p-Index From 2021 - 2026
10.563
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Sains Tanah Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Jurnal Ilmiah Hukum dan Dinamika Masyarakat Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Qistie: Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik (Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy) Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Syariah: Jurnal Hukum dan Pemikiran Tribakti: jurnal pemikiran keIslaman PARAMUROBI Unes Law Review JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Literasiologi Jurnal Living Hadis Jurnal Surya Kencana Satu : Dinamika Masalah Hukum dan Keadilan Abdimas UNWAHAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat UNWAHAS Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pamulang Law Review Jurnal Surya Kencana Dua: Dinamika Masalah Hukum & Keadilan Jurnal Wahana Pendidikan JURNAL AKTUAL AKUNTANSI KEUANGAN BISNIS TERAPAN (AKUNBISNIS) Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Penelitian Al-Mubin: Islamic Scientific Journal Quantitative Economics and Management Studies LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN IPS Jurnal Humaya: Jurnal Hukum, Humaniora, Masyarakat, dan Budaya PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Journal of Social Science Education Techno MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora Bulletin of Indonesian Islamic Studies Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Jurnal Penjaminan Mutu Journal of Student Research SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Riset Manajemen Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Journal of Islamic Education for Early Childhood Jurnal Manuhara: Pusat Penelitian Ilmu Manajemen Dan Bisnis Jurnal Yudistira Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Jurnal Sains Student Research ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN) Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian Dan Solidaritas Masyarakat Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Jurnal Pengabdian Multidisiplin Indonesia Indonesia Bergerak: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Nusantara Mengabdi kepada Negeri Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Reflection: Islamic Education Journal Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pelita PAUD Jurnal Ragam Pengabdian International Conference on Digital Advanced Tourism, Management, and Technology Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Eureka : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam PROCEEDINGS CONFERENCE ON DESIGN AND MANUFACTURE AND ITS APPLICATION Education Specialist JCRIM (Journal of Current Research In Multidisciplinary) Statika An-Nafah: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Jurnal Dialektika Pendidikan IPS
Claim Missing Document
Check
Articles

PROSES PENGUKUHAN ADOK DALAM ADAT KEPAKSIAN PERNONG PAKSI PAK SEKALA BEGHAK Yuniar Wike Wulandari; Ali Imron; Maskun Maskun
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 3 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.36 KB)

Abstract

This research is aimed to the Inauguration Process of Adok in Kepaksian Pernong Paksi Pak Sekala Beghak in Batu Brak, West Lampung. This research used descriptive method while the technique of analyzing data using qualitative and the technique of colecting data were interview, documentation, literature and observation. From the results of this research, can be concluded that adok consists of adok lulus kawai dan cakak adok. The inauguration process of Adok have two stages, filing of customary title/adok and penettahan adok procession.Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui Proses Pengukuhan Adok dalam Adat Kepaksian Pernong Paksi Pak Sekala Beghak Kecamatan Batu Brak Kabupaten Lampung Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui teknik wawancara, kepustakaan dan teknik dokumentasi sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adok terdiri dari adok lulus kawai dan cakak adok. Proses pengukuhan adok melalui dua tahapan yaitu tahapan pengajuan gelar adat/adok dan pelaksanaan prosesi penettahan adok.Kata kunci : adok, kepaksian pernong, pernong
Tradisi Pemberian Adok pada Masyarakat Lampung Saibatin di Pekon Negeri Ratu Kabupaten Tanggamus Yeni Agustin; Ali Imron; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 6 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.968 KB)

Abstract

The purpose of this research is to find out the procedures for administering adok in the Lampung Saibatin community in Pekon Negeri Ratu, Kotaagung District, Tanggamus Regency. The method of this research used descriptive method with data collection techniques interviews, observation, documentation and literature, data analysis techniques used analysis qualitative. The results showed that the community of Pekon Negeri Ratu in providing adok had stages in which preparations included buhippun namely hippun kemuakhian and hippun pemekonan. The implementation of giving adok includes opening such as greetings or deferred from traditional officers, then reading the ngumun namely Lampung oral literature. After the official adok was announced, the adok officer said goodbye to the adat balancer (saibatin) that he had finished his job. The completion stage of giving adok is the submission of SK adok to the bride and grooming the prayer led by customary leaders and eating together.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tata cara pelaksanaan pemberian adok pada masyarakat Lampung Saibatin di Pekon Negeri Ratu Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan kepustakaan, sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Pekon Negeri Ratu dalam melakukan pemberian adok memiliki tahapan yaitu persiapan meliputi buhippun yaitu hippun kemuakhian dan hippun pemekonan. Pelaksanaan pemberian adok meliputi pembukaan seperti salam atau tangguhan dari petugas adat, selanjutnya pembacaan ngumun yaitu sastra lisan Lampung. Setelah adok resmi di canangkan kemudian petugas adok salam pamit kepada penyimbang adat (saibatin) bahwa telah selesai menjalankan tugasnya. Tahap penyelesaian pemberian adok yaitu penyerahan SK adok kepada kedua mempelai lalu pembacaan doa yang dipimpin oleh pengelaku adat serta makan bersama.Kata kunci: adat lampung, pemberian adok, perkawinan
RUMAH ULU PADA MASYARAKAT ADAT KOMERING DI OGAN KOMERING ULU TIMUR Joko Saganta; Ali Imron; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 4 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.186 KB)

