p-Index From 2021 - 2026
18.82
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SAINS MEDIKA : JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Natapraja : Kajian Ilmu Administrasi Negara Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Jurnal Hubungan Internasional JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora PENDIPA Journal of Science Education Jurnal Representamen Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan community: Pengawas Dinamika Sosial NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Jurnal Elemen JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Sospol : Jurnal Sosial Politik Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Medica Hospitalia Jurnal Perencanaan Pembangunan AL-ADABIYA: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan Literatus Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik Jurnal Politik Pemerintahan Dharma Praja JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Strategic and Global Studies Jurnal Diplomasi Pertahanan Jurnal Kewarganegaraan Journal of Correctional Issues (JCI) Devotion: Journal of Research and Community Service Jurnal Syntax Fusion : Jurnal Nasional Indonesia FOCUS: Journal of Social Studies Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo) Manajemen dan Kewirausahaan International Journal of Science and Society (IJSOC) East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) International Journal of Humanities Education and Social Sciences Formosa Journal of Social Sciences (FJSS) Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Interdependence Journal of International Studies Journal of Law, Poliitic and Humanities Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Indonesia Sosial Sains HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Sosial, Politik dan Budaya (SOSPOLBUD) Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Jurnal Keamanan Nasional Indonesian Journal of Public Administration Review Physical Sciences, Life Science and Engineering International Journal of Education, Vocational and Social Science
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Lingkungan Strategis Wilayah Perbatasan: Studi Kasus Ambalat Agastya A. S. W, Rejang Musi; Natalia, Dessy; Widodo, Pujo; Laksmono, Rudy
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3170

Abstract

AbstrakBlok Ambalat memiliki luas 15.235 km² dan terletak di Kalimantan Utara, tepat di perbatasan Indonesia-Malaysia. Sengketa Ambalat semakin menjadi rumit ketika blok ini diidentifikasi kaya akan potensi sumber daya alam berupa minyak dan gas bumi. Saat ini area Ambalat terdapat blok East Ambalat yang dioperasikan oleh Pertamina Hulu Energi (PHE) East Ambalat. Namun, batas blok East Ambalat yang ditentukan oleh Pemerintah Indonesia tersebut mengalami tumpeng tindih dengan batas blok Shell milik Malaysia. Permasalahan tersebut membawa isu pertahanan menjadi sektor yang perlu ditegakkan untuk kedua negara saling mempertahankan haknya. Hingga saat ini, persoalan Ambalat masih belum menghasilkan penyelesaian akhir antara sengketa dua negara. Penyelasaian sengketa yang cukup lama ini memberikan dampak tersendiri bagi negara Indonesia, mulai dari otoritas secara politik, ekonomi, dan sosial budaya. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang mencoba mendeskripsikan masalah menggunakan studi literatur.Kata Kunci: Perbatasan, Ambalat AbstractThe Ambalat block has an area of 15,235 km² and is located in North Kalimantan, right on the Indonesia-Malaysia border. The Ambalat dispute became even more complicated when the block was identified as rich in potential natural resources in the form of oil and gas. Currently, the Ambalat area has the East Ambalat block operated by Pertamina Hulu Energi (PHE) East Ambalat. However, the East Ambalat block boundary set by the Indonesian Government overlapped with malaysia's Shell block boundary. This problem brings the issue of defense into a sector that needs to be enforced for both countries to defend each other's rights. Until now, the Ambalat issue has not yet produced a final settlement between the two countries' dispute. The long-standing dispute dispute has its own impact on the Indonesian state, starting from the authority politically, economically, and socio-culturally. This article uses qualitative research methods that try to describe the problem using literature studies.Keywords: Border, Ambalat
Tinjauan Hukum terhadap Strategi Penanganan Keamanan Maritim Perbatasan Wilayah Laut dan Dampaknya pada Aspek Pertahanan Keamanan Pandoe, Ridha Munawir Masly; Sumantri, Siswo Hadi; Suwarno, Panji; Widodo, Pujo
LITERATUS Jurnal Ilmiah Internasional Sosial dan Budaya
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/lit.v6i1.1617

