p-Index From 2021 - 2026
13.521
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Mentari Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik AKTUALITA Journal of Engineering and Technological Sciences BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Jurnal Ilmiah Peuradeun JURNAL MANAJEMEN Educatio Visipena JURNAL SERAMBI ILMU Jurnal Biology Education Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal TEPAT: Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat KOMIK (Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komputer) AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Unes Law Review JASa (Jurnal Akuntansi, Audit dan Sistem Informasi Akuntansi) Al-Falah: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Pagaruyuang Law Journal Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Journal of Accounting Auditing and Business Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin Ius Civile: Refleksi Penegakan Hukum dan Keadilan JURNAL EDUKASI NONFORMAL JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Trias Politika TIN: TERAPAN INFORMATIKA NUSANTARA LEGAL BRIEF Studies in Learning and Teaching Tadulako Master Law Journal Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Jurnal Cahaya Mandalika International Journal of Engineering, Science and Information Technology Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian JHCLS Jurnal Ekonomi Proceedings of International Conference on Multidiciplinary Research Proceeding International Seminar of Islamic Studies Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Jurnal Teknologi Kimia Unimal Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Mazahib: Jurnal Pemikiran Hukum Islam Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Jurnal AbdiMU Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Al-Iqtishadiah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Journal of Accounting Research, Organization and Economics (JAROE) Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Journal of Educational Research (JER) Lok Seva: Journal of Contemporary Community Service Interdiciplinary Journal of Education Jurnal Maps (Manajemen Perbankan Syariah) Jurnal Malikussaleh Mengabdi JURNAL PERSEGI BULAT Maqashiduna: Jurnal Hukum Keluarga Islam Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research JURNAL REKAYASA KIMIA & LINGKUNGAN International Journal of Kita Kreatif Jurnal Pengabdian Bakti Akademisi JIS: Journal ISLAMIC STUDIES Syaikhuna: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ) Journal of Islamic Education and Learning JIMEKA Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Limbah Cair Industri Kelapa Sawit Sebagai Pupuk Organik Cair Dengan Penambahan Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit Fitriani, Fitriani; Kurniawan, Eddy; Jalaluddin, Jalaluddin
Prosiding Sains Nasional dan Teknologi Vol 11, No 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 11 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v1i1.4886

Abstract

Pupuk organik cair adalah larutan dari hasil pembusukan bahan-bahan organik yang berasal dari sisa tanaman, kotoran hewan, dan manusia yang kandungan unsur haranya lebih dari satu unsur pupuk yang bahan dasarnya berasal dari hewan atau tumbuhan yang sudah mengalami fermentasi dan bentuk produknya berupa cairan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisa kualitas unsur hara makro dalam pupuk organik cair dari limbah cair pabrik kelapa sawit dengan penambahan abu tandan kosong. Pembuatan pupuk organik cair ini dilakukan melalui proses fermentasi. Dalam hal ini digunakan bioaktivator effective microorganisme (EM-4) dan penggunaan dua variasi bahan untuk mengetahui kualitas unsur hara makro yang terbaik untuk pupuk organik cair. Variasi bahan yang ditambahkan kedalam 1 liter limbah cair pabrik kelapa sawit berupa EM4, dan abu tandan kosong yaitu 30 ml : 15 gr, 40 ml : 20 gr, dan 50 ml : 25 gr. Kemudian difermentasikan selama 8, 10 dan 12 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan N, P, dan K yang terbaik pada pupuk organik cair ini adalah pada waktu fermentasi 12 hari dengan variasi bahan 50 ml : 25 gr yaitu untuk nitrogen (N) 2,77%, phospor (P2O5) 3,66%, kalium (K2O) 2,39%.
Pemanfaatan Daun Jamblang Sebagai Bahan Pembuatan Handsinitizer Dalam Bentuk Cair Zurrahmi, Zurrahmi; Ibrahim, Ishak; Dewi, Rozanna; Jalaluddin, Jalaluddin; Sulhatun, Sulhatun
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 5 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - October 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i5.16619

