p-Index From 2021 - 2026
12.307
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering Katalogis Politico: Jurnal Ilmu Politik Management of Aquatic Resources Journal (Maquares) Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Indonesian Journal of Disability Studies Jurnal Manajemen Pendidikan Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi JOIV : International Journal on Informatics Visualization Unnes Science Education Journal Journal of Management Review Jurnal Panorama Hukum EnviroScienteae Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Organisasi Dan Manajemen OLDI (Oseanologi dan Limnologi di Indonesia) Bioma : Jurnal Biologi Indonesia JCE (Journal of Childhood Education) Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan JURNAL ILMIAH CAHAYA PAUD JOURNAL EQUITABLE JURNAL PHOTON JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu JURTEKSI Prosiding SAKTI (Seminar Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi) JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Pagaruyuang Law Journal Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE) Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Eksekusi : Journal Of Law Al-Mudarris : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Journal of Early Childhood Education (JECE) Thufuli: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Journal of Banua Science Education RIO LAW JURNAL Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Jurnal Media Informatika Halal Research Journal WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Ekonomi dan Manajemen Indonesia Jurnal An-Nasyr: Jurnal Dakwah Dalam Mata Tinta Jurnal Minfo Polgan (JMP) Jurnal Gagasan Hukum Teknologika Yuridika Prosiding Seminar Nasional Sisfotek (Sistem Informasi dan Teknologi Informasi) Jurnal Basicedu Jurnal Lektur Keagamaan Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Indonesian Research Journal on Education Eduvest - Journal of Universal Studies Innovative: Journal Of Social Science Research Hikami : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Multidisciplinary Journal of Education, Economic and Culture Bharasumba Jurnal Multidispliner SERIBU SUNGAI: Journal of Research and Community Service JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Metathesis: Journal of English Language, Literature, and Teaching HYPOTHESIS : MULTIDISCIPLINARY JOURNAL OF SOCIAL SCIENCES SIGNIFICANT : JOURNAL OF RESEARCH AND MULTIDISCIPLINARY Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Alhaqiqa: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Society LinguaScopes: International Journal of Language Education JMAEKA: Jurnal Manajemen Ekonomi Akuntansi Jurnal Pengabdian Rekayasa dan Wirausaha
Claim Missing Document
Check
Articles

Identifying Public Awareness of the Halal Issue of Cough Medicine Containing Alcohol Megasari, Gabrilla Ulfa; Widyasti, Lintang Dian; Fahmi, Fahmi
Halal Research Vol 4 No 2 (2024): July
Publisher : Halal Center ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j22759970.v4i2.1729

Abstract

This study aimed to identify public awareness regarding the halal status of cough medicines containing alcohol in Indonesia. Although Indonesia is the country with the largest Muslim population, many medicines in Indonesia still contain substances prohibited by Islam, such as alcohol. This research employs a qualitative approach with a literature review to explore the community’s understanding and behavior toward halal-certified medicines. The findings revealed that public awareness regarding the halal status of cough medicines is relatively low. Many respondents did not consistently check for halal logos or ingredients on medicine packaging. Additionally, it is difficult to obtain clear and reliable information about the halal status of these medicines. The study concluded that increased educational and social efforts are necessary to enhance public knowledge and prioritization of halal medicines. Ensuring accessible information on halal certification is crucial for promoting the consumption of halal products, particularly in the health sector.
Persepsi Orang Tua terhadap Pembelajaran Daring Dimasa Pandemi di PAUD Kaisah Palembang Tahun Ajaran 2020/2021 Maulini, Luciana; Marlina, Leny; Fahmi, Fahmi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3964

