p-Index From 2021 - 2026
18.82
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SAINS MEDIKA : JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Natapraja : Kajian Ilmu Administrasi Negara Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Jurnal Hubungan Internasional JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora PENDIPA Journal of Science Education Jurnal Representamen Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan community: Pengawas Dinamika Sosial NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Jurnal Elemen JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Sospol : Jurnal Sosial Politik Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Medica Hospitalia Jurnal Perencanaan Pembangunan AL-ADABIYA: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan Literatus Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik Jurnal Politik Pemerintahan Dharma Praja JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Strategic and Global Studies Jurnal Diplomasi Pertahanan Jurnal Kewarganegaraan Journal of Correctional Issues (JCI) Devotion: Journal of Research and Community Service Jurnal Syntax Fusion : Jurnal Nasional Indonesia FOCUS: Journal of Social Studies Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo) Manajemen dan Kewirausahaan International Journal of Science and Society (IJSOC) East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) International Journal of Humanities Education and Social Sciences Formosa Journal of Social Sciences (FJSS) Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Interdependence Journal of International Studies Journal of Law, Poliitic and Humanities Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Indonesia Sosial Sains HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Sosial, Politik dan Budaya (SOSPOLBUD) Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Jurnal Keamanan Nasional Indonesian Journal of Public Administration Review Physical Sciences, Life Science and Engineering International Journal of Education, Vocational and Social Science
Claim Missing Document
Check
Articles

DIPLOMASI STRATEGI MARITIM PENCEGAHAN PEMBAJAKAN DI ALUR LAUT KEPULAUAN INDONESIA MENYONGSONG INDONESIA EMAS 2045 Novitasari, Destin; Rudiyanto, Rudiyanto; Yusnaldi, Yusnaldi; Widodo, Pujo; Juni Risma Saragih, Herlina; Suwarno, Panji; Yudho Prakoso, Lukman
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i10.2024.4148-4157

Abstract

Piracy at sea is a crime committed by a group of people to take and seize and sabotage things related to the world of shipping, especially ships. This is one of the threats that can hinder the realisation of Indonesia's vision in welcoming the golden Indonesia 2045 considering the importance of Indonesia's maritime sector. In facing the challenges of preventing piracy in the Indonesian Archipelago Sea Route, maritime strategy diplomacy is the key. The purpose of this paper is to analyse and formulate an effective maritime diplomacy strategy in preventing piracy in the Indonesian Archipelago Sea Route (ALKI) and to examine the link between piracy prevention efforts and the long-term vision of "Golden Indonesia 2045". The main focus is on how maritime diplomacy can be an effective instrument in building regional and international cooperation. The method used is descriptive qualitative method, which is an in-depth and detailed understanding of Maritime Strategy Diplomacy and piracy prevention in the Indonesian Archipelago Sea Route by involving literature study, policy analysis, and case studies to gain contextual understanding. This paper also highlights the importance iof isynergy between military power, diplomacy, and multilateral cooperation to achieve strategic objectives. As such, this paper highlights the importance of synergy between military power, diplomacy, and multilateral co-operation to achieve strategic objectives. Thus, this scientific paper highlights the importance of strategic integration between aspects of maritime diplomacy and Indonesia's long-term aspiration of Indonesia Golden 2045 in ensuring maritime sovereignty and security in Indonesia.
IMPLIKASI PERKEMBANGAN GEOPOLITIK ASEAN TERHADAP KEAMANAN MARITIM INDONESIA Apriani, Evi; Adang Supriyadi, Asep; Yudho Prakoso, Lukman; Widodo, Pujo; Risma Juni Saragih, Herlina; Kristijarso, Kristijarso; Suwarno, Panji
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i7.2024.2593-2599

