p-Index From 2021 - 2026
18.031
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ta´dib AT TA´DIB Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia al-Afkar, Journal For Islamic Studies SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Aulad : Journal on Early Childhood Journal on Education Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Jurnal PAI Raden Fatah Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Hikmah JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Didaktika: Jurnal Kependidikan Al-Fikru: Jurnal Ilmiah Fitrah: Journal of Islamic Education Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Bulletin of Science Education INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE Abdi Psikonomi Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Sciences Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Journal of Education and Religious Studies Prosiding University Research Colloquium Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Al Basirah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Tadibia Islamika: Journal of Holistic Islamic Education Solo Universal Journal of Islamic Education and Multiculturalism Solo International Collaboration and Publication of Social Sciences and Humanities Beginner: Journal of Teaching and Education Management JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research International Conference on Education for All Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan International Journal of Education Research and Development SILABUS: Jurnal Ilmu dan Inovasi Pendidikan Suhuf: International Journal of Islamic Studies Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Profetika: Jurnal Studi Islam At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Kegiatan Pendidikan dan Keterampilan Sosial Anak Yatim di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Sukoharjo : Pengembangan Kegiatan Pendidikan dan Keterampilan Sosial Anak Yatim di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Sukoharjo Khoiriyah, Nurul Asma; wahyuni, HANA AYU SAFITRI; Safitri, Anisah; Meilawati, Anisa; Mustofa, Triono Ali
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.872

Abstract

Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah di Sukoharjo adalah lembaga sosial yang memberikan perlindungan dan pendidikan bagi anak-anak yatim piatu. Artikel ini mengulas kegiatan rutin di panti yang berfokus pada pengembangan spiritual, pendidikan, dan keterampilan sosial anak-anak. Kegiatan di panti dimulai dengan hafalan Al-Qur'an, diikuti oleh kegiatan sekolah di siang hari, dan dilanjutkan dengan kegiatan keagamaan dan pendidikan pada sore dan malam hari. Panti ini  juga mengadakan kegiatan Tapak Suci dan muhadarah untuk meningkatkan kemampuan fisik dan kepercayaan diri anak-anak. Desain penelitian ini menggunakan analisis kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi. Berbagai kendala yang teridentifikasi kemudian dianalisis guna menemukan akar permasalahan serta merumuskan upaya untuk meningkatkan keterampilan social dengan kegiatan Muhadharoh (Pidato). Tujuan utama dari kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan keterampilan sosial anak-anak di Panti Asuhan Muhammadiyah Sukoharjo melalui penerapan kegiatan Muhadharoh.  Kegiatan PKM merupakan kegiatan berupa pendampingan dan pelaksanaan muhadharah (pidato) yang disusun secara sistematis dan terstruktur untuk melatih keberanian dan kemampuan anak dalam berkomunikasi dengan baik. Pelaksanaan muhadharah secara bergiliran membuat anak-anak lebih berani tampil dan mampu menyampaikan pendapat di depan teman temannya serta para pengasih di panti.
Menumbuhkan Jiwa Sosial Mahasiswa FAI UMS melalui Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Kleco, Boyolali, Jawa Tengah Fauzi, Ahmad Akbar; Fitriyan, Yassir Hafidh; Rifky, Mohammad; Mustofa, Triono Ali; Anshori, Ari; Chusniatun
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/pkm.v5i3.4489

Abstract

Community service is an implementation of the Tri Dharma of Higher Education aimed at enhancing students’ social awareness and sensitivity toward their surroundings. Conducted by students of the Faculty of Islamic Studies (FAI) at Universitas Muhammadiyah Surakarta through direct engagement with local communities, this program applies a participatory approach involving four stages: observation, planning, implementation, and evaluation–reflection. The results show that student participation effectively fosters social consciousness by strengthening empathy, concern, and social responsibility. Moreover, the program reinforces relationships between students and the community across the fields of education, economics, and health while internalizing Islamic values that help shape moral, empathetic, and integrity-driven character.
Pelatihan Membaca Al-Quran Menggunakan Metode Tsaqifa Triono Ali Mustofa; Nurul Latifatul Inayati; Syamsul Hidayat; Khomarudin Khomarudin; Viky Nur Vambudi; Miranti Merliana; Muflihatul Laela Sari; Tri Anggraini Fitriana; M. Lutfi Maulana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27456

