p-Index From 2021 - 2026
17.57
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Profesi Kependidikan SAINSMAT bionature Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Journal of Educational Science and Technology Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Celebes Biodiversitas : Jurnal Sains dan Pendidikan Biologi Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) UNM Journal of Biological Education Biology Teaching and Learning BIOEDUSCIENCE Jurnal Biologi Tropis Preventif Journal Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Anterior Jurnal Journal of Tropical Crop Science JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Jurnal Biotek Jurnal Borneo Saintek REMIK : Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat BINOMIAL : Jurnal Pendidikan Biologi Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Dedikasi Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Jeumpa COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Oryza : Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik International Journal of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Jurnal Riset dan Aplikasi Mahasiswa Informatika (JRAMI) Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Predestinasi JURNAL AKUNTANSI DAN MANAJEMEN MADANI (JAMM) Sulawesi Tenggara Educational Journal Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Indonesian Journal of Multidisciplinary Science International Journal of Multidisciplinary Research and Literature (IJOMRAL) Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah Journal of Innovation and Research in Primary Education Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Indonesian Research Journal on Education J-ENSITEC (Journal of Engineering and Sustainable Technology) Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) ihyaulum JR-ELT (Journal of Research in English Language Teaching) Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Healthy Mandala Waluya Jurnal Riset Multidisiplin : Agrisosco AKSIOMA : Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Jurnal Abdi Negeriku Innovative Approaches in Health Science Journal Seminar Nasional Riset dan Teknologi (SEMNAS RISTEK) Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Journal of Academic Biology and Biology Education JKM: Jurnal Kemitraan Masyarakat Bionature Balance: Jurnal Ekonomi SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdi Negeriku

EDUKASI GIZI UNTUK CEGAH STUNTING BAGI ORANG TUA TK/TPA AL IKHLAS KABUPATEN TAKALAR Taiyeb, Mushawwir; Syamsiah, Syamsiah; Arsal, Andi Faridah; Azizah, Laelah; Ngitung, Rosdiana
Jurnal Abdi Negeriku Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v1i2.40716

Abstract

Abstrak Penyuluhan ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang program gizi spesifik dan gizi sensitif untuk mencegah prevalensi stunting bagi orang tua TK/TPA Al Ikhlas Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar.  Stunting merupakan salah satu keadaan malanutrisi yang berhubungan dengan ketidakcukupan zat gizi masa lalu sehingga termasuk dalam masalah gizi yang bersifat kronis. Stunting diukur sebagai status gizi dengan memperhatikan tinggi atau panjang badan, umur, dan jenis kelamin balita. Edukasi gizi terdiri atas empat tahap yaitu persiapan, pengorganisasian, edukasi dan latihan, serta tahap akhir. Tahap Edukasi dan pelatihan melalui Ceramah dan Focus Group Discussion terkait pentingnya gizi saat kehamilan, ASI Eksklusif, MPASI dan tumbuh kembang balita. Edukasi terkait stunting meliputi pengertian, penyebab, gejala dan deteksi hingga pencegahan stunting. Selain itu, Edukasi juga terkait pentingnya PHBS pada masyarakat untuk mencegah terjadinya stunting. Alhamdulillah PKM telah berhasil dengan Sukses karena Persatuan Orang Tua sebagai mitra sangat kooperatif, dan antusiasme peserta mengikuti kegiatan sangat tinggi. Lancar karena peserta aktif berdiskusi dari awal hingga akhir baik pada sesi penyampaian materi pertama maupun pada penyampaian materi kedua tanpa gangguan. Tertib karena peserta tidak ada yang meninggalkan acara saat pendampingan berlangsung dan tetap didampingi Pengurus Yayasan Al Ikhlas. Kata kunci: Edukasi Gizi, Stunting, PHBS Abstract This counseling aims to provide knowledge about specific nutrition programs and sensitive nutrition to prevent the prevalence of stunting for parents of TK/TPA Al Ikhlas, North Galesong District, Takalar Regency. Stunting is one of the malnutrition conditions related to past nutritional insufficiency so that it is included in chronic nutritional problems. Stunting is measured as nutritional status by taking into account the height or length, age and sex of the toddler. Nutrition education consists of four stages, namely preparation, organization, education and training, and the final stage. Education and training phase through Lectures and Focus Group Discussions related to the importance of nutrition during pregnancy, exclusive breastfeeding, complementary feeding and toddler growth and development. Education related to stunting includes understanding, causes, symptoms and detection to prevention of stunting. In addition, education is also related to the importance of PHBS in the community to prevent stunting. Thank God PKM has been successful because the Parents' Association as a partner is very cooperative, and the enthusiasm of the participants to take part in the activity is very high. It was smooth because the participants actively discussed from start to finish both in the first and second material delivery sessions without interruption. It was orderly because none of the participants left the event during the mentoring and were still accompanied by the Management of the Al Ikhlas Foundation. Keywords: Nutrition Education, Stunting, PHBS 
PELATIHAN BERSAMA MELESTARIKAN LINGKUNGAN “MENDUKUNG SEJUTA POHON” BAGI MAHASISWA BIOLOGI FMIPA UNM DI KEBUN RAYA MASSENREMPULU KABUPATEN ENREKANG Arsal, Andi Faridah; Syamsiah, Syamsiah; Karim, Hilda; Junda, Muhammad; Arsal, Andi Siti Fatmah
Jurnal Abdi Negeriku Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v2i1.47214

