p-Index From 2021 - 2026
18.115
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SAINS MEDIKA : JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Natapraja : Kajian Ilmu Administrasi Negara Jurnal Hubungan Internasional JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Jurnal Pertahanan : Media Informasi tentang Kajian dan Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism dan Integrity PENDIPA Journal of Science Education Jurnal Representamen Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan community: Pengawas Dinamika Sosial NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Jurnal Elemen JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Sospol : Jurnal Sosial Politik Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Medica Hospitalia Jurnal Perencanaan Pembangunan AL-ADABIYA: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan Literatus Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik Jurnal Politik Pemerintahan Dharma Praja JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Strategic and Global Studies Jurnal Diplomasi Pertahanan Journal of Correctional Issues (JCI) Devotion: Journal of Research and Community Service Jurnal Syntax Fusion : Jurnal Nasional Indonesia FOCUS: Journal of Social Studies Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo) Manajemen dan Kewirausahaan International Journal of Science and Society (IJSOC) CITIZEN: Jurnal Ilmiah Mulitidisiplin Indonesia East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) International Journal of Humanities Education and Social Sciences Formosa Journal of Social Sciences (FJSS) Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Interdependence Journal of International Studies Journal of Law, Poliitic and Humanities Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Indonesia Sosial Sains HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Sosial, Politik dan Budaya (SOSPOLBUD) Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Jurnal Keamanan Nasional Indonesian Journal of Public Administration Review Physical Sciences, Life Science and Engineering International Journal of Education, Vocational and Social Science Geosfera Indonesia Journal of Current Research in Management, Policy, and Social Studies Preventia : The Indonesian Journal of Public Health
Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN AKADEMISI DALAM UPAYA PENGURANGAN RISIKO BENCANA GEMPA BUMI DI PROVINSI NTB 2018 Fatin Muhardika Mansyur, Nurul; Kusuma, Kusuma; Heridadi, Heridadi; Widodo, Pujo; Juni Risma Saragih, Herlina
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i4.2023.1957-1963

Abstract

Pada tahun 2018 rangkaian kejadian gempa bumi di Provinsi NTB dengan magnitudo yang cukup besar  terjadi berturut-turut pada tanggal 29 Juli, 5 dan 9 Agustus. Gempa bumi dengan magnitudo yang cukup besar ini  memberikan dampak masif berupa kerusakan infrastruktur, rumah, hingga menelan ratusan korban jiwa. Memandang hal ini diperlukan kolaborasi antar pihak/sektor (pentahelix) yang terpadu, saling berintegrasi dan berkelanjutan. Akademisi sebagai bagian dari pentahelix memiliki peran penting dalam upaya pengurangan risiko bencana karena memiliki sumber daya intelektual sebagai modal untuk peningkatan kapasitas baik bagi masyarakat  melalui pengajaran dan pendidikan, melakukan evaluasi kebijakan pemerintah, serta pengabdian masyarakat melalui pelaksanaan pendampingan sosial. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui FGD (Focus Group Discussion) dan studi literatur. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah  purposive sampling dengan pengajar dan ketua prodi program magister mitigasi bencana program pascasarjana Universitas Mataram (UNRAM) sebagai informan. Pemahaman akan peran akademisi dalam upaya pengurangan risiko bencana gempa bumi di Provinsi NTB pada tahun 2018 diharapkan dapat menjadi pembelejaran dan contoh untuk diterapkan di wilayah lainnya di Indonesia yang rawan  gempa bumi.
PROYEKSI DIPLOMASI KEAMANAN MARITIM MENGHADAPI ANCAMAN PEOPLE SMUGGLING DALAM MEWUJUDKAN INDONESIA EMAS 2045 Chaerunnisa Kuswaya, Nabilla; Halkis, Mhd; Jurianto, Moch.; Widodo, Pujo; Juni Risma Saragih, Herlina; Suwarno, Panji; Yudho Prakoso, Lukman
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3484-3499