Abstract

Syzygium cumini L yaitu nama pohon dan buah dari keluarga jambu yang diketahui di berbagai daerah yang meiliki sebutan berbeda: duwet di Jawa Timur, jembolan di Jawa Barat, jambe kleng di Aceh, dan javaplum di Amerika. Selain memiliki nilai gizi, S. cumini L juga memiliki manfaat sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan antibakteri. Hand sanitizer biasanya mengandung alkohol dengan konsentrasi 65-95%, yang dapat menyebabkan iritasi kulit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk pengembangan sanitizer dengan jumlah alkohol antara 60% hingga 80%, dengan tambahan triklosan dan ekstrak daun jamblang. Kandungan daun jamblang meliputi flavonoid, alkaloid, steroid, tanin, dan saponin yang memiliki kemampuan untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk merumuskan dan menguji efektivitas antiseptik tangan yang dibuat dari daun jamblang (Syzygium cumini L), menggunakan empat variasi konsentrasi etanol (60%, 70%, 75%, dan 80%) serta lima durasi perebusan (30, 45, 60, 75, 90 menit).Dimana Penelitian ini sudah dilakukan sebelumnya oleh (Bahri, Syamsul dkk, 2021) dengan judul Formulasi Sediaan Gel Minyak Atsiri Tanaman Nilam (Pogostemon Cablin Benth) Sebagai Antiseptik Tangan (Hand Sanitizer), yang belum dilakukan adalah membuat sanitizer dalam bentuk cair. Pengujian dilakukan terhadap keempat formulasi meliputi pengujian pH, organoleptik, kemampuan penyebaran, dan efek antibakteri. Komposisi sanitizer yang natural dan  diperoleh pada formula dengan konsentrasi etanol 80% (U2) dengan waktu perebusan 30 menit (mengandung 40 ml filtrat daun jamblang, 10 ml etanol, 10 ml gliserin, dan 10 ml aloe vera). Formulasi ini efektif menghambat Staphylococcus aureus tumbuh dengan diameter zona hambat sebesar 16,8 mm, menunjukkan hasil yang homogen, memiliki pH 5,4 yang mendekati pH kulit, dan daya sebar sekitar 5 cm sampai 8 cm, menunjukkan konsistensi semisolid yang nyaman digunakan.
PENGARUH WAKTU PERENDAMAN DAN MASSA INHIBITOR EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI TERHADAP LAJU KOROSI BAJA LEMAH DALAM LARUTAN NaCl 4% Zulkifli, Zulkifli; Kurniawan, Eddy; Ibrahim, Ishak; Jalaluddin, Jalaluddin; Meriatna, Meriatna
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 5 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - October 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i5.14239

Abstract

Logam seperti besi dan paduannya masif digunakan sekarang ini. Kekurangannya terletak pada pengkaratan yang dapat dialami sehingga menjadikan besi rusak. Langkah memperlambat pengkaratan dengan ditambah inhibitor. Inhibitor alami cukup efektif serta baik bagi lingkungan sekitar. Tanin adalah zat yang penghambat karat, bahan alternatif dengan kandungan tannin tinggi ialah daun jambu biji. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh serta persentase efisiensi korosi dari ekstrak daun jambu biji. Tahap awal dilakukan dengan memotong baja sesuai dengan ukuran, lalu serbuk daun jambu biji dihitung beratnya dan ditambah heksana, kemudian direndam 48 jam setelah itu dipanasi dan disaring. Larutannya dipanasi kembali hingga kental. Dimasukkan baja ke ekstrak daun jambu biji dengan massa 4, 6 dan 8 dimaksudkan agar baja terlapisi permukaannya selama 3 hari terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke larutan NaCl 4% dengan lama waktu 3, 6, 9, 12 dan 15 hari. Lalu dihitung berat akhirnya. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, yang belum pernah dilakukan adalah dengan memanfaatkan ekstrak dari daun jambu biji menjadi inhibitor untuk menghambat terjadinya korosi baja. Laju korosi (karat) dan efisiensi dihitung dengan metode gravimetric. Penelitian ini memberitahukan jika ekstrak daun jambu biji dengan massa 4 bisa menggeser laju korosi pada baja pada larutan NaCl 4% dan efisiensi inhibisi sebesar 3,102%.
PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI L.) PLAT BAJA ST 41 SEBAGAI INHIBITOR KOROSI PADA MEDIA AIR LAUT Luvia, Indal; Ibrahim, Ishak; Jalaluddin, Jalaluddin; Kurniawan, Eddy; Faisal, Faisal
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 5 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - October 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i5.15855

