p-Index From 2021 - 2026
14.488
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Ilmu Pendidikan Litera Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Mimbar PGSD Undiksha Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) International Journal of Education BAHASA DAN SASTRA Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia TARBIYA : Journal Education in Muslim Society Jurnal Prima Edukasia Jurnal Sosioteknologi Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia KEMBARA Profesi Pendidikan Dasar Jurnal Gramatika JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) LOKABASA Pedagogia: Jurnal Pendidikan REFLEKSI EDUKATIKA E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya IJoLE: International Journal of Language Education Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Visipena Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru JOURNAL OF APPLIED LINGUISTICS AND LITERATURE Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Voices of English Language Education Society JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia PrimaryEdu - Journal of Primary Education MABASAN Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (JBIPA) Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Sasindo Unpam Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Indonesian Journal of Educational Assesment JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Jurnal Tuturan Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran JOLLT Journal of Languages and Language Teaching These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia International Journal of Research and Applied Technology (INJURATECH) Curricula : Journal of Teaching and Learning Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Basicedu Journal of Language and Literature Studies Buletin Edukasi Indonesia Widyaparwa DIMASATRA BAHASTRA Riksa Bahasa: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Conference Proceedings International Conference on Education Innovation and Social Science Jurnal Pendidikan Progresif Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sawerigading
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Tugas Kesenjangan Pendapat, Penalaran, dan Informasi terhadap Keterampilan Berbicara Sri Mulyani; Vismaia S. Damaianti; Yeti Mulyati; Andoyo Sastromiharjo
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v6i2.681

Abstract

The purpose of this study was to test the effectiveness of applying the three gap tasks, namely the gaps of reasoning, opinion, and information in improving middle-level students' speaking skills. The research method used in this research is quasi-experimental. The research participants totaled 200 students who were divided into two groups, namely experimental and control. Participants were divided into three experimental groups and one control group. The students' initial ability in each group was tested to ensure that the students' initial speaking ability did not differ much. The treatment of the three gap assignments was given to the experimental group. The results showed that the three experimental groups that received the intervention for gaps in reasoning, opinions, and information experienced a more significant increase in their speaking ability than the control group. Improvement of students' speaking skills can be seen from various aspects both verbally and nonverbally. It can be concluded that these three gaps of opinion, reasoning, and information tasks are more effective than traditional methods in improving students' speaking skills. The implication of the research is that teachers can choose these three gap tasks to train students in speaking as well as organize their talk.
Daya pikir kritis pemelajar BIPA 4 dalam penilaian keterampilan berbicara berkonteks sosiokultural Ananda Siti Khoirunnisa; Isah Cahyani; Vismaia S. Damayanti
Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (JBIPA)
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jbipa.v5i1.6184