Abstract

Memanfaatkan bonus demografi Indonesia di 2045 merupakan aspek penting yang harus di persiapkan oleh Indonesia. Namun, meninjau pada eksistensi dari potensi ancaman people smuggling memberikan dorongan kuat untuk menyelesaikan persoalan ini dengan perencanaan yang matang. Studi ini bertujuan untuk memberikan proyeksi terhadap alternatif penananganan people smuggling melalui pendekatan diplomasi maritim sebagai kunci utamanya. Studi ini bertujuan untuk memberikan pemetaan terhadap penyusunan rencana strategi pertahanan melalui konsep means, ways dan ends sebagai instrumen yang mengkonstruk pelaksanaan diplomasi maritim. Dengan mengadopsi pendekatan kualitatif, peneliti berusaha mengungkap rekomendasi penanganan yang sistematis dan terstruktur dimana dalam praktiknya tidak hanya melibatkan faktor interal tetapi juga faktor eksternal secara bersamaan. Temuan ini mengungkap bahwa keberhasilan dari penanganan kasus people smuggling disebabkan oleh perencanaan strategi pertahanan yang baik dengan mengkombinasikan pola - pola diplomasi secara taktis dan efisiensi sesuai dengan perkembangan jejaring sindikat kejahatan people smuggling. Sebagai simpulan dan rekomendasi terhadap penananganan kasus people smuggling untuk mencapai Indonesia Emas 2045, diperlukan pendekatan diplomasi yang kolaboratif dan adaptif untuk memprediksi perkembangan kasus yang ada dengan menekankan pada perencanaan strategi pertahanan yang matang dan terstruktur.
STRATEGI PENTAHELIX BNPT DALAM MEMBANGUN KAWASAN TERPADU NUSANTARA SEBAGAI SARANA REINTEGRASI SOSIAL BAGI MITRA DERADIKALISASI Dinda Forina Putri, Dea; Widodo, Pujo; Budi Prasetyo, Triyoga
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i4.2024.1595-1605

Abstract

Pada tahun 2023, BNPT menyebutkan bahwa 116 Eks Napiter kembali menjadi residivis terorisme. Eks Napiter merupakan subjek yang rentan untuk kembali kepada kelompoknya dikarenakan masih belum selesai dengan faktor ideologis maupun perilakunya. Penggunaan instrumen dan institusi hukum yang tepat sangat penting dalam mencegah terjadinya residivis terorisme. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif-analitis dengan pendekatan kualitatif dan berfokus pada teori strategi, pentahelix, reintegrasi dan deradikalisasi untuk menganalisis strategi pentahelix BNPT dalam membangun Kawasan Terpadu Nusantara (KTN). Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa pendekatan "Pentahelix" yang melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, media, dan dunia usaha merupakan kunci sinergitas yang paling tepat dalam membangun Kawasan Terpadu Nusantara sebagai sarana reintegrasi sosial. Kolaborasi antara semua pihak terkait diharapkan dapat mencapai tujuan bersama dalam program deradikalisasi berbasis kesejahteraan dengan konsep Kawasan Terpadu Nusantara (KTN).
STRATEGI BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM KEWASPADAAN DINI DAN PENANGANAN KONFLIK DI KOTA TANGERANG Wicaksono, Pamungkas; Ikhwan Syahtaria, Mohamad; Juni Risma Saragih, Herlina; Widodo, Pujo; Sukendro, Achmed
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3874-3878

