p-Index From 2021 - 2026
12.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sain Veteriner Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Al-'Adalah Hunafa: Jurnal Studia Islamika Jurnal Theologia Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat JURNAL ISTINBATH Al-Manar : English and Arabic Journal Al-Ahkam Jurnal Kesehatan Andalas Kanal : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Pendidikan Ekonomi Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) PERFORMA : Media Ilmiah Teknik Industri SYAMIL: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education) SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Journal of Islamic Medicine Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan JURNAL EKONOMI PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Syariah: Jurnal Hukum dan Pemikiran Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Prosiding Konfererensi Nasional Bahasa Arab Economic Education and Entrepreneurship Journal Journal of Enterprise and Development (JED) JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Journal of Digital Education, Communication, and Arts (DECA) JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI Journal of Islamic Law ELFALAKY: Jurnal Ilmu Falak AT-Turost: Journal of Islamic Studies Halu Oleo Legal Research Alsina : Journal of Arabic Studies INTAJUNA: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra Arab Berajah Journal Jurnal Elkasista AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat CITIZEN: Jurnal Ilmiah Mulitidisiplin Indonesia JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi Indonesian Journal of Social and Educational Studies METAL : Jurnal Sistem Mekanik dan Termal SYAMIL: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (JOURNAL OF ISLAMIC EDUCATION) Ekombis Sains: Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Bisnis Cessie : Jurnal Ilmiah Hukum Jurnal Kedokteran Hewan The International Journal of Tropical Veterinary and Biomedical Research International Journal of Asian Business and Management (IJABM) Jurnal Akuntansi dan Keuangan West Science Borneo Islamic Finance and Economics Journal (BIFEJ) Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) Religia : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Pinisi Journal of Entrepreneurship Review Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Terapan International Journal of Applied Economics, Accounting and Management (IJAEAM) Social, Ecology, Economy for Sustainable development goals Journal Journal of Socio-Cultural Sustainability and Resilience JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Telecommunications, Computers, and Electricals Engineering Journal Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Journal of Educational Management and Learning VISA: Journal of Vision and Ideas Sociality: Journal of Public Health Service Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura Indonesian Journal of Economic & Management Sciences (IJEMS) Jurnal Hukum Islam dan Hukum Keluarga Jurnal Medika Veterinaria Management of Information System Journal Journal of Shariah Economic Law International Journal of Economics, Business and Innovation Research Andragogi Kesehatan Journal of Entrepreneurial Economics Penelitian Ilmu Pengetahuan Sosial Arsir: Jurnal Arsitektur CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Dinamika Pendidikan Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Al-Ahruf (Journal for Arabic and Linguistics Education)
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis pola pendidikan ekonomi orang tua dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada keluarga petani Jeneponto Bahar, Nabila; Tahir, Thamrin; Hasan, Muhammad; Innana; Supatminingsih, Tuti
Journal of Entrepreneurial Economics Vol. 1 No. 1: (Februari) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jane.v1i1.2024.644

Abstract

Latar Belakang: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana keluarga petani di Desa Lentu Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto didorong untuk mengambil sikap wirausaha melalui pendidikan ekonomi orang tua. Metode: Penelitian ini menggunakan metodologi pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif. Untuk mengetahui lebih jauh bagaimana orang tua pada keluarga petani di Desa Lentu Kecamatan Bontoramba dalam menumbuhkan sikap kewirausahaan, maka penelitian ini akan mengumpulkan dan menganalisis data secara berkala. Temuan: Orang tua menerapkan dua jenis pola pendidikan ekonomi: otoriter, yang menerapkan peraturan keras, hukuman, dan paksaan sesuai dengan keinginan orang tua, dan demokratis, yang memungkinkan kemandirian dengan tetap menjaga pengawasan orang tua. Penolakan orang tua untuk membantu pekerjaan karena anak lebih suka bermain dan perselisihan antar anggota keluarga menjadi hambatan bagi orang tua untuk menginternalisasikan pendidikan ekonomi di rumah: 1. Untuk Pemerintah Desa Lentu agar lebih mendukung dan memfasilitas para petani agar dapat berkembang. Selain itu dengan memberikan pelatihan sehingga dapat membantu desa lebih berkembang dan maju. 2. Untuk para orang tua sudah sewajibnya mengajarkan anak-anaknya mengajarkan nilai-nilai kewirausahaan sedari dini, agar anak-anak mendapatkan pengalaman dan menjadi cukup mandiri untuk menjalankan bisnis keluarga ketika mereka besar nanti. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pendidikan ekonomi penting untuk keberlanjutan pergerakan ekonomi masyarakat Jenepento, meskipun terkadang pola yang diajarkan otoriter dan mengikat.
EFEKTIVITAS MEDIATOR DALAM PENYELESAIAN PERKARA PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA PONTIANAK KELAS 1-A TAHUN 2018 Ani, Dea Fitri; Hasan, Muhammad; Wibowo, Arif
Al-Usroh Vol. 1 No. 1 (2021): Al-Usroh: Jurnal Hukum Islam dan Hukum Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/al-usroh.v1i1.191

