Articles
Improving Science Learning Activities and Outcomes by Using Problem Based Learning Model at Elementary School
Saleh, Ahmad;
Ahda, Yuni;
Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.578
Science learning requires direct experience in order to develop the ability to explore and understand the natural surroundings scientifically. So far in elementary school at Bukittinggi, the process of learning science only memorizes facts, principles or theories. In science learning, students are not involved in finding or applying their own ideas and they do not instill the values contained in the learning. The science learning process in classroom is not yet fully in accordance with the demands of the curriculum. The teacher provides more material in the textbook without relating it to students' daily problems that are in accordance with the material, thus causing less interesting in learning. The teacher also has not actively involved all students in learning and emphasizes learning only on students who are smarter. The purpose of this study was to increase the activity and learning outcomes of science learning by using a problem-based learning model in SDN 11 Aur Kuning Bukittinggi, West Sumatra. This classroom action research was conducted in 2 cycles with the research subjects of grade IV students with totalling 25 people. The research data were collected through observation and tests. The effectiveness of actions in each cycle from the results of observations and tests is described and then reflected to take corrective action in the next cycle. In science learning, students' learning activities were observed, namely: visual activities, oral activities, writing activities, motoric activities and emotional activities. The research findings show that the problem-based learning model can increase student activity and learning outcomes.
Perbedaan Model Problem Based Learning dengan Discovery Learning terhadap Higher Order Thingking Skills dan Self Directed Learning di Sekolah Dasar
Efendi, Friska;
Fitria, Yanti;
F, Farida;
Hadiyanto, Hadiyanto
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.647
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dan yang menggunakan model Discovery Learning (DL) pada pembelajaran tematik terpadu Kelas V di SD Negeri 03 Sintuak Toboh Gadang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain Quasi Exsperimental dengan bentuk non equivalent control group design. Teknik sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling dengan berdasarkan hasil normalitas dan homogenitas maka terrpilihlah SDN 03 Sintuak Toboh Gadang dengan sampel yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen I kelas V.A menggunakan model Problem Based Learning yang berjumlah 24 siswa dan kelas eksperimen II kelas V.B menggunakan model Discovery Learning yang berjumlah 24 siswa. Hasil penelitian terlihat bahwa hasil uji-t diperoleh thitung -3,6 < ttabel 1,7 maka Ho diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penggunaan model Problem Based Learning dengan Discovery Learning terhadap High Order Thinking Skills dan Self Directed Learning di kelas V Sekolah Dasar.
Pengaruh Model Project Based Learning (PJBL) terhadap Hasil Belajar Siswa di Sekolah Dasar
Nurhadiyati, Alghaniy;
Rusdinal, Rusdinal;
Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.684
Hasil belajar peserta didik kelas V Sekolah Dasar pada pembelajaran tematik terpadu, masih tergolong rendah. Hal ini terjadi karena peserta didik kurang berani dalam menyampaikan pendapat bahkan terkadang peserta didik kurang bisa menerima pendapat dari siswa lainnya serta siswa kurang terdorong untuk melakukan eksperimen yang menumbuhkan aktivitas belajar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan penerapan Project based learning (PjBL) pada proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh Model Pembelajaran PjBL dengan aktivitas Belajar serta hasil Belajar Siswa di Kelas IV. Jenis penelitian ini adalah adalah quasi experiment dengan dengan rancangan penelitian Randomized control group only design. Data dianalisis dengan menggunakan uji t. Dari hasil analisis diperoleh bahwa terdapat pengaruh pembelajaran Model PjBL terhadap hasil belajar di kelas IV
Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Berbasis Model Learning Cycle 5E di Sekolah Dasar
Imran, Ali;
Amini, Risda;
Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.691
