Claim Missing Document
Check
Articles

Literatur Review: Macam-macam Permainan Sensory Play untuk Meningkatkan Motorik Anak Rahayu, Erna; Nur Indah Sari; Reni Saputri; Kharisma Mutiara Dewi; Putri Rahmawati; Meisinta Vika Putri; Ida Sofiyanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sensory Play is an activity carried out outside the classroom to encourage children to use one or more of the senses, developing sensory management, sensory play, sensory path, sensory play box, squishy pop up, magic sand, play dough, sensory wall number, sensory carpet , fun sensory learning. and so on. The benefits of sensory play are: learning will be more fun than just studying in the classroom, learning will become more real because various learning objects can be seen and even felt directly, learning will be clear and interesting, the learning process will be more interactive because with media communication will occur. active direction, whereas without media teachers tend to talk in one direction, improve the quality of children's learning outcomes, train children's brain development, help develop language, gross fine motor skills, cognitive and social emotional. The method used in preparing this research is Literature Review by analyzing a predetermined number of articles. This research consists of 12 articles which will be analyzed using article selection techniques using article criteria used in accordance with the research objectives. The results of the Literature Review show that the aim of this Literature Review is to find out various types of sensory games to improve motor skills in children. Overall, the 12 articles show that sensory games can improve children's motor skills. Conclusion Based on the results of the Literature Review of the 12 articles, the interventions carried out to improve children's motor skills are sensory path, sensory play box, squishy pop up, magic sand, play dough, sensory wall number, sensory carpet, and fun sensory learning.   Abstrak Sensory play merupakan kegiatan  yang  dilakukan  diluar  kelas  untuk  mendorong  anak -anak menggunakan  salah  satu  indra  atau  lebih,  pengembangan manajemen sensorik, sensory play, sensory path, sensory play box, squishy pop up, pasir ajaib, play dough, sensory wall number, sensory carpet, fun sensory learning. dan   lain    sebagainy. manfaat dari sensory play yaitu : pembelajaran akan berjalan lebih menyenangkan dibandingkan hanya belajar di dalam kelas,  pembelajaran menjadi lebih nyata karena berbagai objek pembelajarannya dapat dilihat bahkan dirasakan langsung, pembelajaran menjadi jelas dan menarik,  Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif karena dengan media akan terjadinya komukasi dua arah secara aktif, sedangkan tanpa media guru cenderung bicara satu arah, Meningkatkan kualitas hasil belajar anak, Melatih perkembangan otak anak,  membantu perkembangan bahasa, motorik halus kasar, kognitif, dan social emosional. Metode yang digunakan dalam penyusunan penelitian ini yaitu Literature Review dengan menganalisis sejumlah artikel yang telah ditentukan. Penelitian ini terdiri dari 12 artikel yang akan di analisis dengan teknik penyeleksian artikel dengan menggunakan kriteria artikel yang digunakan sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil Literature Review menunjukkan bahwa Tujuan dilakukan Literature Review ini untuk mengetahui macam – macam permainan sensory untuk meningkatkan motorik pada anak. Dilihat secara keseluruhan dari 12 artikel tersebut menunjukkan bahwa permainan sensory dapat meningkatkan motorik pada anak. Kesimpulan Berdasarkan hasil Literature Review dari 12 artikel tersebut, intervensi yang dilakukan untuk meningkatkan motorik anak adalah sensory path, sensory play box, squishy pop up, pasir ajaib, play dough, sensory wall number, sensory carpet, dan fun sensory learning
Literatur Review: Upaya Peningkatan Kadar Spo2 pada Bayi Berat Badan Lahir Rendah Sapitri, Dewi; Ida Sofiyanti; Sabila, Agil Ayu; Melly Kurniasari; efendi, arifatun; Hasanah, Nur
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LBW have difficulty adapting and performing defense in the environment outside the uterus after birth, this is due to the immaturity of the baby's organ systems such as the lungs, kidneys, heart, immune system and digestive system. The difficulty of low birth weight babies adapting to the environment and the instability of physiological functions, namely temperature, heart rate and oxygen saturation, which have impacts on babies such as hypothermia. Every cell of the human body needs oxygen to carry out metabolic functions, so maintaining oxygenation is an effort to ensure adequate oxygen supply to the baby. tissue or cells. Oxygen saturation is one of the things that we should pay attention to when assessing the adequacy of oxygen supply to our bodies, especially in newborn babies, because when oxygen saturation is low, it results in reduced oxygen supply to the tissues. Newborn nursing interventions to prevent complications and stimulate the baby's growth and development are carried out by providing complementary therapies. Complementary therapies that can be used are music therapy and the kangaroo method. The aim of this study was to determine the relationship between parental knowledge about kangaroo method care and the provision of lullaby music therapy on oxygen saturation in low birth weight babies. This study used. The method used in the literature review is a systematic approach to carry out data analysis using a simplified approach. From the results of the literature review in several journals, it was found that there was an effect of increasing oxygen levels on low birth weight using the kangaroo method and music therapy. Low birth weight babies in Indonesia are still relatively high and still be of serious concern. LBW results in disruption of the vital functions of the birth organs and reduces the quality of the child's growth and development process.   