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Persepsi Orangtua Terhadap pembelajaran daring Dimasa Pandemi di PAUD Kaisah Palembang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penyebaran virus covid-19 yang mana dampaknya dapat dirasakan oleh seluruh aspek kehidupan. Salah satunya aspek pendidikan yang dibuatnya lumpuh, untuk tetap menjaga kestabilan pendidikan kementrian pendidikan memberikan arahan untuk melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan sistem online pada setiap jenjang pendidikannya tidak terlepas juga pada jenjang PAUD. Dalam hal belajar online untuk anak usia dini orangtua diminta untuk membimbing dan mengarahkan anak dalam belajar sedangkan guru meyiapkan bahan dan materi yang akan di berikan dan memantau hasil belajar anak. Adapun yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah ketersediaan orangtua unduk mendampingi dan membimbing anak untuk belajar secara online, dan pelaksanaan pembelajaran daring yang dilakukan oleh pihak lembaga PAUD Kaisah Palembang yang mana persiapannya dilakukan sehari sebelum pembelajaran online dilakukan hal ini dikarena memang pembelajaran daring ini diumumkan secara dadakan dampak dari penyebaran virus covid-19. Melihat dari permasalahan diatas, maka peneliti mengambil perumusan masalah yaitu “ Bagaimana pelaksanaan pembelajaran daring di PAUD Kaisah Palembang dan bagaimana persepsi orangtua dampak covid-19 terhadap pelaksanaan pembelajaran daring”. Tujuan dan kegunaan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seperti apa pelaksanaan pembelajaran daring di PAUD Kaisah Palembang dan seperti apa persepsi orangtua tentang pembeajaran daring. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian Kualitatif dengan menggunakan pendekatan Studi Fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, data display, kesimpulan/verivikasi data, dan triangulasi data. Hasil penelitian ini yaitu orangtua dalam mendamping dan membimbing anak usia dini untuk melakukan pembelajaran secara online sudah cukup baik, akan tetapi orangtua merasa terbebani dan keberatan apabila pembelajaran daring terus dilaksanakan khususnya pada jenjang PAUD. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu orangtua yang sibuk dengan aktivitas sehari-hari sehingga tidak dapat maksimal dalam mendampingi anak belajar secara online sehingga menyebabkan anak-anak malas dan bosan untuk belajar secara online. Pelaksanaan pembelajaran daring dilakukan mengikuti tiga indikator pelaksanaan pembelajaran yaitu, persiapan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan pembelajaran, dan evaluasi hasil program belajar
Pengaruh Politik Hukum Terhadap Penghinaan dan / atau Pencemaran Nama Baik Berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik Mensa, Fradhil; Fahmi, Fahmi; Daeng, Yusuf
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.10929

Abstract

Diaturnya delik penghinaan atau pencemaran nama baik yang tertuang di dalam Pasal 27 ayat (3) UU ITE tersebut tidak begitu saja dapat mengakomodir atan menjadi jalan keluar terbaik dalam menyelesaikan delik pencemaran nama baik yang dilakukan dengan menggunakan media online. Pasal 27 ayat (3) UU ITE berbunyi Setiap Orang dengan sengaja, dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memfliki muatan penghinaan daiu'atau pencemaran nama baik. Berdasarkan pasal di atas, dalam hal implementasi pembuktian terhadap pasal tersebut harus benar-benar cermat, jangan sampai hal tersebut menjadi celah bagi pihak-pihak yang arogan untuk menjadikan pasal ini sebagai pasal karet. Seperti dalam kasus Prita Mulyasari misalnya, aparat penegak hukum menjerat perbuatan Prita yang hanya berkeluh kesah atas pelayanan sebuah Rumah Sakit yang menurutnya kurang memuaskan melalui e-mail dengan menggunakan Pasal 27 ayat (3). Metode yang dipergunakan adalah penelitian hukum normatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Pengaruh Politik Hukum Terhadap Penghinaan Dan / Atau Pencemaran Nama Baik Berdasarkan Undang-Undang Informasi Dan Transaksi Elektronik bahwa pada saat proses pembahasan terkait dengan pembentukan UU ITE di DPR RI yang dilakukan oleh Pansus RUU ITE DPR RI dengan pihak-pihak yang terkait dalam pembentukan UU ini, tidak ditemukan pertimbangan mengenai perlunya untuk merumuskan ketentuan mengenai penghinaan dan/atau pencemaran nama baik yang saat ini tertuang di dalam Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Pengaturan mengenaî penghinaan dan/atau pencemaran nama baik dapat dilakukan dengan menghapuskan ketentuan rumusan Pasal 27 ayat (3) UU ITE mengenai penghinaan dan/atau pencemaran nama baik dan pengaturan mengenai penghinaan dan/atau pencemaran nama baik cukup di atur di dalam pasal tentang Penghinaan yang telah diatur dan tertuang di dalam KUHP.
Penegakkan Hukum Tindak Pidana Korupsi Secara Restorative Justice Berdasarkan Teori Hukum Social Engineering Ma’ruf, Rachman; Fahmi, Fahmi; H, Irawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.10930

