Articles
Analisis Keaktifan Peserta Didik dalam Penerapan Pembelajaran Matematika Pada Kelas 2 SD dengan Pendekatan TARL
Rahmawati, Ridha;
Sulianto, Joko;
Nursyarifah, Nining;
Prayito, Muhammad
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Agustus 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55681/nusra.v5i3.3166
This research aims to determine learning using the TaRL approach on students' activeness in learning mathematics in class II elementary school. This research was conducted in class II B at SD Negeri Palebon 02. This research is a type of qualitative research. Data obtained in this research was obtained by observing the class or observing during the learning process. The type of research data is qualitative data based on learning with the TaRL approach in mathematics subjects regarding fractions. The data sources in this research were class II B students. The data collection techniques used were interviews, observation and documentation. The results of this research showed that students' activeness in learning with the TaRL approach to mathematics learning obtained a good percentage of 84.6%. Learning with the TaRL approach uses steps to group students according to their level of ability, group discussions and presentations in groups that are actively involved and enthusiastic in participating in learning.
Pelatihan Pembuatan dan Penggunaan Metaverse Pembelajaran Bagi Guru Guru di SMP Negeri 1 Karangawen Demak
Buchori, Achmad;
Sulianto, Joko;
Prasetyowati, Dina;
Rahmawati, Noviana Dini
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55506/arch.v4i1.151
Latar Belakang: Perubahan teknologi, sosial, dan lingkungan sedang terjadi secara global membuat seorang pendidik atau guru perlu meningkatkan keterampilan dan kualitas agar dapat menyesuaikan diri serta memberikan edukasi efisien terhadap peserta didik. Tujuan: Melihat kurangnya beberapa kategori pendidikan di Indonesia membuat peran guru sangat penting untuk ditingkatkan. Permasalahan mitra adalah guru SMP Negeri 1 Karangawen Kabupaten Demak masih membutuhkan penyegaran dalam hal pembuatan media pembelajaran berbasis Metaverse. Media pembelajaran merupakan sarana yang sangat mendukung dalam penyampaian informasi kepada peserta didik guna mencapai tujuan pembelajaran dengan lebih baik. Metode: Metode yang diterapkan dalam program pengabdian ini, yaitu metode presentasi, metode demonstrasi, dan metode praktik. Hasil: Hasil kegiatan dari pengabdian ini adalah peserta pelatihan berhasil memahami konsep dasar metaverse dan mampu mengaplikasikannya dalam desain pembelajaran interaktif. Kesimpulan: Guru-guru juga berhasil menciptakan lingkungan pembelajaran virtual berbasis metaverse yang mendukung berbagai materi pelajaran, serta mengintegrasikan teknologi ini untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar.
Analisis Soal Penilaian Akhir Semester (PAS) Tema 6 ditinjau dari High Order Thingking Skills (HOTS) Pada Kelas VI SD Negeri 1 Klewor Tahun Ajaran 2019/2020
Purbosari, Dewi;
Sulistiya Dewi, Endah Rita;
Sulianto, Joko
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 4 No 3 (2021): September
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/dikdas.v4i3.1257
This study aims to analyze the final assessment items theme 6 reviewed High Order Thinking Skills (HOTS) in grade VI SD N 1 Klewor 2019/2020 academic year. This research uses qualitative research with descriptive method. The documents analyzed were in the form the Final Semester Assessment (PAS) Theme 6 for the 2019/2020 academic year. Data collection techniques using documentation. The data this study were obtained from interviews, and documentation. The results the analysis show that there are 3 categories 45 items. Namely, Lower Order Thinking Skills (LOTS) there are 11 multiple choice questions with a percentage 37%, 1 short entry question with percentage 10%, Middle Order Thinking Skills (MOTS) there are 10 multiple choice questions with percentage 33%, 9 short questions with percentage of the percentage 90%, 2 essay questions with percentage 40%, and High Order Thinking Skills (HOTS) there are 9 multiple choice questions with percentage 30%, 3 essay questions with percentage 60%. The overall percentage the 45 end-of-semester assessment questions Theme 6 “Towards a Healthy Society†class VI SD Negeri 1 Klewor Lower Order Thinking Skills (LOTS) is 26%, Middle Order Thinking Skills (MOTS) is 47%, and High Order Thinking Skills (HOTS) by 27%.