Abstract

Indonesia is geographically very strategically located between two oceans and two continents, so that the Indonesian maritime region is a very important sea route for global trade highways and national and international sea traffic. Indonesia with this position and potential has a considerable opportunity to become a maritime country based on natural resources. This potential can be a strength as well as a challenge with a high level of vulnerability and can disrupt security stability which can threaten the integrity of the Unitary State of the Republic of Indonesia (NKRI). The research method used is a normative research method which will later bring up new arguments, the results of the study found that the conditions in which Indonesia became a maritime country made it a lot of crime threats to Indonesia's maritime sovereignty. This position must be supported by a strong defense and security system and changing the pattern of national development which is not only oriented towards the land dimension but also oriented towards the sea dimension. To that end, several policies and regulations have been established, but until now these regulations are still sectoral, resulting in disharmony and overlapping regulations and authorities in marine security. This also applies to the law enforcement system and state sovereignty at sea, which is influenced by these laws and regulations.
PENYELESAIAN KONFIK AKIBAT SENGKETA TANAH DI KECAMATAN JATIUWUNG KOTA TANGERANG TAHUN 2023 Dewi Rosalina, Maria; Triadi, Irwan; Sumertha KY, I Gede; Widodo, Pujo; Sukendro, Achmed
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i7.2024.2861-2867

Abstract

Tanah memiliki kedudukan penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia, terutama dalam konteks ekonomi dan sosial. Penelitian ini menganalisis konflik sengketa tanah di Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, yang menyebabkan penutupan Jalan Dahwa akibat tumpang tindih kepemilikan tanah antara ahli waris, perusahaan, dan warga. Konflik ini mengakibatkan gangguan sosial dan ekonomi bagi warga dan perusahaan setempat. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumpang tindih kepemilikan tanah terjadi karena kelemahan struktur hukum, SDM yang korup, dan nilai ekonomis tanah yang tinggi. Strategi penyelesaian yang diadopsi pemerintah melibatkan dialog inklusif, mediasi, dan pemenuhan kesejahteraan masyarakat terdampak. Pendekatan ini sesuai dengan prinsip-prinsip teori konflik yang menekankan keadilan dan inklusi. Kesimpulannya, penyelesaian konflik tanah di Jatiuwung memerlukan adaptasi sistem hukum yang responsif dan partisipasi aktif dari semua pihak terkait untuk mencapai solusi yang berkelanjutan.
STRATEGI PENGEMBANGAN HUTAN MANGROVE DAN RESTORASI TERUMBU KARANG DALAM PENGELOLAAN WISATA BAHARI GUNA MENDUKUNG KEAMANAN MARITIM DI BANYUWANGI INDONESIA Ramadhan, Rizqan; Albert Mamahit, Desi; Yurianto, Moch; Widodo, Pujo; Juni Risma, Herlina; Suwarno, Panji
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 11 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i11.2023.4914-4927

Abstract

Pariwisata yang terus berkembang di Indonesia menunjukan pariwisata menyeluruh sebagai model pariwisata perseorangan atau organisasi menunjukan felksibelitas dan memungkinkan wisatawan lebih banyak bersingungan langsung dengan budaya masyarakat dan alam disekitarnya. Perubahan ini tercermin diantara sekian banyak wisatawan Indonesia, tertarik pada ekowisata yang memanfaatkan hutan tropis, laut, sungai, pantai, danau dan pemandangan alam lainnya (Fandeli, 1995). Sistem pemeliharaan wisata terumbu karang dan mangrove di pantai Kabupaten Banyuwangi memerlukan keterlibatan masyarakat lokal demi keberhasilan penerapan ekowisata tersebut. Keterlibatan warga lokal sangat memberikan pengaruh untuk mencapai akhir yang diinginkan dalam penerapan ekowisata tersebut. Untuk mencapai tujuan sistem pemeliharaan kawasan ekowisata sangat dipengaruhi oleh dukungan dan partisipasi warga lokal. Strategi kolaborasi antara pemerintah daerah banyuwangi dengan masyarakat pesisir, khususnya untuk mengelola dan membantu melindungi ekosistem pesisir, merupakan strategi yang sangat baik dalam menangani permasalahan kerusakan alam.
PERAN AKADEMISI DALAM UPAYA PENGURANGAN RISIKO BENCANA GEMPA BUMI DI PROVINSI NTB 2018 Fatin Muhardika Mansyur, Nurul; Kusuma, Kusuma; Heridadi, Heridadi; Widodo, Pujo; Juni Risma Saragih, Herlina
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i4.2023.1957-1963

