p-Index From 2021 - 2026
13.933
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Konseling dan Pendidikan Edutech Intizar Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Indonesian Journal of Primary Education AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Jurnal Kajian Peradaban Islam Al-Ta'lim TARBIYATUNA Jurnal Perspektif Akademika : Jurnal Keagamaan dan Pendidikan SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam JPGMI (Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Multazam) Jurnal Educatio FKIP UNMA IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) PAKAR Pendidikan ASANKA: Journal of Social Science And Education Didaktika: Jurnal Kependidikan Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education TAFSE: Journal of Qur'anic Studies Jurnal Kajian Peradaban Islam Taklim : Jurnal Pendidikan Agama Islam TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education MUNTAZAM: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Mimbar Agama Budaya Jurnal Akuntansi dan Keuangan Syariah - ALIANSI ZAD Al-Mufassirin Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) Millah: Journal of Religious Studies Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Nuris Journal of Education and Islamic Studies IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education (IJMURHICA) Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Socius: Social Sciences Research Journal Synergy : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Asian Journal of Islamic Studies and Da'wah Civilization Research: Journal of Islamic Studies Tabsyir: Jurnal Dakwah Dan Sosial Humaniora Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Cendikia Pendidikan Indonesian Journal of Law and Justice Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Journal of Islamic Economics and Finance Santri : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Media Hukum Indonesia (MHI) Jurnal Elementaria Edukasia Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil Terang: Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum DIRASAH: Jurnal Kajian Islam Reflection: Islamic Education Journal Adidaya : Jurnal Aplikasi Pendidikan dan Sosial Budaya Al-battar: Jurnal Pamungkas Hukum Indonesian Journal of Primary Education Journal of Islamic Education Research Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam EL- Hayah Journal of Golden Generation Multidisciplinary Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Edueksos: Journal Pendidikan Sosial dan Ekonomi Al-Tarbawi Al-Haditsah
Claim Missing Document
Check
Articles

Humanistic Approach to Islamic Education Learning Management in Shaping Religious Maturity Among High School Students: An Exploratory Study Ahmad Salamuddin; Munawar Rahmat; Mokh. Iman Firmansyah; Edi Suresman
Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 10 No. 2 (2025): Transformative Islamic education management
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas KH Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/ndhq.v10i2.191

Abstract

Research that explicitly explores the relationship between the humanistic approach in Islamic Religious Education and the formation of students' religious maturity remains very limited. This gap highlights the need for further investigation, both theoretically, to understand how humanistic principles relate to adolescent religious development, and practically, to design effective instructional strategies in increasingly pluralistic school environments. Moreover, the application of the humanistic approach in the management of Islamic Religious Education learning, especially at the senior high school level, has not been extensively studied. This study aims to provide an exploratory overview of the management of Islamic Religious Education learning through a humanistic approach in senior high schools. A qualitative method was employed, involving interviews with four teachers across four different schools. The data were analyzed using NVivo version 15. The findings indicate that teachers have applied humanistic-based learning management to foster students' religious maturity, starting from the planning stage to implementation and evaluation. However, several challenges remain, including students' low awareness of worship practices, uneven levels of religious consciousness, and limited supporting facilities. This research recommends strengthening teacher training and institutional support to ensure the optimal implementation of the humanistic approach in PAI learning.
Reconstructing the Four Cardinal Virtues in Ibn Miskawayh’s Tahdhib Al-Akhlaq for Integrating Classical Islamic Ethics Into Modern Curriculum Design Muammar, Ariq; Suresman, Edi; Abdullah, Mulyana
JURNAL AT-TURAS Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/at-turas.v13i1.14333