Abstract

Geopolitik adalah kajian tentang dinamika global dan hubungan internasional yang dipengaruhi oleh lokasi suatu negara. Perkembangan geopolitik ASEAN memberikan pengaruh bagi negara-negara anggotanya, termasuk Indonesia. pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan geopolitik ASEAN terhadap keamanan maritim Indonesia. Keamanan maritim Indonesia menghadapi tantangan baru sebagai akibat dari perkembangan geopolitik ASEAN, termasuk munculnya berbagai ancaman di laut seperti penangkapan ikan secara ilegal, penyelundupan, dan overlapping klaim teritorial. Sebagai upaya untuk menangani dinamika geopolitik ASEAN, Indonesia sebagai negara yang termasuk ke dalam negara semi-periferi secara aktif terlibat dalam proyek-proyek kerja sama maritim regional seperti Forum Maritim ASEAN. Forum ini juga berfokus pada peningkatan koordinasi pengelolaan sumber daya dan keamanan laut dengan sejumlah negara semi-periferi lainnya.
KEAMANAN INSANI DAN KESEHATAN PADA MASA TANGGAP DARURAT BENCANA Nur Fathiya, Khansa; Widodo, Pujo; Ketut Kerta Widana, I Dewa
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 3 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i3.2024.%p

Abstract

Kesehatan adalah hak fundamental setiap manusia (Kristimanta, 2020). Inti keamanan insani adalah perlindungan terhadap kehidupan umat manusia dari ancaman kritis (Kristimanta, 2020). Indonesia secara geografis berada di kawasan rawan bencana, termasuk bencana alam (Suryokusumo, 2016). Bencana memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan, baik melalui efek langsung seperti cedera atau kematian, maupun melalui efek tidak langsung seperti gangguan terhadap sistem dan infrastruktur kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami keamanan insani dan kesehatan pada masa tanggap darurat bencana. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan desain penelitian kualitatif. Hasil penelitian didapatkan bahwa penanganan yang efektif terhadap isu-isu kesehatan dalam bencana dapat berkontribusi terhadap peningkatan keamanan insani. Peningkatan dalam keamanan insani dapat membuat individu dan komunitas lebih tahan terhadap efek kesehatan dari bencana. Terdapat lima aspek pelayanan kesehatan bencana yang berkaitan dengan keamanan insani, yaitu akses pelayanan kesehatan yang baik; pencegahan dan pengendalian penyakit; kondisi sanitasi dan lingkungan; dukungan psikososial; dan pemulihan dan rehabilitasi. Kesimpulan penelitian ini keamanan insani dan kesehatan adalah dua konsep yang saling terkait erat, terutama dalam konteks tanggap darurat bencana. Pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien dalam menghadapi bencana dapat berkontribusi pada peningkatan keamanan insani.
PEMBENTUKAN KARAKTER PEMIMPIN STRATEGIS PADA ERA MILENIAL DENGAN PENDIDIKAN BUDAYA ORGANISASI SEJAK DINI Mulyaningrum, Retno; Juni Risma Saragih, Herlina; Ali, Yusuf; Suwarno, Panji; Kristijarso, Kristijarso; Widodo, Pujo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3631-3641

Abstract

Generasi era milenial yang berkembang dipengaruhi oleh era digital memiliki tantangan pada pembentukan kepemimpinan strategis. Setiap anak harus mendapatkan pendidikan karakter sejak dini karena akan menumbuhkan budaya karakter yang baik dan menjadi kunci utama dalam pembangunan bangsa. Seorang pemimpin yang ideal bagi kemajuan dan perkembangan suatu organisasi dengan faktor ideal dalam menentukan seorang pemimpin adalah keinginan akan perubahan demi berkembangnya organisasi. Pendidikan organisasi sejak dini yang ditanamkan nilai-nilai kepemimpinan menjadikan harapan bagi bangsa agar terbentuk karakter pemimipin yang baik dan lebih bisa menuju strategis. Tujuan penelitian memberikan pengaruh dalam pembentukan karakter pemimpin era milenial agar menjadi pemimpin yang memiliki strategi dalam mengambil keputusan. Metode penelitian yang digunakan dengan cara kualitatif deskriptif berupa penelitian literatur terdahulu dengan analisis pendidikan budaya organisasi sejak dini untuk membentuk karakter pemimpin dalam mengambilan keputusan yang strategis. Hasil dan kesimpulan yang didapat  pada penggunaan sejak dini suatu budaya organisasi dalam pengambilan keputusan yang strategis bagi pemimpin bisa digunakan agar generasi milenial yang bisa membentuk pemimpin yang strategis sesuai harapan.
ANALISIS SWOT DALAM PENYELESAIAN KONFLIK SOSIAL (STUDI KOMPARASI LEMBAGA ADAT SUMATERA UTARA DAN SUMATERA SELATAN) Angelia Hartati Sinambela, Fitri; Juni Risma Saragih, Herlina; Setiawan, Bayu; Widodo, Pujo; Sukendro, Achmed
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 8 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i8.2024.3339-3348