Abstrak BBLR mengalami kesulitan dalam beradaptasi dan melakukan pertahanan dilingkungan luar rahim setelah lahir, hal ini disebabkan karena belum matangnya sistem organ tubuh bayi seperti paru-paru, ginjal, jantung, imun tubuh serta sistem pencernaan. Sulitnya bayi berat lahir rendah beradaptasi dengan lingkungan dan ketidak stabilan fungsi fisiologis yaitu suhu, denyut jantung dan saturasi oksigen yang berdampak kepada bayi seperti hipotermi.Setiap sel tubuh manusia membutuhkan oksigen untuk melaksanakan fungsi metabolisme, sehingga mempertahankan oksigenasi adalah upaya untuk memastikan kecukupan pasokan oksigen ke jaringan atau sel. Saturasi oksigen merupakan salah satu hal yang patut kita perhatikan dalam penilaian kecukupan pasokan oksigen pada tubuh kita terutama pada bayi baru lahir karena ketika saturasi oksigen rendah maka mengakibatkan pasokan oksigen ke jaringan berkurang. Intervensi keperawatan bblr untuk mencegah komplikasi dan merangsang pertumbuhan serta perkembangan bayi dilakukan dengan memberikan terapi komplementer. Terapi komplementer yang dapat digunakan adalah terapi musik dan metode kangguru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan pengetahuan orang tua tentang perawatan metode kanguru dan pemberian terapi musik lullaby terhadap saturasi oksigen pada bayi berat lahir rendah.Penelitian ini menggunakan. Metode yang digunakan literature review melalui pendekatan sistematis untuk melakukan analisa data secara simplified approach. Dari hasil literature review beberapa jurnal didapatkan ada pengaruh kenaikan kadar oksigen pada berat badan lahir rendah dengan menggunakan metode kangguru dan terapi musik Bayi berat lahir rendah di Indonesia masih tergolong tinggi dan masih menjadi perhatian serius. BBLR mengakibatkan gangguan fungsi vital organ yang berahir pada penurunan kualitas proses pertumbuhan dan perkembangan anak.
Optimalisasi Kesehatan pada Remaja, Calon Pengantin, Ibu Hamil, Nifas, Ibu Menyusui dan Balita Feny Marselina; Adelena; Pirawati; ashari, ayu; wahyuni , kiki; cantika, clarisa martila; prizkila, cici; Ida Sofiyanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community midwives are midwives who work to serve families and communities in certain areas. The targets of community midwives are mothers and children under five who are in families and communities.  Society is the largest group of people who have the same habits, traditions, attitudes and feelings of unity.  Ngudi Waluyo University midwifery community practice is carried out in Candirejo Village.  At the end of the community service activities, students are able to carry out community midwifery services which include assessment, problem analysis, problem formulation, determining problem priorities, planning, implementing and evaluating problems that arise, especially in teenagers, pregnant women, postpartum mothers, breastfeeding mothers and  toddlers in Candirejo village.  The method used in community midwifery services is the problem solving circle ultrasound approach.  Study, determine problems, evaluate determine solutions determine implementation, the results of the activities that have been carried out are several problems that occur in Candirejo Village, teenagers with dysmenorrhoea, and lack of knowledge, pregnant women about mild anemia and discomfort in TM II, toddlers with  not exclusively breastfed, toddlers with incomplete immunization, and GTM. Complementary management given to teenagers with acupressure and dysmenorrhoea counseling, for pregnant women, pregnant women's exercise, for toddlers, apart from giving counseling to parents, they also give complementary tu ina massage to help with appetite.  Apart from giving massage, children's yoga is also given to help children concentrate.  The conclusion is that it is hoped that people who are given complements can use them in their daily lives. Abstrak Bidan komunitas (Community Midwife) adalah bidan yang bekerja melayani keluarga dan masyarakat di wilayah tertentu, sasaran kebidanan komunitas adalah ibu dan anak balita yang berada dalam keluarga dan masyaraka. Masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar yang mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap dan perasaan persatuan yang sama. Praktek komunitas kebidanan universitas Ngudi Waluyo di lakukan di Kelurahan Candirejo. Pada akhir kegiatan pengabdian masyarakat mahasiswa mampu melaksanakan pelayanan kebidanan komunitas yang meliputi pengkajian, Analisa masalah, perumusan masalah, menentukan prioritas masalah, melakukan perencanaan, melakukan pelaksanaan, dan mengevaluasi masalah yang muncul khususnya pada remaja, catin ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui dan balita di desa Candirejo. Metode yang digunakan dalam pelayanan kebidanan komunitas yakni dengan pendekatan problem solving circle USG . Pengkajian, menentukan  masalah, mengevaluasi menentukan penyelesaian menentukan implementasi, hasil dari kegiatan yang sudah dilakukan di dapatkan beberapa masalah yang di terjadi di Kelurahan Candirejo remaja dengan dismenorea, dan kurang pengetahuan, ibu hamil tentang anemia ringan dan rasa tidak nyaman pada TM II, balita dengan tidak ASI ekslusif, balita dengan imunisasi tidak lengkap, dan GTM  Penatalaksaan komplementer yang diberikan pada remaja dengan akupresure serta penyuluhan disminorea, untuk ibu hamil senam ibu hamil, untuk balita selain diberikan penyuluhan kepada orang tua juga di berikan komplementer pijat tu ina untuk membantu nafsu makan selain diberikan pijat juga diberikan yoga anak untuk membantu anak dapat berkonsentrasi. kesimpulan  diharpakan masyarakat yang diberikan komplementer dapat menggunakanya dikehidupan sehari hari.
