p-Index From 2021 - 2026
20.561
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ilmu Administrasi Publik Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Majalah Geografi Indonesia Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan AL-Fikr Journal of Degraded and Mining Lands Management Equilibrium: Jurnal Pendidikan Public Health of Indonesia Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Yupa: Historical Studies Journal Phinisi Integration Review Jurnal Office Jurnal Geografi JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Etika Demokrasi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Astonjadro Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Sosio Sains Al-Qalam Jurnal Kesehatan JURNAL ILMIAH KESEHATAN SANDI HUSADA Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Jurnal Pendidikan dan Konseling Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Journal of Telenursing (JOTING) JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) PINISI Discretion Review Indonesian Journal of Social and Environmental Issues (IJSEI) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Community Research Of Epidemiology (CORE) Journal Peqguruang: Conference Series Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains Proceedings of The International Conference on Social and Islamic Studies Jurnal Kolaboratif Sains MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi International Journal of Science and Society (IJSOC) Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Pinisi Journal of Sociology Education Review Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Journal of Global Pharma Technology Innovative: Journal Of Social Science Research HISTORICAL: Journal of History and Social Sciences Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Socio-Economic and Humanistic Aspects for Township and Industry Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, Dan Sosial Humaniora Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Journal Governance and Politics (JGP) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MAKASSAR RECOVER DALAM PENANGANAN COVID-19 DI KOTA MAKASSAR Daming, Mustabir; Agustang, Andi; Muhammad Idkhan, Andi; Rifdan, Rifdan
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 4 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan; 1) Untuk menganalisis dan mengkaji secara empirik Implementasi kebijakan makassar recover dalam penanganan Covid-19 di Makassar, 2) Untuk mengetahui dan menganalisis faktor yang mempengaruhi Implementasi kebijakan makassar recover dalam penanganan Covid-19 di Makassar.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang berusaha menggambarkan realita empiris dibalik fenomena yang terjadi dan mencocokkan dengan teori yang ada dengan pendekatan studi kajian pustaka. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah studi pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Pelaksanaan kegiatan Makassar Recover Ecosystem (MRE) yang dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu Imunitas Kesehatan, Adaptasi Sosial, dan Pemulihan Ekonomi. (2) Ada empat faktor yang saling berinteraksi dalam implementasi kebijakan makassar recover dalam penanganan Covid-19 di kota Makassar, yaitu faktor komunikasi, faktor sumber daya, faktor disposisi atau sikap, dan faktor struktur organisasi atau birokrasi.
Prinsip Masyarakat Adat Kajang Dalam Mempertahankan Adat Istiadat (Studi Kasus Dalam Kawasan Adat Ammatoa) Elfira, Elfira; Agustang, Andi; Syukur, Muhammad
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 1 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v7i1.4230

Abstract

Masyarakat adat Kajang Amatoa kini memiliki peran tersendiri dalam mempertahankan adatnya melalui kepemimpinan Amatoa sebagai komunitas adat yang memiliki kepentingan tetap yang masih mempertahankan nilai dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun oleh nenek moyang mereka. Demikian, masyarakat adat Kajang Amatoa menentukan nasibnya sendiri, mewakili dirinya melalui masyarakat adat, menjalankan hukum adat, dan mematuhi aturan adat atas tanah dan wilayah lain di dalam wilayah adatnya. tetap memiliki kemampuan untuk memiliki dan mengelola sumber daya alam yang berlaku di wilayah Adat Ammatoa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian literatur. Penggunaan cara ini terkait dengan prinsip pelestarian adat adat Kajang dan terbatas pada penulis saat pengumpulan data. Kajian literatur atau penelusuran pustaka adalah kajian yang sumber datanya berasal dari berbagai literatur pustaka berupa buku, kamus, dokumen, jurnal, dan lain-lain. Kabupaten Bulukumba menunjukkan bahwa peran masyarakat adat dalam kelangsungan tradisi Kajang Amatoa sangat besar untuk menanamkan pada setiap generasi muda, bahwa ajaran Patuntung sebagai prinsip hidup. Eksistensi Hakikat Pasang adalah kebutuhan dan kewajiban yang harus dilakukan, menyamakan kedudukannya dengan wahyu dan/atau nilai-nilai sunnah yang dianut dalam ajaran agama. Ketahanan terhadap pengaruh teknologi yang terus berkembang. Sebagai wujud, prinsip asli yang dipegang masyarakat adat untuk menangkal pengaruh modernisasi dengan tetap mempertahankan cara hidup sederhana (kamase-masea) dan gaya hidup tradisional. Peran masyarakat adat adalah menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan norma hukum yang ada, menegakkan segala hukum sesuai dengan isi Pasang, dan memberikan sanksi kepada masyarakat anggotanya yang melakukan pelanggaran untuk memberikan efek jera untuk Pelajaran yang dilakukan untuk masyarakat komunitas adat kajang lainnya. 