Abstract

Korosi adalah proses di mana material mengalami kerusakan yang menyebabkan penurunan kualitas logam tersebut. Dalam penelitian ini, bubuk daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dicampur dengan etanol 70% selama 24 jam untuk diekstrak, menghasilkan filtrat. Penelitian ini menggunakan plat baja ST 41 dengan ukuran 4x4x0,3 cm, dengan variasi konsentrasi 5, 7, 9, 11, dan 13 gr/ml, serta variasi waktu perendaman 8, 11, 11, dan 17 hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas ekstrak daun belimbing wuluh sebagai inhibitor laju korosi pada plat baja ST 41, serta untuk memahami pengaruh variasi waktu perendaman dan konsentrasi ekstrak daun belimbing wuluh terhadap laju korosi. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, penelitian sebelumnya telah fokus pada pengaruh konsentrasi inhibitor terhadap laju korosi plat baja ST 41. Namun, masih ada beberapa variabel lain yang dapat dimasukkan ke dalam penelitian ini untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif. Seperti, waktu perendaman terhadap laju korosi juga dapat dieksplorasi.  Metode penelitian menggunakan metode ekstraksi maserasi. Pada sampel ini, dilakukan analisis tannin yang ditandai dengan perubahan warna setelah penambahan FeCl 5%, dan adanya gumpalan setelah penambahan gelatin 1%. Hasil analisis menunjukkan kehilangan massa tertinggi pada perendaman selama 17 hari adalah 0,24 gr, sedangkan yang terendah adalah 0,07 gr. Semakin banyak inhibitor yang digunakan, semakin rendah laju korosi yang terjadi. Efisiensi inhibisi tertinggi terjadi pada perendaman 17 hari dengan nilai 71,6%. Melalui analisis SEM, ditemukan bahwa semakin besar perbesaran gambar, semakin terlihat perubahan bentuk yang signifikan dari permukaan yang awalnya kasar hingga yang sudah mulai rusak akibat korosi. Namun, semakin tinggi perbesaran, gambar yang dihasilkan menjadi semakin jelas.
PEMBUATAN BRIKET DARI CAMPURAN KULIT BUAH DURIAN DAN CANGKANG KELAPA SAWIT SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Hasibuan, Khalil Gibran; Kurniawan, Eddy; Jalaluddin, Jalaluddin; Bahri, Syamsul; Ibrahim, Ishak
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 5 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - October 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i5.13694