Abstract

AbstrakMinimnya pengajar membaca Al-Qur’an pada kaum LANSIA WNI di Rumah Dakwah Gombak Malaysia, terjadi karena kebudayaan-kebudayaan setempat yang tidak mendukung dalam menumbuhkan motivasi keagamaan. hal tersebut berdampak pada rendahnya ruh beragama dan pengetahuan agama kaum LANSIA. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya kaum LANSIA yang belum bisa membaca Al-Quran. Dengan demikian perlu adanya upaya-upaya kongkrit bagaimana membantu mitra mengurai permasalahan yang ada pada kaum LANSIA dan ibu-ibu ‘Aisyiyah Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Malaysia dalam pembinaan membaca Al-Quran dengan metode Tsaqifa melalui usaha rintisan kelompok belajar senior school. Tujuan dilaksanakan PkM ini untuk (1) Memberikan pelatihan/workshop pada ibu-ibu ‘Aisyiyah tentang metode Tsaqifa sebagai metode membaca Al-Quran bagi kaum LANSIA (2) Memberikan pelatihan Aisyiyah di Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PCIA) Malaysia Kuala Lumpur Malaysia sebagai kaderisasi berkelanjutan dalam mengajar  Al-Quran pada LANSIA dengan menggunakan metode Tsaqifa. Metode penelitian menggunakan Participatory Action Research (PAR) merupakan pendekatan yang prosesnya bertujuan untuk pembelajaran dalam mengatasi masalah dan pemenuhan kebutuhan praktis masyarakat, serta produksi ilmu pengetahuan. Kegiatan dilakukan selama satu bulan. Mitra kegiatan adalah Pimpinan Cabang Istimewa ’Aisyiyah Malaysia dengan sasaran kegiatan ibu-ibu LANSIA di Rumah Dakwah Gombak Malaysia. Hasil dari evaluasi yang dilakukan, banyak ibu LANSIA yang merasa terbantu dengan adanya metode pembelajaran Tsaqifa. Meski dalam pelaksanaannya banyak kendala yang masih perlu ada perbaikan bagi pengabdi berikutnya. Kata Kunci: Al-Quran; metode Tsaqifa; lansia. AbstractThe lack of Qur'an recitation teachers for the elderly Indonesian citizens at the Rumah Dakwah Gombak Malaysia, occurs because of local cultures that are not supportive in fostering religious motivation. this has an impact on the low religious spirit and religious knowledge of the elderly. This can be seen from the number of elderly people who cannot read the Koran. Thus, there is a need for concrete efforts to help partners unravel the problems that exist in the elderly and mothers of ‘Aisyiyah Muhammadiyah Malaysia Special Branch in fostering reading the Koran with the Tsaqifa method through the pilot efforts of the senior school study group. The objectives of this PkM are to (1) Provide training/workshops for ‘Aisyiyah mothers on the Tsaqifa method as a method of reading the Quran for the elderly (2) Provide Aisyiyah training at the Special Branch of Muhammadiyah ’Aisyiyah (PCIA) Malaysia Kuala Lumpur Malaysia as a sustainable regeneration in teaching the Quran to the elderly using the Tsaqifa method. The research method used Participatory Action Research (PAR), an approach whose process aims at learning to solve problems and fulfil the practical needs of the community, as well as the production of knowledge. Activities were carried out for one month. The activity partner was the Special Branch of ‘Aisyiyah Malaysia with the target of the activities of LANSIA mothers at the Gombak Malaysia Da'wah House. As a result of the evaluation, many LANSIA mothers felt helped by the Tsaqifa learning method. Although in its implementation there are many obstacles that still need improvement for the next servant. Keywords: Al-Quran; Tsaqifa method; elderly.
Islamic Ethics-by-Design for Artificial Intelligence: A Conceptual Framework for Digital Ethics in Islamic Education. Rizqia, Anggun Pamela; Mustofa, Triono Ali
