p-Index From 2021 - 2026
17.819
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIKSI Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia BAPALA LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra IZUMI Pelangi Ilmu Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Journal of Development Research ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Eralingua : Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran TOTOBUANG Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah KORPUS Parafrase: Jurnal Kajian Kebahasaan dan Kesastraan Jurnal Bahasa Lingua Scientia Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Jurnal Budaya Nusantara JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Likhitaprajna: Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Jurnal Pena Indonesia INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Discovery : Jurnal Ilmu Pengetahuan Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Skripta Kelasa : Kelebat masalah bahasa dan sastra Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Nusantara Science and Technology Proceedings ABIDUMASY : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Inovasi: Jurnal Diklat Keagamaan Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Dharmas Education Journal (DE_Journal) LANGUAGE: Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Lazuardi Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Buana Bastra: Bahasa, Susastra, dan Pengajarannya Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal Sajak: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Pancaran Pendidikan Mardibasa: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Jurnal Global Ilmiah Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Hata Poda Jurnal Dieksis ID JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Mantra Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya) De Facto: Journal of international multidisciplinary sciences Journal of Linguistics and Social Studies Al-Risalah Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dinamis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sutasoma : Jurnal Sastra Jawa Innovative Journal of Community Engagement (IJCE) PAEDAGOGIE Educational Journal International Journal of Economics, Science, and Education (IJESE) Jurnal Ilmu Bahasa, Sastra, dan Budaya (BASADYA) Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Abisatya Jurnal Bebasan ALFABETA
Claim Missing Document
Check
Articles

Fenomena Bahasa Plesetan dalam Komunikasi Digital Siswa: Antara Kreativitas dan Degradasi Literasi Nova, Putri; Ahmadi, Anas
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v5i1.2965

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memunculkan fenomena bahasa plesetan yang intensif digunakan siswa dalam komunikasi daring, namun dampaknya terhadap kemampuan literasi bahasa formal masih menjadi perdebatan. Penelitian ini menganalisis bentuk, karakteristik, dan pengaruh bahasa plesetan terhadap kemampuan literasi bahasa siswa di era digital, serta mengidentifikasi strategi pembelajaran yang efektif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan, menganalisis 32 publikasi ilmiah melalui teknik analisis isi. Temuan menunjukkan bahasa plesetan didominasi oleh modifikasi fonologis (83,3%) dan semantik (77,8%), dengan fungsi yang melampaui humor meliputi pembentukan identitas kelompok (80%) dan kritik sosial (65%). Bahasa plesetan meningkatkan kreativitas linguistik dan kesadaran metalinguistik, namun menghambat penguasaan ejaan baku, struktur kalimat formal, dan kosakata akademik. Literasi digital terbukti berfungsi sebagai variabel mediasi yang menentukan dampak positif atau negatif terhadap literasi formal. Strategi pembelajaran efektif mencakup pengajaran eksplisit register bahasa, analisis kritis bahasa plesetan, dan integrasi literasi digital. Pengaruh bahasa plesetan bersifat paradoks dan kontingensi, bergantung pada literasi digital siswa dan kualitas pembinaan pedagogis.
Membangun Kelas yang Hidup dan Interaktif: Implementasi Model Pembelajaran SAVIOR untuk Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Setyorini, Beni; Ahmadi, Anas
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v5i1.2967