Abstract

Abstrak Alasan utama pelatihan ini dilakukan kepada mahasiswa adalah; Mahasiswa sebagai penerus bangsa sekaligus generasi muda yang sangat berdaya dalam memelihara kelangsungan Kelestarian Lingkungan Hidup. Berdasarkan faktor usia, mahasiswa memiliki peluang panjang dan kesempatan luas menyebarkan ilmu, meneruskan informasi, serta mengajak masyarakat maupun khalayak pada pelestarian lingkungan. Berdasarkan intelektualitas, mahasiswa merupakan komunitas yang berpendidikan dan menguasai IT, sehingga mudah dalam memberikan contoh atau sebagai suri tauladan secara luas ataupun di lingkungan tempat mereka berada. Tujuan pertama diadakannya pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan mengenai manfaat pohon bagi kesehatan dan kehidupan. Tujuan kedua adalah menumbuhkan sikap perilaku peduli lingkungan mendukung “sejuta pohon” dalam memelihara dan menjaga kelestarian lingkungan hidup. Target luaran yang dihasilkan dari pelatihan ini adalah menumbuhkan kesadaran dan perilaku peduli lingkungan pada peserta pelatihan. Metode Pelatihan melalui pemberian materi berupa pengetahuan manfaat pohon bagi kehidupan secara out door learning. Outdoor learning sebagai metode pemberian pengalaman langsung di lokasi seluas 300 hektar yang dipenuhi tanaman dan pohon sebanyak kurang lebih 17.963 tanaman. Hasil yang dicapai adalah tumbuhnya sikap peduli lingkungan pada seluruh peserta pelatihan. Kata Kunci: Melastarikan lingkungan, sejuta pohon, outdoor learning AbstractThe main reasons for this training for students college are; They are the successors of the nation as well as the young generation who are very empowered in maintaining the continuity of Environmental Conservation. Based on the age factor, students college have a long and wide opportunity to spread knowledge, pass on information, and invite the community and audience to environmental preservation. Based on their intellect, students are an educated and IT-savvy community, so it is easy to set an example or serve as a role model widely or in the environment where they live. The first objective of holding this training is to provide knowledge about the benefits of trees for health and life. The second goal is to foster an attitude of caring behavior towards the environment to support "a million trees" in maintaining and preserving the environment. The output target resulting from this training is to foster environmental awareness and behavior in the trainees. The training method is through the provision of material in the form of knowledge of the benefits of trees for life through out door learning. Outdoor learning as a method of providing hands-on experience in a location of 300 hectares which is filled with plants and trees totaling approximately 17,963 plants. The result achieved is the growth of an attitude of caring for the environment in all training participants. Keywords: Conserving the environment, a million trees and outdoor learnimg       
PELATIHAN BERSAMA MELESTARIKAN LINGKUNGAN “PENGENALAN BUAH LERAK (Sapindus rarak) SEBAGAI BAHAN ALAMI PEMBUATAN SABUN PADA MASYARAKAT DI KOTA MAKASSAR” Arsal, Andi Faridah; Adnan, Adnan; Karim, Hilda; Syamsiah, Syamsiah; Suryani, Andi Irma
Jurnal Abdi Negeriku Vol 3, No 1 (2024): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v3i1.62516

