilih melalui purposive dan maximum variation sampling. Analisis data menggunakan thematic analysis. Mahasiswa memahami efikasi diri sebagai keyakinan terhadap kemampuan diri dalam menyelesaikan tugas, menghadapi tekanan akademik, dan mencapai tujuan pendidikan. Empat sumber efikasi diri menurut Bandura teridentifikasi, yaitu mastery experience, vicarious experience, verbal persuasion, serta kondisi emosional dan fisiologis. Selain itu, ditemukan dua faktor tambahan, yaitu regulasi diri dan lingkungan akademik, yang turut mempengaruhi terbentuknya efikasi diri mahasiswa. Efikasi diri berperan penting dalam proses adaptasi mahasiswa kedokteran. Dukungan akademik, penguatan regulasi diri, serta pembentukan lingkungan belajar yang kondusif menjadi faktor penting dalam meningkatkan efikasi diri mahasiswa tingkat awal.
Hubungan Antara Konsumsi Junk Food Dengan Obesitas Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Bandar Lampung Angkatan 2021, 2022, Dan 2023 Padisha, Afnan Naufal; Shariff, Fonda Octarianingsih; Alfarisi, Ringgo; Hermawan, Dessy
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i12.21164

Abstract

Obesitas merupakan akumulasi lemak berlebih yang berisiko terhadap kesehatan dan sering dikaitkan dengan pola konsumsi makanan tak sehat, termasuk junk food. Studi ini bertujuan menganalisis hubungan antara konsumsi junk food dengan kejadian obesitas pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Bandar Lampung angkatan 2021, 2022, dan 2023. Studi ini ialah studi kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross-sectional. Studi ini memakai 211 sampel yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data didapatkan melalui kuesioner tingkat konsumsi junk food dan pengukuran indeks massa tubuh (IMT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden tergolong obesitas (52,6%) dan konsumsi junk food terbanyak berada pada kategori rendah (45,0%). Uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara tingkat konsumsi junk food dengan status obesitas (p = 0,000). Distribusi data memperlihatkan bahwa seluruh responden dengan konsumsi junk food tinggi tergolong obesitas, sedangkan responden dengan konsumsi rendah mayoritas tidak obesitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa konsumsi junk food memperbesar risiko obesitas di kalangan mahasiswa kedokteran, yang dapat menjadi perhatian dalam upaya promosi gaya hidup sehat pada kelompok usia produktif.
The Relationship Between Maternal Knowledge And Husband’S Support With The Completeness Of Basic Immunization Among Toddler Aged 12–18 Months Lestari, Suci Ardianing; Evrianasari, Nita; Yuliasari, Dewi; Hermawan, Dessy
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 12, No 2 (2026): Volume 12 No 2 Februari 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v12i2.17451