Abstract

Pada tahun 2018 rangkaian kejadian gempa bumi di Provinsi NTB dengan magnitudo yang cukup besar  terjadi berturut-turut pada tanggal 29 Juli, 5 dan 9 Agustus. Gempa bumi dengan magnitudo yang cukup besar ini  memberikan dampak masif berupa kerusakan infrastruktur, rumah, hingga menelan ratusan korban jiwa. Memandang hal ini diperlukan kolaborasi antar pihak/sektor (pentahelix) yang terpadu, saling berintegrasi dan berkelanjutan. Akademisi sebagai bagian dari pentahelix memiliki peran penting dalam upaya pengurangan risiko bencana karena memiliki sumber daya intelektual sebagai modal untuk peningkatan kapasitas baik bagi masyarakat  melalui pengajaran dan pendidikan, melakukan evaluasi kebijakan pemerintah, serta pengabdian masyarakat melalui pelaksanaan pendampingan sosial. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui FGD (Focus Group Discussion) dan studi literatur. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah  purposive sampling dengan pengajar dan ketua prodi program magister mitigasi bencana program pascasarjana Universitas Mataram (UNRAM) sebagai informan. Pemahaman akan peran akademisi dalam upaya pengurangan risiko bencana gempa bumi di Provinsi NTB pada tahun 2018 diharapkan dapat menjadi pembelejaran dan contoh untuk diterapkan di wilayah lainnya di Indonesia yang rawan  gempa bumi.
PROYEKSI DIPLOMASI KEAMANAN MARITIM MENGHADAPI ANCAMAN PEOPLE SMUGGLING DALAM MEWUJUDKAN INDONESIA EMAS 2045 Chaerunnisa Kuswaya, Nabilla; Halkis, Mhd; Jurianto, Moch.; Widodo, Pujo; Juni Risma Saragih, Herlina; Suwarno, Panji; Yudho Prakoso, Lukman
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3484-3499

Abstract

Memanfaatkan bonus demografi Indonesia di 2045 merupakan aspek penting yang harus di persiapkan oleh Indonesia. Namun, meninjau pada eksistensi dari potensi ancaman people smuggling memberikan dorongan kuat untuk menyelesaikan persoalan ini dengan perencanaan yang matang. Studi ini bertujuan untuk memberikan proyeksi terhadap alternatif penananganan people smuggling melalui pendekatan diplomasi maritim sebagai kunci utamanya. Studi ini bertujuan untuk memberikan pemetaan terhadap penyusunan rencana strategi pertahanan melalui konsep means, ways dan ends sebagai instrumen yang mengkonstruk pelaksanaan diplomasi maritim. Dengan mengadopsi pendekatan kualitatif, peneliti berusaha mengungkap rekomendasi penanganan yang sistematis dan terstruktur dimana dalam praktiknya tidak hanya melibatkan faktor interal tetapi juga faktor eksternal secara bersamaan. Temuan ini mengungkap bahwa keberhasilan dari penanganan kasus people smuggling disebabkan oleh perencanaan strategi pertahanan yang baik dengan mengkombinasikan pola - pola diplomasi secara taktis dan efisiensi sesuai dengan perkembangan jejaring sindikat kejahatan people smuggling. Sebagai simpulan dan rekomendasi terhadap penananganan kasus people smuggling untuk mencapai Indonesia Emas 2045, diperlukan pendekatan diplomasi yang kolaboratif dan adaptif untuk memprediksi perkembangan kasus yang ada dengan menekankan pada perencanaan strategi pertahanan yang matang dan terstruktur.
STRATEGI PENTAHELIX BNPT DALAM MEMBANGUN KAWASAN TERPADU NUSANTARA SEBAGAI SARANA REINTEGRASI SOSIAL BAGI MITRA DERADIKALISASI Dinda Forina Putri, Dea; Widodo, Pujo; Budi Prasetyo, Triyoga
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i4.2024.1595-1605