Abstract

Abstrak  Pelatihan Bersama melestarikan lingkungan dalam hal “Pengenalan Buah Lerak Sapindus rarak sebagai Bahan Alami Pembuatan Sabun” untuk meningkatkan pengetahuan, mempopulerkan, dan menggugah masyarakat di Kota Makassar dalam memanfaatkan kembali lerak sebagai bahan alami sabun. Pelatihan kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan dapat memanfaatkan kembali bahan  alami dalam penerapannya di kehidupan sehari-hari. Metode yang telah dilakukan dalam kegiatan ini secara bertahap yaitu pemaparan materi dengan pengenalan bahan-bahan dan cara kerja pengelolaan, demostrasi, dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sudah mengetahui pemanfaatan lerak sebagai bahan sabun serta manfaat lainnya. Selain pemanfaatan lerak sebagai bahan sabun, secara mandiri masyarakat dapat memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan dan penerapannya. Seluruh peserta telah memiliki keterampilan dan pengetahuan sehingga peluang untuk pemanfaatan lerak semakin terbuka lebar hingga pada usaha budidaya tumbuhan lerak. Selama kegiatan berlangsung seluruh peserta menunjukkan antusiasme sangat tinggi terhadap kegiatan pelatihan ini.                                                                                                                                        Kata Kunci: Buah Lerak, Bahan Alami, Sabun  Abstract Training to preserve the environment Together in terms of "Introduction of Sapindus rarak Lerak Fruit as a Natural Ingredient for Making Soap" to increase knowledge, popularize and inspire people in Makassar City to reuse lerak as a natural soap ingredient. This training for the community is to increase knowledge and be able to reuse natural materials in their application in everyday life. The method that has been carried out in this activity is in stages, namely presentation of the material with an introduction to the materials and how management works, demonstration and discussion. The results of the activity show that the community already knows about the use of lerak as a soap ingredient and other benefits. Apart from using lerak as a soap ingredient, people can independently use it according to their needs and application. All participants have the skills and knowledge so that opportunities for the use of lerak are increasingly wide open in the business of cultivating lerak plants. During the activity, all participants showed very high enthusiasm for this training activity. Keywords: Lerak Fruit, Natural Ingredients, Soap
PELATIHAN BERSAMA MELESTARIKAN LINGKUNGAN “PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK MENJADI PRODUK BERNILAI EKONOMI” BAGI KELOMPOK PKK PA’RAPPUNGANTA KABUPATEN TAKALAR Arsal, Andi Faridah; Pagarra, Halifah; Syamsu, Andi Mu'nisa; Syamsiah, Syamsiah; Karim, Hilda
Jurnal Abdi Negeriku Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v2i2.56916

Abstract

Abstrak Pelatihan Bersama melestarikan lingkungan dalam hal pengelolaan sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi untuk meningkatkan pendapatan Kelompok Ibu PKK Desa Pa’rappunganta Kecamatan Polombangkeng Utara Kabupaten Takalar. Pelatihan kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan Kelompok Ibu PKK di Desa Pa’rappunganta dalam pengelolaan sampah plastik menjadi produk-produk bernilai ekonomi. Metode yang telah dilakukan dalam kegiatan ini secara bertahap yaitu pemaparan materi dengan pengenalan bahan-bahan dan cara kerja pengelolaan, demostrasi, dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Kelompok Ibu PKK Desa pa’rappunganta sudah mengetahui berbagai ide dan cara mengelola sampah plastik dan mampu membuat berbagai karya dari sampah plastik secara mandiri. Seluruh peserta telah memiliki keterampilan dan pengetahuan sehingga peluang untuk membuka usaha semakin terbuka lebar untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Selama kegiatan berlangsung seluruh peserta menunjukkan antusiasme sangat tinggi terhadap kegiatan pelatihan ini.Kata Kunci: Sampah Plastik, Kelompok Ibu PKK, Desa Pa’rappungantaAbstractThe training to Together Preserving the environment in terms of managing plastic waste into economically valuable products to increase the income of the PKK Women's Group, Pa'rappunganta Village, North Polombangkeng District, Takalar Regency. This training for the community is to increase the knowledge and skills of the PKK Women's Group in Pa'rappunganta Village in managing plastic waste into economically valuable products. The method that has been carried out in this activity is in stages, namely presentation of the material with an introduction to the materials and how management works, demonstration and discussion. The results of the activity showed that the Pa'rappunganta Village PKK Women's Group already knew various ideas and ways to manage plastic waste and were able to create various works from plastic waste independently. All participants have the skills and knowledge so that the opportunity to open a business is increasingly wide open to increase family income. During the activity, all participants showed very high enthusiasm for this training activity.Keywords: Plastic Waste, PKK Women's Group, Pa'rappunganta Village   
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng Karim, Hilda; Pagarra, Halifah; Syamsiah, Syamsiah; Suryani, A. Irma; Sahribulan, Sahribulan
Jurnal Abdi Negeriku Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v1i2.39161

Abstract

UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso ikan, mereka belum punya pengetahuan tentang pengolahan produk ikan yang lain misalnya, pembuatan kecap ikan, abon ikan, nugget ikan dan otak-otak ikan sehingga untuk meningkatkan pengetahuan kedua mitra di perlukan pelatihan pengolahan ikan dalam bidang program kemitraan masyarakat.Solusi yang telah kami laksanakan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi kedua mitra adalah :1. Metode Ceramah yaitu memberikan pengetahuan masalah pembuatan kecap ikan, abon ikan, nugget ikan dan otak-otak ikan,2. Metode praktek yaitu memberikan pelatihan pada kedua mitra,3. Metode pendamping yang berkelanjutan. Target luaran yang akan dihasilkan dalam kegiatan IbM ini adalah, 1. Target dalam aspek produksi berupa pengolahan ikan menjadi : kecap ikan, abon ikan, kerupuk ikan dan nugget ikan, 2. Target dalam aspek peningkatan kualitas ikan yang dapat bertahan lama berupa kecap ikan dan abon ikan dan 3. Kedua mitra memiliki pengetahuan dan manajemen pemasaran dalam pengembangan kecap ikan, abon ikan, nugget ikan dan otak-otak ikan yang dapat meningkatkan pendapatan petani. Metode pelaksanaan yang telah dilaksanakan untuk menyelesaikan masalah kedua mitra yang telah disepakati bersama adalah sebagai berikut: 1. Mengundang kedua mitra untuk berkumpul di balai desa diberikan materi dan pelatihan.2. Kedua mitra terdiri dari 15 orang di bagi menjadi 3 kelompok, masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk membuat kecap ikan, abon ikan, nugget ikan dan otak-otak ikan.,3. Menyampaikan materitentang pembutan kecap ikan, abon ikan, nugget ikan dan otak-otak ikan., 4. Kedua mitra mempraktekkan pembuatan kecap ikan, abon ikan, nugget ikan dan otak-otak ikan., 5. Pengemasan hasil olahan untuk dijual dipasaran., 6. Monitoring dan evaluasi program setelah pelaksanaan IbM.
Bersama Melestarikan Lingkungan melalui Pelatihan Mengurangi Sampah Plastik Rumah Tangga Arsal, Andi Faridah; Syamsiah, Syamsiah
Jurnal Abdi Negeriku Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v1i1.34115

