p-Index From 2021 - 2026
19.986
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Al Ishlah Jurnal Pendidikan QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Berkala Kesehatan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Journal of Teaching and Learning in Elementary Education Tunjuk Ajar: Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar IRJE (Indonesian Research Journal in Education) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu AT-TA`DIB International Journal of Elementary Education International Journal of Educational Dynamics (IJEDS) Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa JURNAL CERDAS PROKLAMATOR Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Indo-MathEdu Intellectuals Journal Journal of Education Research Jurnal Vokasi Mekanika Jurnal Basicedu ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Homeostasis: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Dokter JURNAL TUNAS PENDIDIKAN e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal Ilmia Widya Pustaka Pendidikan Innovative: Journal Of Social Science Research JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Jurnal Medika: Medika Jurnal Elementaria Edukasia e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Indonesian Journal of Science and Education
Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Quantum Model to Students’ Learning Independence for Elementary School in Teaching Natural Science Learning Pulungan, Sumiati; Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1850

Abstract

The purpose of this reserach was to find out the effect of quantum model to students learning independence for elementary school in teaching natural science learning. The research design was classroom action research. This research was done at SDN 060827 Medan with the subject of the research was 37 students of grade V. The data collection was using: observation and questionnaire.  The data was described and elaborated by mixing some steps, they were collecting the data  data reduction, data display and finally conclusion. The result of the research prove that there was effect of quantum model to students’ learning independence for elementary school  in teaching natural science learning. Among of indicators, the highest score was motivation. Quantum model is very effective to use in teaching natural science learning for elementary school
Analisis Kesulitan Level Kognitif pada Evaluasi Sumatif Mata Pelajaran Sains di Sekolah Dasar Arzfi, Bima Prakarsa; Ananda, Resi; Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1918

Abstract

Kurikulum 2013 menuntut siswa berfikir kritis dengan cara mengembangkan soal HOTS, namun masih terlihat sekolah menyelesaikan penilaian hanya berupa sekumpulan tes sementara dalam praktik penilaian tidak berfokus pada apa yang dituntut oleh kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan kesulitan soal dan tingkat intelektualitas mata pelajaran sains Kelas V SDN Gugus 1 Kota Padang. Kajian ini menggunakan strategi spellbinding, pendekatan eksplorasi yang digunakan adalah pendekatan pemeriksaan kuantitatif untuk menggambarkan realitas berkaitan dengan level kognitif evaluasi sumatifmata pelajaran sains tentang organ pencernaan manusia Tahun Pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian secara keseluruhan menggambarkan kualitas soal menurut tingkat kesukaran berada pada kategori baik, karena lebih banyak soal level HOTS di bandingkan soal MOTS atau pun LOTS. Hasil penelitian dari  18 soal sains, terdapat 3 soal (16,67%) ditingat LOTS, 6 soal (33,33%) ) ditingat MOTS, 9 soal ditingat HOTS. Mengacu pada KKO Taksonomi Bloom tingkat kesulitan rendah tidak ada soal di level C1, dan level C2 terdapat tiga butir soal. Tingkat kesulitan menengah di level C3 terdapat dua butir soal dan level C4 terdapat 4 butir soal. Untuk soal tingkat kesulitan tinggi di level C5 terdapat 8 butir soal, dan level C6 terdapat satu butir soal.[None1] [H2] Kurikulum 2013 menuntut siswa berfikir kritis dengan cara mengembangkan soal HOTS, namun masih terlihat sekolah menyelesaikan penilaian hanya berupa sekumpulan tes sementara dalam praktik penilaian tidak berfokus pada apa yang dituntut oleh kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan kesulitan soal dan tingkat intelektualitas mata pelajaran sains Kelas V SDN Gugus 1 Kota Padang. Kajian ini menggunakan strategi spellbinding, pendekatan eksplorasi yang digunakan adalah pendekatan pemeriksaan kuantitatif untuk menggambarkan realitas berkaitan dengan level kognitif evaluasi sumatif mata pelajaran sains tentang organ pencernaan manusia Tahun Pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian secara keseluruhan menggambarkan kualitas soal menurut tingkat kesukaran berada pada kategori baik, karena lebih banyak soal level HOTS di bandingkan soal MOTS atau pun LOTS. Hasil penelitian dari  18 soal sains, terdapat 3 soal (16,67%) ditingat LOTS, 6 soal (33,33%) ) ditingat MOTS, 9 soal ditingat HOTS. Mengacu pada KKO Taksonomi Bloom tingkat kesulitan rendah tidak ada soal di level C1, dan level C2 terdapat tiga butir soal. Tingkat kesulitan menengah di level C3 terdapat dua butir soal dan level C4 terdapat 4 butir soal. Untuk soal tingkat kesulitan tinggi di level C5 terdapat 8 butir soal, dan level C6 terdapat satu butir soal. [None1] [None1] [None1]Revisi: abstrak HARUS MEMUAT:1.      Latar belakang (1 kalimat)2.      Tujuan penelitian (1 kalimat)3.      Metode penelitian (1-2 kalimat)4.      Hasil Penelitian (1-5 kalimat);5.      Kesimpulan/implikasi (1 kalimat)Catatan: Maksimal 200 kata  [H2]
Prinsip – Prinsip Dasar dalam Penilaian yang Terdapat di Sekolah Dasar Andini, Selfi Rahmi; Putri, Vianes Muliza; Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1932