Abstract

Ulu house was a traditional house that has the function in each room. The purpose of this research was to determine the room function at the House of Komering society’s tradition in Ulu Betung Village South Sumatra. The method used was functional method. The data collection techniques were: interview techniques, observation, technical documentation, and technical literature. The technique of data analysis was the analysis of qualitative data. The results of the results shows that the House Ulu was the culture of the Komering society’s tradition which had the function of a garang, haluan, kakudan, ambin, pangking and pawon, Ulu house in maintaining the cultural values in that space of cultural value of religious/spiritual, politeness value, cooperativeness value and aesthetic value as well as having an additional function that was a function of space in the implementation of the ceremonies. Rumah Ulu sebagai rumah tradisional yang memiliki fungsi masing-masing pada tiap ruangan. Tujuannya adalah untuk mengetahui fungsi ruang pada rumah Ulu masyarakat adat komering Desa Betung Sumatera Selatan. Metodenya metode fungsional. Teknik pengumpulan datanya teknik wawancara, observasi, teknik dokumentasi, dan teknik kepustakaan. Teknik analisis data adalah analisis data kualitatif. Hasil dari penelitian Rumah Ulu adalah kebudayaan dari masyarakat adat Komering mempunyai fungsi dari garang, haluan, kakudan, ambin, pangking dan pawon, Rumah Ulu dalam menjaga nilai-nilai budayanya yakni pada ruangan tersebut memiliki nilai budaya nilai religius/keagamaan, nilai kesopanan, nilai kegotong-royongan dan nilai estetika serta memiliki fungsi tambahan yakni fungsi ruang pada pelaksanaan upacara-upacara adat. Kata kunci : masyarakat adat komering, ogan komering ulu, rumah ulu
TINJAUAN HISTORIS HUBUNGAN BANTEN-LAMPUNG PADA TAHUN 1525-1619 Mulianti Mulianti; Ali Imron; Wakidi Wakidi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 3 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.91 KB)

Abstract

The collapses of Malacca to Portuguese, the centre of trades in Southeast Asia moved to the northen part of Indonesia (Aceh) and some of them moved to the southern part of Indonesia (Banten). One of the famous port in our archipelago, namely the Port of Banten. Since the development of the economic activities, Banten expands its territory to the  famous pepper producer, namely Lampung. The writer used the historical research method incorporated data collection techniques through technical literature and documentation, and the technique for this research is data analysis and qualitative research. The result shown that Banten-Lampung have a strong relationship and both of them are need edach other. It means that if there was no Lampung, there were no peppirs, and without peppirs there was no Banten. Therefore, Banten-Lampung have the economic system and social cultural relationship which is very important  to the development for their areas. Jatuhnya Malaka ke tangan Portugis, mengakibatkan pergeseran pusat perdagangan di Asia Tenggara yang sebagian ke arah utara (Aceh) dan sebagian ke arah selatan (Banten).Salah satu pelabuhan yang terkenal di Nusantara yaitu Pelabuhan Banten. Seiring dengan perkembangan kegiatan ekonominya,  Banten mengembangkan kegiatan ekonominya ke daerah  Lampung yang sudah lama terkenal dengan ladanya. Metode yang digunakan adalah metode penelitian historis dengan teknik pengumpulan data melalui teknik kepustakaan dan dokumentasi.Teknik yang digunakan adalah teknik analisis dan kualitatif. Hasil dan pembahasan bahwasannya Banten-Lampung memiliki ikatan kekerabatan  yang sangat kuat dan hubungan saling membutuhkan satu sama lain, dengan istilah tanpa Lampung tak akan ada lada, tanpa lada tak akan ada Banten. Kesimpulannya bahwa Banten-Lampung memiliki hubungan sistem ekonomi, sosial dan budaya yang sangat penting untuk kemajuan daerah keduanya.Kata kunci: budaya,hubungan ekonomi,sosial
DESKRIPSI KEHIDUPAN MASYARAKAT PENGRAJIN BATU BATA DI PEKON SUKOHARJO II Rian Dwi Purnomo; Ali Imron; Wakidi Wakidi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 4 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.682 KB)