Abstract

The cleanliness and beauty of the environment is greatly influenced by waste. Waste that is not managed properly will affect the quality of the environment. There are two important things in the concept of waste management, namely community participation and management of the waste generated by each household. The problems are: (1) people are powerless to manage waste, due to lack of knowledge of the importance of maintaining and creating a healthy environment, (2) people are indifferent and do not feel they are participating in efforts to create a clean and beautiful environment, (3) lack of knowledge about the major impacts of using plastic bags, (4) people think that shopping using plastic bags is very practical. The solution offered is to provide basic training in stages and practically with the method of delivering materials and demonstrations. Before delivering the material, motivation is given in terms of Enlightenment, the problem of patience and perseverance in the roles and benefits that can be given to nature and others, explaining the latest actual facts about the condition of the earth which has been greatly gripped by plastic waste. The results achieved are that the community is empowered to create a clean and beautiful environment in their environment through their abilities: (1) Having awareness of caring for the environment, (2) Knowing the big impact of landfilling plastic waste on nature, (3) Being able to avoid the use of plastic bags, ( 4) Able to apply, use and develop the training results to the fullest.
DIVERSIFIKASI OLAHAN TEMPE KACANG KEDELAI KELOMPOK WANITA TANI DESA PA’RAPPUNGANTA KABUPATEN TAKALAR Pagarra, Halifah; Rachmawaty, Rachmawaty; Syamsiah, Syamsiah; Hiola, Fatmah; Sahribulan, Sahribulan
Jurnal Abdi Negeriku Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v3i2.67369

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertujuan mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan kemandirian masyarakat melalui penyuluhan dengan mitra Kelompok Wanita Tani di Desa Pa’rappunganta, Kecamatan Polombangkeng Utara, Kabupaten Takalar tentang olahan tempe kacang kedelai.  Pemilihan mitra dilatarbelakangi oleh permasalahan tentang pemenuhan gizi pangan sehat. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan mitra adalah  memberi pelatihan tentang:  (1) Cara pengolahan nugget tempe kacang kedelai , (2). Cara pengolahan stik tempe kacang kedelai, dengan dipraktekkan langsung oleh peserta PKM,  (3). Cara pengemasan dan pelabelan hasil produk olahan. (4). Pemasaran. Setelah kegiatan dilakukan Evaluasi melalui angket respon Peserta.  Pelaksanaan kegiatan PKM para peserta Kelompok Wanita Tani sangat antusias dan serius  dalam praktek pembuatan nugget tempe kacang kedelai dan stik tempe kacang kedelai, dilanjutkan  pengemasan dan pelabelan produk. Hasil Evaluasi melalui angket respon peserta  kegiatan PKM  dalam pelatihan rata-rata hasil evaluasi sebesar 94,4%  yang terdiri dalam aspek: penguasaan penggunaan peralatan, penggunaan bahan dalam pelatihan dan menyiapkan sendiri; peserta dapat melakukan pembuatan produk ini secara mandiri; peserta bersedia mengajarkan kepada warga lainnya; peserta memahami prosedur pembuatan produk yang dilatihkan;  peserta memahami prosedur pengemasan produk; peserta dapat menerapkan pelatihan secara mandiri sebesar dan menyukai dengan senang hati mengikuti pelatihan. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman dan ketrampilan peserta sangat baik setelah mendapatkan pelatihan dari Tim Pelaksana PKM.
PKM Pelestarian Lingkungan Mengubah Minyak Jelantah Menjadi Produk Bernilai Ekonomi Arsal, Andi Faridah; Hiola, St. Fatmah; Sahribulan, Sahribulan; Syamsiah, Syamsiah; Karim, Hilda
Jurnal Abdi Negeriku Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v3i2.68646