Abstract

Abstrak Dea Fitri Ani (11624004) Efektivitas Mediator Dalam Penyelesaian Perkara Perceraian di Pengadilan Agama Pontianak Kelas 1-A: Fakultas Syariah Prodi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Untuk mengetahui tujuan mediasi di Pengadilan Agama Pontianak Kelas 1-A; 2) Untuk mengetahui tahap proses mediasi dalam pelaksanaan mediasi oleh mediator di Pengadilan Agama Pontianak Kelas 1-A; 3) Untuk mengetahui tingkat keberhasilan mediasi di Pengadilan Agama Pontianak Kelas 1-A. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif bersifat kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer berupa hasil wawancara dengan Hakim Mediator di Pengadilan Agama Pontianak Kelas 1-A dan data sekunder yang terdiri dari Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016, jurnal-jurnal, dan buku-buku yang berhubungan dengan objek penelitian. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah teknik wawancara dan dokumentasi. Sedangkan dalam menganalisis data, peneliti melakukan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Kemudian memeriksa keabsahan data dengan melakukan pengamatan yang terus-menerus. Berdasarkan analisis yang dilakukan, maka peneliti menyimpulkan bahwa pelaksanaan mediasi oleh Hakim mediator di Pengadilan Agama Pontianak Kelas 1-A telah sesuai dengan PERMA Nomor 1 Tahun 2016. Dampak mediasi yang dilakukan terhadap kasus perceraian di Pengadilan Agama Pontianak Kelas 1-A belum maksimal dilihat dari segi hasilnya, hal tersebut diperkuat dengan adanya data yang diperoleh yang menunjukan bahwa dari 306 perkara yang di mediasi, hanya 11 perkara mediasi yang berhasil seluruhnya. Kata Kunci: Mediasi, Mediator, Perceraian, Perma Nomor 1 Tahun 2016
PENENTUAN ARAH KIBLAT MENGGUNAKAN METODE ‘RASHDUL KIBLAH’ MENURUT KIAI TAYIB DI DESA KUALA MANDOR A KECAMATAN KUALA MANDOR B KABUPATEN KUBURAYA zainuddin, zainuddin zai; Hasan, Muhammad; Suhardiman, Suhardiman
Al-Usroh Vol. 1 No. 1 (2021): Al-Usroh: Jurnal Hukum Islam dan Hukum Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/al-usroh.v1i1.210