ANALISIS TERHADAP KEBIJAKAN PEMBINAAN ANAK JALANAN DI KOTA MAKASSAR Arpin, Arpin; Agustang, Andi; Muhammad Idkhan, Andi
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 1 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i1.2745

Abstract

Dalam Konstitusi Republik Indonesia, Pasal 34 ayat (1) Undang Undang Dasar  Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI 1945) bahwa “Fakir miskin dan anak  terlantar  dipelihara oleh  Negara ”. Artinya negara dan pemerintah  bertanggungjawab terhadap  pemeliharaan dan pembinaan  terhadap fakir miskin dan anak-anak terlantar, termasuk  anak  Jalanan.   Hak asasi fakir miskin, anak terlantar dan anak jalanan,  pada hakekatnya  sama  dengan hak  asasi manusia pada umumnya, seperti termuat dalam  UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia,  UU Perlindungan Anak dan Keputusan Presiden RI No. 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Convention on the Right of the Child    (Konvensi tentang Hak-hak Anak).   Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebijakan pembinaan anak jalanan di kota Makassar.  Penelitian ini  termasuk penelitian lanjutan (follow-up study), tipe penelitian bersifat deskriptif analisis, dengan pendekatan sosiologis-yuridis normatif.Hasil penelitian disimpulkan bahwa pemberian sanksi berupa denda dan/atau ancaman hukuman kurungan bagi anak jalanan, gelandangan dan pengemis tidak sejalan dengan teori, asas dan prinsip hukum pidana ‘ultimun remedium’dan termasuk ‘over criminalization’ serta  bertentangan dengan Konstitusi, yaitu Pasal 34 ayat (1) UUD NRI 1945, UU No. 13 Tahun 2011 Tentang Penanganan Fakir Miskin, UU Perlindungan Anak, UU Hak Asasi Manusia dan Perlindungan Hak Asasi Anak. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlu dilakukan  revisi/perubahan terhadap Perda tersebut. Selain itu, perlu perbaikan dan pemenuhan hak-hak fakir miskin, anak terlantar (pengemis, gelandangan dan anak jalanan), serta sangat mendesak pengadaan rumah singgah, liposos (lingkungan pondok sosial), atau Shelter sebagaimana amanat Konstitusi, UU Perlindungan Anak dan UU Penanganan Fakir Miskin.