Abstract

AbstrakTelah dilaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berjudul “PKM Pelestarian Lingkungan Mengubah Minyak Jelantah Menjadi Produk Bernilai Ekonomi di Kota Makassar”. Pelatihan ini bertujuan agar kelompok masyarakat khususnya para pengusaha gorengan di Kota Makassar memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola minyak jelantah sisa penggorengan. Minyak jelantah yang tadinya hanya dibuang dan berdampak pada kelestarian lingkungan dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi plus berguna bagi Kesehatan. Agar Minyak Jelantah tidak lagi dibuang begitu saja, melainkan diolah kembali menjadi produk bernilai ekonomi, yakni mengubah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Pelatihan ini dilaksanakan selama 1 hari dengan jumlah peserta sebanyak 13 orang peserta pengusaha gorengan. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Kantor Pengembangan SDM Anshar Akil Institut (AAI) beralamat Jl. Borong Raya No. 4A Makassar, pada hari sabtu tanggal 6 Juli 2024. Pelatihan diberikan dengan metode penyampaian materi, demonstrasi dan diskusi. Materi pelatihan berupa pengetahuan tentang bahaya minyak jelantah bagi Kesehatan dan pelestarian lingkungan serta Langkah-langkah membuat lilin aromaterapi. Demonstrasi yang dilakukan dengan memperlihatkan contoh dan pemanfaatan lilin aromaterapi. Hasil dari upaya mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi bagi pengusaha gorengan adalah lingkungan sekitar menjadi lebih Lestari, unit usaha dapat lebih berkembang, dan dapat menambah penghasilan.Kata kunci: Pelestarian Lingkungan, Minyak Jelantah, Bernilai EkonomiABTRACT Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) activities have been carried out entitled "PKM Environmental Conservation Transforms Used Cooking Oil into a Product of Economic Value in Makassar City". This training aims to ensure that community groups, especially fried food entrepreneurs in Makassar City, have the knowledge and skills in managing used cooking oil left over from frying pans. Used cooking oil which was previously just thrown away and had an impact on environmental sustainability can be reused into a product that has economic value plus is useful for health. So that used cooking oil is no longer just thrown away, but is reprocessed into an economically valuable product, namely turning used cooking oil into aromatherapy candles. This training was carried out for 1 day with a total of 13 fried food entrepreneurs participating. Training activities were carried out at the Anshar Akil Institute (AAI) Office located at Jl. Borong Raya No. 4A Makassar, on Saturday 6 July 2024. Training is provided using material delivery methods, demonstrations and discussions. The training material consists of knowledge about the dangers of used cooking oil for health and environmental conservation as well as steps for making aromatherapy candles. The demonstration was carried out by showing examples and the use of aromatherapy candles. The result of efforts to process used cooking oil into aromatherapy candles for fried food entrepreneurs is that the surrounding environment becomes more sustainable, business units can develop more, and can increase income.Keywords: Environmental Conservation, Used Cooking Oil, Economic Value.
PENYULUHAN TENTANG KESADARAN KESEHATAN KULIT MELALUI EDUKASI POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI KALANGAN MASYARAKAT KOTA PALOPO Idris, Irma Suryani; Taiyeb, A. Mushawwir; Hala, Yusminah; Syamsiah, Syamsiah; Purnamasari, Andi Bida
Jurnal Abdi Negeriku Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v4i1.73774