Abstract

Menggunakan prinsip keadilan restoratif dan filosofi hukum rekayasa sosial, pemberantasan korupsi. Dalam terang teori hukum rekayasa sosial, esai ini berfokus pada bagaimana menjalankan undang-undang korupsi dengan cara keadilan restoratif. Karena jenis penelitian ini bersifat normatif, maka data sekunder dari segi hukum, sumber dari literatur terkait, serta kamus data tersier, media, dan ensiklopedia, semuanya digunakan sebagai sumber data. Untuk mendapatkan data untuk makalah ini, tinjauan literatur digunakan. Temuan dari penelitian ini antara lain Beberapa individu masih percaya bahwa hanya melalui tindakan penindas korupsi dapat dikalahkan karena, dalam pandangan mereka, tindakan tersebut dapat berfungsi sebagai pencegah aktivitas atau perilaku korup. Kondisi sosial, ekonomi, dan politik saat ini telah memungkinkan terjadinya korupsi yang meluas, terorganisir, dan sistematis di berbagai bidang, termasuk lembaga negara, lembaga pemerintah, badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, lembaga perbankan dan jasa keuangan, serta seperti di sejumlah bidang kehidupan publik lainnya. Dan penulis menyarankan, sesuai dengan teori hukum rekayasa sosial, diharapkan pembuat undang-undang, aparat penegak hukum, masyarakat pencari keadilan, dan kelompok masyarakat lainnya dapat berpartisipasi aktif dalam menciptakan suatu produk hukum dengan melaporkan setiap dugaan tindak pidana korupsi mulai dari lingkungan RT/RW sampai dengan tingkat provinsi. Untuk mencapai keseimbangan kepentingan, negara juga harus memberikan apresiasi kepada mereka yang melaporkan tindak pidana korupsi di masyarakatnya, sejalan dengan poin-poin utama Roscoe Pound.
PEMBENTUKAN KELUARGA ISLAMI; ANALISIS TANGGUNG JAWAB PASANGAN SUAMI ISTRI DI KECAMATAN NISAM KABUPATEN ACEH UTARA Fahmi, Fahmi; Jailani, Jailani; Hayati, Hayati
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jspm.v5i1.16112