Abstract

Sebagai sumber bahan bakar alternatif itu murah dan mudah dibuat, briket merupakan biomassa padat. Kulit buah durian kaya akan lignin dan selulosa namun relatif rendah pati. Karena berat jenisnya yang tinggi dan kandungan karbon yang tinggi pada lignoselulosa yang terdapat pada cangkang kelapa sawit, bahan ini sangat cocok untuk digunakan sebagai arang. Mengetahui bagaimana penambahan getah pinus dan lateks karet pada kulit durian dan tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar air, kadar abu, laju pembakaran, dan nilai kalor cangkang kelapa sawit yang berkaitan dengan produksi briket. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, tetapi belum pernah dilakukan dengan menggunakan perekat getah karet, getah pinus dan perbandingan komposisi bahan baku. Briket dibuat dari kulit buah kelapa sawit dan durian dikarbonisasi pada suhu 400oC dan 500oC. Perbandingan kulit durian dan cangkang sawit adalah 40%:60%, 50%:50%, atau 60%:40%. Partikelnya berukuran 50 mesh, dan kandungan perekatnya masing-masing 10%, 15%, 20%, atau 25% untuk lateks karet dan resin pinus. Briket selanjutnya diukur dengan mengukur kapasitas panas, laju pembakaran, jumlah abu, dan jumlah air. Jumlah air yang optimal terhadap perekat lateks karet pada campuran 40%:60% adalah 1,08%, jumlah optimal perekat abu terhadap lateks karet pada campuran 40%:60% adalah 4,36%, laju pembakaran optimal adalah 0,186 gr/ menit pada campuran 60%:40% dengan perekat lateks karet 10%, dan nilai kalor optimal pada campuran 50%:50% dengan perekat lateks karet 25% adalah sebesar 7427,82 kal/g. Penelitian ini menemukan bahwa bahan briket terbaik adalah campuran 50% air, 50% abu, dan 25% perekat lateks karet. Laju pembakaran ideal adalah 0,306 gr/menit, dan nilai kalor sebesar 7427,82 kal/g. Kadar air 1,82%, kadar abu 6,05%, dan perekat lateks karet 25%.
PERBANDINGAN PEREKAT BIOKOMPOSIT KITOSAN DAN PATI UBI KAYU UNTUK PEMBALUT LUKA PRIMER DENGAN MENGGUNAKAN PEREKAT ASAM SITRAT DAN PEKTIN Tarigan, Jhodi Okta Albiqho; Jalaluddin, Jalaluddin; Dewi, Rozanna; Faisal, Faisal; Muhammad, Muhammad
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 5 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - October 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i5.16453

Abstract

Pembalut luka primer adalah produk seperti lapisan tipis yang berguna untuk pelindung luka. Memiliki sifat biokompotabilitas, rendah toksisitas, aktivitas anti bakteri, dan kestablian kimia yang baik, sehingga mempercepat penyembuhan luka. Dalam penelitian ini, kitosan-pati ubi kayu dan bahan ikat silang asam sitrat dan pektin digunakan untuk membuat pembalut luka primer. Dengan mempertimbangkan perbandingan perekat asam sitrat dan pektin, penelitian yang belum dilakukan bertujuan untuk membuat pembalut luka biokomposit kitosan-pati ubi kayu. Penelitian ini sudah pernah dilakukan dengan menggunakan bahan dasar Pati jagung/pati kentang/pati sagu, maka dari itu penelitian ini digunakan pati ubi kayu. Dalam penelitian ini, beberapa pendekatan digunakan, termasuk persiapan bahan baku, pengelolaan biokomposit pembalut luka primer, dan uji daya serap air. Dalam uji daya serap air, biokomposit kitosan-pati ubi kayu dengan ikatan silang asam sitrat mencapai variasi komposisi(50:50:2) sebesar 15% dan biokomposit kitosan-pati ubi kayu dengan ikatan silang pektin mencapai variasi komposisi (50:50:10) sebesar 734,00%. Uji ketebalan menunjukkan bahwa biokomposit kitosan-pati ubi kayu dan bahan ikat silang asam sitrat memiliki hasil terbaik pada variasi komposisi (50:50:10) sebesar 0,3725 mm, sedangkan biokomposit kitosan-pati ubi kayu dan bahan ikat silang pektin memiliki hasil terbaik pada variasi komposisi (50:50:10) sebesar 0,325 mm. Oleh karena itu, gugus fungsi OH dan CO ditemukan dalam uji gugus fungsi (FTIR) pada sampel, merupakan sifat hidrofilik pada pembalut luka. Selain itu, gugus-gugus menunjukkan bahwa pembalut luka mudah terurai dan ramah lingkungan.  
PENGARUH KONSENTRASI NaOH PADA PEMBUATAN TAWAS DARI ALUMINIUM FOIL DAN KALENG BEKAS jannah, raudhatul; Kurniawan, Eddy; Jalaluddin, Jalaluddin; Zulnazri, Zulnazri; Kamar, Iqbal
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 5 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - October 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i5.15038