Dinamika Perkembangan Zaman Yang Terjadi Pada Sistem Kepercayaan Pada Masyarakat Adat Ammatoa Kajang (Studi Kasus Pada Masyarakat Kajang Dalam Dan Kajang Luar) Alfira, Evi; Agustang, Andi; Syukur, Muhammad
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v7i3.5302

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini untuk lebih memamahami dinamika perkembangan zaman yang terjadi pada sistem kepercayaan pada masyarakat adat ammatoa kajang (studi kasus pada masyarakat kajang dalam dan kajang luar). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Gambaran umum adat ammatoa kajang, (2) Sistem kepercayaan pada masyarakat adat ammatoa kajang (kajang dalam dan kajang luar), (3) Urgensi Kepercayaan Patuntung didalam masyarakat kajang. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah menggunakan metode penelitian sejarah dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif ialah jenis penelitian yang ditemuan-temuannya tidak diperoleh melalui prosedur statistik atau hitungan lainnya. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan 4 tahap yaitu heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Masyarakat adat ammatoa Kajang menganut kepercayaan yang disebut kepercayaan patuntung. Ajaran patuntung mengajarakan,iika manusia ingin mendapatkan sumber kebenaran,maka masyarakat kajang wajib menyandarkan diri pada tiga pilar utama,yaitu menghormatan Tu Rie’A’ra’na (Tuhan),tanah yang diberikan oleh Tu Rie’A’ra’na dan nenek moyang. Pada masyarakat kajang dalam masih berpengang teguh dengan aturan adat yang dibuat oleh nenek moyang mereka yang tertera pada pasang ri kajang.Tetapi pada masyarakat kajang luar sudah mulai mengikuti perkembangan zaman yang ada,yang dimana ritual-ritual yang di jalankan sudah berkurang dalam memenuhi syarat pelaksanaan ritual tersebut dan juga sudah menggunakan pakaian yang berwarna terang beda halnya dengan kajang dalam yang masih menggunakan pakaian hitam dan tidak menggunakan alas kaki.
STRATEGI DINAS SOSIAL DALAM PENANGANAN ANAK JALANAN DI KOTA MAKASSAR Syaharuddin, Syaharuddin; Agustang, Andi; Muhammad Idkhan, Andi; Rifdan, Rifdan
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 4 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v5i4.2582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang bagaimana strategi Dinas Sosial dalam penanganan anak jalanan di kota makassar serta faktor yang mendukung dan faktor yang menghambat Dinas Sosial dalam penanganan anak jalanan di kota makassar.Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode pendekatan sosiologi dan komunikasi melalui teknik observasi, dan wawancara. Sumber data yang digunakan adalah sumber primer yaitu informasi yang bersumber dari pengamatan langsung di lokasi penelitian dengan cara observasi dan wawancara, sedangkan sumber skunder yaitu data yang diperoleh dari dokumentasi, media masa, jurnal. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara kemudian menarik kesimpulan akhir dari hasil wawancara dengan meilih informan sebanyak 11 orang di kota makassar. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa strategi dinas sosial dalam penanganan anak jalanan sesuai dengan Peraturan Daerah No. 2 Tahun 2008 tentang pembinaan anak jalanan, gelandangan, pengamen dan pengemis, dinas sosial kota Makassar dalam menanggulangi permasalahan sosial dengan melakukan pendataan dan pemberian arahan, adapun beberapa hambatan dalam penanganan anak jalanan yaitu belum adanya wadah atau panti rehabilitas di kota Makassar untuk menampung anak jalanan guna membina pribadi mereka agar menjadi lebih baik sehingga dapat mengurangi jumlah anak jalanan di kota Makassar. 
Kesesuaian Pengangkatan Pejabat Struktural Pada Pemerintah Kota Makassar Arpin, Arpin; Agustang, Andi