Prenatal Gentle Yoga untuk Mengatasi Ketidaknyamanan Ibu Hamil Trimester II-III Di Puskesmas Manggar Lumbantoruan, Astuty; suprikatin, harni; Warti; Ida Sofiyanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy is the process of fertilization or union of spermatozoa and ova, followed by nidation or implantation. Calculated from fertilization to the birth of the baby, a normal pregnancy will take place within 40 weeks (10 months or 9 months). According to the international calendar, pregnancy is divided into 3 trimesters, namely TM I gestational age 1-12 weeks, TM II gestational age 13-27 weeks, and TM II pregnancy age 28-40 weeks. In the process of physiological adaptation, pregnant women will experience discomfort but still need to be given a prevention and treatment. As for some of the discomforts of the third trimester in pregnant women including frequent urination 50%, vaginal discharge 15%, constipation 40%, flatulence 30%, swelling in the legs 20%, cramps in the legs 10%, headache 20%, striae gravidarum 50%, hemorrhoids 60%, shortness of breath 60% and back pain 70%. Low back/low back pain is the most commonly reported muscle and bone problem in pregnancy. The hormones progesterone and relax cause the joints to become soft, especially along the spinal column, as the center of gravity changes as the pregnancy progresses, generally playing a role in complaints of back pain. The purpose of this community service is to reduce discomfort in pregnant women in the second and third trimesters by doing yoga. After doing yoga, the community service team hopes to prevent back pain problems, teach pregnant women to cope with pain or discomfort during pregnancy and increase relaxation so as to help prepare mothers for childbirth. The method carried out in community service is carried out by experimental methods in the form of lectures, questions and answers and demonstrations. In this activity, the method of delivering material through lectures with power point slides, as well as question and answer sessions and yoga practices. This has proven effective in providing clear information and establishing interaction between facilitators and participants. This combination of methods helps participants understand well the material presented and practice it well The target in this community service activity is pregnant women in the second and third trimesters in the Manggar Balikpapan Health Center area. Furthermore, at the implementation stage before carrying out yoga, the community service team provided a little counseling related to the benefits of pregnant yoga. After the activity was completed, an evaluation was carried out on the participants whether the objectives of the implementation of this community service activity were achieved.   Abstrak Kehamilan merupakan proses fertilisasi atau penyatuan spermatozoa dan ovum, dilanjutkan dengan nidasi atau implantasi. Dihitung saat fertilisasi hingga lahirnya bayi, kehamilan normal akan berlangsung dalam waktu 40 minggu (10 bulan atau 9 bulan). Menurut kalender internasional kehamilan terbagi dalam 3 trimester, yaitu TM I  usia kehamilan 1- 12 minggu, TM II usia kehamilan  13- 27 minggu , dan TM II usia kehamialn 28 - 40 minggu. Pada proses adaptasi fisiologis  ibu hamil akan mengalami ketidaknyamanan namun tetap perlu diberikan suatu pencegahan dan perawatan. Adapun beberapa ketidaknyamanan trimester III pada Ibu hamil diantaranya sering buang air kecil 50%, keputihan 15 %, konstipasi 40%, perut kembung 30%, bengkak pada kaki 20%, kram pada kaki 10%, sakit kepala 20%, striae gravidarum 50%, hemoroid 60%, sesak nafas 60% dan sakit punggung 70%. Nyeri pinggang / punggung bagian bawah merupakan masalah otot dan tulang yang paling sering dilaporkan dalam kehamilan. Hormon progesterone dan relaksin menyebabkan sendi menjadi lunak, terutama sepanjang kolumna spinal, seperti pada perubahan pusat gravitasi seiring dengan kemajuan kehamilan, umumnya berperan pada keluhan nyeri punggung. Tujuan  dari dilakukannya  pengabdian  masyarakat  ini  yaitu  untuk mengurangi ketidaknyamanan pada ibu hamil trimester II dan III dengan melakukan yoga. Setelah dilakukan yoga,  tim  pengabdian  masyarakat  berharap  dapat mencegah  masalah  nyeri  punggung,  mengajarkan  ibu hamil untuk mengatasi rasa nyeri atau ketidaknyamanan selama kehamilan dan meningkatkan rasa rileks sehingga membantu  mempersiapkan  ibu  dalam  menghadapi persalinan. Adapun meteode yang dilakukan dalam pengabdian Masyarakat yang dilakukam yaitu dengan metode eksperimen berupa Ceramah, Tanya Jawab dan Demonstrasi. Dalam kegiatan ini, metode penyampaian materi melalui ceramah dengan slide power point, serta sesi tanya jawab dan praktek yoga. Hal ini  telah terbukti efektif dalam memberikan informasi yang jelas dan membangun interaksi antara fasilitator dan peserta. Kombinasi metode ini membantu peserta memahami dengan baik materi yang disampaikan dan mempraktikkannya dengan baik pula Sasaran  dalam  kegiatan  pengabdian masyarakat ini yaitu ibu hamil di trimester II dan III di wilayah Puskesmas Manggar Balikpapan.. Selanjutnya   pada   tahap   pelaksanaan   sebelum melaksanakan  yoga,  tim  pengabdian  masyarakat memberikan  sedikit  penyuluhan  terkait  manfaat  yoga hamil. Setelah kegiatan selesai dilakukan evaluasi pada para  peserta  apakah  tujuan  dari  pelaksanaan  kegiatan pengabdian masyarakat ini tercapai.