Abstract

Critical thinking skills can help BIPA learners improve their speaking competence. BIPA teachers need to stimulate learners' critical thinking by using sociocultural context. This study aims to address the need for stimulating learners' critical thinking in responding to sociocultural contexts. The research method used is descriptive-qualitative. The data source for this study is the performance assessment results of four BIPA level 4 learners. The findings of this study indicate that the average learner’s final score in the speaking assessment is 89. The acquisition of this final score indicates that the sociocultural context in BIPA evaluation can stimulate critical thinking for learners to express their opinions in speaking. Learners' critical thinking is reflected in the preparation of performance assessment, idea processing, and delivery of the speech context. Furthermore, this research can serve as an initial study to enhance learners' critical thinking skills in BIPA learning.
Gangguan Berbahasa pada Anak Disleksia (Studi kasus di Sekolah Khusus Sayap Ibu Bintaro) Rai Bagus Triadi; Syihabuddin Syihabuddin; Yeti Mulyati; Vismaia S. Damaianti
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 11, No 1 (2023): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v11i1.48-57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan temuan-temuan yang berkaitan dengan kemampuan berbahasa pada anak disleksia. Temuan tersebut nantinya dapat menjadi rekomendasi dalam menentukan bentuk penanganan yang tepat baik melalui metode pembelajaran di sekolah, maupun pola penangan asuh di lingkungan keluarga. Produksi Bahasa yang dihasilkan oleh subjek penelitian yang merupakan anak dengan penderita disleksia diperoleh dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sedangkan sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data linguistik yang berupa bentuk gangguan, pada penelitian ini subjek penelitian berjumlah satu anak. Dalam memperoleh data peneliti melakukan observasi langsung kepada subjek penelitian, kemudian subjek penelitian diberikan beberapa interverensi secara lansung untuk mendapatkan reseptif bahasa berupa kemampuan membaca. Hasil penelitian ini menemukan beberapa temuan yaitu 1) kemampuan membaca lantang/ mengeja anak disleksia tidak mengalami permasalahan. Hal ini terlihat dari kemampuan membaca lantang anak disleksia yang dapat dikatakan sama dengan siswa lainnya. 2) Terdapat ganguan pada kemampuan membaca pemahaman anak disleksia. Hal ini ditandai dari kurang mampunya anak disleksia dalam mendapatkan informasi yang terdapat pada sebuah teks atau wacana. 3) konsentrasi dalam proses pembelajaran membaca anak disleksia mengalami kesulitan. Anak lebih cepat bosan ketika membaca teks yang jumlah katanya relatif panjang dan diisi oleh kosa kata yang tidak umum. 4) Terdapatnya ketertarikan anak disleksia terhadap teks ketika teks dibentuk dalam pola permainan atau video pembelajaran.
Analisis Kesesuaian Media Cerita Rakyat Digital dengan Kebutuhan Literasi Emergen Syarif Hidayatullah; Yeti Mulyati; Vismaia S. Damaianti; Tedi Permadi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5000

Abstract

Orang tua dan guru belum mampu memanfaatkan media digital secara maksimal untuk mengembangkan literasi emergen anak karena banyak faktor salah satunya terkait media digital yang digunakan. Penelitian ini berupaya untuk menganalisis data bentuk cerita rakyat dalam media digital dan data kesesuaian media digital tersebut dengan kebutuhan literasi emergen. Untuk mendapatkan data tersebut, penelitian ini menggunakan mix method research (MMR) dengan tipe Exploratory. Data dalam penelitian ini berupa media digital berbasis Android. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas cerita rakyat sudah sesuai dengan kebutuhan literasi emergen, namun aspek mendasar dari literasi emergen mengenai penyajian kalimat dalam cerita masih perlu perbaikan. Selain itu, penggolongan level membaca dan usia penting dimunculkan dalam media digital untuk memberikan pesan kepada pengguna agar dapat memilih media digital sesuai dengan level dan usianya. Hasil penelitian ini merekomendasikan pentingnya penyajian cerita rakyat dalam bentuk media digital agar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh guru dan orang tua dalam membacakan cerita rakyat.
Membaca Dunia Anak dengan Bijak: Peran Guru dalam Pembelajaran Cerita Anak Realis Desti Fatin Fauziyyah; Dadang Sunendar; Sumiyadi Sumiyadi; Vismaia Sabariah Damaianti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5248