Abstract

Kiai Tayib dalam menentukan arah kiblat menggunakan bayangan matahari atau Rashdul Kiblah yaitu sebuah metode pengamatan bayangan Matahari yang hanya membutuhkan bantuan sebilah kayu lurus dan sinar Matahri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) perhitungan metode Rashdul Kiblah (bayangan Matahari) menurut Kiai Tayib dalam menentukan arah kiblat; 2) cara pengukuran arah kiblat menggunakan metode Rashdul Kiblah (bayangan Matahari) menurut Kiai Tayib; 3) akurasi arah kiblat hasil pengukuran yang dilakukan oleh Kiai Tayib menggunakan metode Rashdul Kiblahnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian lapangan (field research). Sumber data yang digunakan ialah sumber data primer yang bersumber dari Kiai Tayib sendiri dan sumber data sekunder yang didapat dari catatan yang digunakan oleh Kiai Tayib untuk menentukan arah kiblat menggunakan metode Rashdul Kiblah, anak dan murid Kiai Tayib. Lokasi Penelitian ini di Kampung Penepat RT 01/RW 04 Desa Kuala Mandor A Kecamatan Kuala Mandor B Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumen. Sedangkan analisis data dengan mereduksi hal yang sangat pokok kemudian dirangkum untuk disajikan dalam bentuk narasi, tabel, gambar, rumus-rumus dan kode-kode, sehingga kemudian dapat ditarik kesimpulan, data tersebu juga diperiksa keabsahannya dengan melakukan triangulasi waktu dan member chak. kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Perhitungan yang digunakan dalam metode Bayangan matahari atau Rashdul Kiblah menurut Kiai Tayib adalah hari pasaran, bukan perhitungan yang biasa digunakan untuk menemukan kapan Jam terjadinya Rashdul Kiblah; 2) Terdapat kekurangan dan kesalahan dalam tatacara pengukuran menggunakan metode bayangan Matahari atau Rashdul Kiblah oleh Kiai Tayib; 3) akurasi hasil pengukuran arah kiblat menggunkan metode bayangan Matahari atau Rashdul Kiblah menurut Kiai Tayib tidak menghadap ke Kakbah (arah kiblat dengan azimut 292o 41’ 25.2” ) melainkan ke Singida dengan azimuth bangunan Musalla 265o 1’ 12’ hal ini menunjukkan penyimpangan yang besar yakni 27o 40’ 13.2”.
IMPLEMENTASI HAK DAN KEWAJIBAN WANITA KARIER DALAM KELUARGA: (Studi Kasus Wanita Karier Pada Guru dan Staf Desa Pulau Kerdau, Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna) Ishak, Ishak; Hasan, Muhammad; Fadhil, Moh
Al-Usroh Vol. 1 No. 1 (2021): Al-Usroh: Jurnal Hukum Islam dan Hukum Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/al-usroh.v1i1.229

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan implementasi hak dan kewajiban wanita karier dalam keluarga pada guru dan staf desa Pulau Kerdau, Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian bersifat deskriptif analitis dengan pendekatan penelitian yuridis sosiologis. Berdasarkan analisis data, maka peneliti menyimpulkan bahwa: 1) Implementasi Hak Wanita Karier Dalam Keluarga (Studi Kasus Wanita Karier pada Guru dan Staf Desa Pulau Kerdau, Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna) berupa: Mendapatkan mahar dari suami dan mahar tersebut sudah disetujui pihak keluarga. Mendapatkan nafkah lahir dan batin, istri yang memiliki penghasilan tetap mendapatkan nafkah lahir dari suami begitu juga dengan nafkah batin. Mendapatkan perlakuan lemah lembut dari suami sehingga tidak terjadi konflik yang besar di dalam keluarga. Mendapatkan tempat tinggal dan perlindungan yang layak dari suami. Mendapatkan hak beribadah dari suami seperti mengikuti atau mengisi kajian serta berpuasa sunnah. 2) Implementasi Kewajiban Wanita Karier Dalam Keluarga (Studi Kasus Wanita Karier pada Guru dan Staf Desa Pulau Kerdau, Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna) berupa: Berbakti lahir dan bathin kepada suami, istri meminta izin terlebih dahulu sebelum bekerja dan dalam pekerjaan beberapa responden saling membantu, walaupun sibuk dengan pekerjaannya istri tetap melayani suami dengan baik. Mengasuh dan mendidik anak, beberapa responden istri mengatakan dalam mengasuh dan mendidik anak mereka lakukan sendiri tetapi ketika mereka bekerja anak dijaga oleh keluarga mereka sendiri tanpa menyewa pengasuh anak. Mematuhi suami dan menjaga kehormatannya, saat bekerja diluar rumah istri selalu menggunakan jilbab untuk menutup auratnya dan selalu meminta izin bila ingin keluar. Kata Kunci: Hak, Kewajiban,Wanita Karier
PROSES PERNIKAHAN SYARIF-SYARIFAH KETURUNAN KERATON KADRIAH PONTIANAK ginting, ravika revira; Hasan, Muhammad; Ardiansyah, Ardiansyah
Al-Usroh Vol. 1 No. 1 (2021): Al-Usroh: Jurnal Hukum Islam dan Hukum Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/al-usroh.v1i1.344