Abstract

Rendahnya keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa SMA di Indonesia tetap menjadi tantangan, ditandai dengan keterbatasan kosakata, kurangnya kepercayaan diri, dan minimnya praktik komunikasi autentik. Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi dan keterampilan berbicara siswa kelas XI melalui penerapan model pembelajaran SAVIOR (Stand and Visitor) yang berlandaskan prinsip pragmatisme dan konstruktivisme sosial. Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan dengan 35 siswa selama dua siklus. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test lisan, observasi, kuesioner, dan penilaian sejawat. Model SAVIOR melibatkan siswa sebagai penyaji di stand dan pengunjung yang berinteraksi dinamis dalam memaparkan tema kontekstual melalui media poster. Rata-rata nilai tes lisan meningkat dari 74,29 (pre-test) menjadi 81,31 (post-test siklus II), dengan 51,43% siswa mencapai nilai minimal 78. Hasil penilaian sejawat menunjukkan 100% siswa mencapai nilai minimal dengan rata-rata 82,57 pada siklus II. Hasil kuesioner mengindikasikan peningkatan signifikan kepercayaan diri (dari 31,43% menjadi 85,71%) dan persepsi positif terhadap pembelajaran (dari 34,29% menjadi 88,57%). Model pembelajaran SAVIOR efektif menciptakan pengalaman belajar bermakna, interaktif, dan kontekstual, sehingga meningkatkan motivasi dan keterampilan berbicara siswa.
Kekerasan Sebagai Produk Sistem: Analisis Kegagalan Tata Tertib Sekolah Dalam Membangun Kepatuhan Siswa Supriyadi, Dedy; Ahmadi, Anas
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v5i1.2973

Abstract

Kekerasan dalam penegakan disiplin di sekolah mengancam esensi pendidikan sebagai proses humanis dan transformatif. Penelitian ini menganalisis kegagalan sistem tata tertib sekolah dalam membangun kepatuhan siswa dan mengidentifikasi faktor penyebab kekerasan dalam konteks penegakan disiplin di SMP Negeri 24 Penajam Paser Utara. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 18 partisipan (6 guru, 9 siswa, 2 pimpinan sekolah, 3 orang tua), observasi partisipatif selama dua bulan, dan analisis dokumen sekolah. Data dianalisis menggunakan analisis tematik Braun dan Clarke. Ditemukan empat faktor utama penyebab kekerasan: ketidakjelasan sistem tata tertib, kurangnya keterampilan manajemen konflik guru, budaya sekolah yang mentolerir kekerasan, dan kesenjangan ekspektasi-realitas perilaku siswa. Temuan tidak terduga menunjukkan ambivalensi emosional guru yang mengalami guilt setelah menggunakan kekerasan. Dampak kekerasan bersifat multidimensional meliputi trauma psikologis siswa, kerusakan relasi guru-siswa, dan kepatuhan berbasis ketakutan yang superfisial. Kekerasan merupakan produk sistemik yang memerlukan transformasi paradigma dari disiplin punitif menuju disiplin positif dan restorative justice yang menghormati hak dan martabat siswa.
Kajian Ontologi Integrasi Google Lens dalam Pembelajaran LHO: Analisis Hakikat Teknologi dan Reposisi Peran Guru dalam Proses Konstruksi Pengetahuan Ilmiah Siswa Kholiem, Indrayane; Suhartono; Ahmadi, Anas; Raharjo, Resdi Permata
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v5i1.2982

Abstract

Integrasi Kecerdasan Buatan (AI), khususnya Google Lens, dalam pembelajaran Laporan Hasil Observasi (LHO) menimbulkan pertanyaan fundamental tentang hakikat teknologi, transformasi konstruksi pengetahuan, dan reposisi peran guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif filosofis dengan desain studi literatur sistematis, menganalisis korpus literatur filosofi ontologi, teori pembelajaran konstruktivis, dan penelitian tentang integrasi AI dalam pendidikan (1970-2025). Analisis dilakukan secara deskriptif-interpretatif menggunakan kerangka ontologi dengan triangulasi teoretis dan sumber untuk menjaga validitas. Temuan mengungkapkan tiga dimensi fundamental: (1) Google Lens memiliki quasi-agensi yang mengubah relasi subjek-objek menjadi triadik, menciptakan hermeneutic relation; (2) integrasi teknologi mentransformasi konstruksi pengetahuan menjadi konsumsi informasi dengan risiko simulacrum of knowledge; (3) guru dituntut reposisi ontologis dari transmitter pengetahuan menjadi fasilitator kritis dalam lima dimensi: epistemik, psikologis, metakognitif, etnografis, dan epistemologis. Penelitian ini mengembangkan ontological framework yang melengkapi perspektif instrumental-pedagogis dalam literatur existing, memberikan kontribusi konseptual tentang hakikat teknologi AI dan implikasi praktis untuk integrasi teknologi yang memperkuat proses konstruksi pengetahuan autentik.
Wacana sebagai Kuasa: Dimensi Filosofis Kekuasaan dan Ideologi dalam Idiom Jurnalisme Mata Najwa Ningrum, Dwi Setya; Sadiq, Syamsul; Ahmadi, Anas; Indrawati, Dianita
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v5i1.2983