Abstract

Kulit merupakan organ tubuh manusia yang sangat penting karena terletak pada bagian luar tubuh yang berfungsi menerima rangsangan seperti sentuhan, rasa sakit dan pengaruh lainnya dari luar. Penyakit kulit merupakan penyakit yang menyerang permukaan tubuh disebabkan oleh jamur, virus, kuman dan parasit. Faktor pendukung yang memacu terjadinya penyakit kulit diantaranya keadaan lingkungan berupa suhu dan kelembaban, sosial ekonomi yang berhubungan dengan tempat tinggal dan kepadatan hunian yang tinggi, selain itu kebiasaan yang menyangkut prilaku hidup bersih dan sehat. Kejadian penyakit kulit di Indonesia masih tergolong tinggi dan menjadi permasalahan yang cukup berat. Hal tersebut karena kurangnya kesadaran dan ketidak pedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar yang menyebabkan penularan penyakit kulit sangat cepat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan kulit, mencegah penyakit kulit, dan merawat kulit dengan benar. Penyuluhan ini bisa mencakup berbagai topik, seperti jenis-jenis penyakit kulit umum, penyebabnya, gejala, pencegahan, perawatan, dan penggunaan produk perawatan kulit yang aman. Kegiatan ini dilaksanakan di Kota Palopo yang pesertanya berasal dari masyarakat Palopo Kota sebanyak 100 orang. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah berupa kegiatan penyuluhan secara satu arah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan dilakukannya penyuluhan kesehatan kulit  memberikan dampak positif kepada masyarakat kota Palopo. Penyampaian materi pada pelatihan ini dilakukan secara klasikal, semua peserta mengikuti materi yang disampaikan dengan cara ceramah dan kegiatan sesi tanya jawab. Kesimpulan yang didapat dari kegiatan ini yaitu peserta dapat merasakan manfaat dengan menambah pengetahuan mengenai pentingnya memelihara kesehatan kulit dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat di kalangan keluarga dan lingkungan sekitar. Semua peserta penyuluhan sangat antusias dan penuh semangat mengikuti mulai awal pelatihan hingga akhir. Kata kunci: Penyuluhan, Kesehatan Kulit, Pola Hidup Bersih dan Sehat Abstract Skin is a very important organ of the human body because it is located on the outside of the body which functions to receive stimuli such as touch, pain and other influences from outside. Skin diseases are diseases that attack the surface of the body caused by fungi, viruses, germs and parasites. Supporting factors that spur the occurrence of skin diseases include environmental conditions in the form of temperature and humidity, socio-economic conditions related to housing and high residential density, in addition to habits related to clean and healthy living behavior. The incidence of skin diseases in Indonesia is still relatively high and is a serious problem. This is due to the lack of awareness and indifference of the community to the surrounding environment which causes the transmission of skin diseases very quickly. This community service aims to increase people's understanding of the importance of maintaining healthy skin, preventing skin diseases, and taking proper care of the skin. This counseling can cover various topics, such as the types of common skin diseases, their causes, symptoms, prevention, treatment, and the use of safe skin care products. This activity was carried out in Palopo City with 100 participants from the Palopo City community. The method used in the implementation of this service is in the form of one-way counseling activities.Community service activities with skin health counseling have a positive impact on the people of Palopo city. The delivery of material in this training was carried out classically, all participants followed the material presented by lecturing and question and answer session activities. The conclusion obtained from this activity is that participants can benefit by increasing knowledge about the importance of maintaining skin health by implementing a clean and healthy lifestyle among families and the surrounding environment. All counseling participants were very enthusiastic and eager to follow from the beginning of the training to the end. Keywords: Counseling, Skin Health, Clean and Healthy Lifestyle
PELATIHAN PEMANFAATAN TUMBUHAN LERAK SEBAGAI BAHAN DASAR SABUN PENCUCI PERHIASAN EMAS PADA PENGUSAHA WANITA DI KOTA MAKASSAR Arsal, Andi Faridah; Arsal, Andi St. Fatmah; Arsal, Andi St. Fahirah; Syamsiah, Syamsiah; Kusdianawati, Kusdianawati
Jurnal Abdi Negeriku Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v4i1.74184

