Articles
Pengelolaan Pembelajaran Melalui Metode Jigsaw Terhadap Minat Belajar Siswa Di SMPIT Khairunnas Bengkulu
Rita Prima Bendriyanti;
Citra Dewi;
Wiza Fitriani
Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Vol 5 No 1 (2022): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32923/kjmp.v5i1.2841
Korelasi metode Jigsaw terhadap minat belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IX SMPIT Khairunnas Bengkulu. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan ada tidaknya korelasi antara minat belajar dengan hasil penggunaan Metode Jiksaw terhadap minat belajar siswa pada pembelajaran Bahasa kelas IX SMPIT KHairunnas Kota Bengkulu. Metode penelitian yaitu metode deskriptif dengan bentuk studi korelasi. Hasil penelitian adalah terdapat korelasi antara minat belajar dengan hasil belajar pada pembelajaran Bahas Indonesia kelas IX SMPIT Khairunnas Kota Bengkulu. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa minat belajar yang dimiliki oleh siswa kelas IX Smpit Khairunnas Kota Bengkulu memiliki hubungan dengan metode Jigsaw terlihat dari hasil refleksi tim guru mitra dan Dosen yang ikut terjun ke dalam kelas mengikuti serta mengamati proses pembelajaran tersebut. Metode jiksaw mempu meningkatkan minat belajar siswa yang rendah.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR SISWA KELAS IX SMPIT KHAIRUNNAS
Rita Prima Bendriyanti;
Citra Dewi;
Ismi Nurhasanah
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 6 No 2 (2021): Vol. 6 No. 2 (2021): Volume 6, Nomor 2, September 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jp.v6n2.p70-74
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja guru mata pelajaran Bahasa Indonesia SMPIT Khairunnas Kota Bengkulu kelas IX dengan menerapkan model pembelajaran diferensiasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, yaitu dengan menguji model pembelajaran diferensiasi pada siswa saat belajar, lalu disajikan hasilnya. Melalui metode eksperimen bertujuan supaya nantinya bisa meningkatkan kemampuan berpikir peserta didik dalam menemukan dan memahami suatu konsep atau teori mata pelajaran yang sedang dipelajari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model diferensiasi pada pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan semangat belajar siswa dan memunculkan kreatifitas yang tinggi dari siswa Peningkatan ini harus terlihat dari pola pokok pertemuan 1 dengan klasifikasi yang cukup layak hingga mengagumkan pada pola pertemuan kedua 2. Simpulan pada penelitian ini bahwa model diferensiasi dimanfaatkan selama pembelajaran dapat memperluas kegembiraan siswa dan pengajar dalam proses pendidikan dan pembelajaran.
PENGUATAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BAGI SEKOLAH DI BENGKULU UTARA
Jumiati Siska;
Citra Dewi;
Diah Selviani;
Yenni Fitria
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55681/swarna.v1i4.190
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat yang terdiri dari Dosen dan Mahasiswa melaksanakan kegiatan pengabdian khususnya pada Korwil II Bengkulu Utara. Bengkulu Utara merupakan Kabupaten yang belum sama sekali melaksanakan dan mendapatkan Program Sekolah Penggerak, jadi hasil observasi dan wawancara dari berbagai Pihak Sekolah baik SD dan SMP beserta Diknas Pendidikan menyampaikan masalah yang mereka hadapi saat ini adalah kesulitasn mempelajari PMM (Platform Merdeka Mengajar) dan pemahaman tentang Profil P5 Pancasila. Aplikasi Platform Merdeka Mengajar adalah platform teknologi yang disediakan untuk menjadi teman penggerak bagi guru dan kepala sekolah dalam mengajar, belajar, dan berkarya. Aplikasi yang dirancang untuk memudahkan para guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Bukan hanya sekedar aplikasi, platform Merdeka Belajar juga turut membantu para guru untuk mengembangkan dirinya secara mandiri. Berdasarkan hasil kegiatan dan analisis evaluasi dapat disimpulkan bahwa Materi pengabdian sebagai tarnbahan pengetahuan bagi para Guru SMP Korwil II Bengkulu Utara sangat penting. Serta peserta pengabdian sangat antusias dan semangat mengikuti kegiatan, pemaham Profil P5 Pancasila dan para Guru SMP Korwil II Bengkulu Utara sangat merasakan efek kebermanfaatan pengetahuan tentang P5. Adapun Perlu diadakan pengabdian pada masyarakat lanjutan dengan materi yang berbeda agar para Guru SMP Korwil II Bengkulu Utara. lebih termotivasi dalam melatih kemampuan mengajar dalam hal memanfaatkan aplikasi secara maksimal guna mendukung percepatan implementasi kurikulum merdeka
MANAJEMEN PEMBELAJARAN PENJAS BERBASIS STUDENT CENTER DALAM MENINGKATKAN KARAKTER SISWA
Oetari Lismana;
Rita Prima Bendriyanti;
Citra Dewi
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No. 1 (2022): Volume 7, Nomor 1, April 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jp.v7n1.p59-65