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 1 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i1.2763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan seberapa besar tingkat kesesuaian dan ketidaksesuaian pengangkatan pejabat struktural pada Pemerintah Kota Makassar. Penelitian ini bersifat deskriptif-kualitatif, metode analisis data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah tabulasi (tabel frekuensi), persentase dan kategorisasi dengan skala likert. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa penelitian terhadap SK Walikota Makassar Nomor 4 Tahun 2002 tentang pengangkatan pegawai atau penempatan aparatur pada jabatan eselon II, eselon III eselon IV dalam lingkup organisasi Sekretariat Daerah Kota Makasssar ditemukan ketidaksesuaian dengan kriteria job spesification atau persyaratan jabatan. Hal yang sama juga diperoleh dar penilaian responden bahwa terdapat ketidak-sesuaian pengangkatan pejabat struktural dengan job spesification pada ketiga tingkatan jabatan eselon II, eselon III dan eselon IV. Secara keseluruhan, penilaian ketidak-sesuaian penempatan aparatur dalam jabatan dengan job spesification terutama terdapat pada persyaratan keahlian.Demikian pula terhadap penilaian tingkat kemampuan sumber daya aparatur eselon II,eselon III, dan eselon IV dengan job spesification terdapat pada tingkat keahlian dan tingkat pendidikan.Penilaian keadaan penempatan sumber daya aparatur yang tidak sesuai menurut SK Walikota Makassar No. 4 Tahun 2001 dengan job spesification meliputi: keahlian dan golongan kepangkatan untuk eselon II, golongan kepangkatan dan keahlian untuk eselon III, golongan kepangkatan dan keahlian untuk eselon IV.Penilaian ketidak-sesuaian tingkat kemampuan dengan penempatan sumber daya aparatur dalam jabatan terdapat pada tingkat pendidikan, pelatihan, minat serta keahlian. Sedangkan penilaian ketidak-sesuaian tingkat kemampuan sumber daya aparatur dengan job spesification terhadap ketiga tingkatan eselon II, eselon III, dan eselon IV juga terdapat pada tingkat keahlian yang dimiliki.Secara umum terdapat kesamaan antara penilaian responden dengan hasil analisis bukti-bukti sekunder mengenai penempatan dan kemampuan sumber daya aparatur dengan job spesification pada ketiga tingkatan jabatan eselon II, eselon III, dan eselon IV dalam lingkup organisasi Sekretariat Daerah Kota Makassar.
ANALISIS KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PELAYANAN PUBLIK Mahendra, Ragus; Agustang, Andi; Muhammad Idkhan, Andi; Rifdan, Rifdan
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 4 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja aparatur sipil negara dalam pelayanan publik menjadi salah satu hal yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengdeskripsikan kinerja aparatur sipil negara dalam pelayanan publik. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Untuk menilai kinerja aparatur sipil negara dalam pelayanan publik dapat dilihat dari unsur tanggung jawab, kemampuan kerjasama, ketelitian kerja, dan kejujuran dalam bekerja. Perlu pengembangan sumber daya manusia berupa pelatihan maupun diklat dalam rangka peningkatan kinerja aparatur sipil negara dalam pelayanan publik.
Dinamika Sosial Masyarakat Transmigrasi Bali di Desa Bunga Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara Khumairah, Anis; Agustang, Andi
Jurnal Pattingalloang Vol. 10, No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pattingalloang.v10i3.53088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) dinamika sosial budaya masyarakat transmigrasi Bali di Desa Bunga Jadi Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara dan 2) faktor-faktor yang mendukung terjadinya dinamika sosial budaya pada masyarakat transmigrasi Bali di Desa Bunga Jadi Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara. Jenis penelitian yang digunakan dalam konteks ini adalah penelitian kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 10 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu 1) masyarakat Bali yang melakukan transmigrasi, 2) masyarakat Bali yang berusia 17 tahun, dan 3) keturunan dari masyarakat Bali yang telah melakukan transmigrasi. Prosedur pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan member check. Analisis data dilakukan dengan 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Dinamika sosial budaya pada masyarakat transmigrasi Bali di Desa Bunga Jadi Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara terjadi karena dua hal, yaitu adaptasi dan interaksi sosial. 