Abstract

Latar Belakang: Imunisasi merupakan intervensi kesehatan masyarakat yang terbukti sangat hemat biaya dan berdampak positif pada peningkatan status kesehatan ibu dan anak di Indonesia. Imunisasi mencegah dan mengurangi morbiditas, disabilitas, dan mortalitas. Data dari Puskesmas Gedung Sari menunjukkan bahwa cakupan imunisasi dasar pada anak-anak telah menurun selama tiga tahun berturut-turut: dari 75,9% pada tahun 2021 menjadi 72,4% pada tahun 2022 dan 69,6% pada tahun 2023.Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dan dukungan suami dengan kelengkapan imunisasi dasar pada balita usia 12-18 bulan di wilayah kerja Puskesmas Gedung Sari pada tahun 2024.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari balita usia 12-18 bulan di Puskesmas Gedung Sari, dengan jumlah sampel sebanyak 58 balita. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Gedung Sari dari Januari hingga Juli 2024. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi dan dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat (Chi-Square).Hasil penelitian: Temuan menunjukkan bahwa 33 (56,9%) ibu memiliki pengetahuan yang baik tentang imunisasi dasar, 32 (55,2%) memiliki dukungan suami, dan 35 (60,3%) telah menyelesaikan imunisasi dasar.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan dan dukungan suami dengan kelengkapan imunisasi dasar pada balita usia 12-18 bulan di Puskesmas Gedung Sari tahun 2024 (nilai p = 0,001). Petugas kesehatan disarankan untuk memberikan edukasi bulanan tentang imunisasi dasar. Kata kunci: balita, dukungan suami, kelengkapan imunisasi, dan pengetahuan ABSTRACT Background: Immunization is a public health intervention proven to be highly cost-effective and has a positive impact on improving maternal and child health status in Indonesia. It prevents and reduces morbidity, disability, and mortality. Data from the Gedung Sari Community Health Center indicate that basic immunization coverage among children has declined over three consecutive years: from 75.9% in 2021 to 72.4% in 2022 and 69.6% in 2023.Research objective: To determine the relationship between mothers' knowledge and husbands' support with the completeness of basic immunization in toddler aged 12-18 months in the working area of the Gedung Sari Community Health Center in 2024.Method: This study used a quantitative cross-sectional design. The population in this study consisted of toddler aged 12-18 months in the Gedung Sari Community Health Center, with a total sample size of 58 toddler. This study was conducted in the Gedung Sari Community Health Center from January to July 2024. Data were collected using questionnaires and observation sheets and analyzed using univariate and bivariate (Chi-Square) analysis.Research results: The findings showed that 33 (56.9%) mothers had good knowledge about basic immunization, 32 (55.2%) had supportive husband’s, and 35 (60.3%) had completed basic immunization.Conclusion: There is a relationship between knowledge and husband’s support with the completeness of basic immunization in toddler aged 12-18 months in the Gedung Sari Community Health Center in 2024 (p-value = 0.001). Health workers are recommended to provide monthly education on basic immunization. Keywords: toddler, husband support, completeness of immunization, and knowledge    
Analisis Intensi Konsumsi Tablet FE Pada Ibu Hamil di Puskesmas Metro Kota Metro Provinsi Lampung Tri Ayati; Dessy Hermawan; Christin Angelina
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i8.14050

Abstract

ABSTRACT During pregnancy, iron requirements increase by 25% compared to non-pregnant women. Anemia in pregnancy is a risk factor for poor birth outcomes. Adequate iron supplementation in pregnancy is currently the most common and appropriate strategy for controlling iron deficiency anemia during pregnancy. The success of iron supplementation depends on whether pregnant women adhere to taking Fe tablets or not. Compliance in consuming TTD is a form of behavior so that the tendency to comply with regular TTD consumption can be analyzed using behavioral theory. One of the behavioral theories that can be used is the Theory of Planned Behavior (TPB). Based on the background above, researchers are interested in conducting an analysis of pregnant women's intentions to consume Fe tablets, especially at the Kota Metro Health Center. The type of research used in this research is quantitative analysis with a cross sectional design. The sample used in this research was 89 pregnant women in the working area of the Kota Metro Health Center. Data analysis used the Chi-Square test and multivariate binary logistic regression analysis. The results of Chi Square analysis show that there is a significant relationship between behavioral intention and attitude toward behavior (p-value=0.003; OR=3.696; 95% CI=1.521 - 8.981), subjective norm (p-value=0.000; OR=4.889; 95 % CI= 1.947-12.271), and perceived behavioral control was (p-value=0.001; OR=4.978; 95% CI=1.952 - 12.692). The results of the binary logistic regression analysis show that the attitude towards the behavior variable has a significant effect on the behavioral intention variable (P=0.0110.05 with an Exp(B) value of 3.655). The attitude towards the behavior has a significant effect on the behavioral intention of Ferrous Sulfat consumption in Pregnant Women in Kota Metro Health Center. Keywords: Ferrous Sulfat Tablets, Pregnant Women, Theory of Planned Behavior ABSTRAK Pada saat hamil, kebutuhan zat besi meningkat 25% dibandingkan ibu tidak hamil. Anemia pada kehamilan memiliki faktor risiko untuk terjadinya hasil luaran persalinan yang buruk. Kecukupan suplementasi zat besi dalam kehamilan saat ini merupakan strategi yang paling umum dan tepat untuk mengendalikan anemia defisiensi besi selama kehamilan. Keberhasilan suplementasi zat besi bergantung pada patuh tidaknya ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe. Kepatuhan dalam mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) merupakan suatu bentuk perilaku sehingga kecenderungan untuk patuh dalam konsumsi TTD secara teratur dapat dianalisis menggunakan teori perilaku. Teori perilaku yang dapat digunakan salah satunya adalah Theory of Planned Behavior (TPB). Berdasarkan latar belakang di atas, peneliti tertarik untuk melakukan analisis mengenai intensi ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe khususnya di Puskesmas Metro Kota Metro. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif analisis dengan desain cross sectional. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Metro Kota Metro sebanyak 89 orang. Analisa data menggunakan uji Chi-Square dan analisis multivariat regresi logistik biner. Hasil analisis Chi Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara behavioral intention dengan attitude toward behavior (p-value=0,003; OR=3,696; 95% CI=1,521 - 8,981), subjective norm (p-value=0,000; OR=4,889; 95% CI= 1,947-12,271), dan perceived behavioral control sebesar (p-value=0,001; OR=4,978; 95% CI=1,952 - 12,692). Hasil analisis regresi logistik biner menunjukkan variabel attitude towards the behavior signifikan berpengaruh terhadap variabel behavioral intention (P=0,011 0,05 dengan nilai Exp(B) 3,655). Attitude towards the behavior merupakan faktor yang paling mempengaruhi niat ibu hamil dalam mengkonsumsi TTD. Kata Kunci: Tablet Tambah Darah, Ibu Hamil, Theory Planned Behavior
Hubungan Indeks Masa Tubuh Dengan Kejadian Hipertensi di RS. Pertamina Bintang Amin Hesti Wulandari; Dessy Hermawan; Andoko Andoko; Wahid Tri Wahyudi
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i6.12106