Abstract

Pada tahun 2023, BNPT menyebutkan bahwa 116 Eks Napiter kembali menjadi residivis terorisme. Eks Napiter merupakan subjek yang rentan untuk kembali kepada kelompoknya dikarenakan masih belum selesai dengan faktor ideologis maupun perilakunya. Penggunaan instrumen dan institusi hukum yang tepat sangat penting dalam mencegah terjadinya residivis terorisme. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif-analitis dengan pendekatan kualitatif dan berfokus pada teori strategi, pentahelix, reintegrasi dan deradikalisasi untuk menganalisis strategi pentahelix BNPT dalam membangun Kawasan Terpadu Nusantara (KTN). Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa pendekatan "Pentahelix" yang melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, media, dan dunia usaha merupakan kunci sinergitas yang paling tepat dalam membangun Kawasan Terpadu Nusantara sebagai sarana reintegrasi sosial. Kolaborasi antara semua pihak terkait diharapkan dapat mencapai tujuan bersama dalam program deradikalisasi berbasis kesejahteraan dengan konsep Kawasan Terpadu Nusantara (KTN).
STRATEGI BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM KEWASPADAAN DINI DAN PENANGANAN KONFLIK DI KOTA TANGERANG Wicaksono, Pamungkas; Ikhwan Syahtaria, Mohamad; Juni Risma Saragih, Herlina; Widodo, Pujo; Sukendro, Achmed
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3874-3878

Abstract

Kota Tangerang memiliki letak strategis dan salah satu kota satelit vital dalam kawasan metropolitan Jakarta dan kemudahan, memberikan pengaruh secara langsung dan  tidak langsung dalam tingginya mobilisasi masyarakat setempat maupun masyarakat urban sehingga berpotensi konflik. Salah satu sub bidang pada Badan Kesbangpol Kota Tangerang adalah Kewaspadaan dini dan Penanganan konflik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa dan menjelaskan startegi kewaspadaan dini dan penanganan konflik  Badan Kesbangpol Kota Tangerang dengan penggunaan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data wawancara, literatur dan referensi dari berbagai sumber yaitu jurnal dan internet. Temuan dari penelitian ini adalah Badan Kesbangpol Kota Tangerang telah melakukan program kewaspadaan dini dan penanganan potensi konflik pada fokus : pemilu, ormas, wawasan kebangsaan, politik, potensi konflik sosial dengan seoptimal mungkin dan koordinasi multi stakeholder. Dalam implementasi kegiatan sering kali membutuhkan koordinasi dengan para pemangku kepentingan karena keterbatasan kewenangan. Tantangan lain adalah perlu pemahaman secara berkelanjutan kepada masyarakat karena beberapa konflik disebabkan oleh keterlibatan organisasi masyarakat yang menjadi pemicu eskalasi konflik.
UPAYA PENCEGAHAN BENCANA SOSIAL DI KOTA AMBON MALUKU SEBAGAI LESSON LEARNED ATAS KONFLIK AGAMA TAHUN 2011 UNTUK MENDUKUNG KEAMANAN NASIONAL Mulyana, Agus; Kusuma, Kusuma; Bangun, Ernalem; Widodo, Pujo; Wilopo, Wilopo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i4.2023.1818-1826