Abstract

The formulation of the problem in this research is ' how did the impact of industrial bricks against the social and economic life of the society in Sukoharjo 2? This research aims to know clearly how the life of bricks handicraftsman in Sukoharjo 2. The methods used in this research is descriptive method, with the techniques of data collection through the techniques of observation, questionnaires, participants’ interview and documentation. Data analysis is the analysis of qualitative data. The results of this research by the rise of the bricks industry in Sukoharjo 2, it brought a big influence to the life of the society in this area. The influence is marked by changes in terms of  social stratification,  social interaction , livelihood and income levels.Rumusan masalah ini adalah bagaimanakah dampak industri batu bata terhadap  kehidupan  sosial  dan  ekonomi  masyarakat Pekon Sukoharjo 2? Tujuan penelitian untuk mengetahui  kehidupan masyarakat pengrajin industri batu bata di Pekon Sukoharjo 2. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui: teknik observasi partisipan, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan analisis data kualitatif. Hasil dalam skripsi ini menunjukkan bahwa  munculnya industri batu bata di wilayah Pekon Sukoharjo 2 ini membawa pengaruh besar bagi kehidupan masyarakat Sukoharjo II. Pengaruhnya ditandai dengan perubahan dari segi kehidupan sosial dan ekonomi mereka pada stratifikasi, interaksi sosial, mata pencaharian dan tingkat pendapatan.Kata kunci: kehidupan, masyarakat, pengrajin batu bata 
TRADISI MULUDAN PADA MASYARAKAT RAWA ARUMKECAMATAN GROGOL KOTA CILEGON BANTEN Berta Safitri; Ali Imron; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 1 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.18 KB)

Abstract

Muludan ceremony is a traditional ceremony to commemorate the birth of the prophetMuhammad SAW. The problem statement in this research is that how the variations in theimplementation of the muludan ceremony in Rawaarum community are? Therefore, thisresearch is intended to know about the variations of muludan ceremony implemented there.Descriptive method was implemented in this research. The Data collecting techniques that wereused in this research were observation, interviews, and documentation, while the qualitative dataanalysis was used to analyze the data gathered. By considering the research that has beenemployed at the three neighborhood communities (RT) which were RT I, RT II and RT III ofone village, it was shown that the procedures of implementing the muludan ceremonies in theRawaarum village were different one to another. From those three places researched, it wasknown that there were some differences in its implementations and the equipments used thatcaused the traditional variety. Although there were some differences in holding this events, butit did not eliminate the purpose and meaning of this ceremony. Based on those threeimplementations it can be stated that this ceremony is easy to be held and it has each advantagefrom its implementations, however, after the existing of economical and creativity factors, thesecause the muludan ceremony to be different.Keywords: variations, muludan of tradition, Rawaarum communityABSTRAKTradisi Muludan adalah tradisi untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.Berdasarkan rumusan masalah, yaitu bagaimanakah variasi pelaksanaan tradisi muludan padamasyarakat Rawaarum Kecamatan Grogol Kota Cilegon Banten ? Maka, penelitian ini ditujukanuntuk mencari tahu tentang variasi pelaksanaan tradisi muludan. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi,wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis datanya merupakan teknik analisis datakualitatif. Dari penelitian yang telah dilakukan pada tiga RT yaitu RT I, RT II dan RT III dalamwilayah satu kecamatan yang menunjukkan bahwa tata cara pelaksanaan tradisi muludan diKelurahan Rawaarum berbeda. Dari ketiga tempat yang diteliti terdapat perbedaan di dalamacara pelaksanaan dan perlengkapan acara tradisi muludan, ini menyebabkan adanya suatuvariasi tradisi muludan. Walaupun acaranya sedikit berbeda tetapi tidak menghilangkan tujuandan makna dari pelaksanaan tradisi muludan. Dari ketiga prosesi pelaksanaannya terbilangmudah dan memiliki masing-masing manfaat dari pelaksanaannya namun setelah munculnyafaktor ekonomi dan faktor kreativitas maka menyebabkan tradisi muludan berbeda.Kata kunci : variasi, tradisi muludan, masyarakat Rawaarum
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERJUANGAN BATIN MANGUNANG DI KECAMATAN KOTAAGUNG PUSAT Indah Mustika Dewi; Syaiful M; Ali Imron
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 5 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.063 KB)