Abstract

Kota Tangerang memiliki letak strategis dan salah satu kota satelit vital dalam kawasan metropolitan Jakarta dan kemudahan, memberikan pengaruh secara langsung dan  tidak langsung dalam tingginya mobilisasi masyarakat setempat maupun masyarakat urban sehingga berpotensi konflik. Salah satu sub bidang pada Badan Kesbangpol Kota Tangerang adalah Kewaspadaan dini dan Penanganan konflik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa dan menjelaskan startegi kewaspadaan dini dan penanganan konflik  Badan Kesbangpol Kota Tangerang dengan penggunaan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data wawancara, literatur dan referensi dari berbagai sumber yaitu jurnal dan internet. Temuan dari penelitian ini adalah Badan Kesbangpol Kota Tangerang telah melakukan program kewaspadaan dini dan penanganan potensi konflik pada fokus : pemilu, ormas, wawasan kebangsaan, politik, potensi konflik sosial dengan seoptimal mungkin dan koordinasi multi stakeholder. Dalam implementasi kegiatan sering kali membutuhkan koordinasi dengan para pemangku kepentingan karena keterbatasan kewenangan. Tantangan lain adalah perlu pemahaman secara berkelanjutan kepada masyarakat karena beberapa konflik disebabkan oleh keterlibatan organisasi masyarakat yang menjadi pemicu eskalasi konflik.
UPAYA PENCEGAHAN BENCANA SOSIAL DI KOTA AMBON MALUKU SEBAGAI LESSON LEARNED ATAS KONFLIK AGAMA TAHUN 2011 UNTUK MENDUKUNG KEAMANAN NASIONAL Mulyana, Agus; Kusuma, Kusuma; Bangun, Ernalem; Widodo, Pujo; Wilopo, Wilopo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i4.2023.1818-1826

Abstract

Kota Ambon merupakan kota yang pernah mengalami bencana sosial konflik lintas agama pada tahun 1999 dan yang terakhir tahun 2011. Sampai dengan penelitian ini dilakukan, kota Ambon secara kondisi faktual merupakan daerah rawan konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya yang telah dilakukan sebagai lesson learned dalam mencegah terjadinya kembali bencana sosial tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, pengumpulan data dengan wawancara terstruktur didukung pengamatan dan telaah dokumen. Subyek penelitian ini adalah aparat TNI yang telah berdinas lebih dari 15 tahun dan menjadi pelaku dalam pengamanan terhadap konflik antar agama di Kota Ambon tahun 2011 sebagai informan. Hasil penelitian bahwa upaya yang dilakukan pada tahap tanggap darurat melalui penguasaan media massa dan respon cepat aparat keamanan secara persuasif dari TNI/Polri. Sedangkan pada tahap pasca bencana dilakukan dengan pelestarian budaya kearifan lokal Pela Gandong, peningkatan ekonomi masyarakat, peningkatan kecerdasan budaya melalui sektor pendidikan serta memberantas peredaran minuman keras. Pemahaman tentang fenomena konflik agama sebagai bencana sosial di masa lampau dapat dijadikan pembelajaran sebagai upaya pencegahan bencana di wilayah Kota Ambon Maluku serta daerah lain yanng memiliki potensi ancaman dan kerentanan yang sama di masa mendatang. Kata Kunci: Bencana Sosial, Ambon, Penanggulangan Bencana. 
UPAYA MENGHADIRKAN NEGARA MELALUI PENGESAHAN RANCANGAN UNDANG-UNDANG TENTANG DAERAH KEPULAUAN Prissandi, Gita; Wiranto, Surya; Djoko Said, Budiman; Widodo, Pujo; Juni Risma Saragih, Herlina; Suwarno, Panji
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i4.2023.1705-1716

Abstract

Pembukaan konstitusi UUD NRI tahun 1945, mencakup berbagai cita-cita nasional seperti melindungi seluruh rakyat Indonesia dan seluruh wilayah Indonesia, serta untuk meningkatkan kesejahteraan umum. Namun, tujuan tersebut belum seutuhnya tercapai karena daerah kepulauan masih menghadapi ketidakadilan dan perlakuan yang tidak setara dibandingkan dengan daerah lainnya. Dalam menganalisis isu ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan mempelajari literatur yang ada. Dalam pembahasannya, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah belum memberikan kepastian yuridis yang jelas mengenai tata kelola wilayah laut dan pemerintahan di wilayah kepulauan. Diperlukan perlakuan khusus yang memperkuat kapasitas masyarakat serta pemerintah daerah kepulauan dalam mengelola sumber dayanya. Langkah ini dapat diambil melalui pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Daerah Kepulauan, yang sekarang telah terdaftar dalam Prolegnas Prioritas 2020-2024 dan sudah berada pada tahap pembahasan pembicaraan tingkat II di DPR, menjadi Undang-Undang. Sebagai kesimpulan, Pengesahan RUU tentang Daerah Kepulauan menjadi Undang-Undang bertujuan untuk memperjelas kewenangan dalam menguasai dan mengelola potensi di wilayah daratan dan perairan di daerah kepulauan. Dalam menyusun RUU tentang Daerah Kepulauan, negara telah berupaya mengarahkan kebijakannya agar sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.
PERAN ORGANISASI MASYARAKAT SIPIL/CIVIL SOCIETY ORGANIZATION (CSO) DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK AGRARIA DI INDONESIA Martunas Sihite, Ganda; Malik, Ichsan; Sumertha KY, I Gede; Widodo, Pujo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 11 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i11.2023.5232-5244