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. L Umur 30 Tahun dengan Riwayat Anemia di Klinik Istika Pringapus Mustikawati, Vivin; Ida Sofiyanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal and infant mortality rates are one indicator to measure the level of health of a country. Early detection efforts to overcome morbidity and mortality for mothers, babies and toddlers can be carried out by implementing continuous care or Continuity of Care (COC) starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborns, up to family planning. Anemia is one of the indirect causes of death in pregnant women, therefore anemia is a health problem throughout the world, especially in developing countries. The aim of this research is to provide midwifery care to Mrs. L comprehensively starting from pregnancy, maternity, postpartum, newborns, neonates and family planning. The research instrument uses a descriptive approach and is documented in SOAP form. In this care, the author collected data through interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, documentation studies and study of educational lists. This research was conducted in May-December 2023. From the results of providing pregnancy care, a problem was found, namely that the mother experienced pregnancy anemia, so she was given Fe tablets according to needs and motivated the mother to consume foods that contain high iron. During labor until postpartum there were no problems, and the mother received vitamin A. In the care of the newborn everything was found to be within normal limits, a SHK examination was carried out and at the age of 3 months the baby was carried out a KPSP examination. Meanwhile, under KB care, Mrs. L decided to use birth control implants.   Abstrak Angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indikator untuk mengukur derajat kesehatan bagi suatu negara. Kegiatan upaya deteksi dini untuk mengatasi kesakitan maupun kematian baik ibu, bayi dan balita tersebut dapat dilakukan dengan salah satunya yaitu implementasi asuhan berkelanjutan atau Continuity Of Care (COC) yang dimulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, sampai dengan KB. Anemia salah satu penyebab kematian tidak langsung pada ibu hamil, maka dari itu anemia menjadi masalah kesehatan diseluruh dunia terutama negara berkembang. Tujuan penelitian ini mampu memberikan asuhan kebidanan pada Ny. L secara komprehensif mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, bayi baru lahir, neonatus dan KB. Intsrumen penelitian menggunakan metode pendekatan yang bersifat deskriptif dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Dalam asuhan ini, penulis mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pusataka. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Desember 2023. Dari hasil pemberian asuhan kehamilan ditemukan masalah yaitu ibu mengalami anemia kehamilan sehingga diberikan tablet Fe sesuasi kebutuhan dan memotivasi ibu untuk mengkonsumsi makanan yang mngandung zat besi tinggi. Selama persalinan sampai dengan nifas tidak mengalami masalah, serta ibu mendapatakan vit A. Pada asuhan bayi baru lahir didapatkan semua dalam batas normal, dilakukan pemeriksaan SHK dan pada usia bayi 3 bulan dilakukan pemeriksaan KPSP. Sedangkan pada asuhan KB Ny. L memutuskan untuk menggunakan KB implant.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) NY E Umur 23 Tahun dengan Masalah Kekurangan Energi Kronik Feny Marselina; Ida Sofiyanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The period of pregnancy, childbirth, postpartum, neonate is a physiological condition that may threaten the life of the mother and baby and even cause death.  One effort that can be made is implementing a comprehensive midwifery care model that can optimize the detection of high risk maternal neonates.  The aim of the research was to analyze the implementation of midwifery care for pregnant women, maternity, postpartum, BBL and family planning.  Analytical descriptive observational research method.  The case study approach to the implementation of midwifery care includes care for pregnancy, childbirth, newborns, postpartum, and family planning (KB).  The sample was a third trimester pregnant woman, gestation age 35 weeks 4 days, G1P0A0.  Research time June 2023 – November 2023 in the working area of TPMB Bdn.Nur Khasanah AM.keb.  The Midwifery Care format uses the SOAP documentation method with a Varney management mindset. Collection techniques use primary data through interviews, observations, physical examinations, KIA books.  The results of the care obtained by Mrs.  E G1P0A0 gestational age 35 weeks 4 days with chronic energy deficiency problems.  Normal delivery at RSUD.  The postpartum period was normal, there was no bleeding, uterine contractions were good, lochea rubra, perineal abrasions, the mother received vitamin A. In the newborn the results of the anthropometric examination were normal, SHK was negative.  Mrs.  E 3 month injection contraceptive birth control.   Abstrak Masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus merupakan suatu keadaan fisiologis yang kemungkinan mengancam jiwa ibu, bayi bahkan menyebabkan kematian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan menerapkan model asuhan kebidanan komperehensif yang dapat mengoptimalkan deteksi risiko tinggi maternal neonatal. Tujuan penelitian melakukan analisis pelaksanaan asuhan kebidanan ibu hamil, bersalin, nifas, BBL dan KB. Metode penelitian observasional desktiptif analitik. Pendekatan studi kasus pada pelaksanaan asuhan kebidanan meliputi asuhan kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, dan keluarga berecana (KB). Sampel adalah seorang ibu hamil trimester III usia kehamilan 35 minggu 4 hari, G1P0A0. Waktu penelitian Juni 2023 November 2023 di wilayah kerja TPMB Nur Khasanah AM.keb. Instrumen penelitian ini adalah format Asuhan Kebidanan menggunakan metode dokumentasi SOAP dengan pola pikir manajemen varney. Teknik pengumpulan menggunakan data primer melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, buku KIA. Hasil asuhan didapatkan Ny. E G1P0A0  usia kehamilan 35 minggu 4 hari dengan masalah kekurangan energi kronik. Persalinan normal di RSUD. Masa nifas berlangsung normal tidak ada pendarahan, kontraksi uterus baik, lochea rubra, luka lecet perinium, ibu mendapatkan vitamin A. Pada bayi baru lahir hasil pemeriksaan antropometri normal, SHK negative. Ny. E memutuskan menggunakan KB suntik 3 bulan.