Abstract

The responsibilities of husband and wife are very important in creating an Islamic family (sakinah, mawaddah warrahmah). This research aims to analyze the responsibilities of husband and wife in creating a family in accordance with Islamic teachings, the pattern of responsibilities of husband and wife in forming an Islamic family and the factors of forming an Islamic family in Nisam District. The research method used in this research is a qualitative research method with the main data obtained using interview techniques. The respondents in this study were 11 husbands/wives who had direct experience in carrying out their responsibilities in the family, and 3 informants consisting of 2 Commanders and 1 Head of Religious Affairs (KUA). The results of the research show that the people of Nisam District generally know the family's responsibilities in forming a family in accordance with Islamic teachings. However, in reality there are still some families who have not fully carried out the responsibilities of a married couple, such as neglecting family responsibilities, and rarely taking part in studies that discuss the Islamic family.Tanggung jawab suami dan istri sangat penting dalam mewujudkan keluarga islami (sakinah, mawaddah warrahmah). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab suami istri dalam mewujudkan keluarga yang sesuai dengan ajaran Islam, pola tanggung jawab suami istri dalam pembentukan keluarga islami dan faktor-faktor pembentukan keluarga islami di Kecamatan Nisam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan data utama yang diperoleh dengan menggunakan teknik wawancara. Responden dalam penelitian ini adalah 11 orang suami/istri yang memiliki pengalaman langsung dalam menjalankan tanggung jawabnya dalam keluarga, dan 3 orang informan yang terdiri dari 2 orang Panglima dan 1 orang Kepala Urusan Agama (KUA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Kecamatan Nisam pada umumnya telah mengetahui tanggung jawab keluarga dalam membentuk keluarga yang sesuai dengan ajaran Islam. Namun pada kenyataannya masih ada beberapa keluarga yang belum sepenuhnya menjalankan tanggung jawab pasangan suami istri seperti melalaikan tanggung jawab keluarga, jarang mengikuti kajian-kajian yang membahas tentang keluarga Islam.
TELAAH HIFDZ AN-NAFS DALAM AL-QUR’AN Fahmi, Fahmi
Hikami : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Vol 5, No 1 (2024): JUNE
Publisher : STKQ Al-Hikam Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59622/jiat.v5i1.108

Abstract

Artikel ini membahas tentang term Hifz{ An-Nafs dalam Al-Qur’an perspektif kajian Tafsir Ahkam. Term Hifz{ An-Nafs senantiasa menjadi salah satu objek kajian yang tidak ada habisnya terutama dalam menghadapi berbagai macam bahaya ataupun musibah seperti pandemi. Sejak zaman para nabi terdahulu terdapat beragam kisah yang sudah diceritakan dalam Al-Qur’an terkait berbagai bentuk bahaya dan hal yang membinasakan. Seperti makhluk kecil yang membahayakan seperti nyamuk, virus, dan semisalnya juga yang persis dengan peristiwa baru-baru ini terjadi yaitu pandemi. Hal tersebut bukti kekuasaan Allah sebagai peringatan dan memberikan hikmah dan pelajaran dalam kehidupan manusia. Beberapa contoh pandemi yang diabadikan dalam Al-Qur’an, seperti hujan katak, kutu, dan belalang, pada masa Nabi Musa dan Fir’aun. Dalam hal-hal tersebut maka wajib hukumnya setiap individu menjaga diri dari segala yang membahayakan dengan menjaga perilaku dari hal-hal yang menjerumuskan kepada kebinasaan. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mendalami penjagaan diri dalam Al-Qur’an Hifz{ An-Nafs dengan kajian analisis Tafsir Ahkam.
Mathematic Learning Material Capabilities on Special Needs Wuryanti, Sri; Fahmi, Fahmi; Hamiseno, Giri Sarana
Indonesian Journal of Disability Studies Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : The Center for Disability Studies and Services Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.404 KB) | DOI: 10.21776/ub.ijds.2021.008.01.05

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to see the application of students with special needs in inclusive schools and their absorption of Mathematics subject matter in the SMA National Examination 2018/2019 academic year. Although, the National Examination has legally abolished, the results of the last National Examination 2018/2019 can still be used to capture students' minimum academic abilities and also for reflection in order to improve the quality of education better. The ability of students can be seen from the results of the national exam, while the absorption of mathematics can be seen from the proportion of students with special needs in inclusive schools who can correctly answer questions on the National Mathematics Exam. The population of this study were all high school level students who took the National Examination for the 2018/2019 academic year, while the research sample was all inclusive high school students who took the National Examination for the 2018/2019 academic year. The data used is secondary data, namely the SMA National Exam data for the 2018/2019 academic year. Data analysis used Excel software, and then descriptive statistical analysis was carried out. The results showed the highest score of the National Mathematics Examination for students with special needs in inclusive schools was 54.02 and the lowest was 22.69 with an average score of 39.43. The average score of Mathematics for the Science Department is 45.66 (included in the poor category), the Language Department is 40.04 (including the poor category), while the Social Science Department is 29.28 (including the low category). The highest average absorption power of Mathematics in the Science department is 30%, in the scope of Algebra material, the lowest absorption is 23% in the scope of calculus material. In the social studies department, the highest average absorption power in mathematics is 29% each for algebra and statistics, the lowest absorption rate is 18% in the scope of Geometry and Trigonometry. Meanwhile, in the Language Department, the highest average absorption is algebra 38%, the lowest is 30% in the scope of Geometry and Trigonometry. The range of values for participants with special needs is very large so it needs assistance to improve the abilities of students. The weakness of special needs students in Mathematics is the material scope of Geometry and Trigonometry.
Perlindungan Hukum Terhadap Anak Dari Penyalahgunaan Narkotika Di Kota Pekanbaru Berdasarkan Undang- Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Fahmi, Fahmi; Iqsandri, Rai; Rizana, Rizana
Jurnal Gagasan Hukum Vol. 3 No. 01 (2021): JURNAL GAGASAN HUKUM
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Hukum Sekolah Pasca Sarjana Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.818 KB) | DOI: 10.31849/jgh.v3i01.7501