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Adat istiadat apa sajakah yang dilaksanakan pada praktik pra nikah Syarif-Syarifah keturunan keraton Kadriah Pontianak; 2) Bagaimana proses pernikahan Syarif-Syarifah keturunan keraton Kadriah Pontianak; 3) Apa saja yang dilaksanakan dalam proses ritual pasca pernikahan Syarif-Syarifah keturunan Keraton Kadriah Pontianak. Penelitian ini Menggunakan metode kualitatif dengan sumber data primer dan data sekunder yang didapatkan dari informan Syarif-Syarifah keturunan keraton Kadriah Pontianak. Lokasi penelitian ini di keraton Kadriah kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data dengan mereduksi hal yang sangat pokok kemudian dirangkum untuk disajikan dalam bentuk narasi sehingga dapat ditarik kesimpulan, data tersebut juga diperiksa keabsahanya dengan melakukan triangulasi sumber. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa menunjukan bahwa Syarif-Syarifah keturunan keraton Kadriah Pontianak memiliki banyak adat istiadat dalam pernikahanya dimulai dari praktik pra nikah, nikah, hingga kepasca pernikahan. Tradisi ini masih digunakan hingga saat ini dikarenakan mempunyai makna filosofinya sendiri dan tradisi ini merupakan warisan dari nenek moyang terdahulu, itulah salah satu alasan mengapa tradisi pernikahan ini masih digunakan sampai saat ini. Kata kunci: adat istiadat, nikah, pasca nikah.
PROBLEMATIKA HUKUM BAGI MASJID YANG BELUM MEMILIKI SERTIFIKAT TANAH WAKAF: (Studi Kasus di Kecamatan Pontianak Selatan) Rahman, Aulia; Hasan, Muhammad; Fadhil, Moh
Al-Usroh Vol. 1 No. 1 (2021): Al-Usroh: Jurnal Hukum Islam dan Hukum Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/al-usroh.v1i1.358

Abstract

Penelitian ini membahas bahwa masyarakat masih mengunakan cara konservatif yakni melalui kesepakatan wakaf secara tidak tertulis atau lisan dengan saling percaya sebagai bentuk hukum kebiasaan masyarakat, tetapi proses pengurusan sertifikat tanah wakaf tidak diuruskan balik nama oleh pengurus masjid dibiarkan bertahun-tahun. Alasan pengurus masjid tidak ada biaya dan proses administrasi yang berbelit-belit serta memakan waktu lama. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: (1) Bagaimana problematika hukum terkait dengan legalitas masjid yang belum memiliki sertifikat tanah wakaf di Kecamatan Pontianak Selatan, (2)Apa upaya yang dilakukan oleh pengurus masjid untuk memperkuat alas hak masjid yang belum memiliki sertifikat tanah wakaf di Kecamatan Pontianak Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah empiris kualitatif, sumber data yaitu ketua dan pengurus masjid yang belum memiliki sertifikat tanah wakaf, serta buku-buku dan catatan-catatan ataupun dokumen apasaja yang berkaitan dengan penelitian ini. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah hukum empiris, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan (Verifikasi). Adapun hasil dari penelitian ini bahwa: Pertama Minimnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya sertifikat dengan alasan bahwa si wakif sudah mewakafkan tanahnya dan tidak mau repot-repot mendaftarkan tanahnya ke BPN, masyarakat merasa puas setelah pewakif mengikrarkan tanah wakaf kepada nadzir dan saksi-saksi wakaf kurangnya pemahaman pengurus masjid mengenai regulasi perwakafan.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PERCERAIAN PADA PERNIKAHAN DINI DI PENGADILAN AGAMA KELAS I-B SAMBAS Munawara, Nina; Hasan, Muhammad; Ardiansyah, Ardiansyah
Al-Usroh Vol. 1 No. 2 (2021): Al-Usroh: Jurnal Hukum Islam dan Hukum Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/al-usroh.v1i2.393