Abstract

Program bincang-bincang Mata Najwa telah menjadi institusi penting dalam jurnalisme televisi Indonesia, dengan kekuatan yang terletak pada penggunaan idiom jurnalistik yang khas. Penelitian ini bertujuan membongkar bagaimana idiom-idiom tersebut beroperasi secara ideologis untuk mengonstruksi realitas politik dan menegosiasikan relasi kuasa antara negara dan masyarakat sipil. Metode yang digunakan adalah Analisis Wacana Kritis model tiga dimensi Norman Fairclough untuk mengkaji lima idiom kunci: "aturan main", "pengalaman pahit", "pinggir jurang", "no viral no justice", dan "keranjang sampah" dalam episode diskusi RUU KUHAP. Analisis dimensi teks mengungkapkan penggunaan metafora konfrontatif yang membingkai legislasi sebagai situasi genting dan menolak narasi keamanan negara. Dimensi praktik wacana menunjukkan fenomena intertekstualitas dan demokratisasi bahasa hukum, di mana logika media sosial berhasil mengintervensi kekakuan birokrasi legislasi formal. Dimensi praktik sosial mengungkapkan formasi high distrust society di Indonesia, di mana hukum dipandang sebagai ancaman otoritarianisme. Penelitian ini menyimpulkan bahwa idiom dalam Mata Najwa berfungsi sebagai mekanisme perlawanan simbolik (counter-hegemony) untuk mengungkap krisis legitimasi moral penguasa dan menuntut checks and balances di tengah degradasi sistem hukum formal.
Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Discovery Learning dan Podcast: Relevansi Filsafat Pendidikan dalam Meningkatkan Kompetensi Menceritakan Kembali Ma'rifi, Hisyam; Suhartono; Ahmadi, Anas; Indrawati, Dianita
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v5i1.3010