Abstract

Penyalahgunaan narkotika saat ini tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, tetapi penyalahgunaan narkotika juga dilakukan oleh anak-anak yang masih di bawah umur. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum sosiologis yang membahas mengenai keterkaitan antara hukum dengan masyarakat. Perlindungan hukum terhadap anak dalam penyalahgunaan narkotika berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Nakotika di Pekanbaru belum tercapai karena masih ada anak yang melakukan penyalahgunaan narkotika. Hambatan-hambatan dalam perlindungan hukum terhadap anak dalam penyalahgunaan narkotika berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika di Pekanbaru adalah belum sepenuhnya dilakukan diversi terhadap anak pelaku penyalahgunaan narkotika, belum memberikan perlindungan hukum dan memberi hak-hak anak dikarenakan fasilitas yang belum memadai. Upaya untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam mengatasi perlindungan hukum terhadap anak dalam penyalahgunaan narkotika berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika di Pekanbaru memaksimalkan kinerja jumlah personil yang terbatas, memaksimalkan sarana dan prasarana dari P2TP2A (Pusat pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak).
Penerapan Sanksi Terhadap Anak Pelaku Penyalahgunaan Tindak Pidana Narkotika Di Pengadilan Negeri Pekanbaru Anggie Johar, Olivia; Fahmi, Fahmi; Marsadi, Dani
Jurnal Gagasan Hukum Vol. 2 No. 01 (2020): JURNAL GAGASAN HUKUM
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Hukum Sekolah Pasca Sarjana Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.79 KB) | DOI: 10.31849/jgh.v2i01.8232

Abstract

Penerapan sanksi terhadap pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Pekanbaru khususnya untuk pelaku masih ad hambatan. Faktor-faktor penghambat yang timbul penerapan sanksi terhadap pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Pekanbaru antara lain secara ekternal dan internal . Upaya mengatasi faktor-faktor penghambat yang timbul pada penerapan sanksi terhadap pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Pekanbaru bisa dilakukan dengan Menyusun rencana kerja dan memaksimalkan kinerja setiap penyidik dalam hal penanganan perkara anak. Menjalin Komunikasi yang Intensif dengan Aparat Penegak Hukum yang Lainnya. Mengadakan Sosialisasi tentang Diversi di Kalangan Masyarakat. Membuat Kesepakatan mengenai Pengawasan Pelaksanaan Hasil Kesepakatan Diversi Memberikan kesadaran hukum pada masyarakat bahwa masa depan anak-anak cerah jangan rusak dengan menjadikan mereka pelaku Narkotika, sebagai anggota masyarakat dan anak-anak merupakan masa depan bangsa kita wajib untuk membantu mereka untuk sadar dan jera agar tidak melakukannya lagi dengan memberikan kesempatan dengan mempertanggungjawabkan yang dilakukan dengan menerima pembinaan, bimbingan dan lain-lain. Penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum sosiologis.
Penggunaan Konsep Restorative justice Terhadap Tindak Pidana Penganiayaan Di Kepolisian Resor Kota Pekanbaru Fahmi, Fahmi; Iqsandri, Rai; Rizana, Rizana
Jurnal Gagasan Hukum Vol. 4 No. 01 (2022): JURNAL GAGASAN HUKUM
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Hukum Sekolah Pasca Sarjana Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jgh.v4i01.10165