Abstract

Tingkat perceraian antara pasangan muda-mudi yang melakukan pernikahan dini di Kabupaten Sambas terbilang cukup tinggi. Sebagaimana dijelaskan oleh Panitera Muda Permohonan Pengadilan Agama Sambas, (Hidayat) dalam situs web PA Sambas, pada tahun 2020 Kabupaten Sambas menduduki peringkat teratas di Kalimantan Barat dalam kasus perceraian. Hidayat mengatakan bahwa untuk perkara terdapat berbagai macam gugatan serta permohonan surat perizinan. Hidayat juga mengatakan kasus gugatan perceraian yang ada hampir mencapai 1.000 kasus. Untuk permohonan surat perizinan menikah usia dini, ataupun surat izin poligami sekitar 775 perkara. Memang kebanyakan gugatan perceraian, ada 928 kasus. Tujuan adanya penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Faktor yuridis perceraian pada pernikahan dini; (2) Faktor psikologis perceraian pada pernikahan dini; (3) Faktor sosiologis perceraian pada pernikahan dini. Jenis penelitian yang digunakan peneliti untuk memperoleh data adalah dengan menggunakan studi dokumen (document study) yaitu peneliti menitikberatkan pada analisis dengan berdasarkan konteksnya dengan artian bahan yang digunakan peneliti bisa berupa buku teks, surat kabar, majalah, film, catatan harian, naskah sastra, artikel dan sebagainya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, di mana peneliti menggunakan teknik pengumpulan data, analisis, kemudian di interpretasikan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode pendekatan yuridis normative. Berdasarkan analisis tersebut peneliti menyimpulkan: Secara yuridis ada 5 faktor penyebab perceraian pada pernikahan dini di Pengadilan Agama Kelas I-B Sambas, yaitu kurangnya nafkah lahir, pasangan yang suka berjudi dan mabuk, berkata dan bersikap kasar terhadap pasangan, menghilang tanpa kabar, berselingkuh, jika bertengkar suka mengusir pasangannya, dan selalu mengucap kata cerai. Secara psikologis ada 9 faktor penyebab perceraian pada pernikahan dini di Pengadilan Agama Kelas I-B Sambas, yaitu egois, keluar malam tanpa tujuan yang jelas, kurang perhatian, cemburu tidak jelas, sering marah-marah tanpa ada kejelasan, keluar rumah tanpa izin atau tanpa sepengetahuan pasangan, boros, tidak jujur dan kurang dihargai. Secara sosiologis ada 4 faktor penyebab perceraian pada pernikahan dini di Pengadilan Agama Kelas I-B Sambas, yaitu tidak menghormati orang tua pasangan, selalu pulang ke rumah jika bertengkar, orang tua atau kerabat sering ikut campur masalah keluarga, kurang berkomunikasi dengan orang tua pasangan, mengumbar aib rumah tangga, tidak suka jika pasangannya bergaul dengan keluarga pasangan itu sendiri dan tidak sopan kepada orang tua pasangan.
ANALISIS PUTUSAN HAKIM PENGADILAN AGAMA KELAS 1 A PONTIANAK (Studi Kasus Tentang Isbat Nikah Nomor 115/Pdt.P/2019/PA.Ptk) Aziz, Abdul; Hasan, Muhammad; Ardiansyah, Ardiansyah
Al-Usroh Vol. 1 No. 2 (2021): Al-Usroh: Jurnal Hukum Islam dan Hukum Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/al-usroh.v1i2.421

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Alasan-alasan pemohon pada putusan nomor 115/Pdt.P/2019/PA.Ptk. 2) Bukti-bukti pada putusan nomor 115/Pdt.P/2019/PA.Ptk. 3) Pertimbangan hakim pada putusan nomor 115/Pdt.P/2019/PA.Ptk tentang isbat nikah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif yang bersifat kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer berupa Penetapan Pengadilan Agama Pontianak Kelas 1-A tentang Isbat Nikah Nomor 115/Pdt.P/2019/PA.Ptk, serta bahan hukum sekunder berupa lampiran-lampiran seperti alasan-alasan pemohon, bukti-bukti pemohon dan pertimbangan hukum yang berhubungan dengan objek penelitian. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah wawancara dan studi dokumen. Dalam teknik analisis data, peneliti melakukan reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Kemudian, memeriksa keabsahan data dengan melakukan pemeriksaan kembali. Berdasarkan analisis yang dilakukan, bahwa Hakim Pengadilan Agama Kelas 1-A sudah sesuai mempertimbangkan terhadap putusan nomor 115/Pdt.P/2019/PA.Ptk. tentang isbat nikah meskipun tidak tepat, sebagaimana yang dimaksud hakim pernikahan pemohon yang kurang atau tidak terpenuhinya sebagian syarat-syarat yang telah ditentukan dalam perundang-undangan, yaitu Kompilasi Hukum Islam (KHI) pasal 23 ayat (1), Peraturan Mentri Agama (PERMA) Nomor 2 Tahun 1987 Pasal 1 huruf b dan dalil Kitab Bughyatul Musytarsidin yaitu karena wali (ayah) tidak bisa hadir untuk menjadi wali nikah, sehingga pernikahan pemohon dinyatakan cacat wali nikah. Kata Kunci: Putusan, Pertimbangan Hakim, Isbat Nikah, Wali Nikah.
ANALISIS PUTUSAN PERKARA PERDATA MAHKAMAH AGUNG NOMOR 706 K/AG/2015 DALAM MENETAPKAN BAGIAN ANAK PEREMPUAN BERSAMA SAUDARA Mahmud, Sutan; Hasan, Muhammad; Fadhil, Moh.
Al-Usroh Vol. 1 No. 2 (2021): Al-Usroh: Jurnal Hukum Islam dan Hukum Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/al-usroh.v1i2.429