Abstract

Dalam pengolahan air limbah, tawas digunakan sebagai flokulan karena sangat baik untuk mengendapkan partikel tersuspensi baik koloid maupun suspensi. Sebaliknya, tawas juga bermanfaat saat digunakan untuk menjernihkan air dan menjaga makanan tetap segar. Sebelumnya, penelitian ini telah menggunakan pelarut KOH untuk melebur kertas aluminium dan kaleng pocari sweat. Dalam penelitian ini, pelarut NaOH digunakan untuk melebur kertas aluminium dan kaleng pocari sweat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi NaOH dalam jumlah tawas yang dibuat dari kertas aluminium dan kaleng pocari sweat. Dalam penelitian ini, NaOH digunakan dengan konsentrasi 20%, 25%, 30%, 35%, 40%, dan 30 % larutan H2SO4 6M untuk memperoleh tawas. Kemudian oven dengan suhu 70„ƒ selama 1 jam. Penelitian ini sudah pernah dilakukan dengan menggunakan pelarut KOH, maka dari itu di penelitian kali ini menggunakan pelarut NaOH. Tawas yang dihasilkan dihitung % yield, kelarutan dalam air. Dari hasil yang diperoleh % yield pada aluminium foil  konsentrasi 20 % sebesar 17,97 gr, konsentrasi 25 %  sebesar 19,33 gr, konsentrasi 30 % sebesar 39,10 gr, konsentrasi 35 % sebesar 44,02 gr dan konsentrasi 40 % sebesar 46,24 gr. Sedangkan pada kaleng pocari sweat % yield konsentrasi 20 % sebesar 12,27 gr, konsentrasi 25 % sebesar 12,93 gr, konsentrasi 30 % sebesar 14,59 gr, konsentrasi 35 % sebesar 30,03 gr dan konsentrasi 40 % sebesar 31,16 gr. Bagian tak larut dalam air pada aluminium foil paling tinggi pada 35 % sebesar 0,36 gr, sedangkan bagian tak larut dalam air pada kaleng pocari sweat paling tinggi pada konsentrasi 20 % sebesar 0,36 gr. Hasil menunjukkan bahwa melarutkan aluminium foil dan kaleng bekas lebih cepat dengan peningkatan konsentrasi yang digunakan, tetapi peningkatan konsentrasi ini harus disertai dengan peningkatan kadar H2SO4 agar proses pembentukan tawas lebih mudah dan lebih cepat.
Pemanfaatan Ekstrak Daun Pandan Wangi (Pandanus Ammaryllifolius) Sebagai Inhibitor Korosi pada Plat Baja ST 41 dalam Media Air Payau humairah, syarifah siti; Ibrahim, Ishak; Ginting, Zainuddin; Kurniawan, Eddy; Jalaluddin, Jalaluddin
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 6 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i6.16235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ekstrak daun pandan wangi sebagai inhibitor laju korosi pada plat baja ST 41 dalam air payau. Variasi konsentrasi ekstrak dan waktu perendaman dieksplorasi untuk mengetahui pengaruhnya terhadap laju korosi. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, penelitian sebelumnya telah fokus pada pengaruh konsentrasi inhibitor terhadap laju korosi plat baja ST 41. Namun, masih ada beberapa variabel lain yang dapat dimasukkan ke dalam penelitian ini untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif. Seperti, waktu perendaman terhadap laju korosi juga dapat dieksplorasi. Metode ekstraksi maserasi digunakan untuk memperoleh filtrat ekstrak, yang kemudian diuji untuk menentukan kandungan tanin. Hasil analisis menunjukkan bahwa ekstrak daun pandan wangi memiliki potensi sebagai inhibitor korosi, dengan penurunan laju korosi seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak dan waktu perendaman. Efisiensi inhibisi tertinggi terjadi pada perendaman selama 16 hari dengan konsentrasi 12 gr/ml, mencapai 52,04%. Pengamatan menggunakan SEM juga mengkonfirmasi perubahan morfologi permukaan plat baja ST 41 akibat korosi, dengan tingkat kerusakan yang berkurang seiring dengan penambahan inhibitor. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan yang penting tentang potensi ekstrak daun pandan wangi sebagai agen anti-korosi dalam aplikasi praktis di lingkungan yang korosif.
Bahaya Penyebaran Informasi Hoaks dan Antisipasinya Muharrir, Muharrir; Moulia, Nouvan; Jalaluddin, Jalaluddin; Zulfikar, Muhammad Nahyan; Adabi, Muhammad Ikhwan; Ridha, Ismu
Lok Seva: Journal of Contemporary Community Service Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/lokseva.v3i2.10488