Pengaruh Model PBL Berbantuan Media Parisa Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas V Materi Warisan Budaya Daerah
Ratih Kusuma Dewi;
Choirul Huda;
Istiqomah Istiqomah;
Joko Sulianto
Jurnal Lensa Pendas Vol 9 No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/jlp.v9i2.4067
Penemuan hasil pembelajaran IPAS materi warisan budaya menjadi pendorong penelitian ini. Pendekatan PBL dengan bantuan media PARISA memberikan pengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas V sekolah dasar. Selain itu untuk mengetahui apakah hasil belajar kognitif dari model PBL dengan berbantuan media PARISA sudah memenuhi standar KKTP. Penelitian ini menggunakan desain Pra-eksperimental, one group pre-test post-test mengambil tes sebelum dan sesudah perlakuan; itu bersifat kuantitatif. Ha diterima setelah menguji hipotesis penelitian dengan Uji Paired sample t-test yang menunjukkan bahwa Sig. = 0,000 < α = 0,05. Terlihat penggunaan model PBL dengan berbantuan media Parisa sangat berpengaruh terhadap hasil pembelajaran. Selain itu, uji T satu sampel pada penelitian ini menunjukkan bahwa t_hitung = 7,260 > t_tabel atau sig. 0,000 < 0,05, maka menerima Ha. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas V IPAS materi warisan budaya daerah mempunyai nilai minimum 75.
Analisis Kemampuan Penalaran Ditinjau dari Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis
Hidayatullah, Muhammad Syarif;
Sulianto, Joko;
Azizah, Mira
Thinking Skills and Creativity Journal Vol. 2 No. 2 (2019): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/tscj.v2i2.21198
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi pembelajaran matematika dan klasifikasi kemampuan penalaran matematis ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV SD Negeri Sendangmulyo 04 Semester Genap 2018/2019. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran matematika serta klasifikasi kemampuan penalaran matematis dalam menyelesaian masalah siswa kelas IV SD Negeri Sendangmulyo 04 Semester Genap 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode tes, angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Sendangmulyo 04 Semarang Tahun pelajaran 2018/2019. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi pembelajaran matematika masuk dalam kriteria baik dengan persentase sebesar 78%. Sedangkan untuk klasifikasi kemampuan penalaran matematis siswa diperoleh persentase sebesar 43.75% pada indikator memahami masalah; 26.56% pada indikator berpikir logis; 35.93% pada indikator membuat alasan; 51.56% pada indikator memahami contoh negatif; 71.87% pada indikator berpikir deduksi; 54.68% pada indikator berpikir sistematis; 81.25% pada indikator penalaran berpikir konsisten; 39.93% pada indikator penalaran menarik kesimpulan; 75.00% pada indikator penalaran menentukan metode; dan sebesar 73.43% pada indikator penalaran menentukan strategi. hal ini menunjukan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa pada aspek tersebut sudah tergolong baik. Secara keseluruhan didapatkan hasil persentase sebesar 55,00% masuk dalam kriteria sedang. Kata Kunci : Pemecahan masalah, penalaran matematis.
