p-Index From 2021 - 2026
14.712
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Journal of Tropical Soils Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Edutech Jurnal Simetris Jurnal KALAM Analisis: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Pseudocode Journal of Software Engineering Journal of Intelligent Systems Jurnal Ilmu Ternak Veteriner Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage Jurnal Ijtimaiyya KOMUNIKA EDUCATIO : Journal of Education Jurnal Sains Teknologi dan Lingkungan (JSTL) Jurnal PG-PAUD Trunojoyo : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) IT JOURNAL RESEARCH AND DEVELOPMENT Jurnal Biologi Tropis JURNAL SINEKTIK Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Magisma: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Building of Informatics, Technology and Science Jurnal Gema Ngabdi Journal of English Language and Pedagogy Khazanah Theologia Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan PINISI Discretion Review Khazanah Theologia Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Journal of Classroom Action Research Jurnal Paedagogy Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) Jurnal Kesehatan Tambusai LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Dynamic Management Journal Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala DECODE: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi AKM: Aksi Kepada Masyarakat JPEHSS Journal Of Physical Education Health And Sport Sciences Smart Society: Community Service and Empowerment Journal Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Pengabdian Mandiri Journal of Environmental Health and Sanitation Technology AGORA : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage Jurnal Penelitian Kelimutu Journal of Community Service Education For All Early Childhood Education Development and Studies (ECEDS) JRIIN :Jurnal Riset Informatika dan Inovasi APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL ILMIAH GEMA PERENCANA Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Journal of Built Environment Studies Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Review: Journal of Multidisciplinary in Social Sciences Scientific Journal of Informatics Vifada Journal of Education Vifada Management and Social Sciences Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Bata Ilyas Educational Management Review Jurnal Pelita PAUD International Conference on Islamic Studies IJMST PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Jurnal Info Kesehatan ESENSI: Jurnal Riset Pendidikan SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan Scientific Journal of Engineering Research Studia Islamika
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN CAKUPAN AKSES JAMBAN DAN AIR MINUM DENGAN ANGKA KESAKITAN DIARE DI KABUPATEN SAMBAS (STUDI DATA SEKUNDER) Syukur, Abdul; Yulia, Yulia; Istikomah, Nopalia Resti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.17775

Abstract

Mengetahui seberapa sering diare terjadi di Kabupaten Sambas dalam kaitannya dengan kejadian masalah air dan sanitasi merupakan tujuan utama penelitian ini. Peneliti dalam penelitian ini mengandalkan data sekunder dan strategi cross-sectional. Puskesmas di Kabupaten Sambas berperan sebagai populasi dan sampel penelitian. Informasi dikumpulkan melalui wawancara, wawancara mendalam, dan wawancara mendalam format untuk pengumpulan data sekunder variabel independent dan dependen. Berdasarkan hasil penelitian rata-rata cakupan akses jamban 85,36%, cakupan akses air minum 55,26% bersama dengan maksimum 30 kasus diare per 1.000 orang. Dengan nilai-p masing-masing 0,288 dan 0,590, tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara cakupan air minum dan jamban dengan tingkat morbiditas diare, yang menunjukkan pola hubungan yang lemah dalam data. Di sisi lain, cakupan jamban dan air minum yang lebih tinggi menyebabkan tingkat morbiditas diare yang lebih rendah.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BENIH PADI ORYZA SATIVA. L) PADA BERBAGAI TARAF GENANGAN AIR DAN TAKARAN VERMIKOMPOS DI LAHAN SAWAH IRIGASI ENTISOL Nugrohotomo, Nugrohotomo; Yudono, Prapto; Syukur, Abdul
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 5 No. 2 (2009): Desember
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The field research that was designed to study the effect of submerged level and vermicompost dosage to the quantity and quality of paddy seeds (Oryza sativa L) yield on irigated Entisol rice field was conducted from February 10"', 2007 to May 28'', 2007 in the Kadirojo farmer's ricefield, Purwomartani village, Kalasan District, Sleman, Yogyakarta. The location of experiment had entisol soil type, the average annual rainfall of 2075 millimeters in Oldeman, C3 climate classification, at an elevation of 110 meters above sea level. The research was carried out using 3 x 3 factorial experiment regulated by three replication of Split Plot Design. The level of submerged rice soil in vegetative phase (A) is main factor consisting of three level treatments, namely A1 = 6 days damp + 3 days submerged condition, A2=12 damp + 3 days submerged condition and A3= completely submerged condition in vegetative phase. The dosage in vermicompost as the sub factors consisted of three. level of treatments (T) that is T1 = 1 ton, T2 = 2 tons, and T3 = 4 tons hectare-1 The result of the experiment showed that among submerged rice soil vegetative phase treatments, A2 treatment provided the highest paddy seeds yield (6,97 tons hectares-1 a=5%) and among the dosage of vermicompost treatment T2 = 2 tons and T3 = 4 ton tons hectares-1 had significant influence to obtain the highest paddy seeds yield (6,75 and 7,12 tons hectares-t a=5%). Submerged level treatment and vermicompost dosage had no effect on the quality of paddy seed. There wes no interaction treatment between submerged level rice soil vegetative phase and the dosage of vermicompost.
NUGROHO NOTOSUSANTO : PERANNYA PADA PUSAT SEJARAH ABRI (1964-1982 Maulidia, Ninda; Syukur, Abdul; Humaidi
PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol. 3 No. 2 (2021): PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/periode.032.3