Abstract

Di Indonesia, keberagaman budaya tidak hanya terlihat dalam kekayaan bahasa dan tradisi, tetapi juga dalam sistem hukum adat yang telah ada sejak zaman dahulu. Berdasarkan informasi dari Statistik Kebudayaan dua tahun terakhir, Sumatera Utara dan Sumatera Selatan merupakan provinsi yang memiliki peringkat kekayaan tertinggi akan warisan budaya dan adat istiadat, yang menawarkan studi perbandingan menarik tentang peran lembaga adat dalam menangani konflik sosial di masyarakat. Kedua provinsi ini memiliki perbedaan dalam hal budaya, sejarah, dan kondisi sosialnya, yang berpotensi mempengaruhi cara lembaga adat bekerja dalam menyelesaikan konflik. Penelitian ini meneliti efektivitas lembaga adat dalam menangani konflik sosial di Sumatera Utara dan Sumatera Selatan dengan menerapkan Analisis SWOT. Lembaga adat memiliki peran krusial dalam penyelesaian konflik di Indonesia, terutama di wilayah yang kaya akan kebudayaan seperti Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. Melalui pendekatan perbandingan, studi ini mengidentifikasi kekuatan internal (Strengths) dan kelemahan (Weaknesses) lembaga adat, serta peluang (Opportunities) dan ancaman (Threats) yang dihadapinya dalam upaya menyelesaikan konflik sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa di Sumatera Utara, kekuatan lembaga adat terletak pada struktur hierarkis yang kuat dan tingkat legitimasi yang tinggi di kalangan masyarakat adat. Namun, lembaga tersebut dihadapkan pada tantangan dalam hal standarisasi regulasi dan integrasi dengan sistem hukum nasional. Di sisi lain, di Sumatera Selatan, lembaga adat mengandalkan nilai-nilai budaya lokal dan tradisi yang kuat untuk menangani konflik dengan efektif, meskipun menghadapi kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan dinamika sosial dan ekonomi modern. Dengan memahami peran serta cara kerja lembaga adat di kedua provinsi ini, tentu akan mempermudah identifikasi pola-pola keberhasilan atau tantangan yang dihadapi dalam upaya mencapai keadilan dan perdamaian sosial.
PERAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM MENANGGULANGI RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR DI KABUPATEN SINJAI Evans Randongkir, Roling; Widodo, Pujo; Maarif, Syamsul; Kurniawan, Lilik; Bangun, Ernalem; Wilopo, Wilopo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 2 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i2.2025.722-729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk melihat gambaran dari distribusi frekuensi dari masing-masing variabel yang diteliti. Hasil analisis ini akan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi untuk memudahkan interpretasi sebagai temuan penelitian. Peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam menanggulangi risiko bencana tanah longsor di Kabupaten Sinjai sudah baik, ini terlihat dalam peranan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam penerapan prinsip-prinsip manajemen bencana yang baik, ini terlihat dari bagaimna pemerintah melakukan kerja sama dengan bebagai instansi yang ada di pemerintahan Kabupaten sinjai dalam melakukan proses penanggulangan bencana yang terjadi di Kabupaten Sinjai yang di dasarkan pada koordinasi yang baik dan saling mendukung. Kerjasama Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan masyarakat dalam menanggulangi risiko bencana tanah longsor sudah baik, sebagaimana diketahui masyarakat ikut berpartisipasi dalam ikut penyuluhan/sosialisi yang dilakukan oleh pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ataupun instansi/dinas terkait lainnya, masyarakat juga ikut dalam menjaga pondasi penahan tebing yang telah dibangun sebagai penopang tebing yang curam agar tidak terjadi pengikisan yang dapat menyebabkan terjadinya erosi. Masyarakat juga selalu tanggap dalam menyikapi himbauan dari pemerintah seperti peringatan prabencana dan keikutsertaan dalam pengadaan logistik dan bahan pembuatan pondasi penahan tebing. 
PENGARUH BUDAYA MARITIM TERHADAP KEMAJUAN MASYARAKAT PESISIR BANYUWANGI DALAM MENDUKUNG KEAMANAN NASIONAL Bungaran Patandianan, Priska; Rivai Ras, Abdul; Widodo, Pujo; Juni Risma Saragih, Herlina; Suwarno, Panji
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 11 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i11.2023.5027-5033