Abstract

Amidst the phenomenon of moral degradation in contemporary educational settings characterized by a crisis of integrity, social-emotional instability, and digital ethics violations existing moral curricula often lack a systematic and conceptually robust ethical framework. This study analytically reconstructs the four cardinal virtues (hikmah, shaja’ah, ‘iffah, and ‘adalah) in Ibn Miskawayh’s Tahdhib al-Akhlaq as a transformative model for modern moral curriculum design. Employing a qualitative content analysis, this textual study systematically evaluates the primary philosophical text alongside contemporary Islamic Religious Education (PAI) curriculum documents (Phases A–F) to assess their conceptual correspondence. The structural mapping reveals that while the current curriculum implicitly internalizes Miskawayh’s virtues across all educational phases, it lacks an explicit, hierarchical ethical formulation. Specifically, the analysis demonstrates that hikmah (wisdom), shaja’ah (courage), and ‘iffah (temperance) function as foundational operational virtues that must be systematically integrated to achieve ‘adalah (justice), which acts as the ultimate meta-virtue and synthesizing goal of character formation. By bridging classical Islamic ethical philosophy with contemporary curriculum theory, this study contributes a conceptually innovative framework that transitions moral education from implicitly normative teachings to a structured and measurable curriculum model. Practically, this reconstructed framework provides actionable guidelines for educational policymakers and curriculum developers to explicitly integrate classical virtue ethics into contemporary pedagogical standards and character education policies.
Model Internalisasi Rasa Syukur Melalui Value Clarification Technique Dalam Pembelajaran Kimia Untuk Memperkuat Karakter Religius Sri Risky Ananda; Cik Suabuana; Edi Suresman
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i2.12882

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) apa saja kendala yang ada, (2) bagaimana mengevaluasi internalisasi nilai rasa syukur melalui VCT dalam pembelajaran kimia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi terkait internalisasi nilai rasa syukur dalam pembelajaran kimia. Penelitian ini menggunakan metode campuran. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes, angket, observasi dan wawancara. Kombinasi PBL dan VCT membutuhkan waktu lebih lama karena guru perlu memastikan bahwa aspek kognitif dan afektif mencapai tujuan secara bersamaan. Kombinasi ini memiliki keuntungan karena siswa dapat menemukan nilai dan mendapatkan sudut pandang baru mengenai materi kimia yang dapat menjadi cara dalam menanamkan nilai rasa syukur. Sedangkan tantangannya adalah memberikan porsi yang tepat dalam menyampaikan aspek kognitif dan afektif sehingga waktu pembelajaran dapat dilaksanakan sesuai dengan durasi jam pelajaran.
Peran mediasi perma dalam hubungan antara karakter siswa dan kualitas pembelajaran di sekolah menengah kejuruan Zulkifli Sumantri; Mupid Hidayat; Imas Kurniawaty; Asep Dahliyana; Edi Suresman
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1185100

Abstract

Peningkatan kualitas pembelajaran menuntut perhatian terhadap faktor psikologis siswa, khususnya karakter dan kesejahteraan mental yang berperan dalam menentukan keberhasilan akademik. Namun, keterkaitan antara karakter, PERMA wellbeing, dan kualitas pembelajaran pada konteks pendidikan vokasional masih jarang diteliti secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh karakter terhadap kualitas pembelajaran melalui PERMA wellbeing sebagai mediator. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori, data dikumpulkan dari 120 siswa SMK melalui teknik proportional stratified random sampling. Analisis dilakukan menggunakan SEM-PLS dengan evaluasi model pengukuran dan struktural. Hasil menunjukkan bahwa karakter berpengaruh signifikan terhadap PERMA wellbeing, dan PERMA memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas pembelajaran. Sementara itu, pengaruh langsung karakter terhadap kualitas pembelajaran tidak signifikan, tetapi mediasi PERMA terbukti kuat dengan VAF sebesar 61%. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas pembelajaran lebih banyak dipengaruhi kondisi psikologis internal siswa dibandingkan karakter secara langsung. Implikasi penelitian menekankan perlunya integrasi pendidikan karakter dan program penguatan wellbeing untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan mendukung pencapaian SDG 3 dan SDG 4.
STRATEGI MENGHADAPI TANTANGAN DAKWAH AGAMA ISLAM DI ERA MEDIA DIGITAL Muhammad Raffi; Fatimah Azzahra Mustofa; Masyita Angelia Pamboke; Edi Suresman
EL- Hayah Vol. 14 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/elha.v14i1.10474