Abstract

ABSTRACT According to the annual report at Pertamina Bintang Amin Hospital, it is known that hypertension cases are ranked first compared to other non-communicable diseases, where in 2022 there were 1658 people with hypertension who visited Pertamina Bintang Amin Hospital, most according to age group, namely at the age of 20-44 years of 488 people, followed by the 45-54 age group of 373 people, and the lowest was 15-19 years of 13 people. Body Mass Index can cause hypertension through various mechanisms, both directly and indirectly. Directly, Body Mass Index can cause an increase in cardiac output because the greater the body mass, the greater the amount of blood circulating so that cardiac output increases. The purpose of this study was to determine the relationship between body mass index and the incidence of hypertension at Pertamina Bintang Amin Hospital in 2023. Method Quantitative research with croos sectional design. The population in this study were all patients who visited Pertamina Bintang Amin Hospital. 138 people with a sample of 94 respondents using accidental sampling technique. The research was conducted at Pertamina Bintang Amin Hospital in March 2023. Data collection using questionnaires, univariate and bivariate data analysis (chi square). The results of the univariate analysis showed that 59 (62.8%) respondents did not experience hypertension and 70 (74.5%) respondents had normal BMI. There is a relationship between Body Mass Index and the incidence of hypertension at Pertamina Bintang Amin Hospital in 2023 (p-value = 0.001). Suggestions for health workers to provide counseling on the impact of hypertension and conduct blood pressure checks and weight monitoring are carried out on an ongoing basis. Keywords: BMI, Hypertension Incidence  ABSTRAK Menurut  laporan tahunan di RS. Pertamina Bintang Amin, diketahui bahwa kasus hipertensi menduduki peringkat pertama dibandingkan penyakit tidak menular lainnya, dimana tahun 2022 sebesar 1658 orang dengan penderita hipertensi yang berkunjung ke RS. Pertamina Bintang Amin, terbanyak menurut kelompok umur yaitu pada umur 20-44 tahun sebesar 488 orang, diikuti kelompok umur 45-54 tahun sebesar 373 orang, dan terendah 15-19 tahun sebesar 13 orang. Indeks Masa Tubuh dapat menimbulkan terjadinya hipertensi melalui berbagai mekanisme, baik secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung Indeks Masa Tubuh dapat menyebabkan peningkatan cardiac output karena makin besar massa tubuh makin banyak pula jumlah darah yang beredar sehingga curah jantung ikut meningkat. Tujuan penelitian ini diketahui hubungan indeks masa tubuh dengan kejadian hipertensi di RS. Pertamina Bintang Amin Tahun 2023. Metode Penelitian kuantitatif dengan desain croos sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung ke RS. Pertamina Bintang Amin sebanyak 138 orang dengan sampel yang digunakan sebanyak 94 responden menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian telah dilaksanakan di RS. Pertamina Bintang Amin pada bulan Maret 2023. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis data secara univariat dan bivariat (chi square). Hasil penelitian analisis univariat diketahui sebanyak 59 (62,8%) responden tidak mengalami hipertensi dan sebanyak 70 (74,5%) responden memiliki IMT normal. Ada hubungan Indeks Masa Tubuh dengan kejadian hipertensi di RS. Pertamina Bintang Amin tahun 2023 (p-value = 0,001). Saran bagi tenaga kesehatan agar dapat memberikan penyuluhan tentang dampak hipertensi dan melakukan pemeriksaan tekanan darah serta pemantauan berat badan yang dilakukan secara berkelanjutan Kata Kunci: IMT, Kejadian Hipertensi
The effect of soy milk on increasing hemoglobin levels in adolescent girls with anemia Ana Mariza; Asih Dwi Astuti; Astriana Astriana; Dessy Hermawan
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 9 (2025): December Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i9.1533

