Articles
Pemikiran Tasawuf Anregurutta H. Abdurahman Ambo Dalle
Mursalim, Mursalim
FENOMENA FENOMENA Vol 7 No.2, 2015
Publisher : LP2M IAIN Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (742.76 KB)
|
DOI: 10.21093/fj.v7i2.301
This research wants to know proprietary tasawuf thinking by Anregurtta H. Abdurrahman Ambo Dalle (called Ambo Dalle) in his book in Bugis's lingual version “al Qawl al shadiq li Ma ’ rifat al Khaliq / ada tongeng tongengnge ri annessana pappejeppue ri puang pancajie“. Thus, this research is bibliographical observational type (library research) one that gets character descriptive analysis. Anregurutta Abdurrahman Ambo Dalle is constitute ulama's figure that combine among knowledge syariat and tasawuf's knowledge. Harmony who did by Anregurutta among knowledge syariat with reality knowledge is an effort for unbent tarekat's concept or flow (tasawuf) one that amends, notably on Bugis's society who restrains from al Qur'an and hadits. That thing is looked while Anregurutta combine among bodily religious service and spritual religious service, one that religious service comes into the world is territorial temporary carnal job religious service, spritual is territorial heart job which is as recitation (remember) to God and that is core than religious service in Islamic. Such too its criticism to tasawuf's teaching with concept ittihad and hulul, which is a concept that teaches one to declare for self a slave until to its The Infinite upon remembers (recitation) and at that moment as one with God, therefore expression “العابد والمعبود ÙˆØ§ØØ¯ “ while Anregurutta Ambo Dalle is “ العابد ÙˆØ§ØØ¯ والمعبود ÙˆØ§ØØ¯ â€
Fatwa-fatwa M. Quraish Shihab dalam Bidang Hukum Islam
Mursalim, Mursalim;
Madani, Abu Bakar
FENOMENA FENOMENA Vol 5 No 2, 2013
Publisher : LP2M IAIN Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (386.528 KB)
|
DOI: 10.21093/fj.v5i2.238
This study wanted to see about legal thought of Shihab in one of his book that discuss the issues of Islamic law , "M. Quraish Shihab Answering 1001 Islamic Problem You Should Knowâ€. This study focuses on what methods he used in the legal ways of fatwa istimbath. Shihab -as familiar as the figure in his thinking commentators- not just dwell on the tafsir world, but also in the legal world (Syar’i). It can be seen in a variety of legal ideas outlined in his book with many problems, ranging from worship to the social problems of society. In this study, the authors found that Shihab in the views of law as outlined in the book can enlighten the Islamic society to face the various problems faced which are explicitly described by the Qur'an and the Hadis.
TANGGAPAN REMAJA DI SAMARINDA TERHADAP NOVEL POPULER JINGGA DAN SENJA KARYA ESTI KINASIH: KAJIAN RESEPSI SASTRA
Putri, Widhari;
Mursalim, Mursalim;
Dahlan, Dahri
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 4, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (502.168 KB)
|
DOI: 10.30872/jbssb.v4i2.2662
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tanggapan atau respons remaja terhadap novel populer Jingga dan Senja karya Esti Kinasih.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Jingga dan Senja Karya Esti Kinasih. Subjek penelitian ini adalah kelompok siswa kelas XI Bahasa dan Budaya SMAN 2 Samarinda sebagai responden penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif, yang terdiri atas tiga komponen analisis, yaitu: reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan beberapa hal. Pertama, tanggapan remaja terhadap novel Jingga dan Senja telah menunjukan beberapa tanggapan. Dalam penelitian ini objek yang digunakan adalah pembaca real sehingga dapat memberikan tanggapan yang apa adanya. Responden beranggapan bahwa novel Jingga dan Senja merupakan novel teenlit yang bagus dengan alur yang dibuat semenarik mungkin oleh penulis sehingga responden dapat menikmati novel dan dimanfaatkan sebagai pengisi waktu luang. Responden memberikan tanggapan aktif dan pasif yang dipengaruhi oleh pengalaman dan pengetahuan responden terhadap karya sastra yang dibaca sebelumnya. Kedua, novel Jingga dan Senja banyak terdapat adegan-adegan tauran, melawan guru dan sifat tokoh utama yang badung. Jika pembaca tidak benar-benar meresapi makna yang ingin disampaikan oleh pengarang, maka pembaca akan berfikir bahwa perilaku seperti itu tidak masalah jika diterapkan dalam kehidupan nyata.