Abstract

Perolehan nilai dari hasil belajar akan mendapatkan nilai yang baik apabila menggunakan pada aturan prinsip penilaian yang ada di sekoalah dasar serta bisa melihat beragam aspek yang diperoleh dari masing-masing peserta didik. Penelitian ini bertujuan  menerapkan prinsip dasar pada penilaian di sekolah dasar. Pendekatan  yang  dilakukan pada penelitian ini adalah studi literatur.  Peneliti menganalisis beberapa jurnal ataupun artikel dari  penelitian  terdahulu  yang  berkaitan dengan judul penelitian. Pengumpulan  data  dilaksanakan  dengan  jejak online melalui pencarian jurnal atau artikel dengan google schoolar. Hasil analisis dari beberapa jurnal yang didapat bahwa pada penilaian di sekolah dasar  guru masih ada yang kurang memperhartikan prinsip dari penilaian .prinsip dasar pada penilaian merupakan peranan besar keberhasilan pada pembelajaran. prinsip dasar penilaian ini ialah acuan dalam kualitas pendidikan di semua mata pelajaran, dengan harapan hasil perolehan belajar siswa siswa sesuai dengan prinsip dasar yang ada pada penilaian. Pada pembuatan penilaian sebaiknya sebagai pendidik menyesuaikan dengan sasaran belajar yang telah ditentukan, contohnya memperhatikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor.Maka dari itu, seorang pendidik harus memahami prinsip-prinsip dasar penilaian yang harus diterapkan di sekolah dasar.
Model-Model Evaluasi Pendidikan dan Model Sepuluh Langkah dalam Penilaian Devi, Meila Yufriana; Hidayanthi, Rahma; Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1934