Abstract

Peraturan hukum pidana harus sesuai dengan sistem peradilan. Sistem peradilan di Indonesia di buat agar adanya keadilan bagi masyarakat. salah satu aturan hukum yang ada yaitu hukum pidana. aturan-aturan yang di buat di dalam hukum pidana memiliki tujuan yang dapat memberikan ketertiban, rasa aman dan sanksi bagi pelakunya. Tujuan dari adanya aturan hukum pidana adalah untuk memperbaiki pelaku dan memiliki tujuan efek jera bagi orang yang melakukan kejahatan ataupun pelanggaran. Sistem peradilan pidana yang juga condong offender oriented yang mana viktimologi sebagai studi yang harus bertujuan bahwa korban diberikan dasar pemikiran bahwa penyelesaian perkara di luar pengadilan itu diperlukan. Adapun contohnya, yaitu penyelesaian perkara pidana dengan konsep keadilan restoratif (restorative justice). Konsep pendekatan restorative justice merupakan pendekatan yang memberikan keadilan dan keseimbangan bagi korban dan pelaku yang adil.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Aziz Abdul Ghofar Abdullah, Syahrul Mubarak Adelia, Masayu Adi Sanjaya Aditya Aditya Aditya Rahman Adnans, Abdhy Aulia Afriandi, Angga Afrita, Indra Agus Arifin Sentosa, Agus Arifin Agustina, Resty Akhmad Sodiq Akmal, Muhammad Luthfi Ali Murtopo Ali Zainal Abidin Ali, Akhmad Chaidir Ali, Muhammad Husin Almanda, Dinda Ana, Herliana Andiyan Anwar, H. Chairil Aprillia, Elisa Arfiani, Mutia Arjulayana Arjulayana As'ad, Ihwana Asniati, Asniati Asvia, Lailatul Atika, Nyimas AZIS, AHMAD RIDHAI Budhiarti Nababan, Erna Chairil Anwar Chodrijah, Umi Cindrya, Elsa Citra Prasiska Puspita Tohamba, Citra Prasiska Puspita Claudia Gadizza Perdani, Claudia Gadizza Daeng, Yusuf Daga, Agustinus Tanggu Darmawan, Raden Desvi Wahyuni Dewi Maya Sari Dian Aswita, Dian Dian, Nurul Huda Fauzan Naufal Diana, Zafira DM, M. Yusuf Dodi Zulherman Dwipa, Lalu Belik Made Efendi, Rendi Nur Efendi, Syahril Eko Jokolelono Enas, Enas Fathurrahman, Achmad Fatimah, Atin Fauza Khair febriyanti febriyanti Ferra Ferra, Ferra Firiyani, Afiyah Fitri, Izza Florence, Grace Fradhil Mensa, Fradhil Gaffar, Andi Widya Mufila H, Irawan Hamidah, Nining Siti Hamiseno, Giri Sarana Hammam Muzakki, Muhammad Nauval Hapsari, Dara Puspita Hardiawanto, Pangestu Pradana Hariani M. Pakka Haris Munandar Nasution Hasiri, Ery Muchyar Hayati Hayati Hendrianie, Nuniek Herlambang, Divanie Normayulia Herman, Ferey Herry Iswahyudi Heru Suprapto Hery Widijanto Husairi, Akhmad Hutabarat, santa Delima If'all, If'all Ifall, Ifall Iffah, Izzatul Inayah Nurbaiti Indriani Indriani Iqsandri, Rai Irawani, Rio Irnia Nurika Isti Rusdiyani, Isti Jailani Jailani Johan, Efesus Johar, Olivia