Abstract

Analisis Putusan Perkara Perdata Mahkamah Agung Nomor 706 K/Ag/2015 Dalam Menetapkan Bagian Anak Perempuan Bersama Saudara. Fakultas Syariah Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2021. Tujuan daripada penelitian adalah: 1) Supaya tahu akan bagian anak (perempuan) dalam waris jika bersama saudara kandung; 2) Supaya tahu akan pertimbangan hakim pada menetapkan warisan anak perempuan bila bersama saudara kandung. Metode dalam penelitian memakai metode kepustakaan. Teknik dalam pengumpulan data pada penelitian kepustakaan (library research) dengan dokumentasi. Sumber data pada penelitian yang digunakan yaitu data pustaka yang disatukan dengan usaha mencari data tertentu, mengemukakan dan melakukan analisis data bahan bacaan / yang berkaitan dengan sumber rujukan Putusan Mahkamah Agung. Penelitian ini menggunakan metode analisis data beserta pengurangan data, penyajian (menyampaikan) data, dan penarikan akan kesimpulan bersama (verifikasi) pemeriksaan data. Kemudian, metode pemeriksaan keabsahan data pada penelitian memakai bahan sumber acuan untuk mensupport dalam membuktikan bahan kajian yang sudah dijumpai si peneliti. Adapun hasil penelitian ini: 1. Bahwa dikalangan Para ?ahabat dan Ulama mengenai pemaknaan kata walad ada 2 pendapat: Pertama. Adalah lughah walad bermakna anak (lelaki). Kedua. Bahwa kata walad bermakna anak (lelaki) dan anak (perempuan). 2. Bahwa Mahkamah Agung Nomor telah menetapkan bahwa bila anak perempuan mendapat ‘a?abah karena seorang dan menghalangi bagian saudara kandung dalam pembagian harta warisan. Sehingga bagian anak perempuan dan bagian saudara kadung bisa Dan Adapun dampak dari kajian ilmiah supaya mampu sebagai bahan pembahasan untuk umum dan mereka peneliti saat sedang dalam penelitian. Kata Kunci: A?abah, Anak Perempuan, Saudara kandung
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP DISPENSASI KAWIN DI BAWAH UMUR (Studi Penetapan Pengadilan Agama Sungai Raya Tahun 2018-2019) Suhandi, Egi; Hasan, Muhammad; Hakimah, Nur
Al-Usroh Vol. 2 No. 1 (2022): Al-Usroh: Jurnal Hukum Islam dan Hukum Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/al-usroh.v2i1.678