Bahan ajar yang digunakan belum menuntun siswa untuk mengembangkan konsep yang telah dipelajari untuk menemukan pengetahuan baru itu sendiri. Untuk mengatasi hal tersebut maka diperlukan solusi untuk mengembangkan modul pembelajaran IPA dengan menggunakan pembelajaran siklus tipe 5E. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan modul pembelajaran IPA dengan menggunakan pembelajaran siklus tipe 5E. Model pengembangan menggunakan model 4D yang terdiri dari define, design, develop, dan disseminate. Instrumen penelitian berupa lembar validasi, angket, tes hasil belajar, sehingga modul pembelajaran IPA termasuk dalam kategori valid. Modul pembelajaran IPA termasuk kategori praktik. Penggunaan modul pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil dan aktivitas belajar siswa. Artinya, modul pembelajaran IPA efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa di Sekolah Dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran The Six Thinking Hats Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa di Sekolah Dasar
Safitri, Ulandari;
Amini, Risda;
Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.765
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian Design Static-Group Comparisson. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas di SD Istiqamah Sicincin sekaligus menjadi sampel. Terpilih kelas IVA sebagai kelas eksperimen dan IVB sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian ini adalah tes sedangkan data penelitian ini adalah hasil tes dan data observasi pelaksanaan penelitian yang diamati oleh observer untuk melihat jalannya pelaksanaan penelitian. Sesuai dengan analisis data akhir pada penelitian yang telah dilakukan, diperoleh nilai rata-rata pada dimensi pengetahuan di kelas eksperimen 72,61 sedangkan nilai rata-rata yang diperoleh di kelas kontrol yaitu 59,38. Nilai rata-rata kedua kelas menunjukkan bahwa kelas eksperimen yang pembelajarannya dengan penggunaan model The Six Thinking hats nilai rata-ratanya lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional.Hasil uji t didapatkan t hitung adalah 3,17. Dan t tabel dengan derajat kebebasan dk 45 dari tabel t(0.975)(45)= 0,521 Kriteria pengujian hipotesis adalah terima Ho jika thitung < ttabel. Dalam penelitian ini thitung > ttabel , berarti tolak Ho dan terima Ha. Dapat disimpulkan model The Six Thinking hats berpengaruh terhadap hasil belajar IPA kelas IV SD Istiqamah Sicincin
Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Model PJBL di Sekolah Dasar
Ismail, Rahimah;
Rifma, Rifma;
Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.808
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar Pembelajaran Tematik Terpadu Berbasis Model Project Based Learning (PjBL) yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IV SDN 19 Baringin Kota Padang Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan model 4-D yang terdiri dari 4 tahap, yaitu: define, design, develop dan disseminate. Instrumen pengumpulan datanya yaitu: instrument validasi berupa lembar validasi bahan ajar. Instrumen praktikalitas berupa angket respon guru dan angket respon siswa, instrument keefektifan berupa lembar test hasil belajar dan lembar observasi aktivitas belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Dihasilkan bahan ajar tematik terpadu berbasis model Project Based Learning (PjBL) dengan dengan nilai rata-rata 4,6 yang termasuk pada kategori sangat valid, (2) Praktikalitas penggunaan bahan ajar berbasis model Project Based Learning (PjBL) dengan tingkat kepraktisan mencapai 3,2 pada kategori praktis, dan angket respon peserta didik setelah menggunakan bahan ajar yang telah dikembangkan dengan tingkat kepraktisan 3,57 pada kategori sangat praktis dan (3) Efektivitas penggunaan bahan ajar tematik terpadu berbasis model Project Based Learning (PjBL) dengan kategori sangat baik
Perbedaan Keterampilan Berpikir Logis Dalam Pembelajaran Dengan Menggunakan Bahan Ajar Sains Terintegrasi Matematika Berbasis Masalah Dengan Model CTL Dalam Pembelajaran IPA
Monita, Mona;
Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.906
Pembelajaran pada perguruan tinggi dilakukan dengan memisahkan pembelajaran sains dan matematika padahal kedua materi tersebut dapat diintergrasikan. Kondisi ini membuat masih rendahnya kemampuan berpikir logis mahasiswa PGSD di salah satu LPTK di Sumatera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbedaan kemampuan berpikir logis mahasiswa yang diajarkan dengan menggunakan bahan ajar sains terintegrasi matematika berbasis masalah dengan model Contextual Teaching and Learning (CTL). Metode penelitian yang dipakai adalah metode eksperimen dengan pendekatan komparatif serta rancangan penelitian menggunakan factorial design. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah lembar tes soa kemampuan berpikir logis mahasiswa. Hasil penelitian yang menunjukan rata-rata kemampuan berpikir logis bahan ajar sains terintegrasi matematika berbasis masalah yaitu 83,55 dengan Ngain 0,76, sementara rata-rata kelas dengan model CTL 69,58 dengan Ngain 0,60. Jadi kesimpulan yang diperoleh adalah terdapat perbedaan kemampuan berpikir logis mahasiswa yang mana kemampuan berpikir logis mahasiswa yang menggunakan bahan ajar sains terintegrasi matematika berbasis masalah lebih tinggi daripada kemampuan berpikir logis mahasiswa yang menggunakan model CTL
