Articles
USULAN PERBAIKAN PROSES DALAM MEMINIMASI CACAT TOBI WHITE BODY MESIN DUSTPRESS DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS (FMEA) (STUDI KASUS : PT. SANGO CERAMICS INDONESIA)
Pratama, Hanggar;
Sriyanto, Sriyanto
Industrial Engineering Online Journal Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meminimasi cacat Tobi pada produk whitebody, khususnya mesin Dustpress. Minimasi cacat sangat diperlukan bagi perusahaan untuk tetap menjaga kualitas produk yang dihasilkan. Untuk itu perlu dilakukan perbaikan proses guna meminimasi potensi terjadinya kegagalan tersebut. Data yang digunakan yakni data primer cacat atribut produk whitebody mesin dustpress. Penelitian dilakukan dengan mengidentifikasi penyebab penyebab kegagalan dari cacat Tobi. Fishbone diagram digunakan untuk mengetahui akar dari permasalahan yang dihadapi. FMEA Merupakan salah satu metode untuk mengetahui dampak penyebab terjadinya kegagalan tersbut dan juga untuk mengetahui prioritas perbaikan proses. Dari penelitian yang telah dilakukan, penyebab kegagalan cacat tobi disebabkan oleh adanya debu yang menempel baik pada saat produk berada di glazing line maupun pada saat pembakaran berlangsung dengan Risk Priority Number sebesar 320. Perbaikan proses yang diusulkan yakni dengan mengadakan kontrol kebersihan stasiun kerja glazing line dan glost kiln sebelum proses produksi berlangsung. Abstract Suggestion For Improving The Process In Minimizing Tobi’s Defects In The White Body Product At Dustpress Machine Using The Failure Mode And Effects Analysis (FMEA) Method. (Case Study: Pt. Sango Ceramics Indonesia. )The goal for this study aims to minimize Tobi’s defects in the white body product, especially Dust press machine. Reject minimization is needed for keeping good the quality of products. For that reason, process improvement is needed for reducing the reject. The data used is the primary data for attribute data of defective white body product Dust press machine. Research carried out by identifying the cause of the defect causing the failure of Tobi. Fishbone diagrams are used to determine the root of the problems faced. FMEA is one method to determine the impact of the failure and also to determine the priority of process improvement. From the research that has been done, the cause of the failure defects caused by the dust either at the time the products are in line glazing or when combustion takes place with Risk Priority Number is 320. Process improvement are proposed by controlling cleanliness of glazing lines workstations and glost kiln workstations before production start.
Strategi Berpikir Visual bagi Peserta Didik Gangguan Kecemasan Sosial untuk Mengembangkan Keterampilan Sosial
S Sriyanto;
Yudha Febrianta;
Pratik Hari Yuwono
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 3 No. 1 Maret 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (91.648 KB)
|
DOI: 10.30595/jssh.v3i1.3064
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan keterampilan sosial peserta didik yang mengalami gangguan kecemasan sosial dengan menggunakan model pembelajaran strategi berpikir visual di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode eksperimen yaitu serangkaian metode yang membandingkan kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui pretes, posttes, dan observasi terhadap di dua kelas yang berbeda. Teknik analisis data menggunakan SPSS dengan uji prasyarat Normalitas dan Homogenitas, untuk pengujian hipotesis menggunakan uji t. Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan terdapat pengaruh Visual Thinking Strategies terhadap pengembangan Keterampilan Sosial bagi Peserta Didik Social Anxiety Disorder, berdasarkan hasil perhitungan SPSS diperoleh thitung = 2,659, jika dibandingkan dengan ttabel = 2,020, maka nilai thitung lebih besar dari ttabel atau 2,659 > 2,020. Dari hasil pengujian disimpulkan bahwa startegi berpikir visual (visual thinking startegies) dapat meningkatkan keterampilan social peserta didik yang mengalami gangguan kecemasan sosial.
Bahan Ajar Tematik Berbasis Kompetensi Peserta Didik di Abad 21
Afifah Hasna Prilia;
Sony Irianto;
Sriyanto Sriyanto
Jurnal Ilmiah KONTEKSTUAL Vol. 2 No. 02 (2021): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46772/kontekstual.v2i02.399
Perkembangan abad 21 menuntut peserta didik untuk lebih aktif dalam berpikir dan memecahkan masalah. Oleh sebab itu, pelaksanaan pembelajaran perlu didukung adanya bahan ajar tematik yang dapat menumbuhkan kompetensi peserta didik di abad 21. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar tematik berbasis kompetensi peserta didik abad 21 di Kelas V. Penelitian dan pengembangan ini mengacu pada langkah-langkah penelitian dan pengembangan dengan model 4D. Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan wawancara, analisis dokumen, dan angket yang disebarkan kepada ahli materi, bahasa, dan pembelajaran serta angket respon guru. Hasil penelitian dan pengembangan ini berupa bahan ajar tematik berbasis kompetensi peserta didik abad 21 di kelas V sekolah dasar yang berisi enam tahap kegiatan pembelajaran. Keenam tahapan tersebut yaitu yaitu:1) memprediksikan, 2) berdiskusi I, 3) menjelaskan I, 4) pengamatan, 5) berdiskusi II, 6) menjelaskan II. Bahan ajar tematik pada tahap pertama dinyatakan layak oleh ketiga validator dengan kategori “baik”. Pada tahap kedua bahan ajar tematik dinyatakan layak dengan kategori “sangat baik”. Menurut respon guru dengan kategori “sangat baik”. Dengan demikian bahan ajar tematik tersebut dinyatakan layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan empat kompetensi peserta didik abad 21di sekolah dasar.