2) Faktor pendukung terjadinya dinamika sosial budaya pada masyarakat Transmigrasi Bali di Desa Bunga Jadi Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara ada 2, yaitu faktor internal diantaranya: a) bertambah dan berkurangnya penduduk, b) konflik, c) sarana dan prasarana, d) toleransi. Serta faktor eksternal diantaranya: a) Sebab-sebab yang berasal dari lingkungan alam fisik yang ada disekitar manusia, b) pengaruh kebudayaan lain, dan c) pendidikan lebih maju.Kata Kunci: Dinamika Sosial, Transmigrasi, Masyarakat BaliAbstractThis study aims to find out: 1) the socio-cultural dynamics of the Balinese transmigration community in Bunga Jadi, Muara Kaman District, Kutai Kartanegara Regency, and 2) factors that support the occurrence of socio-cultural dynamics in the Balinese transmigration community in Bunga Jadi, Muara Kaman District, Kutai Kartanegara Regency. The type of research used in this context is qualitative research. The number of informants in this study was 10 people determined through purposive sampling techniques with criteria namely 1) Balinese people who transmigrated, 2) Balinese people aged 17 years, and 3) descendants of Balinese people who had transmigrated. Data collection procedures are observation, interviews and documentation. Checking the validity of data is carried out by member check. Data analysis is carried out by 1) data reduction, 2) data presentation, and 3) conclusions. The results of this study show that: 1) Socio-cultural dynamics in the Balinese transmigration community in Bunga jadi Village, Muara Kaman District, Kutai Kartanegara Regency occur due to two things, namely adaptation and social interaction. 2) There are 2 supporting factors for the occurrence of socio-cultural dynamics in the Bali Transmigration community in Bunga Jadi, Muara Kaman District, Kutai Kartanegara Regency, namely internal factors including: a) increasing and decreasing population, b) conflict, c) facilities and infrastructure, d) tolerance. As well as external factors including: a) Causes derived from the physical natural environment around humans, b) the influence of other cultures, and c) more advanced education.  Keywords: Social Dynamics, Transmigration, Balinese Society
Konstruksi Sosial Perilaku Beragama pada Mahasiswa Aktivis Dakwah LDF SC Al Furqan UNM Agustang, Andi; Shaleh, Muh. Yusuf; Syukur, Muhammad; Awaru, A. Octamaya Tenri; Agustang, Andi Dody May Putra
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 12 No 1 (2023): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/solidarity.v12i1.71515

Abstract

Ekspresi perilaku beragama mahasiswa aktivis dakwah dijadikan representasi keislaman sejati di kalangan mereka. Namun disisi lain, juga memunculkan beragam stigma negatif. Tujuan artikel ini untuk menganalisis konstruksi sosial perilaku beragama mahasiswa aktivis dakwah LDF SC Al-Furqan di Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan sekaligus dampaknya bagi mahasiswa aktivis dakwah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif paradigma konstruktivisme dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Konstruksi perilaku beragama mahasiswa aktivis dakwah di momen eksternalisasi ditandai dengan kehadiran murabbi, senior, dan teman sepergaulan yang berupaya mengkonstruksi pemahaman bahwa perilaku beragama tersebut adalah wujud ketaatan terhadap ajaran islam. Namun pada momen objektivasi telah terdapat tiga konstruksi berbeda yaitu a.) Sebagai keharusan sebab telah memiliki landasan yang jelas dari kitab suci, b.) Sebagai anjuran sebab memiliki dampak positif bagi individu, c.) Sebagai hal yang perlu disesuaikan dengan kondisi sosiokultural sebelum menerapkannya. Tiga konstruksi ini menjadikan objektivasi sebagai momen yang paling dominan. Pada momen internalisasi aktualisasi perilaku beragama kurang optimal karena rasa ketidaksiapan diri, khawatir menimbulkan penolakan dari keluarga, dan masyarakat. Dampak positif perilaku beragama tersebut yakni pengembangan kompetensi atau wawasan keislaman, stabiltas psikis, dan rasa terproteksi dari hal negatif. Adapun dampak negatifnya seperti penolakan, dan stigma negatif dari keluarga, teman sepergaulan, dan masyarakat.