Manajemen pembelajar merupakan hal penting yang perlu diperhatikan, dalam hal ini pemahaman mengenai kurikulum 2013 perlu dikuasai oleh seorang guru agar efektifnya pembelajaran. Kurangnya sarana atau media guru untuk menambah wawasan mengenai hal tersebut menjadi dampak terjadinya pembelajaran yang kurang sesuai. Berdasarkan hal tersebut maka perlu diketahui bagaimana pengelolaan pembelajaran pendidikan jasmani di SMPIT Khairunnas Kota Bengkulu. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk mengetahui penemuan di lapangan dan metode analisis tersebut dapat menyajikan hasil penelitian secara lebih terperinci. 2 orang guru yang mengajar pendidikan jasmani dipilih sebagai responden penelitian berdasarkan kriteria mata pelajaran yang diampu. Pengumpulan data menggunakan bantuan instrumen pedoman observasi, wawancara dan dokumentasi. Melalui penelitian yang sudah dilakukan didapati ternyata pengelolaan pembelajaran penjasorkes di SMPIT Khairunnas Kota Bengkulu telah terlaksana dengan baik, Namun ada beberapa faktor yang perlu ditingkatkan yakni mengenai persiapan guru dalam melengkapi perlengkapan pembelajaran seperti silabus pada saat sebelum kegiatan pembelajaran dilakukan. RPP dipersiapkan agar tidak memunculkan kesan jika seorang guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan ketika melaksanakan tugasnya. kehidupan sehari-hari mereka hanya menjalankan kewajibannya atau hanya memenuhi tuntutan atasannya yang mana di akhir hasil belajar siswa jadi kurang optimal.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN PENJAS BERBASIS STUDENT CENTER DALAM MENINGKATKAN KARAKTER SISWA
Oetari Lismana;
Rita Prima Bendriyanti;
Citra Dewi
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No. 1 (2022): Volume 7, Nomor 1, April 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jp.v7n1.p59-65
Manajemen pembelajar merupakan hal penting yang perlu diperhatikan, dalam hal ini pemahaman mengenai kurikulum 2013 perlu dikuasai oleh seorang guru agar efektifnya pembelajaran. Kurangnya sarana atau media guru untuk menambah wawasan mengenai hal tersebut menjadi dampak terjadinya pembelajaran yang kurang sesuai. Berdasarkan hal tersebut maka perlu diketahui bagaimana pengelolaan pembelajaran pendidikan jasmani di SMPIT Khairunnas Kota Bengkulu. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk mengetahui penemuan di lapangan dan metode analisis tersebut dapat menyajikan hasil penelitian secara lebih terperinci. 2 orang guru yang mengajar pendidikan jasmani dipilih sebagai responden penelitian berdasarkan kriteria mata pelajaran yang diampu. Pengumpulan data menggunakan bantuan instrumen pedoman observasi, wawancara dan dokumentasi. Melalui penelitian yang sudah dilakukan didapati ternyata pengelolaan pembelajaran penjasorkes di SMPIT Khairunnas Kota Bengkulu telah terlaksana dengan baik, Namun ada beberapa faktor yang perlu ditingkatkan yakni mengenai persiapan guru dalam melengkapi perlengkapan pembelajaran seperti silabus pada saat sebelum kegiatan pembelajaran dilakukan. RPP dipersiapkan agar tidak memunculkan kesan jika seorang guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan ketika melaksanakan tugasnya. kehidupan sehari-hari mereka hanya menjalankan kewajibannya atau hanya memenuhi tuntutan atasannya yang mana di akhir hasil belajar siswa jadi kurang optimal.
Pengelolaan PENGELOLAAN MEDIA MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PEMBELAJARAN PENJAS SMPIT KHAIRUNNAS KOTA BENGKULU: -
Citra Dewi Dewi;
Rita Prima Bendriyanti;
Febri Hariansyah
Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment) Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Speed (Sport, Physical Education, and Empowerment)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Management of learning media is part of efforts to improve the quality of education and learning in schools. With good management of learning media, it is expected to be able to increase interest in learning, learning outcomes and children's abilities in learning while the purpose of this study is to find out the right media management that can be used in physical education learning at SMPIT Khairunnas schools. Good learning can be in the form of pictures, videos and others to facilitate learning. One model of learning media to support and increase student interest that can be used in learning is contextual learning. Contextual learning model is a learning concept that helps teachers relate the material being taught to students' real world situations and conditions and further encourages students to make connections between their knowledge and its application in real life. This research uses descriptive qualitative research, data collection uses observation techniques, field observations. Keywords: Contextual Media Management.