Abstract

Dalam penyelenggaraan pendidikan tidak terlepas dari pola atau model evaluasi pendidikan guna untuk melakukan evaluasi yaang seesuai deengan aaturan yaang telaah ditetaapkan daalam suaatu modeel peendidikan.. Peenelitian ini beertujuan uuntuk mengekprolasi serta meenganalisis teentang peentingnya kompetensi guuru dalam melakukan evaluasi berdasarkan model-model pendidikan yang ada, dengan model-model evaluasi nantinya guruu akaan leebih mudaah untuuk menyesuaikan model evauasi deengan karakteristik pesertaa didiik agar evaluasi yang dilakukan menjadi lebih baik. Meetode peenelitian ini meenggunakan jeenis peenelitian studii keepustakaan (libraary reseaarch) deengan peendekatan peenelitian deeskriptif kuaalitatif. Haasil Penelitiaan ini adalah terdapat empat moodel-moodel evaaluasi Peendidikan yaitu (1) Goaal Orienteed Evaluaation, (2) Goaal Freee Eevaluation, (3) Foormatif Suumatif Evaaluation, (4) Countenaance Evaluaation. Terdaapat moodel sepuluh langkah dalam penilaian pendidikan yang tertuang dalam buku Tenbrink. Sebagai program instruktif memerlukan penilaian untuk memeriksa apakah tujuan yang diatur program dapat diketahui. Beberapa hal yang harus diketahui tentang siswa seperti guru harus melakukan evaluasi setelah selesai melakukan pembelajaran agar nantinya guru bisa mengukur sejauh mana keberhasilan pembelajaran yang telah guru lakukan.
Penilaian dan Jenis Tes yang Dibuat Oleh Guru di Tingkat Sekolah Dasar Handayani, Fitri; Maharani, Riqqah Annisa; Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2033

Abstract

Guru harus bisa memilih prosedur penilaian yang sesuai sehingga dapat mengambil suatu keputusan dalam proses belajar mengajar, mampu meningkatkan serta mengembangkan prosedur penilaian yang sesuai dalam pengambilan suatu keputusan, melakukan penjumlahan maupun menafsirkan pencapaian dalam penilaian yang telah dirancang serta mampu menerapkan pencapaianpenilaian dalam pembuatan suatu keputusan pada aspek pendidikan serta mengembangkan prosedur penilaian yang valid dengan mengacu pada informasi. Tidak hanya itu saja guru/pendidik harus tau apa saja jenis tes yang akan dibuat. Dimana jenis tes yang dimaksud. Penelitianmya menggunakan metode  studi literatur (library research), yang didasari dengan kajian pustaka yang bertujuan untuk memperkuat dalam melakukan penganalisisan terhadap sumber Dalam proses pembelajaran. Penelitiannya berawal dari perumusan suatu permasalahan yang dilanjutkan dengan penganalisisan mencapai penelitian. Pengumpulan data dalam studi literatur ini dilakukan dengan memerlukan hasil non tes yaitu dapat menelusuri jurnal melalui Google cendekiawan dan beberapa referensi seperti buku, skripsi dan lain sebagainya. Penelitian dimulai dengan cara merumuskan tinjauan serta batasan variabel yang ditetapkan. Jurnal ini dapat kita telusuri dengan menggunakan kata kunci yaitu Kata kunci Peniliaian, Jenis tes yang dibuat oleh guru. Berdasarkan hasil penelitian menggambarkan bahwasanya model tersebut sesuai dalam pelaksanaan pembelajaran dikarenakanterdamparnya pencapaian penilaian perencanaan yang mencakup pendidik, siswa maupun pencapaian belajar dengan mengalami peningkatan yang berbeda-beda pada setiap penelitian
Efektivitas Perangkat Pembelajaran Matematika Basis RME dalam Meningkatkan Pemecahan Masalah Peserta Didik di Kelas V Sekolah Dasar Herlina, Feni; Yerizon, Yerizon; Syarifuddin, Hendra; Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2138

Abstract

Pembelajaran statistika di Sekolah Dasar cenderung tersaji secara konvensional, akibatnya siswa belum memahami konsep pengumpulan dan  penyajian data dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran statistik berbasis pendekatan  Realistic Mathematics Education (RME) untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan tipe Plomp terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap pendahuluan, tahap pengembangan atau prototype (pembuatan prototipe), dan  tahap evaluasi. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas V Sekolah Dasar Negeri 18 dan Sekolah Dasar Negeri 01 V Koto Timur Kabupaten Padang Pariaman. Data penelitian didapat melalui tes, observasi dan catatan lapangan. Data dianalisis secara naratif berasal penelitian ini sudah dihasilkan LKPD dan  RPP yang valid sinkron menggunakan prinsip serta karakteristik pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). Perangkat pembelajaran dengan Realistic Mathematics Education (RME), simpel dari segi pelaksanaan, kemudahan, efesien waktu dan efektif sesuai dengan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.                                                                                                                                                    
Kegiatan Belajar Siswa dalam Pembelajaran Matematika di Kelas IV(Studi Terhadap Siswa Prestasi Tinggi, Sedang dan Rendah) Sari, Tita Purnama; Daharnis, Daharnis; Yerizon, Yerizon; Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2437