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Pencapaian Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar
Taupik, Riska Putri;
Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.958
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran Project Based Learning terhadap pencapaian hasil belajar IPA siswa Sekolah Dasar. Penelitian kauntitatif adalah jenis penelitian yang digunakan dengan bentuk quasy eksperiment design. Desain riset yang digunakan adalah The Non equivalent Control Group Design. Populasi riset ini adalah 5 SD dalam Gugus II Koto Salak yang kemudian diambil sampel dengan teknik cluster random sampling. Penelitian dilakukan di SDN 02 Koto Salak kelas VA sebagai kelas eksperimen dan VB sebagai kelas control yang masing-masing terdiri atas 19 orang. Teknik analisis data dalam riset ini menggunakan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas selanjutnya uji-t untuk pengujian hipotesis. Rata-rata pre-test untuk kelompok eksperimen adalah 49,842 dan setelah diberikan perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning diperoleh post-test 82,631. Sedangkan untuk kelas kontrol diperoleh rata-rata pretest 53,21 dan post-test setelah dibelajarkan menggunakan pendekatankonvensional 71,105. Setelah dilakukan uji- t diperoleh thitung = 3,8421 dan ttabel = 2,028 dengan taraf nyata 0,05. Dengan demikian thitung = 3,8421 > ttabel = 2,028 maka disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan model Project Based Learning terhadap pencapaian hasil belajar IPA siswa Sekolah Dasar dalam model pembelajaran tema Lingkungan Sehat.
Pengaruh Model RADEC pada Pembelajaran Tematik Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar
Andini, Selfi Rahmi;
Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.960
Penelitian ini memiliki tujuan yaitu mendeskripsikan pengaruh di model pembelajaran RADEC terhadap hasil perolehan belajar peserta didik sekolah dasar pada tema lingkungan sahabat kita. Penelitian ini jenisnya ialah kuantitatif dalam bentuk quasy eksperiment design. Desain yang diterapkan ialah The Non equivalent Control Group Design. Teknik yang diambil untuk pengambilan sampel ialah cluster random sampling, Populasi sebanyak 7 SD dalam lingkup Gugus II Kec. Tanjung Raya. Penelitian dilakukan di SDN 01 Maninjau kelas Va beranggota 19 peserta didik untuk kelas eksperimen dan kelas Vb untuk kelas kontrolnya yang beranggotakan 20 peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan ialah menggunakan uji prasyarat berupa uji normalitasnya kemudian uji homogenitasnya serta uji hipotesisnya menggunakan uji t. Rata-rata pada pre-test di kelas eksperimen ialah 44,05263, setelah menerapkan model pembelajaran RADEC diperoleh post-test 82,47. Pada kelas kontrol memperoleh rata-ratanya di pretest 44,15 dan post-test setelah dibelajarkan menggunakan pendekatan konvensional 69,5. Setelah dilakukan uji-t diperoleh thitung= 3,68 dan ttabel 1,68709 dengan taraf nyata 0,05. Dengan demikian thitung = 3,68 > ttabel = 1,68709 maka disimpulkan ditemukan pengaruh model RADEC terhadap hasil perolehan belajar peserta didik SD tema lingkungan sahabat kita
Pengaruh Strategi POE Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Di Sekolah Dasar
Anpariza, Dwiki;
Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.965
Tujuan percobaan yakni mengetahui efek strategi POE kepada kemampuan berpikir kreatif pelajar di kelasIV SD di daerah Lima puluh Kota. Bentuk percobaannya yaitu kuantitatif metode Quasy Eksperimen, wujudnya Nonequivalent pretest-posttest grup designcontrol.Teknik sample memakai clusster random sampliing melalui sampel yang terdiri dari dua kelas. Efek penelitian menerangkan bahwa ratarata diperoleh pada kelaseksperimen adalah 76,96,sedangkan kelas control memperoleh ratarata 58,28. Dari penjabaran data hasil > ialah 5,55 > 1,6772. Dilihat dari selisih rata-rata hasil indeks penilaian kemampuan berpikir kreatif dan rata-rata hasil observasi kemampuan berpikir kreatif dua kelas siswa. Hasil observasi rata-rata kelas eksperimen sebesar 37,3% cukup kreatif, dan rata-rata hasil observasi kelas kontrol sebesar 21,33% tergolong tidak kreatif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berpikir kreatif antara siswa yang menggunakan strategi observasi dan interpretasi prediktif (POE) dengan siswa yang menerima pembelajaran biasa