Abstract

Tujuan dari penelitian”ini adalah untuk mengetahui : 1) Pertimbangan hakim dalam mengabulkan dispensasi kawin di Pengadilan Agama Sungai Raya. 2) Pertimbangan hakim dalam mengabulkan permohonan dispensasi kawin di bawah umur ditinjau dari PERMA No 5 Tahun 2019 tentang pedoman mengadili dispensasi kawin. 3) Akibat hukum dari penetapan dispensasi kawin di Pengadilan Agama Sungai Raya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan”adalah normatif”empiris dengan menggunakan”pendekatan judicial”case study. Data”primer penelitian”ini adalah hakim Pengadilan Agama Sungai Raya. Sedangkan data sekunder”dari penelitian ini adalah penetapan dispensasi kawin Pengadilan Agama Sungai Raya tahun 2018-2019. Kemudian penetapan dispensasi kawin tersebut”dikelompokan berdasarkan alasan pemohon mengajukan permohoonan dispensasi kawin. Baik data primer maupun”data sekunder kemudian dilakukan pengolahan”data yang dimana dalam penelitian”ini menggunakan”reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang peneliti temukan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1)Pertimbangan hakim dalam mengabulkan permohonan dispensasi kawin di Pengadilan Agama Sungai Raya terbagi menjadi dua yaitu pertimbangan berdasarkan”hukum atau undang-undang”dan norma yang berlaku”di masyarakat serta hakim”mempertimbangkan berdasarkan hukum”islam berdasarkan kaidah”fiqih, hadits dan ayat”Al-Quran. 2) Pertimbangan hakim”dalam penetapan dispensas”kawin jika ditinjau dari”PERMA no 5 tahun 2019, maka dalam pertimbangan”nya hakim hanya mempertimbangkan”dua hal yaitu hanya pada”perlindungan dan kepentingan”terbaik bagi anak berdasarkan”norma dan nillai-nilai yang terdapat pada”masyarakat, dan konvensi”atau perjanjian”internasional mengenai perlindungan”anak 3) terdapat dua akibat”hukum dari penetapan”dispensasi kawin yaitu apabila”dikabulkan maka pemohon”dapat melanjutkan untuk mendaftarkan”pernikahan pada kantor urusan agama setempat, dan apabila permohonan tersebut ditolak atau tidak dikabulkan maka pemohon tidak dapat mendaftarkan pernikahannya.
Co-Authors . Saminan A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Aziz Abdul Hakim Abdul Majid, Latifah Abnan Pancasilawati Adiatmana, Donny Adiningsih S, Sri Hutami Adlim Adlim Adlim*, Muhammad Adlim, Muhammad Afryan, Muhammad Aqiel Rifky Ahmad Fahmi Karami Ahmad, Muh. Ihsan Said Akhmad Sagir, Akhmad Andri Irfan Rifai Anggraini, Asty Ani, Dea Fitri Anugra, Widya Aprilia, Rochmathul Duwi ARDIANSYAH ARDIANSYAH arfianto, farhan dzaffa Arif Wibowo Arifin, Fakhira ariyanda, erdiyan Arman Sayuti arniati, arniati Athaillah, Farida Aulia Rahman Awal, Muh. Awaluddin Ayu, Uci Putri Azis, Fajriani Bahar, Nabila Baharuddin, Masrida Basri Bado, Basri Bintang Zaura Dahniar, Sri Daniel Daniel Daniel Happy Putra Dasrul Dasrul Desita, Ella Dinar, Muhammad Djamal, Endry Z. Dumilah Ayuningtyas Dwinna Aliza Elfa, Devita Elina, Maria Elisa Erwansyah Erwansyah Erwin Erwin Etriwati E evendi, evendi Fadhil, Moh Fadhil, Moh. Fahrezi, Rifki Ahmad Faisal Jamin Faisal Mustafa Faruq, Dukan Jauhari Fathurrahman, Fadhil Fazli, Rahmat Rizki Febrianti, Widia Ferdian, Riyan Firmansyah, Muhammad Wahyu Frengki Frengki, Frengki Fresy Nugroho Fuad Fansuri ginting, ravika revira Grefti, Grefti Habibati Habibati