Abstract

The establishment of the ABRI Historical Center was a form of focusing attention on projects that illustrate the military's role in the revolution andin destroying the coup attempt. This study aims to determine the life journey, career, and dedication of Nugroho Notosusanto in the world of historians and his role when he served as head of the Abri History Center in 1964-1982. The sources used in this research are primary sources and secondarysources obtained from books and journals related to the role of Nugroho Notosusanto in the ABRI History Center. based on the results of research conducted that history is a discipline in Indonesia whose emergence is still warm and the tradition of critical historiography is developing. Since Indonesia's independence was born, history has been used to foster national pride. with the establishment of the ABRI Historical Center it proved beneficial for the military because a year afterit was built, there was an attempted coup. This paper is very important because it consolidates the Army's reporting on the coup and presents a chronological report on the involvement of the PKI. Dibentuknya Pusat Sejarah ABRI adalah salah satu bentuk untuk memusatkan perhatian pada proyek-proyek yang menggambarkan peran militer dalam revolusi dan dalam menghancurkan usaha kudeta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perjalanan hidup, karir, serta pengabdianNugroho Notosusanto dalam dunia sejarawan dan perannya pada saat menjabat sebagai kepala Pusat Sejarah Abri tahun 1964-1982. Sumber yang digunakan dalam penelitian adalah sumber primer dan sumber sekunder yang didapat dari buku-buku dan jurnal yang berhubungan denganperan Nugroho Notosusanto di Pusat Sejarah ABRI. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa sejarah menjadi suatu disiplin ilmu di Indonesia yang kemunculannya masih hangat dan tradisi historiografi yang kritis sedang berkembang. Semenjak kemerdekaan Indonesia telah lahir, sejarah dipergunakan untuk menumbuhkan kebanggaan nasional. Dengan dibentuknya Pusat Sejarah ABRI ini terbukti bermanfaat bagi militer karena setahun setelah dibangun, terjadilah usaha kudeta. Tulisan ini sangat penting karena mengkonsolidasi pemberitaan Angkatan Darat perihal kudeta dan menyampaikan laporan secara kronologis mengenai keterlibatan PKI.
DJAMALUDDIN “ADINEGORO” (1904-1967): TOKOH DI BALIK PENGHARGAAN TERTINGGI JURNALISTIK DI INDONESIA Jauhari, Fadhilah; Umasih; Syukur, Abdul
PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol. 3 No. 2 (2021): PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/periode.032.1