Abstract

This research addresses the challenges of Islamic religious proselytization in the digital media age. New strategies and approaches are needed with the advent of digital media platforms like Instagram, X, Youtube, and podcasts. One significant hurdle is the presence of an overwhelming amount of information, which includes misleading narratives that can shape incorrect understanding of Islam. Moreover, the prevalence of anonymous accounts and influencers without expertise in Islamic knowledge poses a challenge in establishing trustworthiness. To overcome these challenges and effectively convey religious messages, adaptations in language use, content design, and interactive approaches are necessarry. This research aims to analyze the challenges of preaching in the digital era and provide more effective strategies in accordance with current developments. Challenges of preaching in digital media include the validity of sources, digital divides between social groups, and radical and extremist ideologies. The results of this study indicate that there are challenges to preaching in digital media, including the validity of sources, digital divides between social groups, and radical and extremist ideologies. The preaching strategies that can be applied are improving preacher skills, optimizing social media, and careful planning.
Transformasi Digital Keuangan Syariah: Apakah Fintech Mampu Meningkatkan Inklusi Keuangan atau Justru Memunculkan Risiko Baru? Amalia, Amalia; Zahrani, Amelvia; Farhati, N. Najwa Nazla; Anzelika, Natasya Dwi; Khalid, Rahmi; Rimadhani, Septi Ganda; Sobira, Trisifa; Suresman, Edi
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2026): MEI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/y75qh108

Abstract

Fintech syariah merupakan bagian dari industri jasa keuangan berbasis teknologi yang beroperasi sesuai dengan prinsip syariah dengan tujuan memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan secara lebih mudah dan inklusif. Meskipun indeks keuangan nasional mencapai 65,43% da inklusi 76%, tingkat inklusi keuangan syariah masih rendah sebesar 12,88% serta belum didukung oleh regulasi khusus yang kuat, sehingga perlindungan pengguna fintech syariah di Indonesia masih tergolong rendah. Tujuan Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan dan penggunaan fintech syariah terhadap inklusi keuangan, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta merumuskan rekomendasi untuk memperkuat ekosistem keuangan syariah digital yang etis dan terpercaya di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (narrative review) berbasis data sekunder dari jurnal terakreditasi dan portal ilmiah untuk mengkaji, membandingkan, serta mensintesis berbagai penelitian terkait peran fintech syariah dalam meningkatkan inklusi keuangan sekaligus mengidentifikasi potensi risiko yang muncul dalam transformasi digital sistem keuangan syariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi digital menjadikan fintech syariah sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan inklusi keuangan dan efisiensi sektor riil, namun juga menghadirkan tantangan seperti risiko siber, kompleksitas kepatuhan syariah, dan lemahnya pengawasan yang memerlukan penguatan regulasi.
Analisis Penyebab Rendahnya Pemahaman Nilai Islam pada Generasi Z: Perspektif Individu vs Sistem Pendidikan Sari, Devita; Nurseha, Dwi Elsa; Mariam, Gita; Nofriendsyah, Harvan; Sari, Intan Permata; Hidayati, Parihani; Suresman, Edi
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2026): MEI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ze33rf75

Abstract

Generasi Z tumbuh di era digital dengan ketergantungan tinggi pada media sosial, yang memengaruhi pola pikir dan proses internalisasi nilai keagamaan. Penelitian ini menganalisis rendahnya pemahaman nilai Islam melalui faktor individu dan sistem pendidikan, menggunakan teori Bloom, Kohlberg, Prensky, dan Johnson untuk merumuskan pendekatan pembelajaran yang adaptif, kontekstual, dan relevan di era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari jurnal dan artikel ilmiah melalui kata kunci terkait budaya scroll, literasi, nilai agama, Generasi Z, dan pendidikan agama Islam pada basis data Google Scholar, ScienceDirect, dan SAGE Journals (2021–2026). Dari 80 artikel, diseleksi 58 pendukung dan 6 utama, lalu dianalisis secara deskriptif melalui klasifikasi, interpretasi kritis, dan sintesis temuan. Scroll culture mendorong rendahnya literasi spiritual Generasi Z melalui pola konsumsi informasi singkat yang melemahkan refleksi dan internalisasi nilai Islam. Di sisi lain, sistem Pendidikan Agama Islam masih menghadapi kendala metode konvensional, kurikulum kurang integratif, dan minim inovasi digital. Solusi menekankan penguatan literasi individu, peran keluarga, reformasi kurikulum, peningkatan kompetensi guru, serta integrasi teknologi pembelajaran. Kesimpulannya, rendahnya pemahaman nilai Islam pada Generasi Z dipengaruhi oleh faktor individu dan sistem pendidikan yang saling berkaitan. Dominasi scroll culture membentuk pola pikir instan dan dangkal sehingga melemahkan refleksi serta internalisasi nilai. Sementara itu, pembelajaran PAI yang konvensional, kurang inovatif, dan minim relevansi memperparah kondisi tersebut. Solusi memerlukan penguatan literasi individu serta reformasi pendidikan yang kontekstual, dialogis, adaptif, dan berbasis pengalaman.
HUBUNGAN RELIGIUSITAS TERHADAP KECENDERUNGAN KECURANGAN AKADEMIK DAN PROFESIONAL MAHASISWA AKUNTANSI Edi Suresman; Feby Husnul Khatimah; Laika Nur Ajijah; Mochamad Alifatul Azra; Najwa Alifa Basalamah; Satrio Dimas Wicaksono; Sulistiany Alivia Wardani; Suresman
ADIDAYA : Aplikasi Pendidikan dan Sosial Budaya Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/nr2sbm69