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2025: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article reviews the challenges of digital ethics in the era of the artificial intelligence (AI) revolution from an Islamic perspective, especially in the context of Islamic Religious Education (PAI), da'wah, and the moral crisis of Generation Z who are exposed to digital globalization, with the aim of designing a framework for the development of AI based on sharia maqasid for the benefit of the ummah. The qualitative research methodology of library research analyzes journals, the Qur'an, hadith, and related literature through secondary data collection, critical literature studies, and content synthesis for the identification of ethical principles; findings show that AI has the potential to transform personal education, efficient digital zakat, adaptive da'wah chatbots but risk deepfake hoaxes, privacy violations, algorithmic bias, and hegemony of thought if not based on religious values such as responsibility for information (Q.S Al-Isra':36), respect for privacy (Q.S Al-Hujurat:12), and use for the social good; Its originality lies in Islamic ethics-by-design that integrates sharia regulations, PAI digital literacy via moral knowing-habituation-culturalization, and the Sharia AI Ethics Council which is relevant for Indonesian educators to form a pious generation in the midst of technological disruption.
Islamic Ethical Values as The Foundation for The Use of Artificial Intelligence in Islamic Boarding School Education Mujahid, Abdul Rahman; Mustofa, Triono Ali; Jinan, Mutoharul
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2025: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The growing use of Artificial Intelligence in education presents both opportunities and ethical challenges for Islamic boarding school (pesantren) education. While Artificial Intelligence may enhance learning efficiency and institutional management, its integration within pesantren must be guided by ethical principles rooted in Islamic values. This article examines the use of Artificial Intelligence in pesantren education through the framework of Islamic ethics, emphasizing trust (amanah), justice (‘adl), responsibility (mas’uliyyah), and ethical conduct (adab) as foundational principles. Using a qualitative conceptual approach, the study analyzes Islamic ethical perspectives as a normative foundation for evaluating and guiding the adoption of Artificial Intelligence in pesantren education. The findings indicate that Artificial Intelligence should not be treated as a neutral or autonomous technology, but as a moral instrument that remains under human authority and ethical accountability. The article also identifies key ethical challenges, including algorithmic bias, the erosion of human responsibility, data privacy concerns, and the tendency toward instrumental approaches to education. Furthermore, the study highlights the pedagogical, institutional, and moral implications of Artificial Intelligence use in pesantren education, particularly in preserving educators’ roles, ensuring ethical governance, and supporting students’ moral and character development. The article concludes that a human-centered and value-oriented approach is essential to ensure that Artificial Intelligence contributes positively to pesantren education without compromising its moral and spiritual mission.
Transformasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui media digital di Sekolah Menengah Kejuruan Verawati, Fauziah; Mustofa, Triono Ali
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i2.22924