Abstract

Konflik agraria di Indonesia masih menjadi perhatian yang serius untuk ditangani. Seiring dengan setiap tahunnya konflik agraria semakin berkembang luas di berbagai daerah di Indonesia. Kebijakan Reforma Agraria oleh negara belum efektif sebagai alternatif penyelesaian konflik agraria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran Civil Society Organization (CSO) dalam penyelesaian serta dalam pencegahan konflik agraria di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif untuk menjelajahi bagaimana CSO berkontribusi pada pemecahan konflik agraria, menggali data melalui wawancara, literatur, dan dokumentasi terkait.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSO memainkan peran kunci dalam pemantauan, advokasi, dan pemberdayaan masyarakat dalam penyelesaian konflik agraria. Mereka bekerja untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hak-hak lahan, memfasilitasi dialog antarstakeholder, dan mendukung implementasi solusi berkelanjutan. Keberhasilan CSO dalam mengemban peran ini sering tergantung pada jaringan kemitraan yang kuat, kemampuan advokasi, dan keterlibatan aktif dalam proses penyelesaian konflik. Meskipun demikian, tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan tekanan eksternal dapat mempengaruhi efektivitas CSO dalam memainkan perannya. Studi ini juga mencatat bahwa keberlanjutan peran CSO dalam penyelesaian konflik agraria memerlukan dukungan lebih lanjut dari pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat.
NAVIGASI AMAN DI ERA TEKNOLOGI: TANTANGAN DAN SOLUSI BAGI KESELAMATAN PELAUT Trilia, Dewi; Albert Mamahit, Desi; Wiranto, Surya; Widodo, Pujo; Juni Risma Saragih, Herlina; Suwarno, Panji
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3886-3890