Studi Kurikulum Ilmu Sosial (IPS) di Sekolah Dasar di Indonesia, Malaysia dan Hongkong
Sriyanto Sriyanto
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 2, No 2: Agustus 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (371.387 KB)
|
DOI: 10.26555/jpsd.v2i2.4946
Berdasarkan asumsi filosofis, studi banding subyektif tidak memandang realitas sebagai objek tunggal. Masalah epistemologis dan aksiologi menjadi pertimbangan penting dalam pendidikan komparatif. Mengetahui perbedaan dan perbandingan sistem eduational antara negara-negara ini dimaksudkan untuk mengetahui beberapa isu yang harus dipertimbangkan untuk sistem pendidikan. Sadar atau tidak sadar perbandingan yang dilakukan oleh manusia dalam hidup dan pengembangan pribadi, melalui citra diri dengan merefleksikan aspek kehidupan yang sama dari orang lain. Studi perbandingan pendidikan sebagai bagian dari bidang pendidikan memiliki manfaat faktual, terutama sebagai pertimbangan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di suatu negara. Dengan mempertimbangkan dan mempelajari keuntungan dari sistem pendidikan di negara-negara lain, seseorang dapat belajar banyak hal dari negara dan menggunakannya untuk kemajuan pendidikan di negara ini. Tujuan dari makalah ini adalah untuk melakukan studi banding ilmu sosial (IPS) di sekolah-sekolah dasar di Indonesia, Malaysia dan Hong Kong. Berdasarkan sejarah-sosiologi, tiga negara memiliki kemajuan yang berbeda dalam pendidikan, Indonesia dulunya collony Belanda, Malaysia dan Hong Kong yang sebelumnya koloni Inggris. Melalui pendekatan komparatif antara negara-negara, peningkatan pendidikan langsung atau tidak langsung akan memberikan manfaat untuk meningkatkan pendidikan nasional dan mudah-mudahan akan mengambil nilai positif dari negara-negara tertentu untuk mendukung upaya dalam meningkatkan kualitas edutaion nasional.
A COMPARATIVE STUDY ON HEALTHY AND CLEAN LIFESTYLE (PHBS) IN ELEMENTARY SCHOOL BASED ON GEOGRAPHICAL LOCATION
Yudha Febrianta;
Sriyanto Sriyanto;
Pratik Hari Yuwno
Dinamika Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 13, No 1 (2021): Dinamika Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/dinamika.v13i1.9599
Theoretically this research was based on that health which affect cleanliness appriciate behavior. This research aiming to find out the difference of healthy and clean lifestyle for elemantary school student based on geographical location between highland and lowland. Proportionate stratified random sampling was used to decide the sample. Questionnaire was used toward 184 respondent to collect the data. Independent t- test with assist from SPSS V 23. 0 Software were used to analized collected data. The result of this research are ; there is a significant differences of healthy and clean lifestyle pattern between elementary school in sub-district baturraden banyumas with sub-distcrict petanahan Kebumen. The conclusion from the research is , student from highland applied more clean lifestyle pattern than lowland student.