Abstract

The research objective was to know how the teachers perception toward the Batin Mangunang struggle against the Netherland colonialism in sub-district of central Kotaagung. The method used in this research was descriptive method. The data was collected by using questionnaire. Data analysis technique was qualitative. The research showed that the overall perception of primary school, junior high school, and senior high school teachers was positive, although they had difference percentage. The percentage of primary school teachers was 75.75%, junior high school teachers was 77.34%, and senior high school teachers was 80.42%. This research concludes that the perception of primary school, junior high school, and senior high school teachers toward the Batin Mangunang struggle against the Netherland colonialism in sub-district of central Kotaagung is positive. It can be concluded that the teachers of primary school, junior high school, and senior high school know well the Batin Mangunang struggle which includes eight indicators of struggle.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi guru terhadap perjuangan Batin Mangunang dalam menentang kolonialisme Belanda di Kecamatan Kotaagung Pusat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa, secara keseluruhan persepsi guru SD, SMP, dan SMA adalah positif, meskipun berada pada tingkat persentase yang berbeda. Persentase guru SD sebesar 75.75%, guru SMP sebesar 77.34%, dan guru SMA 80.42%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa persepsi guru SD, SMP, dan SMA terhadap perjuangan Batin Mangunang dalam menentang kolonialisme Belanda di Kecamatan Kotaagung Pusat adalah positif. Dengan demikian guru SD, SMP, dan SMA, mengetahui dengan baik perjuangan Batin Mangunang yang mencakup delapan indikator perjuangan.Kata kunci : guru, perjuangan batin mangunang, persepsi
HUBUNGAN ANTARA HASIL TES IQ (INTELLIGENCE QUOTIENT) DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA Anis Fitriana; Ali Imron; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 2 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.536 KB)

Abstract

The purpose of this researchis to determine the correlation of Intelligence Quotient test outcome and students learning achievement in X IPS class of SMA N 1 Way Jepara. The methodology used in this research was non-experiment quantitative methodology and correlation analysis as the formula. Based on the results of the research with the value x2calculated (4,01)?2(0,05)(3) and it can be concluded that there was not correlation of Intelligence Quotient test outcome and students learning achievement. The relationship formed between the result of intelligence quotient test with learning achievement was low relationship but surely.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keeratan hubungan antara hasil tes IQ dengan prestasi belajar siswa kelas X IPS di SMA N 1 Way Jepara. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kuntitatif non-eksperimen dan pendekatan analisis statistikya menggunakan analisis korelasional. Berdasarkan hasil penelitian dengan nilai ?2hitung (4,01) ?2(0,05)(3) dan dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang erat antara hasil tes IQ dengan prestasi belajar siswa. Hubungan yang terbentuk antara hasil tes IQ dengan prestasi belajar yakni hubungan yang rendah atau lemah tapi pasti.Kata kunci: hasil tes iq, hubungan, prestasi belajar
Intar Padang (Terang) dalam Sistem Perkawinan pada Masyarakat Pepadun Marga Suway Umpu Tulang Bawang Ria Maretha; Ali Imron; Yustina Sri Ekwandari
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 4 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.468 KB)

Abstract

This study aims to determine the factors causing changes in the implementation of the marriage of Tar Padang in the Pepadun Marga Suway Umpu community in Ujung Gunung Menggala Village, Tulang Bawang Regency. The method used in this research is descriptive qualitative method with data collection techniques through interviews, observations, literature studies and documentation, while the data analysis technique used is qualitative data analysis techniques. The results of the study that the factors that cause changes in the implementation of the marriage of Tar Padang in the Pepadun Marga Suway Umpu community in Ujung Gunung Menggala Village, Tulang Bawang Regency, are influenced by two factors, namely internal factors (time) and economic factors, while external factors are factors education, factors influencing outside culture and population growth.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab perubahan pelaksanaan perkawinan Tar Padang pada masyarakat Pepadun Marga Suway Umpu di Desa Ujung Gunung Menggala Kabupaten Tulang Bawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi pustaka dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian bahwa faktor-faktor yang menjadi penyebab perubahan pelaksaan perkawinan Tar Padang pada masyarakat Pepadun Marga Suway Umpu di Desa Ujung Gunung Menggala Kabupaten Tulang Bawang yaitu dipengaruhi dua faktor yaitu faktor Intern (dalam) ialah faktor waktu dan faktor ekonomi, sedangkan faktor ekstern ialah faktor pendidikan, faktor pengaruh budaya luar dan pertambahan penduduk.Kata kunci: intar padang, masyarakat pepadun, sistem perkawinan
Penerapan Model Pembelajaran Take and Give untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII Maxima Rino Al-Falah; Ali Imron; Muhammad Basri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 1 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.895 KB)