Abstract

The spread of hoax information in Indonesia has recently increased, causing concern, especially with the ease of accessing information through various media, with social media being the primary platform for its dissemination. The active users of social media are mostly teenagers, particularly students, who are accustomed to commenting, sharing, and providing critiques on these platforms. Often, the information shared is not verified for its source, and as long as it goes viral, it is quickly spread to others. This habit can lead to the spread of unverified hoaxes, which can have negative impacts such as psychological attacks, bullying, and legal consequences for hoax spreaders under the ITE Law. Based on this issue, we conducted a community service activity using socialization and discussions about the dangers of hoax dissemination and how to anticipate them among students. The event held at SMA 2 Meulaboh went well and solemnly. The results of this activity showed that many students are still unaware of the dangers of spreading hoax information. Therefore, this initiative provided a deeper understanding, with the hope that students will become more cautious and able to filter the information circulating, especially from unknown sources.
Implementation of Jarimatika Method to Improve Multiplication Calculation Ability in Grade III Elementary School Students Akrom, Muhamad; Zihab, Zihab; Jalaluddin, Jalaluddin; Imam Muslim, Rachmat
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 4 (2024): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i4.444

Abstract

This study aims to describe the use of the jarimatika method to improve multiplication calculation skills in grade III students at SD Negeri 2 Surabaya Utara in the 2023/2024 Academic Year. This research approach is a classroom action research with four stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. Data collection techniques in this study used observation, tests and documentation. The data obtained from the research results were then analyzed using data analysis consisting of three stages, namely (1) data reduction, (2) data presentation, (3) drawing conclusions. Based on the initial conditions, the first data obtained were only 11 students (60.4%) whose scores were able to reach the KKTP while 14 students (39.6%) whose scores were below the KKTP. After conducting the research, the results obtained showed that in cycle I there were 19 students (72.48) who were able to achieve the KKTP score and 6 (27.52%) students whose scores were below the KKTP. Meanwhile, in cycle II, there were 2 students (19.28) who were below the KKTP and 23 (80.72%) students who were able to achieve the KKTP score. This shows that learning activities using the jarimatika method can improve student learning outcomes in multiplication material.