Abstract

Dalam era teknologi modern, industri maritim mengalami transformasi signifikan dengan pengenalan sistem navigasi yang semakin canggih. Namun, keselamatan pelaut tetap menjadi perhatian utama karena berbagai tantangan yang muncul. Tantangan tersebut meliputi kerentanan terhadap serangan siber, kompleksitas teknologi baru, serta kurangnya keterampilan pelaut dalam mengoperasikan peralatan canggih. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan utama tersebut dan menawarkan solusi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan keselamatan pelaut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode kualitatif merupakan pendekatan obervasi yang diambil dari kajian literatur dan diolah secara deskriptif untuk menghasilkan analisis terkait dengan fakta yang ada. Pendekatan ini lebih bersifat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang suatu masalah sesuai dengan fakta di lapangan dengan memberikan penjelasan yang lebih rinci.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama mencakup risiko serangan siber terhadap sistem navigasi, kurangnya pelatihan yang memadai bagi pelaut, dan kesenjangan antara teknologi yang tersedia dengan keterampilan pengguna. Solusi yang diusulkan mencakup peningkatan program pelatihan dan sertifikasi bagi pelaut, pengembangan sistem keamanan siber yang lebih kuat, serta implementasi teknologi yang lebih user-friendly. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun teknologi menawarkan banyak keuntungan, upaya berkelanjutan diperlukan untuk memastikan pelaut dapat menavigasi dengan aman dan efektif di era teknologi ini.
MENUJU LAUT BEBAS HEGEMONI LAUT CINA SELATAN PADA GEOPOLITIK KRITIS KEAMANAN MARITIM DI ERA GLOBALISASI Satrio Wicaksono, Bagus; Adang Supriyadi, Asep; Djoko Said, Budiman; Widodo, Pujo; Suwarno, Panji
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 8 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i8.2024.3026-3032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika geopolitik di Laut Cina Selatan dalam konteks keamanan maritim global, dengan fokus pada upaya-upaya untuk mencapai laut yang bebas dari hegemoni di era globalisasi. Laut Cina Selatan, sebagai salah satu jalur perdagangan maritim terpenting di dunia, telah menjadi arena persaingan strategis antar berbagai pemain regional dan global, terutama karena kekayaan sumber daya alam dan perairan yang strategis. Penelitian ini menggunakan pendekatan geopolitik kritis untuk memahami bagaimana klaim-klaim teritorial, kebijakan maritim, dan strategi diplomatik berinteraksi dalam menciptakan dinamika kekuasaan di wilayah ini. Dengan menggunakan metode kualitatif, termasuk analisis dokumen, studi kasus, dan wawancara dengan para ahli, penelitian ini akan memaparkan bagaimana negara-negara yang terlibat dalam konflik Laut Cina Selatan, seperti Cina, Filipina, Vietnam, Malaysia, Brunei, dan Indonesia, serta pemain-pemain global seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa, berupaya untuk memengaruhi struktur kekuasaan maritim. Analisis juga akan mempertimbangkan peran organisasi internasional dan hukum laut internasional dalam mengatur dan mendorong resolusi konflik. Hasil penelitian diharapkan akan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang kompleksitas geopolitik di Laut Cina Selatan dan implikasinya bagi keamanan maritim global. Selain itu, penelitian ini akan menawarkan rekomendasi strategis bagi pemangku kepentingan untuk mempromosikan perdamaian, stabilitas, dan kolaborasi dalam mencapai laut yang bebas dari hegemoni, yang merupakan kunci untuk menjaga ketahanan maritim dan perdagangan internasional di era globalisasi.
PENANGANAN PENCEMARAN PLASTIK SEBAGAI SAMPAH LAUT (MARINE DEBRIS) MELALUI PERSPEKTIF KEAMANAN MARITIM Nofrika Sari, Mira; Rudiyanto, Rudiyanto; Legowo, Endro; Widodo, Pujo; uni Risma Saragih, Herlina J; Suwarno, Panji
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i4.2023.1664-1675