Abstract

Djamaluddin Datuk Maradjo Sutan is an Indonesian Journalism Pioneer from Talawi, West Sumatra. However, he is better known by his pseudonym which leads to the Javanese name Adinegoro. The name Adinegoro itself was immortalized by the Indonesian Journalists Association (PWI) as the name of the highest journalism award in Indonesia since 1974. Making someone's name for an award, of course, that person has an important role in his field. Djamaluddin was the first Indonesian to study journalism directly from his home country, Germany. After returning from Europe, he is always asked or chosen to serve as a leader in a newspaper or magazine in Indonesia. Not only that, his focus on writing abroad, which always captivated readers, made him a journalist who covered the Round Table Conference in The Hague, the Netherlands at the end of 1949. Djamaluddin was also active in giving his views on the nationalization of the Aneta news agency. Djamaluddin's concern is also given to young people who want to study journalism in Indonesia. This study aims to examine the role of Djamaluddin "Adinegoro" in the world of journalism in Indonesia. The research method used is the historical or historical writing method. Djamaluddin Datuk Maradjo Sutan merupakan Pelopor Jurnalistik Indonesia yang berasal dari Talawi, Sumatera Barat. Namun ia lebih dikenal dengan nama samarannya yang mengarah ke nama Jawa yaitu Adinegoro. Nama Adinegoro sendiri diabadikan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sebagai nama penghargaan tertinggi jurnalistik di Indonesia sejak tahun 1974. Menjadikan nama seseorang untuk sebuah penghargaan pastinya orang tersebut memiliki peran penting dalam bidangnya. Djamaluddin adalah orang Indonesia pertama yang belajar ilmu jurnalistik langsung dari negara asalnya yaitu Jerman. Sepulangnya dari Eropa, ia selalu diminta atau dipilih menjabat sebagai pemimpin dalam surat kabar atau majalah di Indonesia. Tak hanya itu fokus penulisan luar negerinya yang selalu memikat para pembaca membuat ia terpilih menjadi jurnalis yang meliput Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda pada akhir tahun 1949. Djamaluddin juga aktif memberikan pandangannya tentang nasionalisasi kantor berita Aneta. Kepedulian Djamaluddin juga diberikan untuk kaum muda yang ingin belajar ilmu jurnalistik di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Djamaluddin “Adinegoro” dalam dunia jurnalistik di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penulisan sejarah atau historis.
Development of a Mental Health Classifier Using LSTM and Text Preprocessing Techniques Haryoko, Priyo; Syukur, Abdul; Rijati, Nova
Scientific Journal of Informatics Vol. 12 No. 1: February 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sji.v12i1.21216

Abstract

Purpose: This study aims to address undiagnosed mental health conditions using social media for early detection. By applying advanced preprocessing techniques and LSTM models, the research improves classification accuracy for depression and PTSD. It highlights deep learning’s potential to process unstructured data and provides a scalable solution for real-world mental health monitoring. Methods: Data was collected from Twitter using keywords like "depression" and "anxiety." Preprocessing included normalization, tokenization, stemming, and stopword removal. An LSTM-based model with GloVe embeddings, LSTM layers, and dropout was developed. The model’s performance was evaluated using metrics like accuracy, precision, recall, and F1-score to ensure robust and applicable results. Result: The LSTM model achieved 90% accuracy, outperforming Random Forest (89%) and SVM (89%). Preprocessing steps like tokenization and stemming boosted performance by 15%. The model effectively captured temporal dependencies in text, showcasing its ability to analyze unstructured social media content for mental health detection. Novelty: This study integrates advanced text preprocessing with LSTM to enhance mental health detection. Unlike traditional methods, it captures temporal nuances using GloVe embeddings. The scalable framework provides a reliable solution for real-world applications, paving the way for multilingual and cross-platform research in mental health analytics.
Characteristics of Soil Derived from Ultramafic Rocks for Extensification of Oil Palm in Langgikima, North Konawe, Southeast Sulawesi Tufaila, M.; Sunarminto, Bambang Hendro; Shiddieq, Djafar; Syukur, Abdul
AGRIVITA Journal of Agricultural Science Vol 33, No 1 (2011)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v33i1.48