Abstract

Advancements in digital technology have driven significant changes in school education methods, including the subject of Islamic Religious Education (Pendidikan Agama Islam or PAI) at the Vocational High School (Sekolah Menengah Kejuruan or SMK) level. The characteristics of the student body, which is dominated by Generation Z and Generation Alpha, necessitate innovative learning methods that are adaptive to technological developments. The objective of this study is to investigate the transformation of PAI learning methods resulting from the utilization of digital media at SMK Batik 2 Surakarta, specifically focusing on the improvement of student engagement, material comprehension, and learning efficiency. In this study, a qualitative method was employed to collect data through interviews with PAI teachers. The data were analyzed descriptively through the processes of reduction, display, and conclusion drawing. The results indicate that the use of digital media such as visual presentations, instructional videos, audio-visual media, and digital-based educational games enhanced student response and engagement in PAI learning. Digital media proved effective in assisting students in understanding abstract PAI concepts, particularly regarding aspects of Aqidah (creed), Akhlak (morals/ethics), and Islamic history. Although the implementation of digital media continues to face technical constraints regarding facilities and infrastructure, PAI teachers have undertaken various efforts to ensure that learning remains effective. This study concludes that the utilization of digital media is capable of improving the quality of PAI learning at SMK Batik 2 Surakarta and requires support through adequate facilities as well as the continuous improvement of teacher competence. Abstrak Kemajuan teknologi digital telah mendorong perubahan besar dalam metode pendidikan sekolah, termasuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di jenjang sekolah menengah kejuruan. Karakteristik peserta didik yang didominasi oleh generasi Z dan generasi Alfa menuntut adanya inovasi metode pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki perubahan metode pembelajaran PAI yang dihasilkan dari penggunaan media digital di SMK Batik 2 Surakarta, khususnya dengan fokus pada peningkatan keaktifan siswa, pemahaman materi, dan efisiensi pembelajaran. Dalam penelitian ini, metode kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data dengan melakukan wawancara dengan guru PAI. Data dianalisis secara deskriptif melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital, seperti presentasi visual, video pembelajaran, media audio-visual, dan permainan edukatif berbasis digital, meningkatkan respons dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran PAI. Media digital terbukti membantu siswa dalam memahami materi PAI yang bersifat abstrak, terutama pada aspek akidah, akhlak, dan kisah-kisah keislaman. Meskipun implementasi media digital masih menghadapi kendala teknis terkait sarana dan prasarana, guru PAI melakukan berbagai upaya untuk memastikan pembelajaran tetap berjalan efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan media digital mampu meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di SMK Batik 2 Surakarta dan perlu didukung dengan fasilitas yang memadai serta peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan.
Implementasi Strategi PAIKEM GEMBROT Pada Pembelajaran Bahasa Arab di SMP Muhammadiyah 1 Dan 8 Surakarta Nur Afiffah Ragilia; Mahasri Shobahiya; Triono Ali Mustofa
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v12i1.1659

Abstract

Strategi PAIKEM GEMBROT merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pada aspek Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, Menyenangkan, serta Menggembirakan dan Berbobot. Implementasi strategi ini dalam pembelajaran Bahasa Arab bertujuan untuk meningkatkan minat dan motivasi siswa, serta mengoptimalkan hasil belajar mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi strategi PAIKEM GEMBROT pada pembelajaran Bahasa Arab di SMP Muhammadiyah 1 dan 8 Surakarta. Metode yang digunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Hasil yang di dapatkan 1) Strategi PAIKEM GEMBROT yang diterapkan pada pembelajaran Bahasa Arab di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta menggunakan metode information search, reading a loud, small group discussion dan bernyayi. 2) Strategi PAIKEM GEMBROT juga diterapkan pada pembelajaran Bahasa Arab di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta dengan metode reading a loud, tanya jawab, dan Index Card Matc. 3) Kendala yang dihadapi saat menerapkan strategi PAIKEM GEMBROT di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta ialah waktu pembelajaran yang terbatas dan kemampuan bacaan al-Qur’an siswa yang kurang. Sedangakn kendala yang dihadapi di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta ialah sarana prasarana yang kurang memadai, sinyal wifi yang tidak stabil dan keterbatasan kuota internet pada siswa, serta siswa yang belum memiliki dasar pemahaman pelajaran Bahasa Arab dari Sekolah Dasar Negeri (SDN).
Penguatan ketahanan moral siswa melalui program pembiasaan keagamaan di sekolah Boarding School Widiyanto, Irfan Haris; Mustofa, Triono Ali
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i2.23041