Abstract

Training on the use of soap leraks as a basic ingredient for gold jewelry washing soap aims to increase knowledge, popularize, and inspire people in Makassar City, especially women entrepreneurs, to reuse soap leraks as a natural soap ingredient. This training for the community is to increase knowledge and be able to reuse natural ingredients in their application in everyday life. The methods that have been carried out in this activity in stages include lectures for material presentation with an introduction to materials and how to manage them, demonstrations and direct practice, and discussions. The results of the training showed a positive response from the participants. The results of the activity showed that the community already knew about the use of soap leraks as a gold washing soap ingredient and its other benefits. In addition to the use of soap leraks as a soap ingredient, the community can independently use it according to their needs and applications. All participants have the skills and knowledge so that the opportunities for the use of soap leraks as a jewelry washing soap are increasingly wide open to the cultivation of soap leraks. During the activity, all participants showed very high enthusiasm for this training activity. Keywords: Lerak, Natural Ingredients, Soap   ABSTRAK Pelatihan pemanfaatan tumbuhan lerak sebagai bahan dasar sabun pencuci perhiasan emas bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, mempopulerkan, dan menggugah masyarakat di Kota Makassar khususnya pada pengusaha wanita dalam memanfaatkan kembali lerak sebagai bahan alami sabun. Pelatihan kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan dapat memanfaatkan kembali bahan  alami dalam penerapannya di kehidupan sehari-hari. Metode yang telah dilakukan dalam kegiatan ini secara bertahap meliputi ceramah untuk pemaparan materi dengan pengenalan bahan-bahan dan cara kerja pengelolaan, demostrasi serta praktik langsung, dan diskusi. Hasil pelatihan menunjukkan respons positif dari peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sudah mengetahui pemanfaatan lerak sebagai bahan sabun pencuci emas serta manfaat lainnya. Selain pemanfaatan lerak sebagai bahan sabun, secara mandiri masyarakat dapat memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan dan penerapannya. Seluruh peserta telah memiliki keterampilan dan pengetahuan sehingga peluang untuk pemanfaatan lerak sebagai sabun pencuci perhiasan semakin terbuka lebar hingga pada usaha budidaya tumbuhan lerak. Selama kegiatan berlangsung seluruh peserta menunjukkan antusiasme sangat tinggi terhadap kegiatan pelatihan ini.                                                                                                                                   Kata Kunci: Buah Lerak, Bahan Alami, Sabun 
Co-Authors . hartati . Suhriana A. Faridah Arsal A. Irma Suryani A. Mushawwir Taiyeb A. Mushawwir Taiyeb, A. Mushawwir A. Mushawwir Thayeb Abd Muis Abd. Hafid Abd. Muis Abdullah, Muhammad Wahyuddin Abubakar Idhan, Abubakar Achyani, Ratno Adha, Adnan Adhaini, Dina Aditiya, Aditiya Adnan Adnan Adnan Adnan Agsain, Hafizah Agus Darmawan Agustin, Adithya Ainun Chamila Ainun Jariah Aisi, Rihhadatul Aisyah, Megawati Akbar, Muh Syaiful Akida Akida Al-Faiz, Ahmad Amhar Al-Ghifari, Miftah Heta Aldri Frinaldi Alfarros, Muhammad Luthfi Alfiaturrahmi, Alfiaturrahmi Alfikri, Ahmad Zaky Ali, Sutrisno Nurhadi Alimuddin Ali Alimuddin Ali Alisya, Sri Ratu Aliyah, Violita Fijannatin Alkaff, Fitriyah Alvina Yulianti Tan Amanda Fikria Amelia, Marisa Amin, Fadli Amri, Huriyah Anisah Andi Bida Purnamasari Andi Farida Arsal Andi Faridah Arsal Andi Mardiana Andi Mu'nisa Andi Mu’nisa Andi Muflihunna Andi Muhammad Ishak Ismail Andina, Putri Andini, Yola Andrialam, Andesta Maharani Putri Angelica, Rytu Aureli Anjelie, Friska Apriani, Yani Ardiansyah, M. Iqbal Ardianza, Habby Arif Hidayatullah, Arif Arifah, Andi Iffah Arifin, Arifah Novia Arsad Bahri Arsal, Andi Siti Fatmah Arsal, Andi St. Fahirah Arsal, Andi St. Fatmah Asham Bin Jamaluddin Askar, Asriani Asriani Asriani, Asriani Atika Atika Atria Salsabila Nur Aulia, Shifa Aulya, Rezky Ayub, Nurfitrah Aulia Azazi, Amalia Nur Azizah, A. Nur Azzait, Rohmat Bahri*, Arsad Balillah, Alifa Berliana, Vicke Cannavaro, Fabio Carlos, Juanda Corry, Erica Darmawan, Rakha Dina Dina, Dina Dini, Dwi Rahayu Dinihari, Yulian Dongoran, Nurmala Sari Efendi, Yusuf Enjelika, Ledy Erni Erni Ervan, Muhammad Erwin Nurdiansyah Evy Nurachma Fadila, R.A Laras Fadilah, Riska