Abstract

Kota Ambon merupakan kota yang pernah mengalami bencana sosial konflik lintas agama pada tahun 1999 dan yang terakhir tahun 2011. Sampai dengan penelitian ini dilakukan, kota Ambon secara kondisi faktual merupakan daerah rawan konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya yang telah dilakukan sebagai lesson learned dalam mencegah terjadinya kembali bencana sosial tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, pengumpulan data dengan wawancara terstruktur didukung pengamatan dan telaah dokumen. Subyek penelitian ini adalah aparat TNI yang telah berdinas lebih dari 15 tahun dan menjadi pelaku dalam pengamanan terhadap konflik antar agama di Kota Ambon tahun 2011 sebagai informan. Hasil penelitian bahwa upaya yang dilakukan pada tahap tanggap darurat melalui penguasaan media massa dan respon cepat aparat keamanan secara persuasif dari TNI/Polri. Sedangkan pada tahap pasca bencana dilakukan dengan pelestarian budaya kearifan lokal Pela Gandong, peningkatan ekonomi masyarakat, peningkatan kecerdasan budaya melalui sektor pendidikan serta memberantas peredaran minuman keras. Pemahaman tentang fenomena konflik agama sebagai bencana sosial di masa lampau dapat dijadikan pembelajaran sebagai upaya pencegahan bencana di wilayah Kota Ambon Maluku serta daerah lain yanng memiliki potensi ancaman dan kerentanan yang sama di masa mendatang. Kata Kunci: Bencana Sosial, Ambon, Penanggulangan Bencana. 
UPAYA MENGHADIRKAN NEGARA MELALUI PENGESAHAN RANCANGAN UNDANG-UNDANG TENTANG DAERAH KEPULAUAN Prissandi, Gita; Wiranto, Surya; Djoko Said, Budiman; Widodo, Pujo; Juni Risma Saragih, Herlina; Suwarno, Panji
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i4.2023.1705-1716