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis peran guru dalam pembelajaran berbasis cerita anak realis sebagai pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak usia dini. Metode penelitian kualitatif deskriptif melalui data Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Bandung Barat. Hasil penelitian ini, peran guru sangat penting sebagai motivator, inspirator, dan stimulator. Guru menciptakan pengalaman menyenangkan melalui pemilihan cerita anak realis sesuai dengan usia dan minat anak, menciptakan suasana menyenangkan, serta memperkaya cerita dengan kegiatan tambahan. Guru juga menggunakan pertanyaan terbuka dan memberikan umpan balik. Selain itu, peran guru melibatkan memberikan contoh, menanamkan nilai-nilai karakter yang baik, dan berkontribusi dalam pembentukan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif anak-anak. Guru juga membantu anak-anak mencari solusi terbaik dalam masalah sehari-hari mereka. Dengan demikian, guru tidak sebagai pendidik, pengarah dan pemandu anak-anak melakukan proses pembelajaran yang menyenangkan dan berharga sepanjang hidup mereka.
Kutukan Ibu Kepada Anak Dalam Cerita Rakyat Indonesia Syarif Hidayatullah; Yeti Mulyati; Vismaia S Damayanti; Tedi Permadi
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam cerita rakyat Indonesia banyak ditemukan cerita tentang kutukan ibu kepada anak. Namun penelitian mengenai pola dan profil anak yang dikutuk ibu belum dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mencari profil yang dikutuk ibu dalam cerita rakyat Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode teknik analisis isi. Data cerita rakyat yang bertemakan kutukan ibu kepada anak dari empat daerah berbeda dibandingkan dengan pendekatan struktural Greimas. Hasil diperoleh bahwa kutukan ibu kepada anak muncul sebagai akibat dari faktor ekonomi dan ketidakadaan sosok kepala keluarga sehingga ibu berperan dalam ruang domestik dan publik. Kedua, kutukan ibu kepada anak dipengaruhi secara tidak langsung oleh hadirnya perempuan lain dalam kehidupan anak, yaitu istrinya. Ketiga, kutukan ibu kepada anak dipengaruhi oleh kecantikan yang dimiliki anak sehingga malu memiliki ibu yang miskin dan tua. Hasil penelitian ini merekomendasikan bahwa kisah relasi antara cerita rakyat dengan kehidupan saat ini masih relevan sehingga cerita rakyat dengan topik kutukan ibu kepada anaknya masih penting untuk disampaikan.
Expressions of the use of slang among millennial youth on social media and its impact of the extension of Indonesia in society Dedi Saputra; Vismaia S Damayanti; Yeti Mulyati; Wahyudi Rahmat
BAHASTRA Vol. 43 No. 1 (2023): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v43i1.325

Abstract

The research was conducted because of the widespread use of slang among the Indonesian population, especially millennial youth. This study also aims to examine millennial youth slang based on its form, source and pattern of formation, purpose and context of use. The research approach used is descriptive qualitative, namely examining language data in the form of the use of slang by millennial youth and interpreting it. Sources of research data are interview results and social media, namely Facebook, Twitter and Instagram, which contain teenage slang. Data collection techniques were documented, observed and recorded, as well as interviews with fifteen young people who used slang in communicating. The data analysis technique in this study is content analysis. The results of the study show that the use of slang by millennial youth originates from regional languages, Indonesian, foreign languages, as well as a combination of Indonesian and foreign languages. The pattern of forming slang from abbreviations, shortening of words, acronyms, reversal of words, spoofed words and shifts in meaning. The expression of the use of slang among millennial youth on social media and its impact on the extension of Indonesian in society makes a big change in the world of language, this is because teenagers are contaminated by foreign languages so this has an impact on the extension of society. Regarding this problem so that ordinary people feel accustomed to and contaminated with the slang that is widely used by millennial youth at this time, this will affect the resilience of the Indonesian national language which is the identity of the country, so that the impact begins to fade the use of good Indonesian and true because it has been contaminated with the influence of foreign languages.
Assessing Reading Proficiency In Elementary Schools In Tasikmalaya Istikhoroh Nurzaman; Vismaia Sabariah Damaianti; Prana Dwija Iswara
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5354

Abstract

Membaca merupakan keterampilan yang sangat penting dan menjadi pusat perhatian dalam usaha mengembangkan pendidikan. Belajar membaca merupakan langkah awal menuju tahap kemampuan membaca. Kemampuan membaca saat ini tidak hanya meliputi kemampuan mengenal simbol huruf tetapi mampu menginterpretasi  sehingga mampu mengomunikasikannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan membaca di Sekolah Dasar Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subyek penelitian ini adalah siswa sekolah dasar yang berjumlah 120 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan memperhatikan individu dan tempat yang diteliti, serta menganalisis data dengan cara yang bersifat induktif (berdasarkan temuan lapangan) dan deduktif (berdasarkan teori yang ada). Hasil dari penelitian mencakup refleksi peneliti, deskripsi dan interpretasi tentang masalah, serta kontribusi penelitian peneliti memfokuskan tiga aspek pendekatan fenomenologi. Adapun aspek tersebut meliputi; masalah apa yang terjadi, bagaimana masalah itu terjadi, kemudian bagaimana mengembangkan deskripsi-deskripsi yang mencakup permasalahan dari objek yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kesadaran fonologis, kemampuan fonik, kekayaan kosakata terbukti unggul daripada kemampuan pada aspek kelancaran dan keterapahaman membaca. Temuan ini menyimpulkan bahwa beberapa sekolah yang telah menerapkan kurikulum merdeka cenderung menguasai aspek fonem, fonik dan kosakata, namun memiliki aspek fluency yang kurang baik dan pemahaman yang lemah.  
KURIKULUM BAHASA INDONESIA DI ERA GLOBAL: ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN Rizki Akbar Mustopa; Andoyo Sastromiharjo; Yeti Mulyati; Vismaia S. Damaianti
Riksa Bahasa Vol 4, No 2 (2018): Riksa Bahasa Vol. 4 No. 2 November 2018
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v4i2.16375