Abstract

The advancement of globalization and digitalization has heightened students’ moral vulnerability through exposure to digital media, peer pressure, and weak self-control, thereby requiring education to strengthen moral resilience as a foundation for character formation, particularly within the intensive and controlled environment of boarding schools. This study aims to examine the strengthening of students’ moral resilience through religious habituation programs at SMP Ahmad Dahlan Sukoharjo as a boarding school. A qualitative approach with a descriptive case study design was employed. Data were collected from teachers, boarding school administrators, and students through participatory observation, in-depth interviews, and documentation, and were analyzed thematically while ensuring data validity through source and technique triangulation. The findings indicate that religious habituation programs such as congregational prayers, Qur’an recitation, short religious sermons, and nightly reflection play a significant role in strengthening students’ moral resilience. Moral resilience is reflected in the strength of faith, self-control, and consistency in practicing moral values amid the challenges of the global and digital era. Support from teacher role modeling, intensive mentoring, environmental management, and educational sanctions fosters the development of stable and sustainable internal moral awareness. Abstrak Perkembangan globalisasi dan digitalisasi meningkatkan kerentanan moral siswa melalui paparan media digital, tekanan pergaulan sebaya, dan lemahnya kontrol diri, sehingga pendidikan perlu memperkuat ketahanan moral sebagai fondasi pembentukan karakter, khususnya dalam lingkungan sekolah boarding school yang intensif dan terkontrol. Penelitian ini bertujuan mengkaji penguatan ketahanan moral siswa melalui program pembiasaan keagamaan di SMP Ahmad Dahlan Sukoharjo sebagai sekolah boarding school. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Data diperoleh dari guru, pengelola boarding school, dan siswa melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik dengan menjaga keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembiasaan keagamaan seperti shalat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, muhadharah, dan refleksi malam berperan signifikan dalam membangun ketahanan moral siswa. Ketahanan moral tercermin dalam kekuatan akidah, kemampuan mengendalikan perilaku, serta konsistensi menjalankan nilai moral di tengah tantangan era global dan digital. Dukungan keteladanan guru, pendampingan intensif, pengelolaan lingkungan, dan sanksi edukatif mendorong terbentuknya kesadaran moral internal yang stabil dan berkelanjutan.
INTEGRATIVE MUSYRIF STRATEGIES IN CULTIVATING RELIGIOUS CULTURE AT KH MAS MANSUR UMS STUDENT PESANTREN Mukti, Bagas Ali; Mustofa, Triono Ali
International Journal of Cultural and Social Science Vol. 7 No. 2 (2026): International Journal of Cultural and Social Science
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/ijcss.v7i2.1448

Abstract

This study aims to examine musyrif strategies in cultivating religious culture, the implementation of these strategies, and the barriers encountered at KH Mas Mansur UMS Student Pesantren. This study employed a qualitative case study approach using in-depth interviews, observation, and documentation involving the Board of Caretakers, ISO administrators, and student residents. The findings reveal three main musyrif strategies: exemplary conduct (uswah hasanah), humanistic personal approaches, and structured habituation through routine religious activities. The implementation of these strategies was carried out through planning, implementation, monitoring, and evaluation processes integrated into students’ daily life within the pesantren environment. The study also identified two major categories of barriers: internal barriers, including low initial awareness, parental coercion, laziness, and burnout; and external barriers, including peer influence, inconsistent role modeling among administrators, unclear sanction systems, and limited socialization of regulations. This study contributes an integrative musyrif strategy model that combines exemplary conduct, personal approaches, and structured habituation in fostering religious culture within a university student pesantren context.
ADDRESSING STUDENTS’ MORAL CRISIS IN THE DIGITAL ERA: ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION TEACHERS’ STRATEGIES AT SMA IT NUR HIDAYAH Oktafiawa, Yurika; Mustofa, Triono Ali
International Journal of Cultural and Social Science Vol. 7 No. 2 (2026): International Journal of Cultural and Social Science
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/ijcss.v7i2.1469