Awareness of the Importance of Children's Education in the Small Island Fisherman Community (Case Study of Liukang Loe Island) Nismawati, Nismawati; Oruh, Shermina; Kamaruddin, Syamsu A.; Agustang, Andi; Wirda, Mona Adria
JURNAL GEOGRAFI Vol. 15 No. 1 (2023): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v15i1.34027

Abstract

Residents of small island villages are typically classified as low-educated. This study used Liukang Loe Island as a case study to learn the truth about children's education in small island settlements. This study aims to determine how the fishing community understands the importance of education and how to increase public awareness about children's education on Liukang Loe Island. This study, which uses a descriptive qualitative technique with research informants, focuses on the "Harapan" fishing group community on Liukang Loe Island. Information was gathered through observation, interviews, and documentation. The type of analysis that was carried out by qualitative through taxonomic analysis, drawing conclusions using the Miles and Hubberman model, as well as directions to increase public awareness about the importance of education through AHP. The findings demonstrated that the Liukang Loe Island fishing community prioritized children's education, as seen by the community's, particularly families', efforts to ensure that children's education was completed. This is reinforced by the family's commitment to earning a living and covering all the children's educational demands. The fishing communities support their children's ability to advance to the highest level possible. Although there are only elementary and junior high schools on Liukang Loe Island, with limited facilities and infrastructure, children's enthusiasm and motivation to attend school are high. This does not deter the fishermen's children from continuing their high school and graduate education outside the island to obtain a better education. There are two options for raising awareness about education in fishing communities: community training and empowerment programs through NGOs, local governments, and educational institutions; and educational assistance programs in the form of notable scholarships for fishing communities in small islands.Keywords: Community Awareness, Fisherman, Education, Small Island 
Co-Authors A Hardiyanti A. Octamata Tenri Awaru A. Octamaya Tenri Awaru Abd Hady Abd. Hady J Abd. Rasyid Syamsuri Adam Badwi Adam, Arlim Adi Sumandiyar Agustang, Andi Dodi May Putra Agustang, Andi Yosi Adiwisastra Agustinus Ufie Ahmad, M. Ridwan Said Ahmadin Ahmadin Ahmadin Ahmadin Akbar Akbar Akbar Kurniawan Al Islami, Achmad Idrus Alamsyah Sahabuddin Alamsyah Sahabuddin Alfira, Evi Amal Hidayat Ambo Upe Andi Alim, Andi Andi AlQadri Ardiansyah Andi Ashar Andi Asywid Nur Andi Dody May Putra Andi Dody May Putra Agustang Andi Dody May Putra Agustang Andi Dody May Putra Agustang Andi Irmawanti Nursak Andi Kumalasari Andi Muhammad Idhan Andi Muhammad Idhan Andi Muhammad Idkhan Andi Sulfajar Andi Tenri Pada Agustang Andriana Andriana Anggreni, Alisa Anisa Datu Masuli Annas, Aswar Arifuddin Usman Arisal Arisal Arlin Adam, Arlin Armi Indrayuni Arpin Arpin, Arpin Ashar Musyafir, Ashar Ashari Ramlan Aswan Aswan Aswan Aswan Aswan Usman Baharuddin Baharuddin Bastiana Bastiana Bastiana Bastiana Bastiana Bastiana Cahyadi Nugroho Daming, Mustabir Dandi Darman Manda Manda Darmawan Salman Darmawan Sanusi Darmawan Sanusi Darmi Arda Dewi Reca Litha Djamaluddin, Musdalifah E. Lailla Pratiwi Edyanto Elfira Elfira, Elfira Emmiyani Emmiyani Erni Erni