Abstract

Pembukaan konstitusi UUD NRI tahun 1945, mencakup berbagai cita-cita nasional seperti melindungi seluruh rakyat Indonesia dan seluruh wilayah Indonesia, serta untuk meningkatkan kesejahteraan umum. Namun, tujuan tersebut belum seutuhnya tercapai karena daerah kepulauan masih menghadapi ketidakadilan dan perlakuan yang tidak setara dibandingkan dengan daerah lainnya. Dalam menganalisis isu ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan mempelajari literatur yang ada. Dalam pembahasannya, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah belum memberikan kepastian yuridis yang jelas mengenai tata kelola wilayah laut dan pemerintahan di wilayah kepulauan. Diperlukan perlakuan khusus yang memperkuat kapasitas masyarakat serta pemerintah daerah kepulauan dalam mengelola sumber dayanya. Langkah ini dapat diambil melalui pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Daerah Kepulauan, yang sekarang telah terdaftar dalam Prolegnas Prioritas 2020-2024 dan sudah berada pada tahap pembahasan pembicaraan tingkat II di DPR, menjadi Undang-Undang. Sebagai kesimpulan, Pengesahan RUU tentang Daerah Kepulauan menjadi Undang-Undang bertujuan untuk memperjelas kewenangan dalam menguasai dan mengelola potensi di wilayah daratan dan perairan di daerah kepulauan. Dalam menyusun RUU tentang Daerah Kepulauan, negara telah berupaya mengarahkan kebijakannya agar sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.
Co-Authors ., Wilopo Abriansyah, Tri Panca Titis Adang Supriyadi, Asep Adhisty Riani, Ega Adhitya Nugraha, Ikrar Affifudin, M. Afifuddin, Mochammmad Afithasari, Devi Agastya A. S. W, Rejang Musi Agus Franciscus Hia, Hendrin Agus Mulyana Agus Wibowo Akmal, Mula Al Fauzi, Muhammad Ridwan Al Masyrukhi, Nanang Arrahman Albert Mamahit, Desi Alexandra, Halomoan Freddy Sitinjak Ali Sidik, Marjanuddin ali, yusuf Amarulla Octavian Aminuyati Amiruddin, Barik Ali Anas, Muhammad Riza Fathu Angelia Hartati Sinambela, Fitri Anggun, Yuliana Annava, Vania Amelia Antono, Dwi Apriani, Evi Arief Budiarto Ariputro, Aryobimo Bharadian Aritonang, Sovian Arumsari Fitriany, Inna Arvianti, Armita Asih Yulianto, Bayu Astuti, Nurul Indri Aulia Utami, Nurul Aulia Zafirawan, Rayhan Ayu Puspito Sari, Deffi Ayuni Wijaya, Dwi Bachtiar, Agung Bahar, Fauzi Baihaqi, Abyan Bambang Wahyudi Bangun, Ernalem Bayu Dwi Welasasih Bayu Setiawan Budi Prasetyo, Triyoga Budi Setiawan Budiarti, Rery Bungaran Patandianan, Priska Bura, Romi S. Bura, Romie O. Cahyo Ariandi, Dimas Cempaka Timur, Fauzia Gustarina Cempaka Timur, Fauziah Gustarina Cendikia Bhakti, Dahan Chaer, Muh Idhan Chaerunnisa Kuswaya, Nabilla Chandra, Arlina Alfiani Darmansyah, Supriyanto Daryono Daryono, Daryono Deasy Silvya Sari DESSY NATALIA Destyanna Sari, Annisha Dewi Rosalina, Maria Dewi, Anna Mailasari Kusuma Diang Kirana, Rininta Dinda Forina Putri, Dea Djoko Said, Budiman Dwi Budi Santoso Dwi Wulandari Dwicahyono, Taufik Eko Prasetyo elintia, elintia Ernalem, Ernalem Ernawan, Dudih Evans Randongkir, Roling Fachry Abda El Rahman Fadzilatus Siti Arofah, Alif Farid, Ishak Farokah, Farokah Fatin Muhardika Mansyur, Nurul Firdaus, Mochammad Ferdion Firdini, Firdini G Samudro, Eko G. Dohamid, Ahmad Gamantyo Hendrantoro Gaol, Alhoma Lumban Gaol, Alhoma R. Lumban Gultom, Rudy Agus Gemilang Gurnadi, Dudi Haryadi - Heridadi Heridadi Heridadi, Heridadi Hidayat, Eri R Hutagaol, Kennedy Yeremia Alexander Abraham Ikhwan Syahtaria, Moh Ikhwan Syahtaria, Mohamad Ilahi, Muh. Ikram Nur Inardi, Yoke Kurniawan Iryandi, Irvan Ismanto, Tri Yudha Jati