Abstract

This study aims to analyze the influence of religiosity on the tendency to engage in academic and professional fraud among accounting students. The phenomenon of academic fraud, which is still common, indicates a gap between the moral values ​​believed in and the actual behavior of students. This study used a qualitative approach with the Systematic Literature Review (SLR) method through a search of various relevant scientific articles in the Google Scholar, SINTA, and Scopus databases. The results of the study indicate that religiosity plays a significant role in suppressing fraudulent tendencies, particularly through the internalization of moral values ​​and self-control. However, formalistic religiosity without a deep understanding is not always effective in preventing fraudulent behavior. This study concludes that religiosity plays a significant role as an internal control mechanism in shaping the ethical behavior of accounting students. Therefore, substantive strengthening of religious values ​​is necessary to shape prospective professionals with integrity.
ANALYSIS OF STUDENTS' HOMEWORK MANAGEMENT LEVEL IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION SUBJECTS: A QUANTITATIVE DESCRIPTIVE STUDY Ega Nasrudin; Wawan Hermawan; Fahmi Fazar; Edi Suresman; Agus Fakhruddin; Saepul Anwar; Roslan Ab Rahman
Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 Number 4 (October 2025)
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jpm.v6i4.5606

Abstract

Homework is one way to improve students' learning achievements outside of extracurricular activities. Unfortunately, current phenomena show that homework is thought to have negative impacts such as academic fatigue or academic procrastination. This study aims to describe the quality of homework management for students in public high schools. The research approach uses a quantitative descriptive cross-sectional design. The data was shared in the form of a closed questionnaire and collected with a total sample of 646 students from a total population of 31,397 students. The location of this study was in one of the cities in Indonesia. The results of this study reveal that homework management is one aspect that needs attention in the Islamic Religious Education (IRE)  subject. This aspect observes how well students manage their homework. The five main aspects include environment, time, motivation, emotion, and distraction. The results of the study found that the average level of student homework management is generally in the high category. In particular, the aspect that has the highest positive response in this study is the aspect of environmental management with an average indicator percentage of 92.80%. This aspect is followed by the aspects of emotion management (89.79%), motivation (87.70%), time (79.84%), and distraction (45.53%). This study shows that every aspect of homework management still needs improvement, especially the aspect of distraction. Based on the findings of this study, students tend to be easily distracted when doing their homework.
Implementasi Etika Politik Islam dalam Menghadapi Fenomena Post-Truth dan Disinformasi di Media Sosial: Sebuah Studi Literatur Arsyan Radifan; Aulia Rahmawati; Farhat Aji Furqon; Muhammad Fauzaan Adji Lesmana; Nurul A'ini; Regina Ramadhania; Edi Suresman
Terang : Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 3 No. 1 (2026): Maret : Terang : Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/terang.v3i1.1651