Abstract

Oil palm plantation in Langgikima was mostly grown in soils derived from ultramfic rocks which contain low productivity. Therefore, a study was required to determine the charac-teristics of soils evolved from ultramafic rocks evaluated from the aspects of soil formation and classification as well as land suitability for oil palm extensification. Soil observation in field had been carried out in locations of oil palm plantation with slope gradient < 15%, with ultramafic bedrocks (harzburgite, serpentinite, and olivine websterite). Soils from ultramafic rocks were characterized by almost acid to neutral soil reaction, poor nutrient content available (N, P, and K) and exchangeable base cations, with very low to low CEC, low to medium BS, and clay minerals dominated by goethite and magnetite. Soils from harzburgite and serpentinite rocks were classified as Acrustoxic Kanhaplustults while those from olivine websterite rocks were classified as Rhodic Kanhaplustalfs. Nowadays, soils from ultramafic rocks were unsuitable (N2) for oil palm with the very low level of available P as the main limiting factor. Therefore, efforts on soil management were necessary to be performed by adding suitable organic materials and fertilizers based on soil characteristics and crops needs.Keywords: soil characteristics, ultramafic rock, oil palm
Polisi Wanita Indonesia dan Dinamika Sosial Tahun 1948-1961 Kristiani, Sinta; Syukur, Abdul; Husmiati, Ratu
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v5i2.3997

Abstract

This research aims to examine the process formation and development of the women police in the midst of the social dynamics that occurred in 1948-1961. Women police officers cannot be separated from the series of events that occurred in Indonesia post-independence. The method used in this research is the historical method which consists of five stages, namely topic selection, source collection, verification, interpretation, and writing. The existence of women police officers was motivated by the need for women to examine refugees, witnesses, or victims of crime after the Dutch Military Aggression I. The Sumatran police service conducted a selection of women police officers starting on September 1, 1948. Changes in security conditions also influenced the development of women's police education which was discontinued as a result of Dutch Military Aggression II. After women police struggled to deliver the opening of women police officers together with Bhayangkari, the reception of women police officers was reopened in 1961 and regulates in law No. 13/1961 of women police. In addition, the task of women police officers is expanded beyond just dealing with women and children’s issues.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembentukan serta perkembangan Polisi Wanita Indonesia di tengah dinamika sosial yang terjadi tahun 1948-1961. Pembentukan Polisi Wanita tidak lepas dari rangkaian peristiwa yang terjadi di Indonesia pasca kemerdekaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang terdiri dari lima tahap yaitu pemilihan topik, pengumpulan sumber, verifikasi, interpretasi dan penulisan. Adanya Polisi Wanita dilatarbelakangi oleh kebutuhan wanita untuk memeriksa para pengungsi, saksi atau korban kejahatan pasca Agresi Militer Belanda I. Jawatan Kepolisian cabang Sumatera melakukan seleksi penerimaan Polisi Wanita dimulai pada 1 September 1948. Perubahan kondisi keamanan turut serta berpengaruh terhadap perkembangan pendidikan Polisi Wanita yang sempat dihentikan akibat Agresi Militer Belanda II. Setelah Polisi Wanita berjuang menyampaikan pembukaan Polisi Wanita bersama Bhayangkari, penerimaan Polisi Wanita dibuka kembali pada tahun 1961 dan diatur dalam Undang-Undang No.13 Tahun 1961 tentang Polisi Wanita. Selain itu, tugas Polisi Wanita diperluas tidak hanya berhubungan dengan permasalahan wanita dan anak.
Teologi Pembebasan Beragama dalam Film Bollywood Ulfa, Maria; Qomaruzzaman, Bambang; Syukur, Abdul
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 4 No. 1 (2021): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hanifiya.v4i1.11004

Abstract

Istilah pembebasan yang muncul di dalam teologi agama, merupakan gambaran fenomenatif dari aspek teologi, yang secara konklusifnya melahirkan banyak pemikir.. Lahirnya pembebasan dilatar belakangi oleh suatu kondisi diktatoral politik secara politis, otoriter lembaga-lembaga keagamaan dan kondisi sosial kemasyarakatan yang diskriminatif dan tidak populis telah mewujudkan berbagai gerakan dan aliran pembebasan. Film PEEKEY dan OH MY GOD adalah dua film yang direpresentasikan seperti sebuah kuliah singkat terkait agama, eksistensi manusia dan teologi pembebasan. Penelitian ini ingin melihat dua pesan yakni pertama, Pembebasan apa saja yang terdapat dalam film bollywood tersebut? Bagaimana strategi teologi pembebasan yang ditunjukkan dalam film bollywood tersebut? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis model Roland Barthes. Hasil analisis pada pada penelitian ini mengungkapkan bahwa film PK dan OMG telah melakukan pembebasan Tuhan terhadap pemahaman tentang Tuhan yang salah, kemudian membebaskan manusia dari permusahan karena agama dan yang ketika membebaskan manusia dari agama yang disebabkan agama.
Realitas Keagamaan Amanat Keagungan Ilahi dalam Perspektif Ninian Smart Nurdiana, Rina; Kahmad, Dadang; Syukur, Abdul; Huriani, Yeni
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 6 No. 1 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hanifiya.v6i1.25266