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kegiatan belajar siswa prestasi tinggi, sedang dan rendah dalam pembelajaran matematika di kelas IV, serta faktor yang mempengaruhi kegiatan belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan 6 orang informan. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data ini diolah dengan cara mereduksi data, penyajian data, terakhir penarikan kesimpulan. Hasil penelitian di kelas IV MIS tahfidz Rabbani Kota Solok menggambarkan bahwa siswa prestasi tinggi selalu mempersiapkan diri dan perlengkapan belajar sebelum pembelajaran di mulai, menyimak penjelasan guru, mencatat, berani mengemukakan pendapat, serta melakukan latihan dengan membahas soal-soal yang ada. Sementara siswa prestasi sedang, kurang mempersiapkan diri sebelum mengikuti pembelajaran, kurang fokus dalam menyimak penjelasan guru, jarang mengemukakan pendapat, serta kurang melakukan latihan setelah pembelajaran. Siswa prestasi rendah sangat kurang dalam mempersiapkan diri dan sering lupa membawa perlengkapan belajar, tidak memperhatikan guru saat menjelaskan pelajaran, tidak mau bertanya, serta tidak melakukan latihan setelah pembelajaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah dan Kemampuan Awal terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Tematik Terpadu Fauziah, Ully; Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2502

Abstract

Penelitian kuantitatif menggunakan quasi eksperimen ini memiliki tujuan agar dapat mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan awal maupun kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh. Pada penelitian ini sampel yang dipilih sejumlah 40 orang yang terdiri dari 2 kelas dengan total populasi yaitu seluruh kelas IV yang terdapat di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh. Cara penentuan sampel penelitian diambil menggunakan cluster sampling dan terpilihlah kelas IV SDN 05 Birugo sebagai kelas eksperimen sedangkan kelas IV-A SDN 10 Sapiran selaku kelas kontrol. Setalah nilai pretest dan posttest dilakukan pengujian prasayarat analisis, hasilnya menujukkan bahwa data bersifat normal dan homogeny. Uji-t dilakukan untuk menguji hipotesis dengan nilai t hitung > t tabel yakni sebesar 2,267 >1,685. Oleh karena itu Ho ditolak, sehingga penelitian ini menunjukkan hasil terdapat pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. 
Efektifitas Penggunaan Modul Digital Berbasis Model PBL terhadap Penguasaan Konsep IPA Tematik di Sekolah Dasar Hajar, Siti; Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2808

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa sehingga siswa sulit dalam menyimpulkan pembelajaran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau disebut dengan research development dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subyek penelitian Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Kabun. Hasil penelitian menunjukan  1) modul digital berorientasi problem based learning telah valid dengan perolehan rata-rata 3.70, 2) Modul digital berorientasi problem based learning untuk meningkatkan pemahaman konsep dan sikap ilmiah siswa kelas V sekolah dasar sangat praktis digunakan. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji praktikalitas dengan menggunakan angket guru dan siswa sehingga diperoleh rata-rata 89 dan 87  dengan kategori sangat praktis. 3) Modul digital berorientasi problem based learning untuk meningkatkan pemahaman konsep dan sikap ilmiah siswa kelas V sekolah dasar sangat efektif., dapat disimpulkan bahwa modul digital berorientasi problem based learning yang dikembangkan telah valid, praktis dan efektif
Model Discovery Learning Guna Meningkatkan Hasil Belajar Gaya dan Energi pada Pembelajaran Sains Tematik di Sekolah Dasar Pebrian, Iit; Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2966