STRUKTUR KESADARAN TOKOH UTAMA DALAM CERITA PENDEK PASTU DAN KEKAYI KARYA OKA RUSMINI: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA
Irani, Ade Yunita;
Mursalim, Mursalim;
Dahlan, Dahri
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni dan Budaya Vol 4, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (538.268 KB)
|
DOI: 10.5281/ilmubudaya.v4i2.2664
Psikologi Sastra adalah kajian yang memandang dan menelaah aktivitas kejiwaan di dalam karya sastra. Psikologi Sastra juga merupakan bidang ilmu yang menerapkan hukum-hukum atau kaidah-kaidah psikologi di dalam karya sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aktivitas kejiwaan di dalam karya sastra berupa cerita pendek Pastu dan Kekayi karya Oka Rusmini. Aktivitas kejiwaan yang dimaksud adalah struktur kesadaran di dalam diri manusia yang tergambar di dalam diri tokoh-tokoh karya sastra terserbut sebagai objek penelitian. Struktur kesadaran menurut Carl Gustav Jung terbagi menjadi dua, yaitu fungsi jiwa dan sikap jiwa. Dengan demikian, rumusan penelitian dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana fungsi jiwa tokoh utama dalam cerita pendek Pastu dan Kekayi karya Oka Rusmini berdasarkan teori Psikoanalitik Carl Gustav Jung? (2) bagaimana sikap jiwa tokoh utama dalam cerita pendek Pastu dan Kekayi karya Oka Rusmini berdasarkan teori Psikoanalitik Carl Gustav Jung? Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang berfokus pada data-data kualitatif atau bukti-bukti berupa deskripsi dan uraian data. Pendekatan penelitian menggunakan Psikologi Sastra sebagai pemahaman aspek-aspek kejiwaan tokoh rekaan. Data pada penelitian ini adalah fakta-fakta yang terdapat dalam objek kajian berupa kutipan-kutipan yang didapatkan dari hasil membaca dan mencatat. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah interpretasi psikologis. Hasil penelitian yang telah dilakukan berdasarkan struktur kesadaran menurut Carl Gustav Jung adalah sebagai berikut. Pertama, tokoh Cenana pada cerita pendek Pastu cenderung bersifat perasa. Dengan kata lain, ia melakukan dan memikirkan segala sesuatu berdasarkan suka dan tidak suka atau senang dan tidak senang. Sedangkan sikap dan perilaku Cenana cenderung introver, karena ia lebih suka menyendiri dan menilai segala sesuatu berdasarkan pandangan subjektifnya. Kedua, tokoh Kekayi pada cerita pendek Kekayi cenderung memiliki sifat pemikir. Kekayi melakukan sesuatu berdasarkan apa yang baik dan menguntungkan baginya. Sedangkan sikap dan perilaku Kekayi cenderung ekstraversi karena ia cenderung egois dan cenderung memaksa orang lain untuk mengikutinya. Ia memiliki rasa percaya diri yang besar dan memiliki keinginan untuk menjadi pusat perhatian.
THE EFFECT OF PROBING PROMPTING ON STUDENTS’ WRITING ACHIEVEMENT AT TENTH GRADE OF MAN 1 BOMBANA
Hasnia, Hasnia;
Mursalim, Mursalim;
Agustina, Sitti
Journal of Teaching of English Vol 5, No 2 (2020): Journal of Teaching of English
Publisher : Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (201.97 KB)
|
DOI: 10.36709/jte.v5i2.13608
The objective of this research was to find out the effect of using probing prompting on students’ writing achievement at tenth grade of MAN 1 Bombana. This research applied quasi experimental design that consist of experimental class and control class. The sample of this research were students at class X IPA and X IPS in MAN 1 Bombana who were register in academic years 2019/2020. The sample taken by using cluster random sampling and the total numbers of students are 46, 22 for experimental class (X IPA) and 24 for control class (X IPS). The research instrument was written test which focus on narrative text. The researcher collected the data by giving pre-test in both of the classes, giving treatment in experimental by giving probing prompting and non-probing prompting in control class, and giving post-test in both of the classes. In analyzing the data were used SPSS 16.0 version. To examine the hypothesis the researcher used an independent sample t-test. Based on the result, it showed that students’ mean score of post-test in experimental class is 64.35. It is raised 9.83 point from its pre-test (54.52). While students’ mean score of post-test in control class is 56.82. It is only raised 4.97 point from its pre-test (51.85). Besides, the value of degree of freedom (df)= 42, t=4.574, and sig (2 tailed)=0.000. It means that the probability (sig) value is lower than α ( p value < α or 0.000 < 0.05). Therefore,probingprompting had a significant effect on students’ writing achievement at tenth grade of MAN 1 Bombana.