Penggunaan Kata “Kirik” dalam Komunikasi Sehari-Hari Masyarakat Cirebon (Kajian Sosiolinguistik)
Juwintan, Juwintan;
Dewi, Citra
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (259.303 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i3.2379
Tujuannya penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan kata kirik dalam tataran sosiolinguistik. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Data yang didapat melalui instrumen berupa kuesioner, data diolah kemudian hasilnya dijabarkan dengan menggunakan penjabaran deskriptif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 40 orang yang terdiri dari 22 laki-laki dan 18 perempuan. Dari hasil analisis didapat bahwa sebagian besar responden (75%) menggunakan kata “kirik” dalam komunikasi sehari-hari. Digunakan dalam situsi bercanda sebanyak 70%, situasi memuji sebanyak 24%, situasi marah sebanyak 60%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kata kirik merupakan kata yang digunakan dalam situasi nonformal merupakan variasi dalam berbahasa guna menambahkan suasana akrab.
Pelatihan Manajemen Pembelajaran Paradigma Baru Yang Menyenangkan Berbasis IT Pada Guru-Guru Sekolah Penggerak Bengkulu Selatan
Citra Dewi;
Suwarni Suwarni;
Rita Prima Bendriyanti;
Ajis Azis Sumantri;
Dolly Apriansyah;
Hendri Alamsyah
Jurnal INDONESIA RAYA (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Sosial, Humaniora, Kesehatan, Ekonomi dan Umum) Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37638/indonesiaraya.3.1.21-24
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan untuk dapat memberikan Pelatihan Manajemen Pembelajaran Paradigma Baru Yang Menyenangkan Berbasis IT Pada Guru-Guru Sekolah Penggerak Bengkulu Selatan. Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan cara melakukan kolaborasi antara program studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dehasen Bengkulu dengan Sekolah Penggerak yang ada di Kabupaten Bengkulu Selatan. Hasil yaitu: 1. Meningkatnya pemahaman guru-guru dalam pentingnya seorang pendidik. 2. Pemahaman guru-guru dalam menggunakan chromebook sudah semakin baik. 3. Tumbuhnya kesadaran guru-guru dalam belajar. 4. Guru-guru lebih aktif dalam berdiskusi dan bertanya tentang materi yang kurang dipahami. 5. Keseriusan dalam guru-guru dalam belajar mengenal teknologi baru. Dari hasil kegiatan sosialisasi, dapat membantu guru-guru dalam mengetahui inovasi inovasi baru dalam pembelajaran. disimpulkan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman baru bagi guru-guru seolah penggerak di Bengkulu selatan.
Assistance of Scientific Work Writing for Lecturers in LLdikti Environment Region 2 (Muhammadiyah University Bangka Belitung)
Citra Dewi;
Heri Kuswoyo;
Akhyar Ridho
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021)
Publisher : Peneliti Teknologi Teknik Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59247/jppmi.v1i9.42
Mentoring is a helping activity that is caused by a reason so that it needs to be accompanied. Lecturers as educators have a role in expanding knowledge through writing, where not all educators have mastered professional writing procedures and how to publish scientific riches that have been written so they need to be accompanied. Scientific writing is the result of research and development, reviews, reviews, studies, or thoughts by individuals or groups that are presented in written form and arranged systematically and based on scientific principles. This activity is intended for lecturers in LLDIKTI area 2 Bangka Belitung. The purpose of holding this activity is as a means to broaden the knowledge, understanding and skills of lecturers in writing scientific papers. Activities are carried out by providing material socialization and practical training. Based on the activities that have been carried out, the participants have a sense of motivation and increase their knowledge in writing scientific papers professionally and participants know how to publish scientific papers that have been written.
Introduction to Sharia Economics and Financial Literacy for Elementary School Students
Rihfenti Ernayani;
Citra Dewi;
Nur Dafiq;
Rosdarni Rosdarni
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 1 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33379/icom.v4i1.4104
This research delves into the introduction of Sharia Economics and financial literacy among students at the International School of Kuala Lumpur. Recognizing the importance of financial education and ethical financial practices, especially in diverse educational settings, this study aims to bridge the gap in understanding Islamic finance principles and fostering financial literacy among students. The background of the problem lies in the necessity to equip students with comprehensive knowledge of Sharia Economics, aligning with the multicultural context of Kuala Lumpur. The primary objective of this research is to assess the effectiveness of integrating Sharia Economics education and financial literacy within the curriculum of an international school. Through a systematic methodology, including surveys, workshops, and curriculum analysis, the research evaluates the students' understanding and engagement with Sharia Economics principles and financial literacy concepts. The findings reveal the significance of incorporating Sharia Economics and financial literacy education in the curriculum, highlighting improved awareness and comprehension among students. The integration of real-life examples and interactive learning methods enhances students' practical understanding of ethical financial practices within the Islamic framework. In conclusion, this research underscores the importance of promoting Sharia Economics education and financial literacy among students in international schools, emphasizing its role in shaping responsible financial behaviors and fostering a deeper understanding of ethical economic principles. The implications of this study extend beyond the classroom, emphasizing the broader significance of financial education in promoting economic sustainability and ethical financial practices in diverse global contexts.