Studi Literatur: Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan pada Balita Sudarman, Eni Tri; Suryaningsih, Lilin; Sri Murtiningsih; Astriani, Suci; Damayanty, Thisna; Sari, Umi Suci Purnama; Sofiyanti, Ida
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Growth is an increase in the size and number of cells and intercellular tissue, meaning an increase in the physical size and structure of the body in part or in whole, so that it can be measured in units of length and weight. Growth is related to changes in the number, size and function of cells, organs and individuals. And development is the increase in abilities (skills) in more complex body structures and functions in a regular and predictable pattern as a result of the maturation process. Development concerns the process of differentiation of body cells, body tissues, organs and organ systems which develop in such a way that each can fulfill its function, including emotional, intellectual and behavioral development as a result of interaction with its environment. The data collection method in this research is by searching for research articles through electronic searches, including Google Scholar using the criteria for research articles that will be used, namely in accordance with the research objectives and research articles. Based on data analysis and research that has been carried out regarding the study of factors that influence growth and development in toddlers, in general it can be concluded that these are parenting factors, education and knowledge of parents, socio-economic status of parents, stimulation and support factors, nutritional intake (energy, protein and fat), exclusive breastfeeding, history of LBW, child's habits and mood.   Abstrak Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan interselular, berarti bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh sebagian atau keseluruhan, sehingga dapt diukur dengan satuan panjang dan berat. Pertumbuhan berkaitan dengan perubahan dalam jumlah, ukuran dan fungsi tingkat sel, organ, maupun individu. Dan Perkembangan adalah bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan sebagai hasil proses pematangan. Perkembangan menyangkut adanya proses diferensiasi sel-sel tubuh, jaringan tubuh, organ-organ, dan sistem organ yang berkembang sedemikian rupa sehingga masing-masing dapat memenuhi fungsi di dalamnya termasuk pula perkembangan emosi, intelektual, dan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dengan mencari artikel penelitian melalui pencarian secara elektronik antara lain Google Scholar dengan menggunakan kriteria artikel penelitian yang akan digunakan yaitu sesuai dengan tujuan penelitian dan artikel penelitian. Berdasarkan analisa data dan penelitian yang telah dilakukan mengenai studi tentang faktor–faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada balita, maka secara garis besar dapat disimpulkan adalah faktor pola asuh, pendidikan dan pengetahuan orang tua, status sosial ekonomi orang tua, faktor stimulasi dan dukungan, asupan gizi  (energi, protein, dan lemak), ASI eksklusif, riwayat BBLR, kebiasaan dan mood anak
Literatur Review: Deteksi Dini Preeklamsia dengan Pengukuran Mean Arterial Pressure (MAP), Roll Over Test (ROT) dan Body Mass Indeks (BMI) Setiyowati; Arini, Alit Dyaning; Ambarwati, Weni; Ningsih, Kristiyana Tri Rahayu; Prasetyati, Harleen Idha; Sani, Mutia Kasih; Sofiyanti, Ida
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preeclampsia, along with other hypertensive disorders of pregnancy, is one of the leading causes of maternal death in both developed and developing countries each year, complicating 2%-8% of pregnancies. Early identification of women at risk can facilitate prenatal surveillance and management. This literature study aims to identify preeclampsia screening by MAP measurement method. This type of study is a data analysis method using a literature review that explores preeclampsia screening using the MAP measurement method. There are 6 journals found by researchers that analyse the same thing as the purpose of this study. The results of the literature review showed that the Mean Arterial Pressure (MAP) method is very effective for early detection of preeclampsia. Other methods are also used to further improve the quality of screening. So that the risk factors of preeclampsia both through history and measurement methods can be done together.   Abstrak Preeklampsia, bersama dengan gangguan hipertensi kehamilan lainnya, adalah salah satu penyebab utama kematian ibu di kedua negara maju dan berkembang setiap tahun, menyulitkan 2%-8% kehamilan. Identifikasi dini wanita yang berisiko dapat memfasilitasi pengawasan dan manajemen prenatal. Studi literatur ini bertujuan untuk mengindentifikasi skrining preeklamsia dengan metode pengukuran MAP. Jenis studi ini adalah metode data analisis dengan menggunakan tinjauan literatur (literatuer review) yang menggali tentang skrining preeklamsia dengan metode pengukuran MAP. Terdapat 6 jurnal yang ditemukan oleh peneliti yang menganalisis hal yang sama dengan tujuan penelitian ini. Hasil Literature review tersebut menunjukkan bahwa, metode Mean Arterial Pressure (MAP) sangat efektif terhadap deteksi dini preeklamsia. Metode-metode lain juga digunakan untuk lebih meningkatkan kualitas skrining. Sehingga factor- factor resiko preeklamsia baik melalui anamnesis maupun metode pengukuran dapat dilakukan secara bersama-sama.