Abstract

Penulisan artikel ini dilatarbelakangi fenomena bermunculannya kelompok keagamaan di Indonesia saat ini, salah satunya yaitu kelompok Amanat Keagungan Ilahi (AKI) yang berada di Desa Cangkuang Kecamatan Leles Kabupaten Garut. Kelompok ini mempunyai aspek esoteric dan eksoterik yang khas dan berbeda terutama pada aspek ritual dan ekeperensial sehingga kelompok ini di sorot cukup tajam oleh masyarakat setempat. Tujuan penulisan artikel ini untuk mendeskripsikan fenomena kelompok Amanat Keagungan Ilahi yang berkaitan dengan  7 dimensi keagamaan Ninian Smart mencakup dimensi ritual, ajaran, expernsial, mitos dan sosial kelembagaan dan dimensi material   para penganutnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa AKI merupakan gerakan keagamaan di mana pengikutnya harus melewati ritual berupa pewarisan, mandi tobat, khalwat guha dan khalwat alam menjadi tahapan yang sangat sacral yang harus dilalui oleh anggota AKI yang bersungguh sungguh dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Prinsip dasar tujuan ajaran AKI adalah untuk mencapai suci hati, suci ucap, dan suci akhlaq. Melalui penelitian lapangan, wawancara mendalam serta obervasi menyimpulkan bahwa corak keagamaan kelompok AKI mengandung unsur percaya kepada alam ghaib, tradisi nenek moyang, mengandalakan olah pikir dan olah rasa serta mengutamakan urusan batin dari pada amalan lahir. Meyakini adanya wahyu berupa wangsit yang turun bagi pengikut yang terpilih.
HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN RUMAH DENGAN KEJADIAN TB. PARU PADA ANAK DI KABUPATEN SAMBAS Syukur, Abdul; Yulia, Yulia; Nopalia Resti Istikomah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8909