Abstract

The era of digital disruption has given birth to the phenomenon of post-truth and massive disinformation, which triggers sharp political polarization on social media, thereby threatening democratic stability and social integration in Indonesia. This study aims to analyze the effectiveness of implementing Islamic political ethics (Siyasah Syar’iyah) and the transformation of Tabayyun values as instruments for mitigating information disorder in the digital public sphere. The rationale for this research is the urgent need for a robust ethical framework to complement technical-secular digital literacy, which has been deemed insufficient in curbing emotional sentiments and religious hoaxes. The research method employed is qualitative with a library research approach, integrating various contemporary scientific references from the last five years (2020-2025). The research findings indicate that Islamic political ethics offers a holistic solution through the reconstruction of transcendental values in cyberspace activities. The main finding (novelty) of this research is the "Cyber Activism Based on Amar Ma’ruf Nahi Munkar" model, which synergizes the role of Islamic Religious Education (PAI), revelation-based media literacy, and moderate-characterized digital leadership. This model transforms netizens from mere information consumers into agents of "Digital Piety" who actively produce counter-narratives to create a civilized and integrated digital ecosystem.
Co-Authors A Toto Suryana A. Toto Suryana, A. Toto Aam Abdussalam, Aam Abas Asyafah Abas Asyafah, Abas ABBAS, ABDULLAH Ace Suryadi Ace Suryadi Aceng Kosasih, Aceng Achmad Faqihuddin Adam Alamsyah Adinda Namirah Afriyahnti, Nur Afipah Aghnia I'lmi Diniyati Aghniasari, Keisha Lalitha Agistia Nurbani Rajaba Agnevia Nursianda Agni Nazwa N Agus Fakhruddin Agus Fakhruddin Agustin, Adelia Maelani Ahmad Alawiy Abdan Syakuro Nasution Ahmad Bayhaqi Ahmad Lokman, Fatimah Ezzahrah binti Ahmad Martin Cahyadi Ahmad Salamuddin Ahmady, Khaulah Najdah Labibah Ahnaf Daris Fadhilah Aid Samsudin Airil Hamdani Akhmad Roja Badrus Zaman Akkeu Iswara Alam, Salsabila Auliya Nuari Alamsyah, Adam Alden Aditia Maulana Alghefira, Ressyel Rizkya Alifa Nur Dzakiyyah Alivia Alviasari Aliya Safitri Nurwan Alni Asyifaa Alvida Dzattadini Alvin Setiawan Alvito Budi Astoro Alyaa Emita Sari Alyssa Nurfauziah Amalia Amalia Amalia, Dhea Zahra Amalia, Dila Amanda, Shafira Putri Anatasya Jelita Putri Dirgantara Angela Phelia Anggraeni , Septianesa Ani Novi Anggraeni Annisa Rizki Pebriani Anyelir Wahyuningtyas Anzelika, Natasya Dwi April Maulidia Sukma April Yanti Ananda Apriliani, Rika Aqiilah Khairunnisa Azahrah Ardhan Mardiant Armayra , Miza Arro'uf, Khofifah Arsyan Radifan Arum, Gesika Putri Kencana Arwiyani, Najah Razi Arya Rahardja, Muhammad Nurfaizi Asep Dahliyana Asri Sri Rejeki Assidqi, Muhammad Raffa Asyifa, Bunga Dwi Atep Chairul Hikmat Aufa, Nisa Aulia Mahargiani Erlangga AULIA RAHMAWATI Aulia, Fadya Azizah, Sabrina Nur Azyan, Nayla Ikhsani Bahri, Jamiludin Saepul Baldan Haramain, Fathur Billa, Salsa Budiman, Silvi Nadia Bunga Ramadania Cameliani, Nabila Chika Raisa Ayu Nazira Cik Suabuana Cucu Surahman Dafha Priatama Dallyono, Ruswan