Hairrudin Hairrudin Hakib, Andi Hakimah, Nur Handayani, Andi Asti Hanief Monady Hardiansyah, Fahrudin Hartono, Rudi Hartono, Rudy Hasyati, Hasyati Henni Vanda Heru Kuswanto Hery Widijanto Hidayani, Ayu Hidayatullah, Nur Fallah Hidayatuloh, Abdul Aziz Hutamy, Ericha Tiara Ibnu Khaldun Ikhsan, Adisyahfitri Evalina INANNA Inanna, Inanna Indradewa, Rhian Innana Irawan Fajar Kusuma Irwan Irwan Iryani, Lenny Ishak Ishak Iswar Jafar, Kamaruddin Juli Melia Julianto, Rendi Junaidi, Rifqi Junaidi Justika, Wulan Kamaruddin, Citra Ayni Kemalasari, Andi Anggi Khairunisa, Fauzia Khalifah, Hadid Khwaengmek, Wipavadee Komarudin, Omang Kristianningrum Dian Sofiana Kristinawati, Nida Kurniawati Kurniawati Lubis, Mayang Sari Ma'u, Dahlia Haliah Mahmud, Sutan Majid, Latifah Abdul Mardhiyah, Umroatun Masitta Tanjung Masruroh, Lu'luil Masruroh, Lu’luil Megawati Miranda, Miranda Misnaniarti Misnaniarti Muchamad Rifki Mufidah, Annisa’ul Muh. Rum Muhammad Azis Muhammad Ilyas Thamrin Tahir Muhammad Isa Muhammad Saleh Muhammad Syukri Muhammad Zainal Abidin Muhammad Zaini Muhlis Muhlis Mukhlish, Wahyu Ikhwan Nanda Mulyadi Adam, Mulyadi Munawara, Nina Mursyid Djawas Musni, Nailah MUSTARI Mustari Mustari Muzamil, Sadulloh Nareswari, Almira Nindya Nasir*, Muhammad Nasrullah, Fathonah Natasya, Alya Nur Putri Nelson Nelson Nofal Noorthaibah Nugraha, Lukman Nur Arisah Nurani, Gempita Refi Nurdiana Nurdiana Nurdiana Nurhizah, Andi Mimi Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurkholiq, Agus NURLIANA NURLIANA Nursal Nursal, Nursal Nurwahyuni Nuzul Asmilia Octapiani, Salsa Othman, Fadhlan Mohd Pandhu Purba Wisesha Pasmar, Faizal J. Pattisina, Chatrien Dione Permatasari, Feby Pirayanti, Pirayanti Prasetya, Moch.Arief Pratama, Nanda Rezky Primantoro , Galuh Putra, Agus Tri Putri Ramadhani, Putri Putri, Aisyah Amaliyah Putri, Hesty Kesuma Putri, Salsabila Qomaruzzaman, Qomaruzzaman Raden Mohamad Herdian Bhakti Rafida, Sofia Yusnur Ragil Ismi Hartanti Rahma, Nur Aliah Rahmadini, Siti Muti'ah Rahman, Haedar Rahmaniyah Dwi Astuti Rahmi Ramadhan Ramadhan Ramadhani, Miftahul Ranti, Bryen Yuzac Zein Baneka Rasmaidar Rasmaidar Rasyida Ulfa Razali Daud Rezki*, Maulidia Roslizawaty Roslizawaty, Roslizawaty Rosmaidar Rosmaidar, Rosmaidar Rovika, Devi Safutri, Rezi Sahid, Muallimin Mochammad Said Ali Akbar Sakat, Ahamad Asmadi Sakinah, Adinda Salam, Mukhtar Muhammad Saleng, Tenri Agus Samsul Bahri Sangkala, Masnawaty Sari, Richa Purmaya Sari, Wahyu Eka Sasmita, Fira Ayu Sa’diyah, Chalimatus Sensu, La Sirait, Muhammad Alfajri Erutama Siti Aisyah Sjafei, Saleh SM, Andi Mujahidil Ilman Somawardi Somawardi Sopacua S.Sos, Yustina Sri Wahyuni Subur, Hikmayani Sudarmanto, Yohanes Sufyana, Sufyana Sugianto Suhandi, Egi Suhardiman Suhardiman Suharni Suharni Sulistyo, Anggi Susanti, Etty Syafruddin Syafruddin Syamsu Rijal Syamsu Rijal Syukrimansyah, Syukrimansyah T. Armansyah Tenri Ampa, Andi Thamrin Tahir To Tadampali, Andi Caezar Tuti Supatminingsih Ulya, Nanda Himmatul Umayasari, Silvia Utari, Ade Paramitha Utari, Fitri Diah Veithzal Rivai Zainal Wahyuni, Neneng Sri Widiastuti, Ratih Wiyanto, Suko WULAN PURNAMASARI, WULAN Yamin, Nur indah Yavuz, Musa Yulianto, Ferisa Yulisusianto , Gatut Yusra, Oktarina zainuddin, zainuddin zai Zamzami, Rumi Sahara Zuhra Meiliza