Abstract

The purpose of this study was to improve the students learning motivation by using the Take and Give learning model. The method used is the experimental research method. The technique of collecting data used were library research, observation, questionnaires and documentation. The results showed that of the 87 students who attended 3 meetings and questionnaire distribution. There was an increase in the students’ learning motivation which was obtained a percentage at the first meeting (67.77%), the second meeting (46.66%) and the third meeting gained (71.11%). The decrease in learning motivation can be seen from the first meeting questionnaire to the second questionnaire decreasing by 21.11% and the second questionnaire to the third questionnaire increasing again by 24.44%. Thus, it can be concluded that the application of the Cooperative Technique Take and Give model can increase the learning motivation of eighth grade students of SMP Negeri 6 Bandar Lampung Academic Year 2017/2018.Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Take and Give. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan, observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 87 siswa yang mengikuti 3 kali pertemuan dan pembagian Angket, ada peningkatan motivasi belajar siswa, yaitu di peroleh persentase pada pertemuan pertama (67,77%), pertemuan kedua (46,66%) dan pertemuan ketiga memperoleh (71,11%). Penurunan motivasi belajar tersebut dapat di lihat dari angket pertemuan pertama ke angket kedua menurun sebesar 21,11 % dan angket kedua ke angket ketiga meningkat kembali sebesar 24,44 %. Dengan demikian dapat simpulkan bahwa penerapan model Kooperatif Teknik Take and Give dapat meningkatkan motivasi belajar siswa Kelas VIII di SMP Negeri 6 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2017/2018.Kata kunci: model pembelajaran, take and give, motivasi belajar siswa
Co-Authors Aan Fardani Ubaidillah Aang Wahidin Abdul Majid Abdullah Khasan Achmad Subhi Amirul Hakim Achmad Supriyanto Ade Prabowo Agung Aditya Utomo Agung Husada Setiyo Nugroho Agung Stiawan Agus Mastrianto Agus Suprijono Ahmad Fauzi Ahmad Rafii Ahmad Rofiq Ahyad Bagas Nur Hidayatulloh Akhmad khoiri Akhmat Khoiri Akrom, Akrom Alexander Prabu Sadewo Alfarizqi Abdillah Mita Alif Laifudin Alvin Fahmi Addini Andi Novrianto Andrian Rifa'i Anggita Hanung Rahma Aulia Anis Fitriana Anis Marestiana Anisah Anisah Anita Annisa Rukhil Balqis Arip Purkon Arumia Fairuz Husna Arya Praditya Aryan Sugara Asep Sunarko Astri Kurnia Dewi Atikah Rahmawati A’ifatuzzahro A’ifatuzzahro Bagus Fatahhillah Bambang Budi Wiyono Bambang Pujiasmanto Beatric Alfira Damayanti Benedekta May Indrasari Berta Safitri Bety Istif Fani BUSTANUL ARIFIN C. Tri Widiastuti Cahyaning Azami Fahmi Churi Wardah Nihayati Wardah Nihayati Cici Mei Lani Cici Putri Febriyani Damateja Andika Daniswara Dannu Purwanto Danu Ranu Setiawan Debi Tiara Wulan Dari Desi Eri Kusumaningrum Desi Fitri Susanti Desi Mardianti Desi Wulan Dari Desy Miranda Dewi Ayu Sakdiyyah Dhika Aditya Purnomo Dian Ayu Larasati Dian Indriyani Dina Damayanti Dwiky, Ananda Edi Makmur Efriyani Sumastuti Eka Putriana Eka Setyo Rini El