Abstract

The purpose of this study was to examine the strategies used by Islamic Religious Education (PAI) teachers at SMA IT Nur Hidayah in addressing students' moral crisis and to determine how well they are working to shape students' personalities in the digital age. This study employed a qualitative descriptive methodology, collecting data through observation, documentation, and interviews. Islamic Religious Education (PAI) teachers, guidance and counseling teachers, students, and purposively selected school administrators were among the research informants. Data reduction, data presentation, and conclusion drawing were used in the data analysis process. Triangulation of sources and strategies was used to ensure data quality. The results showed that students' moral crisis was characterized by a decline in respect, the use of impolite language, uncontrolled social behavior, and the negative influence of digital culture. To address this, Islamic Religious Education (PAI) teachers implemented systematic and sustainable strategies, including the (INSAN) program, fostering religious practices, strengthening social ethics, limiting gadget use, small-group guidance, and coaching-based development.
Co-Authors Abil Fida Muhammad Qois Al Hadi Achmad, Alfian Adelia Cahya Rizki Adinda Cantika Rini Aditya Taskia Azzahra Ahmad Akbar Fauzi Ahmad Arfian Hafis Ahmad Catur Sulistyo Aini, Nisrina Huwaida Qurrottu` Aisyah Durrotul Hikmah Aisyah, Fitri Nur Al Asy'Ari, Musa Azzam Al Mubarok, Fahmi Ulum Alfan Rifai Alhafidz, Sena Aji Alivia Tri Handayani Alwy Ahmed Mohamed Amanda Oktavia Safitri Anggraini , Fadhilla Nangroe Anggraini, Fadhilla Nangroe Annisa Rehani Ari Anshori, Ari Arifin, Inaya Asmara, Linda Asysyifa, Zulaikhah Itsnan Atika Ummu Khasanah Aulia Nabila Realisti Awalia Rina Rahmawati Baehaqi Bagus Nur ‘Aliimu Bella Misbahati Putri Chedimae, Hamdan Choiron, Alfian Achmad Chusniatun Dartim Defi Anita Listari Delia Vialo Lozada Dewi Nur Priastuti Dhea Cahyani Didy Fantofik Dini Zakia Zahra Dwi Wulandari Eko Supriyanto Elsa Anjar Martiana Enggar Mayasari, Andia Erlita Kusuma Dewi Evie Puhan, Junita Evita Dwi Mirnandy Fadeli Fadeli Fadhia Ananda Fadhia Ananda Fahrur Rozi Fantofik, Didy Farhan Ramadhan Habib Farizi, Firdaus Irvan Fatimah Dian Wulandari Fatimah Kurniawati Fauzan Addinul Jihad Fauzi, Ahmad Akbar Fera Ningrum, Shevia Ferlinda, Asriyah Mega Firda Alfadillah, Zaifa Alifia Firman Priyanto Firman Priyanto Fitria Fitria Fitria Fitria Fitriyan, Yassir Hafidh Gani Darmawan Habibah Indah Ratnasari Hadi, Abil Fida Muhammad Qois Al Hafidz Hafidz Hafidz . Hafidz Hafidz Hakim, Harend Abdul Hakimmuddin Salim Hanida Putri Utami Harsanto, Malika Hasanah*, Nurul Hasna Safira Azzahra Hasna Ukhti Luthfia Hibatullah, Samsudin Nawar Hidayat, Syamsul Husain, Muhammad Hafid Al Ibnu Rizqulloh Ikhsanto, Nur Eko Ikhwal Octahabriansyah Ikhwanuddin Ikhwanuddin Ima Aryani Imam Ghozali Inayati, Fauziah Insani, Zulaiha Nurul Iqbal Al Fatih, Muhammad Iqbal Al Fatih Irfani, Muhammad Istanto Janera Almasahni Jannah, Zamza Ramadhani Miftakhul