Abstract

Kurikulum bahasa Indonesia sangat penting dalam upaya meciptakan keberhasilan penguasaan keterampilan berbahasa Indonesia siswa. Untuk mencapai kesuksesan tersebut, Perlu adanya analisis mengenai implementasi kurikulum bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketercapaian implementasi kurikulum bahasa Indonesia di tingkat Sekolah Menengah Atas berdasarkan parameter ideal kurikulum bahasa. Data penelitian ini diperoleh dari hasil observasi terhadap delapan sekolah di kabupaten Subang. Hasil penelitian menunjukkan, komponen tujuan dan isi kurikulum bahasa Indonesia telah memenuhi standar parameter kurikulum bahasa. Namun, pelaksanaan pada komponen proses dan evaluasi pembelajaran masih terhambat karena keterbatasan sarana dan penggunaan media pembelajaran, serta ketepatan alat evaluasi.
PEREMPUAN BERLITERASI KRITIS: OPTIMALISASI PERAN IBU DALAM LITERASI KELUARGA Aztry, Aisiyah; Damaianti, Vismaia S.; Mulyati, Yeti; Sastromiharjo, Andoyo
MABASAN Vol. 18 No. 1 (2024): Mabasan
Publisher : Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62107/mab.v18i1.782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kemampuan literasi kritis ibu serta mengoptimalisasikan peran ibu dalam literasi keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dalam penelitian ini, yaitu profil ibu dan anak, profil literasi keluarga, dan kemampuan literasi kritis ibu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah berusaha untuk membudayakan literasi keluarga di rumah masing-masing. Dalam hal menyediakan bahan bacaan, 75% responden memilih untuk membeli, 20% responden memilih untuk mengunduh, dan 5% responden  memilih untuk meminjam dari perpustakaan. Dalam hal strategi literasi keluarga, 20% responden telah menyusun program literasi keluarga, sedangkan 80% responden belum menyusun program literasi keluarga. Program literasi keluarga yang telah disusun oleh 20% responden memiliki perbedaan karena disesuaikan dengan karakteristik keluarga masing-masing. Setelah dilakukan penyuluhan untuk mengoptimalisasikan peran ibu dalam literasi keluarga, dapat diketahui kemampuan berpikir kritis ibu berada dalam kategori sangat baik dan baik. Dengan demikian, ibu dapat memahami bahwa dalam berliterasi, yaitu mencari, menerima, mengelola, memproses, dan menyebarkan informasi dibutuhkan daya berpikir kritis. 
Co-Authors - Warsa Abdul Latif Abdul Razak Abdul Razak ABDUL ROZAK Adiningsih, Yulia Adrias Adrias Afiati, Laksmita Nur Agus Salim Alamsyah, Zulfikar Ananda Putriani Ananda Siti Khoirunnisa Andoyo Sastromihardjo Andoyo Sastromihardjo Andoyo Sastromiharjo Andoyo Satromiharjo Andoyo Satromiharjo Anggraini, Gian Fitria Annisa Kharisma Apriliya, Seni Ari Kartini Ari Prayogi Astini, Meilani Puji Ayundha Nabilah Aztry, Aisiyah Bachrudin Musthafa Bachrudin Musthafa Bunyamin Maftuh Chandra Chandra Chandra Chandra Dadang S Anshori Dadang S Anshori Dadang S. Anshori Dadang Sunendar Damaianti, Lira Fessia Danan