Abstract

The development of information and communication technology in the digital era has significantly influenced language use patterns among students. One linguistic phenomenon emerging from this transformation is bahasa plesetan (wordplay), a modified form of language used to create humor, satire, or creative expression. This study aims to analyze the forms and characteristics of bahasa plesetan used by students in the digital era, examine its influence on language literacy skills, and formulate effective learning strategies to balance linguistic creativity with mastery of standard language. This research employs a qualitative descriptive approach using a library research method. Data were obtained from various academic sources and analyzed through content analysis to interpret the linguistic patterns and sociocultural meanings embedded in the phenomenon of bahasa plesetan. The findings reveal that bahasa plesetan serves dual functions: as a medium of creative expression and as a representation of students’ social identity in digital spaces. While it enriches linguistic creativity, it also risks diminishing sensitivity to formal language norms if not accompanied by adequate digital literacy and proper guidance. Therefore, Indonesian language learning should integrate contemporary linguistic phenomena such as bahasa plesetan into reflective and contextual pedagogical strategies to strengthen students’ language literacy in the digital era.
Cak Nun dan Esai Sastrawinya dalam Perspektif Kriminologi Ahmadi, Anas
Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Vol. 47, No. 1
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Criminology studies are related to crime studies. Criminology studies attract many academics because these studies are dynamic and can be included in various study areas, one of them is the study of criminology that is included in the study of literature. As a form of creation of the author, literature also raises things related to criminology. In this research, criminology is presented in the Indonesian literary essay. In this case, Indonesian literature is limited to Emha Ainun Najib's work in the form of literary essays. This qualitative-interpretive research study uses data sources from Slilit Sang Kiai (2013); Arus Bawah (2015); and Gelandangan di Kampung Sendiri (2015). The theory used in this research is criminology theory. Based on the analysis, it was concluded that Cak Nun as a cultural figure presented crimes in his literary essay, which is as follows. First, based on an analysis of the criminological context, the forms of crime in Emha Ainun Najib's work include, among others (1) crime of environmental destruction; (2) questionnaire manipulation crime; (3) murder crime; (4) crime of prostitution; and (5) white-collar crimes. Secondly, the tendency of crime to emerge in the work of Emha Ainun Najid through her three works, which is more towards the crime of the government to the people. Second, the tendency of crime that is raised in the work of Emha Ainun Najib through his three works are more directed at government crime against the people
Trends in global literary studies: Mapping using Open Access (OA) journals database Ahmadi, Anas
Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Vol. 49, No. 2
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Currently, the study of journal mapping is in great demand by researchers from various disciplines, one of which is the literary discipline. Mapping literary research allows for the presentation of statistics on literary research that is currently trending or less desirable. This study aims to map trends in literature studies globally from 2015 to 2019. The method used in this research is descriptive qualitative with interpretive-narrative techniques. The data used in this study were international journal literature category with Open Access (OA) criteria obtained from the ScimagoJR database. The data used are 10 literary journals in the Open Access category. The data were collected using documentation technique. Data analysis techniques in this study include identification, classification, reduction, analysis, presentation, mapping, and conclusions. The results showed that the trend of literary research in the Open Access database changes every year. In the 2015-2019 period, trends in literary studies that were found include philosophy, translation, feminism, anthropology, and interdisciplinary studies. The conclusion shows that the highest ranking of literature studies in the Open Access database is translation. Saat ini studi mengenai pemetaan jurnal sangat diminati oleh peneliti dari berbagai disiplin, salah satunya adalah disiplin sastra. Melalui pemetaan penelitian sastra dapat diketahui penelitian sastra yang saat ini tren ataupun penelitian sastra yang kurang diminati. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren studi sastra secara global mulai tahun 2015 hingga 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik interpretatif-naratif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah jurnal internasional kategori sastra dengan kriteria Open Access (OA) yang diperoleh dari database ScimagoJR. Data yang digunakan adalah 10 jurnal sastra kategori Open Access. Teknik pengumpulan data dilakukan secara dokumentatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi identifikasi, klasifikasi, reduksi, analisis, penyajian, pemetaan, dan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren penelitian sastra dalam database Open Access mengalami perubahan setiap tahun. Dalam kurun waktu tahun 2015-2019 ditemukan tren studi sastra, yaitu filsafat, penerjemahan, feminisme, antropologi, dan interdisipliner. Kesimpulannya menunjukkan bahwa peringkat tertinggi studi sastra dalam basis data Open Access adalah penerjemahan.
Narrating Nawal El Saadawi's Thoughts in Women at Point Zero: Psychology of Women Perspective Ahmadi, Anas
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v7i2.21357

Abstract

This research aims to explore Nawal El Saadawi's thoughts on Women at Point Zero through psychology of women perspective which is integrated with psychoanalysis. The focus of this research refers to three things, especially in a psychological context, namely sex, crime, and death which refers to women. The research method used is qualitative-interpretive using fictional data sources. The research results show the following. Firstly, women are depicted as experiencing disclosure and sexual violence perpetrated by men (family, friends, security forces, boyfriends, pimps. The men initially communicated very well with the female character. However, in the end, they revealed sexual violence and even made Firdaus a prostitute. Second, the prostitute experiences sexual harassment and violence from her clients. Third, when a woman experiences sexual understanding, sexual violence, and making love, she takes action to resist. In this case, Firdaus kills the man who shackles her life. As a result, Firdaus received the death penalty. The death that appears in this fiction cannot be separated from the desire for death that appears in the human subconscious, whether the desire to kill other people or the desire to kill oneself. In the context of global literature, this research offers an alternative for understanding women concerning sex, crime, and death seen from a psychological perspective through literary documents.
Analisis Integrasi Teknologi Digital pada Buku Kemendikbud untuk Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Indonesia pada Pemelajar BIPA Dzakiroh, Azmilatudz; Asteria, Prima Vidya; Savitri, Agusniar Dian; Ahmadi, Anas
Paedagogie Vol 21 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/paedagogie.v21i1.16440