Abstract

TB Paru masih menjadi masalah kesehatan global yang signifikan, dengan Indonesia termasuk dalam negara dengan kasus TB tertinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara kondisi lingkungan rumah dengan kejadian TB Paru pada anak usia 0-14 tahun di Kabupaten Sambas. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control ini menggunakan 62 sampel kasus dan 62 sampel kontrol yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan pengukuran langsung kondisi lingkungan rumah meliputi ventilasi, pencahayaan alami, kepadatan hunian, paparan rokok, posisi kamar tidur, riwayat TB Paru keluarga, dan pengetahuan ibu. Analisis data menggunakan uji Chi Square dan Relatif Ratio. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kepadatan hunian (RR=3,847), ventilasi (RR=2,208), pencahayaan alami (RR=3,024), posisi kamar tidur (RR=2,879), dan riwayat TB Paru anggota keluarga (RR=9,818) dengan kejadian TB Paru pada anak. Sementara paparan rokok dan pengetahuan ibu tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya perbaikan kondisi lingkungan rumah dan edukasi masyarakat dalam upaya pencegahan TB Paru pada anak di Kabupaten Sambas.
Co-Authors Abdul Razak Naufal Abjadi, Khalid Abuk, Aleksandria Abyadul Fitriyah Adisan, Adisan Affandy Affandy Agil Al Idrus Agil Al Idrus, Agil Al Agung Prabowo Agus Ramdani Ahmad Farhan, Ahmad Ahmad Raksun, Ahmad Ahmad Ruslan Ahmadin Ahmadin Aisyah, St. Akbar Prayudi, Lalu Al Jum'ah, Muhammad Naim Alawiyah, Rita Alifia Niza Salafy Alrizal, Fahmi Firdaus Amanda, Dwika Melani Aminah Zaim Alyaminy, Ishmah Humaidatul Aming Wahyudi B Lolon Amir, Alya Amlis, Muh. Ferdin Al Rizky Ananda, Sri Devi Anasius Dei Ndewi Andre Rachmat Scabra Andry Kartika, Ni Made Anggita Salsabila, Afra Ardani, Sarwan Ardin Ardin, Ardin Arifin, Rizki Dewi Sativa Lestari Arifin, Teguh Aris Doyan Asiari, Asiari Asih Rohmani, Asih As’ad, Ajmal Ayu Pertiwi Azhar, Saifulloh Azwar Maas Baiq Sri Handayani Bambang Hendro Sunarminto Bambang Priyanto, Bambang Barazili, Sigit Benito Heru Purwanto Br Barus, yenni yosita Bria, Yunita Namok Budiman Nadapdap, Panri Budimansyah Budimansyah Casidi, Casidi Damar Pamenang, Galang Decky Aditya Zulkarnaen Delsiana Anjel Zoghara Desi Indah Natalia Besi Devid Saputra Dewi, Alfiana Chanda Dewi, Gusti Ayu Kartika Dianam Didik Santoso Didin Hikmah Perkasa Dina, Patrisia Kurnia Diniah, Siti Endar Pituringsih Erni Raster Klau Erwin Yudi Hidayat Fachmi , Muhammad Fadilah, Nurjariati Fajri, Lalu Moh. Nazar Fariq Azhar Fatmawati, Fatmawati Faturrahman Fauzia Fauzia Fazira, Yuli Ferdiansyah, Dian Firanza, Yozi Mazri Fitri, Novita Mariana Fitriani Fitriani Frans K Selly Frans K. Selly Frans Selly Furizal Furizal, Furizal Gemilang, Pices Fernama Gunadi, Sahrul Gusfina, Omira Calia Gustiana Isya Marjani Hafidhoh, Nisa'ul Haris Hermawan, Haris Harmayani, Ria Haryoko, Priyo Hatami, Muhamad Hendra Wijaya Hendri Hendri Herison, Roni Herlita, Mesi Hidayat, Sugih Akbar Hidayat, X Zardht Alex Hidayat, XZardht Alex Hidayati, Arinal Hidayati, Parni Hidayatulloh, Asep Hilyana, Siti Humaidi Husmiati, Ratu Husna, Ahmad Husna, Lobelia Asmaul Husni Wakhyudin Husnul Qodim, Husnul I Gde Mertha Ibnu Utomo WM Ika Novita Dewi Ikaputra Ikaputra Ilhamdi, Mohammad Liwa Immanuel Christianto, Mikael Indra Gamayanto Insani, Reginah Fhathonah Irvan Muzakkir Irvan Muzakkir Ismail Ismail Istikomah, Nopalia Resti Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jauhari, Fadhilah