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care Ny. EL Umur 34 Tahun di UPTD Puskesmas Ainiba Dano, Suliani; Ida Sofiyanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuity of Care in midwifery is a series of continuous and comprehensive service activities starting from pregnancy, childbirth, postpartum, New Born Baby (BBL) services and Family Planning (KB) services that connect women's health needs and the personal circumstances of each individual (Ningsih, 2017). The objectives of Continuity of Care are to monitor the progress of the pregnancy, ensure the health of the mother and the growth and development of the baby, recognize early any abnormalities or complications that may occur during pregnancy, reduce the use of interventions during childbirth including CS, increase the number of normal births compared to women who plan to give birth with action (Ningsih,2017) Midwives have an important task in improving maternal and neonatal health services in order to reduce maternal and infant mortality rates and improve the health status of mothers and babies. One way to improve health services is with comprehensive care for pregnancy, childbirth, postpartum and newborn babies and family planning services. In this study, the author used descriptive research methods, data collection techniques, namely through interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, documentation studies and bibliography studies. The research started on 08 September 2023 during a visit from 1 mother and ended on 20 May 2024 during the implant method family planning service at the UPTD of the Ainiba Community Health Center. Comprehensive midwifery care is provided starting from pregnancy, childbirth, newborns, the postpartum period and family planning services. At TM III it was found that the mother was suffering from TB so the mother received category 1 OAT treatment. To prevent transmission during the baby's birth process, the mother was referred for a Caesarean section. Newborn babies, apart from breast milk, are also given formula milk so that mothers are encouraged to relax and improve position and attachment. The baby did not receive isoniazid prophylaxis so there was a gap. At the postpartum visit, dry technique surgical wound care and oxytocin massage and hypnobreast feeding were carried out because the mother was worried that her breast milk would not be enough. Mothers are advised to wear masks when interacting with babies. In providing birth control midwifery care, the mother was given counseling and decided to use the implant method of family planning at the UPTD Puskesmas Ainiba.. Continuous midwifery care (continuity of care) then always applies midwifery management, maintains and improves competence in providing care according to midwifery service standards   Abstrak Continuity of Care dalam kebidanan adalah serangkaian kegiatan pelayanan yang berkelanjutan dan menyeluruh mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, pelayanan Bayi Baru Lahir (BBL) serta pelayanan Keluarga Berencana (KB) yang menghubungkan kebutuhan kesehatan perempuan dan keadaan pribadi setiap individu (Ningsih, 2017). Tujuan Continuity of Care yaitu untuk memantau kemajuan kehamilan, memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang bayi, mengenal secara dini adanya ketidaknormalan atau komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, mengurangi penggunaan intervensi pada saat persalinan termasuk SC, meningkatkan jumlah persalinan normal dibandingkan dengan perempuan yang merencanakan persalinan dengan tindakan (Ningsih, 2017). Upaya Bidan memiliki tugas penting untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi maternal dan neonatal agar dapat mengurangi angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi. Salah satu cara untuk meningkatkan pelayanan kesehatan adalah dengan asuhan komperehensif dari kehamilan, persalinan, nifas serta bayi baru lahir dan pelayanan KB. Dalam asuhan ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif teknik pengumpulan data yaitu melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar Pustaka. Penelitian di mulai pada tanggal 08 September 2023 pada saat kunjungan 1 ibu dan berakhir pada tanggal 20 Mei 2024 saat pelayanan KB metode implant di UPTD Puskesmas Ainiba. Asuhan kebidana yang dilakukan secara menyeluruh mulai dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, masa nifas dan pelayanan KB. Pada TM III ditemukan ibu menderita TBC sehingga ibu mendapatkan pengobatan OAT kategori 1. Untuk mencegah penularan pada saat proses bayi lahir, ibu dirujuk untuk persalinan tindakan Sectio Caesar. Bayi baru lahir selain ASI juga diberikan susu formula sehingga ibu dianjurkan untuk relaktasi dan memperbaiki posisi dan perlekatan. Bayi tidak mendapatkan profilaksis isoniazid sehingga terjadi kesenjangan. Pada kunjungan nifas dilakukan perawatan luka operasi tehnik kering dan asuhan pijat oksitosin dan hipnobreastfeeding karena ibu merasa cemas ASI ibu tidak cukup selain itu. Ibu dianjurkan untuk memakai masker Ketika berinteraksi dengan bayi. Dalam memberikan asuhan kebidanan KB ibu telah diberikan konseling dan memutuskan untuk menggunakan KB metode implant di UPTD Puskesmas Ainiba. Asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) selanjutnya selalu menerapkan manajemen kebidanan, mempertahankan dan meningkatkan kompetensi dalam memberikan asuhan sesuai standar pelayanan kebidanan.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) dengan Kista Ovarium dan Anemia Ringan Dwiyanti, Feni; Sofiyanti, Ida