Abstract

This study aims to analyze the level of digital technology integration in Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) textbooks published by the Ministry of Education and Culture (Kemendikbud) using the SAMR (Substitution, Augmentation, Modification, Redefinition) framework. A qualitative descriptive method was applied to seven levels of BIPA textbooks (Teaching materials 1 to teaching materials 7). Data were collected through document analysis of all units in each textbook, and analyzed by identifying and classifying technology-related activities into the four SAMR levels. Results indicate that the majority of BIPA textbooks remain at the Substitution level, with audio replacing conventional dialogue texts as the dominant pattern. Some books reach the Augmentation level through internet-based supplementary references, and the Modification level through access to electronic media and online applications. Only teaching materials 6 and teaching materials 7 achieved the Redefinition level, through the use of the MYOB accounting application and video recording tasks for digital platforms. This study concludes that technology integration in Kemendikbud's BIPA textbooks remains predominantly substitutive and needs to be elevated to a transformative level to support more authentic language competencies relevant to the digital era.
Co-Authors ., Darni Abdul Kholiq Abdullah, Muhaimin Adelia Savitri, Adelia Adinda Rusdianti Maulani Putri Adriyanto, Octo Dendi Afiva Nurqomariyyaha Agik Nur Efendi Agik Nur Efendi Agusniar Dian Savitri Ahmad Bahtiar, Ahmad AHMAD BURHANUDDIN AHMAD MUNIR Ahmad Rifai Aisya Kurrotuain Akhiruddin, Harris Rizki Al-Obaydi, Liqaa Habeb Alfiana, Fitri Alaida Alfianti, Safira Maulidia Amalia Akhmad, Hilda Ammade, Salasiah Andriana, Wahyu Dian Anggoro Abiyyu Ristio Cahyo Anida Emil Hartantri april, Aprilia Maulida Arie Yuanita Armanda Putri, Valencia Eka Arta, Safira Asteria, Prima Vidya Astria, Windi Astuti, Sri Sakti Wahyu Auliah, Nadillah Mirza Aviolla Terza Damaliana Ayesha Fazila Febryanti Ayu Wulandari, Ratu Az Zahra, Khurun'in Rizki Azizan, Yoga Rifqi Bahari, Dita Aulia Baltazar, Cirilo Bambang Yulianto Bambang Yulianto Bambang Yulianto Budinuryanta Yohanes Cahyo, Anggoro Abiyyu Ristio Cicik Arista Colo, Heribertus Amaunut Dadang Rhubido Dafin Firly Althaf Damaliana, Aviolla Terza Dania Dwi Lestari Darni Darni Darni Darni Dasion, Hans Yosef Tandra Dea Putri Pascha Febriyanti Dedy Supriyadi Dendy Andriyanto , Octo Deng, Boer Diah Kusyani Diana Dzurriyatur Roviat Dianita Indrawati Diena Oktafina Hanim Dinda Aulia Dini Damayanti, Ajeng Mei Djoko Susanto Dwi Turistiani, Trinil DYAH PUSPA, KINTAN Dzakiroh, Azmilatudz Efendi, Rachmat Ega Damayanti Eka Sari, Lilis Elvyana Eka Aryanti Encik Savira Isnah Eni Nurhayati, Eni Eny Mujiharti Erika Kurniawati, Erika Eristya Maya Safitri Fahira, Kayla Fitria Faizal Hadi Nugroho Faradiba, Sava Fatmasari Fatmasari Fatmawati, Tia Dwi Fatwa Muhammad, Tudung Febriyanti, Dea Putri Pascha Febryanti, Ayesha