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik sekolah dasar berdampak buruk pada kualitas pembelajaran. Karenanya perlu sebuah model pembelajaran guna meningkatakan hasil belajar pada diri peserta didik yaitu menggunakan model pembelajaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar gaya dan energi peserta didik di kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas. Prosedur model discovery learning ini terdiri dari enam tahap yaitu stimulation, problem statement, data collection,data processing, dan generalization. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik yang berjumlah 25 orang. Hasil dari penelitian diperoleh siklus I pada RPP memperoleh nilai rata-rata 80,12 dengan kualifikasi Baik, meningkat pada siklus II menjadi 92,85 dengan kualifikasi Sangat baik. Pelaksanaan siklus I pada aktivitas guru memperoleh nilai rata-rata 82,81 dengan kualifikasi Baik, meningkat pada siklus II menjadi 96,87 dengan kualifikasi Sangat Baik. Pelaksanaan siklus I pada aktivitas peserta didik memperoleh nilai rata-rata 82,81 dengan kualifikasi Baik meningkat pada siklus II menjadi 96,87 dengan kualifikasi Sangat Baik. Sedangkan hasil belajar peserta didik siklus I dengan nilai akhir 78,05 meningkat pada siklus II dengan perolehan 93,32. Dengan demikian model discovery learning terbukti mampu meningkatkan hasil belajar gaya dan energi pada pembelajaran sains tematik di kelas IV sekolah dasar.
Co-Authors Abna Hidayati Adnan, Fachri Adrias Adrimal, Adrimal Afriza Media Agasi, Diren Agus Ruswandi Ahmad Fauzan Ahmad Saleh Ali Imran Ananda, Resi Ananda, Vinda Dwi Andini Octaviana Putri, Andini Octaviana Andini, Selfi Rahmi ANNISA, IMRA Annisa, Indriani Sevti Annisa, Syukria Anpariza, Dwiki Ari Kiswanto Arwin Arwin Arzfi, Bima Prakarsa asmeli, rezi Asmelia, Sherly Asmelia, Sherly Putri Astafrina, Suci Aswati, Nurafni Atika, Diadara Ayani, Nabilah Ikrimah Ayubi, Thariq Al Ayunda, Yori Sri Azmi, Chairul Chaerany, Annisa Fitria Chellyadiza, Alfitri Chrisanto, Eka Yudha Daharnis Daharnis Dani, Nurhelfi Risman Daniel Happy Putra Darmansyah DARMANSYAH . Darnis Arief Desi Aulia, Desi Desi Indriyani Desyandri Desyandri Devian, Lora Dewi, Mera Putri Dian Novita Dwi Mayang Sari, Andini Dwisetiarezi, Desi Ediyanto Efendi, Friska Efendi, Nofriza Elfia Sukma, Elfia Elisa, Leni Emra, Raysa Rizkika Ramadhani F, Farida Fadhilah Fadhilah, Syaiful Fadillah, Syaiful Fahrudin, Farida Fakhriyah Fakhriyah Fauziah, Rini Fauziah, Ully Febriana, Ramanda Fhadillah, Nurul Fina Fakhriyah Finestika, Shavira Kurnia Fitri Handayani Fitri, Asnita Fitri, Ummiatul Fitria, Elwil Fitrimawati, Ayu Fortuna, Retno Aulia Gustiayu Juita Harun Hadiyanto Hadiyanto Haidir, Haidir Hamimah, Hamimah Hasanah, Mutiara Hasnah, Nur Hasnan, Syiti Mutia Henita, Nofia Herawani, Nelli Hered, Friska Herlina, Feni Hidayanthi, Rahma Ihya