Damayanti, Alif Darmawan Sunarja Darmawan Sunarja Darpa, M. Mario Dasim Budimansyah, Prayoga Bestari, Redi Yamanto, Dasim Budimansyah, Dede Harist Deden Syarif Hidayatulloh Delisa Hafidah Destiawan, Firda Shauma Desyanti, Intan Devita Sari Diah Amalia Diana Sojiyah Budiwati Dinda Ayu Triani Dini Fuji Amila Drajat, Alvira Zulva Dwietama, Regita Ayu Dwina Fitria Salamah Ega Nasrudin Elan Sumarna Elsya Rahmalia Hidayat Elva Hanov Rais Satianingsih Encep Syarief Nurdin Encep Syarif Nurdin Encep Syarif Nurdin Endis Firdaus, Endis Erlanda, Sandra Mila Erlanda, Sandra Mila Fadilah, Nizah Fahmi Fazar Fahrudin Fahrudin Fajar Islamy, Mohammad Rindu Farhat Aji Furqon Farhati, N. Najwa Nazla Farhatul Muthi’ah Farid , Reynaldi Farid Abdullah Helmy Fatimah Azzahra Mustofa Fauziah, Firda Nur Fawwaz, Farikh Giyats Febria Sri Rezeqi Fadillah Febrianti, Erlyana Feby Husnul Khatimah Fihrallah, Resty Aprilia Fihrallah, Resty Aprilia Firda Aulianti Fitri Febrianti Fitriyah, Assifa Fitriyani Dwi Azzahra Ganeswara, Ganjar Muhammad Ganjar Muhammad Ganeswara Ganjar, Deswinta Amelia Gina Fadillah Gina, Okta Nurul Gita Dwi Rahayu Gizalsa Syabilla Haifa Fatharani Putri D Hameeda Hana Alifah Hana Hanifah Dwi Nastiti Hariri, Yasmin Mumtaz Hartanti, Rida Haryati, Tati Hasna Nisrina Hastarini, Rasya Hidayati, Parihani Hikman Riyadhi, Tiar Hilham Firdaus, Muhammad Hilma Nur Khasanah Hopid Jidan Huda, Melda Nurul Humaira Ulfah Humaira Ulfah, Humaira Husniah, Lu'Lu' Imas Kurniawaty Ina Fauzianti, Ina Inaya, Zahrina Maulida Indriani, Sulis Indriyani Dwi Putri Ine Azizah Intan Kamelia Mumtaz intan permata sari Irawati, Ailsa Vania Irsad Fadil Islaeda Yushan Dini Ismawati , Yuliani Istighfari Puspa Qirana Jahraa Maritza Jannah, Annisa I’zzatul Jauzatunnisa Jenuri Karza, Nailah Keisha Azzahra Fauzita Keysa Shadira Khairani, Yenny Khairunisa, Irma Khairunnisa Rahma Hasani Khairunnisa, Alya Syafira Khalid, Rahmi Khalisha Anggita Apriliyani Kheisya Libna Ariella Khotami, Hanifa Nurul Kultsum, Ummi Kusumaning Daru, Ulya Khairunnisa Laika Nur Ajijah Latifah, Anisa Lia, Emi Lidya Mustikasari Lidya Mustikasari Linda Sukmawati Lisnawati, Intan Laila Lista Putri Aulia Livia Anggina Lu'Lu' Husniah Luki Agung Lesmana Luki Agung Lesmana P, Luki Agung M, Maya Mariam, Gita Masyita Angelia Pamboke Maula Diah Liani Maulidina, Annisa Maya Anisa N Mazaya Faudya Nur Aufa Melan Nur Meilani Millati, Najmatur Radhwa Mirna Kurniati Mochamad Alifatul Azra Mokh. Iman Firmansyah Moniaga, Friska Valentina Monicha Dewi Anggraeni Muammar, Ariq Muhamad Ali Muhamad Raihan Eka Putra Muhammad Adam Khayla Prayoga Muhammad Aji Al-Fauzan Muhammad Aldi, Muhammad Muhammad Fauzaan Adji Lesmana Muhammad Hafizd Fauzi Muhammad Kurnia Sandy Kurnia Muhammad Rafa Alifian Zean Muhammad Raffi Muhammad Rakan Nazhief Rabbani Muhammad Riyan Subana Muhammad Rizalul Zidan Akbar Muhammad Wildan Ramadan Mulyana Abdullah Mumtaz Ali Ridha Al Munawar Munawar Rahmat Munawaroh, Siti Rahma Mupid Hidayat Mustofa, Fatimah Azzahra Muthi’ah, Farhatul N, Encep Syarief Nabil Abdillah Meyza Winata Nabila Az-zahra Sholihah Nabila Dwi Putri Lestari Nabila Khairunnisa Nabila Ratu Aylend Nabila Rossa Inriani Nabila Yusuf Nabila, Sofa Nabilla Hapsari Putri Fauzi