Peningkatan Profesionalisme Guru Ekonomi dalam Pembelajaran di SMA Kabupaten Semarang
S. Sriyanto;
Indri Murniawaty;
Ita Nuryana;
I. Ismiyati
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 2 SEPTEMBER 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (207.991 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v2i2.3413
Mutu pendidikan yang berkualitas dipengaruhi oleh kualitas pembelajaran, untuk itu guru dituntut mempunyai kualifikasi dan kompetensi guna meningkatkan profesionalisme guru sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran. Kompetensi pedagogik merupakan salah satu aspek kompetensi yang mampu melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran antara lain dengan penelitian tindakan kelas. PTK dilakukan guru dalam rangka memperbaiki kualitas pembelajaran di kelasnya. Namun kenyataan di lapangan, masih kurangnya jumlah guru yang melaksanakan PTK, karena keterbatasan kemampuan dan pengalaman penelitian para guru. Oleh karena itu dalam kegiatan pengabdian ini diadakan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam melaksanakan PTK. Mitra dari kegiatan pengabdian ini adalah guru-guru yang tergabung dalam MGMP Ekonomi SMA Kabupaten Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang guru perwakilan dari 25 sekolah. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan melaksanakan penelitian tindakan kelas. Hasil evaluasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa 80% guru faham mengenai penelitian tindakan kelas, meskipun yang langsung mempraktekan penelitian tindakan kelas hanya 10%
TINGKAT KEBUGARAN KARDIORESPIRASI PEMAIN UKM SEPAKBOLA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO TAHUN 2017
Yudha Febrianta;
Sriyanto Sriyanto
Tunjuk Ajar: Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31258/jta.v2i1.74-88
This study aims to measure the cardiorespiratory fitness of players in the Football Student Activity Association of the Muhammadiyah University of Purwokerto in 2017. This study is a qualitative descriptive method. The population is all players of Football Student Activity Association of the Muhammadiyah University of Purwokerto, with a total of 16 people (respondents). The instrument of the study is the Multi-Stage Test with the reliability of 0.9 and the validity of 0.6. Data analysis techniques used are descriptive with percentages and 6 categories; excellent, very good, good, moderate, lack, and fail. The results show that the level of cardiorespiratory fitness of the football players in the Student Activity Association of the Muhammadiyah University of Purwokerto is in the medium category, no one in the fail and lack category, 8 people (50.00%) with the moderate category, 4 people (25.00%) with the good category, 2 people (12.50%) with the very good, and 2 people (12.50%) with the excellent category.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis PPT untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Materi Perubahan Sosial Budaya dan Globalisasi Di SMP Negeri 3 Kroya
Ahmad Dahlan;
Sriyanto Sriyanto
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 3 (2022): Proceedings of Social Studies Learning Challenges in the 21st Century
Publisher : UM Purwokerto Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/pssh.v3i.281
This research was conducted because teachers need ICT-based learning media, namely interactive PowerPoint adapted to the KTSP, to be used in the learning process. The purpose of this study was to develop a learning media in the form of interactive PowerPoint for class IX in social studies subject matter of Socio-Cultural Change and Globalization at SMP Negeri 3 Kroya Kab. Cilacap. This type of research is research and development. This study uses a nine-step development research procedure proposed by Borg and Gall, namely: 1) potential and problems, 2) data collection, 3) product design, 4) design validation, 5) design revision, 6) product trials, 7 ) product revision, 8) use trial, and 9) product revision which will then become the final product in the form of interactive PowerPoint learning media for class IX students of SMP Negeri 3 Kroya. The subjects in this study were students of class IX SMP Negeri 3 Kroya. The instruments used in this study were a list of interview questions and questionnaires. The list of questions is used to conduct a needs analysis of subject teachers at SMP Negeri 3 Kroya. Questionnaires were used to validate the interactive PowerPoint learning media conducted by two learning media experts and two social studies teachers.
Lembar Kerja Siswa Berbasis Pita untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS
Istiqamah Istiqamah;
Sriyanto Sriyanto
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 3 (2022): Proceedings of Social Studies Learning Challenges in the 21st Century
Publisher : UM Purwokerto Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/pssh.v3i.306
Distance Learning during the Covid-19 pandemic that lasted almost nineteen months have brought a negative impact by decreasing students' learning motivation. By allowing the implementation of Limited Face-to-Face Learning, it is necessary to make some efforts to increase students’ learning motivation, one of them is by presenting the interesting teaching materials in the form of Student Worksheets (LKS). This research article aims to describe the PITA based Student Worksheet to improve students’ motivation in Social Studies. The PITA based Student Worksheet is Print teaching materials in the form of sheets of paper containing a summary of the material, presentation of tasks to be done and work steps, equipped with pictures and tables for easy understanding and learning. This research is a descriptive qualitative development reseach. Data collection techniques are carried out through documentation, observations, interviews with VIII grade students of SMP Negeri 3 Wadasintang related to the teaching materials used in the school. Development of PITA based Student Worksheet is structured in four stages, namely 1) analysis, 2) design, 3) development and 4) implementation. The result of this research is in the form of the PITA based Student Worksheet which is adapted to the basic competencies and learning materials. By the use of the PITA Student Worksheet, it is hoped that it can guide students in learning and applying the concepts learned in Social Studies, increase students' learning motivation.
Model Project Based Learning dalam Pembelajaran Daring di SMP Negeri 5 Wadaslintang
Fahrus Widodo;
Sriyanto Sriyanto
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 3 (2022): Proceedings of Social Studies Learning Challenges in the 21st Century
Publisher : UM Purwokerto Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/pssh.v3i.320
During the Covid-19 pandemic, the world of education developed and changed very fast and rapidly, so it needed to adjust and improve the quality of education itself. The online learning process in SMP Negeri 5 Wadaslintang included the use of media, methods, and learning models that are in accordance with current technological developments, one of which is the Project Based Learning model in social studies learning. The purpose of this study was to determine student participation and learning activities in online learning during the Covid-19 pandemic. The method used in this research is literature study. This method was chosen because of the short research time and to find references to theories that are relevant to the case or problem found. In online learning at SMP Negeri 5 Wadaslintang, the use of the Project Based Learning model in social studies subjects has increased student learning activities, although some of them have network problems and device limitations. The use of the Project-Based Learning model makes learning more conducive and fun. The use of the Project Based Learning learning model in social studies subjects can increase student learning activities, so that the learning process is more conducive and fun.