Jinan, Mutoharul Joko Suryanto Kamila, Nuha Ghina Zulfa Karim, Asad Abdul Khalawati Jannah Kharisma Vina Khatimah, Dewi Fitriah Khusnul Khoiriyah, Nurul Asma Khomarudin Khomarudin Kumalasari, Vironika Kurniawan, Desma Kurniawati, Dewi Nurlita Kurniawati, Fatimah Kusuma, Ria Nata Lilik Istiqomah Lina Agustina Linda Asmara Luqyana Kautsar Luthfi Tegar Satrio Wibowo M. Lutfi Maulana Mahasri Shobahiya Mahmudul Hassan Mahmudulhassan Maksum, Muh. Nur Rachim Malini Ganapathy Mariam Elbanna Masykur Amanu Mayukha, Tuti Mei Dana Pilhandoki Mei Dana Pilhandoko Meilawati, Anisa Miranti Merliana Mizan, Al Mohammad Zakki Azani Moza Apriliano Mubarok, Fahmi Ulum Al Mudiana Ramadhani Mufidatul Azizah Muflihatul Laela Sari Muh Khairul Azmi Muh Nur Rochim Maksum Muh. Ubaidillah Alghifary Slamet Muhamad Subhi Apriantoro Muhammad Ali Muhammad Badat Alauddin Muhammad Faqihudin Muhammad Natsir Tarani Muhammad Natsir Tarani Muhammad Rehan Sabir Muhammad Wafi Hilman Luthfil Hadi Muhammad Wildan Shohib Muhammad Zidan Nur Ihsan Muhammad Zidan Nur Ihsan Muhammad Zulfahmiansyah Mujahid, Abdul Rahman Muk Andhim Mukti, Bagas Ali Musa Azzam Al Asy'Ari Muthoharun Jinan Muthoifin Mutoharrun Jinan Mutohharun Jinan Nabil Latifa Mutiah Sukma Nadhifa Nur Alifazahro Nafiah Nur Isti Qoma, Ashri Nahla Annida Namira Salsabila Wibowo Nareswari, Ardha Zahro Nasir, Ulin Nuha Nevrika Amanda Nirwati, Nirwati Nisrina Rafifah Hagnanto Ni’mah, Ulya Nur Izzatun Nugroho, Yuriko Pulung Nur Afiffah Ragilia Nur Eko Ikhsanto Nur Hasanah Nur Mashani Mustafidah Nur Rizqi Febriandika Nur Vambudi, Viky Nurul Asma Khoiriyah Nurul Hasanah* Nurul Latifatul Inayat Nurul Latifatul Inayati Nuswa Salis Hamida Octahabriansyah, Ikhwal Oktafiawa, Yurika Oscharil Aji Mukti Purnomo, Wahyu Ardi Putri Rahmawati Putri, May Salma Magistra Putri, Salsabila Septiana Qo’idul A’dzham Rabi’atul’adawiyah Rabi’atul’adawiyah Raden Ayu Halima Rafsanjani, Toni Ardi Rahmadani, Hayyin Elma Rahmadita Mutia Ramadhani Naufal Hamid Ramdhani, Deddy Renny Fitriana Reyhan Aditya Julianto Ridho Robani Ridho, Abiyyul Rifa’i, Feri Lukman Rifky, Mohammad Risfita Wulandari Rizqia, Anggun Pamela Rohmah, Ihwan Rizki Fathur Rohmah, Isna Annisa Rohmani , Annas Fajar Rohmani, Annas Fajar Saajidah, Fauziyyah Hana Sadaruddin, Maulida Ade Suryani Safitri, Anisah Salim, Hakimuddin Sari, Putri Komala Silvani Yuzarni Siti Hadiyati Nur Hafida Siti Nur Afifah Eka Siti Rahmawati Sofiy Zaini Al Irfani Sri Bimo, Djoko Stang, Taufik Hidayat Sujood, Sujood Surya Jatmika Tamami, Fauziyah Qurrota A’yun Tamami, Sabrina Failasufa Tammam Sholahudin Taqiyya, Wafa’ Tri Anggraini Fitriana Umma Lathifah Ummi Hasanah Verawati, Fauziah Viky Nur Vambudi Viky Nur Vambudi Viky Nur Vambudi Wachidi Wachidi Wafa’ Taqiyya Wahyu Rizki Akbar wahyuni, HANA AYU SAFITRI Waston Wicaksono, Imam Alhakam Widiyanto, Irfan Haris Widiyarto, Angga Wika Thariq Fathurrahim Yassir Hafidh Fitriyan Yeni Aryani Ratuliu Yeni Insyirah Yogi Muhammad Saputro Yudhistira, Muhammad Arya Yunita Ashari Zaenal Abidin Zaka, Avesina Qodli Zamza Ramadhani Miftakhul Jannah Zauhara, Fitrianti Tita