Mathematical Reasoning Ability of Grade IV Elementary School Students on Polygon Materials
Ahmad, Gofur;
Mandar, Sary Ryky;
Joko, Sulianto
Thinking Skills and Creativity Journal Vol. 4 No. 2 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/tscj.v4i2.35388
Penalaran matematis merupakan salah satu landasan dalam memahami matematika dan merupakan bagian terpenting dalam menggambarkan kesimpulan yang valid tentang ide-ide dan hubungannya. Hanya saja kemampuan penalaran matematis siswa pada satu materi dengan materi lainnya cenderung berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran matematis siswa kelas IV SD pada materi poligon. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan tipe non-interaktif. Populasi dalam penelitian ini adalah 240 siswa sekolah dasar. Sampel dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel akhir 40 siswa kelas IV SD. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan tes dengan instrumen penelitian untuk menguji kemampuan penalaran matematis siswa. Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan menggunakan metode analisis interaktif berdasarkan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan penalaran matematis siswa adalah 61,90, dengan persentase 62% yang berada pada kategori sedang. Oleh karena itu, kemampuan penalaran matematis siswa pada materi banyak segi tergolong teori sedang. Sebagian siswa belum memahami konsep materi dari segi banyak, sehingga proses pembelajaran masih memerlukan bimbingan dari guru dan orang tua.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Tematik Materi Penjumlahan Puluhan Menggunakan Metode Permainan Media Ular Tangga
Kurniati, Puji;
Asri Untari, Mei Fita;
Sulianto, Joko
Journal of Education Action Reseach Vol 4 No 4 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v4i4.28506
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan hasil belajar siswa menggukan permaian ular tangga. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan. Subjek penelitian yang berjumlah 30 orang. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi. Data yang telah dikumpulkan (data mentah) kemudian diolah, pengolahan data dimaksudkan sebagai suatu proses untuk memperoleh data ringkasan dari data mentah dengan menggunakan cara atau rumus tertentu. Data ringkasan yang diperoleh dari pengolahan data itu dapat berupa jumlah (total), rata-rata (mean), persentase (persentage), dan sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil tes awal sebelum diberikan tindakan dengan menggunakan media ular tangga diperoleh nilai rata-rata siswa yaitu 69 dengan nilai presentase ketuntasan klasikal yaitu 40% atau sebanyak 12 orang siswa sedangkan 18 orang siswa lainnya belum/ tidak tuntas. 2) Penerapan media ular tangga dapat meningkatkan pemahaman siswa karena diberikan media secara riil dan biasa dimainkan oleh siswa sehingga memicu siswa dalam pemahaman materi penjumlahan bilangan. Dan Hasil belajar siswa setelah diberikan tindakn dengan media ular tangga semakin meningkat dari sebelum tindakan. Pada tindakan I diperoleh nilai rata-rata 83,43 dengan presentase ketuntasan klasikal yaitu 86,67% atau sebanyak 26 orang siswa yang sudah tuntas belajar. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa menggunakan media ular tangga dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas I.
Peningkatan Hasil Belajar Materi Pecahan dengan Menerapkan Model Problem Based Learning dengan Media Manipulatif
Anjani, Norma Dewi;
Sulianto, Joko;
Untari, Mei Fita Asri
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i2.33136
Penggunaan model pembelajaran dan media pembelajaran yang kurang bervariasi menyebabkan pembelajaran menjadi tidak menarik minat belajar siswa dan hasil belajar siswa menjadi rendah, sehingga dibutuhkan model pembelajaran dan media yang dapat menarik minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model PBL dengan media manipulatif terhadap hasil belajar pada Materi Pecahan siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah hasil belajar materi pecahan, dan objek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SDN 2 Jono. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis essai. Data yang didapatkan akan dianalisis dengan teknik analisis data statistik kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa menggunakan model PBL dengan media manipulatif terbukti dari hasil evaluasi prasiklus 13,79% meningkat pada siklus I menjadi 62,07%, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 86,21%. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran PBL dengan media manipulatif dapat meningkatkan hasil belajar pada materi pecahan siswa kelas V sekolah dasar. Implikasi penelitian ini adalah siswa dilibatkan pada kegiatan belajar, siswa dilatih untuk tetap bekerja sama, siswa dapat memperoleh pemecahan maslah, meningkatkan percaya diri, meningkatkan minat pada diskusi dan motivasi pada proses pembelajaran, memberikan kesempatan untuk berkolaborasi serta multisensori dan menimbulkan variasi dalam belajar.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS MATERI PENGUKURAN UNTUK SISWA KELAS II SDN BUMIAYU 02 WEDARIJAKSA PATI
Inzah, Ummi Nur;
Sulianto, Joko;
Agustini, Ferina
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 5, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jwp.v5i1.19985
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada kemampuan penalaran matematis. Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) apakah ada perbedaan kemampuan penalaran matematis pretest dan posttest setelah menggunakan model pembelajaran jigsaw pada materi pengukuran untuk siswa kelas II SD Bumiayu 02 Wedarijaksa Pati?, 2) apakah hasil kemampuan penalaran matematis siswa mencapai KKM dengan menerapkan model pembelajaran jigsaw pada materi pengukuran untuk siswa II SDN Bumiayu 02 Wedarijaksa Pati?. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain pre-experimental design bentuk one-grup pre-tes-post-tes design. Populasi penelitian ini di kelas II SDN Bumiayu Wedarijaksa Pati tahun ajaran 2024/2025. Pengambilan sampel hanya satu kelas dan teknik sampling yang digunakan jenuh karena populasi kurang dari 30 orang. Teknik analisisi data ini berupa uji normalitas, uji paired sample t-test dan hasil kemampuan penalaran. Berdasarkan perhitungan diperoleh rata-rata prettes yaitu 29,14 dan rata-rata posttest 71,14. Pada saat prettes belum ada yang tuntas dan 14 siswa tidak tuntas dengan ketuntasan belajar klasikal 0%. Setelah dilakukan posttest terdapat 10 siswa yang tuntas dan 4 siswa yang belum tuntas dengan ketuntasan klasikal 78%. Hal tersebut diperkuat oleh hasil analisis uji paired sample t test dengan nilai Sig. 0,0000,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada kemampuan penalaran matematis materi pengukuran untuk siswa kelas II SDN Bumiayu 02 Wedarijaksa Pati.
Pengaruh Model Pembelajaran Think-Pair-Share terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V (Lima) Materi Organ Tubuh Manusia dan Hewan
Sulianto, Joko;
Purnamasari, Veryliana;
Febriarianto, Bayu
International Journal of Elementary Education Vol 3 No 2 (2019): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ijee.v3i2.18515
Jenis penelitian ini adalah eksperimen dalam bentuk True Experimental Design dengan desain Pretest-Postest Control Design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 23 siswa kelas V (lima) dengan menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu sampel jenuh. Analisis instrumen yang digunakan adalah validitas, reliabilitas, dan daya pembeda. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui teknik tes, dokumentasi dan observasi. Hasil analisis data dengan uji t satu pihak yaitu diperoleh thitung = 4,7312. Dari daftar distribusi t dengan dk = 12 + 11 – 2 = 21 dan taraf nyata 5% diperoleh ttabel = 1,72. Karena thitung > ttabel maka H0 ditolak. Ketuntasan belajar individu dan klasikal kelompok eksperimen yang menggunakan model Think-pair-Share lebih tinggi dari pada kelompok kontrol. Hal ini ditunjukkan dengan nilai tes akhir kelas eksperimen mencapai 90,91% dari jumlah siswa yang mendapat nilai di atas KKM (70) dengan nilai rata-rata kelas sebesar 77,82. Sedangkan nilai tes akhir kelas kontrol mencapai 75% dari jumlah siswa yang mendapat nilai di atas KKM (70) dengan nilai rata-rata kelas sebesar 70,33. Kesimpulannya bahwa model Think-pair-Share ada pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas V (lima) SDN Sumbermulyo Kecamatan Bulu. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang disampaikan adalah model pembelajaran Think-pair-Share dapat digunakan sebagai salah satu alternatif guru dalam mengajar.