Abstract

Sampah plastik kini menjadi salah satu jenis sampah laut yang paling banyak terdapat di lautan, selain merugikan lingkungan, keberadaan sampah plastik di laut juga membahayakan keamanan maritim. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Keamanan maritim mencakup berbagai aspek yang berkaitan dengan keselamatan, keamanan, dan kelangsungan hidup manusia di laut, termasuk keselamatan pelayaran, keberlanjutan sumber daya laut, dan perlindungan lingkungan laut. Menangani masalah polusi plastik di laut menjadi penting, tidak hanya untuk menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga untuk memastikan keamanan maritim. Hasil penelitian ini menjelaskan dalam menangani sampah laut stakeholder diharapkan saling berkoordinasi antar instansi yang memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan sampah. Dalam hal ini, perlu ditingkatkan regulasi serta sumber daya manusia di berbagai sektor dan lembaga yang terlibat; menerapkan teknologi pengendalian sampah plastik yang terbaru, termasuk penerapan manajemen yang berbasis ilmu pengetahuan; serta masyarakat juga memainkan peran penting dalam mengurangi, mendaur ulang, dan menggunakan kembali sampah plastik sejak usia dini untuk meningkatkan kesadaran lingkungan. Dapat disimpulkan, dampak lain dari sampah plastik pada lingkungan maritim sangat mengganggu kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, mengganggu wisata pantai dan aktivitas rekreasi lainnya, serta mempengaruhi kualitas air dan udara, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan manusia.
Co-Authors ., Wilopo Abriansyah, Tri Panca Titis Adang Supriyadi, Asep Adhisty Riani, Ega Adhitya Nugraha, Ikrar Adisa, Meyralda Dara Affifudin, M. Afifuddin, Mochammmad Afithasari, Devi Agus Franciscus Hia, Hendrin Agus Mulyana Akmal, Mula Al Fauzi, Muhammad Ridwan Al Masyrukhi, Nanang Arrahman Albert Mamahit, Desi Alexandra, Halomoan Freddy Sitinjak Ali Sidik, Marjanuddin ali, yusuf Amarulla Octavian Aminuyati Amiruddin, Barik Ali Anas, Muhammad Riza Fathu Angelia Hartati Sinambela, Fitri Anggun, Yuliana Antono, Dwi Apriani, Evi Ariputro, Aryobimo Bharadian Aritonang, Sovian Arvianti, Armita Astuti, Nurul Indri Aulia Zafirawan, Rayhan Ayuni Wijaya, Dwi Bachtiar, Agung Bahar, Fauzi Baihaqi, Abyan Bambang Wahyudi Bayu Asih Yulianto Bayu Dwi Welasasih Bayu Setiawan Budi Prasetyo, Triyoga Budiarti, Rery Bungaran Patandianan, Priska Bura, Romi S. Bura, Romie O. Cahyo Ariandi, Dimas Cendikia Bhakti, Dahan Chaer, Muh Idhan Chaerunnisa Kuswaya, Nabilla Chandra, Arlina Alfiani Darmansyah, Supriyanto Daryono Daryono, Daryono Deasy Silvya Sari Deffi Ayu Puspito Sari Defrida Suzana Lukuaka Destyanna Sari, Annisha Dewi Rosalina, Maria Dewi, Anna Mailasari Kusuma Diang Kirana, Rininta Dinda Forina Putri, Dea Djoko Said, Budiman Dwi Budi Santoso Dwi Wulandari Dwicahyono, Taufik Eko Prasetyo Ernalem Bangun Ernalem, Ernalem Ernawan, Dudih Evans Randongkir, Roling Fachry Abda El Rahman Fadzilatus Siti Arofah, Alif Farid, Ishak Farokah, Farokah Fatin Muhardika Mansyur, Nurul Firdaus, Mochammad Ferdion Firdini, Firdini G Samudro, Eko G. Dohamid, Ahmad G. Samudro, Eko Gamantyo Hendrantoro Gaol, Alhoma Lumban Gaol, Alhoma R. Lumban Gultom, Rudy Agus Gemilang Gurnadi, Dudi Habibi Habibi Hamdi, Abdul Aziz Haryadi - Hasaro, Demetrius Christian Heridadi Heridadi Heridadi, Heridadi Hutagaol, Kennedy Yeremia Alexander Abraham I Dewa Ketut Kerta Widana Ikhwan Syahtaria, Moh Ikhwan