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) are important indicators in assessing a country's health status, especially in developing countries like Indonesia. Despite a decrease, MMR and IMR in Indonesia remain high, with the Sustainable Development Goals (SDGs) target of 70 per 100,000 live births for MMR and 12 per 1,000 live births for IMR. In Semarang Regency in 2019, there was an increase in MMR to 70.7 per 100,000 live births and IMR to 7.42 per 100,000 live births. The main causes of MMR are pre-eclampsia/eclampsia and hemorrhage, while the main causes of IMR are low birth weight (LBW) and asphyxia. To address this issue, efforts are made to ensure that every mother and baby receives quality comprehensive midwifery care, including integrated antenatal care (ANC), delivery assistance by trained health personnel, postnatal care, and family planning services. Indonesia has implemented the Continuity of Care (CoC) program, which provides continuous care from pregnancy to family planning, proven effective in reducing mortality and morbidity rates. Based on this background, the author conducts a case study "Midwifery Care Through Continuity of Care for Mrs. W in Candirejo Village" to apply theoretical and practical knowledge, with the expectation of improving the quality of prospective health workers and the health of mothers and infants in Indonesia. This study aims to implement comprehensive midwifery care in a case of pregnant women with ovarian cysts and mild anemia. The method used is a descriptive case study with a continuity of care approach to Mrs. W in Candirejo Village. Results and discussion show that Mrs. W experienced an ovarian cyst measuring ±25 cm and mild anemia (Hb 9.5 g/dL) during pregnancy. Pregnancy care focused on monitoring the ovarian cyst and anemia in Mrs. W. Delivery was performed via cesarean section at 35 weeks and 5 days gestation, accompanied by ovarian cyst removal and tubal ligation procedure. The baby was born weighing 2300 grams, classified as low birth weight. Postpartum care included monitoring uterine involution, surgical wound care, and oxytocin massage to promote breast milk production. The conclusion shows that comprehensive midwifery care can help manage complex cases such as ovarian cysts and anemia in pregnancy. Recommendations include the importance of early detection of pregnancy complications, appropriate management of ovarian cysts, and anemia management to prevent preterm labor and low birth weight. Further research is needed to optimize care in similar cases.   Abstrak Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator penting dalam menilai derajat kesehatan suatu negara, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Meskipun terjadi penurunan, AKI dan AKB di Indonesia masih tinggi, dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu AKI 70 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB 12 per 1.000 kelahiran hidup. Di Kabupaten Semarang, pada tahun 2019 terjadi peningkatan AKI menjadi 70,7 per 100.000 KH dan AKB menjadi 7,42 per 100.000 KH. Penyebab utama AKI adalah pre-eklamsi/ eklamsi dan perdarahan, sedangkan penyebab utama AKB adalah BBLR dan asfiksia. Untuk mengatasi masalah ini, upaya yang dilakukan adalah menjamin setiap ibu dan bayi mendapatkan asuhan kebidanan komprehensif yang berkualitas, termasuk ANC terpadu, pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan terlatih, perawatan pasca persalinan, dan pelayanan KB. Indonesia telah memiliki program Continuity of Care (CoC), yaitu perawatan berkesinambungan mulai dari kehamilan hingga KB, yang terbukti efektif dalam menurunkan angka mortalitas dan morbiditas. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis melakukan studi kasus "Asuhan Kebidanan Secara Continuity of Care pada Ny.W Di Kelurahan Candirejo" untuk mengaplikasikan ilmu teori dan praktik, serta diharapkan dapat meningkatkan kualitas calon tenaga kesehatan dan kesehatan ibu dan bayi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada kasus ibu hamil dengan kista ovarium dan anemia ringan. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan continuity of care pada Ny. W di Kelurahan Candirejo. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa Ny. W mengalami kista ovarium berukuran ±25 cm dan anemia ringan (Hb 9,5 g/dL) selama kehamilan. Asuhan kehamilan berfokus pada pemantauan kista Ovarium dan Anemia pada Ny.W. Persalinan dilakukan melalui operasi sesar pada usia kehamilan 35 minggu 5 hari, disertai pengangkatan kista ovarium dan prosedur MOW. Bayi lahir dengan berat 2300 gram, tergolong BBLR. Asuhan nifas meliputi pemantauan involusi uteri, perawatan luka operasi, dan pijat oksitosin untuk memperlancar ASI.Kesimpulan menunjukkan bahwa asuhan kebidanan komprehensif dapat membantu mengelola kasus kompleks seperti kista ovarium dan anemia dalam kehamilan. Saran meliputi pentingnya deteksi dini komplikasi kehamilan, penanganan tepat kista ovarium, dan manajemen anemia untuk mencegah persalinan preterm dan BBLR. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan asuhan pada kasus serupa.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdul Roni Adelena Adelena Adelia Natalia Bria Agan Sridewi Aice Bela Fitriyani Airin Yuniar Alya Fernanda Khairani Ambarwati, Weni Anggi anis farida farida Annasiyah, Sekarsari Annisa Annisa Efrilian Saepudin Any Sugesti Aprillia, Rika Ari Widyaningsih Arini, Alit Dyaning Ashari, Ayu Asmara, Kinanti Asteria Roswita Kue Asti Puspita Astriani, Suci Atika Rizki Suryani Azelia Dewianti Binti Baharuddin, Rasdiana Br. Nainggolan, Julita Cahyaningrum cantika, clarisa martila Carvalho, Filomena de Cholilah, Mila Cici Priskila Cinta Nashita Clarisa Martila Cantika Damaris Nelly Diana Simanjuntak Damayanty, Thisna Dano, Suliani Dayu Kartika Sari Rusanti Defri Novitasari Della Imianuel Resnia Pappang Denok Pratiwi Putri Desi Wijayanti Destia Milda Anggaraini Putri Dewi Maryani Dewi Muawanah Dewi Nuraini Suci Dewi, Putri Astria Dian Wijayati Diana Novita Sari Diens Nanda Diens Nanda Ela Permana Dietha Meidia Puspitasari Dona Rande Bua Dwiyanti, Feni Dyna Mardhiyana Eci Daryanti, Karlina efendi, arifatun Ellenora Lim Elsa Umi Anisa Emi Widowati Emiliana Endang Kartiasih Eni Trisniningtyas erika, nurlia Erma Putri Lestari Ernanda, Rika Yunita Eti Salafas Eva Rizqi Arti Fadilah, Amelia Nur Fajar Andriyani Fatchiyah, Siti Fathmah Nurul Aslamiah Fathul Fentisari Feny Marselina Feny Marselina Fera Aldania Feronika Mirino Fitria Primi Astuti Fitriani, Aice Bela Fitriya, Wahida Fransiska Bertha Verdiawati Galeh Septiar Pontang Grahita Ayu Mumpuni Hapsari Windayanti Helda Trisnawati Helma Heni Setyowati Heni Setyowati Heny Romdiyani Hermalia Andra Ristanti Hery Widijanto Hilma Tunisah Hutahaean, Heldina Ifra Nasye Nababan Iga Rosi Retnawati Ika Supadmi Ikka Bella Seftiyani Ilawati Ilawati Ilya Wanawati Indra Fitriani Indri Wulaningsih Insiyah Nur Fithriani Intan Agustina Sukmajaya Irma Ismawati Irma Suryani Isfaizah Isnawati, Fevi Isni, Fitri Isroatul Koriah Julita Lerim Jumilah Fitriana Jumilah Fitriana Kartika Dian Pertiwi Khamidah Kharisma Mutiara Dewi KHOLIFAH Kiki Wahyuni Kristina Luruk Bria Kurniawati Tri Utami kusbaryati Kustiyono Kusuma Intan Setianing Fifit L. Sihaloho, Maya Lalita Mafudiah lestari, winda Lim, Ellenora Limbong, Lusiana Tandi Linda Lisjarwati Lumbantoruan, Astuty Mandala Putri, Heryn Margareta, Marisa Maria Goreti Benga Maria Pankrasia Koten Maria Skolastika K Martina Sri Rejeki Hutapea Maryani Maryaty Mayasari Aziz Mega Nasanova Meisinta Vika Putri Melati Apriliana Ramadhani Melly Kurniasari Mil'atul Amaniyah Mila Elvi Ekayanti Misnawati Mudrikah Muhammad Luthfi Muslima Mustikawati, Vivin Nababan, Ifra Nasye Nadia Intan Permata Nadia Oktaviana Naila Duriyatul Chusna Najib Nanda Auliya Rosidin Naning Dianasari Nayla Chusna Ni Kadek Cahyaningsih Ni Wayan Putri Utami Nila Trisna Yulianti Ningsih, Kristiyana Tri Rahayu Ninik Christiani Nita Aprilia Devantiyogi Nova Oktaviani Novi Anita, Meilina Novi Melisa Novi Ridianti Novitasari, Ika Agustina Novy Aryani Nur Hasanah Nur Indah Sari Nur Khasanah Nurafni Isrina Nuraini Nurjanah Nurlela Nurliyana Nurmila Nurmina Nurmina Nurmina Nurmina, Nurmina Nurul Deviana Nurul Firdaus Nurul Indah Sari Onesima Yolla H Pertiwi, Juniati Pipit Mawarni Pirawati Prasetyati, Harleen Idha Prisma Linda prizkila, cici Purniyati Purwati Putri Cahya Putri Rahmawati Putri, Risma Aliviani Rahayu, Erna Ramadhani, Melati Apriliana Rambu Lika Yuliana Ratih Kumalasari Reni Barus, Emi Reni Mustikaningrum Reni Saputri Riandari, Dian Ayu Rika Aprillia Rika Yunita Ernanda Rila Aneka Rina Pratiwi Rina Rina Rini Septianasari Rini Septianasari Rini Susanti Riska Dayang Safitri Riska Susanti Risma Asmarani Riva Mustika Anugrah Rizky Rahayu Pradani Rohmini, Samsi Roni, Abdul Rudh Dama Yanthi Rumishi Rusdayanti Rusdayanti Ryan Nabela Maha Rani Ryan Nabela Maha Rani Sabila, Agil Ayu Samsi Rohmini Sandra, Emilia Sani, Mutia Kasih sapitri, dewi sapitri, wiwik Sari, Lidia Ratna Sari, Umi Suci Purnama Septriana Silaban, Erny Setiyowati Setyowati, Reni Sigit Ambar Widyawati Siswati Siti Aisyah Siti Apriyati Siti Musarofah Siti Nurhidayah Sri Murtiningsih Sri Renita Utami Sri Sulistyani Sri Widyawati Sriwahyuni Sry Wahyuni Suarni, Sri Sudarman, Eni Tri Suharni, Heni Sulisnawati Wonggo Supadmi, Ika supraptini, hemi suprikatin, harni Suryaningsih, Lilin Susanti Rahayu Susiawati Tasik, Yulianti Tesa Dwiputri Rahmadhani Titiek Nur Lincayanti Titis Dwicahya Prabaningrum Tiya Kariyani Tri Hidayani Tri Retno Wati Trisna Yulianti, Nila Tuti Emawati Tya Lestari Ucia Rorin Ulya Sesa Febrian Umi Bekti Iriana Untari, Asni Veftisia, Vistra Vioni Jayanti, Vista Vivi Ulviningsih Viviana, Desi Vivin mustika Vivin Mustikawati Wahyu Indah Lestari Wahyu Kristiningrum Wahyu Wulansari, Rizki wahyuni , kiki Wartati Warti Wati, Ambar Wayan Dewi Lestari Widayati Wijayanti, Herning Wiwik Ardhiani Wulan Widi Astuti Yovita Paru Mali Yuli Arianti Yulia Nur Khayati Yuliaji Siswanto Yulianti Yulinda Yasa Putri Yuni Fitria Zainatul Mukaromah Zelda Rizmi Silviana Zusnita, Intan