Abstract

Jurnal ini membahas tentang pengaruh budaya maritim terhadap kemajuan masyarakat pesisir di Kabupaten Banyuwangi. Dalam memajukan daerahnya, pemerintah kabupaten Banyuwangi memanfaatkan budaya maritim untuk mengoptimalkan sumber daya terutama potensi perikanan tangkap dan keamanan maritim. Penulis menggunakan metode penelitian data sekunder untuk mengumpulkan informasi dari publikasi, jurnal ilmiah, buku, laporan, dan sumber daya internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya maritim memiliki peran signifikan untuk mendukung keamanan nasional Indonesia yang mengacu pada keseimbangan antara NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD NRI 1945 dan peran pembangunan nasional dalam mencapai tujuan nasional. Inti pemanfaatan budaya maritim adalah kolaborasi masyarakat pesisir dan nelayan di kabupaten Banyuwangi bersama aparatur yang berwenang di laut secara langsung, dan secara bersama-sama  mendukung keamanan maritim di suatu wilayah. Pemerintah Banyuwangi telah mengimplementasikan beberapa kebijakan yang mengkolaborasikan budaya maritim bertujuan untuk mendukung poros maritim dunia. Pencapaian-pencapaian Pemerintah Kabupaten Banyuwangi merupakan wujud nyata Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam mendukung keamanan nasional Indonesia melalui implementasi kebijakan yang bersumber pada UUD 1945 yang dikolaborasikan dengan budaya maritim dan pemberdayaan masyarakat pesisir. 
KEBIJAKAN PENGARUSUTAMAAN GENDER DALAM PENANGGULANGAN BENCANA Elintia, Elintia; Juni Risma Saragih, Herlina; Kusuma, Kusuma; Wilopo, Wilopo; Widodo, Pujo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i5.2024.1935-1939

Abstract

Pengarusutamaan Gender (PUG) merupakan hal yang penting untuk diimplementasikan dalam kebijakan Penanggulangan Bencana, karena bencana memberikan pengaruh dan dampak yang berbeda bagi perempuan dan laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebijakan penanggulangan bencana di Indonesia, apakah sudah responsif gender atau belum. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan terkait penanggulangan bencana sudah mengintegrasikan pengarusutamaan gender. BNPB sebagai lembaga yang berwenang dalam penanggulangan bencana telah menunjukan keseriusan dalam hal pengarusutamaan gender, hal tersebut didukung dengan berbagai kebijakan aturan yang responsif gender seperti Peraturan Kepala BNPB No. 13 Tahun 2014 tentang Pengarusutamaan Gender di Bidang Penanggulangan Bencana, Roadmap Pengarusutamaan Gender di Lingkungan BNPB 2021-2024 serta Perka BNPB No. 7 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengelolaan Data Dan Informasi Bencana Indonesia, peraturan tersebut mengamanatkan pemilahan data korban menurut jenis kelamin. Selain telah didukung oleh kebijakan peraturan, BNPB juga telah membentuk Tim Penggerak PUG, Sekretariat Kelompok Kerja PUG dan Kelompok Kerja PUG di lingkungan BNPB. Terkait sumber daya manusia, BNPB telah memiliki aparatur negara yang memiliki kemampuan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG). Semua hal tersebut diharapkan dapat menjadi bukti dan dukungan yang baik dalam pelaksanaan pengarusutamaan gender dalam penanggulangan bencana di Indonesia.
INFRASTRUKTUR TANGGUH BENCANA SEBAGAI BENTUK MITIGASI DALAM PENGURANGAN RISIKO BENCANA Wibisono, Naufal; Sukendro, Achmed; Heridadi, Heridadi; Widodo, Pujo; Kusuma, Kusuma; Wilopo, Wilopo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i7.2024.2893-2898