Co-Authors - Khairil AA Sudharmawan, AA abdullah, humaira Abrar, Muhammad Ifan Adabi, Muhammad Ikhwan Ade Irma Suryani Adhitya, Andika Restu Adrin, Prista Agung Munandar Agustina, ria Ahmad Fikri ahmad yani Ahmadi Hasan Akmal, Nurul Akmal, Nurul Alberth Nugrahadi Ndun Alias Azhar, Alias Amalia, Erlisa Amellya, Shebrina Amme, Rudi Amri, Samsun Ananda, Dhea Riski Anas, Kamal Andalia, Nurlena Ansary, Khairil Anshari, Hafiz Arfandy Arfandy Ariaty, Ariaty Arief, Rifqy Lamkaruna Arif Fitria, Rizal Arrahman, Berryl Chaliq Aseri, Akhmad Fauzi Aswad, Musriadi Aurora, Tassa Azhari Azhari Azhari, Fathurahman Azwir Azwir Baharuddin, Dharina Bahri, Syamsul Syamsul Batara, Gamal Bustaman, Bustaman Chairinnisa, Chairinnisa David Agustinus Nguru Deden Makbuloh Devi, Sri Marlia Dian Aswita, Dian Dian, Hadyan Dina Amalia Dina Ariani, Dina Djafar, Zuriyati Djufri - Eddy Kurniawan Effendy Arif Eka Octavian Pranata Elyana, Eneng Erdiansyah, Ahmad Fahri Erfan, Zainul Ernawati, Luh S. Evi Apriana Fadlisyah Fadlisyah Fahmi Al Amruzi, M. Faisal Faisal Fathurrahman Azhari Fauziah, Siti Salma Fazira, Zetta Febriyanti, Dewi Fibarzi, Wiza Ulfa FIKARLIA, FIKARLIA Fikri, Ahmad Ma’mun Firman Wahyudi, Firman Wahyudi Firmansyah, Juli Fitriani Fitriani Furqon, Muhamad Ginting, Zainuddin Ginting Gusti Muzainah Hafiizh Maulana Halim, Ahmad Rasyidi Halimatussakdiah Halimatussakdiah Hambali Hambali Hamdani Hamdani Hamdi, Fahmi Hammoodi, Samira Hasibuan, Khalil Gibran Herlina Herlina Heru Satria Tambunan, Heru Satria Hikmah Hikmah Hukaimah, Hashifah Humaira, Hisanah humairah, syarifah siti Husaini, Hasan Ibrahim Ibrahim Ibrahim, Ishak Ida Hasmita, Ida IMAM MUSTOFA Indra K, Tri Nanda Irawan, Andhi Irma Suryani Ishak Ishak Ishak Ishak Iwan Jazadi Jaidi, Muhammad Jauziati, Baiq Juanda Juanda Juanda Juanda Jumarsa, Jumarsa Kamar, Iqbal Kasim, Lukman Khafidah, Wahyu Khairunnisa Khairunnisa Komarudin Komarudin Kuniawan, Eddy Kurniawan, Eddy Eddy Lawa, Alvrado Bire Leni Maulinda, Leni Lidia Wati Lisa Andriani lismarita, lismatrita Long, Ahmad Sunawari bin Lukman Hakim Luthfi, FuaD Luvia, Indal M. Fahmi Al Amruzi, M. Fahmi M. Rizal Yahya Machfud, Andi Maghfuri, Safiul Mahardani, Rosita Arya Mahdani, Mahdani Mahlia, Yamnur Mahmud, Hamdan Mahmud, Moh. Maidar, Maidar Malik, Agus K. Manafe, Nitty C. Manan, Maidar Abdul Manurung, Farida Win Sari Mariani Mariani Mariani, Siti Salmiyatun Marwan Marwan Masrullita, Masrullita Maulidi, Irham Megawati - Meriatna Meriatna Miftahuddin Miftahuddin Miki Wijana Mohd Isha Awang Mohlis, Mohlis Moulia, Nouvan Muchtamarini, Yulia