Abstract

Background: Anemia is a common health problem among adolescent girls, primarily due to blood loss during menstruation. This condition can interfere with learning concentration and daily activities. At Waskita Bekri Junior High School (SMP Waskita Bekri), 34 out of 52 female students were identified with mild to moderate anemia a relatively high prevalence, partly caused by a one-year delay in the distribution of iron supplementation tablets. Anemia prevention can be carried out through both pharmacological and non- pharmacological approaches, one of which is the consumption of soy milk. Purpose: To determine the effect of soy milk consumption on increasing hemoglobin levels in adolescent girls with anemia at Waskita Bekri Junior High School, Central Lampung Regency. Method: The study was conducted in May 2025 using a quantitative analytical experimental method with a one- group pretest–posttest design. The sample consisted of 34 female students selected through purposive sampling, based on hemoglobin levels measured using the Easy Touch device, who were identified as having mild to moderate anemia. Data were analyzed using univariate and bivariate methods, with the paired t-test applied for statistical testing. Results: The results showed that the average hemoglobin level before the intervention was 11.12 g/dL, which increased to 12.20 g/dL after soy milk consumption. The mean difference of 1.08 g/dL indicates an improvement in hemoglobin levels following the intervention. Conclusion: The paired t-test yielded a p-value of 0.000 (< 0.05), confirming a significant effect of soy milk consumption on increasing hemoglobin levels in adolescent girls with mild to moderate anemia. Suggestion: It is recommended that adolescent girls at Waskita Bekri Junior High School maintain a balanced diet and regularly consume iron supplements as advised to prevent anemia.
Hubungan Gaya Parenting Dan Status Ekonomi Dengan Kejadian Obesitas Pada Anak Usia 7-11 Tahun Di SDN 01 Kasui Lama Way Kanan Lully aulya Dinalis; Dita Fitriani; Yesi Nurmalasari; Dessy Hermawan
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 5 (2026): Volume 13 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i5.21814

Abstract

Obesitas adalah kondisi medis yang ditandai oleh penumpukan lemak tubuh berlebihan, yang diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan nilai 30 atau lebih. Obesitas berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan dan meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan yang mempengaruhi fungsi tubuh dan dapat menyebabkan komplikasi yang memerlukan perhatian khusus dalam pengelolaan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan gaya parenting dan status ekonomi dengan kejadian obesitas pada anak usia 7-11tahun. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional survey. Sampel berjumlah 97 orang merupakan peserta didik yang berusia 7-11 tahun di SDN 01 Kasui Lama. Analisis statistik menggunakan korelasi Chi-square untuk menilai hubungan antara gaya parenting dan status ekonomi dengan kejadian obesitas pada anak. Kejadian obesitas pada anak sebanyak 54,6; Gaya parenting dari orang tua terhadap anak menggunakan pola asuh permissive/authoritarian sebanyak 99 responden; Status ekonomi orang tua dari anak dikategorikan dalam tingkatan yang kurang sebanyak 97,9; Tidak terdapat hubungan gaya parenting dengan kejadian obesitas anak memperoleh nilai p-value = 0,360 (p 0,05); Hubungan status ekonomi dengan kejadian obesitas anak memperoleh nilai p-value = 0,117 (p 0,05).
Pengaruh Pemberian Susu Beras dan Vitamin D Terhadap Pertumbuhan Mencit Model Stunting Nabilla Naddah; Dalfian Dalfian; Akhmad Khaeru; Dessy Hermawan
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 5 (2026): Volume 13 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i5.21811