Abstract

Indonesia merupakan negara tropis yang dilintasi garis lintang nol derajat yang biasa disebut dengan garis khatulistiwa, memiliki posisi geografis yang berdekatan dengan Benua dan Samudera, yaitu Benua Asia dan Benua Australia, Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Kondisi tersebut membuat bentang alam dan demografinya sangat kompleks. Kondisi ini membuat Indonesia menjadi negara dengan risiko bencana alam, non-alam, maupun buatan manusia/sosial yang sangat tinggi sehingga Indonesia dipandang sebagai negara yang memiliki laboratorium bencana. Dengan banyaknya kemungkinan bencana yang akan terjadi, maka diperlukan upaya pengurangan risiko bencana melalui riset dan aplikasi teknologi yang berkaitan dengan infrastruktur yang tangguh terhadap bencana. Hal tersebut sejalan dengan program Sustainable Development Goals yang telah ditetapkan oleh organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui badan bentukannya yaitu United Nation for Disaster Risk Reduction. Salah satu programnya berfokus pada “Sustainable Cities and Communities” yang menjelaskan pentingnya memiliki infrastruktur yang tangguh dalam upaya pengurangan risiko bencana merupakan sebagai bentuk mitigasi dan investasi untuk menciptakan kota dan permukiman manusia yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan. Untuk mencapai tujuan tersebut perlu adanya perhatian khusus terkait infrastruktur oleh pemangku kebijakan.
SOUTH KOREAN GASTRODIPLOMACY: REFLECTION ON THE FILTRATION OF CONTEMPORARY THREATS TO INDONESIAN NATIONAL IDENTITY Baihaqi, Abyan; Santoso, Puguh; Malik, Ichsan; Widodo, Pujo; Sukendro, Achmed
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3774-3784