Anggie Julyano, Petra Handry Junila Puteri, Mawaddah Kadriyani, Emilda Karim, Samuel Karondeng, Barnas Khosiah, Siti Kohar Sulistyadi KRISTIANA MARYANI, KRISTIANA Kurnia, Putri Kurniawan, Verina Deawanny Kusuma, Tubagus Tirta Kusumahati, Sari Larasati, Aliffah Wahyu Leo, Hendrik Libra, Robert Lina Lina Lisa Ratnasari Lubis, Hafni Maemunah Maemunah Maharani, Melani Firdha Malintang, Jimmy Manurung, Gabriel Obed M.T. Marno Marno Marsadi, Dani Maryamah Maryamah Marzoan, Lalu Maulidia Maulidia, Maulidia Maulidya, Risanni Maulinda, Tasya Maulini, Luciana Maya Silvi Lydia Ma’ruf, Rachman Megasari, Gabrilla Ulfa Meka, Wahyu Melinda Melinda Minarny Gobel Moh. Yamin Muhammad Fajar Muhammad Irhamsyah Muhammad Muslim Muhardi , Dedi Muharratul Mina Rizky Muhibuddin Muhibuddin, Muhibuddin Mumu Muzayyin Maq Muqoffi, Muqoffi Muttaqin, Widang Muzakhar, Syah Sultan Ali Naemah Mubarakah Najmi, Akmalun Naria, Naria Nirmala, Bela Novariani, Novariani Novliadi, Ferry Nur Azizah, Fifi Nur'aini, Aisyah Nurwijayanti Oktavianingrum, Eva Pakaya, Irfan Pakaya, Irfan Pambudi Yuwono Pardede, Rudi Poltak Sihombing Pratama, Adhitya Yudha Puspitasari, Ema Putra, Trianggara Putri, Yecha Febrieanitha Putriana, Caitlin Gloria Rachmaniah, Orchidea Rahili, Laniyafi Rahman Zulkarnain , Ahmad Fadchur Rahman, M. Rezki Rahmati, Pramita Dwi Rahmatullah, Andi Muhammad Rai Iqsandri, Rai Iqsandri Ramdan Satra Regina, Putri Retno Wulandari Rifai, Mohamad RIFKHAN RIFKHAN Rismadi, Rismadi Riza, Nurmayuni Tria Rizana, Rizana Rizki Ramadhan Rizki, Adrian Al Romulo S Sagala, Romulo Rudianto, Totok Sadiqin, Ikhwan Khairu Safitri, Nadia Sahputra, Candra Samosir, Herri Suryadi Samparia, Dian Asrini Santoso, Tri Heru Sapuadi, Sapuadi Saripudin, Akhmad satria adi nugroho Seniman, Seniman Setiawan, Yohanes Ari Setiyo Gunawan Sherry Hadiyani Shopia, Shopia Sihotang, Marito Sari Siregar, Baihaqi Siregar, Murni Kurniyanti Siti Hasanah Siti Zahreni Slamet Riyadi Sri Hidayati Sri Maryati Sri Rachmania Juliastuti, Sri Rachmania Sri Rani Fauziah, Sri Rani Sri Utami Sri Wahyuni Sri Wuryanti Sudrajat, Rani Suhendro Suhendro Suheryadi, Bambang Supriharyono Supriharyono Sutiah Sutiah Syarwinda, Syarwinda Tarigan, A Perwira Mulia Tarsinah Sumarni Triana, Yeni Tutut Handayani Ulfiani, Sri Umma, Fahratul Wahyuni, Dinda Tri Wanda, Rizky Febri Widya Rahmawati Widyasti, Lintang Dian Widyawati, Dewi Winstar, Yelia Nathassa Wisnu, Mita Mellenia Wulandari, Utari Wuryandini, Wuryandini Wuryandini, Wuryandini Yani, Afri Yeni Rahmawati, Yeni Yudha Irhasyuarna Yuliana, Ema Yulianti, Yuyun Eka Yuniar Yuniar Yuniarti, Rafita Yunidar Zaidun, Moch Zulkarnain, Akhmad Zulmai Rani