Abstract

Stunting ialah gangguan gizi jangka panjang yang memengaruhi perkembangan fisik dan kognitif anak, serta menjadi tantangan kesehatan di Indonesia. Intervensi nutrisi alternatif seperti susu beras dan vitamin D dinilai potensial untuk mendukung pertumbuhan. Studi ini dilaksankan guna mengetahui pengaruh pemberian susu beras dan vitamin D terhadap pertumbuhan mencit (Mus musculus) model stunting. Studi kini berjenis eksperimental in vivo dengan desain Randomized Controlled Trial (RCT), pre and post test with control group design, menggunakan 25 ekor mencit jantan strain C57BL/6. Induksi stunting dilakukan melalui pemberian diet rendah protein selama 21 hari dan indometasin selama 7 hari. Subjek dikelompokkan dalam lima kelompok: kontrol normal (KN), kontrol negatif (K-), perlakuan susu beras (KP1), vitamin D (KP2), dan kombinasi susu beras dengan vitamin D (KP3). Parameter yang diukur ialah berat badan dan panjang ekor sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil uji ANOVA memperlihatkan tidak terdapat pengaruh signifikan pada peningkatan berat badan untuk KP1 (p = 0,095), KP2 (p = 0,159), dan KP3 (p = 0,423). Namun, hanya kelompok KP3 yang menunjukkan pengaruh signifikan terhadap peningkatan panjang ekor (p = 0,012), sedangkan KP1 dan KP2 tidak signifikan (p = 0,184 dan p = 0,423). Dengan demikian kombinasi susu beras dan vitamin D memiliki potensi dalam mendukung pertumbuhan linier mencit model stunting, meskipun tidak berpengaruh terhadap berat badan.
The Relationship of Age of Toddlers, Immunization, BBLR, Housing Density and Use of Mosquito Repellent Drugs with the Incidence of ISPA Dina Dwi Nuryani; Dessy Hermawan; Fitri Eka Sari; Ani Oktasari
Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia Vol. 7 No. 3 (2026): Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/glosains.v7i3.786