Abstract

This study examines contemporary civilization's evolution towards new patterns of interaction dominated by globalization and technology, as well as its impact on national defense. The research begins with the First Peace of Kappel, which introduced the notion that gastrodiplomacy could be a pathway to peace. The aim of this study is to analyze how gastrodiplomacy, as a manifestation of national identity, may pose a non-military threat to Indonesia's national defense, utilizing the Cultural Dimensions Theory approach. However, the research findings present a divergent perspective when considering the success of the Korean Wave as a new form of Asian-style Westernization, explained through the strategic approach of Multi-Track Diplomacy. The resulting acculturation phenomenon demonstrates significant influence as a novel diplomatic medium, thereby creating competition in the socio-cultural, economic, and ideological aspects of Indonesian society. Ultimately, it is crucial for Indonesia to play a role in gastrodiplomacy within the international order, as crystallized in Law Number 3 of 2003, particularly given Indonesia's diversity and wealth of national identity.
Co-Authors ., Wilopo Abriansyah, Tri Panca Titis Adang Supriyadi, Asep Adhisty Riani, Ega Adhitya Nugraha, Ikrar Affifudin, M. Afifuddin, Mochammmad Afithasari, Devi Agastya A. S. W, Rejang Musi Agus Franciscus Hia, Hendrin Agus Mulyana Agus Wibowo Akmal, Mula Al Fauzi, Muhammad Ridwan Al Masyrukhi, Nanang Arrahman Albert Mamahit, Desi Alexandra, Halomoan Freddy Sitinjak Ali Sidik, Marjanuddin ali, yusuf Amarulla Octavian Aminuyati Amiruddin, Barik Ali Anas, Muhammad Riza Fathu Angelia Hartati Sinambela, Fitri Anggun, Yuliana Annava, Vania Amelia Antono, Dwi Apriani, Evi Arief Budiarto Ariputro, Aryobimo Bharadian Aritonang, Sovian Arumsari Fitriany, Inna Arvianti, Armita Asih Yulianto, Bayu Astuti, Nurul Indri Aulia Utami, Nurul Aulia Zafirawan, Rayhan Ayu Puspito Sari, Deffi Ayuni Wijaya, Dwi Bachtiar, Agung Bahar, Fauzi Baihaqi, Abyan Bambang Wahyudi Bangun, Ernalem Bayu Dwi Welasasih Bayu Setiawan Budi Prasetyo, Triyoga Budi Setiawan Budiarti, Rery Bungaran Patandianan, Priska Bura, Romi S. Bura, Romie O. Cahyo Ariandi, Dimas Cempaka Timur, Fauzia Gustarina Cempaka Timur, Fauziah Gustarina Cendikia Bhakti, Dahan Chaer, Muh Idhan Chaerunnisa Kuswaya, Nabilla Chandra, Arlina Alfiani Darmansyah, Supriyanto Daryono Daryono, Daryono Deasy Silvya Sari DESSY NATALIA Destyanna Sari, Annisha Dewi Rosalina, Maria Dewi, Anna Mailasari Kusuma Diang Kirana, Rininta Dinda Forina Putri, Dea Djoko Said, Budiman Dwi Budi Santoso Dwi Wulandari Dwicahyono, Taufik Eko Prasetyo elintia, elintia Ernalem, Ernalem Ernawan, Dudih Evans Randongkir, Roling Fachry Abda El Rahman Fadzilatus Siti Arofah, Alif Farid, Ishak Farokah, Farokah Fatin Muhardika Mansyur, Nurul Firdaus, Mochammad Ferdion Firdini, Firdini G Samudro, Eko G. Dohamid, Ahmad Gamantyo Hendrantoro Gaol, Alhoma Lumban Gaol, Alhoma R. Lumban Gultom, Rudy Agus Gemilang Gurnadi, Dudi Haryadi - Heridadi Heridadi Heridadi, Heridadi Hidayat, Eri R Hutagaol, Kennedy Yeremia Alexander Abraham Ikhwan Syahtaria, Moh Ikhwan Syahtaria, Mohamad Ilahi, Muh. Ikram Nur Inardi, Yoke Kurniawan Iryandi, Irvan Ismanto, Tri Yudha Jati Marta, Dwi Jatining Wahyu Argo, Henrikus Juni Risma Saragih, Herlina Juni Risma, Herlina Juniusyani, Zhafirah Azzahra Jurianto, Moch