Hazairin Noor Indriyani, Novalina indriyanti, weni Inggria Kharisma Insani, Mesi Yulia Sari Iraqi, Hana Shilfia Irdamurni Irnanda, Ela irsyad, irsyad Islamiati, Ade Ismail, Rahimah Ivo, Gayatri Jamaris Jamaris Jasman, Putri Anas Kadri, Hanif Al Karnilawati Khairi Tsani, Ahma Kristiando, Wahyu Kurniasih, Dennti Kurniawan, Romi Ladiva, Hasmai Bungsu Lili Iswari lisda, setri wulandari Lusidawaty, Vivi M. Fachri Adnan Maharani, Riqqah Annisa mahdalena, dilla mansur, ajo Mardiah Mardiah Mardiana, Sukma Maria Montessori Marta, Hilda Marza, Anggara Masniladevi, Masniladevi Mayarnimar Mayarnimar Meila Yufriana Devi Meirisa, Arrum Meitria Syahadatina Noor Mhd Ridha Monita, Mona Montesori, Maria Mudjiran Muhammad Kristiawan Mujiarti Putri, Marta Ningrum Musbar, Fadli Muthmainah, Noor Nada, Annisa Qathratun Nadia, Deni Okta Narmi, Yulia Nelly Al Audhah Nelly Astimar Neviyarni, Neviyarni Ningsih, Yarisda Ningsih, Yumila Nisa, Mufatihatul Aziza Nofitri, Fifi Nofziarni, Aisyah Novelita, Nevi Novia Rita Novianty, Dina Rahmi Nugroho Susanto Nur Atikah Nur Azmi Alwi Nurhadiyati, Alghaniy Nurhaliza, Berliana Nurhizrah Gistituati Nuria, Sarda Nurradiati, Nurradiati Nurul Halimah Oktari, Siska Tresia Olivia, Nesta Pebrian, Iit Prakarsa Arzfi, Bima Pratiwi, Ardianti Pulungan, Sumiati Putera, Rhafi Febryan Putra, Abdio Putri Diana Putri, Aissy Putri, Dhara Atika Putri, Novi Eka Putri, Riska Nanda Putri, Sonia Dwi Permata Putri, Vianes Muliza Qathratun Nada, Annisa Rahma, Amelia Rahmadhani, Yolanda Rahmadona, Three Rahmi, Ulfia Ramadani, Anggun Ramadhani, Dhini Ramadhani, Wasthi Refariza, Elva Reinita Reinita Restiana Kartika Mantasti Hapsari Rifa’i, Muhammad Rifma Rifma Rima Melati Rini Lestari Risda Amini Rusdinal, Rusdinal Rusni, Irza Sadita, Syofia Engla Safitri, Ulandari Sakinah, Fitri Santi, Arfa Novia Saralee, Adelweiss Sari, Fitria Kumala Sari, Kurnia Nur'afita Sari, Putri Nina Sari, Riva Komala Sari, Tita Purnama Sayfullooh, Istiqomah As Siti Hajar Siti Wasilah Solfema Solly Aryza Sufyarma Marsidin Suhendra, Irwan Susanti, Marnis Suslianti, Rani Syafitri, Shinta Syafri Ahmad, Syafri Syahniar Syahniar Syamsiar, Syamsiar Syarif , Muhammad Ilham Syarifuddin, Hendra Taufina Taufina, Taufina Taupik, Riska Putri Tiok Wijanarko Triawanti Triawanti Trinindi Eriswan Fitri Umi, Faridatul Usmaulidar, Usmaulidar Usri, Wenni Rahmadani Vina Yulia Anhar Wahyuni, Elsa Waldi, Atri Wanelly, Widya Wardah, Fitri Waslina, Elmita Widya Paramita Widya Reza Yalvema Miaz Yaswinda Yaswinda Yati Yati, Yati Yeni Erita Yenny, Efry Yerizon Yerizon Yerizon Yesi Anita Yetri, Oktaveni Yolana, Ulfa Yolanda, Zuhrufa Wanna Yulia, Rahmi Yuliar Yuliar Yullys Helsa Yulyani, Yulyani Yuni Ahda Yunisrul Yunisrul Yunita, Rahmania Yuza, Arlina Zafira, Hazizah Zainil, Melva Zairmi, Ulil Zalina, Dira Zen, Zelhendri Zikri, Ahmad Zuryanty, Zuryanty