Fadilatunnisa, Nur Fahreza, M. Rifki Faizin, M. Fajar Harianto Fajmatulfuadi, Fajmatulfuadi Faroby, A. Izzat Al Fauzah, Wida Nur Fauziah, Erna Febriansah, Rido Fikri, M. Azizul Firdaus Daud Firmansyah Fitrah Nur Ramadhani Fitriani, Ana Fitrianti Fitrianti, Fitrianti Gautama, Zaki Gunawan, Aldi Hadianto, Bagues Haerunnisa Haerunnisa, Haerunnisa Halifah Pagarra Hamida Wokas Hammed, Nasem Hanifah, Ikhmatul Hanim, Azkia Hapzi Ali harniaty harniaty Hartati, Hartati Hartono Haslinar, Haslinar Hasniar Hasniar, Hasniar Heni Irawati Heri Satria Setiawan Herlina, Besse Hidayat, Ainul Hidayati, Aidha Hidayati, Ully Hijrah Hijrah Hilda Karim Hiola, Siti Fatmah HS, Syamsul Bahri Hudain, Muh. Adnan Husna, Hafizhatul Idris, Irma Suryani Ifka Ikbal Ifsya, Radha Ihsan, Andi Ilham Ilham Indra Wahyudi, Indra Indryani, Andi Fika Irana, Dasmita Irfandi, Ahmad Irfanto, Nurwahyu Irnawati Irnawati Irnayanti Bahar Ishak A. Paramma, Ishak Ismail . Ismail Ismail Izzati Rahmi HG Jamaluddin Jamaluddin jamila Jamila Jamilah Jamilah Jasri, Jasri Jasson, Royan Juariyah Juariyah Jubrianur, Adriana Juhanis, Juhanis Julita, Elga Dwi Jumiati Jumiati Kartika Kartika Khasanah, Maui Dhotul khoir, Abal Kurnianti, Pelasari Kurniati, Endah Kusdianawati Lena, Sahara Reva Lestari, Sarima Lestari, Sri Ayu Listiani, Meri Lodang, Hamka Lulu Ulfah Audriansyah Made Subawo, Made Maemanah, Anah Majid, Anna Marhamah Marhamah Marzuki Marzuki Maulana, Riska Maulidya, Rosdiana Meisandi, Haikal Muammar Bakry Mubarok, Basri Al Muhammad Fajri Muhammad Fuad Muhammad Junda Muhammad Luthfi Muhammad Rusdi Muhammad Wiharto Muhiddin Palennari Muhlashin, Firza Amanah Mukrimah Mukrimah Muliana G. H Mulyadi - Mulyana, Rita Mulyani, A.St.Nurhafidzah Dwi Munandar, Wahidatul Mushawwir Taiyeb Muslimin Kara Mustiah, Mustiah Muthi’ah Amaliyah Ahmad Mutiarani, Diani Muttalib, Abdul Nadiatun, Nadiatun Nani Kurnia Nani Kurnia, Nani Nasrullah, Ahmad Fuad Nasution, Annio Indah Lestari Nazla, Nazla Nazuro, Zahrotun Niarti, Sriyan Kumala Nikmah, Nurul Hidayatun Nisa, Nurul Aulan Noni Sartika Noor Komari Pratiwi, Noor Komari Noveri, Irsadanus Noveri, Irsadunas Noviyanti Noviyanti, Noviyanti Nur Aini Nur Rabiy’atul Awaliyah Nurdin, Amrullah Nurdin, Fadilah Nurfadillah Nurfadillah Nurhayati B Nurhayati B. Nurhayati B. Nurhayati Nurhayati Nursyahid Siregar Okta, Merlista Luthfadia Oslan Jumadi Pabisa, Vesly Hardianti Pahlevi, M. Firza Pangestu, Sultan Dwi Paramitha Paramitha Patongai, Dian Dwi Putri Ulan Sari Pebrizal, Aidi Perdiansyah, Restu Ilham Pranata, Wahyu Pratama, Rizky Pratama, Tito Satria Pratiwi, Andi Citra Pratiwi, Delly Pratiwi, Sakina Amaliah Prayuda, Farhan David Putra Astaman Qinayah, Mirnatul Qistina, Nurul Ain Rabbani, Adifa Zuhdi Rachmawaty Rachmawaty, Rachmawaty Rahayu, Putri Rahmat Saleh, Andi Raihana, Suci Ramadhan Tosepu Ramadhan, Alif Dzaky Ramadhan, Alif Dzikra Ramadhan, M. Irham Ramadhan, M. Razinsyah Ramadhan, Rico Oktaviano Rani, Indri Mustika Rapi, Ahmad Raya Agni Rejeki, Ayu Srik Rendragraha, Dwi Rendy, Muhammad Retnaningsih, Siti Eka Reza Pahlefi Rezeki, Ayu Sri Ririn Rahmawati Risky Setiawan Risma Risma, Risma Riyanto, M. Rosdiana Ngitung Rosdiana Rosdiana Rosdiana, Ike Rosmalah Rosmalah Roswani, Etika Rukhiyati, Iit Ruli, Fitha Febrilia Ruliaty Ruliaty, Ruliaty Rum, Fathurahmi F Rusli, Andi Muh. Kholil Gibran Rusnandar, Asrul Mara Rustan, Nurul Asmi Ryhan Sasdar Safitri, Poppy Safroni, Ahmad Fajri Sahribulan Sahribulan Sahribulan, Sahribulan Saleh, Andi Rahmat Sari, Alvio Nita Sari, Nur Amalia Sari, Windy Kartika Satriani Dahlan Hayyenah Sawitri, Adelia Ajeng Septiani, Azisah Shobiroh, A'zizah Siregar, Julinda Siswanty, Sinar Sitti Saenab, Sitti Sondok, Sirumba Sri Febriani Masdi St. Fatmah Hiola Suhaeb, Firdaus W. Suhaeb, Laelah Azizah S. suhelayanti, Suhelayanti Sukri, Ahmad Sultan Al Azis, Muhamad Faheem Sumarni Sumarni SUMIYATI SUMIYATI Sunarsih Sundari, Iis Suqma, Ahmad Rauf Sura, Yoel Sutrisno, Sutrisno Syafeie, Imam Syafruddin Syafruddin Syah, Muh. Ramlan Syamsu, Andi Mu'nisa Syamsuryani Eka Putri Atjo Syifa Fauzia, Syifa Tahier, Dwi Ghita Talicha, Fischa Tanjung, Rahmatan Tanjung, Rahmatan Bilalamin Tawakal, Kukuh Bina Tenri Lalla, Putri Pati Tiodora Tiodora Utami, Septika Kurnia Vega, Nadya Maharani WAHYU FIRMANSYAH Wahyuni Limonu Wardana, Dimas Arya Yasser Abd. Djawad Yudi Armansyah, Yudi Yulfina, Harmita Yuliandini, Astri Yulianti, Silvia Yusminah Hala Zahra, Amelda Az Zaiyar, M. Zakiya, Zahra Zalila, Zilan Zarkasih, Mhd Hafidz Zikri, Ahmad Khairullah Zulhayyir, Zulhayyir