Marta, Dwi Jatining Wahyu Argo, Henrikus Juni Risma Saragih, Herlina Juni Risma, Herlina Juniusyani, Zhafirah Azzahra Jurianto, Moch Jurianto, Moch. Jusivani, Larissa K.Y, I Gede Sumertha Kerta Widana, IDK Kertopati, Susaningtyas Nefo H Ketut Kerta Widana, I Dewa Khansa Haidari, Ikrima Kirana, Rininta Diang Kisworo, Ary Kome, Ellen Elisabeth Kopong, Elias Daton Kristijarso, Kristijarso Kristiyanto, Hasto Kurniadi , Anwar Kurniadi, Anwar Kusulistyo, Farryanto Kusuma Kusuma . Kusuma, Kusuma Laksmono, Rudy Latief, Mohammad Nurdin Al Legowo, Endro Lilik Kurniawan Liska Rahayu Lukuaka, Defrida Suzana M. Syamsul Maarif M. Taufik, Robby Ma'arif, Syamsul Madjid, M. Adnan Mahatva Eka, Yudha Mahendra Putra, Richard Mahroza, Jonni Malik, Ichsan Manurung, Andryman Marsetio Marsetio Marsetio Martunas Sihite, Ganda Mas Ayu Elita Hafizah Mella, Stellar Nube Moraina Rizkiyani, Hasna Muhammad Halkis Mulyaningrum, Retno Mundayat, Aris Arif Muyassaroh Muyassaroh Nainggolan, Yohanes Nandini, Nandini Nicholas, Alexander Lendie Nofrika Sari, Mira Noor Gibran, Muhammad Novitasari, Destin Nudan, Pankrasius Wahu Nujuliyani, Shelvy Nur Fathiya, Khansa Nurprawitanti, Mushafatul Nurwulansari, Nurwulansari Oktaviayunira, Yurika Padillah, Inshan Pandoe, Ridha Munawir Masly Pangiutan, Pangiutan Pedrason, Rodon Prabha Mahesswara, Kadek Bayu Prakasa, Bayu Prakoso, Lukman Yudho Prasetyo, Soya Ani Priesdiantoro, Rasid Prissandi, Gita Priyanto Priyanto puguh santoso, puguh Purwanto, Dwi Ari Puspito Sari, Deffi Ayu Puspito, Deffi Ayu Putro, Resmanto Widodo Qinvi, Rida Fauzia R, Herlina Juni Rachmat Setiawibawa Rachmawati, Dewi Tiur Radityawara Hidayat, Eri Ramadhan, Rizqan Ramelan, Michael Sanrio Ras, Abdul Rivai Reksoprodjo, Yono Risma Juni Saragih, Herlina Risma Saragih, Herlina Juni Rivai Ras, Abdul Riyadl, Ahmad Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto Rudy Sutanto Ruly Gumilar, Ruly Ruspita, Dian Ayu S, Berkat Exsaudi Sahrul, Sahrul Samudro, Eko G. Saragih, Herlina Juni Risma Saragih, Herlina Risma Juni Saraswati, Meinarti Sarpono Sarpono Satrio Wicaksono, Bagus sayuti, fajri imam Sholeh Hermawan, Candra Sihite, Ganda Martunas Sitinjak, Halomoan Freddy Sobar Sutisna Soedarmono, Djayeng Tirto Spastyono, Jeko Sri Patmi, Sri Steven Purba, Ramses Suar Pelita Pandjaitan, Berton Subiyanto, Adi Sugimin Pranoto Sukendro, Achmed Sukrisna, Cecep Sumantri, Siswo Hadi Sumarlan, Sutrimo Sumertha KY, I Gede Sumertha, I Gede Suprayitno, Eri Suprihati - Supriyadi, Asep Adang Sutanto Sutanto Sutisna , Sobar Sutomo, Andi Suwarno, Panji Syahtaria, Ikhwan Syahtaria, Moh Ikhawan Syahtaria, Moh Ikhwan Syahtaria, Moh. Ikhwan Syahtaria, Mohamad Ikhwan Syaiful Anwar Syamsul Bachri Syamsunasir, Syamsunasir Tara, Kadek Deddy Tarigan, Eka Thamrin, Suyono Timur, Fauzia Gustarina Cempaka Tirto, Djayeng Toruan, TS Lumban Tresnanti, Desratri Timur Triadi , Irwan Triadi, Irwan Triharjanto, Robertus Heru Trilia, Dewi Trismadi Trismadi, Trismadi Triutomo, Sugeng Uksan, Arifuddin uni Risma Saragih, Herlina J Usuluddin, Fachruddin Utama, Anang Puji Varecha, Prima Vitra Vinda Verina Kartika Dewi Primasari Vitra Varecha, Prima Warbung, Brian Wibisono, Naufal Wicaksono, Pamungkas Widodo Widodo Widyasandra*, Adelia Rizki Wijaya, Dwi Ayuni Willy Yusmawan, Willy Wilopo Wilopo, Wilopo Wiranto, Surya Yeremia Alexander Abraham Hutagaol, Kennedy Yoikov Nainggolan, Hizkia Hengky Yudha, Eka Mahatva Yunika, Kanthi Yuninda, Eka Yurianto, Moch Yusgiantoro, Purnomo Yusnaldi, Yusnaldi Zakaria, Akbar Zega, Delasaro Zulfikar Naftali, Zulfikar