Abstract

Background: ISPA is the main cause of high morbidity and mortality rates in early childhood. This disease is caused by many factors, such as characteristics of toddlers and their environment. Objective: This research aims to analyze the relationship between age, immunization, low birth weight (LBW), housing density, and the use of mosquito coils with the incidence of Acute Respiratory Infections (ARI) in toddlers. Methods: This is a quantitative analytical study with a cross-sectional design. The sample consisted of 162 individuals. Data collection was conducted using a questionnaire. Data analysis techniques included the chi-square test and logistic regression. Results: Results showed that 56.2% of toddlers were aged < 3 years; 3.7% had LBW; 33.3% had incomplete immunization; 27.8% lived in crowded housing; 27.8% were exposed to mosquito coils; and ARI incidence was 23.5%. Variables significantly associated with ARI were LBW (p-value: 0.040; OR: 7.176), immunization (p-value: 0.022; OR: 2.543), crowded housing (p-value: 0.004; OR: 3.233), and mosquito coil use (p-value: 0.041; OR: 2.382), while age was not significant (p-value: 0.238). Conclusion: The most dominant variable associated with ARI incidence was immunization (OR: 3.046; CI: 1.360–6.821). Health centers are advised to strengthen ARI prevention programs through increased immunization coverage and continuous monitoring of basic immunization completion. This study provides local epidemiological evidence on combined biological and environmental ARI risk factors at the primary healthcare level, offering a basis for targeted intervention strategies.
Co-Authors Aan Oktavia yuman Achmad Gus Fahmi Adli, Mulki Agus, Zaenal Arifin Nang Ajeng Febiyola Akhmad Khaeru Aknes Yulyanto Alfarisi, Ringgo Amirus , Khoidar Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andre Pebrian Perdana Angelina, Christin Angga Saputra Yasir Anggraini, Yuni Ani Oktasari Anita Anita Anjani, Ni Wayan Oktavia Aprilia Dwi Sukowati Apriyadi Apriyadi Archangela Olitia Arfina Yulistiani Arisandi, Syafik Ariyanti Wardiyah Arizwansyah Arizwansyah Arja, Andria Dhesvia Aryanti Wardiyah Aryanti, Riski Aryastuti, Nurul Aryawati, Wayan Asih Dwi Astuti Astri Pinilih Atikah Dwi Sabila Aulia, Garizah Auliya Warda Ningrum Azis, Jhon Bambang Hirawan Bertha Luthfiyah Hanna Badja Sanusi Cahya, Yuwika Chrisanto, Eka Yudha Christin Angelina Christin Angelina Febriani Cindi Cantika Viyani Corryna Riva Destrado Dalfian Dalfian Dalfian, Dalfian Della Ananta Putri Dennti Kurniasih Desi Eka Wijaya Desi Mailan Sari Detty, Ade Utia Devi Kurnia Sari Devi Ratna Sari Dewi Kusumaningsih Dewi Sri Sumardilah Dewi Yustianti Diah Adelia Emilda Diah Astika Winahyu Diana, Averia Eva Dina Dwi N Dininta, Gilang Fitra Dita Fitriani Dita Fitriani Djamaludin, Djunizar Djunizar Djamaludin Dwi Nuryani, Dina Dwi Yanti Dwiartho, Muhammad Fiqi Dwiyana, M Rizal Dzikra, A Farhan Adz Easter Yanti, Dhiny Eka Trismiana Eka Trismiyana Eka Yuhda Chrisanto Elliya, Rahma Ema Listiyaningsih Endah Kurniasari Eri Murni Asih erika maulina yanti Erlina Wati Erna Listiyaningsih Erna Listyaningsih Erna Manik Ersa Junika Esteria Marhayuni Evayanti, Yulistiana Evrianasari, Nita Fadila, Syabil Salza Fakhri Rizki Farich, Achmad Fauzurrahman Al Amin Febra ayudiah Febriani Putri, Devita Ferdinan Gultom Festy Ladyani Festy Ladyani Festy Ladyani Mustofa Festy Ladyani Mustofa Firmansyah Firmansyah Fitri Eka Sari Fitri Eka Sari Fitri Ekasari Fitri Ekasari Siregar Fitri Rahmawati Fitria Anita Fitriani, Dita Fonda Octarianingsih Sharrif Fredy Setiawan Furqoni, Prima Dian Gede Merta Mertana Gunawan Irianto Gusti Ayu Rai Saputri Gusti Ayu Rai Saputri Hakim, Nazwa Agrilussana Hamisyah Ramadhani Hany Musliha Hasbie, Neno Fitriyani Hasni Diana Heki Febrianto Hendy Pratama, Hendy Henni Puji Lestari Rahayu Hermawan, Ergo Esa Muharram Hesti Wulandari Hetti Rusmini