Syahtaria, Mohamad Ilahi, Muh. Ikram Nur Inardi, Yoke Kurniawan Iryandi, Irvan Ismanto, Tri Yudha Jatining Wahyu Argo, Henrikus Juni Risma Saragih, Herlina Juni Risma, Herlina Juniusyani, Zhafirah Azzahra Jurianto, Moch Jurianto, Moch. Jusivani, Larissa K.Y, I Gede Sumertha Kerta Widana, IDK Kertopati, Susaningtyas Nefo H Khansa Haidari, Ikrima Kirana, Rininta Diang Kisworo, Ary Kome, Ellen Elisabeth Kopong, Elias Daton Kristijarso, Kristijarso Kristiyanto, Hasto Kurniadi , Anwar Kurniadi, Anwar Kusulistyo, Farryanto Kusuma Kusuma . Kusuma, Kusuma Latief, Mohammad Nurdin Al Legowo, Endro Lilik Kurniawan Liska Rahayu M. Syamsul Maarif M. Taufik, Robby Ma'arif, Syamsul Madjid, M. Adnan Mahatva Eka, Yudha Mahendra Putra, Richard Mahroza, Jonni Malik, Ichsan Manurung, Andryman Marsetio Marsetio Marsetio Martunas Sihite, Ganda Mas Ayu Elita Hafizah Mella, Stellar Nube Moraina Rizkiyani, Hasna Muhammad Halkis Mulyaningrum, Retno Mundayat, Aris Arif Muyassaroh Muyassaroh Nainggolan, Yohanes Nandini, Nandini Nicholas, Alexander Lendie Nofrika Sari, Mira Noor Gibran, Muhammad Novitasari, Destin Nudan, Pankrasius Wahu Nujuliyani, Shelvy Nur Fathiya, Khansa Padillah, Inshan Pandoe, Ridha Munawir Masly Pangiutan, Pangiutan Pedrason, Rodon Prabha Mahesswara, Kadek Bayu Prakasa, Bayu Prakoso, Lukman Yudho Prasetyo, Soya Ani Priesdiantoro, Rasid Prissandi, Gita Priyanto Priyanto puguh santoso, puguh Purwanto, Dwi Ari Puspito, Deffi Ayu Putro, Resmanto Widodo Qinvi, Rida Fauzia R, Herlina Juni Rachmat Setiawibawa Rachmawati, Dewi Tiur Radityawara Hidayat, Eri Ramadhan, Rizqan Ramelan, Michael Sanrio Ras, Abdul Rivai Reksoprodjo, Yono Risma Juni Saragih, Herlina Rivai Ras, Abdul Riyadl, Ahmad Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto Rudy Sutanto Ruly Gumilar, Ruly Ruspita, Dian Ayu S, Berkat Exsaudi Sahrul, Sahrul Samudro, Eko G. Saragih, Herlina Juni Risma Saragih, Herlina Risma Juni Saraswati, Meinarti Satrio Wicaksono, Bagus sayuti, fajri imam Setiawan, Otto Trengginas Sholeh Hermawan, Candra Sianturi, Dohar Sihite, Ganda Martunas Sitinjak, Halomoan Freddy Sobar Sutisna Soedarmono, Djayeng Tirto Spastyono, Jeko Sri Patmi, Sri Steven Purba, Ramses Suar Pelita Pandjaitan, Berton Subiyanto, Adi Sudibyo, Reno Sugimin Pranoto Sukendro, Achmed Sukrisna, Cecep Sumantri, Siswo Hadi Sumarlan, Sutrimo Sumertha KY, I Gede Sumertha, I Gede Suprayitno, Eri Suprihati - Supriyadi, Asep Adang Sutisna , Sobar Sutomo, Andi Suwarno, Panji Syahtaria, Ikhwan Syahtaria, Moh Ikhawan Syahtaria, Moh Ikhwan Syahtaria, Moh. Ikhwan Syahtaria, Mohamad Ikhwan Syaiful Anwar Syamsul Bachri Syamsunasir, Syamsunasir Tara, Kadek Deddy Tarigan, Eka Thamrin, Suyono Timur, Fauzia Gustarina Cempaka Tirto, Djayeng Toruan, TS Lumban Tresnanti, Desratri Timur Triadi , Irwan Triadi, Irwan Triharjanto, Robertus Heru Trilia, Dewi Trismadi Trismadi, Trismadi Triutomo, Sugeng Uksan, Arifuddin Uksan, Ariifuddin uni Risma Saragih, Herlina J Usuluddin, Fachruddin Utama, Anang Puji Varecha, Prima Vitra Vinda Verina Kartika Dewi Primasari Warbung, Brian Wibisono, Naufal Wicaksono, Pamungkas Widodo Widodo Widyasandra*, Adelia Rizki Wijaya, Dwi Ayuni Willy Yusmawan, Willy Wilopo Wilopo, Wilopo Wiranto, Surya Yeremia Alexander Abraham Hutagaol, Kennedy Yudha, Eka Mahatva Yumasdaleni, Yumasdaleni Yunika, Kanthi Yuninda, Eka Yurianto, Moch Yusgiantoro, Purnomo Yusnaldi Yusnaldi Yusnaldi, Yusnaldi Zakaria, Akbar Zega, Delasaro Zulfikar Naftali, Zulfikar