Fazila Fina Pramesta Fithriyah Inda Nur Abida Fitri Wulandari Fitri Wulandari Foni Pramesti Furoidatul Husniah Ghanesya Hari Murti Grace Harzen br Perangin-angin Guterres, Antonio Halimatus Solikah Hamdani, Hamzah Hans Yosef Tandra Dasion Hans Yosef Tandra Dasion Hans Yoset T Dasion Hapriyanto, Lasmana Fajar Hayyul Mubarok Helmi yahya Heppy Lismayanti Hermansya, Moh Yusril Herowati, Kurnia Sari Hidayah Uswatun Hilya Tsabita Ilhamsyah, Mohammad Firman Illahi, Della Sulistiono Kurnia Ilmatus Sa'diyah Ilmatus Sa’diyah Ilmatus Sa’diyah Imamah, Afina Nur INDARTI, TITIK Indayani Indira Tiardana Kusuma Indrawati, Dianita Indri Jurikhe Pandie Irawan, Putri Nur Fadilah Irdiansyah, Nabilla Putri Ismatul Izzah Isnaeni setyoningsih Kanya Catya Khofifah Firda Purdiana Khoiri, Abdul Aziz Khoirun Nisak Kholiem, Indrayane Khurun’in Rizki Az Zahra Kurrotuain, Aisya Lintang Putri Pratiwi M. Faisol M. Kharis Ma'rifi, Hisyam Magfirotul Hamdiah Mahiroh, Nailil Widad Majidah, Indana Zulfa Maratussholihah, Zuhrotul Mariyatul Qibtiyah Maulida, Aprilia Maulidiyah, Ajeng Putri Cahyani Merdana, Suvriati Vivka Meta Paramita Nur Azizah Miftachul Amri Mintowati Mintowati Mintowati Mintowati Mintowati Moh Yusril Hermansya Moh. Ahsan Shohifur Rizal Moh. Ahsan Shohifur Rizal Moh. Rif'an Hidayatullah Moh. Yusril Hermansya Muhammad Farhan Masrur Nadya Afdholy Nailul Mazidah Nailul Mazidah Nashruddin, Nashruddin Natalia Desy Anggraeni Ningrum, Dwi Setya Nisa Utami, Alvidya Nova, Putri Nurlaela, Fitri Prima Vidya Asteria Puspita*, Siti Fauziah Ayu Putri Nur Fadilah Irawan Putri, Adinda Rusdianti Maulani Putri, Valencia Eka Armanda Raharjo , Resdianto Permata Raharjo, Resdi Permata Raharjo, Resdianto Raharjo, Resdianto Permata Rahma Anugraheny Rengganis, Ririe Resdianto Permata Raharjo Resdianto Raharjo Retnosari, Galuh Fitri Retnowati, Herni Rizal, Moh Ahsan Shohifur Rizal, Moh. Ahsan Shohifur Rizqy Munazila Eka Rosyadi Rofi Atin Khanifah Rofi' Nihayatul Ulum Rofi' nihayatul Ulum Sadiq, Syamsul Safira Arta Safitri, Eristya Maya Sahrul Romadhon Sanubarianto, Salimulloh T Sari, Reny Yuanita Sarmento, Joao da Silva Saskia, Putri satritama, ardi Savitri, Agusniar Dian Sa’diyah, Ilmatus Septia Rizqi Nur Abni Setya Yuwana Sudikan Setyorini, Beni Shinta, Noviana Dewi Silviyah, Dailmatus Siti Nurjanah Siti Ummu Kulsum SLAMET SETIAWAN Subandiyah, Heny Suhartono Sujinah Sujinah Sulaiman Sulaiman Susi Maulida Suwarno Imam Samsul SUYATNO Suyatno Suyatno Sutoyo Suyatno Suyatno Swandarta, Safira Firta Syamsul Sodiq Syauqi Ridlo, Mohammad Sya’adah, Himatus Titik Indarti Tjaturrini, Dyah TRI ABDIANI, HILDA Tsabita, Hilya Tsabitah Zain Mumtaz Udjang Pairin UDJANG PAIRIN Umaroh Farida Umi Nadhiroh Valencia Eka Armanda Putri Varqa A., Nine Alvariqati Wa Mirna Wa Mirna Wahid Khoirul Ikhwan Wahyudi, Ahmad Rizky wantika, wantika Yeni Artanti Yogi Bagus Adhimas Yohanes, Budinuryanta Yuniseffendri Yuniseffendri Yuwana, Setya Zahra, Khurun’in Rizki Az Zahro Rokhmawati ZANZABILA, NAUROTA TALIYAH zuni ariani, Dinda Aulia