Nadri Taja Nadya Yusrina Fauhani Naia Rachma Novia Naifa Nur Marischa Najwa Alifa Basalamah Najwa Ananda Mariana Najwa Aulia Rahma Nandini, Fani Nurizky Nasrudin, Ega Nasrulloh, Ilham Nasywa Salsabila Nasywa Syahda Nurviani Natasya, Amelia Naufal Luthfantio Naufalita Fatha Hidayat, Azka Nayara, Najma Silma Nayla Miftah Fauzyyah Nazelia, Daffasya Aqiila Nazhirah, Hasna Maisya Neneng Malasari Ninda, Rafa Maisa Ningati, Restu Setia Nisrina Keisha Nisrini Adrikni Nofita Yanti Nofitayanti, Nofitayanti Nofriendsyah, Harvan Nur Aisah Nur Azizah Nur Rahma Aulia Nur'Annisa, Hasna Nuraini, Tri Dinda Nurseha, Dwi Elsa Nurul A'ini NURUL AZIZAH O’g’li, Sodiqov Ulug’bek G’ulomjon Pamboke, Masyita Angelia Permana, Rizal Prasetyo Wardana Prastiwi, Puja Puspa, Syahwa Nabila Puspita, Inggit Putra, Zavias Putri, Delyarachmadani Wardjony Putri, Mega Renanda Putri, Naila Ghaitsa Putri, Yessha Hanina Hardy R Adelia Renggani Julianti Rachmawati, Sella Rachmawati, Sella Raden Ayu Intan Fithriya Radita Dian Eka Mauldya Rafa Viwianjani Raffa Shara Desfira Raffi, Muhammad Rahila Puspa Zahra Rahma Agustina Fadhilah Rahma Amelia Rahma Raya Fitriana Rahmat, Anye Irawati Rahmi, Utami Qonita Raihan , Muhammad Raisya Oktaviana Raka Prasetya Rambe, Anggi Afrina Rania Purnama Aulia Regina Ramadhania Ridho, Asril Ridwan Maulana Nurfuadi Rifa Ismayanti Irawan Rifa Nurfathin Rifky Nur Hafiz Rimadhani, Septi Ganda Rini Rahman Rinita Rosalinda Dewi Riska Anggraeni Riski Renaldi Risma Hariza Salsabilla Risyfa Wajdilmuna Riva Zahra Rizkyani Riza Aisyah Rizqya Zuhra Annisa Rosalia, Ami Roslan Ab Rahman S, Momod Abdul Saepul Anwar Saepul Anwar Safitri, Risa Nur Salsa Nurul Fauziah Salsabil, Nisa Salwa Salsabila Meydiawanti Salsabila, Khaila Nur Salsabila, Zharfa Andiena Salwa Salsabila Saroh Kurnia Sasabila, Zahrah Satrio Dimas Wicaksono Shafira Rizky Anzani Sharleen Ariani Ahnaf Shavana Evita Kurniawan Shinta Novia Silmi Asy-Syifaa Simangunsong, Naomi Oktavia Sobira, Trisifa Sofa, Myisha Azlia Nafhatus Sofyan Sauri Solihat, Sifa Solihin, Arip Somad, Momod Abdul Sri Diana Putri Sri Hasniar Rahayu Sri Risky Ananda Subekti, Ifni Izzati Suci Mulyawati, Sherly Suhendi Suhendi Sukaesih, Ikke Lasmiyatul Fitriah Sulistiany Alivia Wardani Supriyanto, Irwan Surani Erni Morowati Suresman Suryanovianti, Elsa Syaela, Balqis Najmi Aqila Putri Syafiq Akmal Fauzan Syahidah , Nasywa Syahidin Syahidin, Syahidin Syahla Aulia Syahida Syalaisha Dewina Syifa Fithriyya Syifa Khairunnisa Syihabuddin Syihabuddin Talitha Alzena Tamara Khairunnisa Anjani Taniady, Vicky Tatiana Hafizha Anindya Tita Andaresta Tria Adinda Intania Putri Triana Erna Amelia Udin Supriadi Uray Nikita Aisya Syakina Utami, Mega Valentina, Mita Febi Vinaya, Aurell Vyanara Aulyadisha Wahidatul Athiya Wawan Hermawan Wawan Hermawan Wicaksono, Muhammad Adi Widyadhana, Talita Ardra Wiguna, Shandi Windi Sri Hafsani Wini Anisa Apriliani Wirdanengsih Wirdanengsih Yadi Ruyadi Yulia Riska Mardenil Yulianto, Moch Diki Yulisna Yulisna Yunita Latifah, Yunita Yusman , Rannisa Aliya Yusup, Abdurrohman Yusup, Abdurrohman Zahra Nabilatu Azkia Zahra Nisfi Islami Zahra Safira Rabbani Zahra Tazkia Zahrani, Amelvia Zain, Tiara Salsabila Zidane Fauzi Ramadhan Zulkifli Sumantri