Jayed, A K M Jufri, Abdul Wahab Julianti, Liza Junaidin, Junaidin Jupri Hadi, Marham Kahmad, Dadang Karnan Karnan Kartini Kartini Kastari, Salbiah Kharisma, Roni Khomsahrial Romli Kidunga, Lyra Komarudin, Omang Kristiani Klau, Martha Kristiani, Sinta Kurniawati Kurniawati L. Lisnawati Lalu Japa, Lalu LALU ZULKIFLI Larasati, Sri Aprilia Nur Leppa, Joshua De Fatima Lestari, Irma Rahayu M. Tufaila Madiyono, Madiyono Maftu’ah, Eni Mahrus Mahrus Mahrus, Mahrus Makleat, Nirwaning Maknun, Lu'luul Maria Ulfa Mariana Ikun RD Pareira Mariani, Yuni Marjuni, Aris Marsiano, Joseph Maulana Fansyuri Maulidia, Ninda Medinah, Deayu Mitha Lailatul Meo Melianus Tefanai Merta, , I Wayan Mikrad mikrad Miranti, Sevia Moch Arief Soeleman, Moch Arief Mohammad Fathi Royyani, Mohammad Fathi Muawanah, Lutfi Mubasit Mubasit, Mubasit Muhamad Bisri Mustofa Muhammad Amin Muhammad Aridan Muhammad Junaidi Muhammad Rikzam Kamal Muhammad Rizki Akbar, Muhammad Rizki Muhammad Yusuf Muhlis Muis, Alwas Mukhlis, Alia Mulyani, Irna Mundiarti, Vanida Murni Murni N. Koten, Angelikus Nafita Tampubolon, Gokma Nahak, Deni Sanherib Nahampun, Rajin Nakib, Arman Mohammad Nanisfi, Maulidatin Nazifa, Syuhada Nefi Andriana Fajri Ngempot, Romualdus Adi Putra Nice, Kristina Nife, Kristina Nopalia Resti Istikomah Nova Rijati Nugraha, Rizka Nugraha, Sugandhi Satria Nugrohotomo, Nugrohotomo Nurdiana, Rina Nurhindarto, Aris nurul latifah Nurwijayanti Nusantara Habibi, Ahmad Rizky Oktaviani, Nur Padia Oyeyemi, Babatunde Bamidele Paspania, Karima Paulina Paulina Permadi, Hari Prapto Yudono Prihatina, Lale Maulin Putri, Devi Karisna Putri, Leza Puastri Qomaruzzaman, Bambang Rahmatin, Johana Aulina Rahmawat, Yani Rahmayanti, Afni Ramadan, Agus Ramadhan, Dimas Afditiya Ramadhan, Fazril Ramdani, Novia Ratnasari, Novika Ray, Fransiskus F. G Respasari, Barinta Nur Restu, Adam Rifqi Aulia Erlangga Rini Setiawati Rizki Rabbani, Aditya Rizky Tri Asmono Rizmaya, Rizmaya Rohadi Romi Satria Wahono Ruslan, Ahmad Rustiawan, Angga Salafy, Alifia Niza Salan, Patrisius Samrid Neonufa, Samrid Samrit Neonufa Santoso, Amin Nugrah Saputra, Acep Sari, Khopipah Wandan Selly, Frans Kristian Seran, Theodorina Novyani Setiaji, Herly Setyowati , Eny Seuk, Maria Yovita Shela Mandala Shiddieq, Dja'far Shiddieq, Djafar Simbolon, Gallex Sinlae, Reschi Van Christo Ardi Sirajuddin Siti Wuryan Soeleman, M. Arief Soemitro Padmowijoto Sogen, Yosephina K Sogen, Yosephina Katharina Sonep, Moch Subhan Purwadinata, Subhan Sufiyandi, Ilham Sukamto, Titien Sukamto, Titien S. Sukma, Izza Melati Sulakhudin Sulakhudin Sulakhudin, . Sulasna, Endang Sulihati, Indah Sultony, Ahmad Sumyadi, Yadi Suprayogi, Dian Susilawati, Susilawati Sutomo Sutomo SUYANTRI, ENI Syaiful . Syam, Edy Syamsiar, Syamsiar Syarifuddin Syarifuddin Syauki, Lalu Tafuli, Melania Flaviana S. Tampani, Fransiska Taneo, Maria Taufik Akbar Thatok Asmony, Thatok Tipalahi, Ramadan Tri Agus Setiawan Tri Setiawan Putra, Ricky Triwibowo Yuwono Tutik Khotimah Umasih Umasih Umasih Veithzal Rivai Zainal Wahid, Rivka Damayanti Wahyu Budi Santosa Wijaya, Ardi Wijoyo, Agung Winata, I Gede Darma Yanuar Zulardiansyah Arief Yeni Huriani Yeni Susanti Yenni Yosita br Barus Yosephina K Sogen Yudhi Arta, Yudhi Yudi Wahyudin Yulia Yulia Yuliana, Baiq Fadilla Yulianti, Ana Yulianty Thabita Fallo Yunus, Yusra Yusrin, Yusrin Zaenal Bachruddin Zahraini, Wahyu Zalfa, Fara Afrani Zulfa, Ria