Syam, Robingun Suyud Elis Novitasari Ery Tri Djatmika RWW Fais Arina Zulfa Fani Kartikasari Fanny Syaifulloh Yusuf Farhan Puji Ramadhan Farida Nugrahani Fatiatun, Fatiatun Fatikhatul Farikhah Fildzah Aptanta Henanda Sari Fina Kartika Wati Fipka Bisono Fuji Salimah Habib Nun Azizah Halimatussadiah, Halimatussadiah Hamid Sakti Wibowo Hantari, Winda Harun Rasyid Hendrayanto Wahyu Nugroho Hendri Prastiyono Hendry Susanto Henry Susanto Herwin Muryantoro I Putu Sindhu Asmara Iftitah Chayati Imam Taulabi Imron Arifin Indah Mustika Dewi Indra Fitri Yuliana Ipnu Ata Rohman Iqbal Nur Hamza Irwan Yudianto Iskandar Syah Joko Saganta Juniardi, Alya Diva Kamarusdiana Katon Galih Setyawan Katon, Katon Ketut Leni Yanti Ketut Prasetyo Khairani Khairani Khamdan Nahi Asrofi Khofifah Irnaza Kunti Anisatul Qulub Kusnul Khotimah Labib Suzudi Laely Nur Wahidah Laila Arofatur Rohimah Linda Puspitasari Lulu Muthoharoh M Andi Firmansyah M. Al Haris M. Andi Firmansyah M. Arif Khoiruddin M. Basri M. Iqbal Notoatmojo M. Quzzan Azizi M. Sihabudin M.Iqbal Notoatmojo Maftuchin Maftuchin Mahardhika, Sunggiale Vina Marcelinus Wahyu Putra Kristianto Marzius Insani Maskun Maskun Maxima Rino Al-Falah Miftakhul Haris Mirna Octayani Moch. Anan Charismadeyanto Moh. Sakir Mohamad Ali Syaifudin Muahammad Basri Muchammad Abdul Qodir Al Judiyyi Mudinillah, Adam Mufti Nawang Prastiko Muh Khusairi Arief Fitriyanto Muhammad Asrorun Ni’am Muhammad Basri Muhammad Habib Abdu Kafi MUHAMMAD ILHAM Muhammad Rinaldy Muhammad Romzy Hawari MUKMIN Mukromin Mukromin Mulianti Mundhir Murdiati Murdiati Muslimah M Mustopa Nafhan Taufikul Khakim nasikhin Nasokah Nasokah NASUTION Nawang Prastiko Ni Komang Windari Purnani Nika Salma Rachim Niken Ayu Safitri Niswatin Novita Suparmi Ntimuk, Petronela Nuansa Bayu Segara Nunik Syamsyiah Nur Rokhman Nurul Mubin Odhian Wisnu Pratama Pakpahan, Afniria Patrik Atena Pratignya Sunu Prihatin Nurul Fitriah Prizka Rismawati Arum RA. Qonita Syalsabilla Handayani Rafika Lasya Ningrum Rahayu, Martutik Intan Rahayu Rahmida Erliyani Raisa Ayuningtyas Reki Fahlevi Reni Hudiya Resi Irmayati Ria Maretha Rian Dwi Purnomo Rifki Muntaqo Rifky Alif Dharmawan Rifqi Muntaqo Rini Usniatuti Risma Qurana Tinandri Rita Wulan Sari Rizka Ariyanti Rochmawati Rochmawati Rosa Yanuar Widiyanto Rosyid, Maskur Rudi Salam Sarah M. Zehr Sekar Indah Ningtyas Septiana Septiana Shefira Ninda Kurnia Shobirin Shobirin Silvi Nur Afifah Siti Muarifah Siti Rahmatullisa Soesanti Soesanti Soesanti Soraya, Adelia Sri Haryanto Sri Jumini Sri Susanti Tjahja Dini Sryang Tera Sarena Sugiantoro Sugiantoro Sugiantoro Suhanda Suhanda Suhendar Suhendar, Suhendar Sukma Perdana Prasetya Suma, M. Amin Sumargono Suparman Arif Susanti, Maulida Rahma Susanto Susanto Syahrul Amin Syaiful M Syifa Aqias Ignacia Taufiq Yunaz Wicaksono Teguh Marhendi Teguh Triwiyanto Tiwi Susanti Toeranto Toeranto Tri Andi Setiawan Tri Tiyasmihadi Turnya Tutut Suryaningsih Ummu Jauharin Farda Wahyuni Atika Wakidi Wakidi Wakidi Wakidi Wakidi Wakidi Wulandari, Putri Cahya Yance Anas Yeni Agustin Yudi Putra Ardiansyah Yuni Istiani Yuni Suprapto, Yuni Yuniar Wike Wulandari Yustika Sri Ekwandari Yustina Sri Ekwandari Zulham