Darajat Darmawan, Hana Mumtazia Nurhaq Dede Endang Mascita Dedi Saputra Dedi Saputra Deri Wan Minto Desti Fatin Fauziyyah Destiani Diah Eka Sari DIAN LESTARI Dian Sudaryuni Kurnia Dwi Alia Emasta Evayanti Simanjuntak Eneng Ros Siti Saroh, Eneng Ros Siti Erlinda Nofasari Ernawulan Syaodih Faraditha Dwi Ramayani Faraditha Dwi Ramayani Fauziah, Muhardila Firman Aziz Fitra Youpika Frilia Shantika Regina Haerul Haerul Hakiki Elvionika Hakiki Elvionika Halimah Halimah Halimah, H. Harahap, Safinatul Hasanah Haris Santosa Nugraha Hera Wahdah Humaira Hermin MPd Hernawan Hernawan Ida Hamidah Imam Sutanto Indah Pujiastuti Iqbal Yusca Ismail Irah Surlani Isah Cahyani Jasid, Adhara Juni Syaputra Juni Syaputra Juwita, Silvia Ratna Khairun Nisa Kharisma, Annisa Kristi Julianti Lelianasari Lelianasari Lilis Amaliah Rosdiana M. Ali Rajai, M. Ali M. Solehuddin Ma'mur Saadie Marfu'i, Lucky Nindi Riandika Masduki Zakaria Maulani, Susan Mekar Ismayani, Mekar Minto, Deri Wan Mualimah, Eka Mualimah, Eka Nurul Mubiar Agustin Muhammad Zulfadhli, Muhammad Muhardila Fauziah Mulyaningsih, Indrya Mulyati, Yeti N. Yeffa Afnita Apriliyani Nabilah, Ayundha Nafri Yanti Nina Retnaningtyas Noviana Budianty Nugraha, Eggie Nugraha, Lukman Nurfidah Nurfidah Nurhudaya, NFN Nurihsan, Achmad Juntika Nurita Bayu Kusmayati Nurul Fatonah, Nurul Nurul Febrianti Nurzaman, Istikhoroh Oktian Fajar Nugroho Opik, Opik Prana Dwija Iswara Prana Dwija Iswara, Prana Dwija Pratiwi, Tri Indianti Puspita, Ari Metalin Ika Puspitasari, Nur Aini Putriani, Ananda QUN WANG Qun, Wang Rachman, Reza Saeful Rahma Eka Putri Rahma Eka Putri Rahmad Nuthihar Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman2 Ratumanan, Stelie Dorce Retnaningtyas, Nina Reza Saeful Rachman Ria Saputri Ria Saputri, Ria Rianto Rianto Ridwan, Ridwan Rika Istianingrum Rizki Akbar Mustopa Rosita Rahma Rumaf, Nouval Saadie, Ma’mur Salati Asmahasanah Santi, Ai Sastromihardjo, Andoyo Setiana, Soni Mulyawan Sholehuddin, Muhammad Silvia Ratna Juwita Silvia, Dena Simatupang, Yusrawati JR Sindrayuni, Dian Siti Fatihaturrahmah Al Jumroh Siti Hamidah Sri Mulyani Sri Wahyuni Srinawati, Wawat Suci Sundusiah Sudarman, Risnandar Sudaryuni Kurnia, Dian Sujono, Hartin Rizky Sulaeman, Yeni Sumiyadi Sumiyadi Syaputra, Juni Syarif Hidayatullah Syarif Hidayatullah Syihabbudin Syihabuddin Syihabuddin Syihabuddin Syihabuddin, S. Tatang Herman, Tatang Tatat Hartati Tedi Permadi Teguh Yuliandri Putra Triadi, Rai Bagus Triani, Novita Udin Syaefudin Saud Udin Syaefudin Saud, Udin Syaefudin Utami Dewi Pramesti Vera Ironita Christiani Sihombing Vera Ironita Christiani Sihombing Virijai, Febrian Wahyudi Rahmat WANG, QUN Wasi Widiastika Wawat Karwati Welly Nores Kartadireja Welsi Damayanti Widia Nur Jannah, Widia Nur Widia, Ida Winata, Nana Triana Winnugroho Wiratman, Manfaluthy Hakim, Tiara Aninditha, Aru W. Sudoyo, Joedo Prihartono Wulan Handayani, Wulan Yeti Mulyati Yulianeta Yunus Abidin Yusuf Abdul Rohman