Hidayat, Elsy Junilia Ida Rahmawati Ika Artini Ike Hesti Puspasari Imron Saputra Indah Mulia Herwisdiane Indah Mulia Herwisdiane Indra Kumala Indwiani Astuti Indwiani Astuti Indwiani Astuti Intan Ayu Pratiwi, Intan Ayu Iqmy, Ledy Octaviani Irianto, Gunawan Ismalia Husna Ismayani Ismayani Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Iwan Syahjoko Saputra Jasmen Nadeak Joko Martono Jumaida Jumaida K Widhi Indra Pagestu Kadarsih, Sri Karbito Karbito Karlina Herawati Keswara, Umi Romayati Khoidar Amirus Khoisiah, Hidayatul Kholis, Muhammad Ubayya Kiki Apriyana Koidar Amirus Kumalasari, Fadila Isti Kurnia Ramadhan Kurniasari, Devi Kurnisari, Devi Lara Sapti, Lintan Lestari, Sri Maria Puji Lestari, Suci Ardianing Lilis Marlia Liza Ayu Pratiwi Lolita Putri Nanda Utami Lolita Sary Loren Juksen Lully aulya Dinalis Luthfianawa, Dewi M. Arifki Zainaro M. Ricko Gunawan Made Prativi Mandala, Zulhafis Mariza, Ana Martinah, Yuliana Maternity, Dainty Megarahayu, Soelastika Meisya Royani Miftah Lisalwa Lubis Mimin Septi Wahyuni Mira Puspita MS, Shaharuddin Muhammad Yunus Muhammad Yusmansyah Lubis Muhani, Nova Mutiara Ghassani Pangestu Mutiara Tasya Sazabilla Nabila Aurelia Hidayat Nabila Aurelia Hidayat Nabilla Naddah neni triana Neti Nurmala Sari Ni Gusti Ayu Dewi Rismasari Ni Wayan Sukesni Mayasari Nisrina Fadhilaturrabani Nofita, Nofita Nova Muhani Nova Muhani Nova Muhani Nova Muhani Noviansyah Novikasari, Linawati Novita Novita Nur’afni Balqis Julia Nurhalina Sari Nurhimah Apriyanti nurmalasari, yesi Octarianingsih, Fonda Oktaviana Sari Oktaviani, Meli Oktaviasari, Devi Padisha, Afnan Naufal Pangaribuan, Betseba Natalia Paranggai, Elhi Andi Prameswari, Kevin Andhara Setya Prima Dian Furqoni Primadiamanti, Annisa Putri, Ratna Dewi Putri, Restika Ananda Rafie, Rakhmi Rahayu Tias Wulan Amnesti Rahma Eliya Ramasarie, Dina Reni, Christina Kusuma Rery Tri Berliyanti Rika Yulendasari Rimawati, Veronica Ela Rina Kriswiastiny Rini Okaputri Riska Wandini, Riska Risky, Ririn Mutiara Rivan Nur Rizki Riyanti Riyanti Riyanti Riyanti Rizka Nur Fadilah Rizki, Ahyan Fuadi Robby Dewan Tanjung Rosmiyati Rosmiyati Rudi Winarno Rusmini, Hetti Safira , Adinda Safitri, Bella Sahara, Nita Salman Solah Samino Samino Sandayanti, Vira Sani, Nopi Santiana Santiana Saputri, Gusti Ayu Rai Sari, Devi Ratna Sari, Fitri Eka Satria Baharuddin Satrio Lelono Sekar Dewi Cahyani Septian, Gilang Shaharuddin MS Shariff, Fonda Octarianingsih Siti Fadilah Siti Fadilah Siti Nurjanah Siti Sarah Langki Siti Selvia Vebriani Sjahriani, Tessa Slamet Widodo Slamet Widodo Slamet Widodo Sri Haryani Sri Kadarsih Sri Kadarsih Sri Kadarsih Soejono Sri Maria Puji Lestari Sri Maria Puji Lestari Sudiadnyani, Ni Putu Sudiadnyani, Niputu Sugeng Juwono Mardihusodo Sukesni Mayasari, Ni Wayan Sumarni Sumarni Sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarti Sunarti . Sunarti Sunarti Sunarti, ' Supriyati Supriyati Supriyati Supriyati Suryaneta Susanto Susanto Susanto Susanto Susilawati Susilawati sutikno Sutikno Syafrizal AR T. Marwan Nusri Tanti Kristiana Teguh Pribadi Tia Mitrawati Tri Ayati trio pranoto Trisilo Wahyudi Tusy Triwahyuni Tyani Khoerunissa Upik Febriani Uswatul Hasanah, Uswatul Utami, Vida Wira Vera Yulyani Veronica Ela Rimawati Wahid Tri Wahyudi Wahid Tri Wahyudi Wahyu Karhiwikarta Wahyudi , Wahid Tri Wayan Aryawati Wenda Serli Dewanti Winahyu, Diah Astika Winarno, Rudi Wulan Anggarini Wulan Marniasih Wulandari, Mardheni Wuryanti, Lestari Yanti, Dhiny Easter Yesi Nurmalasari Yesi Nurmalasari Yessi Aprianti Yessi Nurmalasari Yoga Purnama Haidir Yogi Kurniawan, Yogi Yohana Christine Simatupang Yosa Oktasari Yovita Endah Lestari Yuli Yantina Yuliasari, Dewi Yuliati Amperaningsih Yulyani, Vera Yunita Sari Yustinus Windartono Yusuf Firmansyah Zaenal Abidin Zaenal Abidin Zaenal Arifin Nang Agus Zainal Arifin Nang Agus Zainal Arifin Nang Agus Zaleha Ulfa Zulfah Hartati