Erwin Sahabuddin Faizal Faizal, Faizal Firdaus W Suhaeb Fitri Yanti Fitriani, Lisna Annisa Grilyon Tumba' Arrang H, Imelda. Haerul Haerul Hairil Akbar Hairil Hairil, Hairil Hairuddin K Hairuddin K Hariani Harisman Harisman, Harisman Harman Harman Harun, A. Muh. Yusuf Hasbullah Hasbullah Hasriadi Herdianty Ramlan Husni Thamrin Ibnu Hajar Ibrahim Sudirman Idkhan, Andi Muhammad Idrus, Idham Irwansyah Iga Sakinah Mawarni Ilyas, Magfirah Imam Mukti, Imam Indah Ainun Mutiara Irnawaty Irnawaty, Irnawaty Irviani Anwar Ibrahim, Irviani Anwar Irwan Irwan Ismanto Ismanto Istiqama, Rizka Nur Iva St Syahrah. R Jahrir, Andi Sahrul Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Jumharyanti Jumharyanti Kamaruddin , Syamsu A Kamaruddin, Syamsu A. Khairunizha Medina Khumairah, Anis Kurniati, Asma Kusuma wardhani, A. Musfirah Nurul Lestari, Sari Arie Luh Putu Ratna Sundari Lukman Arifin M, Nursafitra Maghfirah Hariyanti Syamsul Bahri Maharani, Mutmainnah Mahendra, Ragus Mallappiang, Nasiratunnisaa Mansur Mansur Mario Mario Marisal Marisal Masita Masita Masni Masni Maswati, Rani Mawarni, Iga Sakinah Mithhar Mithhar Moh Thamrin Mappalahere Mohamad Guntur Nangi Mona Adria Wirda Muh Hajis Muh Nasrullah, Muh Muh Riadi Harimuswarah Muh. Said, Muh. Muh. Zainuddin Muh.Kamil Muhammad Agus Muljanto Muhammad Ardiansyah Makmur Muhammad Ardiansyah Makmur Muhammad Arhan Rajab Muhammad Aris Muhammad Aris Muhammad Fadly Muhammad Idkhan, Andi Muhammad Rivai Muhammad Riyas Sabir Muhammad Syukran Muhammad Syukur Muhammad Syukur Muhammad Syukur Muhammad Yusuf Muhasidah Muhasidah Muhtar Muhtar Muis Muis Musdaliah Mustadjar Musfirah Mutiara, Indah Ainun Mutmainnah Arham Nafa Urbach Nasiratunnisaa Mallappiang Nawangwulan, Kurniati Nismawati Nismawati Nismawati Nismawati Nopriawan Mahriadi Nuna, Muten Nur Azizah B Nur Fadhila Andini Nur Ghaniyu Amran Nur Hikmah Amalia Nur Riswandy Marsuki Nur Syahdi Abdi Nuraeni Mustari Nurhidayah, Ika Nurlela Nurlela Nurlindah Nurlindah Nurlita Pertiwi Nurlita Pertiwi Nurlita pertiwi, Nurlita Nursafitra M Nursyamsi Norma Lalla Nurul Fathiyyatul Mufidah Nurul Kamaliah Umasangaji Nurulia Alifhah Ramadhani Nurwiwiana Oruh , Shermina Oruh, Shermina Pannyiwi, Rahmat Prihatini, Surya Qamarya, Nurul Rahmansah Rahmat Zulfikar Hamid Rahmat, Andi Erlangga Rahmatullah Rahmawati Rahmawati Rahmi, Silatul Ramlafatma, Ramlafatma Ramlah Ramlah Ramlan, Herdianty Ramli Mobonggi Rasyid, Rusman Ratna Rtnaa@gmail.com Resky Amalia. P Rezky Aulianty Usman Rifdan Rifdan . Risma Amelia Roberto Patabang Allolangi Rosmiati Anas Rosmini Maru Rusman, Haerusman Sadewa, Arie Satriadi Safriadi Darmasnyah Saidang Saidang Salehuddin, Salehuddin Salmiah R Santy Ayu Lestari Sarfan Tabo Sarfan Tabo Sartika Sartika Sartika Saul Saul Shaleh, Muh. Yusuf Shermina Oruh Shermina Oruh Shermina Oruh Shermina Oruh Shernima Oruh Simona CH Litaay Simunati Sirajuddin Saleh Siti Aminah Sjafruddin, Rahmiah Slamet Juwanto Sofiana Sofiana Sri Hidayat Sri Rahmania Sri Utami Wulansari St. Lathifa Sabrina Arif suardi suardi Suardi Suardi Sudjud, Suratman Suhaeb, Firdaus W Sukamto, Ika Sumiyarsi Sulfiana Fiana Sulfiana Sulfiana Sumarlin Mus Sumitro Sumitro Supardi Supardi Suparman Suparman Suparman Suparman Suprapto Suprapto Suprapto Suprapto Suryadi Lambali Sutrisno Sutrisno Syaharuddin Syahban Nur Syamsu A Kamaruddin Syamsu A. Kamaruddin Syamsu Andi Kamaruddin Syarifah Nur Fajrin Syarifuddin Syukurman, Syukurman Tandibua, Juli Triono Triono Usman, Alwi Usra Utomo, Jepri Wihdaniah Wihdania Yazid Sofyan Yulianti Yulianti Yulis, Dian Meiliani Yulpan Kadir Yuni Sarah Yusmuliadi Yusmuliadi