Muhamad Akrom Muhamad Shadiq, Gusti Muhammad Adam, Muhammad Muhammad Akbar MUHAMMAD HARIS Muhammad Haris Riyaldi, Muhammad Haris Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Syahid Muhammad Syam, Azhari Muhammad Yasir Yusuf Muhammad Zulhilmi Muharrir Muharrir Muhsin Aseri, Muhsin Muis, Muhamad Ali Muja'hidah, Muja'hidah Mukhlis Yunus Mulik, Simon E. Mulya, Maulana Heru Mulyawan, Rizka Muslihuddin, Gusti Musriadi, Musriadi Muthawali, Dede Ibrahim Nabila, Nabila Nadya, Nova Nafi, Muhammad Nasaruddin Salam, Nasaruddin Nasrul ZA, Nasrul Nasrun Nasrun Nasution, Ade Iskandar Nasution, Hermawan Nellis Mardhiah Nirva Diana Nizam, Ahmad Norrahman, Rezki Akbar Nourma Ulva Kumala Devi Nouvan Moulia Novi Sylvia Novita Sari Noviyanti, Anita Nuhari, Insan Nuraeni Nuraeni Nuraini Nuraini Nurila, Yurma Nurlaila, Rizka Nurmalita Nurmalita Nurul Akmal Nurulloh, Muh Zulhifzi Nurwijayanti panjaitan, Ira wardani Pelawi, Erisantana Petrus Kune Piarah, Wahyu H Prasatia, Ridha Pratama, Agus Pratiwi, Dirgahayu Purwoko, Agus Puteri, Febbyola Putri, Adzqi Amalia Putri, Cut Nazila Putri, Tasya Ananda Queennenza, Mareta Syamsya Rachmat Imam Muslim Rafsanjani, Aiza Rahadian, Mohammad Febry Rahma, Ayu Rahmawati, Aulya Ramlah Ramlah Raudhatul Jannah Ridha, Ismu Riwu, Agus R. Rizani, Rasyid Rizka Nurlaila, Rizka Nurlaila Rosa, Indah Puspita Rosalinda Rosalinda Rosmiyati Rosmiyati Rozanna Dewi Rustan Tarakka Sabahanudin, Sabahanudin Safrida Safrida Said Musnadi Saiful Bahri Saifullah Saifullah Sakir, A Salsabilla, Raudhah Saragi, Lambok Pamancar Sari, Mira Permata Sari, Winning Amintas Kartika Waruwu Sartika Sartika Sauqi, Muhammad Setiawan, Muh. Setyowati, Irma Sharfina Permata Noor, Erla Sinaga, Dicky Hartama Sirait, Wiranto Hernandesz Siregar, Muhammad Ridha Sitanggang, Evi Dahliani Siti Aisyah Siti Mayang Sari Sitorus, Ika Pratiwi Berliana Sogen, Yohanes G. Sri Astuti, Veronica Sugeng Rianto Sukarman Purba Sulhatun Sulhatun Surya, Erdi Suryani, Ni N. Suryani, Ni Putu F. Suryati Suryati Susanti Susanti Syahfitri, Ajeng Syahir, Ahmad Syakur, Syabburin Syam, Burhanuddin Syamsul Bahri Syukriy Abdullah Tamimi, Azlya Salsabila Tarigan, Jhodi Okta Albiqho Teuku Meldi Kesuma, Teuku Meldi Teuku Salfiyadi Theedens, Jonas F. Trisna, Nila Uly, Kirenius Umairoh, Ummi Umi Hijriyah Urrahmah, Syifa Usman, Musliadi Bin Uswatun Hasanah Utami, Lia Walil, Kamal liansyah Waruwu Sari, Winning Amintas Kartika Widari, IGA Wijana, Miki Wiyani, Sri Yuana, Adella Yuliani , Ma’rifah Yundari, Yundari Yunus, Marthen Yustiani Yuliana Bette Zainuddin Ginting Zaizafun, Rena Zakaria Zakaria Zakaria, Radhiah Zaki Mubarak, Muhammad Zihab, Zihab Zulfa, Rahmita Zulfikar, Muhammad Nahyan Zulnazri, Z Zurrahmi, Zurrahmi