THE EFFECT OF GUIDED QUESTION TECHNIQUE ON STUDENTS’ WRITING ACHIEVEMENT AT THE TENTH GRADE OF SMA NEGERI 1 BOMBANA
Nurfianti, Fifi;
Jaya, Amir;
Mursalim, Mursalim
Journal of Teaching of English Vol 5, No 1 (2020): Journal of Teaching of English
Publisher : Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (193.663 KB)
|
DOI: 10.36709/jte.v5i1.13598
The aim of this research is to investigate the effectiveness of guided question technique on students’ writing achievement. This research used pre-experimental design with one group pre – test and post – test design. This study involved all students in class X MIA1 of SMAN 1 Bombana. The total sample was 29 students taken by using simple random sampling. The data of this research were collected by giving pre-test and post-test to the students in the form of written test. The data were analyzed by using SPSS 16.0 version by using descriptive analysis and inferential statistics. Result of data analysis indicated that guided question technique had positive significant effect on students’ writing achievement and could develop students’ skill in writing recount paragraph. It was based on result of descriptive analysis in which students’ pre test average score (mean) was 52,81, while mean of the post test score was 76,69. Moreover, result of probability value was .000 which was less than level of significant (05). It means that guided question technique is effective to develop the students’ achievement in writing.
THE CORRELATION BETWEEN STUDENTS’ METACOGNITION AND THEIR ACADEMIC ACHIEVEMENT IN ENGLISH SUBJECT AT SMAN 8 KENDARI
Amrin, Amrin;
Tanduklangi, Amri;
Mursalim, Mursalim
Journal of Teaching English Vol 4, No 3 (2019): Journal of Teaching English
Publisher : Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.085 KB)
|
DOI: 10.36709/jte.v4i3.11059
The study aimed at investigating the correlation between students’ metacognition and their academic achievement at the eleventh grade of SMAN 8 Kendari. The objective of the study is to answer the following research question: is there any significant correlation between student’s metacognition and their academic achievement in English subject at SMAN 8 Kendari?. The study was correlation research study, which employed quantitative research methods. The data was collected from 46 participants who are from SMA N 8 Kendari class XI IPA I and IPS II. The data collection was carried out by using a Metacognition questionnaire and English achievement students from report card. Researcher used cluster random sampling technique in taking the sample. The data of the study was analyzed through Spearman correlation analysis of SPSS 16. The result shows that the coefficient correlation that obtained from the computation is 0,443 and categorized as moderate correlation. The result shows that there is a significant correlation between students’ metacognition and their academic achievement in English subject. This conclusion of this study was drawn through the result of computation which showed that the value of coefficient correlation (r) between two variables, that was students’ metacognition as the variable X and academic achievement as the variable Y, is as moderate as that of the Spearman correlation table with 0,05 level significant. Further, the data showed that there was a moderate correlation. Therefore, it means that the alternative hypothesis was accepted and the null hypothesis was rejected.
MANTRA PADA TRADISI MINUMAN PENGASIH DALAM PERNIKAHAN SUKU DAYAK BELUSU: KAJIAN FOLKLOR
Sulistriani, Jenny;
Mursalim, Mursalim;
Dahlan, Dahri
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni dan Budaya Vol 5, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jbssb.v5i1.4629
The formulation of the problem in this study are (1) what is the form of the mantra in the tradition of the Dayak Belusu wedding Minuman Pengasih? (2) what is the function of the mantra contained in the tradition of the Dayak Belusu tribe wedding Minuman Pengasih? The research objectives were (1) to describe the form of the mantra in the tradition of the Dayak Belusu Minuman Pengasih  (2) to describe the function of the mantra contained in the tradition of the Dayak Belusu wedding Minuman Pengasih. The type of research used in this research is field research with a qualitative descriptive approach. The data used in this research is the mantra on the tradition of minuman pengasih in the Dayak Belusu tribal marriage, while the data sources in this study were obtained from informants. Data collection techniques used in this study include: observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used in the research used qualitative analysis techniques, namely: (1) data collection, (2) data transcript, (3) transliteration, (4) drawing conclusions. The results of the analysis of the form of the mantra in the tradition of loving drink in Belusu tribal weddings are a form of prayer to the spirits of the ancestors and the function of the mantra to keep things away from bad things, so that the Belusu community events run smoothly and remain harmonious.