Jurianto, Moch. Jusivani, Larissa K.Y, I Gede Sumertha Kerta Widana, IDK Kertopati, Susaningtyas Nefo H Ketut Kerta Widana, I Dewa Khansa Haidari, Ikrima Kirana, Rininta Diang Kisworo, Ary Kome, Ellen Elisabeth Kopong, Elias Daton Kristijarso, Kristijarso Kristiyanto, Hasto Kurniadi , Anwar Kurniadi, Anwar Kusulistyo, Farryanto Kusuma Kusuma . Kusuma, Kusuma Laksmono, Rudy Latief, Mohammad Nurdin Al Legowo, Endro Lilik Kurniawan Liska Rahayu Lukuaka, Defrida Suzana M. Syamsul Maarif M. Taufik, Robby Ma'arif, Syamsul Madjid, M. Adnan Mahatva Eka, Yudha Mahendra Putra, Richard Mahroza, Jonni Malik, Ichsan Manurung, Andryman Marsetio Marsetio Marsetio Martunas Sihite, Ganda Mas Ayu Elita Hafizah Mella, Stellar Nube Moraina Rizkiyani, Hasna Muhammad Halkis Mulyaningrum, Retno Mundayat, Aris Arif Muyassaroh Muyassaroh Nainggolan, Yohanes Nandini, Nandini Nicholas, Alexander Lendie Nofrika Sari, Mira Noor Gibran, Muhammad Novitasari, Destin Nudan, Pankrasius Wahu Nujuliyani, Shelvy Nur Fathiya, Khansa Nurprawitanti, Mushafatul Nurwulansari, Nurwulansari Oktaviayunira, Yurika Padillah, Inshan Pandoe, Ridha Munawir Masly Pangiutan, Pangiutan Pedrason, Rodon Prabha Mahesswara, Kadek Bayu Prakasa, Bayu Prakoso, Lukman Yudho Prasetyo, Soya Ani Priesdiantoro, Rasid Prissandi, Gita Priyanto Priyanto puguh santoso, puguh Purwanto, Dwi Ari Puspito Sari, Deffi Ayu Puspito, Deffi Ayu Putro, Resmanto Widodo Qinvi, Rida Fauzia R, Herlina Juni Rachmat Setiawibawa Rachmawati, Dewi Tiur Radityawara Hidayat, Eri Ramadhan, Rizqan Ramelan, Michael Sanrio Ras, Abdul Rivai Reksoprodjo, Yono Risma Juni Saragih, Herlina Risma Saragih, Herlina Juni Rivai Ras, Abdul Riyadl, Ahmad Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto Rudy Sutanto Ruly Gumilar, Ruly Ruspita, Dian Ayu S, Berkat Exsaudi Sahrul, Sahrul Samudro, Eko G. Saragih, Herlina Juni Risma Saragih, Herlina Risma Juni Saraswati, Meinarti Sarpono Sarpono Satrio Wicaksono, Bagus sayuti, fajri imam Sholeh Hermawan, Candra Sihite, Ganda Martunas Sitinjak, Halomoan Freddy Sobar Sutisna Soedarmono, Djayeng Tirto Spastyono, Jeko Sri Patmi, Sri Steven Purba, Ramses Suar Pelita Pandjaitan, Berton Subiyanto, Adi Sugimin Pranoto Sukendro, Achmed Sukrisna, Cecep Sumantri, Siswo Hadi Sumarlan, Sutrimo Sumertha KY, I Gede Sumertha, I Gede Suprayitno, Eri Suprihati - Supriyadi, Asep Adang Sutanto Sutanto Sutisna , Sobar Sutomo, Andi Suwarno, Panji Syahtaria, Ikhwan Syahtaria, Moh Ikhawan Syahtaria, Moh Ikhwan Syahtaria, Moh. Ikhwan Syahtaria, Mohamad Ikhwan Syaiful Anwar Syamsul Bachri Syamsunasir, Syamsunasir Tara, Kadek Deddy Tarigan, Eka Thamrin, Suyono Timur, Fauzia Gustarina Cempaka Tirto, Djayeng Toruan, TS Lumban Tresnanti, Desratri Timur Triadi , Irwan Triadi, Irwan Triharjanto, Robertus Heru Trilia, Dewi Trismadi Trismadi, Trismadi Triutomo, Sugeng Uksan, Arifuddin uni Risma Saragih, Herlina J Usuluddin, Fachruddin Utama, Anang Puji Varecha, Prima Vitra Vinda Verina Kartika Dewi Primasari Vitra Varecha, Prima Warbung, Brian Wibisono, Naufal Wicaksono, Pamungkas Widodo Widodo Widyasandra*, Adelia Rizki Wijaya, Dwi Ayuni Willy Yusmawan, Willy Wilopo Wilopo, Wilopo Wiranto, Surya Yeremia Alexander Abraham Hutagaol, Kennedy Yoikov Nainggolan, Hizkia Hengky Yudha, Eka Mahatva Yunika, Kanthi Yuninda, Eka Yurianto, Moch Yusgiantoro, Purnomo Yusnaldi, Yusnaldi Zakaria, Akbar Zega, Delasaro Zulfikar Naftali, Zulfikar