KEPERCAYAAN DALAM MITOS BEO’ SUKU DAYAK PUNAN APUT KECAMATAN KAYAN HILIR KABUPATEN MALINAU KALIMANTAN UTARA: KAJIAN FOLKLOR
Julia, Julia;
Mursalim, Mursalim;
Dahlan, Dahri
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 5, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jbssb.v5i1.4605
Beo’ adalah salah satu kepercayaan Suku Dayak Punan Aput yang yang masih melekat di kehidupan penganutnya hingga masa kini. Beo’ bagi Suku Dayak Punan dipercayai sebagai utusan dari Sang Pencipta utuk menyampaikan pesan atau pedoman baik dan buruk dalam beraktivitas. Beo’ mempunyai arti penting bagi kehidupan suku dayak Punan Aput. Suku Dayak Punan Aput memercayai bahwa Beo’ adalah sejenis burung yang dinamai Lagehek. Burung ini memberi tanda dengan suaranya tentang baik dan buruknya suatau kegiatan atau aktivitas yang akan dilakukan oleh Suku Dayak Punan Aput. Dari suara burung inilah masyarakat akan memutuskan akan melanjutkan atau menunda, bahkan menghentikan aktivitasnya. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang menerapkan analisis pendekatan deskriptif kualitatif. Tujuan pendekatan tersebut untuk mendeskripisikan secara sistematis tentang Beo’ yang merupakan suatu kepercayaan suku Dayak Punan Aput. Langkah selanjutnya adalah dengan menganalisis dengan tiga tahapan berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan hasil penelitian. Analisis awal menggunakan teori religi dan folklor untuk mendapatkan pembahasan mengenai Beo’. Teori selanjutnya yang digunakan adalah mitos. Teori tersebut digunakan untuk mendeskripsikan mitos Beo’ suku Dayak Punan Aput. Hasil penelitian menunjukkan mitos Beo’ suku Dayak Punan Aput memiliki arti yang sangat berpengaruh bagi kehidupan suku Dayak Punan Aput pada masa lampau hingga masa sekarang. Hal demikian dikarenakan suku Dayak Punan masih berpedoman kepada Beo’ sebagai simbol atas keberlangsungan aktivitas yang akan dilakukan.
REFLEKSI MASYARAKAT DAYAK TUNJUNG DALAM DONGENG AJI DAN KILIP BERSAUDARA (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA AUGUSTE COMTE)
Juan, Ambrosius;
Mursalim, Mursalim;
Dahlan, Dahri
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni dan Budaya Vol 5, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/ilmubudaya.v5i1.4495
Abstrak DongengAji  dan Kilip  Bersaudara  adalah cerita  rakyat  yang lahir  dan berkembang di masyarakat Dayak Tunjung Kalimantan Timur. Diceritakan bahwa kaum lelaki Dayak Tunjung yang berburu di dalam hutan dan di usik mahkluk gaib  yang bernama  Wok Lemo  Bawo. Makhluk  gaib tersebut  tewas lalu tumbuhlah padi dan palawija. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan dongeng Aji dan Kilip Bersaudara dengan menggunakan teori struktur faktual dan mendeskripsikan hokum tiga tahap menurut Auguste Comte dalam dongeng Aji dan Kilip Bersaudara. Penelitian ini menerapkan analisis pendekatan deskriptif kualitatif. Mendeskripsikan peristiwa-peristiwa yang menggambarkan perkembangan masyarakat dengan analisis berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan hasil penelitian. Analisis awalmenggunakan teori struktur factual untuk mendapatkan struktur cerita. Teori selanjutnya adalah hokum tiga tahap menurut Comte. Teori tersebut digunakan untuk mendeskripsikan perkembangan masyarakat yang dialami tokoh dalam dongeng Aji dan Kilip Bersaudara. Hasil penelitian menunjukan struktur factual dalam dongeng Aji dan Kilip Bersaudara terdapat alur, karakter, dan latar. Dongeng ini menggunakan alur maju, karakater yang terdapat dalam dongeng ini ialah karakter pemberani, penakut, dan rakus. Gambaran latar dalam dongeng yaitu di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Permasalahan yang terjadi di dalam dongeng menunjukkan refleksi masyarakat Dayak Tunjung pada tahap teologis masyarakat yakin dengan hal supernatural serta kemunculan benih tanaman dari muntahan makhluk  gaib. Tahap metafisik  mulai  mendapat  kesadaran akan sebab akibat tetapi masih tanpa verifikasi, tokoh Kilip penasaran mengapa tidak satu pun jerat- jerat tersebut membuahkan hasil. Tahap positif masyarakat berhasil membuat jalur perangkap diprediksi akan dilewati hewan darat,  kejadian tersebut menandai pemikiran masyarakat di tahap positif. Kata  kunci:  auguste  comte, dongeng aji  dan kilip bersaudara, refleksi suku dayak tunjung